Review JetOrbit

Rata-rata Uptime nya Bagus, Support nya Cepat. Tapi, Bagaimana Speed nya?

Oleh Willya Randika | October 25, 2020 | 33 Komentar

Update Terakhir: 25 Oktober 2020

Di update sebelumnya, yaitu tanggal 13 Juni 2020, saya menjelaskan bahwa Jetorbit mengalami penurunan performa yang cukup signifikan.


Ini bisa dilihat dari grafik monitoring load time dibawah ini:

Seperti yang Anda lihat, grafik nya terus meningkat, maksud nya rata-rata load time nya terus meningkat (meningkat berarti buruk) yang dimulai dari bulan Februari 2020 sampai Mai 2020.


Nah, pada akhir Mei 2020, tepat nya tanggal 28. Jetorbit menjelaskan bahwa mereka sudah tengah melakukan perbaikan dengan meng-upgrade hardware dan memperbarui OS guna menjaga performa tetap baik.

Pemberitahuan pemindahan server dari Jetorbit

Empat buan sudah berlalu sejak perbaikan yang dilakukan Jetorbit dan pada review update 24 Oktober 2020 ini, kita akan sama-sama melihat apakah performa Jetorbit kembali bagus atau justru tidak ada perubahan.


Mari kita cari tahu.

Jika dilihat dari tahun berdirinya, yaitu 2012, sebenarnya Jetorbit termasuk pemain yang masih relatif baru dalam industri web hosting Indonesia.

Jadi, tidak heran jika sebagian besar dari Anda mungkin belum mengenal hosting yang satu ini.

Review JetOrbit

Sama seperti sebagian besar basis provider hosting yang lainnya, seperti Niagahoster & Hostinger Indonesia, DomoSquare, Jogja Host & ArdetaMedia dan DomaiNesia. Jetorbit juga berkantor pusat di Yogyakarta, tepatnya di Kabupatan Sleman.

Saya pikir Yogyakarta tidak hanya terkenal sebagai kota pelajar, namun juga kota Developer.

Dan, Well, tidak banyak yang bisa saya jelaskan disini, karena Jetorbit bahkan belum memiliki halaman 'Tentang Kami'. Tidak memiliki halaman yang menceritakan perjalanan mereka selama 8 tahun kebelakang.

Jadi saya akan langsung saja membahas apa saja kelebihan dan kekurangan menggunakan Jetorbit yang tentu saja seperti review yang sudah-sudah juga dilengkapi dengan data yang dapat dibuktikan secara statistik.


Rangkuman Data Hasil Penelitian

SAMPLE

Paket Hosting 'Merkurius' (Server Indonesia)

WEBSITE TEST

UPTIME

99,91% (Agustus 2019 - September 2020)

SPEED

1350 ms (September 2019 - September 2020)

LOAD IMPACT 10 VU

3531,49 ms (September 2020)

SUPPORT

Rating: 5/5 (Tersedia via ticket, live chat dan phone)

HARGA

Mulai dari Rp 15.750/bulan (renewal: Rp 16.000/bulan)

GARANSI

'Tidak Ada'


Kelebihan Menggunakan Jetorbit

Ada 3+1 faktor yang saya pakai untuk mengukur performance sebuah server hosting, yaitu uptime, support, dan tentu saja page load time (speed) + Load Impact.

Setelah selama 10 bulan melakukan monitoring, saya cukup terkejut menemukan fakta bahwa ternyata Jetorbit adalah hosting dengan performance yang bagus. Mereka mencatat hasil monitoring yang bagus di semua faktor.

(Spoiler: tetapi mereka mengalami penurunan performa dalam 3 bulan terakhir)

Kita akan bahas satu per satu dalam kelebihan Jetorbit berikut ini.

1. Rata-rata Uptime yang Paling Stabil Diantara Semua Web Host Indonesia yang Saya Review (99,93%)

Dalam hasil penelitian update Oktober 2020 ini, hanya ada 4 penyedia hosting yang mampu menjaga server nya tetap stabil dalam waktu yang ideal (99,90%), dan Jetorbit adalah salah satunya.

