Review Dapur Hosting

Speed nya Cepat, Supportnya Cukup Baik. Sayang Rata-rata Uptimenya Tidak Stabil.

WIllya-Randika

By Willya Randika / Hosting Reviewer
Last Updated: October 19, 2021 / 3 Komentar


Dapur Hosting adalah salah satu pemain senior dalam industri web hosting tanah air.

Mereka sudah berdiri sejak tahun 2005 (menurut informasi yang saya dapatkan dari customer service mereka).

Artinya, mereka berdiri tidak lama setelah pemain senior lainnya lebih dulu berdiri, seperti MasterwebRumahweb, dan IDwebhost.

Dapur Hosting

Sejujurnya, tidak banyak informasi yang saya temukan tentang Dapur Hosting, karena mereka bahkan tidak memiliki halaman 'About Us' yang menceritakan siapa dan bagaimana perjalanan mereka selama 16 tahun ini.

Tapi, dilansir dari situs HostAdvice, mereka termasuk dalam top 10 perusahaan hosting dengan klien terbanyak di Indonesia.

Saya pikir mereka telah melakukan hal yang bagus atas pencapaiannya tersebut.

Tapi, persoalan jumlah klien seperti hasil review saya yang sudah-sudah, tidak bisa dijadikan tolak ukur dalam menentukan kualitas.

Oleh karena itu, saya membeli paket hosting murah "Paket B" Dapur Hosting dan menginstall WordPress untuk tujuan penelitian. Kemudian melakukan monitoring uptime dan menguji kecepatan servernya, serta menguji kualitas layanan supportnya.

Semua itu dilakukan untuk mengukur kualitas hosting dari Dapur Hosting, sehingga hasil review ini dapat memberikan gambaran yang jelas kepada Anda tentang kelebihan dan kekurangan dari layanan mereka.

Rangkuman Hasil Penelitian

Penelitian telah berjalan selama 25 bulan yang dimulai dari tanggal 1 Agustus 2019.

RATING KAMI

3,6/5

SAMPLE:

Paket Hosting 'Paket B' (Server Indonesia)

WEBSITE TEST:

UPTIME SCORE:

99,79% (1 Agustus 2019 - 31 Agustus 2021)

SPEED (TTFB):

230 ms (September 2021)

LOAD IMPACT 10 VU:

665 ms (September 2021)

SUPPORT RATING:

Rating: 3,5/5 (Tersedia via email dan phone)

HARGA:

Mulai dari Rp 16.667/bulan (renewal: Rp 16.667/bulan)

GARANSI:

Alternatif Terbaik Selain Dapur Hosting

Pilihan Pertama

Review DomaiNesia

Seimbang antara harga yang terjangkau dengan performa yang cukup baik

Pilihan yang seimbang untuk Anda yang membutuhkan shared hosting dengan performa yang cukup baik, fitur yang banyak, support yang baik dan bisa diandalkan, namun dengan harga yang lebih terjangkau.

Pilihan Kedua

Review WarnaHost

Pilihan hosting dengan harga termurah, tapi dengan performa yang cukup baik

Jika Anda menginginkan harga hosting yang murah, semurah Rp 125.000/tahun. Tapi tetap menginginkan hosting yang reliable dengan dukungan layanan support baik, maka Anda perlu mempertimbangkan WarnaHost cPanel.

Pilihan Upgrade Terbaik

Managed Cloud VPS Hosting terbaik dengan harga yang lebih murah

Ingin upgrade ke VPS seperti Digital Ocean, Linode, Vultr, UpCloud, Google Cloud dan lainnya tapi tidak bisa mengelolanya sendiri? Coba RunCloud. Mengelola hosting hampir sama mudahnya seperti mengelola hosting di cPanel.

Kelebihan Menggunakan Dapur Hosting

Saya lihat Dapur Hosting telah melakukan beberapa perubahan.

Pertama, ada perubahan dari isi konten halaman depan nya. Mereka tidak lagi memposisikan diri sebagai 'hosting murah' dengan menempatkan banyak keyword 'murah'. Sekarang konten nya lebih mudah di mengerti dan engga terlalu 'SEO'.

