Kami launching produk baru, yaitu MonitorUptime.id, sebuah alat monitoring gratis yang akan mengabarkan Anda ketika website Anda down. Cek Produk >

Review Cloudways

By Willya Randika

Terakhir Update:

/ 128 Komentar


Update singkat:

Saya hanya merekomendasikan CloudWays untuk paket termurahnya saja.

Tertarik dengan cara baru untuk meng-hosting kan website Anda?

Sekarang ini, semuanya tampak sudah beralih ke teknologi cloud, bukan?

Tidak terkecuali web hosting.

Faktanya, layanan hosting berbasis cloud sudah sangat digemari akhir-akhir ini.

Review Cloudways

Bahkan, hampir setiap provider hosting memiliki beberapa paket hosting dalam bentuk cloud untuk menjawab kebutuhan konsumen.

Tapi, dari semua pilihan yang ada, bagaimana Anda dapat menemukan satu yang terbaik? Yang cepat dan stabil, mudah digunakan, terjangkau dan tentu saja dapat diandalkan?

Tidak mudah. Tapi disini saya akan membantu Anda melihat Cloudways.

Apa itu Cloudways?

Cloudways berkantor pusat di Malta dan sudah ada sejak tahun 2011.

Jika Anda sudah melakukan research sebelumnya terhadap provider managed cloud hosting, Cloudways adalah salah satu nama yang sering disebut-sebut.

Selama 10 tahun sejak berdirinya, mereka telah berhasil mengelola lebih dari 250.000 website dengan tingkat kebahagiaan customer 94.7%.

Sebuah pencapaian yang bagus, bukan?

Mungkin Anda bertanya-tanya:

Mengapa perkembangan Cloudways boleh dibilang cukup pesat?

Lebih lanjut, apa pendekatan yang mereka lakukan sehingga banyak pengguna beralih dari provider hosting tradisional ke Cloudways?

Secara singkat, Cloudways memberikan solusi bagi beberapa model pengguna, seperti:

  • Pengguna yang tidak memiliki pengetahuan teknis untuk mengelola server sendiri
  • Pengguna yang datang dari shared hosting, kemudian menginginkan cloud VPS hosting untuk mendapatkan performa yang jauh lebih baik, tapi tidak ingin repot mengelola server sendiri
  • Pengguna yang mencari alternatif dari Managed WordPress Hosting, seperti Kinsta dan WP Engine, dengan harga yang lebih murah dan performance yang tidak kalah atau bahkan lebih baik
  • Pengguna yang mencari alternatif dari Cloud Panel seperti RunCloud, GridPane, ServerPilot, dan lain-lain, karena tidak mau repot membuat dua buah account (account provider cloud hosting dan account cloud panel)
  • Pengguna yang mencari alternatif dari RunCloud

Pertanyaan pentingnya:

  • Apakah Cloudways adalah piilhan yang tepat untuk pemula? Bagaimana untuk developer?
  • Apakah Cloudways telah dioptimalkan untuk website WordPress? Bagaimana untuk CMS lainnya, seperti Laravel, Drupal, Joomla, Magento, Moodle dan lainnya?
  • Apakah performa nya cepat? Bagaimana jika dibandingkan dengan RunCloud dan SpinuWP?
  • Apakah harganya masuk akal? Worth it kah untuk pindah ke Cloudways?

Dalam review Cloudways ini, saya akan mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, serta menggali apa yang menjadi keunikan mereka dan mengapa pendekatan yang mereka lakukan dapat memberikan lebih banyak fleksibilitas daripada provider lainnya.

Dan diakhir review ini, saya juga akan menunjukan kepada Anda bagaimana caranya meng-hostingkan sebuah website (WordPress) di Cloudways + tutorial cara migrasi ke Cloudways.

Semua dalam satu panduan dan review lengkap Cloudways ini.

Rangkuman Review Cloudways

Setelah mencoba Cloudways selama dua bulan penuh + melakukan monitoring terhadap performa (uptime dan speed) nya, saya bisa menulis rangkuman hasil review Cloudways sebagai berikut:

Faktor

Review

Uptime

Dalam dua bulan pengujian, semua provider cloud hosting yang saya test (Digital Ocean, Vultr dan Linode) mencatatkan rata-rata uptime yang sangat mengesankan, yaitu >99,98%.

Speed

Tidak hanya rata-rata uptime nya yang mengesankan, tetapi load time nya pun juga sangat cepat. Tidak mengherankan, karena provider cloud yang digunakan Cloudways adalah yang terbaik saat ini.

Harga

Tidak banyak perusahaan hosting yang mampu menjaga keseimbangan antara harga dan kualitas. Cloudways adalah salah satunya. Dibanding pesaingnya, biaya hosting di Cloudways lebih murah, meski bukan pilihan yang termurah.

Support

Support Cloudways cukup baik. Tetapi mereka belum menerapkan sistem conversation 100% via live chat. Ada keterbatasan-keterbatasan, seperti durasinya dibatasi hanya 20 menit saja.

Kunjungi www.Cloudways.Com (Gratis Trial 3 Hari)

Discount 30% selama 2 bulan dengan memasukkan kode promo: PHCW30

  • Support Anda membantu website ini terus berjalan! Saya menggunakan link affiliasi, dimana saya akan menerima komisi $65 dari pembelian hosting Cloudways Anda. 
  • Anda tidak akan dikenakan biaya tambahan, bahkan saya berhasil menegosiasikan harga yang lebih murah dengan menggunakan kode promo PHCW30 untuk potongan 30% selama 2 bulan untuk Anda.

Kelebihan Menggunakan Cloudways

Sebelum menulis review Cloudways ini, saya sudah mencoba Cloudways selama 2 bulan dan melakukan monitoring terhadap uptime, load time, response time & page load time, dan load impact Cloudways.

Tidak lupa juga saya menguji kualitas support nya.

Setelah meneliti semuanya, saya bisa menyimpulkan apa-apa saja yang menjadi kelebihan Cloudways berikut ini.

1. Cloudways Adalah Sebuah Platform Untuk Mengelola Cloud Hosting

Pertama dan yang perlu Anda ketahui, sebenarnya Cloudways bukanlah provider cloud hosting.

Mereka hanya menyediakan platform yang dapat Anda gunakan untuk mengelola cloud VPS hosting dari provider-provider tertentu yang telah mereka tetapkan.

Jadi, yang mereka tawarkan sebenarnya adalah pengelolaan server di dalam sebuah platform. Tetapi, berbeda dengan platform (mungkin lebih tepatnya cloud panel), seperti RunCloud, ServerPilot, GridPane, SpinupWP dan yang lainnya, dimana mereka mengharuskan Anda memiliki dua account:

  • Satu account provider cloud hosting (katakanlah Digital Ocean),
  • Satu account di cloud panel (katakanlah RunCloud)

Di Cloudways, karena mereka adalah sebuah platform, Anda hanya butuh sebuah account Cloudways saja. Inilah yang membedakan Cloudways dengan beberapa cloud panel yang saya sebutkan sebelumnya.

Ada lima provider cloud hosting yang dapat Anda pilih, diantaranya:

  • Digital Ocean: Salah satu pioneer dalam teknologi cloud hosting dan merupakan pilihan paling populer dan termurah dengan biaya mulai dari $10/bulan.
  • Vultr: Penyedia dengan hasil test performance terbaik. Biaya nya mulai dari $11/bulan.
  • Linode: Pilihan populer lainnya. Harga mulai dari $12/bulan.
  • Amazon Web Services (AWS): Siapa yang tidak tahu AWS? Infrastuktur cloud mereka dikelola dengan sangat baik, tetapi secara umum, biaya mereka adalah yang paling mahal. Mulai dari $36,51/bulan dan bandwidthnya (pada paket termurahnya) sangat terbatas (2GB) dibandingkan ketiga provider di atas.
  • Google Cloud Platform (GCP): Diklaim lebih baik dari AWS dengan biaya yang sedikit lebih murah. Mulai dari $33,30/bulan dan bandwidth (pada paket termurahnya) juga sangat terbatas (2GB).

Selain itu, Cloudways tidak hanya bekerja untuk website WordPress saja, tetapi juga bisa Anda gunakan untuk meng-hostingkan website Magento, Drupal, Prestashop, Joomla, website PHP (Laravel, Codeignitor, Slim, Moodle), dan lain-lain.

Itu artinya, Cloudways dapat Anda gunakan untuk segala platform, apapun kebutuhan Anda.

2. Control Panel yang Inovatif

Cloudways membuat custom control panel yang unik, berbeda dari provider lainnya.

Kesan pertama saya adalah, sejujurnya control panel buatan Cloudways terlihat agak technical, terutama untuk pemula yang baru datang dari shared hosting dan tidak pernah melihat control panel selain cPanel, DirectAdmin dan Plesk.

Maksud saya, control panelnya memang terlihat intuitif tapi mungkin lebih ditujukan kepada developer.

Jika Anda datang dari shared hosting, saya rasa Anda perlu beberapa waktu untuk mengenal semua fungsi yang ada hingga terbiasa menggunakannya.

Beberapa tampilan control panel nya dapat Anda lihat pada tab dibawah ini:

DEPLOY:

Jika Anda baru saja memulai. Halaman pertama yang Anda akan temui adalah halaman ‘Deploy Your Managed Application’. Sebagai permulaan, Anda perlu memilih aplikasi apa yang akan Anda instal, misalnya WordPress.  Setelah itu memilih provider, ukuran server dan lokasi server.

APPLICATION:

Ini adalah halaman ‘Application Management’. Di halaman ini, Anda bisa melakukan tugas harian, seperti melihat statistik website pada bagian monitoring, melakukan backup dan restore, mengaktifkan CloudwaysCDN, migrasi website, dan lain-lain.

SERVER:

Ini adalah halaman server management.

Anda bisa mengatur hal-hal yang berkaitan dengan server Anda, seperti mengatur security, backups, SMTP, downgrade/upgrade spesifikasi server, dan lain-lain.

PROJECTS:

Ini adalah halaman projects.

Dashboard Cloudways sangat ramah untuk para developer dengan adanya fitur ini.