Rata-rata uptime Jetorbit stabil di 99,91% dalam 14 bulan terakhir dan rata-rata ini adalah yang terbaik diantara 18 provider hosting Indonesia yang saya review sejauh ini.

Jetorbit Uptime Test

Data Penasihat Hosting untuk real time uptime Jetorbit: http://stats.pingdom.com/fvcwvtbg21vs/5359723

Berikut rata-rata uptime Jetorbit dari bulan ke bulan:

BULAN

RATA-RATA UPTIME

TOTAL DOWNTIME

JUMLAH DOWNTIME

Agustus 2019

99,92%

35 Menit

9x

September 2019

99,92%

36 Menit

11x

Oktober 2019

99,96%

19 Menit

8x

November 2019

99,90%

42 Menit

12x

Desember 2019

99,94%

25 Menit

13x

Januari 2020

99,96%

16 Menit

4x

Februari 2020

99,96%

17 Menit

11x

Maret 2020

99,98%

11 Menit

5x

April 2020

99,77%

2 Jam

30x

Mei 2020

99,99%

3 Menit

3x

Juni 2020

99,75%

2 Jam

76x

Juli 2020

99,90%

1 Jam

30x

Agustus 2020

99,89%

1 Jam

21x

September 2020

99,90%

44 Menit

9x

Ngomong-ngomong, Jetorbit memiliki halaman uptime monitor yang bisa Anda akses di halaman: https://uptime.jetorbit.com/

2. Support nya Cepat dan Efisien (Rating: 5/5)

Sejujurnya support agak sulit untuk di review secara detail, karena meskipun saya benar-benar membeli semua paket hosting yang saya review, namun saya bukanlah murni 100% bertindak sebagai pengguna.

Maksudnya, website test yang saya pakai hanya digunakan untuk tujuan monitoring saja, tidak ada aktivitas lainnya kecuali hanya untuk di monitoring.

Jadi, saya hanya melakukan uji coba support secara standar saja melalui live chat. 

Saya hanya menanyakan pertanyaan-pertanyaan yang tidak terlalu teknikal, seperti bagaimana cara menginstall SSL, membuat account email, dsb.

Dan pesan saya dibalas dengan cepat oleh support Jetorbit.

Dan penilaian saya, sama seperti kebanyakan support pada provider Indonesia lainnya, support Jetorbit 'tidak terkesan terlalu melayani'.

Pertama, di Jetorbit support yang sifatnya teknis perlu melalui tiket. 

Support melalui tiket bukanlah sebuah support yang bagus, karena Anda perlu menunggu lebih lama untuk mendapatkan response, belum lagi jika Anda membutuhkan bantuan yang sifatnya urgent, misalnya website yang tidak bisa diakses karena sebab tertentu.

Jetorbit sendiri, dalam aturan layanannya menulis bahwa proses dalam penanganan layanan bantuan diberikan dan dikerjakan dalam kurun waktu 1×24 jam melalui tiket.

Kedua, ketika saya menanyakan pertanyaan dasar, seperti bagaimana cara membuat account email, alih-alih mereka memandu saya, tetapi hanya menjawab dengan memberikan sebauh link ke panduan yang telah mereka tulis. Ini juga bukanlah bentuk support yang bagus, dan sayangnya hampir semua support provider di Indonesia melakukan hal yang sama.

Beberapa provider luar negeri seperti Siteground, MDD Hosting dan WPX Hosting bahkan mau membantu menginstall SSL atau membuat account email langsung untuk Anda.

Update Oktober 2020:

Saya melakukan pengujian lagi, kali ini lebih ke teknis. Apa tujuan nya? Untuk mengetahui seberapa cepat dan baik staf technical support Jetorbit dalam menghandle masalah pada website klien.

Jadi, saya dengan sengaja membuat error establishing a database connection pada website test Jetorbit. Kemudian, membuat tiket agar staff support Jetorbit dapat memperbaikinya.

Support Jetorbit

Dan saya cukup kaget sekaligus senang bahwa tiket saya mendapatkan balasan hanya dalam waktu 3 menit dan bukan itu saja, ternyata error pada website test saya juga sudah langsung diperbaiki bersamaan dengan balasan tiket pertama.

