Review Cloudways

Apakah Cloudways adalah pilihan terbaik untuk upgrade dari shared hosting? Dan Apakah cocok untuk pemula?

WIllya-Randika

By Willya Randika / Hosting Reviewer
Last Updated: October 20, 2021 / 96 Komentar


Update singkat: Saya tidak lagi merekomendasikan Cloudways. Review ini akan saya update dalam waktu dekat untuk penjelasan lebih detailnya. 

Update 20 Oktober: Kami akan melakukan pengujian ulang pada update selanjutnya yang kemungkinan akan dilakukan pada bulan November 2021 mendatang

Tertarik dengan cara baru untuk meng-hosting kan website Anda?

Sekarang ini, semuanya tampak sudah beralih ke teknologi cloud, bukan?

Tidak terkecuali web hosting.

Faktanya, layanan hosting berbasis cloud sudah sangat digemari akhir-akhir ini.

Bahkan, hampir setiap provider hosting memiliki beberapa paket hosting dalam bentuk cloud untuk menjawab kebutuhan konsumen.

Cloudways Manged Cloud Hosting

Tapi, dari semua pilihan yang ada, bagaimana Anda dapat menemukan satu yang terbaik? Yang cepat dan stabil, mudah digunakan, terjangkau dan tentu saja dapat diandalkan?

Tidak mudah. Tapi disini saya akan membantu Anda melihat Cloudways.

Apa itu Cloudways?

Cloudways berkantor pusat di Malta dan sudah ada sejak tahun 2011.

Jika Anda sudah melakukan research sebelumnya terhadap provider managed cloud hosting, Cloudways adalah salah satu nama yang sering disebut-sebut.

Selama 10 tahun sejak berdirinya, mereka telah berhasil mengelola lebih dari 250.000 website dengan tingkat kebahagiaan customer 94.7%.

Sebuah pencapaian yang bagus, bukan?

Pencapaian Cloudways

Mungkin Anda bertanya-tanya:

Mengapa perkembangan Cloudways boleh dibilang cukup pesat?

Lebih lanjut, apa pendekatan yang mereka lakukan sehingga banyak pengguna beralih dari provider hosting tradisional ke Cloudways?

Secara singkat, Cloudways memberikan solusi bagi beberapa model pengguna, seperti:

  • Pengguna yang tidak memiliki pengetahuan teknis untuk mengelola server sendiri
  • Pengguna yang datang dari shared hosting, kemudian menginginkan cloud VPS hosting untuk mendapatkan performa yang jauh lebih baik, tapi tidak ingin repot mengelola server sendiri
  • Pengguna yang mencari alternatif dari Managed WordPress Hosting, seperti Kinsta dan WP Engine, dengan harga yang lebih murah dan performance yang tidak kalah atau bahkan lebih baik
  • Pengguna yang mencari alternatif dari Cloud Panel seperti RunCloud, GridPane, ServerPilot, dan lain-lain, karena tidak mau repot membuat dua buah account (account provider cloud hosting dan account cloud panel)
  • Pengguna yang mencari alternatif dari RunCloud

Pertanyaan pentingnya:

  • Apakah Cloudways adalah piilhan yang tepat untuk pemula? Bagaimana untuk developer?
  • Apakah Cloudways telah dioptimalkan untuk website WordPress? Bagaimana untuk CMS lainnya, seperti Laravel, Drupal, Joomla, Magento, Moodle dan lainnya?
  • Apakah performa nya cepat? Bagaimana jika dibandingkan dengan RunCloud dan SpinuWP?
  • Apakah harganya masuk akal? Worth it kah untuk pindah ke Cloudways?

Dalam review Cloudways ini, saya akan mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, serta menggali apa yang menjadi keunikan mereka dan mengapa pendekatan yang mereka lakukan dapat memberikan lebih banyak fleksibilitas daripada provider lainnya.

Dan diakhir review ini, saya juga akan menunjukan kepada Anda bagaimana caranya meng-hostingkan sebuah website (WordPress) di Cloudways + tutorial cara migrasi ke Cloudways.

Semua dalam satu panduan dan review lengkap Cloudways ini.

Rangkuman Review Cloudways

Setelah mencoba Cloudways selama dua bulan penuh + melakukan monitoring terhadap performa (uptime dan speed) nya, saya bisa menulis rangkuman hasil review Cloudways sebagai berikut:

Faktor

Review

Uptime

Dalam dua bulan pengujian, semua provider cloud hosting yang saya test (Digital Ocean, Vultr dan Linode) mencatatkan rata-rata uptime yang sangat mengesankan, yaitu >99,98%.

Speed

Tidak hanya rata-rata uptime nya yang mengesankan, tetapi load time nya pun juga sangat cepat. Tidak mengherankan, karena provider cloud yang digunakan Cloudways adalah yang terbaik saat ini.

Harga

Tidak banyak perusahaan hosting yang mampu menjaga keseimbangan antara harga dan kualitas. Cloudways adalah salah satunya. Dibanding pesaingnya, biaya hosting di Cloudways lebih murah, meski bukan pilihan yang termurah.

Support

Support Cloudways cukup baik. Tetapi mereka belum menerapkan sistem conversation 100% via live chat. Ada keterbatasan-keterbatasan, seperti durasinya dibatasi hanya 20 menit saja.

Kunjungi www.Cloudways.Com (Gratis Trial 3 Hari)
Discount 30% selama 2 bulan dengan memasukkan kode promo: PHCW30

Kode promo Cloudways

Cara memasukkan kode promo

Pengungkapan: 

  • Support Anda membantu website ini terus berjalan! Saya menggunakan link affiliasi, dimana saya akan menerima komisi $65 dari pembelian hosting Cloudways Anda. 
  • Anda tidak akan dikenakan biaya tambahan, bahkan saya berhasil menegosiasikan harga yang lebih murah dengan menggunakan kode promo PHCW30 untuk potongan 30% selama 2 bulan untuk Anda.

Kelebihan Menggunakan Cloudways

Sebelum menulis review Cloudways ini, saya sudah mencoba Cloudways selama 2 bulan dan melakukan monitoring terhadap uptime, load time, response time & page load time, dan load impact Cloudways.

Tidak lupa juga saya menguji kualitas support nya.

Setelah meneliti semuanya, saya bisa menyimpulkan apa-apa saja yang menjadi kelebihan Cloudways berikut ini.

1. Cloudways Adalah Sebuah Platform Untuk Mengelola Cloud Hosting

Pertama dan yang perlu Anda ketahui, sebenarnya Cloudways bukanlah provider cloud hosting.

Mereka hanya menyediakan platform yang dapat Anda gunakan untuk mengelola cloud VPS hosting dari provider-provider tertentu yang telah mereka tetapkan.

Jadi, yang mereka tawarkan sebenarnya adalah pengelolaan server di dalam sebuah platform. Tetapi, berbeda dengan platform (mungkin lebih tepatnya cloud panel), seperti RunCloud, ServerPilot, GridPane, SpinupWP dan yang lainnya, dimana mereka mengharuskan Anda memiliki dua account:

  • Satu account provider cloud hosting (katakanlah Digital Ocean),
  • Satu account di cloud panel (katakanlah RunCloud)

Di Cloudways, karena mereka adalah sebuah platform, Anda hanya butuh sebuah account Cloudways saja. Inilah yang membedakan Cloudways dengan beberapa cloud panel yang saya sebutkan sebelumnya.