Jika Anda memiliki banyak klien atau mungkin Anda memiliki banyak website, Anda bisa merapihkan nya dengan memberikan nama project, sebagai contoh: semua website test Cloudways saya masukkan dalam project: Penasihat Hosting.

TEAM:

Ini adalah halaman Team.

Di halaman ini, Anda dapat menambahkan anggota sehingga dapat berkolaborasi dalam team.

Bagusnya lagi, Anda dapat mengatur izin akses dari setiap anggota team Anda.

3. Harga yang Lebih Murah, Hanya Saja…

Saya tahu, biaya managed cloud hosting jauh lebih mahal daripada biaya di shared hosting.

Di shared hosting, umumnya Anda mengeluarkan uang kurang dari Rp 50.000/bulannya, tapi di managed cloud hosting, pilihan terendahnya adalah di sekitar Rp 150.000/bulan.

Mungkin biaya menjadi satu hal yang paling Anda pertimbangkan. Namun bagi Anda yang serius menjalankan bisnis online, ini adalah investasi terbaik.

Harga paket cloud hosting di Cloudways

Biaya terendah di Cloudways adalah $10/bulannya dengan pilihan provider cloud hosting Digital Ocean. Anda akan mendapatkan jumlah sumber daya sbb:

  • RAM 1GB
  • Processor 1 Core
  • Storage 25GB
  • Bandwidth 1TB

Dengan penawaran resources sebesar itu, saya rasa Anda bisa meng-host hingga 3-5 website dengan traffic low to medium.

Hanya saja… Setelah saya banding-bandingkan dengan pesaing Cloudways seperti RunCloud, harga Cloudways hanya lebih murah jika Anda berlangganan paket termurah nya saja.

4. Memliki Fitur-fitur yang Kaya

Tidak banyak perusahaan hosting yang mampu menjaga keseimbangan antara harga dan fungsionalitas. Cloudways adalah salah satunya.

Cloudways hadir dengan fitur-fitur yang kaya dan sangat dibutuhkan untuk menunjang aktifitas harian. Semua bisa dilakukan langsung dari control panel Cloudways.

Mulai dari:

1. Melihat Informasi Detail Akses Website/Aplikasi Anda

Seperti detail login WordPress Anda (Anda tidak perlu takut lupa atau data login aplikasi Anda terhapus), FTP, akses ke MySQL, dan lain-lain lengkap dalam satu halaman.

Halaman detail akses

2. Menambah/Add on Domain

Dengan fitur ini, Anda bisa menambahkan domain baru sehingga Anda bisa menginstall aplikasi atau website tambahan.

Menambahkan domain baru

3. Menambahkan aplikasi baru

Sebagai informasi, Anda dapat meng-host kan aplikasi sebanyak apapun selama resources server Anda cukup.

Anda juga bisa menambahkan dua aplikasi yang berbeda dalam satu server. Misalnya aplikasi yang satu adalah WordPress, yang lainnya Moodle.

Menambahkan aplikasi baru

4. Meng-install SSL gratis ataupun custom SSL dan mengatur nya supaya bisa di perpanjang secara otomatis

install SSL gratis

5. Melakukan backup dan restore dengan hanya 1x klik.

Anda tidak perlu menginstal plugin hanya untuk kebutuhan backup di website Anda.

Cloudways akan mem-backup data website Anda setiap hari dan menyimpan data backup nya selama 10 hari.

Anda juga bisa melakukan backup secara manual.

Sayangnya, backup ini berbayar $1/website/bulan (saya akan membahasnya lebih detail pada bagian kekurangan nantinya).

restore dan backup

6. Menambah atau meningkatkan ukuran server

Ketika website Anda tumbuh besar dan ukuran server Anda saat ini tidak lagi cukup untuk meng-handle kebutuhan website Anda, maka Anda perlu menambah ukurannya dengan melakukan vertical scaling.

Di Cloudways, Anda bisa melakukannya dengan mudah hanya dengan 1x klik.

Digital Ocean, Vultr dan Linode hanya bisa melakukan upgrade, sementara AWS dan GCP menawarkan opsi untuk bisa melakukan upgrade dan downgrade.

upgrade paket

7. Fitur staging/clone website untuk kebutuhan pengembangan

Anda juga bisa membuat website clone atau website staging dengan hanya 1x klik di Cloudways.

Cloudways bahkan terus melakukan improvment terhadap fitur ini, baru-baru ini mereka melakukan upgrade fitur staging nya ke versi 2.0.

Ini adalah ‘staging management’ dimana Anda bisa melakukan:

  • PUSH = Mendorong perubahan yang Anda lakukan dari website staging ke website ‘live’ Anda.
  • PULL = Mendorong perubahan pada website live ke staging
  • DEPLOYMENT LOGS = Melihat log push dan pull yang sudah Anda lakukan
Staging management

8. Updated: Cloudways telah menambah satu fitur baru dalam platformnya, dimana Anda dapat memulihkan (recover) baik server atau aplikasi yang telah Anda hapus.

Menurut saya, ini adalah fitur yang menjadi poin lebihnya Cloudways, karena cloud panel atau platform lain belum punya fitur ini.

Mungkin lebih tepatnya hanya sebuah platfrom yang bisa membuat fitur ini.

Jika Anda secara tidak sengaja menghapus aplikasi atau bahkan server di Cloudways, Anda bisa memulihkannya.

Cloudways akan menyimpan server dan aplikasi yang telah Anda hapus selama 15 hari.

Fitur ini sangat menghemat waktu, karena Anda tidak perlu meminta bantuan ke team support Cloudways yang biasanya memakan waktu 8 hingga 24 jam.

Recover aplication on Cloudways

Dan masih banyak lagi. Saya tidak mungkin menyebutkan semua fitur Cloudways dalam review ini. Anda bisa meng-explore semuanya nanti ketika sudah mendaftar.

Namun, pastikan Anda mengetahui perbedaan server dan aplikasi. Biasanya untuk pemula sulit membedakan fungsi keduanya.

servers dan applications

Keduanya memang memiliki entitas yang berbeda, dimana di applications Anda bisa melakukan tugas-tugas yang langsung berhubungan dengan aplikasi/website (misalnya WordPress) Anda, seperti backup, restore, install CDN, SSL, FTP, dan lain-lain, sedangkan di servers adalah tentang pengaturan server secara umum.

5. Memiliki Performance yang Sangat Mengesankan

Untuk mengetahui seberapa baik performance Cloudways, saya melakukan penelitian selama dua bulan penuh sejak bulan November 2019 – Desember 2019.

Saya akan membandingkan performance dari tiga provider cloud termurah di Cloudways:

Digital Ocean: $10/bulan
Vultr:  $11/bulan
Linode:  $12/bulan
Terinstall: Cloudways CDN (untuk file-file statis) dan Brezee Caching Plugin (Bawaan Cloudways)

Website test diatas saya install WordPress dengan pengaturan default.

Kemudian, saya monitoring response time dan uptime nya menggunakan Pingdom.com. Terakhir, saya uji ketahanan server nya menggunakan Load Impact.

AWS dan GCP di Cloudways

Oia, mohon dicatat bahwa dalam pengujian ini saya tidak memasukkan Amazon Web Services (AWS) dan Google Cloud Platform (GCP) dalam pengujian.

  • Pertama, sejujurnya budget saya terbatas, biaya AWS dan GCP jauh lebih mahal.
  • Kedua, saya meyakini bahwa performance nya tidak akan jauh berbeda jika dibandingkan ketiga provider yang saya uji.
  • Ketiga, saya percaya bahwa Anda belum membutuhkan hosting dengan biaya yang mahal. Jika Anda mengatahui bahwa biaya hosting di AWS dan GCP berbeda-beda tergantung lokasi servernya. Server Singapore di AWS adalah mulai dari $46.93/bulan, sedangkan di Google Cloud mulai dari $40.94 (jauh lebih mahal dari biaya server di US).Kecuali Anda tahu alasan Anda perlu menggunakan AWS dan GCP…
  • Keempat, jika Anda memiliki budget lebih dan Anda adalah pengguna WordPress, saya yakin Anda lebih memilih KINSTA.

Namun, mengapa Anda memilih Cloudways?

Karena biaya nya lebih terjangkau dan memiliki performance yang tidak kalah dengan Managed WordPress Hosting seperti Kinsta dan WP Engine.

Jadi, saya sudah merangkum hasil penelitian performance Cloudways dalam tabel dibawah ini:

logo cloudways

Digital Ocean

Vultr

Linode

Harga

Mulai dari $10/bulan

Mulai dari $11/bulan

Mulai dari $12/bulan

Average Uptime

99,99%

 100%

 100%

Avg. Response Times

0,616 detik

0,788 detik

0,677 detik

Load Impact (Avg. response times)

0,06 detik

0,04 detik

0,09 detik

Saya akan jelaskan satu per satu, mulai dari:

1. Rata-rata uptime yang sangat mengesankan, nyaris sempurna!

Ketiga provider mencatatkan waktu uptime yang nyaris sempurna.

DIGITAL OCEAN:

Selama dua bulan pengujian, server Digital Ocean hanya mengalami downtime selama 7 menit. 

Cloudways-Digital-Ocean-Uptime-Test

VULTR:

Sedangkan Vultr dan Linode bahkan tidak pernah mengalami downtime (100% uptime).

VULTR

LINODE:

Sedangkan Vultr dan Linode bahkan tidak pernah mengalami downtime (100% uptime).

LINODE

Namun, saya tidak bisa menjamin bahwa uptime Vultr dan Linode akan terus sempurna 100%, karena bahkan perusahaan sebesar Google, Amazon dan Ebay saja pernah mengalami downtime.

2. Rata-rata response server yang sangat cepat

Selain rata-rata uptime nya yang bagus, waktu response server ketiga provider juga sangat bagus.

logo cloudways

Digital Ocean

Vultr

Linode

Avg. Response Times

0,616 detik

0,788 detik

0,677 detik

Data detail nya dari bulan ke bulan:

DIGITAL OCEAN:

Data-monitoring-Cloudways-Digital-Ocean

VULTR:

Sedangkan Vultr dan Linode bahkan tidak pernah mengalami downtime (100% uptime).

Data-monitoring-Cloudways-Vultr

LINODE:

Sedangkan Vultr dan Linode bahkan tidak pernah mengalami downtime (100% uptime).

