Review Dapur Hosting


Dapur Hosting adalah salah satu pemain senior dalam industri web hosting tanah air. Mereka sudah berdiri sejak tahun 2005 (menurut informasi yang saya dapatkan dari customer service mereka).

Artinya, mereka berdiri tidak lama setelah pemain senior lainnya lebih dulu berdiri, seperti Masterweb, Rumahweb, dan IDwebhost.

Review Dapur Hosting

Sejujurnya, tidak banyak informasi yang saya temukan tentang Dapur Hosting. Tapi dilansir dari situs HostAdvice, mereka termasuk dalam top 10 perusahaan hosting dengan klien terbanyak di Indonesia.

Saya pikir mereka telah melakukan hal yang bagus atas pencapaiannya tersebut.

Tapi persoalan jumlah klien, seperti hasil review saya yang sudah-sudah, tidak bisa dijadikan tolak ukur dalam menentukan kualitas.

Oleh karena itu, saya membeli paket hosting murah "Paket B" Dapur Hosting dan menginstall blog WordPress yang saya atur secara default. Kemudian memonitoring uptime dan page load timenya, serta menguji kualitas layanan supportnya.

Tujuannya adalah untuk mengukur kualitas Dapur Hosting, sehingga hasil review ini dapat memberikan gambaran yang jelas kepada Anda tentang kelebihan dan kekurangan dari layanan Dapur Hosting.


Rangkuman Review Dapur Hosting

Data Hasil Penelitian

Data Penelitian

1 Agustus 2019 - 31 Januari 2020

Website Test

penasihathosting-dh.com (server Indonesia)

Paket Hosting yang di uji

Paket B (Shared Hosting)

Rating Keseluruhan

3,5 / 5 (buruk, karena uptime nya yang buruk)

Rata-rata uptime

99,58%

Rata-rata Page Load Time

0,702 Detik

Rating Dapur Hosting

Uptime

Catatan rata-rata uptime Dapur Hosting dalam 6 bulan monitoring ini sangat buruk, yaitu 99,58%. Artinya server mereka mengalami downtime selama 18 jam lebih!

Speed

Rata-rata speed Dapur Hosting tidak seburuk rata-rata uptimenya, bahkan termasuk yang tercepat atau rank #4 dari 18 web host yang saya review sejauh ini.

Harga

Anda hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp  200.000/tahun untuk menyewa hosting 'Paket B'. Resources yang dibutuhkan cukup untuk membangun website baru.

Support

Support Dapur Hosting bagus, saya beri nilai mereka 8/10, karena response nya yang cepat, ramah dan sangat membantu. Sayangnya, support nya tidak tersedia 24/7, hanya sampai pukul 21:00 saja.

Kesimpulan Singkat:

Saya tidak merekomendasikan Dapur Hosting


Kelebihan Menggunakan Dapur Hosting

Jika Anda perhatikan pada halaman depan website Dapur Hosting, Anda akan melihat bahwa ada banyak sekali keyword "Murah" di dalamnya, seperti hosting murah dan domain murah.

Entah untuk tujuan SEO atau memang mereka ingin memposisikan diri mereka sebagai penyedia web hosting murah di Indonesia.

Tapi yang jelas, biaya hosting mereka memang murah, tersedia mulai dari Rp 100.000/tahun dengan sumber daya yang memadai.

Itu adalah salah satu kelebihan Dapur Hosting.

Tapi mari kita lihat beberapa kelebihan lainnya berikut ini:

1. Rata-rata Page Load Time yang Cepat (#4 dari 18)

Kembali ke pembahasan diatas mengenai konten halaman depan Dapur Hosting.

Mereka memang tidak menjanjikan page load time yang cepat, seperti kebanyakan penyedia hosting Indonesia lainnya, tapi siapa sangka dari hasil pengujian yang saya lakukan sejauh ini, Dapur Hosting mencatat rata-rata page load time yang cepat, yaitu 0,702 detik.

Hasil ini termasuk yang tercepat atau rank #4 dari 18 web host yang saya review sejauh ini.