Pilihan server dan aplikasi di Cloudways

Ada lima provider cloud hosting yang dapat Anda pilih, diantaranya:

  • Digital Ocean: Salah satu pioneer dalam teknologi cloud hosting dan merupakan pilihan paling populer dan termurah dengan biaya mulai dari $10/bulan.
  • Vultr: Penyedia dengan hasil test performance terbaik. Biaya nya mulai dari $11/bulan.
  • Linode: Pilihan populer lainnya. Harga mulai dari $12/bulan.
  • Amazon Web Services (AWS): Siapa yang tidak tahu AWS? Infrastuktur cloud mereka dikelola dengan sangat baik, tetapi secara umum, biaya mereka adalah yang paling mahal. Mulai dari $36,51/bulan dan bandwidthnya (pada paket termurahnya) sangat terbatas (2GB) dibandingkan ketiga provider di atas.
  • Google Cloud Platform (GCP): Diklaim lebih baik dari AWS dengan biaya yang sedikit lebih murah. Mulai dari $33,30/bulan dan bandwidth (pada paket termurahnya) juga sangat terbatas (2GB).

Selain itu, Cloudways tidak hanya bekerja untuk website WordPress saja, tetapi juga bisa Anda gunakan untuk meng-hostingkan website Magento, Drupal, Prestashop, Joomla, website PHP (Laravel, Codeignitor, Slim, Moodle), dan lain-lain.

Itu artinya, Cloudways dapat Anda gunakan untuk segala platform, apapun kebutuhan Anda.

2. Control Panel yang Inovatif

Cloudways membuat custom control panel yang unik, berbeda dari provider lainnya.

Kesan pertama saya adalah, sejujurnya control panel buatan Cloudways terlihat agak technical, terutama untuk pemula yang baru datang dari shared hosting dan tidak pernah melihat control panel selain cPanel, DirectAdmin dan Plesk.

Maksud saya, control panelnya memang terlihat intuitif tapi mungkin lebih ditujukan kepada developer.

Jika Anda datang dari shared hosting, saya rasa Anda perlu beberapa waktu untuk mengenal semua fungsi yang ada hingga terbiasa menggunakannya.

Beberapa tampilan control panel nya dapat Anda lihat pada tab dibawah ini:

  • deploy
  • APPLICATION
  • SERVER
  • PROJECTS
  • TEAM

Jika Anda baru saja memulai. Halaman pertama yang Anda akan temui adalah halaman 'Deploy Your Managed Application'.

Sebagai permulaan, Anda perlu memilih aplikasi apa yang akan Anda instal, misalnya WordPress. 

Setelah itu memilih provider, ukuran server dan lokasi server.

deploy website atau aplikasi

3. Harga yang Lebih Murah, Hanya Saja...

Saya tahu, biaya managed cloud hosting jauh lebih mahal daripada biaya di shared hosting.

Di shared hosting, umumnya Anda mengeluarkan uang kurang dari Rp 50.000/bulannya, tapi di managed cloud hosting, pilihan terendahnya adalah di sekitar Rp 150.000/bulan.

Mungkin biaya menjadi satu hal yang paling Anda pertimbangkan. Namun bagi Anda yang serius menjalankan bisnis online, ini adalah investasi terbaik.

Harga paket cloud hosting di Cloudways

Biaya terendah di Cloudways adalah $10/bulannya dengan pilihan provider cloud hosting Digital Ocean. Anda akan mendapatkan jumlah sumber daya sbb:

  • RAM 1GB
  • Processor 1 Core
  • Storage 25GB
  • Bandwidth 1TB

Dengan penawaran resources sebesar itu, saya rasa Anda bisa meng-host hingga 3-5 website dengan traffic low to medium.

Hanya saja... Setelah saya banding-bandingkan dengan pesaing Cloudways seperti RunCloud, harga Cloudways hanya lebih murah jika Anda berlangganan paket termurah nya saja.

4. Memliki Fitur-fitur yang Kaya

Tidak banyak perusahaan hosting yang mampu menjaga keseimbangan antara harga dan fungsionalitas. Cloudways adalah salah satunya.

Cloudways hadir dengan fitur-fitur yang kaya dan sangat dibutuhkan untuk menunjang aktifitas harian. Semua bisa dilakukan langsung dari control panel Cloudways.

Mulai dari:

1. Melihat Informasi Detail Akses Website/Aplikasi Anda

Seperti detail login WordPress Anda (Anda tidak perlu takut lupa atau data login aplikasi Anda terhapus), FTP, akses ke MySQL, dan lain-lain lengkap dalam satu halaman.

Halaman detail akses

2. Menambah/Add on Domain

Dengan fitur ini, Anda bisa menambahkan domain baru sehingga Anda bisa menginstall aplikasi atau website tambahan. 

Menambahkan domain baru

3. Menambahkan aplikasi baru

Sebagai informasi, Anda dapat meng-host kan aplikasi sebanyak apapun selama resources server Anda cukup.

Anda juga bisa menambahkan dua aplikasi yang berbeda dalam satu server. Misalnya aplikasi yang satu adalah WordPress, yang lainnya Moodle.

Menambahkan aplikasi baru

4. Meng-install SSL gratis ataupun custom SSL dan mengatur nya supaya bisa di perpanjang secara otomatis

install SSL gratis

5. Melakukan backup dan restore dengan hanya 1x klik.

Anda tidak perlu menginstal plugin hanya untuk kebutuhan backup di website Anda.

Cloudways akan mem-backup data website Anda setiap hari dan menyimpan data backup nya selama 10 hari.

Anda juga bisa melakukan backup secara manual.

Sayangnya, backup ini berbayar $1/website/bulan (saya akan membahasnya lebih detail pada bagian kekurangan nantinya).

restore dan backup

6. Menambah atau meningkatkan ukuran server

Ketika website Anda tumbuh besar dan ukuran server Anda saat ini tidak lagi cukup untuk meng-handle kebutuhan website Anda, maka Anda perlu menambah ukurannya dengan melakukan vertical scaling.

Di Cloudways, Anda bisa melakukannya dengan mudah hanya dengan 1x klik.

Digital Ocean, Vultr dan Linode hanya bisa melakukan upgrade, sementara AWS dan GCP menawarkan opsi untuk bisa melakukan upgrade dan downgrade.

upgrade paket

7. Fitur staging/clone website untuk kebutuhan pengembangan

Anda juga bisa membuat website clone atau website staging dengan hanya 1x klik di Cloudways.

Cloudways bahkan terus melakukan improvment terhadap fitur ini, baru-baru ini mereka melakukan upgrade fitur staging nya ke versi 2.0.

Buat website staging

Ini adalah 'staging management' dimana Anda bisa melakukan:

  • PUSH = Mendorong perubahan yang Anda lakukan dari website staging ke website 'live' Anda.
  • PULL = Mendorong perubahan pada website live ke staging
  • DEPLOYMENT LOGS = Melihat log push dan pull yang sudah Anda lakukan
Staging management

8. Updated: Cloudways telah menambah satu fitur baru dalam platformnya, dimana Anda dapat memulihkan (recover) baik server atau aplikasi yang telah Anda hapus.

Menurut saya, ini adalah fitur yang menjadi poin lebihnya Cloudways, karena cloud panel atau platform lain belum punya fitur ini.

Mungkin lebih tepatnya hanya sebuah platfrom yang bisa membuat fitur ini.

Jika Anda secara tidak sengaja menghapus aplikasi atau bahkan server di Cloudways, Anda bisa memulihkannya.

Cloudways akan menyimpan server dan aplikasi yang telah Anda hapus selama 15 hari.

Fitur ini sangat menghemat waktu, karena Anda tidak perlu meminta bantuan ke team support Cloudways yang biasanya memakan waktu 8 hingga 24 jam.

Recover aplication on Cloudways

Dan masih banyak lagi. Saya tidak mungkin menyebutkan semua fitur Cloudways dalam review ini. Anda bisa meng-explore semuanya nanti ketika sudah mendaftar.

Namun, pastikan Anda mengetahui perbedaan server dan aplikasi. Biasanya untuk pemula sulit membedakan fungsi keduanya.

servers dan applications

Keduanya memang memiliki entitas yang berbeda, dimana di applications Anda bisa melakukan tugas-tugas yang langsung berhubungan dengan aplikasi/website (misalnya WordPress) Anda, seperti backup, restore, install CDN, SSL, FTP, dan lain-lain, sedangkan di servers adalah tentang pengaturan server secara umum.