Tidak ada balasan tiket otomatis dari sistem.
Tidak ada juga pertanyaan tentang apa aktifitas yang saya lakukan sebelum error terjadi.

Mungkin Anda berpikir bahwa karena ini adalah error yang sangat mudah. Saya juga sependapat dengan Anda, tapi tahukah Anda 3 menit adalah waktu yang sangat cepat. Rata-rata pengujian dari 18 provider adalah 22,38 menit.

3. Jetorbit Melakukan Backup Offsite = Data Website Anda Lebih Aman Karena Punya Backup Lainnya di Luar Backup Sistem

Saya rasa sekarang ini tidak banyak provider yang masih melakukan backup offsite, dan ternyata Jetorbit masih menggunakannya.

Jadi, website Anda akan di backup di luar backup sistem yang ada.

Misalkan terjadi sesuatu kepada website Anda, seperti server hosting Anda tiba-tiba kena serangan hacker yang menyebabkan semua data hilang. Jika kejadian seperti itu, maka Anda tidak perlu khawatir karena Jetorbit masih memiliki cadangan backup di luar backup sistem.

Kapanpun Anda membutuhkannya, Anda bisa minta ke team support Jetorbit dan ini dilakukan juga untuk menghindari kejadian yang memakan waktu lama, misalnya seperti menunggu server diperbaiki dahulu sehingga Anda tidak bisa memulihkan website Anda yang terkena imbas dari rusaknya server hosting.

Backup di Jetorbit

4. Harga Hosting yang Tergolong Murah dan Ada Pilihan Sewa Secara Bulanan

Untungnya, di JetOrbit Anda bisa membayar sewa hosting Anda secara bulanan, tiga bulanan, enam bulanan hingga tiga tahunan.

Harga hosting nya pun tergolong murah dan harga hosting nya akan menjadi semakin murah jika Anda berlangganan dengan durasi yang lebih panjang, seperti tahunan.

Tapi, saya pikir harganya cukup adil. Anda juga bisa berlangganan secara bulanan. Jadi, sangat cocok untuk Anda yang puya budget berapapun.

Harga Hosting Merkurius Jetorbit

Harga hosting paket 'Merkurius' update 20 April 2020 (paket minimal yang saya rekomendasikan untuk starter)


Kekurangan Menggunakan Jetorbit

Jetorbit berhasil di dua faktor. Mereka memiliki server yang cukup stabil dengan rata-rata uptime 99,91%. Kemudian memiliki support yang cepat dan efisien (rating: 5/5). 

Sayangnya, mereka gagal pada pengujian load time + load impact.

1. JetOrbit Mengalamai Penurunan Performa (Load Time yang Terus Meningkat Dalam 7 Bulan Terakhir)

Uptime yang stabil saja tidak cukup, Anda tentu saja juga membutuhkan server dengan load time yang cepat, bukan?

Idealnya adalah kecepatan website tidak lebih dari 1 detik. Bagaimana dengan rata-rata load time Jetorbit?

Begini rata-rata nya dari bulan ke bulan:

BULAN

RATA-RATA SPEED

Agustus 2019

1,16 detik

September 2019

0,706 detik

Oktober 2019

0,567 detik

November 2019

0,653 detik

Desember 2019

0,911 detik

Januari 2020

0,599 detik

Februari 2020

0,691 detik

Maret 2020

1,13 detik

April 2020

1,5 detik

Mei 2020

1,9 detik

Juni 2020

1,79 detik

Juli 2020

1,73 detik

Agustus 2020

2 detik

September 2020

2,95 detik

Terlihat jelas ada kenaikan load time (naik berarti melambat/buruk) yang dimulai dari akhir bulan Maret 2020 hingga pada saat review ini saya update tanggal 25 Oktober 2020.

Anda bisa melihat nya pada grafik dibawah ini.

Jetorbit Speed Test Report Upd Oct 2020

Di test dari server Singapore. Data real time bisa dilihat disini.

Garis biru menunjukan rata-rata load time. Terlihat jelas bahwa load time nya terus meningkat bahkan pada bulan September 2020 rata-rata nya meningkat signifikan hampir menyentuh angka 3 detik. 