Page Speed Test Dapur Hosting Update Per Februari 2020

Rata-rata speed Dapur Hosting dari bulan ke bulan selama 6 bulan terakhir:

BULAN

PAGE LOAD TIME

Agustus 2019

0,650 Detik

September 2019

0,719 Detik

Oktober 2019

0,744 Detik

November 2019

0,665 Detik

Desember 2019

0,727 Detik

Januari 2020

0,707 Detik

2. Layanan Customer Service yang Baik (8/10)

Menempatkan website di dalam web server yang cepat adalah keputusan yang baik.

Tetapi jika customer service nya tidak baik, maka Anda tetap akan mendapatkan masalah yang besar ketika membutuhkan bantuan support dari penyedia.

Layanan support Dapur Hosting mengikuti pencapaian bagus dari kecepatan web servernya. Hasil pengujian yang saya lakukan, customer service mereka ramah, response nya cepat dan penjelasannya pun membantu.

Seharusnya tidak mengejutkan karena sebagai penyedia hosting yang berusia 13 tahun, mereka pasti sudah sangat paham bahwa kepuasan pelanggan adalah selalu nomor satu.

Jadi, saya menghubungi customer service Dapur Hosting dan pesan saya ditanggapi kurang dari 5 menit oleh Thalia.

Support-dengan-Dapur-Hosting

Saya menanyakan beberapa pertanyaan teknis seperti bagaimana cara membuat account email dan Mbak Thalia menjawab dengan cepat langsung to the point di dalam chat, dan tidak meminta untuk membaca sebuah panduan di halaman tutorial dimana Anda harus membacanya dan menyelesaikan masalah sendiri.

Oia, jika Anda menanyakan hal-hal teknis, mereka dapat membantu via live chat. Bahkan bisa juga melalui telephone dan open ticket yang tersedia 24 jam.

Sayangnya, live chat support mereka hanya tersedia mulai pukul 09:00 pagi hingga pukul 21:00 malam.

3. Ada Trial Hosting Selama 7 Hari

Dapur Hosting adalah satu dari sedikit web hosting yang menawarkan trial hosting untuk memastikan bahwa Anda telah memilih hosting yang benar.

Fitur-fiturnya sebagai berikut:

  • 150 MB Space
  • 150 MB Bandwidth
  • cPanel
  • FTP Access
  • MySql, PhpMyAdmin
  • Softaculous Auto-Installer
  • Lokasi server trial hostingya di Indonesia

4. Garansi Hosting Selama 30 Hari

Tidak hanya menawarkan trial hosting selama 7 hari, bahkan ketika Anda sudah mulai mendaftar hosting berbayar pun Dapur Hosting akan memberikan garansi hosting selama 30 hari.

Luar biasa bukan? 

Namun ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dalam ketentuan garansinya, seperti:

  • Garansi tidak berlaku jika Anda melakukan upgrade atau downgrade paket hosting
  • Pengembalian uang/refund hanya bisa melalui bank BCA atau melalui rekening PayPal. Jadi, jika Anda tidak memiliki keduanya, maka uang refund akan masuk di deposit ke akun member area Anda. Hmm...

5. Gratis Migrasi Hosting

Sama seperti hampir semua penyedia web hosting Indonesia lainnya, Dapur Hosting juga siap membantu memindahkan website Anda dari hosting lama Anda ke Dapur Hosting secara gratis.

Biasanya proses migrasi akan selesai dalam 2x24 jam.


Kekurangan Menggunakan Dapur Hosting

Ada tiga indikator utama yang menentukan kualitas suatu layanan web hosting, yaitu uptime, page load time dan support.

Dapur Hosting berhasil di dua faktor. Mereka memiliki web server tercepat dengan dukungan support yang baik.

Namun sayang mereka gagal di uptime. Faktanya, web server mereka sering mengalami downtime.