5. Memiliki Performance yang Sangat Mengesankan

Untuk mengetahui seberapa baik performance Cloudways, saya melakukan penelitian selama dua bulan penuh sejak bulan November 2019 - Desember 2019.

Saya akan membandingkan performance dari tiga provider cloud termurah di Cloudways:

Digital Ocean: $10/bulan
Vultr:  $11/bulan
Linode:  $12/bulan
Terinstall: Cloudways CDN (untuk file-file statis) dan Brezee Caching Plugin (Bawaan Cloudways)

Website test diatas saya install WordPress dengan pengaturan default.

Kemudian, saya monitoring response time dan uptime nya menggunakan Pingdom.com. Terakhir, saya uji ketahanan server nya menggunakan Load Impact.

AWS dan GCP di Cloudways

Oia, mohon dicatat bahwa dalam pengujian ini saya tidak memasukkan Amazon Web Services (AWS) dan Google Cloud Platform (GCP) dalam pengujian.

  • Pertama, sejujurnya budget saya terbatas, biaya AWS dan GCP jauh lebih mahal.
  • Kedua, saya meyakini bahwa performance nya tidak akan jauh berbeda jika dibandingkan ketiga provider yang saya uji.
  • Ketiga, saya percaya bahwa Anda belum membutuhkan hosting dengan biaya yang mahal. Jika Anda mengatahui bahwa biaya hosting di AWS dan GCP berbeda-beda tergantung lokasi servernya. Server Singapore di AWS adalah mulai dari $46.93/bulan, sedangkan di Google Cloud mulai dari $40.94 (jauh lebih mahal dari biaya server di US).

    Kecuali Anda tahu alasan Anda perlu menggunakan AWS dan GCP...
  • Keempat, jika Anda memiliki budget lebih dan Anda adalah pengguna WordPress, saya yakin Anda lebih memilih KINSTA.

Namun, mengapa Anda memilih Cloudways? 

Karena biaya nya lebih terjangkau dan memiliki performance yang tidak kalah dengan Managed WordPress Hosting seperti Kinsta dan WP Engine.

Jadi, saya sudah merangkum hasil penelitian performance Cloudways dalam tabel dibawah ini:

logo cloudways

Digital Ocean

Vultr

Linode

Harga

Mulai dari $10/bulan

Mulai dari $11/bulan

Mulai dari $12/bulan

Average Uptime

99,99%

 100%

 100%

Avg. Response Times

0,616 detik

0,788 detik

0,677 detik

Load Impact (Avg. response times)

0,06 detik

0,04 detik

0,09 detik

Saya akan jelaskan satu per satu, mulai dari:

1. Rata-rata uptime yang sangat mengesankan, nyaris sempurna!

Ketiga provider mencatatkan waktu uptime yang nyaris sempurna. 

  • digital ocean
  • vultr
  • linode

Selama dua bulan pengujian, server Digital Ocean hanya mengalami downtime selama 7 menit. 

Cloudways Digital Ocean Uptime Test

Uptme Digital Ocean

Namun, saya tidak bisa menjamin bahwa uptime Vultr dan Linode akan terus sempurna 100%, karena bahkan perusahaan sebesar Google, Amazon dan Ebay saja pernah mengalami downtime.

2. Rata-rata response server yang sangat cepat

Selain rata-rata uptime nya yang bagus, waktu response server ketiga provider juga sangat bagus.

logo cloudways

Digital Ocean

Vultr

Linode

Avg. Response Times

0,616 detik

0,788 detik

0,677 detik

Data detail nya dari bulan ke bulan:

  • digital ocean
  • vultr
  • linode
Data monitoring Cloudways Digital Ocean

Uptime dan response time Digital Ocean

Performa Cloudways mengesankan, tapi bagaimana jika dibandingkan dengan RunCloud dan SpinupWP?

Berdasarkan pengujian saya (mulai dari yang tercepat): SpinupWP > Cloudways > RunCloud.

SpinupWP adalah yang tercepat karena memang didesain dan dioptimalkan untuk WordPress.

3. Berhasil meng-handle 200 virtual user tanpa ada masalah

Server dengan uptime yang stabil dan cepat saja tidak cukup, Anda membutuhkan server yang juga tahan banting, yang bisa meng-handle ratusan pengunjung yang datang.

Anda tidak pernah tahu kapan, mungkin ada salah satu artikel Anda yang tiba-tiba viral sehingga menyebabkan traffic menjadi sangat ramai pada waktu yang bersamaan.

Nah, untuk menguji seberapa baik ketiga provider cloud hosting ini mampu meng-handle traffic yang ramai, saya melakukan pengujian Load Impact dengan mengirimkan 200 virtual user untuk menjelajahi website test dalam durasi 10 menit.

Hasilnya?

Sangat bagus. Ketiga provider sama sekali tidak kesulitan menyelesaikan test ini.

  • digital ocean
  • vultr
  • linode
Load Impact Digital Ocean - Cloudways

Agar lebih mudah dimengerti, saya rangkum hasil nya dalam tabel dibawah ini:

logo cloudways

Digital Ocean

Vultr

Linode

Minimun
Response Times
(rendah lebih baik)

3ms

4ms

3ms

Maximun
response Times
(Rendah Lebih Baik)

26ms

24ms

801ms

Request handled
(Tinggi lebih baik)

149171

221572

160446

Average Request Rate
(Tinggi lebih baik)

249 request/second

370 request/second

268 request/second

Sampai disini, saya berkesimpulan bahwa ketiga provider, baik Digital Ocean, Vultr dan Linode memiliki kualitas yang tidak jauh berbeda.

Mereka memiliki kestabilan server yang bagus. Kecepatan server nya juga cepat dan mampu meng-handle 200 virtual user secara bersamaan.

Tapi, di antara ketiganya, sejauh ini Vultr mencatatkan hasil test performance terbaik. Disusul Digital Ocean, kemudian Linode.

6. Dapat Menambahkan Anggota Ke Dalam Team

Jika Anda bekerja secara team, Anda akan menyukai fitur yang satu ini.

Cloudways memudahkan Anda untuk menambah anggota a ke dalam team Anda. Mereka bisa mengakses account Cloudways Anda dan Anda bisa memberikan izin akses untuk tiap-tiap anggota.

Misalnya:

  • Billing Access: Hanya bisa mengakses fungsi-fungsi yang berhubungan dengan billing
  • Support Access: Akan memberikan akses dimana anggota team dapat membuat atau mengelola tiket support
  • Console Access: Anda bisa memberikan akses penuh kepada anggota team atau memberikan akses terbatas hanya pada server atau aplikasi tertentu saja.

Bagusnya, fitur ini bisa Anda nikmati apapun paket yang Anda ambil. Fitur ini juga merupakan poin plus, karena banyak provider lain yang tidak memiliki fitur ini atau justru mengharuskan Anda untuk mengambil paket yang lebih mahal agar mendapatkan fitur team member ini.

Team members on Cloudways

7. Gratis Trial Hosting 3 Hari dan Gratis Migrasi Hosting

Jika Anda ingin mencoba-coba Cloudways terlebih dahulu, Anda bisa mendaftar tanpa perlu membayar dengan memanfaatkan trial selama 3 hari.

Jika Anda merasa puas, Anda bisa upgrade account Anda dari trial ke full setelah nya.

Dan kabar baiknya, Cloudways juga menawarkan migrasi dari hosting lama Anda ke Cloudways secara gratis untuk satu website.

pricing-new-migrations-img

8. Sistem Pembayarannya Pay As You Go Service 

Cloudways menganut sistem pembayaran Pay As You Go Service, yang artinya Anda hanya membayar untuk sumber daya yang Anda gunakan saja.