Saya tidak tahu kenapa, tapi sepertinya mereka gagal mempertahankan keseimbangan pada server sehingga menyebabkan load time menjadi meningkat. Saya tidak mau berspekulasi, tapi sepertinya saat ini aktivitas pada server Jetorbit sudah semakin ramai dan mungkin membuat server menjadi lebih berat.

Saya kira mulai dari sekarang Jetorbit harus sudah memikirkan cara untuk mempertahankan performanya agar tidak menurun lagi.

2.  Gagal pada Pengujian Load Impact Baik dengan 10 Virtual User, Maupun dengan 15 Virtual User

Apa itu Laod Impact?

Secara singkat, melalui test ini, saya ingin melihat bagaimana response server Jetorbit ketika menerima 10 hingga 15 pengunjung secara bersamaan dalam durasi 10 menit.

Anda ingin kecepatan website Anda sama baik ketika pengunjung pertama datang maupun ketika pengunjung ke-10, ke-15 atau mungkin ke-50 datang, bukan? Yang artinya, penambahan pengunjung yang online di website Anda tidak akan mempengaruhi performa.

Cara terbaik untuk mengukurnya adalah dengan menggunakan tool Load Impact.

Dan saya mencoba menguji nya dua kali, 10 dan 15 virtual user. Hasilnya sudah saya rangkum dalam tabel berikut.

JUMLAH VIRTUAL USER

ERROS

REQUEST HANDLED
(Higher is Better)

MAX RESPONSE TIMES
(Lower is Better)

10VU

0

1078

3531,49 ms

15VU

0

1087

5735,19 ms

1

Pengujian dengan 10 Virtual User

Perhatikan gambar grafik dibawah. Garis berwarna biru adalah response time, sedangkan yang hijau adalah jumlah virtual user dan ungu adalah jumlah request.

Jetorbit 10VUs

Pertama, jumlah request memang seharusnya meningkat seiring bertambahnya jumlah virtual user dan ini normal.

Kedua, waktu response idealnya adalah tetap stabil, tidak ada lonjakan/kenaikan waktu response baik ketika jumlah virtual user hanya berjumlah 1, maupun ketika sudah stabil di angka 10.

Ternyata, selama pengujian yang berlangsung selama 10 menit ini, waktu response Jetorbit tidak stabil. Terlihat rata-rata waktu response nya (garis warna biru) terus meningkat seiring meningkatnya jumlah virtual user.

Bahkan mereka mengalami masalah performa, yaitu throughput limit detected. Ini adalah inidkasi bahwa server mengalami overload sehingga menyebabkan waktu response meningkat.

2

Pengujian dengan 15 Virtual User

Tidak jauh berbeda pengujian dengan 15 virtual user, server juga mengalami overload dan rata-rata waktu response nya tinggi, yaitu 5,735.19 detik.

Jetorbit 15VUs

3. Memiliki Aturan Garansi Hosting yang Sangat Ketat = Tidak Ada Garansi

Jetorbit memberikan garansi hosting selama 30 hari, tetapi dengan syarat dan ketentuan yang sangat ketat hingga saya bisa mengatakan bahwa mereka sama saja tidak memberikan kesempatan untuk konsumen mengajukan refund.

Apa alasannya saya mengatakan demikian?

  1. Klaim garansi berlaku jika uptime website Anda kurang dari 99% yang dimonitoring menggunakan UptimeRobot.com

    Jetorbit sendiri memberikan jaminan uptime 99,9%, tetapi garansi hanya bisa diklaim jika uptime kurang dari 99%.

    99,9% dan 99% mungkin tidak terlihat besar, hanya 0,9% bukan

    Tapi tahukah Anda dalam hitungan atau jika Anda menggunakan kalkulator uptime, perbedaan yang 'hanya' 0,9% ini adalah perbedaan yang sangat besar.

    99,9% uptime artinya website akan mengalami downtime rata-rata selama 43 menit dan 49.7 detik dalam satu bulan.

