Daftar isi:
- Perkenalan
- Rangkuman data hasil penelitian
- Update terbaru dari Dewabiz di 2022
- Kelebihan menggunakan Dewabiz
- Kekurangan menggunakan Dewabiz
- Rangkuman penawaran paket cloud hosting
- Kesimpulan: Apakah kami merekomendasikan Dewabiz?
Kelebihan
Sukses dalam pengujian load testing 10 virtual user dengan rata-rata waktu response cukup ‘OK’, yaitu 1983,67 ms (terbaik ke #8 dari 16 provider)
Harga hosting dengan cPanel WarnaHost adalah yang termurah diantara provider yang kami review
Jumlah sumber daya pada paket termurahnya sudah lebih dari cukup untuk membangun website baru
Gratis migrasi hosting
Garansi hosting 30 hari yang mana bisa Anda klaim tanpa syarat apapun
Memiliki dua lokasi server yang bisa Anda pilihsesuai kebutuhan (Indonesia dan USA)
Terdapat dua pilihan web server, yaitu Nginx (pada paket hosting murah) dan LiteSpeed Enterprise (paket WordPress Hosting dan paket Unlimited)
Kekurangan
Rata-rata uptime yang tidak stabil (99,725%)
Mengalami penurunan kecepatan layanan support dibandingkan 1 dan 2 tahun sebelumnya
Tidak menggunakan LiteSpeed Web Server pada paket hosting murah cPanel
Adanya batasan-batasan dalam fitur backup (Hints: pada paket hosting ‘Hemat’, website Anda hanya akan dibackup satu kali setiap bulan. Selain itu, belum menggunakan JetBackup untuk kebutuhan backup dan restore data)
Tidak ada opsi berlangganan hosting secara bulanan, tiga bulanan dan enam bulanan pada paket hosting murah
Client area atau dashboard yang menurut saya agak sedikit lambat
Rating kami
Perkenalan
WarnaHost atau Warna Hosting memiliki tujuan untuk menyediakan layanan web hosting bagi kebutuhan personal maupun corporate dengan harga yang bersaing.
Didirikan pada tahun 2010, mereka berkantor pusat di Mamboro, Palu Utara, Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Kini WarnaHost sudah melayani lebih dari 5.000+ pelanggan dan mengelola 48+ server. Sebuah pencapaian yang cukup bagus dalam 10 tahun berdirinya, bukan?
Dan untuk mengetahui bagaimana kualitas WarnaHost, saya telah membeli paket hosting murah yang dilengkapi dengan control panel cPanel. Ini saya gunakan sebagai sample dalam penelitian saya, sehingga hasilnya dapat memberikan gambaran dan jawaban mengenai apakah WarnaHost merupakan pilihan yang tepat untuk rumah website Anda selanjutnya.
Rekomendasi Hosting Terbaik #1

Pilihan yang seimbang antara harga yang terjangkau dengan performa (uptime yang stabil dan support yang bisa diandalkan).
Pilihan yang ideal bagi Anda yang membutuhkan shared cloudhosting dengan performa yang cukup baik, fitur yang banyak, support yang baik dan bisa diandalkan, namun dengan harga yang terjangkau.
Jasa Maintenance Website

Fokus pada bisnis Anda tanpa perlu khawatir tentang pengelolaan WordPress Anda. Biarkan tim WordPress Specialist kami yang melakukannya.
Anda seperti memperkerjakan karyawan internal yang ditugaskan untuk mengelola website Anda. Namun, layanan kami lebih luas dan terjangkau dibandingkan dengan memperkerjakan karyawan internal secara langsung.
Rangkuman Data Hasil Penelitian
Catatan:
Sebagai informasi, dalam update penelitian WarnaHost kali ini, saya hanya mereview paket hosting yang menggunakan cPanel saja, karena dari hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara penggunaan cPanel dan DirectAdmin, baik pada pengujian WarnaHost maupun provider lain. Lagipula cPanel juga lebih banyak dipilih oleh pengguna karena lebih populer dan banyak digunakan.
RATING KAMI | 2,6/5 |
SAMPLE: | Paket Hosting Murah cPanel |
WEBSITE TEST: | www.phproject-wh.com (Shared Hosting) |
UPTIME SCORE: | 99,725% (1 Oktober 2021 - 31 Oktober 2022) |
LOAD IMPACT 10 VU: | 1983,67 ms (September 2022) |
SUPPORT RATING: | Rating: 1/5 (Tersedia via ticket) |
HARGA: | Mulai dari Rp 10.417/bulan (renewal: Rp 10.417/bulan) |
GARANSI: | 30 hari tanpa syarat (mungkin memerlukan alasan pembatalan) |
Kelebihan Menggunakan WarnaHost
1. Rata-rata waktu response server yang cukup rendah pada pengujian load testing
Apa itu load testing?
Secara singkat, saya ingin mengetahui bagaimana server hosting WarnaHost merespon ketika menerima banyak pengunjung secara bersamaan. Idealnya, kecepatan website Anda harus tetap cepat baik ketika pengunjung pertama datang maupun ketika pengunjung ke-25 atau ke-50.
Masalah umum yang sering terjadi adalah server hosting sering mengalami overload atau bahkan downtime ketika menerima banyak pengunjung secara bersamaan.
Untuk mengatasi masalah ini, pengujian Load Testing sangat penting dilakukan. Ini juga dapat membuktikan kualitas server yang digunakan provider hosting.