Data-Monitoring-Cloudways-Linode

Performa Cloudways mengesankan, tapi bagaimana jika dibandingkan dengan RunCloud dan SpinupWP?

Berdasarkan pengujian saya (mulai dari yang tercepat): SpinupWP > Cloudways > RunCloud.

SpinupWP adalah yang tercepat karena memang didesain dan dioptimalkan untuk WordPress.

3. Berhasil meng-handle 200 virtual user tanpa ada masalah

Server dengan uptime yang stabil dan cepat saja tidak cukup, Anda membutuhkan server yang juga tahan banting, yang bisa meng-handle ratusan pengunjung yang datang.

Anda tidak pernah tahu kapan, mungkin ada salah satu artikel Anda yang tiba-tiba viral sehingga menyebabkan traffic menjadi sangat ramai pada waktu yang bersamaan.

Nah, untuk menguji seberapa baik ketiga provider cloud hosting ini mampu meng-handle traffic yang ramai, saya melakukan pengujian Load Impact dengan mengirimkan 200 virtual user untuk menjelajahi website test dalam durasi 10 menit.

Hasilnya?

Sangat bagus. Ketiga provider sama sekali tidak kesulitan menyelesaikan test ini.

DIGITAL OCEAN:

Load-Impact-Digital-Ocean-Cloudways

VULTR:

Sedangkan Vultr dan Linode bahkan tidak pernah mengalami downtime (100% uptime).

Load-Impact-Test-Cloudways-Vultr

LINODE:

Sedangkan Vultr dan Linode bahkan tidak pernah mengalami downtime (100% uptime).

Load-Impact-Test-Cloudways-Linode

Agar lebih mudah dimengerti, saya rangkum hasil nya dalam tabel dibawah ini:

logo cloudways

Digital Ocean

Vultr

Linode

Minimun Response Times(rendah lebih baik)

3ms

4ms

3ms

Maximun response Times(Rendah Lebih Baik)

26ms

24ms

801ms

Request handled(Tinggi lebih baik)

149171

221572

160446

Average Request Rate(Tinggi lebih baik)

249 request/second

370 request/second

268 request/second

Sampai disini, saya berkesimpulan bahwa ketiga provider, baik Digital Ocean, Vultr dan Linode memiliki kualitas yang tidak jauh berbeda.

Mereka memiliki kestabilan server yang bagus. Kecepatan server nya juga cepat dan mampu meng-handle 200 virtual user secara bersamaan.

Tapi, di antara ketiganya, sejauh ini Vultr mencatatkan hasil test performance terbaik. Disusul Digital Ocean, kemudian Linode.

6. Dapat Menambahkan Anggota Ke Dalam Team

Jika Anda bekerja secara team, Anda akan menyukai fitur yang satu ini.

Cloudways memudahkan Anda untuk menambah anggota a ke dalam team Anda. Mereka bisa mengakses account Cloudways Anda dan Anda bisa memberikan izin akses untuk tiap-tiap anggota.

Misalnya:

  • Billing Access: Hanya bisa mengakses fungsi-fungsi yang berhubungan dengan billing
  • Support Access: Akan memberikan akses dimana anggota team dapat membuat atau mengelola tiket support
  • Console Access: Anda bisa memberikan akses penuh kepada anggota team atau memberikan akses terbatas hanya pada server atau aplikasi tertentu saja.

Bagusnya, fitur ini bisa Anda nikmati apapun paket yang Anda ambil. Fitur ini juga merupakan poin plus, karena banyak provider lain yang tidak memiliki fitur ini atau justru mengharuskan Anda untuk mengambil paket yang lebih mahal agar mendapatkan fitur team member ini.

Team members on Cloudways

7. Gratis Trial Hosting 3 Hari dan Gratis Migrasi Hosting

Jika Anda ingin mencoba-coba Cloudways terlebih dahulu, Anda bisa mendaftar tanpa perlu membayar dengan memanfaatkan trial selama 3 hari.

Jika Anda merasa puas, Anda bisa upgrade account Anda dari trial ke full setelah nya.

Dan kabar baiknya, Cloudways juga menawarkan migrasi dari hosting lama Anda ke Cloudways secara gratis untuk satu website.

pricing-new-migrations-img

8. Sistem Pembayarannya Pay As You Go Service 

Cloudways menganut sistem pembayaran Pay As You Go Service, yang artinya Anda hanya membayar untuk sumber daya yang Anda gunakan saja.

Tidak ada kontrak yang mengikat dimana Anda harus berlangganan secara bulanan ataupun tahunan. Dengan kata lain Anda dapat berhenti kapan saja Anda mau. No worries!

metode pembayaran di Cloudways

Bagaimana dengan metode pembayarannya?

Untungnya, Cloudways menerima metode pembayaran via PayPal.

Selain itu, mereka juga menerima pembayaran via prepaid card, seperti Neteller dan Payoneer (kartu yang saya gunakan untuk pembayaran online).

Akan tetapi, perlu dicatat bahwa Anda membutuhkan kartu Debit MasterCard/Visa untuk verifikasi account di Cloudways. 

Saya tidak tahu apakah kartu debet bank lokal bisa digunakan untuk verifikasi account di Cloudways, tetapi Anda bisa menggunakan Virtual Credit Card (VCC) seperti Payoneer dan Neteller.

Kekurangan Menggunakan Cloudways

Setidaknya ada beberapa kekurangan yang perlu Anda perhatikan sebelum memutuskan apakah Cloudways adalah pilihan yang tepat untuk Anda.

1. Cloudways Memiliki Support yang Baik, Sayangnya Memiliki Keterbatasan-Keterbatasan

Cloudways menyediakan support via ticket dan live chat 24/7/365.

4 Support Cloudways

Dimana live chat dapat Anda gunakan untuk meminta bantuan yang tidak membutuhkan inspeksi yang detail. Saya kira permasalahan seperti: masalah pada SSL, masalah pada backup, install CDN, Add on, dan semacamnya saja.

Sedangkan jika Anda membutuhkan bantuan yang membutuhkan inspeksi yang dalam, maka Anda bisa menggunakan tiket.

Berdasarkan pengujian saya, response support via live chat nya sangat cepat. Sayangnya, support (gratis) dari Cloudways ini memiliki keterbatasan-keterbatasan, seperti:

  1. Durasi live chat dibatasi hanya 20 menit saja, sedangkan waktu response tiket adalah 3 jam.
  2. Support via live chat mungkin tidak langsung ditangani oleh seorang agent, melainkan akan dimulai dari robot/bot terlebih dahulu.
  3. Support gratis nya (standard support) hanya untuk hal-hal yang berhubungan dengan platform saja, seperti install SSL, menambahkan server/aplikasi, backups, cloning server dan lain-lain. Jadi, saya tidak bisa merekomendasikan nya untuk semua orang.
  4. Adapun jika Anda membutuhkan support yang berhubungan dengan aplikasi Anda, misalnya error pada website WordPress, maka mereka tidak akan langsung membantu, tetapi hanya akan memandu Anda bagaimana caranya memecahkan masalah Anda, tetapi Anda sendiri yang mengotak-ngatiknya.

Karena keterbatasan-keterbatasan diatas itulah, saya tidak bisa merekomendasikan Cloudways untuk semua pengguna.

Scope support Cloudways

2. CloudwaysCDN berbayar $1/25GB

Cloudways memiliki fitur CDN sendiri yang dinamakan CloudwaysCDN.

CloudwaysCDN berbeda dengan CDN seperti Cloudflare, karena CloudwaysCDN hanya akan meng-host file-file website yang bersifat statis saja, seperti CSS, JS dan gambar, sehingga IP website Anda tidak akan berubah.

CDN ini bisa mempercepat load time website Anda.

Sayangnya, berbeda dengan pesaingnya seperti Kinsta dan WPX Hosting yang meng-gratis kan layanan CDN nya, Anda justru diharuskan membayar sebesar $1/25GB untuk mengaktifkan CloudwaysCDN.

instal CDN

3. Fitur Backup Otomatis Cloudways Tidak Gratis. Anda Harus Bayar $0,033/GB per Backup

Cloudways menggunakan off-site backup dimana file website Anda akan di backup di jaringan penyimpanan eksternal, yang berbeda dengan jaringan penyimpanan website Anda.

Tetapi, off-site backup ini dikenakan biaya, yaitu $0,033/GB.

Dan hal lain yang perlu Anda ketahui adalah mereka membulatkan nominal charge backup nya ke kelipatan $0,5. Misalnya, biaya backup Anda bulan ini adalah $1,22, maka akan dibulatkan menjadi $1,5, dst…

Backup fee Cloudways

4. Tidak Mendapatkan Root Access

Clouways adalah sebuah platform, semua server dikelola oleh pusat sehingga saling terkoneksi sama lain.

Jadi, semua pengguna tidak mungkin punya akses ke root server, karena tidak ada jaminan mungkin saja ada pengguna yang merusak tools tertentu yang merupakan inti dari platform Cloudways.

5. Cloudways Tidak Menjual Domain

Cloudways tidak menjual domain.

Jadi, Anda perlu membeli domain di tempat lain, seperti Namecheap, GoDaddy atau bisa juga melalui provider lokal.

6. Tidak ada Email Hosting

Jika sebelumnya Anda menggunakan email hosting dari webmail di cPanel (shared hosting), Anda tidak akan menemukan yang serupa di Cloudways.

Sebagai gantinya, Cloudways menyediakan layanan email dari pihak ketiga. Bentuknya sebagai add on, jadi berbayar dan sifatnya opsional.

Untuk transactional email bisa menggunakan Elastic, sedangkan mailbox menggunakan Rackspace dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan layanan email lainnya, yaitu hanya $1/account.

layanan email di Cloudways

Kesimpulan: Apakah Saya Merekomendasikan Cloudways?

Saya merekomendasikan Cloudways, tapi tidak untuk semua model pengguna.