    Sementara 99% artinya website Anda akan mengalami downtime rata-rata selama 7 jam 18 menit dan 17.5 detik dalam satu bulan.

    Bedanya hampir 7 jam! Dan jika website Anda tidak mengalami down selama 7 jam dalam 30 hari pertama, maka Anda tidak bisa mengklaim garansi. Itupun harus di monitoring menggunakan UptimeRobot.com.

  2. Anda tidak bisa mengajukan mengklaim garansi tanpa bukti yang kuat.

    Jika alasan Anda hanya karena Anda kecewa karena satu atau dua hal, dan Anda tidak punya bukti yang kuat, maka Anda sama sekali tidak bisa mengklaim garansi.

Berikut aturan pengembalian dana/refund di Jetorbit:

Tentang Garansi di Jetorbit

4. Backup Hanya Dilakukan 1x Dalam Seminggu

Ada keterbatasan dalam fitur backup yang ditawarkan oleh Jetorbit dimana backup pada akun hosting hanya dilakukan 1x dalam seminggu dengan retensi atau penyimpanan backup sebanyak 4x disetiap akun.

Tapi tetap saja, saya selalu menyarankan Anda untuk melakukan backup sendiri secara manual dan jangan tergantung kepada penyedia hosting, karena Anda tidak pernah tahu jikalau ternyata penyedia hosting Anda gagal melakukan backup yang dapat menghapus semua file-file website Anda.

Keterbatasan lainnya adalah Jetorbit hanya memberikan backup maksimal total 10 GB, jika lebih dari itu, maka kelebihannya tidak akan di backup.

Berita baik nya dari fitur backup Jetorbit adalah mereka sudah menggunakan fitur JetBackup dimana proses backup dan restore dapat dilakukan dengan 1-2 klik saja. Tidak lagi menggunakan proses manual dimana klien perlu mendownload file backup dan mengupload nya ke file manager secara manual.

5. Paket 'Pluto' Memiliki Keterbatasan Sumber Daya

Perlu Anda ketahui bahwa paket 'Pluto' hanya diperuntukkan untuk website/blog yang hanya memiliki beberapa halaman saja. Seperti mungkin website portofolio, CV, dan sebagainya.

Paket ini hanya memiliki jumlah storage sebesar 300MB saja.


Rangkuman Paket Hosting Jetorbit dan Informasi Lainnya yang Perlu Anda Ketahui

Rangkuman Penawaran Paket Hosting di Jetorbit

Jetorbit menyediakan layanan:

1. Shared hosting (web hosting murah) = tipe hosting yang saya review dalam artikel ini.

Terbagi menjadi 3 paket, yaitu Paket Personal (Pluto, Merkurius, dan Mars), Paket Sensasional dan Paket Bisnis. (Venus, Earth, Jupiter).

Paket Personal Jetorbit

2. Paket WordPress Hosting

Khusus untuk website WordPress dengan biaya mulai dari Rp 59.000/bulan.

WordPress Hosting Jetorbit

Selain itu, Jetorbit juga menawarkan reseller hosting dengan panel DirectAdmin dan layanan Cloud Hosting dedicated server.

Informasi Lainnya yang perlu Anda Ketahui:

  • Pilihan server: Indonesia dan USA
  • Aktifasi acount: Dalam kurun waktu 10 menit setelah melakukan konfirmasi pembayaran.
  • Control Panel yang digunakan: cPanel Control Panel untuk shared hosting dan DirectAdmin untuk reseller hosting
  • Gratis domain: Jika membeli minimal paket bisnis Venus dengan durasi 1 tahun.
  • Aktivasi domain: Untuk domain selain .ID, begitu order aktif, domain Anda bisa langsung aktif tanpa adanya propagansi domain yang biasanya memakan waktu 24-48 jam.
  • Instalasi aplikasi (WordPress, Joomla, Drupal, dll): Dapat di instal dengan sangat mudah, sudah ada tool Softaculous di cPanel.

Kesimpulan: Apakah Saya Merekomendasikan Jetorbit?

Sebenarnya JetOrbit adalah pilihan hosting yang bagus. Dari awal saya mempublikasikan review JetOrbit ini, saya selalu merekomendasikannya.

