Review Cloudways

Managed Cloud VPS Hosting yang Mampu Menjaga Keseimbangan Antara Harga dan Kualitas

By Willya Randika  | Updated: June 16, 2021   | 78 Komentar

Tertarik dengan cara baru untuk meng-host website Anda?

Sekarang ini, semuanya tampak sudah beralih ke teknologi cloud, bukan?

Tidak terkecuali web hosting.

Faktanya, layanan hosting berbasis cloud sudah sangat digemari akhir-akhir ini.

Bahkan, hampir setiap provider hosting memiliki beberapa paket hosting dalam bentuk cloud untuk menjawab kebutuhan konsumen.

Cloudways Manged Cloud Hosting

Tapi, dari semua pilihan yang ada, bagaimana Anda dapat menemukan satu yang terbaik? Yang cepat dan stabil, mudah digunakan, terjangkau dan tentu saja dapat diandalkan?

Tidak mudah. Tapi disini saya akan membantu Anda melihat Cloudways.


Apa itu Cloudways?

Cloudways adalah salah satu perusahaan hosting yang ikut ambil bagian dalam mendorong revolusi cloud.

Mereka berkantor pusat di Malta dan sudah ada sejak tahun 2011.

cloudways logo
Secara singkat, Cloudways menawarkan pengelolaan cloud VPS hosting sepenuhnya dalam paket yang lebih rapih, lebih terjangkau dan lebih mudah digunakan untuk semua level (dari pemula hingga developer).

Apa yang dimaksud dengan pengelolaan cloud hosting sepenuhnya?

Lima atau enam tahun yang lalu, cloud hosting dianggap sebagai teknologi yang sangat kompleks. Sangat tidak ramah untuk pemula.

Dimana untuk dapat meng-host sebuah website di cloud hosting, seperti di Amazon Web Services (AWS) atau Digital Ocean, sangat diperlukan pengetahuan teknis.

Mulai dari melakukan setup pada server, setup firewall untuk security, membuat back up mandiri, tidak lupa juga Anda perlu menghafal command server, dan masih banyak lagi.

Nah, bagi Anda yang tidak mau repot mengelola server sendiri, Anda mungkin juga tidak punya waktu untuk mempelajarinya dan hanya ingin fokus dalam pengembangan dan konten website Anda saja, maka Cloudways dapat menjadi solusi terbaik.


Apa yang Cloudways Lakukan?

Jika Anda sudah melakukan research sebelumnya terhadap provider managed cloud hosting, Cloudways adalah salah satu nama yang sering disebut-sebut.

Hanya dalam kurun waktu 8 tahun sejak berdirinya, mereka berhasil mengelola lebih dari 250.000 website dengan tingkat kebahagiaan customer 94.7%.

Itu adalah pencapaian yang luar biasa.

Pencapaian Cloudways

Tapi, apa yang menjadi kelebihan Cloudways?

Dan apakah Cloudways adalah tempat yang tepat untuk meng-host website Anda?

Dalam review Cloudways ini, saya akan menggali apa yang menjadi keunikan mereka dan mengapa pendekatan yang mereka lakukan dapat memberikan lebih banyak fleksibilitas daripada provider cloud hosting lainnya.

Dan alih-alih hanya memberikan Anda daftar kelebihan dan kekurangan, saya juga akan menunjukan kepada Anda bagaimana caranya meng-host sebuah website (WordPress) di Cloudways. 

Semua dalam satu panduan dan review lengkap Cloudways ini.

Rangkuman Review Cloudways

Cloudways-Logo-full

Rating Keseluruhan:

4.5 / 5 (sangat baik)

Uptime

Dalam dua bulan pengujian, seluruh provider cloud hosting yang saya test (Digital Ocean, Vultr dan Linode) mencatatkan rata-rata uptime yang sangat mengesankan, yaitu >99,98%.

Speed

Tidak hanya rata-rata uptime nya yang mengesankan, tetapi load time nya pun juga sangat cepat. Tidak mengherankan, karena provider cloud yang digunakan Cloudways adalah yang terbaik saat ini.

Harga

Tidak banyak perusahaan hosting yang mampu menjaga keseimbangan antara harga dan kualitas. Cloudways adalah salah satunya. Dibanding pesaingnya, biaya hosting di Cloudways lebih murah, meski bukan yang termurah.

Support

Support Cloudways cukup baik. Tetapi mereka belum menerapkan sistem conversation 100% via live chat. Ada keterbatasan-keterbatasan, seperti durasi nya dibatasi hanya 20 menit saja.


Kunjungi www.Cloudways.Com
Discount 30% selama 2 bulan dengan kode promo: PHCW30

Kode promo Cloudways

(Gratis trial 3 hari)

Disclosure: Support Anda membantu website ini terus berjalan! Saya menggunakan link affiliasi, dimana saya akan menerima komisi $65 dari pembelian hosting Cloudways Anda. Anda tidak akan dikenakan biaya tambahan, bahkan saya berhasil menegosiasikan harga yang lebih murah dengan menggunakan kode promo PHCW30 untuk potongan 30% selama 2 bulan untuk Anda.


Kelebihan Menggunakan Cloudways

Sama seperti review hosting yang sudah-sudah, saya di Penasihat Hosting selalu berkomitmen untuk memberikan Anda informasi yang tidak bias, transparan, dan selalu bergantung kepada data yang relevan.

Jadi, sebelum menulis review Cloudways ini, saya sudah melakukan monitoring terhadap uptime, load time, response time & page load time, dan load impact Cloudways. Tidak lupa juga saya menguji kualitas support nya.

Dan setelah meneliti semuanya, saya bisa menyimpulkan apa-apa saja yang menjadi kelebihan Cloudways berikut ini.

1. Cloudways Memberikan Lebih Banyak Fleksibilitas Daripada Provider Lainnya

Pertama dan yang perlu Anda ketahui, Cloudways adalah provider yang menyediakan pengelolaan cloud hosting sepenuhnya saja.

Mereka tidak menggunakan jaringan cloud hosting sendiri, mereka justru memberikan Anda pilihan lima provider cloud hosting terbesar saat ini.

Itu adalah pendekatan yang unik, karena Anda bisa memilih dari:

  • Digital Ocean: Salah satu pioneer dalam teknologi cloud hosting dan merupakan pilihan paling populer dan termurah dengan biaya mulai dari $10/bulan.
  • Vultr: Penyedia dengan hasil test performance terbaik. Biaya nya mulai dari $11/bulan.
  • Linode: Pilihan populer lainnya. Harga mulai dari $12/bulan.
  • Amazon Web Services (AWS): Siapa yang tidak tahu AWS? Infrastuktur cloud mereka dikelola dengan sangat baik, tetapi secara umum, biaya mereka adalah yang paling mahal. Biaya nya mulai dari $36,51/bulan dan bandwidth nya sangat terbatas (2GB) dibandingkan ketiga provider di atas.
  • Google Cloud Platform (GCP): Diklaim lebih baik dari AWS dengan biaya yang sedikit lebih murah dari AWS. Mulai dari $33,30/bulan dan bandwidth yang sangat terbatas (2GB).
Ingat, Cloudways menawarkan Anda untuk trial hosting selama 3 hari. Apapun provider cloud hosting yang Anda pilih, Anda bisa mencobanya terlebih dahulu termasuk AWS dan GCP.