Kedua, support nya telah tersedia selama 24 jam dan ada perubahan dalam aturan garansi ke yang lebih baik.

Selengkapnya, mari kita urai satu per satu dalam kelebihan Dapur Hosting berikut:

1. Speed Hosting yang Cepat dan Diatas Rata-rata (230 ms)

Pada update kali ini, saya memutuskan untuk menguji kecepatan server hosting menggunakan alat GTMetrix Pro. Metrik yang saya pakai adalah TTFB atau time to first byte, karena memang TTFB ini adalah untuk mengukur kecepatan response pada server, sehingga sangat tepat untuk menentukan cepat atau lambatnya suatu server hosting.

Pengujian dilakukan selama 8 hari dengan total pengujian sebanyak 140x yang dimulai dari tanggal 28 September hingga 4 Oktober 2021.

Grafik TTFB nya dapat Anda lihat pada gambar dibawah ini:

Dapur Hosting gtmetrix agus 21

Dari grafik diatas, saya kira kecepatan Dapur Hosting cukup stabil. 

Rangkumannya sebagai berikut:

Provider

Rata-rata

Tertinggi

Terendah

Dapur Hosting

230ms

1172ms

142ms

21 Provider Lainnya

455 ms

47ms

8596ms

Rata-rata TTFB nya adalah 230ms, terkategori cepat. Tidak banyak provider hosting yang saya uji kecepatan nya berada diantara 200-300ms, hanya ada tiga provider dari 22 provider.  

Bagaimana kecepatannya jika dibandingkan dengan 21 provider lainnya? Dapur Hosting ada di ranking ke #3.

2. Rata-rata Waktu Response Servernya Rendah Dalam Pengujian Load Impact dengan 10 Virtual User

Secara singkat, dengan melakukan pengujian load impact Anda bisa mengetahui bagaimana response server hosting ketika menerima tekanan/beban dari banyaknya pengunjung yang datang secara bersamaan.

Idealnya, Anda ingin kecepatan website Anda sama ketika pengunjung pertama datang maupun ketika pengunjung ke-5, ke-10, ke-25 atau ke-100, bukan?

Artinya banyak nya jumlah pengunjung mestinya tidak mempengaruhi performa. Nah, untuk mengetahuiny tentu diperlukan pengujian dan alat terbaik menurut kami yang bisa digunakan adalah Load Impact K6.

Dalam pengujian Load Impact, saya tidak mengimplementasikan caching dan CDN sehingga pengujian ini benar-benar murni untuk menguji server tanpa dioptimasi menggunakan metode optimasi apapun seperti caching.

Dan di paket shared hosting murah, sama seperti pengujian ke 21 provider lainnya, saya hanya mengirimkan 10 virtual user saja (yang bisa disebut pengunjung) untuk menavigasi website test Dapur Hosting selama 10 menit. 

10 Virtual user seharusnya sudah sangat bisa menciptakan overload pada server dan menciptakan ketidakstabilan pada kecepatan atau performa server.

Terbukti dari 22 pengujian hanya empat provider saja yang servernya stabil dalam pengujian ini. Bagaimana dengan Dapur Hosting?

Anda bisa melihat hasil nya dalam grafik berikut:

Dapur Hosting Load Impact Test

Cara membaca grafiknya seperti ini:

  • Garis biru adalah waktu response server (artinya semakin rendah semakin baik)
  • Garis abu menunjukan jumlah virtual user
  • Sedangkan garis ungu menunjukan jumlah permintaan yang dibuat per detiknya (semakin tinggi semakin baik)

Dalam grafik diatas, terlihat ada peningkatan waktu response server seiring bertambahnya jumlah pengunjung. Walaupun begitu, rata-rata waktu response servernya (665 ms) masih tergolong rendah. Itu sebabnya tetap saya masukkan dalam poin kelebihan.

Alat Load Impact K6 juga mendeteksi adanya masalah pada server, yaitu server overload. Inilah yang menyebabkan waktu response menjadi tinggi.