Agar memudahkan Anda dalam pengambilan keputusan, saya mencoba merinci beberapa model pengguna yang mungkin cocok menggunakan Cloudways:

  • Jika Anda pemula, sebelumnya dari shared hosting, mengerti menggunakan cPanel, maka RunCloud cocok untuk Anda.
  • Jika Anda seorang Google Expert (terbiasa mencari masalah Anda sendiri atau minimal bisa mengikuti panduan yang diberikan oleh staf support Cloudways terhadap masalah teknis pada website Anda), Cloudways cocok untuk Anda.
  • Jika Anda hanya ingin meng-hostingkan satu atau beberapa website dengan traffic low to medium, menginginkan harga managed cloud VPS hosting termurah, maka paket Cloudways + Digital Ocean seharga $10 (atau $11 dengan Premium AMD) adalah pilihan yang tepat untuk Anda
  • Jika sebelumnya Anda menggunakan SiteGround, Cloudways adalah alternatif terbaiknya.
  • Jika sebelumnya Anda menggunakan premium managed WordPress hosting seperti Kinsta dan WP Engine atau beberapa pilihan managed cloud hosting lokal, dan menginginkan harga yang lebih murah, tetapi dengan performance yang tidak kalah atau bahkan lebih baik, maka Cloudways cocok untuk Anda.
  • Alternatif terbaik untuk Anda yang tidak mau menggunakan cloud panel seperti RunCloud, SpinupWP, ServerPilot, dan lain-lain, karena ribet mengurus dua account.

Dan saya tidak bisa merekomendasikan Cloudways untuk beberapa model pengguna berikut:

  • Jika Anda total-newbie, baru datang dari shared hosting, tidak mengerti cPanel atau website, maka Cloudways tidak cocok untuk Anda.
  • Cloudways tidak memberikan root access, jadi untuk system experts yang gemar mengotak-ngatik konfigurasi pada server, Cloudways tidak akan cocok untuk Anda. Alternatifnya? Coba Runcloud.
  • Jika Anda adalah agency yang mengelola banyak website, maka Cloudways bukanlah pilihan yang tepat, karena harganya mahal untuk pengelolaan banyak website. Saya lebih merekomendasikan RunCloud untuk agency.

Untuk mengulang kembali apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan Cloudways:

Kelebihan:

  • Harga yang lebih terjangkau (mulai dari $10/bulan nya) dari managed cloud hosting lainnya
  • Menerima pembayaran via PayPal dan prepaid card seperti Payooner
  • Sitem pembayaran Pay As You Go service –  Anda hanya perlu membayar apa (resources/sumber daya) yang Anda gunakan saja
  • Cloudways tersedia untuk hampir semua platform (tidak hanya WordPress)
  • Performance yang baik di semua provider (rata-rata uptime stabil 99,98% – 100%)
  • Tidak ada peningkatan waktu response atau error terjadi pada test load impact dengan 200 pengunjung secara bersamaan
  • Support yang baik
  • Security yang baik
  • Adanya fitur team member dimana Anda bisa menambahkan anggota ke dalam team Anda (tersedia apapun paket yang Anda ambil)
  • Backup dan restore hanya 1x click. Anda juga bisa melakukan manual backup (backup dilakukan setiap hari dan tersimpan hingga 10 hari kebelakang)
  • Gratis SSL yang bisa di aktifkan hanya dengan 1x klik
  • Gratis migrasi dari hosting lama ke Cloudways
  • Gratis trial hosting selama 3 hari

Kekurangan:

  • Dashboard nya mungkin kurang friendly buat pemula.
  • Tidak menjual domain, jadi Anda perlu membeli domain di tempat terpisah
  • Tidak ada email hosting, Anda perlu berlangganan add on email dengan biaya $1/account
  • Cloudways CDN berbayar $1/25GB
  • Cloudways men-charge backup sebesar $0,033/GB per backup dan membulatkan nominalnya ke $0,5 jika tagihan backup di akhir bulan kurang dari $2. Artinya, jika tagihan backup Anda $0,033, maka dibulatkan menjadi $0,5. Begitupun bila $1,22, maka menjadi $1,5.
  • Supportnya mungkin tidak langsung ditangani oleh agent, tetapi dimulai dari robot. Dan setelah beberapa kali mencoba support nya, saya merasa kualitas support dari Agent nya bervariasi.

Tinggalkan Komentar

128 Komentar

  1. Halo, Mas Randika,

    Saya Syafik yang dulu pernah minta panduan migrasi ke Cloudways via email. Maaf, Mas, saya mau tanya lagi soal pengaturan server di Cloudways, khususnya soal Basic Settings dan Advanced Settings.

    Soal pengaturannya, sebaiknya diisi default seperti dipanduan artikel di bawah ini atau ada pengaturan yang lebih baik? Untuk ukuran server yang saya pakai 1GB RAM, Vultr, $13/mo.

    https://support.cloudways.com/en/articles/5120689-how-to-manage-your-server-settings

    Sebelumnya, terima kasih banyak, ya, Mas Randika.

    Salam,

    Syafik

    Reply
      • Halo, Mas Randika,

        Maksudnya diisi default atau bisa diisi dengan value apapun selama tidak melebihi angka yang direkomendasikan, ya, Mas?

        Sebagai contoh, pada pengaturan Basic, jika value default upload sizenya 100 MB dan rekomendasinya kurang dari 512 MB, sebaiknya valuenya tetap 100 MB atau value apapun asalkan kurang dari 512 MB, mungkin 500 MB, 505, MB, atau 510 MB?

        Terima kasih banyak sebelumnya.

    • Saya ada rencana mau review unmanaged hosting, seperti DO, Vultr, UpCloud dan Linode, lengkap dalam satu artikel. Tapi tidak dalam waktu dekat ini.

      Reply
  2. Ini kenapa mas kinsta sama cloudways jadi ga direkomendasikan lagi? padahal mau balik lagi kesana hehe. Sekarang domain posisi di domainesia itu dari dlu bagus sih, cuma kesini sini respon time nya naik terus (Response Time last 24 hours (1141.31ms av.) )

    Dulu mah respon time nya cuma 500ms an kalo gasalah dan berasa juga di websitenya jadi lambat, untung kebantu sama cloudflare jadi masih cepet front end nya, tapi yaitu masih kurang puas tadi nya mau CBLK ke cloudways hehe

    Kyanya nanti rekomenasi pindah ke runcloud yah ?:D

    Reply
    • Pertama, karena datanya sudah lama tidak diupdate. Saya mesti test ulang performnance keduanya.
      Ada beberapa pilihan lain sebenarnya yang lebih bagus dan lebih murah, seperti Closte (dari research saya, mereka 15% lebih cepat dari Kinsta dan jauh jauh lebih murah dari Kinsta) dan RunCloud (pilihan yang lebih baik dari CloudWays).
      Itu maksudnya kecepatan DNS di DomaiNesia?

      Reply
    • Ditunggu saja penjelasan lebih detailnya.
      Eh, ini mbak Nayla atau neng Elma Gracia? Hehehe..

      Secara singkat, CloudWays bagus, tapi saya hanya bisa merekomendasikannya untuk paket termurahnya saja, yang $10. Lebih dari itu, berdasarkan penelitian saya update September ini, tidak worth it. Mahal dan speed nya tidak sebanding dengan harganya. Artinya, ada pilihan yang jauh lebih murah, tapi dengan kecepatan yang lebih kenceng.

      Saya akan update lebih detail segera.

      Reply
      • Waduh, padahal baru migrasi dan mau menjadikan Cloudways sebagai pondasi untuk proses scaling.

        Ditunggu ceritanya, mas. Juga alternatif yang bisa jadi pertimbangan.

      • Pak Willya, kapan update yang cloudways ini? menarik juga kalo ada yang lebih murah dan lebih cepet…tapi managed cloud juga kan?

      • Prioritas saya berubah. Tadinya mau update review ini di bulan Februari lalu, tapi saya lagi benar-benar keteteran dan belum sampai ke to-do list update review Cloudways. Semoga di bulan Maret saya bisa update….

        Secara singkat, saya hanya merekomendasikan Cloudways untuk paket termurahnya saja. Atau pilih RunCloud -> Ini cloud panel VPS terbaik yang pernah saya gunakan selama ini. Runcloud sudah banyak improvment beberapa bulan lalu dan secara kecepatan, baik mau pakai Nginx atau OLS, sama-sama bagus dan bisa lebih cepat dari Cloudways.

      • Saya ada 2 website, selama ini gunakan cloudways bayar $14 per bulan (berikut backup). Apakah worth it untuk ke runcloud pak?

        Oh ya, mereka migrate website hanya free untuk 1 website pertama saja kalau saya lihat.

  3. bg
    kenapa saya error saa menghubungkan domain dari niagahoster ke cloudways ya? Katanya “Situs ini tidak dapat dijangkau”
    Mohon bantuannya

    Reply
  4. Sorry to be out of your review, but still in touch with cloudways.

    I am affiliated with cloudways affiliate, I want to ask, what is the difference between affiliate link and promo code. ?

    Is it when the customer I refer only enters the promo code without coming to Cloudways with an affiliate link from me, will it count as my referral?

    Are the two really different?

    help me i’m confused looking for the truth i’m just trying to affiliate. new person. thank you.

    Reply
    • Basically, the two are the same.

      If someone uses your referral link or uses your coupon code without using your referral link, it will be counted as your referral.

      The difference is only in the purpose, where the promo code is used so that the person you refer can get a special discount using your promo code.

      I suggest you inquire about this or anything else directly to your affiliate manager.

      Reply
  5. Untuk masalah migrasi mas ya.

    Di manajemen domain apakah yg arahkahkan hanya DNS saja, Nameservernya ga perlu mas ?

    Kemudian ini yg penting mas, setelah semuanya sudah sukses migrasi, apakah sebaiknya data di hosting lama dihapus atau di uninstall atau dibiarkan saja ?

    Makasih mas.

    Reply
    • Iya DNS A Record nya saja yang dihubungkan ke IP server nya.
      Data di hosting lama terserah saja, mau di hapus atau tidak, tidak ada ngaruhnya, kok. Yang penting di backup saja.

      Reply
  6. Begini mas, kan biaya back up nya ada pembulatan, katakanlah $0,5. Itu pembulatannya untuk 1 server atau 1 aplikasi.

    Contoh :

    aplikasi A 1GB berarti dibulatkan jadi $0.5. Aplikasi B 1GB juga berarti $0.5 juga. Jadi satu server $1.