Selain itu, Cloudways tidak hanya bekerja untuk website WordPress saja, tetapi juga bisa Anda gunakan untuk meng-host website Magento, Drupal, Prestashop, Joomla, website PHP (Laravel, Codeignitor, Slim), dan lain-lain.

Itu artinya, Cloudways dapat Anda gunakan untuk segala platform, apapun kebutuhan Anda.


2. Control Panel yang inovatif

Sebagai gambaran, saya akan memperkenalkan control panel Cloudways kepada Anda.

Cloudways membuat custom control panel yang unik, berbeda dari provider lainnya.

Kesan pertama saya adalah, sejujurnya control panel buatan Cloudways terlihat agak technical, terutama untuk pemula. Maksud saya, control panel nya memang terlihat intuitif tapi mungkin lebih ditujukan kepada developer.

Beberapa tampilan control panel nya dapat Anda lihat pada tab dibawah ini:

  • deploy
  • server
  • Application
  • projects
  • team

Jika Anda baru saja memulai. Halaman pertama yang Anda akan temui adalah halaman 'Deploy Your Managed Application'.

Sebagai permulaan, Anda perlu memilih aplikasi apa yang akan Anda instal, misalnya WordPress. 

Setelah itu memilih provider, ukuran server dan lokasi server.

deploy website atau aplikasi

Bagi Anda yang baru saja memulai, atau terbiasa menggunakan control panel seperti cPanel, Direct Admin dan Plesk, saya rasa Anda perlu waktu untuk mengenal semua fungsi yang ada hingga terbiasa menggunakannya.

Note: Di akhir panduan ini, saya memberikan tutorial bagaimana cara meng-install dan melakukan migrasi website WordPress ke Cloudways.

Tapi saya percaya penyesuaiannya tidak membutuhkan waktu yang lama.


3. Harga yang Bervariasi. Cocok Untuk Anggaran Berapapun

Saya tahu, biaya managed cloud hosting jauh lebih mahal daripada biaya di shared hosting.

Di shared hosting, umumnya Anda mengeluarkan uang kurang dari Rp 50.000/bulannya, tapi di managed cloud hosting, pilihan terendahnya adalah di sekitar Rp 150.000/bulan.

Mungkin biaya menjadi satu hal yang paling Anda pertimbangkan. Namun bagi Anda yang serius menjalankan bisnis online, ini adalah investasi terbaik.

Biaya terendah di Cloudways adalah $10/bulannya dengan pilihan provider cloud hosting Digital Ocean. Anda akan mendapatkan jumlah sumber daya yang cukup.

  • RAM 1GB
  • Processor 1 Core
  • Storage 25GB
  • Bandwidth 1TB

Dengan penawaran resources sebesar itu, saya rasa Anda bisa meng-host hingga 3 website/blog dengan traffic low to medium.

Dan bagian terbaiknya adalah Anda mendapatkan dedicated RAM dan vCPU yang jauh lebih powerful dibandingkan yang Anda dapatkan di shared hosting dengan harga yang sama.

Ingat: Di shared hosting Anda berbagi sumber daya dengan pengguna lainnya dalam server yang sama, tapi di VPS Anda mendapatkan sumber daya yang pasti, yang hanya untuk Anda.

Bagaimana dengan sistem pembayaran di Cloudways?

Cloudways menganut sistem pembayaran Pay As You Go Service, yang artinya Anda hanya membayar untuk sumber daya yang Anda gunakan saja.

Tidak ada kontrak yang mengikat dimana Anda harus berlangganan secara bulanan ataupun tahunan. Dengan kata lain Anda dapat berhenti kapan saja Anda mau. No worries!

metode pembayaran di Cloudways

Metode pembayarannya?

Untungnya, Cloudways menerima metode pembayaran via PayPal. 

Selain itu, mereka juga menerima pembayaran via prepaid card, seperti Payoneer (kartu yang saya gunakan untuk pembayaran online).


4. Memliki Fitur-fitur yang Kaya

Tidak banyak perusahaan hosting yang mampu menjaga keseimbangan antara harga dan fungsionalitas. Cloudways adalah salah satunya.

Cloudways hadir dengan fitur-fitur yang kaya dan sangat dibutuhkan untuk menunjang aktifitas harian. Semua bisa dilakukan langsung dari control panel Cloudways.

Mulai dari:

1

Melihat Informasi Detail Akses Website/Aplikasi Anda

Seperti detail login WordPress Anda, FTP, akses ke MySQL, dan lain-lain.

Halaman detail akses

2

Menambah/Add on Domain

Dengan fitur ini, Anda bisa menambahkan domain baru sehingga Anda bisa menginstall aplikasi atau website tambahan. 

Menambahkan domain baru

3

Menambahkan aplikasi baru

Sebagai informasi, Anda dapat meng-host kan aplikasi sebanyak apapun selama resources server Anda cukup.

Anda juga bisa menambahkan dua aplikasi yang berbeda dalam satu server. Misalnya aplikasi yang satu adalah WordPress, yang lainnya Prestashop.

Menambahkan aplikasi baru

4

Meng-install SSL gratis ataupun custom SSL dan mengatur nya supaya bisa di perpanjang secara otomatis

install SSL gratis

5

Melakukan backup dan restore dengan hanya 1x klik.

Anda tidak perlu menginstal plugin hanya untuk kebutuhan backup di website Anda.

Cloudways akan mem-backup data website Anda setiap hari dan menyimpan data backup nya selama 10 hari.

Anda juga bisa melakukan backup secara manual.

restore dan backup

6

Menambah atau meningkatkan ukuran server

Ketika website Anda tumbuh besar dan ukuran server Anda saat ini tidak lagi cukup untuk meng-handle kebutuhan website Anda, maka Anda perlu menambah ukurannya dengan melakukan vertical scaling.

Di Cloudways, Anda bisa melakukannya dengan mudah hanya dengan 1x klik.

Digital Ocean, Vultr dan Linode hanya bisa melakukan upgrade, sementara AWS dan GCP menawarkan opsi untuk bisa melakukan upgrade dan downgrade.

upgrade paket

7

Fitur staging/clone website untuk kebutuhan pengembangan

Anda juga bisa membuat website clone atau website staging dengan hanya 1x klik di Cloudways.

Buat website staging

Ini adalah 'staging management' dimana Anda bisa melakukan:

  • PUSH = Mendorong perubahan yang Anda lakukan dari website staging ke website 'live' Anda.
  • PULL = Mendorong perubahan pada website live ke staging
  • DEPLOYMENT LOGS = Melihat log push dan pull yang sudah Anda lakukan
Staging management

Dan masih banyak lagi.

Anda bisa meng-explore semua bagian nya nanti ketika sudah mendaftar.