Tidak ada kontrak yang mengikat dimana Anda harus berlangganan secara bulanan ataupun tahunan. Dengan kata lain Anda dapat berhenti kapan saja Anda mau. No worries!

metode pembayaran di Cloudways

Bagaimana dengan metode pembayarannya?

Untungnya, Cloudways menerima metode pembayaran via PayPal. 

Selain itu, mereka juga menerima pembayaran via prepaid card, seperti Neteller dan Payoneer (kartu yang saya gunakan untuk pembayaran online).

Akan tetapi, perlu dicatat bahwa Anda membutuhkan kartu Debit MasterCard/Visa untuk verifikasi account di Cloudways. 

Saya tidak tahu apakah kartu debet bank lokal bisa digunakan untuk verifikasi account di Cloudways, tetapi Anda bisa menggunakan Virtual Credit Card (VCC) seperti Payoneer dan Neteller.

Kekurangan Menggunakan Cloudways

Setidaknya ada beberapa kekurangan yang perlu Anda perhatikan sebelum memutuskan apakah Cloudways adalah pilihan yang tepat untuk Anda.

1. Cloudways Memiliki Support yang Baik, Sayangnya Memiliki Keterbatasan-Keterbatasan

Cloudways menyediakan support via ticket dan live chat 24/7/365.

4 Support Cloudways

Dimana live chat dapat Anda gunakan untuk meminta bantuan yang tidak membutuhkan inspeksi yang detail. Saya kira permasalahan seperti: masalah pada SSL, masalah pada backup, install CDN, Add on, dan semacamnya saja.

Sedangkan jika Anda membutuhkan bantuan yang membutuhkan inspeksi yang dalam, maka Anda bisa menggunakan tiket.

standard sla free support

Berdasarkan pengujian saya, response support via live chat nya sangat cepat. Sayangnya, support (gratis) dari Cloudways ini memiliki keterbatasan-keterbatasan, seperti:

  1. Durasi live chat dibatasi hanya 20 menit saja, sedangkan waktu response tiket adalah 3 jam.
  2. Support via live chat mungkin tidak langsung ditangani oleh seorang agent, melainkan akan dimulai dari robot/bot terlebih dahulu.
  3. Support gratis nya (standard support) hanya untuk hal-hal yang berhubungan dengan platform saja, seperti install SSL, menambahkan server/aplikasi, backups, cloning server dan lain-lain. Jadi, saya tidak bisa merekomendasikan nya untuk semua orang.
  4. Adapun jika Anda membutuhkan support yang berhubungan dengan aplikasi Anda, misalnya error pada website WordPress, maka mereka tidak akan langsung membantu, tetapi hanya akan memandu Anda bagaimana caranya memecahkan masalah Anda, tetapi Anda sendiri yang mengotak-ngatiknya.

Karena keterbatasan-keterbatasan diatas itulah, saya tidak bisa merekomendasikan Cloudways untuk semua pengguna.

Scope support Cloudways

2. CloudwaysCDN berbayar $1/25GB

Cloudways memiliki fitur CDN sendiri yang dinamakan CloudwaysCDN.

CloudwaysCDN berbeda dengan CDN seperti Cloudflare, karena CloudwaysCDN hanya akan meng-host file-file website yang bersifat statis saja, seperti CSS, JS dan gambar, sehingga IP website Anda tidak akan berubah.

CDN ini bisa mempercepat load time website Anda.

Sayangnya, berbeda dengan pesaingnya seperti Kinsta dan WPX Hosting yang meng-gratis kan layanan CDN nya, Anda justru diharuskan membayar sebesar $1/25GB untuk mengaktifkan CloudwaysCDN.

instal CDN

3. Fitur Backup Otomatis Cloudways Tidak Gratis. Anda Harus Bayar $0,033/GB per Backup

Cloudways menggunakan off-site backup dimana file website Anda akan di backup di jaringan penyimpanan eksternal, yang berbeda dengan jaringan penyimpanan website Anda.

Tetapi, off-site backup ini dikenakan biaya, yaitu $0,033/GB.

Dan hal lain yang perlu Anda ketahui adalah mereka membulatkan nominal charge backup nya ke kelipatan $0,5. Misalnya, biaya backup Anda bulan ini adalah $1,22, maka akan dibulatkan menjadi $1,5, dst...

Backup fee Cloudways

4. Tidak Mendapatkan Root Access

Clouways adalah sebuah platform, semua server dikelola oleh pusat sehingga saling terkoneksi sama lain.

Jadi, semua pengguna tidak mungkin punya akses ke root server, karena tidak ada jaminan mungkin saja ada pengguna yang merusak tools tertentu yang merupakan inti dari platform Cloudways.

5. Cloudways Tidak Menjual Domain

Cloudways tidak menjual domain.

Jadi, Anda perlu membeli domain di tempat lain, seperti Namecheap, GoDaddy atau bisa juga melalui provider lokal.

6. Tidak ada Email Hosting

Jika sebelumnya Anda menggunakan email hosting dari webmail di cPanel (shared hosting), Anda tidak akan menemukan yang serupa di Cloudways.

Sebagai gantinya, Cloudways menyediakan layanan email dari pihak ketiga. Bentuknya sebagai add on, jadi berbayar dan sifatnya opsional.

Untuk transactional email bisa menggunakan Elastic, sedangkan mailbox menggunakan Rackspace dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan layanan email lainnya, yaitu hanya $1/account.

layanan email di Cloudways

Kesimpulan: Apakah Saya Merekomendasikan Cloudways?

Saya merekomendasikan Cloudways, tapi tidak untuk semua model pengguna.

Agar memudahkan Anda dalam pengambilan keputusan, saya mencoba merinci beberapa model pengguna yang mungkin cocok menggunakan Cloudways:

  • Jika Anda pemula, sebelumnya dari shared hosting, mengerti menggunakan cPanel, maka RunCloud cocok untuk Anda.
  • Jika Anda seorang Google Expert (terbiasa mencari masalah Anda sendiri atau minimal bisa mengikuti panduan yang diberikan oleh staf support Cloudways terhadap masalah teknis pada website Anda), Cloudways cocok untuk Anda.
  • Jika Anda hanya ingin meng-hostingkan satu atau beberapa website dengan traffic low to medium, menginginkan harga managed cloud VPS hosting termurah, maka paket Cloudways + Digital Ocean seharga $10 (atau $11 dengan Premium AMD) adalah pilihan yang tepat untuk Anda
  • Jika sebelumnya Anda menggunakan SiteGround, Cloudways adalah alternatif terbaiknya.
  • Jika sebelumnya Anda menggunakan premium managed WordPress hosting seperti Kinsta dan WP Engine atau beberapa pilihan managed cloud hosting lokal, dan menginginkan harga yang lebih murah, tetapi dengan performance yang tidak kalah atau bahkan lebih baik, maka Cloudways cocok untuk Anda.
  • Alternatif terbaik untuk Anda yang tidak mau menggunakan cloud panel seperti RunCloud, SpinupWP, ServerPilot, dan lain-lain, karena ribet mengurus dua account.

Dan saya tidak bisa merekomendasikan Cloudways untuk beberapa model pengguna berikut:

  • Jika Anda total-newbie, baru datang dari shared hosting, tidak mengerti cPanel atau website, maka Cloudways tidak cocok untuk Anda.
  • Cloudways tidak memberikan root access, jadi untuk system experts yang gemar mengotak-ngatik konfigurasi pada server, Cloudways tidak akan cocok untuk Anda. Alternatifnya? Coba Runcloud.
  • Jika Anda adalah agency yang mengelola banyak website, maka Cloudways bukanlah pilihan yang tepat, karena harganya mahal untuk pengelolaan banyak website. Saya lebih merekomendasikan RunCloud untuk agency.