Dari pengujian saya, 18 provider lainnya juga mengalami hal yang sama, yaitu waktu response meningkat seiring bertambahnya jumlah virtual user. Secara teori, seharusnya server bisa tetap stabil asalkan dioptimasi seperti mengimplementasikan caching dan CDN. 

Hanya saja jumlah virtual user yang saya kirimkan tidak terlalu banyak, hanya 10 virtual user. Tetapi, jumlah 10 VU ini ternyata sudah bisa menciptakan 'kegaduhan' dalam server sehingga waktu respons server meningkat atau performa server menjadi menurun. Ini adalah indikasi yang tidak bagus, tapi saya pikir wajar atau normal-normal saja mengingat paket hosting murah memang memiliki resource hosting yang tidak besar.

3. Layanan Customer Service yang Cukup Baik (Rating: 3,5/5)

Menempatkan website di dalam web server yang cepat adalah keputusan yang baik.

Tetapi jika customer service nya tidak baik, maka Anda tetap akan mendapatkan masalah yang besar ketika membutuhkan bantuan support.

Layanan support Dapur Hosting mengikuti pencapaian bagus dari kecepatan web servernya. Hasil pengujian yang saya lakukan menunjukan bahwa customer service mereka ramah, response nya cepat dan penjelasannya pun membantu.

Seharusnya tidak mengejutkan karena sebagai penyedia hosting yang berusia 16 tahun, mereka pasti sudah sangat paham bahwa kepuasan pelanggan harus selalu diprioritaskan.

Bagaimana saya bisa sampai kepada kesimpulan tersebut?

Saya telah melakukan tiga kali pengujian sebelumnya.

1. Pengujian pertama via live chat

Saya menghubungi customer service Dapur Hosting dan pesan saya ditanggapi kurang dari 5 menit oleh Thalia.

Support-dengan-Dapur-Hosting

Saya menanyakan beberapa pertanyaan teknis seperti bagaimana cara membuat account email dan Mbak Thalia menjawab dengan cepat langsung to the point di dalam chat, dan tidak meminta untuk membaca sebuah panduan di halaman tutorial dimana Anda harus membacanya dan menyelesaikan masalah sendiri.

Sayangnya, live chat support mereka hanya tersedia mulai pukul 09:00 pagi hingga pukul 21:00 malam.

Oia, jika Anda menanyakan hal-hal teknis, mereka dapat membantu via ticket yang tersedia 24 jam.

Dan untuk mengetahui seberapa baik staf technical support mereka dalam meng-handle masalah teknis, maka saya melakukan pengujian kedua.

2. Pengujian Kedua via ticket

Saya dengan sengaja membuat error pada website test Dapur Hosting, yaitu error establishing a database connection.

Kemudian, saya mengirimkan ticket dan menjelaskan bahwa website saya muncul error pada tanggal 28 September 2020 jam 11:10 pagi.

Ternyata, tiket saya mendapatkan balasan 5 menit kemudian. Bukan jawaban sistem, melainkan balasan tiket + mereka sudah langsung memperbaiki error tersebut.

Jadi, saya rasa layak Dapur Hosting mendapatkan rating 5/5 dari sisi layanan support nya. Faktanya, mereka tercepat ke #3 dalam memperbaiki error ini. Hanya kalah cepat dari Jetorbit (3 menit) dan DraCoola (4 menit).

Support Dapur Hosting

3. Pengujian Ketiga

Saya melakukan pengujian ketiga pada bulan September lalu untuk mengetahui apakah support nya masih sama baiknya dengan satu tahun yang lalu.

Sama seperti pengujian kedua, yaitu pengujian teknis.

Jika sebelumnya saya sengaja membuat error pada koneksi database, maka kali ini saya sengaja merubah script pada salah satu file di WordPress corenya, sehingga bisa menyebabkan critical error pada website WordPress.

Saya lalu mengirimkan tiket support meminta untuk dibantu dalam memperbaiki error pada website WordPress saya.