Namun, pastikan Anda mengetahui perbedaan server dan aplikasi. Biasanya untuk pemula sulit membedakan fungsi keduanya.

servers dan applications

Keduanya memang memiliki entitas yang berbeda, dimana di applications Anda bisa melakukan tugas-tugas yang langsung berhubungan dengan aplikasi/website Anda, seperti backup, restore, install CDN, SSL, FTP, dan lain-lain, sedangkan di servers adalah tentang pengaturan server secara umum.


5. Memiliki Performance yang Sangat Mengesankan

Untuk mengetahui seberapa baik performance Cloudways, saya melakukan penelitian selama dua bulan penuh sejak bulan November 2019 - Desember 2019.

Caranya adalah:

Pertama, saya membeli domain khusus untuk digunakan dalam pengujian dengan detail sebagai berikut:

Digital Ocean : penasihathosting-cwdo.com ($10/bulan)
Vultr: penasihathosting-cwvu.com ($11/bulan)
Linode: penasihathosting-cwli.com ($12/bulan)
Terinstall: Cloudways CDN (untuk file-file statis) dan Brezee Caching Plugin (Bawaan Cloudways)

Website test diatas saya install WordPress dengan pengaturan default.

Kemudian, saya monitoring response time dan uptime nya menggunakan Pingdom.com. Terakhir, saya uji ketahanan server nya menggunakan Load Impact dan tidak lupa juga menguji seberapa baik support Cloudways.

biaya hosting di AWS

Oia, mohon dicatat bahwa dalam pengujian ini saya tidak memasukkan Amazon Web Services (AWS) dan Google Cloud Platform (GCP) dalam pengujian.

Pertama, sejujurnya budget saya terbatas, biaya AWS dan GCP jauh lebih mahal.

Kedua, saya meyakini bahwa performance nya tidak akan jauh berbeda jika dibandingkan ketiga provider yang saya uji.

Ketiga, saya percaya bahwa Anda belum membutuhkan hosting dengan biaya yang mahal. Jika Anda mengatahui bahwa biaya hosting di AWS dan GCP berbeda-beda tergantung lokasi servernya. Server Singapore di AWS adalah mulai dari $46.93/bulan, sedangkan di Google Cloud mulai dari $40.94 (jauh lebih mahal dari biaya server di US).

Apalagi jika Anda mengetahui bahwa bandwidth yang ditawarkan hanya 2GB/bulan. Sedangkan bandwidth ketiga provider lainnya ditawarkan mulai dari 1TB/bulan.

Bandwidth Google Cloud

Keempat, jika Anda memiliki budget lebih dan Anda adalah pengguna WordPress, saya yakin Anda lebih memilih KINSTA.

Namun, mengapa Anda memilih Cloudways? Karena biaya nya lebih terjangkau dan memiliki performance yang bagus.

Jadi, saya sudah merangkum hasil penelitian performance Cloudways dalam tabel dibawah ini:

logo cloudways

Digital Ocean

Vultr

Linode

Harga

Mulai dari $10/bulan

Mulai dari $11/bulan

Mulai dari $12/bulan

Average Uptime

99,99%

 100%

 100%

Avg. Response Times

0,616 detik

0,788 detik

0,677 detik

Load Impact (Avg. response times)

0,06 detik

0,04 detik

0,09 detik

Support

8/10

Saya akan jelaskan satu per satu, mulai dari:

1

Rata-rata uptime yang sangat mengesankan, nyaris sempurna!

Ketiga provider mencatatkan waktu uptime yang nyaris sempurna. 

  • digital ocean
  • vultr
  • linode

Selama dua bulan pengujian, server Digital Ocean hanya mengalami downtime selama 7 menit. 

Cloudways Digital Ocean Uptime Test

Uptme Digital Ocean

Namun, saya tidak bisa menjamin bahwa uptime Vultr dan Linode akan terus sempurna seperti ini, karena bahkan perusahaan sebesar Google, Amazon dan Ebay saja pernah mengalami downtime.

2

Rata-rata response server yang sangat cepat

Selain rata-rata uptime nya yang bagus, waktu response server ketiga provider juga sangat bagus.

logo cloudways

Digital Ocean

Vultr

Linode

Avg. Response Times

0,616 detik

0,788 detik

0,677 detik

Data detail nya dari bulan ke bulan:

  • digital ocean
  • vultr
  • linode
Data monitoring Cloudways Digital Ocean

Uptime dan response time Digital Ocean

3

Berhasil meng-handle 200 virtual user tanpa ada masalah

Server dengan uptime yang stabil dan cepat saja tidak cukup, Anda membutuhkan server yang juga tahan banting, yang bisa meng-handle ratusan pengunjung yang datang.

Anda tidak pernah tahu kapan, mungkin ada salah satu artikel Anda yang tiba-tiba viral sehingga menyebabkan traffic menjadi sangat ramai pada waktu yang bersamaan.

Nah, untuk menguji seberapa baik ketiga provider cloud hosting ini mampu meng-handle traffic yang ramai, saya melakukan pengujian Load Impact dengan mengirimkan 200 virtual user untuk menjelajahi website test dalam durasi 10 menit.

Hasilnya?

Sangat bagus. Ketiga provider sama sekali tidak kesulitan menyelesaikan test ini.

  • digital ocean
  • vultr
  • linode
Load Impact Digital Ocean - Cloudways

Agar lebih mudah dimengerti, saya rangkum hasil nya dalam tabel dibawah ini:

logo cloudways

Digital Ocean

Vultr

Linode

Minimun
Response Times
(rendah lebih baik)

3ms

4ms

3ms

Maximun
response Times
(Rendah Lebih Baik)

26ms

24ms

801ms

Request handled
(Tinggi lebih baik)

149171

221572

160446

Average Request Rate
(Tinggi lebih baik)

249 request/second

370 request/second

268 request/second

Sampai disini, saya berkesimpulan bahwa ketiga provider, baik Digital Ocean, Vultr dan Linode memiliki kualitas yang tidak jauh berbeda.

Mereka memiliki kestabilan server yang bagus. Kecepatan server nya juga cepat dan mampu meng-handle 200 virtual user secara bersamaan.

Tapi, di antara ketiganya, sejauh ini Vultr mencatatkan hasil test performance terbaik. Disusul Digital Ocean, kemudian Linode.


6. Gratis Trial Hosting 3 Hari dan Gratis Migrasi Hosting

Jika Anda ingin mencoba-coba Cloudways terlebih dahulu, Anda bisa mendaftar tanpa perlu membayar dengan memanfaatkan trial selama 3 hari.

Jika Anda merasa puas, Anda bisa upgrade account Anda dari trial ke full setelah nya.

Dan kabar baiknya, Cloudways juga menawarkan migrasi dari hosting lama Anda ke Cloudways secara gratis untuk satu website.

pricing-new-migrations-img

Kekurangan Menggunakan Cloudways

Tidak ada satupun provider yang tidak memiliki kekurangan, termasuk Cloudways.

Setidaknya ada beberapa kekurangan yang perlu Anda perhatikan.