Untuk mengulang kembali apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan Cloudways:

Kelebihan:

  • Harga yang lebih terjangkau (mulai dari $10/bulan nya) dari managed cloud hosting lainnya
  • Menerima pembayaran via PayPal dan prepaid card seperti Payooner
  • Sitem pembayaran Pay As You Go service  Anda hanya perlu membayar apa (resources/sumber daya) yang Anda gunakan saja
  • Cloudways tersedia untuk hampir semua platform (tidak hanya WordPress)
  • Performance yang baik di semua provider (rata-rata uptime stabil 99,98% - 100%)
  • Tidak ada peningkatan waktu response atau error terjadi pada test load impact dengan 200 pengunjung secara bersamaan
  • Support yang baik
  • Security yang baik
  • Adanya fitur team member dimana Anda bisa menambahkan anggota ke dalam team Anda (tersedia apapun paket yang Anda ambil)
  • Backup dan restore hanya 1x click. Anda juga bisa melakukan manual backup (backup dilakukan setiap hari dan tersimpan hingga 10 hari kebelakang)
  • Gratis SSL yang bisa di aktifkan hanya dengan 1x klik
  • Gratis migrasi dari hosting lama ke Cloudways
  • Gratis trial hosting selama 3 hari

Kekurangan:

  • Dashboard nya mungkin kurang friendly buat pemula.
  • Tidak menjual domain, jadi Anda perlu membeli domain di tempat terpisah
  • Tidak ada email hosting, Anda perlu berlangganan add on email dengan biaya $1/account
  • Cloudways CDN berbayar $1/25GB
  • Cloudways men-charge backup sebesar $0,033/GB per backup dan membulatkan nominalnya ke $0,5 jika tagihan backup di akhir bulan kurang dari $2. Artinya, jika tagihan backup Anda $0,033, maka dibulatkan menjadi $0,5. Begitupun bila $1,22, maka menjadi $1,5.
  • Supportnya mungkin tidak langsung ditangani oleh agent, tetapi dimulai dari robot. Dan setelah beberapa kali mencoba support nya, saya merasa kualitas support dari Agent nya bervariasi.

Cara Install dan Migrasi Website WordPress ke Cloudways

Install WordPress baru atau migrasi WordPress ke Cloudways mudah, bahkan pemula sekalipun bisa melakukannya. Anda bahkan tidak akan menyentuh coding sama sekali dalam prosesnya.

Ada 2 tutorial.


Tutorial 1: Cara Install Website WordPress Baru

1

Buat account (gratis) Cloudways Anda

Jika Anda belum membuat account di Cloudways, Anda perlu membuat nya terlebih dahulu.

Kunjungi www.Cloudways.com dan klik tombol yang ada di pojok kanan atas "Start Free".

Oia, jika Anda mau, Anda bisa menggunakan kode kupon: PHCW30 untuk mendapatkan diskon 30% selama 2 bulan (affiliate).

Kode promo Cloudways

2

Deploy Aplikasi WordPress Anda

Pertama, klik "Select your application"

Pilih aplikasi

Kemudian pilih WordPress versi terbaru. Saat ini, yang terbaru adalah versi 5.3, Anda bisa memilih versi yang lebih baru jika tersedia.

Anda juga bisa memilih Clean (No Cloudways Optimization) Version 5.3 apabila tidak ingin website WordPress Anda terinstall plugin caching Breeze (bawaan Cloudways) dan konten bawaan Cloudways.

Pilih aplikasi WordPress

3

Isi detail server dan aplikasi Anda

(2) Isi nama aplikasi Anda. Misalnya: Website Saya.
(3) Isi nama server. Misalnya: Server Digital Ocean.
(4) Pilih project Anda. Misalnya buat nama project baru: Penasihat Hosting.
(5) Pilih provider cloud hosting: Digital Ocean, Vultr, Linode, AWS dan GCP.
(6) Pilih ukuran server dengan cara menggeser nya.
(7) Pilih lokasi server. Kalau website Anda berbahasa Indonesia, pilih Singapore.
(8) Perhatikan semua detail server dan aplikasi Anda kembali. Jika sudah klik tombol "LAUNCH NOW" yang terletak di kanan bawah layar Anda.

Cara Install WordPress di Cloudways

4

Kemudian, Anda perlu menunggu sebentar hingga server Anda selesai dibuat. Estimasi nya sekitar 7 menit

Setelah Launh Server

Jika proses sudah selesai, maka tampilannya akan menjadi seperti dibawah ini.

Klik "www (1)" dan klik aplikasi WordPress yang baru Anda install (2).

Klik aplikasi WP yang baru Anda install

5

Selanjutnya, Anda perlu menambahkan domain Anda agar terhubung dengan server

Pada tahap ini, sebenarnya aplikasi WordPress Anda sudah berhasil terinstall, tetapi masih menggunakan nama domain sementara. Biasanya nama domain sementara nya seperti ini: wordpress-362278-1127190.cloudways.com (perhatikan yang saya kotaki warna merah pada gambar dibawah). 

Oia, Anda juga bisa langsung mencoba log in ke "WP ADMIN" WordPress baru Anda menggunakan domain sementara tersebut dengan memasukkan username dan password yang disediakan.

Detail akses WP baru Anda

Tapi, tentu saja Anda tidak akan menggunakan domain sementara itu bukan?

Maka Anda perlu menambahkan domain Anda sendiri dan menghubungkan nya ke server. 

Caranya, buka menu "Domain Management" yang ada di sidebar sebelah kiri (1), kemudian isi nama domain utama Anda (2), dan klik tombol "Save Changes".

Menambahkan domain

6

Langkah terakhir, tergantung dari provider tempat Anda membeli domain, Anda perlu menambahkan A Record pada DNS Management domain Anda.

  • Type = A Record
  • Host = @ (kecuali Anda ingin nama domain Anda menggunakan "www", maka isi dengan "www")
  • Value = Isi dengan IP server Anda (lihat gambar di bawah 'please note')
  • TTL = Biarkan saja apa adanya atau set Automatic

Please Note:


Secara default, Cloudways tidak menggunakan NS, jadi yang Anda perlu tambahkan/ganti hanyalah A Record saja.


Dan ganti NS domain Anda menjadi NS bawaan registar domain Anda. Misalnya, Anda menggunakan NS dari Niagahoster, maka ganti NS nya menjadi NS bawaan Niagahoster. Begitupun misal Anda menggunakan NS bawaan NameCheap/GoDaddy, maka ganti menjadi NS bawaan NameCheap/GoDaddy.

Copy IP Server Anda

COPY PUBLIC IP ke Value

Contoh pengisian A Record di provider domain Namecheap:

A Record

7

Sampai disini, Anda hanya perlu menunggu. Jika Anda sudah benar mengisi A Record, harusnya kurang dari 15 menit atau paling lama 24 jam domain Anda sudah terhubung dengan server.

8

Ah iya. Ini penting, jangan lupa untuk meng-install SSL (gratis) untuk keamanan website Anda.

Buka menu "SSL Certificate" (1)
Pilih Lets Encrypt (2)
Masukkan email Anda (3) - Tidak perlu harus sama dengan email Cloudways
Masukkan nama domain (4)
Klik tombol "INSTALL CERTIFICATE" (5)

Isi form SSL

Jangan lupa klik tombol "ENABLE HTTPS"

Klik tombol enable HTTPS

Tutorial 2: Cara Mudah Migrasi Website WordPress ke Cloudways Menggunakan Plugin Cloudways WordPress Migrator

Jika Anda ingin melakukan migrasi sendiri ke Cloudways, Anda bisa mengikuti tutorial ini.

Tenang saja, caranya mudah. Saya sudah mencobanya dan setelah beberapa kali mencoba, tidak ada downtime terjadi hingga proses migrasi selesai hingga website sepenuhnya pindah ke server Cloudways.