    Atau 2GB langsung 0.033×2 = 0.066 atau dibulatkan akan jadi $0.5, jd satu server tidak $1, hanya $0.5.

    Kemudian untuk masalah CDN, menurut mas blog yg dihost di server singapura perlu CDN ga untuk blog biasa aja (visitor indo). (dalam hal ini diluar CDN cloudways tetapi seperti cloudflare).

    Terima kasih mas.

    Reply
    • Saya engga tahu. Saya cari tahu dulu ya.
      Nanti akan saya update lagi jawabannya melalui kolom komentar ini ya.

      Seperti Cloudflare berarti Full CDN ya? Bukan hanya static files nya saja yang di CDN?

      Reply
      • Baik mas saya tunggu update jawabannya, soalnya saya penasaran dengan biayanya mas.

        Iya mas full CDN, apakah menurut mas disarankan atau tidak ?
        Saya juga bingung soal CDN ini, banyak yg bilang wajib, banyak juga yg bilang tidak perlu atau malah bikin blog lelet., jadi saya tanya penasihatnya langsung saja, soalnya tips dari mas saya terapkan semua diblog 100% terbukti benar.

      • Okay, sudah saya tanyakan. Jadi, hitungannya per server, bukan per aplikasi. Saya juga baru sadar setelah lihat invoice ternyata memang di charge nya per server.

        Siapa yang bilang tidak perlu dan malah bikin lelet? Pakai CDN apa yang malah bikin lelet?
        Justru pakai CDN bisa bikin load time website lebih cepet. Saya pakai CDN di semua blog saya, termasuk Penasihat Hosting, tapi tidak Full CDN, hanya untuk file-file statis nya saja (CSS, JS dan gambar).
        Pakai CDN banyak benefitnya, diantaranya:
        – Bisa mengurangi atau mempercepat load time website -> Speed / Faktor SEO
        – Bisa menghemat bandwidth

      • Jadi mending langsung saja ya pasang CDN d cloudways nya mas ?

        Klo boleh tau mas pakai CDN apa, apa CDN yg dipakai mas sama jenisnya kaya yg disediakan cloudways ?

      • Iya, CloudwaysCDN udah bagus dan murah kok.
        Kalau saya, karena pakai Google Cloud, jadi sekalian pake Google Cloud CDN nya. Tapi Google Cloud CDN hanya bisa digunakan jika pakai Google Cloud saja.

  7. Salam mas, terima kasih bahasan mas sangat membantu.
    Ada beberapa pertanyaan :

    1. CloudwaysCDN berbayar $1/25GB untuk satu website ?

    2. Kemudian apa bisa kita back up manual tanpa bayar back up yg otomatis ?

    Ngomong2 Theme Thrive nya keren, saya sempat naksir sama theme ini, tapi mahal perbulannya hehe.

    Makasih mas.

    Reply
    • 1. Betul untuk satu website
      2. Sayangnya tidak bisa, sudah tersistem dan tidak bisa di disable itu backup nya.

      Saya termasuk yang beruntung beli Thrive Theme (Builder) ini sejak hari pertama launching. Waktu itu masih bisa dibeli secara individual dengan lifetime updates dan 1 year support, tanpa harus subscribe atau jadi member Thrive.

      Kenapa tidak coba GeneratePress + GenerateBlocks? lebih cepet dan lebih murah dan bisa dikustomisasi sesuai keinginan seperti Thrive Theme Builder juga kok, mbak.

      Reply
      • Tp untuk CDN ada opsi disable kan mas tidak seperti back up nya ?

        Iya mas saya udah 5 bulan ini pake GeneratePress, semua blog saya pake GP, tp tetep masih seneng liat Thrive hehe..

        Oh iya mas untuk yg d review Runcloud mas bilang gini :

        RunCloud hanya lebih mahal jika Anda mengelola satu website saja atau memilih paket Basic.

        RunCloud akan lebih murah dari CloudWays jika Anda mengelola banyak website.

        Tapi kan mas mereka sama2 bisa multiple aplikasi, kenapa bisa lebih murah runcloud mas ?

        Maaf mas saya banyak tanya soalnya blog saya ada 10, mau migrasi semua antara ke Cloudways atau ke Runcloud, jd nanya tentang masalah lebih murah lebih mahalnya hehe.

      • Iya, CDN nya optional kok.

        Pertanyaan bagus. Mungkin bahasa saya agak berbelit ya, tapi intinya, CloudWays hanya lebih murah jika ambil paket termurah nya saja, yang $10/bulan (dengan Digital Ocean). Lebih dari itu (atau paket diatasnya), pasti RunCloud lebih murah. Coba deh mbak simulasikan sendiri biaya nya.

      • Oh seperti itu ya mas hehe, kirain emng ada pembatasan di cloudways untuk maksimum site dipaket termurah.

        Makasih banyak ya mas, saya mantap pakai cloudways saja.

      • Iya mas kalau asumsinya gitu saya paham sih apa yang katakan di review runcloud.

        Emng klo 10 blog d cloudways bisa berkali2 lipat harganya mengingat resource yg tidak memungkinkan dipaket termurah, cuma saya ragu ke runcloud mas, takutnya tidak bisa saya pahami, beda dengan cloudways yg cuma baca review mas tanpa mencoba saya sudah dapat gambaran banyak, Belum lagi 2 akun nya itu loh klo di runcloud.

      • Mungkin engga jauh2 dari pilihan paket berikut (dengan harga termurah):
        RunCloud Basic + Digital Ocean Basic RAM 2 GB / CPU 2 Core. Total nya jadi $8 + $15 = $23, atau
        RunCloud Basic + Digital Ocean 4 GB / CPU 2 Core. Total nya $8 + $20 = $28
        Atau
        CloudWays 4 GB / 2 Core seharga $42 (Paket RAM 2 GB / CPU 2 Core belum available di CloudWays)

        Saran saya kalau budget menjadi pertimbangan utamanya, mbak bisa coba trial RunCloud selama 5 hari terlebih dahulu. Pindahkan salah satu blog mbak kesana dan lihat apakah mbak cocok menggunakannya atau tidak. Jika 5 hari dirasa kurang, bisa request untuk di extend masa trialnya via ticket. Dan ini semua gratis alias tanpa biaya, karena Digital Ocean juga menawarkan free credit selama 2 bulan seharga $100 untuk pelanggan baru.

      • Mas ada yg masih menjadi pertanyaan, untuk CDN Cloudways itu 1 dolar untuk 25GB, berarti kita tidak membayar bulanan kan selama yg 25GB masih mencukupi ?

  8. Assalamualaikum mas Willy.

    Sebelumnya terima kasih banyak atas setiap reviewnya, sangat membatu sekali buat kami yang lagi pilih2 rumah hehe.

    Oh iya mas, rencananya saya mau migrasi dari shared hosting ke runcloud, tetapi runcloud ternyata setelah baca review ini saya jadi lebih tertarik di cloudways, soalnya simple hanya satu akun.

    Saya rencannya mau pakai yg vultr.

    Yg jadi pertanyaan :

    1. Lokasi server, saya mempunyai dua blog yg cukup ramai mas, blog nya bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, masing2 mempunyai server berbeda di shared hosting, server ID dan juga US karena alasan lokasi. Tetapi saya tidak mungkin memisahkan server kalau saya migrasi ke vultr karena alasan biaya yg akan lebih besar mas. Nah saran mas willy lebih baik untuk 2 blog yg beda target audiens itu lebih baik pakai sever dilokasi mana mas agar keduanya stabil dalam hal kecepatan ?

    2. Paket ideal, blog saya keduanya cukup ramai mas, yg ID hampir mencapai 5000 VU/day dan yg US cuma 1000VU/day, idealnya saya ambil paket mana mas ya agar tidak keteteran ? Dengan asumsi bisa upgrade jika semakin membeludak.

    Itu saja mas, terima kasih banyak. Sukses selalu.

    Reply
    • Wa’alaykumsalam mas Imam,

      1. Saran terbaik saya dipisahkan servernya. Kalau tetap mau di gabung, menurut saya sebaiknya ngalah salah satunya. Tapi, biar lebih mantep, coba deh mas research pengaruh ke SEO nya, karena itu yang paling penting kan? 🙂
      2. Kalau server digabung, sebaiknya dimulai dari paket Vultr yang $26 saja.

      Sukses selau juga buat masnya.

      Reply
      • Terima kasih mas jawabannya, saya akan pertimbangkan.

        Oh iya mas kalau masalah migrasi website nya gimana ya mas ?

        Kan yg pertama bisa gratis ya, terus kalau website keduanya bisa lewat plugin yang ada di worpdress.

        Apa itu ada biayanya atau maksudnya website yang pertama dibantu migrasinya, kalau yg pakai plugin tidak d bantu, tapi kita sendiri yg melakukan.

        Atau memang yg kedua migrasinya harus bayar ?

      • Mereka menawarkan gratis hanya untuk website pertama saja. Adapun website kedua harus bayar atau mas bisa migrasi sendiri. Saya sudah buatkan tutorialnya diatas dan sebenarnya engga sulit kok karena menggunaka plugin. Nanti dalam proses migrasinya, kalau ada kendala bisa tanyakan ke saya lewat kolom komentar ini atau via email boleh juga.

      • Akhirnya saya memutuskan untuk menjadi bagian dari cloudways, tinggal menunggu verifikasi manual dari cloudways, Alhamdulillah saya tidak lupa pasang kode PHCW30 juga sebagai tanda terima kasih saya diberikan jalan keluar untuk segala permasalahan tentang hosting saya.

        Semoga semua blog dan juga website saya berhasil migrasi tanpa hambatan. aamiin.

        Sukses terus mas,

      • Terima kasih banyak mas. Saya apresiasi sekali karena sudah support Penasihat Hosting dengan menggunakan kode kupon kami. Sukses juga buat mas nya! Kalau ada kendala boleh email atau kirim pertanyaan melalui kolom komentar ini lagi.

  9. Mas Willya,
    Apakah layanan manage vps di cloudways bisa digunakan juga untuk email hosting/smtp. Yang saya baca dari bebrapa forum, kebanyakan provider memblokir port 25 dan 587.
    Sebelumnya Terima Kasih mas, sangat lengkap dan bermanfaat artikelnya.