1. Cloudways Memiliki Support yang Cukup Baik, Sayangnya Memiliki Keterbatasan-Keterbatasan

Cloudways menyediakan support via ticket da live chat 24/7/365.

4 Support Cloudways

Dimana live chat dapat Anda gunakan untuk meminta bantuan yang tidak membutuhkan inspeksi yang detail. Saya kira permasalahan seperti: masalah pada SSL, masalah pada backup, install CDN, Add on, dan semacamnya saja.

Sedangkan jika Anda membutuhkan bantuan yang membutuhkan inspeksi yang dalam, maka Anda bisa menggunakan tiket.

standard sla free support

Sayangnya, support (gratis) dari Cloudways ini memiliki keterbatasan, dimana durasi live chat dibatasi hanya 20 menit saja, sedangkan waktu response tiket adalah 3 jam.

Kekurangan lainnya adalah support via live chat tidak langsung ditangani oleh seorang agent, melainkan akan dimulai dari robot/bot terlebih dahulu.

Jika masalah Anda tidak bisa diselesaikan dari bot, maka Anda bisa meminta untuk langsung di hubungkan dengan salah seorang agent.

Tapi biasanya sebelum itu, CloudwaysBot akan meminta beberapa detail seperti server IP, domain dan detail-detail lainnya yang diperlukan.

Cloudways Bot

Updated: 

Berita baik.

Sekarang support Cloudways tidak lagi dimulai dari Bot, tapi langsung dari agent yang akan langsung memproses keperluan Anda.

Oia, ngomong-ngomong Cloudways juga menawarkan support yang dapat membantu segala permasalahan Anda, yaitu di Advanced dan Premium support dengan biaya mulai dari $100/bulan nya.

Dengan ini Anda tidak perlu menggaji atau mencari developer untuk membantu maintenance, fixing errors, dan customization themes/plugins dan masalah-masalah lainnya.

support dari cloudways

2. Sayangnya, CloudwaysCDN berbayar $1/25GB

Bagusnya, Cloudways memiliki fitur CDN sendiri yang dinamakan CloudwaysCDN.

CloudwaysCDN berbeda dengan CDN seperti Cloudflare, karena CloudwaysCDN hanya akan meng-host file-file website yang bersifat statis saja, seperti CSS, JS dan gambar, sehingga IP website Anda tidak akan berubah.

CDN ini bisa mempercepat load time website Anda.

Sayangnya, berbeda dengan pesaingnya seperti Kinsta dan WPX Hosting yang meng-gratis kan layanan CDN nya, Anda justru diharuskan membayar sebesar $1/25GB untuk mengaktifkan CloudwaysCDN.

Tapi $1/25GB itu termasuk murah kok, masih terjangkau jika dibandingkan dengan pilihan CDN populer seperti KeyCDN.

instal CDN

3. Fitur Backup Otomatis Cloudways Tidak Gratis. Anda Harus Bayar $0,033/GB per Backup

Cloudways menggunakan off-site backup dimana file website Anda akan di backup di jaringan penyimpanan eksternal, yang berbeda dengan jaringan penyimpanan website Anda.

Tetapi, off-site backup ini dikenakan biaya, yaitu $0,033/GB.

Dan hal lain yang perlu Anda ketahui adalah mereka membulatkan nominal charge backup nya ke kelipatan $0,5. Misalnya, biaya backup Anda bulan ini adalah $1,22, maka akan dibulatkan menjadi $1,5, dst...

Backup fee Cloudways

4. Cloudways Tidak Menjual Domain

Cloudways adalah provider managed cloud hosting saja, mereka tidak menjual domain. Jadi, Anda perlu membeli domain di tempat lain, seperti Namecheap, GoDaddy atau bisa juga melalui provider lokal.


Kesimpulan: Apakah Saya Merekomendasikan Cloudways

Tentu saja! Cloudways adalah salah satu provider managed cloud hosting terbaik saat ini.

Mereka memiliki fleksibilitas yang lebih banyak dibanding provider lainnya, dan memiliki performance (uptime, speed dan load impact) yang sangat mengesankan. PLUS ditunjang dengan fitur-fitur yang kaya dan harga yang lebih terjangkau.

Dan support Cloudways cukup baik, meskipun masih memiliki keterbatasan-keterbatasan, tetapi saya percaya diri merekomendasikan Cloudways kepada Anda.

Mengingat bahwa Cloudways memberikan Anda trial hosting selama 3 hari, itu artinya Anda bisa mencoba semua nya tanpa perlu membayar satu rupiah pun. 

Jika Anda suka dengan Cloudways dan memutuskan untuk memindahkan website Anda ke Cloudways, mereka akan dengan senang hati membantu proses migrasi website Anda secara gratis.

Namun jika tidak, dengan adanya trial, saya rasa Anda tidak akan rugi apapun kecuali mungkin beberapa menit dari waktu berharga Anda.

Gunakan kode kupon: PHCW30 untuk mendapatkan diskon sebesar 30% selama 2 bulan.

Kelebihan:

  • Harga yang lebih terjangkau (mulai dari $10/bulan nya)
  • Menerima pembayaran via PayPal dan prepaid card seperti Payooner dan Anda juga bisa mencoba menggunakan VCN yang dikeluarkan oleh BNI Syariah
  • Cloudways tidak menganut model sistem kontrak. Sitem pembayaran mereka adalah model Pay As You Go service. Artinya, Anda hanya akan membayar apa (resources/sumber daya) yang Anda gunakan saja
  • Cloudways tersedia untuk hampir semua platform (tidak hanya WordPress)
  • Performance yang baik di semua provider
  • Tidak ada peningkatan waktu response atau error terjadi pada test load impact dengan 200 pengunjung secara bersamaan
  • Rata-rata uptime yang sangat stabil (99,98% - 100%)
  • Support yang baik
  • Security yang baik
  • Tersedia fitur staging
  • Backup dan restore hanya 1x click. Anda juga bisa melakukan manual backup (backup dilakukan setiap hari dan tersimpan hingga 10 hari kebelakang)
  • Gratis SSL yang bisa di aktifkan hanya dengan 1x klik
  • Gratis migrasi dari hosting lama ke Cloudways
  • Gratis trial hosting selama 3 hari

Kekurangan:

  • Dashboard nya mungkin kurang friendly buat pemula.
  • Tidak menjual domain, jadi Anda perlu membeli domain di tempat terpisah
  • Cloudways CDN berbayar $1/25GB
  • Cloudways men-charge backup sebesar $0,033/GB per backup dan membulatkan nominalnya ke $0,5 jika tagihan backup di akhir bulan kurang dari $2. Artinya, jika tagihan backup Anda $0,033, maka dibulatkan menjadi $0,5. Begitupun bila $1,22, maka menjadi $1,5.
  • Support nya tidak langsung ditangani oleh agent, tetapi dimulai dari robot. Dan setelah beberapa kali mencoba support nya, saya merasa kualitas support dari Agent nya bervariasi.

Cara Install dan Migrasi Website WordPress ke Cloudways

Cara install WordPress baru atau migrasi WordPress ke Cloudways mudah, bahkan pemula sekalipun bisa melakukannya. Anda bahkan tidak akan menyentuh coding sama sekali dalam prosesnya.