Jika Anda mengalami kesulitan dalam proses migrasi ini, ingat bahwa Anda bisa selalu menghubungi saya via email di randi(at)penasihathosting.com.


Biasanya, pesan yang masuk saya balas kurang dari 24 jam, tapi jika saya sedang online, biasanya pesan yang masuk akan langsung saya balas.

1

Buat account (gratis) Cloudways Anda

Pertama, jika Anda belum mempunyai account Cloudways, Anda perlu membuat nya terlebih dahulu.

Kunjungi www.Cloudways.com dan klik tombol hijau "Start Free" yang ada di pojok kanan atas .

Oia, Jika Anda mau, Anda bisa menggunakan kode kupon: PHCW30 untuk mendapatkan diskon 30% selama 2 bulan (affiliate).

Kode promo Cloudways

2

Deploy Aplikasi WordPress Anda

Setelah mendaftar, pertama sekali Anda perlu mengatur server. Klik "Select your application"

Pilih aplikasi

Anda bisa memilih versi WordPress terbaru.

Anda juga bisa memilih Clean (No Cloudways Optimization) jika Anda tidak ingin menggunakan plugin bawaan dari Cloudways.

Pilih yang Clean Version 5.3

3

Isi detail server dan aplikasi Anda

(2) Isi nama aplikasi Anda. Misalnya: Website Saya
(3) Isi nama server. Misalnya: Server Digital Ocean
(4) Pilih project Anda. Misalnya Anda buat nama project baru: Penasihat Hosting
(5) Pilih salah satu provider cloud hosting
(6) Pilih ukuran server dengan cara menggeser nya
(7) Pilih lokasi server. Kalau website Anda berbahasa Indonesia, pilih Singapore.
(8) Perhatikan semua detail server dan aplikasi Anda kembali. Jika sudah klik tombol "LAUNCH NOW" yang terletak di kanan bawah layar Anda

Cara Install WordPress di Cloudways

4

Kemudian, Anda perlu menunggu sebentar hingga server Anda selesai dibuat. Estimasi nya sekitar 5-7 menit

Setelah Launh Server

Jika proses sudah selesai, maka tampilannya akan menjadi seperti dibawah ini.

Klik "www (1)" dan klik aplikasi WordPress yang baru Anda install (2).

Klik aplikasi WP yang baru Anda install

5

Selanjutnya, log in ke website WordPress di hosting lama Anda. Instal plugin Cloudways WordPress Migrator

Install Plugin Cloudways WordPress Migrator

Dan di pengaturan plugin Cloudways WordPress Migrator, ada 6 form yang perlu Anda isi.

Pertama, masukkan alamat email (ini hanya untuk konfirmasi, jadi tidak harus sama dengan alamat email account Cloudways Anda. )

Masukkan detail aplikasi Anda

Kemudian, kelima form lainnya bisa Anda lihat di "ACCESS DETAILS"

  • (1) Destination Site URL: Isi dengan domain sementara yang disediakan Cloudways di Application URL
  • (2) Database Name: copy DB name
  • (3) Server Public IP Address: copy public IP
  • (4) SFTP Username dan (5) SFTP Password: Anda perlu membuat username dan password sendiri, kemudian klik tombol "ADD". Jika sudah selesai, copy username dan password tadi ke form migrasi.

Jika sudah terisi semua, ceklis "I agree...." dan klik tombol "Migrate"

copy semua detail ke form

6

Plugin Cloudways WP Migrator akan memulai dengan memvalidasi details yang Anda isi, kemudian proses migrasi akan dilakukan. 

Tergantung dari seberapa besar ukuran website Anda, tapi biasanya proses nya tidak akan lama. 

Validating details

Jika proses migrasi telah selesai, Anda akan melihat pesan seperti dibawah ini:

Proses migrasi telah selesai

Sampai disini, Anda perlu melihat terlebih dahulu website destination Anda dengan mengklik tombol "Visit Migrated Site"

Jika Anda tidak melihat perubahan apapun pada website destination Anda, maka Anda harus membersihkan / clear varnish server Anda terlebih dahulu.


Caranya: Klik Servers (1) > Klik pada server Anda (2)

klik servers

Lalu, klik managed services yang ada di sebelah kiri (3) -> dan klik purge (4) seperti yang saya arahkan pada gambar dibawah ini:

purge varnish

Setelah itu, harusnya website destination Anda sudah berubah.

Cek semua halaman website, Anda juga mungkin perlu log in ke wp-admin untuk mengecek apakah semua nya sudah OK. 

7

Pada tahap ini, sebenarnya aplikasi WordPress Anda sudah berhasil terinstall, tetapi masih menggunakan nama domain sementara, seperti yang Anda lihat pada langkah sebelum nya di website destination.

Tapi, tentu saja Anda tidak akan menggunakan domain sementara itu bukan? Yang terlihat seperti ini: wordpress-362278-1127190.cloudways.com.

Maka Anda perlu menambahkan domain Anda sendiri dan menghubungkan nya ke server Cloudways.

Caranya, buka menu Domain Management yang ada di sidebar sebelah kiri (1), kemudian isi nama domain utama Anda (2), dan klik tombol "Save Changes".

Menambahkan domain

Jika Anda menggunakan 'www' pada domain Anda, maka tambahkan 'www'.

8

Langkah terakhir, tergantung dari provider tempat Anda membeli domain, Anda perlu menambahkan A Record pada DNS Management domain Anda.

  • Type = A Record
  • Host = @ (kecuali Anda ingin nama domain Anda menggunakan "www", maka isi dengan "www")
  • Value = Isi dengan IP server Anda (lihat gambar dibawah 'please note')
  • TTL = Biarkan saja apa adanya atau set Automatic
  • Please Note:


    Secara default, Cloudways tidak menggunakan NS, jadi yang Anda perlu tambahkan/ganti hanyalah A Record saja.


    Dan ganti NS domain Anda menjadi NS bawaan registar domain Anda. Misalnya, Anda menggunakan NS dari Niagahoster, maka ganti NS nya menjadi NS bawaan Niagahoster. Begitupun misal Anda menggunakan NS bawaan NameCheap/GoDaddy, maka ganti menjadi NS bawaan NameCheap/GoDaddy.

    Copy IP Server Anda

    COPY PUBLIC IP ke Value

    Contoh pengisian A Record di provider domain NameCheap:

    A Record

    9

    Sampai disini, Anda hanya perlu menunggu.

    Jika Anda sudah benar mengisi A Record, harusnya kurang dari 1 jam atau bisa hanya dalam hitungan menit atau paling lama 24 jam, domain Anda sudah terhubung dengan server.

    Anda bisa cek status DNS Anda di DNSChecker.

    10

    Ah iya. Ini penting. Sambil menunggu domain Anda terhubung ke server, Anda bisa menginstall SSL (gratis) untuk keamanan website Anda.

    Caranya:

    Buka menu "SSL Certificate" (1)
    Pilih Lets Encrypt (2)
    Masukkan email Anda (3) - Tidak perlu harus sama dengan email Cloudways
    Masukkan nama domain (4)
    Klik tombol "INSTALL CERTIFICATE" (5)

    Isi form SSL

    Jangan lupa klik tombol "ENABLE HTTPS". Ini untuk me-redirect HTTP ke HTTPS pada website Anda (bagus untuk SEO website).

    Klik tombol enable HTTPS

    Jika Anda tidak menemukan box seperti diatas, Anda bisa menemukan nya di bagian application settings > https redirection. Perhatikan yang saya kotaki warna merah pada gambar dibawah ini:

    enable https redirection

    Dan pastikan bahwa alamat WordPress Anda sudah menggunakan https juga. Pada dashboard WordPress Anda, klik settings > General.

    menggunakan https

    10

    Terakhir, ada beberapa langkah yang perlu Anda lakukan setelah mengaktifkan HTTPS guna memastikan bahwa semua perubahan yang Anda lakukan sudah teraplikasi dengan benar.