Saya mengirimkan tiket pada tanggal 6 September 2021 pukul 14:04 dan dibalas 10 menit kemudian. Mereka memberikan tutorial tentang bagaimana memperbaiki error yang terjadi.

Support Dapur Hosting

Solusi yang diberikan sebenarnya tepat, hanya saja, dengan mengganti semua file WordPress core, termasuk folder wp-content dan wp-admin tidak perlukan. Mengganti isi wp-content dapat menghapus semua plugin dan tema yang sudah ada sebelumnya.

Seharusnya mereka mencari file mana yang menyebabkan error dan melakukan perubahan hanya pada file yang error saja.

Setelah itu, saya membalas untuk dibantu dari sisi admin saja untuk memperbaiki errornya, mengingat tidak semua pengguna paham hal-hal teknis, bukan?

Lalu mereka meminta info username dan password cPanel saya. 

Tes Support Dapur Hosting 2

Sebagai informasi, staf Dapur Hosting tidak bisa mengakses account cPanel pelanggan walaupun Anda mengizinkan atau mengatakan silahkan masuk saja ke cPanel. Anda harus memberikan mereka informasi username dan password cPanel Anda.

Ini bagus dan tidak bagus.

Bagus karena mereka sangat menjaga privasi pelanggan. Tidak bagus karena jika Anda lupa username/password cPanel, Anda perlu melakukan reset password terlebih dahulu yang membutuhkan sedikit waktu dan mungkin kesulitan untuk pengguna pemula.

Kemudian, setelah saya memberikan mereka username dan pass cPanel saya, 13 menit kemudian mereka berhasil memperbaiki error. Total waktu yang dibutuhkan adalah 23 menit menurut perhitungan kami.

Tes Support Dapur Hosting 3

4. Garansi Hosting Selama 30 Hari

Dapur Hosting memberikan jaminan 30 hari tanpa syarat. Jika Anda tidak puas dengan layanan nya, Anda dapat mengklaim nya dan uang Anda akan kembali.

Garansi 30 hari DH

Yang perlu di perhatikan dalam ketentuan garansi nya antara lain:

  • Garansi tidak berlaku jika Anda melakukan upgrade atau downgrade paket hosting
  • Garansi hanya berlaku untuk paket shared hosting saja
  • Garansi hanya berlaku untuk account baru dan order pertama saja.
  • 5. Gratis Migrasi Hosting

    Sama seperti hampir semua penyedia web hosting Indonesia lainnya, Dapur Hosting juga siap membantu memindahkan website Anda dari hosting lama Anda ke Dapur Hosting secara gratis.

    Biasanya proses migrasi akan selesai dalam 2x24 jam.

    Kekurangan Menggunakan Dapur Hosting

    Ada tiga indikator utama yang menentukan kualitas suatu layanan web hosting, yaitu uptime, page load time dan support.

    Dapur Hosting berhasil di dua faktor. Mereka memiliki web server yang cepat dan didukung oleh support yang cukup baik.

    Namun sayang mereka gagal di uptime dan ini adalah faktor yang menyebabkan saya belum bisa merekomendasikan Dapur Hosting hingga update review bulan September 2021 ini.

    1. Rata-rata Uptime yang Tidak Stabil (99,79%)

    Di halaman resminya, Dapur Hosting memberikan garansi uptime sebesar 99,90%.

    Tetapi, hasil monitoring saya selama 25 bulan ini menunjukan bahwa rata-rata uptime mereka masih jauh dibawah yang mereka garansikan.

    Rata-rata uptime Dapur Hosting adalah 99,79% yang artinya web server mereka rata-rata setiap bulannya akan mengalami downtime selama 1 jam 32 menit dan 2 detik.