Mari kita lihat beberapa kekurangan Dapur Hosting berikut ini:

1. Rata-rata Uptime yang Sangat Buruk (99,58%)

Di halaman resminya, Dapur Hosting memberikan garansi uptime sebesar 99,90%.

Tetapi dari hasil monitoring saya selama 6 bulan ini menunjukan rata-rata uptime mereka jauh dibawah yang mereka garansikan.

Rata-rata uptime Dapur Hosting adalah 99,58% yang artinya web server mereka setiap bulannya akan mengalami downtime selama 3 jam, 4 menit dan 4,9 detik.

Dapur Hosting Uptime Test Report Update per Februari 2020

Detail rata-rata uptime Dapur Hosting selama 6 bulan terakhir:

BULAN

RATA-RATA UPTIME

DURASI DOWNTIME

JUMLAH DOWNTIME

Agustus 2019

99,81%

1 Jam

6x

September 2019

>99,99%

1 Menit

1x

Oktober 2019

>99,99%

1 Menit

1x

November 2019

99,50%

4 Jam

6x

Desember 2019

98,28%

13 Jam

25x

Januari 2020

99,93%

31 Menit

2x

Sebenarnya, jika dilihat data uptime bulan September dan Oktober 2019, rata-rata nya sangat bagus, yaitu >99,99%.

Permasalahnnya adalah tidak stabil.

2. Gagal Dalam Test Load Impact

Pada update review terbaru ini, saya menambahkan faktor baru, yaitu Load Impact.

Apa itu Load Impact?

Secara singkat, dengan melakukan pengujian load impact kita bisa mengetahui bagaimana response server hosting ketika menerima tekanan/beban dari banyaknya pengunjung yang datang secara bersamaan.

Idealnya, Anda ingin kecepatan website Anda sama ketika pengunjung pertama datang maupun ketika pengunjung ke 25 atau ke 50 datang bukan?

Artinya banyak nya jumlah pengunjung tidak mempengaruhi performa.

Nah, alat terbaik yang bisa digunakan dalam pengujiannya adalah Load Impact.

Saya mencoba mengirimkan 25 virtual user (atau bisa disebut pengunjugn) hingga 50 virtual user untuk menavigasi website test Dapur Hosting selama 10 menit. 

Anda bisa melihat hasil nya dalam tabel berikut:

Test Ke

 Jumlah Virtual User

ERROS

REQUEST HANDLED
(Higher is Better)

MAX RESPONSE TIMES
(Lower is Better)

MAX REQUEST RATE
(Higher is Better)

1

25 VU

2

50 VU

Test pertama dengan 25 virtual user

Pada test pertama, saya hanya mengirimkan 25 virtual user untuk menjelajahi website test Dapur Hosting dan test berlangsung selama 10 menit.

Anda bisa melihat jalannya test dalam grafik dibawah ini dimana warna biru adalah response time (waktu response), warna hijau adalah VUs atau jumlah pengunjung.

Dapur Hosting 25Vus

Test dengan 25 virtual user

Seperti yang Anda lihat, ada dua masalah performa yang tampak, yaitu throughput limit detected dan increased HTTP failure detected. Indikasinya adalah 25 virtual user sudah sangat merepotkan server Dapur Hosting, atau artinya total 25 pengunjung sudah melebihi limit yang bisa di handle oleh server shared hosting Dapur Hosting pada paket B yang saya sewa.

Test kedua dengan 50 virtual user

Dapur Hosting 50Vus

Test dengan 50 virtual user

3. Siklus Pembayaran Hosting Minimal 1 Tahun

Tidak ada pilihan siklus pembayaran bulanan, 3 bulanan atau bahkan 6 bulanan. Mereka menerapkan siklus tahunan baik pada paket hosting murah maupun pada paket hosting premium.

Tapi untuk mensiasatinya, Anda bisa mencoba trial hosting terlebih dahulu sebelum memutuskan membeli hosting berbayar mereka, dan ingat bahwa Dapur Hosting memberikan garansi selama 30 hari.