    Reply
    • Saya belum pernah coba mas, tapi kayaknya ndak bisa.
      Kenapa tidak coba layanan yang memang spesialis di bidang email hosting, seperti G Suite, Rackspace, etc..?

      Reply
  10. halo mas Willya,

    Mantap mas reviewnya, saat ini sy uda pakai cloudways dr akhir thn 2020 kmrn, sampai ssaat ini puas tdk ada kendala hehe

    Sedikit mau tanya mas,
    1. saya kan pakai cloudways yg vultr. saat ini saya pakai CDN yg 1$ + breze, kalo mau compare pakai CDN Cloudflare (yg free) better yg mana ya mas menurut mas Willy ?
    2. pertanyaan kedua sedikit mlenceng mas, kalo email hosting buat email2 standar lebih cocok pakai hosting web biasa (yg murah2) aja apa perlu sewa email hosting ya (pakai domain yg di cloudways) ?

    terima kasih sebelumnya mas,

    Reply
    • Halo mas Farid,

      1. Oh beda mas, CDN nya Cloudways hanya untuk file-file yang sifatnya statis saja.
      2. Saran terbaik saya pakai email add on nya Cloudways.

      Reply
      • hi Mas Willya,

        oke mas, terima kasih sarannya.. saya sambil explore2 dulu yg cocok mana hehehe

  11. Mas saya jualan Hosting(Reseller hosting) bolehkah saya minta tolong di review hosting jualan saya, apakah bagus atau kurang bagus.

    Reply
  12. Terima kasih untuk ulasannya. Sangat bermanfaat terutama bagi pemula seperti saya.
    Apakah selain WP, Joomla, dll, cloudways bisa utk host statis HTML?

    Reply
  13. saya langsung mau ke pointnya saja,
    kira-kira untuk 40-60k user /day analytic butuh yang mana / berapa $ mas?
    pagi bisa 100-300 user online
    klo siang bisa 200-300 user online
    malam bisa 400-700 user online

    rencananya saya ingin pakai yang vulr..baiknya pilih paket yang mana mas? ada pandangan gak?
    saya sekarang pakai niagaho**** cloud enterprise + cloudflare pro

    Reply
    • Cloud Enterprise? Berarti UnManaged ya. Yang perlu diketahui pertama adalah di Cloudways itu engga dapet full root access.
      Untuk paket nya, saya ndak tahu berapa bandwidth yang dibutuhkan, tapi saya yakin paket yang 4GB RAM dan 2 Core bisa handle hingga 700 user bersamaan.

      Reply
  14. Mas Willya,
    Saya selama ini sudah hampir 2 tahun gunakan Kinsta. Saat ini saya lagi mencoba gunakan Cloudways VULTR yang High Frequency. Hasilnya….2 website yang $60/bulan sekarang hanya gunakan $13/bulan sudah cepet banget. So far saya puas. Kadang Memang penggunaan CPU bisa 100% (1-2 detik saja).
    Tapi, overall sangattttt cepat.

    Saya wonder, apa pernah langsung ke VULTR karena harga per server spec yang sama lebih murah? hehehe…mungkin disana ga managed kali ya?

    Apa pernah pikir untuk review Upcload atau Runcloud? atau ga worth it nyoba2? mendingan langsung aja cloudways yang udah terbukti? terima kasih

    Reply
    • Iya betul, kalau langsung ke Vultr jadinya engga managed, karena mereka memang bukan layanan managed. Mereka hanya fokus ke server atau infrastuktur nya saja. Itu sebab nya harga nya lebih murah.

      Vultr, DO, Linode, dan UpCloud adalah layanan Unmanaged. Sangat perlu pengetahuan teknis, jadi engga friendly buat pemula atau user yang engga technical banget.

      Adapun RunCloud, sebenarnya hampir mirip dengan Cloudways.

      Beda nya adalah Cloudways itu sepaket. Hosting dengan control panel dalam satu bundle.
      Sementara RunCloud tidak. Dia akan misahin antara hosting dengan control panel nya. Artinya, kita perlu punya 2 account, 1 buat hosting misalnya Vultr, 1 account lagi buat RunCloud untuk manage hosting Vultr nya.

      Bagaimana dengan perbandingan performance nya? Saya belum pernah test, tapi saya rasa tidak akan jauh beda.

      Kalau harga nya? Cloudways hanya lebih murah jika ambil paket yang 1 GB, lebih dari itu RunCloud lebih murah. Kemudian, Cloudways ngitung biaya nya per jam atau pay-as-you-go, sementara RunCloud tidak.

      Coba kita bandingkan dengan kasus mas yang ambil paket Cloudways Vultr High Frequency seharga $13/bulan dan host 2 website.

      Kalau di RunCloud biaya nya menjadi:
      – Hosting Vultr High Frequency $6/bulan
      – Dan managed hosting by RunCloud (monthly) $8/bulan

      Total nya jadi $14. Cloudways lebih murah sedikit $13.
      Ini contoh untuk yang kebutuhan website nya hanya sedikit, tapi ingat di Paket PRO RunCloud itu bisa host unlimited website, artinya RunCloud akan lebih murah ketika mas butuh untuk host banyak website.

      Reply
      • Terima kasih sudah diberikan preview awal review yang akan datang..haha. Saat ini, dengan senang hati saya informasikan bahwa:
        – ‘downgrade’ dari kinsta ke cloudways so far sangat memuaskan. Performance hampir tidak kalah. Bohong kalau saya katakan sama dengan kinsta. Namun meningat saya hemat $50 vs $13, perbedaan yang sangat sedikit (itupun perlu dirasa-rasa dan saya tidak menggunakan metric apa2) bukanlah hal yang perlu dikomplain
        – Sebelum ke cloudways 2 minggu lalu, saya sempat coba cloud hosting niagahost yang 150rb/bulan (premium). Saat itu saya sudah cukup puas meskipun perlambatan mulai terasa (sekali lagi..tanpa metric apa2 nih). Nah, yang berasa sudah sangat sama atau malah lebih cepet adalah yang cloudways.

        So far, saya puas dengan cloudways
        1. Hemat $13 vs $50
        2. Bisa pay as you go
        3. Cepet. Untuk terakhir kali-nya cara bego saya ga pake metric tapi saya merasa speed front dan backend saya minimal sama atau lebih cepet dari kinsta

        P.S. CEPET! Download file backup dari kinsta ke vultr 1gbps speed-nya! file 6gb hanya urusan 2-3 menit aja. Kalau kemarin di niagahost cloud cuman 100mbps download pake wget

        FYI, saya pake VULTR Singapore High Frequency 1gb

      • Wow, terima kasih banyak review nya mas Michael. Really appreciate it! Dan sukses buat kedua proyek website nya.

      • maaf saya hendak bertanya @Mas Willya.

        Server saya di Singapore sekarang..hehe..ga ada yang di Jakarta juga sih kalau DO atau LINODE atau VULTR. Nah, Kalau customer saya kebanyakan orang Indo, apakah pernah nyoba…CDN masihkah ada efeknya? karena CDN-nya node-nya juga ga ada di Jakarta…paling deket Singapore juga

      • CDN nya hanya untuk file-file statis saja kok mas.
        Dan jarak Singapore ke Indonesia juga dekat.
        Tapi, seberapa ngefek saya belum pernah test – yang pakai CDN dan yang engga pakai.
        Mengingat karena CDN nya bayar $1/bulan, sepertinya worth it buat saya test pada update review Cloudways berikut nya:)

    • Saya sudah jelaskan dalam tutorial migrasi diatas. Paling mudah nya cek saja DNS nya apa sudah ngarah ke DNS nya Cloudways apa belum di DNSChecker.org.

      Reply
  15. Terima kasih atas infonya neh, sangat membantu sekali.

    Saya ada pertanyaan seputar masalah TTFB nih.
    Saya baru bikin web toko dengan woocommerce dengan mencoba Niaga shared hosting. Hampir semua optimasi sudah saya lakukan seperti WP Fastest cache, perfmatter, CDN cloudflare+APO, memcache aktif, dll.
    Theme pakai shoptimizer.

    Masalahnya sekarang di TTFB yang susah turun yg bikin GTmetrix score susah dapetin C, dapatnya D dan E melulu.

    Berikut sebagian data GTmetrix
    TTFB: 0.8s
    Redirect: 388ms
    Connect: 248ms
    Backend: 121ms
    Kadang TTFB lompat di 1.3s (dapat F deh)

    First Contentful Paint
    1.5s
    Time to Interactive
    3.6s
    Speed Index
    1.8s
    Total Blocking Time
    0.6s
    Largest Contentful Paint
    3.1s
    Cumulative Layout Shift
    0.01

    Redirect Duration
    388ms
    Connection Duration
    248ms
    Backend Duration
    121ms
    Time to First Byte (TTFB)
    0.8s
    First Paint
    1.5s
    DOM Interactive Time
    1.7s
    DOM Content Loaded Time
    1.7s
    Onload Time
    3.5s
    Fully Loaded Time
    6.5s

    Pertanyaan:
    Lepas dari masalah optimasi, apakah dengan pindah dari shared hosting Niagahoster ke cloudways bisa memperbaiki hasil GTmetrix terutama di TTFB?

    Terima kasih banyak

    Reply
    • Test GTmetrix nya dari lokasi server dimana mas dapat TTFB 0,8 second? Apakah dari Singapore atau malah lebih jauh? Karena Nigahoster hanya punya dua server, Singapore dan Jakarta, jadi sebaiknya test nya juga dari server GTMetrix terdekat agar hasil nya lebih akurat. Jika di test dari misalnya lokasi server di Canada, maka pasti TTFB nya lebih besar.

      Sebagai contoh, barusan saya test GTmetrix website: kelaswebwp.com (Niagahoster shared hosting dg server di Singapore):
      Ini di test dari lokasi server Canada. TTFB nya dapet 0,8 second.

      Dan ini di test dari Singapore dengan TTFB 0,036 second atau 36ms.

      Terkait pertanyaan mas, apakah dengan pindah ke Cloudways bisa memperbaiki TTFB, jawaban nya secara teori pasti berkurang baik TTFB maupun Reduce Initial Server Response Time nya.