    DapurHosting uptime agus 21

    Detail rata-rata uptime Dapur Hosting selama 25 bulan terakhir:

    BULAN

    RATA-RATA UPTIME

    DURASI DOWNTIME

    JUMLAH DOWNTIME

    Agustus 2019

    99,81%

    1 Jam

    6x

    September 2019

    >99,99%

    1 Menit

    1x

    Oktober 2019

    >99,99%

    1 Menit

    1x

    November 2019

    99,50%

    4 Jam

    6x

    Desember 2019

    98,28%

    13 Jam

    2x

    Januari 2020

    99,93%

    31 Menit

    2x

    Februari 2020

    99,96%

    15 Menit

    8x

    Maret 2020

    99,99%

    4 Menit

    1x

    April 2020

    99,97%

    13 Menit

    5x

    Mei 2020

    99,68%

    2 Jam

    33x

    Juni 2020

    99,99%

    5 Menit

    3x

    Juli 2020

    99,89%

    1 Jam

    9x

    Agustus 2020

    99,98%

    7 Menit

    4x

    September 2020

    100,00%

    -

    -

    Oktober 2020

    99,96%

    18 Menit

    9x

    November 2020

    100,00%

    -

    -

    Desember 2020

    98,98%

    8 Jam

    12x

    Januari 2021

    99,93%

    33 Menit

    14x

    Februari 2021

    >99,99%

    1 Menit

    1x

    Maret 2021

    99,99%

    4 Menit

    3x

    April 2021

    99,99%

    5 Menit

    4x

    Mei 2021

    100,00%

    -

    -

    Juni 2021

    98,96%

    8 Jam

    16x

    Juli 2021

    >99,99%

    2 Menit

    1x

    Agustus 2021

    99,98%

    8 Menit

    3x

    Jika melihat data tabel diatas, sebenarnya sebagian besar rata-rata uptime nya bagus (18 dari 25 bulan bagus), bahkan di tahun 2021 ini hanya gagal satu kali pada bulan Juni 2021, selebihnya rata-rata uptime nya sangat mengesankan.

    Hanya saja, permasalahannya adalah server mereka hanya tidak begitu stabil. Sangat disayangkan sekali.

    2. Sistem Backup nya Masih Tradisional/Manual

    Dapur Hosting masih menggunakan sistem tradisional dalam fitur backup nya, dimana proses backup dan restore masih harus dikerjakan secara manual.

    Itu artinya, Anda perlu mendownload file backup terlebih dahulu, kemudian mengupload nya. Beberapa provider lokal lainnya, seperti Niagahoster dan DomaiNesia sudah menggunakan sistem otomatis menggunakan JetBackup.

    Kekurangan lainnya dari fitur backup Dapur Hosting adalah file backup yang tersimpan hanya 1 buah. Misalnya, ketika saya melihat file backup website test Dapur Hosting saya pada tanggal 24 Oktober, ternyata backup yang tersedia hanya satu pada tanggal 15 Oktober.

    Backup Dapur Hosting

    3. Siklus Pembayaran Hosting Minimal 1 Tahun

    Tidak ada pilihan siklus pembayaran bulanan, 3 bulanan atau bahkan 6 bulanan. Mereka menerapkan siklus tahunan baik pada paket hosting murah maupun pada paket hosting premium.

    Dapurhosting billing cycle

    4. Dikenakan Biaya Untuk Downgrade Paket Hosting

    Di dalam terms of service Dapur Hosting pada poin nomor 5 disebutkan bahwa jika Anda melakukan downgrade paket Hosting, maka akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 50.000.

    Biaya Rp 50.000 mungkin terlihat tidak besar, tapi jika Anda ingat bahwa harga paket hosting murah "Paket B" saja sudah Rp 200.000/tahun, maka biaya downgrade ini adalah 25% dari harga paket hosting. Lumayan bukan?

    Jadi, saran saya sebagai tahap awal, jika Anda berencana meng-hosting kan website Anda di Dapur Hosting, Anda harus hati-hati dalam memilih paket hosting yang akan diambil.

    5. "Paket A" Memiliki Keterbatasan Sumber Daya

    Perlu Anda ketahui bahwa "Paket A" menawarkan sumber daya yang terbatas, yaitu jumlah storage sebesar 300MB, bandwidth 5GB dan 1 addon domain.