Siklus pembayaran hosting premium di Dapur Hosting

4. Dikenakan Biaya Untuk Downgrade Paket Hosting

Di dalam terms of service Dapur Hosting pada poin nomor 5 disebutkan bahwa jika Anda melakukan downgrade paket Hosting, maka akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 50.000.

Biaya Rp 50.000 mungkin terlihat tidak besar, tapi jika Anda ingat bahwa harga paket hosting murah "Paket B" saja sudah Rp 200.000/tahun, maka biaya downgrade ini adalah 25% dari harga paket hosting. Lumayan bukan?

Jadi, saran saya sebagai tahap awal, Anda harus hati-hati dalam memilih paket hosting yang akan Anda ambil.

5. "Paket A" Memiliki Keterbatasan Sumber Daya

Perlu Anda ketahui bahwa "Paket A" menawarkan sumbe daya yang terbatas, yaitu jumlah storage sebesar 300MB, bandwidth 5GB dan 1 addon domain.

Tetapi apabila Anda hanya berencana membuat website untuk kebutuhan personal seperti blog personal, blog hobby blog CV dan blog-blog yang tidak membutuhkan traffic yang besar, maka keterbatasan ini tidak akan menimbulkan masalah nantinya.


Rangkuman Paket Hosting Dapur Hosting dan Informasi Penting Lainnya yang Perlu Anda Ketahui:

Rangkuman penawaran paket hosting di Dapur Hosting:

Dapur Hosting menawarkan berbagai jenis hosting untuk segala kebutuhan, mulai dari paket hosting murah, paket hosting premium, email hosting hingga reseller hosting dan dedicated server.

Paket Hosting Murah Dapur Hosting
  • Paket Hosting Murah (Paket A, Paket B, Paket C, Paket D): Harga mulai dari Rp 100.000/tahun dengan minimal kontrak 1 tahun. Disk space yang ditawarkan mulai dari 300MB hingga 2GB. Tetapi jumlah bandwidth masih dibatasi mulai dari 5GB hingga paling tinggi pada paket D di 50GB.
  • Paket Hosting Premium(Bronze, Silver dan Gold): Harga mulai dari Rp 1.000.000/tahun dengan minimun kontrak 1 tahun. Disk space yang ditawarkan mulai dari 1GB hingga 20GB, sedangkan bandwidth pada paket Silver dan Gold sudah unlimited.

Informasi penting lainnya yang perlu Anda ketahui:

  • Pilihan server: Indonesia dan USA
  • Aktifasi acount: Anda perlu melakukan konfirmasi pembayaran terlebih dahulu sebelum account hosting diaktifkan.
  • Control Panel yang digunakan: cPanel Control Panel
  • Gratis domain: Tidak ada penawaran gratis domain
  • Instalasi aplikasi (WordPress, Joomla, Drupal, dll): Dapat di instal dengan sangat mudah, sudah ada tool Softaculous di cPanel.

Apakah Saya Merekomendasikan Dapur Hosting?

Tidak.

Ingat, saya hanya merekomendasikan penyedia hosting yang sukses di 3 faktor, yaitu uptime, page load time dan support. 

Dapur Hosting memiliki web server yang cepat (0,702 detik) dan ditunjang dengan support yang baik (8/10), namun sayangnya web server mereka belum menyentuh rata-rata yang ideal (99,58%).

Jadi, saya tidak bisa merekomendasikannya kepada Anda.

Kelebihan:

  • Rata-rata Page Load Time yang Cepat (#4 dari 18)
  • Layanan Customer Service yang Baik (8/10)
  • Ada Trial Hosting Selama 7 Hari
  • Garansi Hosting Selama 30 Hari
  • Gratis Migrasi Hosting

Kekurangan:

  • Rata-rata Uptime yang Sangat Buruk (99,58%)
  • Gagal Dalam Test Load Impact
  • Siklus Pembayaran Hosting Minimal 1 Tahun
  • Dikenakan Biaya Untuk Downgrade Paket Hosting
  • "Paket A" Memiliki Keterbatasan Sumber Daya
>