      Reply
  16. Hallo Mas Willya, salam kenal
    Kalau traffic 2000/day paket hosting Cloudways RAM 1GB, Processor 1 Core, Bandwidth 1TB apa sudah cukup? Rencana mau migrasi hosting yang sebelumnya di dewaweb..Terima kasih

    Reply
      • Terima kasih Mas Willya, setelah web saya migrasi, saya cek pakai DNS checker IP masih hosting dewaweb belum cloudways. Name server default dan A Record dan IP sudah saya isi Public IP Cloudways..
        Apa harus menunggu 24 jam ya mas? Terima kasih bantuannya mas Willya

      • Sudah berapa lama setelah diganti A Record nya mas? Biasanya sih kurang dari 1 jam atau paling lama banget itu 24 jam.
        Atau coba email saya buat dibantu insya Allah.

      • Sudah 4 jam mas..Baik Mas Willya, saya email..makasih bantuannya ya mas…maaf mas banyak nanya masih newbie..hehe

  17. Wah makasih banyak atas artikel ini mas.. bermanfaat sekali mas..
    Tapi saya masih bingung nya terkait pembayaran nya sih mas.. saya rencana mau beli yang $10/month. Trus ada juga saya lihat $0.033/GB.. ini maksudnya kalau saya mau backup aja kan mas?? kalau saya ngak backup berati ngak kena biaya kan mas??
    trus sepengalaman mas.. kalau yang paket $10/month ini total biaya semua nya berapa ya mas? (Termasuk TAX).
    Ditunggu jawaban nya mas hehehe… 🙂

    Reply
    • Backup itu otomatis mas, fitur nya tidak bisa di disable.
      Tidak ada TAX kok mas. $10 itu sudah total sebelum biaya backup tentunya.

      Reply
  18. trafick saya perhari 1000 sampe 2000 kalo pakai cloudways pilih pake yang mana ya mas . minta rekomendasinya dong mau imigrasi nih dari a2hosting ke cloudways

    Reply
  19. Mas willya, saya mau tanya cloudways bisa terima pembayaran dengan jenius card ga ya? Haha

    Saya tdk punya cc, payoneer, ataupun paypal

    Tapi berminat menggunakan cloudways.

    Terimakasih

    Reply
  20. Halo mas Willya Randika, Terimakasih Rekomendasi nya,
    saya mau mencoba,
    saat ini pakai host lokal dan belakangan sering error/down
    saya menginstall tools email marketing di Subdomain yang saya gunakan saat ini,
    bagaimana cara memindahkan subdomain tersebut yang bukan WordPress??
    terimakasih..

    Reply
  21. Saya coba daftar pakai Yahoo ko ga mau ya mas?
    ada pesan apa gitu lupa.

    Terus sekarang kalau daftar harus verifikasi juga, itu pakai e-KTP atau SIM bagusnya?

    Saya pernah chat, buat verifikasi yang dibutuhkan adalah:
    – Your Facebook profile/Twitter handle
    – Your Company or personal website
    – Your identity (password-protected file containing a copy of your government-issued photo ID or passport).
    – Your Contact Number (Mandatory)

    Yang saya kurang ngerti bagian identity, maksudnya dikasih password gitu kirim ke mereka atau bagaimana?

    Reply
    • Seharusnya pakai email apa aja bisa kok mas.
      Dan untuk verifikasi yang mereka minta adalah KTP.
      Nah, untuk identity (KTP) ini mas bisa kasih password file KTP nya agar siapapun tidak bisa edit. Saya juga baru tahu kalau ada keterangan tambahan password protected ini, tapi mestinya tidak perlu khawatir karena setelah proses verifikasi selesai, mereka akan menghapus file nya dan tidak akan mereka simpan.

      Reply
  22. Terima kasih mas untuk ulasannya, saya rencana mau ambil cloudways yang digital Ocean. Namun untuk pembayaran cloudways pakai payoneer prepaid itu maksudnya gimana ya? saya punya payoneer tapi tidak ambil card-nya. Apakah bisa bayar cloudways pake payo tapi tanpa card alias langsung dari akun payoneer terus payment gitu? Terima Kasih.

    Reply
  23. … backupnya mahal juga ya ?
    Apakah ada opsi lain utk backup ? dari pengalaman selama ini backup kelihatannya sepele tapi begitu ada kejadian nyeselnya 3/4 mati karena ngak punya backup.
    Saat ini saya pakai aplikasi jetbackup di WHM & rsync.net utk storage, kira2 bisa dipake ngak ya di cloudways ? karena saya cukup puas dengan mereka.
    Terimakasih om …

    Reply
    • $0,033/GB saya rasa sudah murah kok.
      Tidak ada JetBackup, setahu saya ini cuma ada di cPanel atau control panel lainnya, sementara Cloudways membangun control panel mereka sendiri.

      Reply
  24. Halo mimin, mau tanya nih ????

    Saya mau pakai VPS, tapi tidak punya kemampuan kelola server.

    Kalau saya beli VPS langsung di Digital Ocean & pakai jasa setup VPS sekali bayar diawal, apakah direkomendasikan?

    Soalnya harga Cloudways 2x lipat jika beli langsung di DO.

    Terima kasih.

    Reply
    • Set and forget, begitu? Jelas engga saya sarankan, karena server butuh di kelola. Dan pasti repot kalau butuh apa-apa, kecuali support nya baik mungkin boleh dicoba, seperti support nya tersedia 24/7, engga slow response dan bisa bantu fix berbagai masalah atau error pada server nanti nya.

      Reply
  25. Salam Suhu Willya Randika, sya ada sedikit pertanyaan :
    1. Kalo buat website , marketnya US dan europe, Siapa cloud hosting trbaik mnrt Penasihat Hosting ?
    2. Untuk bluehost apakah Pernah direview Penasihat hosting?
    3. Kalo kita buat website dgn wordpress (shop kecil sekitar 20-30 produk jualan) , cloud hosting cloudways, yg perlu ditambahkan dalam pembelian adalah SSL certificate, trus adakah yg lain perlu? Maaf newbie.
    Terima kasih Suhu atas waktunya utk reply

    Reply
    • 1. Jawabannya sama dengan yang ada di artikel di atas 🙂
      2. Pernah, tapi saya engga recommend.
      3. Apa ya.. mungkin Cloudways CDN. Oia, SSL itu gratis kok, jadi tidak perlu ditambahkan dalam pembelian, kecuali ingin yang bayar, tapi saya rasa belum perlu kalau untuk shop kecil.

      Reply
  26. Saya pakai clodways server digitalocean sebulan terakhir lancar jaya.

    Hari ini saya buka situs saya error seperti ini :

    A communication error occurred: “Connection reset by peer”The Web Server may be down, too busy, or experiencing other problems preventing it from responding to requests. You may wish to try again at a later time.
    For assistance, contact your network support team.

    Ternyata website saya ngak bisa diakses dengan menggunakan layanan indihome, layanan internet lainya lancar.

    Mohon maaukanya apa yang harus saya lakukan.

    Terima kasih.

    Reply
    • Updated: Info terakhir yang saya dapat, karena menggunakan DNS Cloudflare, coba di putus dulu sambungannya dengan Cloudflare dan gunakan DNS default dari provider domainnya untuk memastikannya.

      Reply
    • Kalau saya tidak salah sejak pertengahan tahun 2019 lalu Cloudways udah mengguakan proses verifikasi yang agak ribet seperti sekarang. Alasan nya karena meraka banyak menerima spam.

      Kalau mas mengalami kendala pada saat proses verifikasi, bisa email saya saja, saya mungkin bisa bantu.

      Reply
  27. Maaf newbie mau nanya.
    1. Saya mau pindah 1 web dari share hosting ke vps Cloudways, yang saya tanyakan apakah saya terima beres sampai web bisa diakses kembali di vps Cloudways, kalo tidak terima beres apa yang harus saya lakukan.
    2. Saya menggunakan cpanel di share hosting sebelumnya, apakah di vps Cloudways sudah ada cpanel atau harus langganan cpanel lagi. Kalo langganan berapa biayanya.

    Terima kasih

    Reply
    • 1. Cloudways akan bantu migrasi, tapi nanti untuk penggantian nameserver ke Cloudways mas sendiri yang lakukan. Ini mudah, mas bisa baca tutorial migrasi saya diatas.
      2. Dibaca lagi review nya diatas yah 🙂

      Reply
  28. Halo mas Willya,

    Terima kasih atas reviewnya yang sangat jelas dan bermanfaat. Dan membuat saya tertarik untuk menggunakan Cloudways.

    Saya memiliki beberapa pertanyaan yang pada artikel di atas tidak saya temukan.

    1. di Cloudways, apakah bisa melakukan seting DNS dan membuat subdomain?

    2. terkait performa yang bagus, apakah dipengaruhi oleh layanan Cloudways? Saya saat ini hosting di Digital Ocean (yang paket paling rendah, 1 Core & 1 GB RAM => $5/ bulan), kalau saya pindah ke Cloudways (paket yang sama, paling rendah, 1 Core & 1 GB RAM => $10/ bulan) apakah akan mengalami peningkatan performa karena ada perlakuan khusus dari Cloudways? Atau performa tersebut memang murni performa providernya?

    3. peringkat penasihathosting.com berdasarkan Alexa.com saat ini kan berada pada posisi 3.141 untuk di Indonesia. Kalau boleh tahu, pageviews per bulan berapa dan rata-rata concurrent user berapa ya mas?

    4. untuk melayani traffic yang tinggi tersebut, penasihathosting.com memakai paket yang mana di Kinsta.com?

    Mohoh maaf pertanyaan saya cukup banyak, untuk nomor 3 dan 4 tidak apa-apa kalau tidak dijawab karena lumayan private 🙂

    Dan saya sebenarnya cukup penasaran, mengapa tidak ada iklan di website ini 🙂

    Terima kasih.

    Reply
    • Halo mas Rahmat,

      1. Setting DNS hanya bisa dilakukan di registrar domain. Tapi, kalau membuat subdomain bisa kok, mau dengan cara WP multisite atau dibuat terpisah juga bisa.
      2. Di Digital Ocean, tergantung dari gimana kita bisa membuat performance server menjadi lebih bagus. Kalau memang mas punya pengetahuan dan tahu bagaimana caranya membuat konfigurasi yang bagus, maka performance website mas akan lebih bagus (saya ga bilang “bawaan pabrik” nya ga bagus, tapi maksudnya kita bisa membuat nya menjadi lebih bagus).