Ada 2 tutorial.


Tutorial 1: Cara Install Website WordPress Baru

1

Buat account (gratis) Cloudways Anda

Jika Anda belum membuat account di Cloudways, Anda perlu membuat nya terlebih dahulu.

Kunjungi www.Cloudways.com dan klik tombol yang ada di pojok kanan atas "Start Free".

Oia, jika Anda mau, Anda bisa menggunakan kode kupon: PHCW30 untuk mendapatkan diskon 30% selama 2 bulan (affiliate)

Kode promo Cloudways

2

Deploy Aplikasi WordPress Anda

Pertama, klik "Select your application"

Pilih aplikasi

Kemudian pilih WordPress versi terbaru. Saat ini, yang terbaru adalah versi 5.3, Anda bisa memilih versi yang lebih baru jika tersedia.

Anda juga bisa memilih Clean (No Cloudways Optimization) Version 5.3 apabila tidak ingin website WordPress Anda terinstall plugin caching Breeze (bawaan Cloudways) dan konten bawaan Cloudways.

Pilih aplikasi WordPress

3

Isi detail server dan aplikasi Anda

(2) Isi nama aplikasi Anda. Misalnya: Website Saya.
(3) Isi nama server. Misalnya: Server Digital Ocean.
(4) Pilih project Anda. Misalnya buat nama project baru: Penasihat Hosting.
(5) Pilih provider cloud hosting: Digital Ocean, Vultr, Linode, AWS dan GCP.
(6) Pilih ukuran server dengan cara menggeser nya.
(7) Pilih lokasi server. Kalau website Anda berbahasa Indonesia, pilih Singapore.
(8) Perhatikan semua detail server dan aplikasi Anda kembali. Jika sudah klik tombol "LAUNCH NOW" yang terletak di kanan bawah layar Anda.

Cara Install WordPress di Cloudways

4

Kemudian, Anda perlu menunggu sebentar hingga server Anda selesai dibuat. Estimasi nya sekitar 7 menit

Setelah Launh Server

Jika proses sudah selesai, maka tampilannya akan menjadi seperti dibawah ini.

Klik "www (1)" dan klik aplikasi WordPress yang baru Anda install (2).

Klik aplikasi WP yang baru Anda install

5

Selanjutnya, Anda perlu menambahkan domain Anda agar terhubung dengan server

Pada tahap ini, sebenarnya aplikasi WordPress Anda sudah berhasil terinstall, tetapi masih menggunakan nama domain sementara. Biasanya nama domain sementara nya seperti ini: wordpress-362278-1127190.cloudways.com (perhatikan yang saya kotaki warna merah pada gambar dibawah). 

Oia, Anda juga bisa langsung mencoba log in ke "WP ADMIN" WordPress baru Anda menggunakan domain sementara tersebut dengan memasukkan username dan password yang disediakan.

Detail akses WP baru Anda

Tapi, tentu saja Anda tidak akan menggunakan domain sementara itu bukan?

Maka Anda perlu menambahkan domain Anda sendiri dan menghubungkan nya ke server. 

Caranya, buka menu "Domain Management" yang ada di sidebar sebelah kiri (1), kemudian isi nama domain utama Anda (2), dan klik tombol "Save Changes".

Menambahkan domain

6

Langkah terakhir, tergantung dari provider tempat Anda membeli domain, Anda perlu menambahkan A Record pada DNS Management domain Anda.

  • Type = A Record
  • Host = @ (kecuali Anda ingin nama domain Anda menggunakan "www", maka isi dengan "www")
  • Value = Isi dengan IP server Anda (lihat gambar di bawah 'please note')
  • TTL = Biarkan saja apa adanya atau set Automatic

Please Note:


Secara default, Cloudways tidak menggunakan NS, jadi yang Anda perlu tambahkan/ganti hanyalah A Record saja.


Dan ganti NS domain Anda menjadi NS bawaan registar domain Anda. Misalnya, Anda menggunakan NS dari Niagahoster, maka ganti NS nya menjadi NS bawaan Niagahoster. Begitupun misal Anda menggunakan NS bawaan NameCheap/GoDaddy, maka ganti menjadi NS bawaan NameCheap/GoDaddy.

Copy IP Server Anda

COPY PUBLIC IP ke Value

Contoh pengisian A Record di provider domain Namecheap:

A Record

7

Sampai disini, Anda hanya perlu menunggu. Jika Anda sudah benar mengisi A Record, harusnya kurang dari 30 menit atau paling lama 24 jam domain Anda sudah terhubung dengan server.

8

Ah iya. Ini penting, jangan lupa untuk meng-install SSL (gratis) untuk keamanan website Anda.

Buka menu "SSL Certificate" (1)
Pilih Lets Encrypt (2)
Masukkan email Anda (3) - Tidak perlu harus sama dengan email Cloudways
Masukkan nama domain (4)
Klik tombol "INSTALL CERTIFICATE" (5)

Isi form SSL

Terakhir, jangan lupa klik tombol "ENABLE HTTPS"

Klik tombol enable HTTPS

Tutorial 2: Cara Mudah Migrasi Website WordPress ke Cloudways Menggunakan Plugin Cloudways WorPress Migrator

Jika Anda ingin melakukan migrasi sendiri atau ingin buru-buru memindahkan website Anda ke Cloudways, Anda bisa mengikuti tutorial ini.

Tenang saja, cara nya mudah. Saya sudah mencobanya dan setelah beberapa kali mencoba, tidak ada downtime terjadi hingga proses migrasi selesai hingga website sepenuhnya pindah ke server Cloudways.

Jika Anda mengalami kesulitan dalam proses migrasi ini, ingat bahwa Anda bisa selalu menghubungi saya via email di randi(at)penasihathosting.com.


Biasanya, pesan yang masuk saya balas kurang dari 24 jam, tapi jika saya sedang online, biasanya pesan yang masuk akan langsung saya balas.

1

Buat account (gratis) Cloudways Anda

Pertama, jika Anda belum mempunyai account Cloudways, Anda perlu membuat nya terlebih dahulu.

Kunjungi www.Cloudways.com dan klik tombol hijau "Start Free" yang ada di pojok kanan atas .

Oia, Jika Anda mau, Anda bisa menggunakan kode kupon: PHCW30 untuk mendapatkan diskon 30% selama 2 bulan (affiliate).

Kode promo Cloudways

2

Deploy Aplikasi WordPress Anda

Setelah mendaftar, pertama sekali Anda perlu mengatur server. Klik "Select your application"

Pilih aplikasi

Anda bisa memilih versi WordPress terbaru.

Anda juga bisa memilih Clean (No Cloudways Optimization) jika Anda tidak ingin menggunakan plugin bawaan dari Cloudways.