Akan tetapi, mereka mengalami penurunan performa dalam 7 bulan terakhir ini. Saya rasa 7 bulan adalah waktu yang sudah cukup lama dan harus nya mereka sudah dapat memperbaiki performa.

Saat ini, saya sama sekali tidak merekomendasikan Jetorbit.

5 KELEBIHAN

  • Rata-rata uptime yang cukup stabil (99,91%)
  • Layanan support yang baik (rating: 5/5) dengan response ticket yang super cepat
  • Harga hosting yang tergolong murah dan menyediakan pilihan untuk berlangganan secara bulanan
  • Gratis migrasi hosting
  • Sudah menggunakan JetBackup sehingga kegiatan backup dan restore dapat dilakukan dengan dengan mudah dan otomatis

5 KEKURANGAN

  • Rata-rata load time yang lambat (1,350 detik)
  • Sepertinya memiliki masalah serius pada server, karena rata-rata waktu response nya sangat tinggi pada pengujian load impact dengan 10 virtual user, yaitu 3531,49 ms (tertinggi #2. Tinggi berarti buruk)
  • Untuk mendapatkan harga termurah (Rp 15.150/bulan), Anda harus berlangganan langsung selama 3 tahun
  • Memiliki aturan garansi yang sangat ketat = tidak ada garansi
  • Fitur backup memiliki keterbatasan, yaitu hanya bekerja 1x dalam seminggu
  • Mau sharing saja, saya langganan paket WP 2 dan WP 4 di sini, awalnya baik tapi makin kesini ada beberapa kali down, terakhir down karena kena DDOS attack (kata CS nya sih begitu), dan saat saya tulis ini juga sedang down tp entah kenapa (belum saya tanyakan).

    Server saya yang Comet, saya cek rata2nya 99.032% dalam 7 hari terakhir.

  • baru mau langganan si jetorbit karena usulan teman, cek ricek ulasan beberapa hari terakhir ini, makin bingung dah pilih-pilih yang mana, kandidatnya ada domainesia, jagoanhosting, indowebhoster, sama jetorbit ini nih, sama-sama kurang bagus semua hahaha

    kalau sama-sama kurang bagus gini mana ya diantara pilihan itu yang lebih baik?
    dana saya sekitar 350k-an nih

    • jangan pakai jetorbi, saya nyesel banget…bari migrasi dri hosting 90rb pertahun ke 600 an/tahun jetorbit, hasil nya malah gk powerful server bumi jetorbit. emang sih wordpress saya kbnyakan plugin (kata staf nya) cm mau login admin saja lueeeeemot pol, mau deactivate plugin selalu gagal, timeout server…….bikin stress pokok ny. lucu nya ya itu, sama2 wordpress kebanyakan plugin punya saya, di server lama… masih jalan….walau kadan lemot, bener2in web masih bisa lah.

      skrg lagi sekalian belajar vps, digital ocean, udah pindah.

  • Waduhhhhhhhhh……saya baru migrasi Bisnis web sy ke jetorbit gara2 situs ini, bru kmrin lusa selasai dan coba2 kok malah agak lemot ya….iseng2 cek ksini lagi, ternyata Ada update seperti ini. woww sekali,

    • Sebenarnya tentang penurunan performa, sudah saya beritahu pada review sebelumnya. Tetapi mengapa pada update review terbaru nanti ini kami tidak lagi merekomendasikan JetOrbit adalah karena perbaikan yang mereka lakukan pada tanggal 28 Mei 2020 belum bisa ngangkat performa nya seperti sebelumnya. Ini terlihat dari data 3 bulan sebelumnya + data hingga tanggal 8 Juni 2020 kemarin. Artinya perbaikan yang dilakukan belum kelihatan, sehingga demi kehati-hatian kami akan hold dulu sampai performa nya naik lagi dan mungkin kami bisa rekomendasikan kembali.

      Dalam review ini, kamk juga beberapa kali ingatkan untuk berlangganan secara bulanan saja, karena mereka sebenarnya tidak memberikan jaminan garansi sama sekali.