      Dengan Cloudways, semua nya sudah di konfigurasikan dan di optimalkan untuk apapun aplikasi yang akan mas buat dan spesifikasi server yang mas pilih, jadi ga perlu pusing mikirin optimasi server nya.

      Nah, apakah akan mengalami peningkatan performa kalau pindah ke Cloudways? Maka jawabannya tergantung.

      3 dan 4 jangan ya, saya masih minder 🙂

      Terakhir, kenapa tidak ada iklan?
      Pertama saya benci iklan, begitupun sebagian besar dari kita.
      Kedua saya tidak mungkin pasang iklan di Penasihat Hosting, apalagi iklan dari provider hosting.

      Reply
  29. Mas Randi, trimakasih atas review-nya yang super komplet

    Oya, sekalian mau tanya ya mas, kalau untuk memperkirakan kebutuhan Ram, Processor dan Bandwidth yang akan dikunjungi sekian puluh ribu pendatang yang bersamaan itu bagaimana ya? apakah ada tools-nya atau rumus?

    Katakan, untuk kunjungan serentak pendaftaran online atau ujian online dengan peserta misalnya 1.000, 5.000. 10.000 concurrent user. Berapa RAM dan Proc serta bandwidth yang kudu disiapkan? Bagus lagi kalau bisa otomatis scalable sesuai kebutuhan.

    Trimakasih

    Salam

    Reply
    • Halo mas Irmaone,

      Hmm, ini pertanyaan bagus sekaligus sulit, karena sebenarnya tidak ada rumus atau tools nya, tapi perlu penelitian. Sayangnya, setiap website bisa beda-beda, ada banyak faktor yang mempengaruhi nya.

      Sebagai contoh, website test Cloudways yang saya gunakan ini hanya website test yang berisi 1 artikel dengan ukuran yang kecil. Kemudian, test Load Impact yang saya lakukan hanya sampai 200 user. Dan bukan saya tidak mau test sampai 5.000 atau 10.000, tapi sebagai informasi untuk test sampai 5.000 VU aja harus bayar $1099/bulan, yang mana sangat mahal.

      Ssebenarnya tidak sulit kok untuk memperkirakannya. Jika butuh nya hanya ketika ada pendaftaran online atau ujian online saja, maka pada saat itu saja server di scaling up. Nah scaling up ini bisa dilakukan pelan-pelan sampai ketemu yang pas sesuai requirment nya, dan ketika tidak dibutuhkan server bisa di scaling down lagi agar tidak terjadi pemborosan sumber daya.

      Di Cloudways sendiri, yang bisa scaling up dan down hanya ada dua provider, yaitu AWS dan Google Cloud, sedangkan di Digital Ocean, Linode dan Vultr tidak bisa scaling down server (bisa diakalin dengan menggunakan fitur clone untuk meng-clone server yang digunakan saat ini ke yang lebih kecil). Kemudian proses scaling nya kalau di AWS dan Google Cloud bisa selesai kurang dari 5 menit, sedangkan tiga lainnya dibawah 10 menit dan selama proses scaling, server akan down.

      Salam

      Reply
  30. Mas, saya mencoba cloudways dengan domain yg saya beli di niagahoster, yang jadi masalah saya 1. Saya tidak bisa menjadi root su di server saya, yang 2. Ketika saya coba let’s encrypt website saya tidak bisa di access ketika https redairections saya enabled.. apakah ada saran?

    Reply
    • 1. Cloudways itu sebuah platform, beda dengan kalau mas mengelola server sendiri langsung di (sebagai contoh) Digital Ocean. Karena mereka sebuah platform, semua server dikelola oleh pusat sehingga saling terkoneksi sama lain. Jadi, semua pengguna tidak mungkin punya akses ke root server, karena tidak ada jaminan mungkin saja ada pengguna yang merusak tools tertentu yang merupakan inti dari platform Cloudways.
      2. Masalah kedua ini saya engga bisa jawab, karena saya perlu lihat isi dapur pengaturan Cloudways mas. Saran saya mas bisa minta bantuan support Cloudways, baik melalui live chat ataupun tiket.

      Reply
  31. Nambahin kekurangan, ada hidden fee buat backup per bulan, waktu tanya di support (yang bot itu) gak bisa dinonaktifin backupnya~

    Reply
    • Engga hidden fee, karena Cloudways cantumin harga off-site backup nya di bawah table harga, tapi yang menurut saya yang hidden fee adalah mereka membulatkan biaya off-site backup nya ke $0,5, seperti yang sudah saya jelaskan di poin 3 dalam kekurangan Cloudways diatas.

      Reply
  32. Hampir semua layanan hosting lokal yang di review disini sudah saya coba, dan hasilnya kurang puas, kadang lelet, kadang down, cenderung gak stabil, sementara kebanyakan website saya source traffic nya dari paid traffic fb ads dan google ads.

    setelah nemu review cloudways, saya pun daftar dan menggunakan kupon, dan sekalian pakei CDNcloudway nya. Al hasil, web saya jadi wuss wuuuss ngebut, terima kasih mas, sudah merekomendasikan cloudways 🙂

    Reply
    • Email di Cloudways ada kok, tapi sebagai add-on. Untuk transactional email bisa menggunakan Elastic, sedangkan mailbox menggunakan Rackspace dengan harga yang lebih sangat terjangkau dibandingkan layanan email lainnya, yaitu hanya $1/account.

      Reply
  33. Allhamdulillah semua website saya mas sudah move on ke Cloudways berkat rekomendasi dari penasihathosting hehe. Soalnya cari cari cloud hosting lokalan dari semua penyedia cloud hosting lokal yang mas review semuanya bisa dikatakan belum cukup baik, kalau ga salah ada 4 penyedia cloud hosting lokal deh disini yang direview. Baik dari segi uptime sama loadtime nya saya belum cukup puas apalagi yang sering down aduh.

    Saya berapa hari ini seneng banget dengan speed server singaporenya pengaruh drastis dari speed hosting lokal sebelumnya. Saya juga sudah ikutin tutorial diatas yang mas Willya jabarkan sampe akhir. Cuma mas maaf sebelumnya kalo boleh nambahin dari tutorial diatas ada beberapa yang kurang, mungkin bermanfaat bagi pemula seperti saya yang sampe sempet bingung ada kendala disaat migrasi nya pas langkah terakhir.

    1). Nambahin domain kita ke cloudways
    2). Ganti URL default wordpress cloudways ke URL domain kita

    Untuk solusi kedua masalah diatas saya melakukan ini:

    1). Mengganti primary domain dengan nama domain kita.
    Selengkapnya bisa ikutin tutorial disini https://support.cloudways.com/how-do-i-take-my-website-live-from-cloudways/

    2). Nah masalah no 2 ini yang sempet bingung sekali kenapa setelah diganti nama primary domain di cloudways hanya root domain aja yang sudah bener, sedangkan pas diklik halaman website saya yang lain URL nya masih URL bawaan cloudways, maksudnya gini

    harusnya kan URL pas dklik kaya gini:
    – domainkita.com (root domain)
    – domainkita.com/contohhalaman (halaman web kita)

    Sedangkan ini URL disaat dklik kaya gini:
    – domainkita.com (root domain)
    – wordpress-228372-2382382.cloudwaysappcom/contohhalaman (halaman web kita)

    Solusinya saya gini

    2.1 Redirect HTTP ke HTTPS. Ganti URL di wordpress
    – WordPress Address (URL) : https://domainkita.com
    – Site Address (URL) : https://domainkita.com

    2.2 Tambah kode berikut dibagian paling atas htaccess

    RewriteEngine On
    RewriteCond %{HTTP:X-Forwarded-Proto} !https
    RewriteRule ^(.*)$ https://%{HTTP_HOST}/$1 [R=301,L]

    Dengan tutorial mas Willya diatas dan tambahan ini allhamulilah website lancar jaya. semoga bermanfaat bagi yang lagi cari solusinya.

    Nambah: Sya lupa mas apa pas daftar ke cloudways udah masukan apa belum ya kode diskon, mudah”an aja sudah kan lumayan mas bisa dapet potongan 2 bulan pertama hahaha

    Reply
    • Halo mas Andi, senang bisa membantu 🙂

      Dan saya sangat berterima kasih sekali mas udah nemuin dan report langkah yang hilang di tutorial migrasi WordPress ke Cloudways yang saya tulis diatas.

      Saya sudah updated tutorial migrasi ke Cloudways nya. Insya Allah kali ini benar tidak ada yang terlewatkan 🙂

      Reply
    • Mas sudah daftar? Apa saja yang diminta? Saya tidak tahu mungkin ada update mengenai proses verifikasi saat ini, tapi jika ada masalah mas bisa email saya nanti bisa saya forward ke affiliate manager saya buat di bantu verifikasinya.

      Reply
      • Iya mas ini saya sebelum komentar disini mau bikin sama ikutin tutorial diatas eh pas klik launch logout sendiri dan pas login “Your account is pending for verification, click on the chat icon to complete the verification process.”

        Saya juga udah chat ke mereka “Thank you! Your message has been sent. Our support team will contact you soon.”

        Nunggu sampe kapan ini ga tau hehe..

        Lagi butuh mas hosting cloud yang bagus loadnya nemu disini pake cloudways, ga jadi deh ikutin tutornya. Apa mas ga review cloud hosting lokalan? saya ada di dewaweb dan saya perhatikan lewat uptimerobot load nya sampe 1-2 detik, sedih.

        Mau migrasi ke cloud yang lain. Nyarinya sih cloud lokal tapi mas ga reviews. Saya baca komen juga mas rekomen ke kinsta sama cloudways.

    • Sekitar 15.000 – 30.000 masih oke kok.

      Bahkan ada yang bisa lebih dari itu yang bisa capai 50.000. Tapi, Ini tidak bisa dijadikan patokan juga, karena setiap website beda-beda. Ada beberapa faktor yang mempengaruhinya, seperti plugin, tema, dll..

      Reply