Pilih yang Clean Version 5.3

3

Isi detail server dan aplikasi Anda

(2) Isi nama aplikasi Anda. Misalnya: Website Saya
(3) Isi nama server. Misalnya: Server Digital Ocean
(4) Pilih project Anda. Misalnya Anda buat nama project baru: Penasihat Hosting
(5) Pilih salah satu provider cloud hosting
(6) Pilih ukuran server dengan cara menggeser nya
(7) Pilih lokasi server. Kalau website Anda berbahasa Indonesia, pilih Singapore.
(8) Perhatikan semua detail server dan aplikasi Anda kembali. Jika sudah klik tombol "LAUNCH NOW" yang terletak di kanan bawah layar Anda

Cara Install WordPress di Cloudways

4

Kemudian, Anda perlu menunggu sebentar hingga server Anda selesai dibuat. Estimasi nya sekitar 5-7 menit

Setelah Launh Server

Jika proses sudah selesai, maka tampilannya akan menjadi seperti dibawah ini.

Klik "www (1)" dan klik aplikasi WordPress yang baru Anda install (2).

Klik aplikasi WP yang baru Anda install

5

Selanjutnya, log in ke website WordPress di hosting lama Anda. Instal plugin Cloudways WordPress Migrator

Install Plugin Cloudways WordPress Migrator

Dan di pengaturan plugin Cloudways WordPress Migrator, ada 6 form yang perlu Anda isi.

Pertama, masukkan alamat email (ini hanya untuk konfirmasi, jadi tidak harus sama dengan alamat email account Cloudways Anda. )

Masukkan detail aplikasi Anda

Kemudian, kelima form lainnya bisa Anda lihat di "ACCESS DETAILS"

  • (1) Destination Site URL: Isi dengan domain sementara yang disediakan Cloudways di Application URL
  • (2) Database Name: copy DB name
  • (3) Server Public IP Address: copy public IP
  • (4) SFTP Username dan (5) SFTP Password: Anda perlu membuat username dan password sendiri, kemudian klik tombol "ADD". Jika sudah selesai, copy username dan password tadi ke form migrasi.

Jika sudah terisi semua, ceklis "I agree...." dan klik tombol "Migrate"

copy semua detail ke form

6

Plugin Cloudways WP Migrator akan memulai dengan memvalidasi details yang Anda isi, kemudian proses migrasi akan dilakukan. 

Tergantung dari seberapa besar ukuran website Anda, tapi biasanya proses nya tidak akan lama. 

Validating details

Jika proses migrasi telah selesai, Anda akan melihat pesan seperti dibawah ini:

Proses migrasi telah selesai

Sampai disini, Anda perlu melihat terlebih dahulu website destination Anda dengan mengklik tombol "Visit Migrated Site"

Jika Anda tidak melihat perubahan apapun pada website destination Anda, maka Anda harus membersihkan / clear varnish server Anda terlebih dahulu.


Caranya: Klik Servers (1) > Klik pada server Anda (2)

klik servers

Lalu, klik managed services yang ada di sebelah kiri (3) -> dan klik purge (4) seperti yang saya arahkan pada gambar dibawah ini:

purge varnish

Setelah itu, harusnya website destination Anda sudah berubah.

Cek semua halaman website, Anda juga mungkin perlu log in ke wp-admin untuk mengecek apakah semua nya sudah OK. 

7

Pada tahap ini, sebenarnya aplikasi WordPress Anda sudah berhasil terinstall, tetapi masih menggunakan nama domain sementara, seperti yang Anda lihat pada langkah sebelum nya di website destination.

Tapi, tentu saja Anda tidak akan menggunakan domain sementara itu bukan? Yang terlihat seperti ini: wordpress-362278-1127190.cloudways.com.

Maka Anda perlu menambahkan domain Anda sendiri dan menghubungkan nya ke server Cloudways.

Caranya, buka menu Domain Management yang ada di sidebar sebelah kiri (1), kemudian isi nama domain utama Anda (2), dan klik tombol "Save Changes".

Menambahkan domain

Jika Anda menggunakan 'www' pada domain Anda, maka tambahkan 'www'.

8

Langkah terakhir, tergantung dari provider tempat Anda membeli domain, Anda perlu menambahkan A Record pada DNS Management domain Anda.

  • Type = A Record
  • Host = @ (kecuali Anda ingin nama domain Anda menggunakan "www", maka isi dengan "www")
  • Value = Isi dengan IP server Anda (lihat gambar dibawah 'please note')
  • TTL = Biarkan saja apa adanya atau set Automatic

Please Note:


Secara default, Cloudways tidak menggunakan NS, jadi yang Anda perlu tambahkan/ganti hanyalah A Record saja.


Dan ganti NS domain Anda menjadi NS bawaan registar domain Anda. Misalnya, Anda menggunakan NS dari Niagahoster, maka ganti NS nya menjadi NS bawaan Niagahoster. Begitupun misal Anda menggunakan NS bawaan NameCheap/GoDaddy, maka ganti menjadi NS bawaan NameCheap/GoDaddy.

Copy IP Server Anda

COPY PUBLIC IP ke Value

Contoh pengisian A Record di provider domain NameCheap:

A Record

9

Sampai disini, Anda hanya perlu menunggu.

Jika Anda sudah benar mengisi A Record, harusnya kurang dari 1 jam atau bisa hanya dalam hitungan menit atau paling lama 24 jam, domain Anda sudah terhubung dengan server.

Anda bisa cek status DNS Anda di DNSChecker.

10

Ah iya. Ini penting. Sambil menunggu domain Anda terhubung ke server, Anda bisa menginstall SSL (gratis) untuk keamanan website Anda.

Caranya:

Buka menu "SSL Certificate" (1)
Pilih Lets Encrypt (2)
Masukkan email Anda (3) - Tidak perlu harus sama dengan email Cloudways
Masukkan nama domain (4)
Klik tombol "INSTALL CERTIFICATE" (5)

Isi form SSL

Jangan lupa klik tombol "ENABLE HTTPS". Ini untuk me-redirect HTTP ke HTTPS pada website Anda (bagus untuk SEO website).

Klik tombol enable HTTPS

Jika Anda tidak menemukan box seperti diatas, Anda bisa menemukan nya di bagian application settings > https redirection. Perhatikan yang saya kotaki warna merah pada gambar dibawah ini:

enable https redirection

Dan pastikan bahwa alamat WordPress Anda sudah menggunakan https juga. Pada dashboard WordPress Anda, klik settings > General.

menggunakan https

12

Terakhir, ada beberapa langkah yang perlu Anda lakukan setelah mengaktifkan HTTPS guna memastikan bahwa semua perubahan yang Anda lakukan sudah teraplikasi dengan benar.

1. Bersihkan cache browser Anda
2. Bersihkan atau purge varnish cache dan restart apache

restart apache

3. Kemudian, ini saat nya mem-verifikasi bahwa semua perubahan yang Anda lakukan sudah berhasil terpalikasi. Test website Anda menggunakan WhyNoPadLock untuk melihat apakah SSL sudah valid dan force HTTPS sudah benar.

verifikasi SSL

4. Saya juga menyarankan Anda untuk melakukan test redirect map pada domain Anda menggunakan Varfy. Test ini berguna untuk memastikan bahwa tidak ada redirect chain yang bisa merusak technical SEO website Anda.