      • Semoga ada perbaikan mas ya, terlanjur order yg setahun earth paket. Hbis migrasi agak mikir jg tiap di test di pingdom kok malah anjlok parah 30s..sblm nya 12s an di hosting lama cm 90rb pertahun :D, udh pakai 2 th lebih.Masih lebih responsive host lama Ternyata.

        • Iya, saya juga berharap seperti itu,tapi kalau terus seperti ini saya rasa tinggal nunggu waktu aja sampai mereka ditinggalkan dan tidak dikenal seperti dulu lagi.

  • Mas Willy, ada update review terbaru lagi? Saya baru order Reseller Hosting cPanel dan di beri server Bumi. Saya coba ping test dari 4 provider berbeda timeout banyak banget. Dan saya coba monitoring uptime terdeteksi beberapa downtime. Saya jg cek link uptime monitoring mas willy untuk jetorbit juga sama kemarin dan hari ini ada downtime.

    Saat coba hubungi support dikatakan normal tidak ada downtime dengan acuan uptime internal mereka https://uptime.jetorbit.com/

    • Saya cek dari tanggal 5 Juni sampai hari ini memang server mereka banyak mengalami downtime karena timeout >30 detik.
      Info terakhir saya dapet sih mereka sudah melakukan perbaikan, namun jika melihat data yang ada, seperti nya perbaikan yang dilakukan belum kelihatan hasilnya.

      Ada review terbaru lagi? Jelas ada dan sudah selesai saya update, namun akan saya publikasikan bersama review provider lainnya kemungkinan di minggu depan, karena masih banyak yang belum selesai update-an review nya.

      Spoiler: data 3 bulan terakhhir menunjukan performa JetOrbit turun, jadi pada update Juni ini saya tidak akan merekomendasikan JetOrbit lagi sampai mereka bisa memperbaiki nya.

      Note: saya sudah coba berbagai uptime monitoring dan setelah trial dan error, saya menyimpulkan bahwa yang paling akurat adalah Pingdom.

      • Akan tetapi dalam email, mereka menganggap bahwa pengecekan thrid party bisa false alarm. Jadi mereka meminta merujuk pada internal uptime monitoring mereka sendiri.
        Jadi saya mencari referensi dari pelanggan yang sama. Apakah sama-sama mengalami downtime atau tidak. Agar pernyataan “false alarm” bisa gugur. Dan sekarang sudah terjawab.

        Kalo boleh saran mungkin untuk sementara “Direkomendasikan” bisa ditangguhkan terlebih dahulu untuk Jetorbit. Karena saya salah satu yang memutuskan sewa disana setelah baca review disini.

        Saya terlanjur sewa reseller 1 tahun. Karena tidak ada garansi, ya dimenikmati aja. Sambil menunggu langkah progresif dari mereka dalam perbaikan performa. hehe..

        • False alarm bisa-bisa saja terjadi, tapi secara teknis tidak mungkin terjadi di Pingdom, karena mereka menggunakan second opinion. Maksudnya, sebuah server dikatakan down HANYA JIKA sudah dikonfirmasi dari 2 lokasi server yang berbeda. Artinya, misal pertama dikatakan down dari server Singapore, maka Pingdom menyebutnya sebagai unconfirmed down, lalu akan di cek lagi dari server di lokasi yang berbeda, misalnya dari Hongkong, dan kalau tetap down, maka baru di mark sebagai confirmed down. Dan itupun akan terus di cek di lokasi server yang berbeda, jika tetap down, maka akan terus di mark down sampai server kembali up.

          Kecuali mereka melakukan blocking, seperti salah satu provider lain, maka false alarm ini bisa terjadi di Pingdom.

          Iya, kesalahan saya, saya minta maaf sekali sama semua pengunjung yang udah milih JetOrbit termasuk mas Setya ini. Saya berharap sebagian besar memilih sewa bulanan saja, karena tidak ada nya garansi (saya sudah wanti-wanti dalam review diatas :P)

          Saran yang bagus, sampai update minggu depan, maka akan saya tangguhkan terlebih dahulu.

          Terima kasih mas Setya dan semoga ada perbaikan yang kelihatan dari JetOrbit dalam waktu dekat.