    1. Bersihkan cache browser Anda
    2. Bersihkan atau purge varnish cache dan restart apache

    restart apache

    3. Kemudian, ini saat nya mem-verifikasi bahwa semua perubahan yang Anda lakukan sudah berhasil terpalikasi. Test website Anda menggunakan WhyNoPadLock untuk melihat apakah SSL sudah valid dan force HTTPS sudah benar.

    verifikasi SSL

    4. Saya juga menyarankan Anda untuk melakukan test redirect map pada domain Anda menggunakan Varfy. Test ini berguna untuk memastikan bahwa tidak ada redirect chain yang bisa merusak technical SEO website Anda.

    Harusnya, hasil nya seperti ini:

    redirect mapper

    That's it.

    11

    Oia, jika di awal Anda memilih Clean (No Cloudways Optimization) Version 5.xx, mungkin ketika Anda login ke wp-admin, Anda akan menemui peringatan bahwa versi PHP WordPress Anda tidak up-to-date dengan versi terbaru.

    php update required

    Ini dikarenakan Anda tidak memilih untuk langsung di optimasi oleh Cloudways. Jadi, Anda perlu menggantinya ke versi 7.3. 

    Caranya, masih pada servers, klik settings & packages (1), pilih tab packages (2) dan ganti versi PHP ke 7.3 (3). 

    Pilih versi PHP yang lebih tinggi

    Proses nya sekitar 1-2 menit. Setelah selesai Anda bisa coba refersh wp-admin Anda kembali untuk memastikan bahwa peringatan 'PHP update required' sudah nya hilang.

    • Ditunggu saja penjelasan lebih detailnya.
      Eh, ini mbak Nayla atau neng Elma Gracia? Hehehe..

      Secara singkat, CloudWays bagus, tapi saya hanya bisa merekomendasikannya untuk paket termurahnya saja, yang $10. Lebih dari itu, berdasarkan penelitian saya update September ini, tidak worth it. Mahal dan speed nya tidak sebanding dengan harganya. Artinya, ada pilihan yang jauh lebih murah, tapi dengan kecepatan yang lebih kenceng.

      Saya akan update lebih detail segera.

      • Waduh, padahal baru migrasi dan mau menjadikan Cloudways sebagai pondasi untuk proses scaling.

        Ditunggu ceritanya, mas. Juga alternatif yang bisa jadi pertimbangan.

  • bg
    kenapa saya error saa menghubungkan domain dari niagahoster ke cloudways ya? Katanya “Situs ini tidak dapat dijangkau”
    Mohon bantuannya

  • Sorry to be out of your review, but still in touch with cloudways.

    I am affiliated with cloudways affiliate, I want to ask, what is the difference between affiliate link and promo code. ?

    Is it when the customer I refer only enters the promo code without coming to Cloudways with an affiliate link from me, will it count as my referral?

    Are the two really different?

    help me i’m confused looking for the truth i’m just trying to affiliate. new person. thank you.

    • Basically, the two are the same.

      If someone uses your referral link or uses your coupon code without using your referral link, it will be counted as your referral.

      The difference is only in the purpose, where the promo code is used so that the person you refer can get a special discount using your promo code.

      I suggest you inquire about this or anything else directly to your affiliate manager.

  • Untuk masalah migrasi mas ya.

    Di manajemen domain apakah yg arahkahkan hanya DNS saja, Nameservernya ga perlu mas ?

    Kemudian ini yg penting mas, setelah semuanya sudah sukses migrasi, apakah sebaiknya data di hosting lama dihapus atau di uninstall atau dibiarkan saja ?

    Makasih mas.

    • Iya DNS A Record nya saja yang dihubungkan ke IP server nya.
      Data di hosting lama terserah saja, mau di hapus atau tidak, tidak ada ngaruhnya, kok. Yang penting di backup saja.

  • Begini mas, kan biaya back up nya ada pembulatan, katakanlah $0,5. Itu pembulatannya untuk 1 server atau 1 aplikasi.

    Contoh :

    aplikasi A 1GB berarti dibulatkan jadi $0.5. Aplikasi B 1GB juga berarti $0.5 juga. Jadi satu server $1.

    Atau 2GB langsung 0.033×2 = 0.066 atau dibulatkan akan jadi $0.5, jd satu server tidak $1, hanya $0.5.

    Kemudian untuk masalah CDN, menurut mas blog yg dihost di server singapura perlu CDN ga untuk blog biasa aja (visitor indo). (dalam hal ini diluar CDN cloudways tetapi seperti cloudflare).

    Terima kasih mas.

    • Saya engga tahu. Saya cari tahu dulu ya.
      Nanti akan saya update lagi jawabannya melalui kolom komentar ini ya.

      Seperti Cloudflare berarti Full CDN ya? Bukan hanya static files nya saja yang di CDN?

      • Baik mas saya tunggu update jawabannya, soalnya saya penasaran dengan biayanya mas.

        Iya mas full CDN, apakah menurut mas disarankan atau tidak ?
        Saya juga bingung soal CDN ini, banyak yg bilang wajib, banyak juga yg bilang tidak perlu atau malah bikin blog lelet., jadi saya tanya penasihatnya langsung saja, soalnya tips dari mas saya terapkan semua diblog 100% terbukti benar.

        • Okay, sudah saya tanyakan. Jadi, hitungannya per server, bukan per aplikasi. Saya juga baru sadar setelah lihat invoice ternyata memang di charge nya per server.

          Siapa yang bilang tidak perlu dan malah bikin lelet? Pakai CDN apa yang malah bikin lelet?
          Justru pakai CDN bisa bikin load time website lebih cepet. Saya pakai CDN di semua blog saya, termasuk Penasihat Hosting, tapi tidak Full CDN, hanya untuk file-file statis nya saja (CSS, JS dan gambar).
          Pakai CDN banyak benefitnya, diantaranya:
          – Bisa mengurangi atau mempercepat load time website -> Speed / Faktor SEO
          – Bisa menghemat bandwidth

          • Jadi mending langsung saja ya pasang CDN d cloudways nya mas ?

            Klo boleh tau mas pakai CDN apa, apa CDN yg dipakai mas sama jenisnya kaya yg disediakan cloudways ?

          • Iya, CloudwaysCDN udah bagus dan murah kok.
            Kalau saya, karena pakai Google Cloud, jadi sekalian pake Google Cloud CDN nya. Tapi Google Cloud CDN hanya bisa digunakan jika pakai Google Cloud saja.

  • Salam mas, terima kasih bahasan mas sangat membantu.
    Ada beberapa pertanyaan :

    1. CloudwaysCDN berbayar $1/25GB untuk satu website ?

    2. Kemudian apa bisa kita back up manual tanpa bayar back up yg otomatis ?

    Ngomong2 Theme Thrive nya keren, saya sempat naksir sama theme ini, tapi mahal perbulannya hehe.

    Makasih mas.

    • 1. Betul untuk satu website
      2. Sayangnya tidak bisa, sudah tersistem dan tidak bisa di disable itu backup nya.

      Saya termasuk yang beruntung beli Thrive Theme (Builder) ini sejak hari pertama launching. Waktu itu masih bisa dibeli secara individual dengan lifetime updates dan 1 year support, tanpa harus subscribe atau jadi member Thrive.

      Kenapa tidak coba GeneratePress + GenerateBlocks? lebih cepet dan lebih murah dan bisa dikustomisasi sesuai keinginan seperti Thrive Theme Builder juga kok, mbak.

      • Tp untuk CDN ada opsi disable kan mas tidak seperti back up nya ?

        Iya mas saya udah 5 bulan ini pake GeneratePress, semua blog saya pake GP, tp tetep masih seneng liat Thrive hehe..