Harusnya, hasil nya seperti ini:

redirect mapper

That's it.

12

Oia, jika di awal Anda memilih Clean (No Cloudways Optimization) Version 5.xx, mungkin ketika Anda login ke wp-admin, Anda akan menemui peringatan bahwa versi PHP WordPress Anda tidak up-to-date dengan versi terbaru.

php update required

Ini dikarenakan Anda tidak memilih untuk langsung di optimasi oleh Cloudways. Jadi, Anda perlu menggantinya ke versi 7.3. 

Caranya, masih pada servers, klik settings & packages (1), pilih tab packages (2) dan ganti versi PHP ke 7.3 (3). 

Pilih versi PHP yang lebih tinggi

Proses nya sekitar 1-2 menit. Setelah selesai Anda bisa coba refersh wp-admin Anda kembali untuk memastikan bahwa peringatan 'PHP update required' sudah nya hilang.

Jika Anda mengalami kesulitan dalam proses migrasi ini, ingat bahwa Anda bisa selalu menghubungi saya via email di randi(at)penasihathosting.com.


Biasanya, pesan yang masuk saya balas kurang dari 24 jam, tapi jika saya sedang online, biasanya pesan yang masuk akan langsung saya balas.

Well, ini adalah review terpanjang yang pernah saya tulis. Jika ada yang ingin Anda tanyakan atau ingin berbagi pengalaman Anda dengan Cloudways, jangan sungkan-sungkan untuk menulis nya di kolom komentar dibawah ya 🙂


  • Mas Willya,
    Apakah layanan manage vps di cloudways bisa digunakan juga untuk email hosting/smtp. Yang saya baca dari bebrapa forum, kebanyakan provider memblokir port 25 dan 587.
    Sebelumnya Terima Kasih mas, sangat lengkap dan bermanfaat artikelnya.

    • Saya belum pernah coba mas, tapi kayaknya ndak bisa.
      Kenapa tidak coba layanan yang memang spesialis di bidang email hosting, seperti G Suite, Rackspace, etc..?

  • halo mas Willya,

    Mantap mas reviewnya, saat ini sy uda pakai cloudways dr akhir thn 2020 kmrn, sampai ssaat ini puas tdk ada kendala hehe

    Sedikit mau tanya mas,
    1. saya kan pakai cloudways yg vultr. saat ini saya pakai CDN yg 1$ + breze, kalo mau compare pakai CDN Cloudflare (yg free) better yg mana ya mas menurut mas Willy ?
    2. pertanyaan kedua sedikit mlenceng mas, kalo email hosting buat email2 standar lebih cocok pakai hosting web biasa (yg murah2) aja apa perlu sewa email hosting ya (pakai domain yg di cloudways) ?

    terima kasih sebelumnya mas,

    • Halo mas Farid,

      1. Oh beda mas, CDN nya Cloudways hanya untuk file-file yang sifatnya statis saja.
      2. Saran terbaik saya pakai email add on nya Cloudways.

  • Mas saya jualan Hosting(Reseller hosting) bolehkah saya minta tolong di review hosting jualan saya, apakah bagus atau kurang bagus.

  • Terima kasih untuk ulasannya. Sangat bermanfaat terutama bagi pemula seperti saya.
    Apakah selain WP, Joomla, dll, cloudways bisa utk host statis HTML?

  • saya langsung mau ke pointnya saja,
    kira-kira untuk 40-60k user /day analytic butuh yang mana / berapa $ mas?
    pagi bisa 100-300 user online
    klo siang bisa 200-300 user online
    malam bisa 400-700 user online

    rencananya saya ingin pakai yang vulr..baiknya pilih paket yang mana mas? ada pandangan gak?
    saya sekarang pakai niagaho**** cloud enterprise + cloudflare pro

    • Cloud Enterprise? Berarti UnManaged ya. Yang perlu diketahui pertama adalah di Cloudways itu engga dapet full root access.
      Untuk paket nya, saya ndak tahu berapa bandwidth yang dibutuhkan, tapi saya yakin paket yang 4GB RAM dan 2 Core bisa handle hingga 700 user bersamaan.

  • Mas Willya,
    Saya selama ini sudah hampir 2 tahun gunakan Kinsta. Saat ini saya lagi mencoba gunakan Cloudways VULTR yang High Frequency. Hasilnya….2 website yang $60/bulan sekarang hanya gunakan $13/bulan sudah cepet banget. So far saya puas. Kadang Memang penggunaan CPU bisa 100% (1-2 detik saja).
    Tapi, overall sangattttt cepat.

    Saya wonder, apa pernah langsung ke VULTR karena harga per server spec yang sama lebih murah? hehehe…mungkin disana ga managed kali ya?

    Apa pernah pikir untuk review Upcload atau Runcloud? atau ga worth it nyoba2? mendingan langsung aja cloudways yang udah terbukti? terima kasih

    • Iya betul, kalau langsung ke Vultr jadinya engga managed, karena mereka memang bukan layanan managed. Mereka hanya fokus ke server atau infrastuktur nya saja. Itu sebab nya harga nya lebih murah.

      Vultr, DO, Linode, dan UpCloud adalah layanan Unmanaged. Sangat perlu pengetahuan teknis, jadi engga friendly buat pemula atau user yang engga technical banget.

      Adapun RunCloud, sebenarnya hampir mirip dengan Cloudways.

      Beda nya adalah Cloudways itu sepaket. Hosting dengan control panel dalam satu bundle.
      Sementara RunCloud tidak. Dia akan misahin antara hosting dengan control panel nya. Artinya, kita perlu punya 2 account, 1 buat hosting misalnya Vultr, 1 account lagi buat RunCloud untuk manage hosting Vultr nya.

      Bagaimana dengan perbandingan performance nya? Saya belum pernah test, tapi saya rasa tidak akan jauh beda.

      Kalau harga nya? Cloudways hanya lebih murah jika ambil paket yang 1 GB, lebih dari itu RunCloud lebih murah. Kemudian, Cloudways ngitung biaya nya per jam atau pay-as-you-go, sementara RunCloud tidak.

      Coba kita bandingkan dengan kasus mas yang ambil paket Cloudways Vultr High Frequency seharga $13/bulan dan host 2 website.

      Kalau di RunCloud biaya nya menjadi:
      – Hosting Vultr High Frequency $6/bulan
      – Dan managed hosting by RunCloud (monthly) $15/bulan (Harga paket PRO – karena paket Basic $8/bulan hanya untuk 1 server saja)

      Total nya jadi $23. Cloudways lebih murah, karena mas hanya perlu bayar $13.
      Ini contoh untuk yang kebutuhan website nya hanya sedikit, tapi ingat di Paket PRO RunCloud itu bisa host unlimited website, artinya RunCloud akan lebih murah ketika mas butuh untuk host banyak website.