          • Betul mas, false alarm memang bisa terjadi. Itu kenapa setelah saya cek sendiri dengan 3 uptime monitoring yang berbeda saya juga cari info dari pihak lain, salah satunya dari mas Willy.

            Saya rasa bukan murni kesalahan mas Willy dalam konteks merekomendasikan sebuah layanan. Hal tersebut berdasar pada hasil review dalam rentang waktu yang mas ditentukan. Sebuah layanan memang bisa up and down. Mungkin disini hanya mas Willy sedikit telat mengupdate saat terjadi penurunan kualitas layanan yang di review sebelumnya.

            Dan pengunjung web ini diharapkan juga bisa memberi second opinion terhadap layanan yang di review yang tentunya berdasarkan Data. Bukan Buzzer dengan motif tertentu. Sehingga saat Admin terlewatkan dalam mendeteksi penurunan layanan yang di telah review, bisa segera diinvestigasi dan diupdate review yang telah ada.

            penasihathosting.com sejauh ini yang sudah cukup fair dalam me-review layanan hosting. Tidak seperti kebanyakan yang review diawal bagus setelah itu tidak pernah update kembali meskipun layanan tersebut sudah jauh menurun.

            Terima kasih banyak mas Willy.. Ditunggu ulasan dan update review dari lebih banyak provider Hosting lainnya.

  • Mas, perusahaan jetorbit ini sudah terjamin ya? saya lihat di maps kok perusahaannya cuma di ruko. Apa ini tidak masalah?

    • Tidak masalah kok. Mereka memang masih kecil, tapi siapa tahu beberapa tahun kedepan sudah menjadi besar? Lagipula, banyak provider lainnya juga masih menggunakan ruko sebagai kantor. Hanya ada beberapa saja yang saya ketahui kantor nya sudah di gedung lantai sekian, atau bangunan nya bukan ruko.

      Plus, sepertinya sampai saat ini di JetOrbit kita tidak bisa request faktur pajak, jadi mungkin tidak akan cocok untuk website perusahaan, tapi ini perlu saya konfirmasi lagi dan insya Allah akan saya update jawabannya pada update JetOrbit di bulan Juni mendatang.

  • Selamat sore mas Randika,cuma mau tambahin.kalau divi cuma bisa didapatkan pada hostingan berdurasi diatas 6 Bulan dan pemasangan oleh Teknisinya melalui pake wordpress kita.
    Ada halaman dimana kita isi domain,user,password dan lokasi wp-admin.

  • hosting ini mgkn satu2 nya yang support prepare statement u buat CRUD. setelah mencoba konsultasi dengan hostinger, niagahoster belum menemukan jawabannya, malah suruh rubah skrip, padahal coba di lokal baik pakai windows dan linux jalan lancar. padahal skripnya aman u mencegah sql injection.

  • hmm dari sore udh baca ini dan fix mau pake jetorbit, eh tau” sekarang mau akses ke subdomain client.jetorbit malah error 500 dan saya cari” di akun sosmed mereka ga ada pemberitahuan, jadi sedikit ragu lagi haha

    • Saya juga mengalami nya kemarin ketika akses halaman client area nya JetOrbit, tapi sepengalaman saya hampir 1 tahun kebelakang, ini jarang terjadi si mas. Faktanya, provider-provider lain nya juga pernah dan ada yang agak/kerap seperti itu.

  • Mas, linknya kok menuju ke niagahoster ya. Salah link atau reviewnya mas? Untuk provider hosting lokal yang server USnya bagus ada nggak gan? Mau nyewa hosting luar terkendala pembayaran dan supportnya yang harus berbahasa inggris.

    • Salah link, dan sudah saya perbaiki. Makasih sudah report mas 🙂
      Saya engga pernah test provider lokal yang server US. Saran saya pakai hosting luar saja, dan untuk pembayarannya bisa pakai VCN yang dikeluarkan oleh Bank BNI Syariah.

  • Blog yang sangat membantu, semoga kedepannya bisa ditambahkan review VPS managed di Indonesia dong seperti jetvm.com, exabytes atau yang lain 🙂

  • {"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}
    >