        Oh iya mas untuk yg d review Runcloud mas bilang gini :

        RunCloud hanya lebih mahal jika Anda mengelola satu website saja atau memilih paket Basic.

        RunCloud akan lebih murah dari CloudWays jika Anda mengelola banyak website.

        Tapi kan mas mereka sama2 bisa multiple aplikasi, kenapa bisa lebih murah runcloud mas ?

        Maaf mas saya banyak tanya soalnya blog saya ada 10, mau migrasi semua antara ke Cloudways atau ke Runcloud, jd nanya tentang masalah lebih murah lebih mahalnya hehe.

        • Iya, CDN nya optional kok.

          Pertanyaan bagus. Mungkin bahasa saya agak berbelit ya, tapi intinya, CloudWays hanya lebih murah jika ambil paket termurah nya saja, yang $10/bulan (dengan Digital Ocean). Lebih dari itu (atau paket diatasnya), pasti RunCloud lebih murah. Coba deh mbak simulasikan sendiri biaya nya.

          • Oh seperti itu ya mas hehe, kirain emng ada pembatasan di cloudways untuk maksimum site dipaket termurah.

            Makasih banyak ya mas, saya mantap pakai cloudways saja.

          • Iya mas kalau asumsinya gitu saya paham sih apa yang katakan di review runcloud.

            Emng klo 10 blog d cloudways bisa berkali2 lipat harganya mengingat resource yg tidak memungkinkan dipaket termurah, cuma saya ragu ke runcloud mas, takutnya tidak bisa saya pahami, beda dengan cloudways yg cuma baca review mas tanpa mencoba saya sudah dapat gambaran banyak, Belum lagi 2 akun nya itu loh klo di runcloud.

          • Mungkin engga jauh2 dari pilihan paket berikut (dengan harga termurah):
            RunCloud Basic + Digital Ocean Basic RAM 2 GB / CPU 2 Core. Total nya jadi $8 + $15 = $23, atau
            RunCloud Basic + Digital Ocean 4 GB / CPU 2 Core. Total nya $8 + $20 = $28
            Atau
            CloudWays 4 GB / 2 Core seharga $42 (Paket RAM 2 GB / CPU 2 Core belum available di CloudWays)

            Saran saya kalau budget menjadi pertimbangan utamanya, mbak bisa coba trial RunCloud selama 5 hari terlebih dahulu. Pindahkan salah satu blog mbak kesana dan lihat apakah mbak cocok menggunakannya atau tidak. Jika 5 hari dirasa kurang, bisa request untuk di extend masa trialnya via ticket. Dan ini semua gratis alias tanpa biaya, karena Digital Ocean juga menawarkan free credit selama 2 bulan seharga $100 untuk pelanggan baru.

          • Mas ada yg masih menjadi pertanyaan, untuk CDN Cloudways itu 1 dolar untuk 25GB, berarti kita tidak membayar bulanan kan selama yg 25GB masih mencukupi ?

  • Assalamualaikum mas Willy.

    Sebelumnya terima kasih banyak atas setiap reviewnya, sangat membatu sekali buat kami yang lagi pilih2 rumah hehe.

    Oh iya mas, rencananya saya mau migrasi dari shared hosting ke runcloud, tetapi runcloud ternyata setelah baca review ini saya jadi lebih tertarik di cloudways, soalnya simple hanya satu akun.

    Saya rencannya mau pakai yg vultr.

    Yg jadi pertanyaan :

    1. Lokasi server, saya mempunyai dua blog yg cukup ramai mas, blog nya bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, masing2 mempunyai server berbeda di shared hosting, server ID dan juga US karena alasan lokasi. Tetapi saya tidak mungkin memisahkan server kalau saya migrasi ke vultr karena alasan biaya yg akan lebih besar mas. Nah saran mas willy lebih baik untuk 2 blog yg beda target audiens itu lebih baik pakai sever dilokasi mana mas agar keduanya stabil dalam hal kecepatan ?

    2. Paket ideal, blog saya keduanya cukup ramai mas, yg ID hampir mencapai 5000 VU/day dan yg US cuma 1000VU/day, idealnya saya ambil paket mana mas ya agar tidak keteteran ? Dengan asumsi bisa upgrade jika semakin membeludak.

    Itu saja mas, terima kasih banyak. Sukses selalu.

    • Wa’alaykumsalam mas Imam,

      1. Saran terbaik saya dipisahkan servernya. Kalau tetap mau di gabung, menurut saya sebaiknya ngalah salah satunya. Tapi, biar lebih mantep, coba deh mas research pengaruh ke SEO nya, karena itu yang paling penting kan? 🙂
      2. Kalau server digabung, sebaiknya dimulai dari paket Vultr yang $26 saja.

      Sukses selau juga buat masnya.

      • Terima kasih mas jawabannya, saya akan pertimbangkan.

        Oh iya mas kalau masalah migrasi website nya gimana ya mas ?

        Kan yg pertama bisa gratis ya, terus kalau website keduanya bisa lewat plugin yang ada di worpdress.

        Apa itu ada biayanya atau maksudnya website yang pertama dibantu migrasinya, kalau yg pakai plugin tidak d bantu, tapi kita sendiri yg melakukan.

        Atau memang yg kedua migrasinya harus bayar ?

        • Mereka menawarkan gratis hanya untuk website pertama saja. Adapun website kedua harus bayar atau mas bisa migrasi sendiri. Saya sudah buatkan tutorialnya diatas dan sebenarnya engga sulit kok karena menggunaka plugin. Nanti dalam proses migrasinya, kalau ada kendala bisa tanyakan ke saya lewat kolom komentar ini atau via email boleh juga.

          • Akhirnya saya memutuskan untuk menjadi bagian dari cloudways, tinggal menunggu verifikasi manual dari cloudways, Alhamdulillah saya tidak lupa pasang kode PHCW30 juga sebagai tanda terima kasih saya diberikan jalan keluar untuk segala permasalahan tentang hosting saya.

            Semoga semua blog dan juga website saya berhasil migrasi tanpa hambatan. aamiin.

            Sukses terus mas,

          • Terima kasih banyak mas. Saya apresiasi sekali karena sudah support Penasihat Hosting dengan menggunakan kode kupon kami. Sukses juga buat mas nya! Kalau ada kendala boleh email atau kirim pertanyaan melalui kolom komentar ini lagi.

  • Mas Willya,
    Apakah layanan manage vps di cloudways bisa digunakan juga untuk email hosting/smtp. Yang saya baca dari bebrapa forum, kebanyakan provider memblokir port 25 dan 587.
    Sebelumnya Terima Kasih mas, sangat lengkap dan bermanfaat artikelnya.

    • Saya belum pernah coba mas, tapi kayaknya ndak bisa.
      Kenapa tidak coba layanan yang memang spesialis di bidang email hosting, seperti G Suite, Rackspace, etc..?

  • halo mas Willya,

    Mantap mas reviewnya, saat ini sy uda pakai cloudways dr akhir thn 2020 kmrn, sampai ssaat ini puas tdk ada kendala hehe

    Sedikit mau tanya mas,
    1. saya kan pakai cloudways yg vultr. saat ini saya pakai CDN yg 1$ + breze, kalo mau compare pakai CDN Cloudflare (yg free) better yg mana ya mas menurut mas Willy ?
    2. pertanyaan kedua sedikit mlenceng mas, kalo email hosting buat email2 standar lebih cocok pakai hosting web biasa (yg murah2) aja apa perlu sewa email hosting ya (pakai domain yg di cloudways) ?

    terima kasih sebelumnya mas,

    • Halo mas Farid,

      1. Oh beda mas, CDN nya Cloudways hanya untuk file-file yang sifatnya statis saja.
      2. Saran terbaik saya pakai email add on nya Cloudways.

      • hi Mas Willya,

        oke mas, terima kasih sarannya.. saya sambil explore2 dulu yg cocok mana hehehe