      Terakhir, bagaimana dg support nya? Cloudways unggul disini. RunCloud tidak 24/7 dan hanya tersedia via ticket.
      Selebihnya, nantikan review detail saya di kemudian hari (insya Allah) 🙂

      • Terima kasih sudah diberikan preview awal review yang akan datang..haha. Saat ini, dengan senang hati saya informasikan bahwa:
        – ‘downgrade’ dari kinsta ke cloudways so far sangat memuaskan. Performance hampir tidak kalah. Bohong kalau saya katakan sama dengan kinsta. Namun meningat saya hemat $50 vs $13, perbedaan yang sangat sedikit (itupun perlu dirasa-rasa dan saya tidak menggunakan metric apa2) bukanlah hal yang perlu dikomplain
        – Sebelum ke cloudways 2 minggu lalu, saya sempat coba cloud hosting niagahost yang 150rb/bulan (premium). Saat itu saya sudah cukup puas meskipun perlambatan mulai terasa (sekali lagi..tanpa metric apa2 nih). Nah, yang berasa sudah sangat sama atau malah lebih cepet adalah yang cloudways.

        So far, saya puas dengan cloudways
        1. Hemat $13 vs $50
        2. Bisa pay as you go
        3. Cepet. Untuk terakhir kali-nya cara bego saya ga pake metric tapi saya merasa speed front dan backend saya minimal sama atau lebih cepet dari kinsta

        P.S. CEPET! Download file backup dari kinsta ke vultr 1gbps speed-nya! file 6gb hanya urusan 2-3 menit aja. Kalau kemarin di niagahost cloud cuman 100mbps download pake wget

        FYI, saya pake VULTR Singapore High Frequency 1gb

        • Wow, terima kasih banyak review nya mas Michael. Really appreciate it! Dan sukses buat kedua proyek website nya.

          • maaf saya hendak bertanya @Mas Willya.

            Server saya di Singapore sekarang..hehe..ga ada yang di Jakarta juga sih kalau DO atau LINODE atau VULTR. Nah, Kalau customer saya kebanyakan orang Indo, apakah pernah nyoba…CDN masihkah ada efeknya? karena CDN-nya node-nya juga ga ada di Jakarta…paling deket Singapore juga

          • CDN nya hanya untuk file-file statis saja kok mas.
            Dan jarak Singapore ke Indonesia juga dekat.
            Tapi, seberapa ngefek saya belum pernah test – yang pakai CDN dan yang engga pakai.
            Mengingat karena CDN nya bayar $1/bulan, sepertinya worth it buat saya test pada update review Cloudways berikut nya:)

    • Saya sudah jelaskan dalam tutorial migrasi diatas. Paling mudah nya cek saja DNS nya apa sudah ngarah ke DNS nya Cloudways apa belum di DNSChecker.org.

  • Terima kasih atas infonya neh, sangat membantu sekali.

    Saya ada pertanyaan seputar masalah TTFB nih.
    Saya baru bikin web toko dengan woocommerce dengan mencoba Niaga shared hosting. Hampir semua optimasi sudah saya lakukan seperti WP Fastest cache, perfmatter, CDN cloudflare+APO, memcache aktif, dll.
    Theme pakai shoptimizer.

    Masalahnya sekarang di TTFB yang susah turun yg bikin GTmetrix score susah dapetin C, dapatnya D dan E melulu.

    Berikut sebagian data GTmetrix
    TTFB: 0.8s
    Redirect: 388ms
    Connect: 248ms
    Backend: 121ms
    Kadang TTFB lompat di 1.3s (dapat F deh)

    First Contentful Paint
    1.5s
    Time to Interactive
    3.6s
    Speed Index
    1.8s
    Total Blocking Time
    0.6s
    Largest Contentful Paint
    3.1s
    Cumulative Layout Shift
    0.01

    Redirect Duration
    388ms
    Connection Duration
    248ms
    Backend Duration
    121ms
    Time to First Byte (TTFB)
    0.8s
    First Paint
    1.5s
    DOM Interactive Time
    1.7s
    DOM Content Loaded Time
    1.7s
    Onload Time
    3.5s
    Fully Loaded Time
    6.5s

    Pertanyaan:
    Lepas dari masalah optimasi, apakah dengan pindah dari shared hosting Niagahoster ke cloudways bisa memperbaiki hasil GTmetrix terutama di TTFB?

    Terima kasih banyak

    • Test GTmetrix nya dari lokasi server dimana mas dapat TTFB 0,8 second? Apakah dari Singapore atau malah lebih jauh? Karena Nigahoster hanya punya dua server, Singapore dan Jakarta, jadi sebaiknya test nya juga dari server GTMetrix terdekat agar hasil nya lebih akurat. Jika di test dari misalnya lokasi server di Canada, maka pasti TTFB nya lebih besar.

      Sebagai contoh, barusan saya test GTmetrix website: kelaswebwp.com (Niagahoster shared hosting dg server di Singapore):
      Ini di test dari lokasi server Canada. TTFB nya dapet 0,8 second.

      Dan ini di test dari Singapore dengan TTFB 0,036 second atau 36ms.

      Terkait pertanyaan mas, apakah dengan pindah ke Cloudways bisa memperbaiki TTFB, jawaban nya secara teori pasti berkurang baik TTFB maupun Reduce Initial Server Response Time nya.

  • Hallo Mas Willya, salam kenal
    Kalau traffic 2000/day paket hosting Cloudways RAM 1GB, Processor 1 Core, Bandwidth 1TB apa sudah cukup? Rencana mau migrasi hosting yang sebelumnya di dewaweb..Terima kasih

      • Terima kasih Mas Willya, setelah web saya migrasi, saya cek pakai DNS checker IP masih hosting dewaweb belum cloudways. Name server default dan A Record dan IP sudah saya isi Public IP Cloudways..
        Apa harus menunggu 24 jam ya mas? Terima kasih bantuannya mas Willya

        • Sudah berapa lama setelah diganti A Record nya mas? Biasanya sih kurang dari 1 jam atau paling lama banget itu 24 jam.
          Atau coba email saya buat dibantu insya Allah.

          • Sudah 4 jam mas..Baik Mas Willya, saya email..makasih bantuannya ya mas…maaf mas banyak nanya masih newbie..hehe

  • Wah makasih banyak atas artikel ini mas.. bermanfaat sekali mas..
    Tapi saya masih bingung nya terkait pembayaran nya sih mas.. saya rencana mau beli yang $10/month. Trus ada juga saya lihat $0.033/GB.. ini maksudnya kalau saya mau backup aja kan mas?? kalau saya ngak backup berati ngak kena biaya kan mas??
    trus sepengalaman mas.. kalau yang paket $10/month ini total biaya semua nya berapa ya mas? (Termasuk TAX).
    Ditunggu jawaban nya mas hehehe… 🙂

    • Backup itu otomatis mas, fitur nya tidak bisa di disable.
      Tidak ada TAX kok mas. $10 itu sudah total sebelum biaya backup tentunya.

  • trafick saya perhari 1000 sampe 2000 kalo pakai cloudways pilih pake yang mana ya mas . minta rekomendasinya dong mau imigrasi nih dari a2hosting ke cloudways

  • {"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}
    >