    Tetapi apabila Anda hanya berencana membuat website untuk kebutuhan personal seperti blog personal, blog hobby, blog CV dan blog-blog yang tidak membutuhkan traffic yang besar, maka keterbatasan ini tidak akan menimbulkan masalah nantinya.

    7. Pemakaian Bandwidth pada Semua Paket Hosting Murah Masih Dibatasi

    Faktanya, hanya ada beberapa provider yang masih membatasi pemakaian bandwidth. Di daftar provider yang saya review, ada DraCoola dan Dapur Hosting.

    Bandwidth masih dibatasi

    Rangkuman Paket Hosting Dapur Hosting dan Informasi Penting Lainnya yang Perlu Anda Ketahui:

    Rangkuman penawaran paket hosting di Dapur Hosting:

    Dapur Hosting menawarkan berbagai jenis hosting untuk segala kebutuhan, mulai dari paket hosting murah, paket hosting premium, email hosting hingga reseller hosting dan dedicated server.

    Paket Web Hosting Murah
    • Paket Hosting Murah (Paket A, Paket B, Paket C, Paket D): Harga mulai dari Rp 100.000/tahun dengan minimal kontrak 1 tahun. Disk space yang ditawarkan mulai dari 300MB hingga 2GB. Tetapi jumlah bandwidth masih dibatasi mulai dari 5GB hingga paling tinggi pada paket D di 50GB.
    • Paket Hosting Premium(Bronze, Silver dan Gold): Harga mulai dari Rp 1.000.000/tahun dengan minimun kontrak 1 tahun. Disk space yang ditawarkan mulai dari 1GB hingga 20GB, sedangkan bandwidth pada paket Bronze 125 GB dan paket Silver dan Gold sudah unlimited.
    • Paket Hosting Unlimited: Harga Rp 1.500.000/tahun

    Informasi penting lainnya yang perlu Anda ketahui:

    • Pilihan server: Indonesia
    • Aktifasi acount: Anda perlu melakukan konfirmasi pembayaran terlebih dahulu sebelum account hosting diaktifkan.
    • Control Panel: cPanel 
    • Gratis domain: Tidak ada penawaran gratis domain
    • Instalasi aplikasi (WordPress, Joomla, Drupal, dll): Dapat di instal dengan sangat mudah, sudah ada tool Softaculous di cPanel.

    Apakah Saya Merekomendasikan Dapur Hosting?

    Dapur Hosting memiliki web server yang cepat (230 ms) +  ditunjang dengan support yang cukup baik (3,5/5). Sayangnya, rata-rata uptime mereka buruk (99,79%) dan sangat sulit merekomendasikan provider hosting yang gagal di faktor uptime.

    Jadi, saya belum bisa merekomendasikan nya kepada Anda semua.

    5 KELEBIHAN

    • Server dengan performa yang cepat dan diatas rata-rata (TTFB 230ms)
    • Layanan support yang cukup baik (rating: 3,5/5)
    • Gratis migrasi hosting
    • Garansi hosting 30 hari tanpa syarat
    • Harga renewal nya flat mengikuti siklus pembayaran.

    6 KEKURANGAN

    • Rata-rata uptime nya buruk (99,79%)
    • Paket 'A' memiliki sumber daya yang terbatas, seperti jumlah storage hanya 300MB
    • Terjadi overload server pada pengujian Load Impact K6
    • Bandwidth pada semua paket web hosting murah masih dibatasi (tidak 'unlimited')
    • Siklus pembayaran hosting minimal per 1 tahun. Tidak ada opsi secara bulanan.
    • Sistem backup nya masih tradisional dimana klien perlu men-download dan me-restore backup secara manual (belum menggunakan JetBackup)
    • Dikenakan biaya Rp 50.000 untuk downgrade paket hosting
  • Dulu tahun 2010 pernah sewa hosting disini. Web kena deface. Gara2 itu hosting saya dicabut oleh pihak dapur hosting. Dah gitu doank sih pengalaman saya hehehe

  • terimakasih min kontennya sangat membantu untuk saya
    saya ada satu pertanyaan apakah di dapur hosting bisa uplod laravel min
    terimakasih.

  • {"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}