Jadi, untuk mengetahuinya saya melakukan pengujian dengan mengirimkan 10 virtual user secara bersamaan untuk menavigasi website test WarnaHost. Tujuannya untuk melihat apakah server shared hosting WarnaHost mampu menangani semua permintaan dan apakah waktu respon tetap stabil atau malah melambat.
Alat yang saya gunakan dalam pengujian ini adalah Locust.io (open source).
Hasil pengujian load impact nya dapat dilihat pada gambar dibawah ini:
Idealnya adalah waktu response server (garis hijau), tidak meningkat seiring bertambahnya jumlah virtual user (garis biru).
Ada 4 garis pada grafik diatas:
- Garis hijau menunjukan waktu response server
- Merahj adalah request/detik, dan
- Biru adalah jumlah virtual user/pengunjung
- Sedangkan kuning menunjukan jika ada yang error selama berlangsungnya pengujian
Dalam grafik diatas, terlihat ada peningkatan waktu response seiring bertambahnya jumlah virtual user. Ini adalah indikasi yang tidak bagus, karena itu artinya semakin banyak pengunjung yang datang ke website Anda, maka kecepatan website akan semakin melambat.
Dalam pengujian load testing yang berlangsung selama 5 menit ini, rata-rata waktu response WarnaHost adalah 1983,67 ms atau tercepat ke #8 dari 16 provider yang diuji dan hasil ini sudah cukup bagus untuk ukuran paket hosting murah.
Faktanya, hanya ada satu provider yang berhasil dalam pengujian ini, yaitu Dewabiz. Ada satu alasan mengapa mereka satu-satunya berhasil, yaitu faktor spec server hardware yang mereka gunakan lebih tinggi dari semua provider yang saya uji.
2. Kecepatan Server Hosting yang Hanya ‘OK’
Catatan:
Pada update terakhir tahun 2022, saya tidak dapat menguji kecepatan server (TTFB) dari semua provider karena beberapa keterbatasan. Pertama, saya tidak menemukan alat open source yang cocok dan akurat untuk pengujian ini. Kedua, alat berbayar seperti GTmetrix PRO dan sejenisnya tergolong mahal. Mungkin pada tahun 2023, pengujian kembali akan dilakukan. Oleh karena itu, kami mohon maaf atas keterbatasan ini.
Sejak tahun 2021 lalu saya tidak lagi menggunakan Site24x7 sebagai alat untuk mengukur kecepatan server hosting. Saya menggunakan alat dari GTMetrix PRO dan menggunakan acuan dari metrik TTFB atau time to first byte dalam menentukan kecepatan server hosting.
Mengapa TTFB? Karena TTFB ini punya hubungan yang paling dekat dengan hardware server. Apa hardware yang digunakan, spesifikasinya hingga konfigurasinya akan menentukan kecepatan server hosting itu sendiri.
TTFB akan mengukur kecepatan waktu dari awal pengguna membuat permintaan HTTP, hingga kemudian menerima byte pertama dari server.
Aspek penting lainnya adalah saya tidak mengimplementasikan caching dan CDN pada pengujian ini, sehingga pengujian akan lebih adil dan hasilnyapun menjadi lebih akurat dalam membandingkan kecepatan server hosting antara provider yang satu dengan provider yang lain.
Kembali ke GTMetrix tadi. Saya berlangganan GTMetrix PRO dan menggunakan server Singapore untuk memonitoring TTFB (dengan interval 1 jam). Monitoring dilakukan mulai dari tanggal 4 April September hingga 11 April 2022.
Berikut hasil TTFB dari paket hosting murah WarnaHost DirectAdmin dan cPanel:
April 2021 Test | Rata-rata | Tertinggi | Terendah |
---|---|---|---|
cPanel | 408 ms ▼ | 7295 ms ▲ | 38 ms ▼ |
Direct Admin | 730 ms ▲ | 3743 ms ▲ | 462 ms ▲ |
September 2021 Test | Rata-rata | Tertinggi | Terendah |
---|---|---|---|
cPanel | 460 ms | 3460 ms | 47 ms |
Direct Admin | 497 ms | 3432 ms | 210 ms |
TTFB ini nilainya semakin rendah semakin baik.
Jika dilihat hasil monitoring keduanya, ternyata yang menggunakan cPanel memiliki speed yang lebih cepat dari yang menggunakan DirectAdmin. Perbedaannya adalah 322 ms (pengujian terbaru bulan April 2022 lalu).
Dibandingkan pengujian bulan September 2021, yang menggunakan cPanel terlihat ada peningkatan sebesar 52 ms dan merupakan penurunan TTFB yang cukup signifikan. Tetapi, nilai 408 ms masih belum begitu bagus. Dari 22 provider, hanya tercepat ke #11 dan terkategori kecepatan yang hanya ‘OK’ saja (tidak begitu cepat, tapi tidak termasuk lambat juga).
Adapun yang DirectAdmin mengalami kenaikan TTFB yang sangat signifikan, yaitu 233 ms dan ini merupakan indikasi yang buruk. Mereka ada di rangking ke #21 dari 22 provider.
3. Harga Hosting yang Murah + Penawaran Jumlah Sumber Daya yang Memadai
WarnaHost menawarkan paket hosting murah mulai dari Rp100.000/tahun (dengan DirectAdmin) atau Rp 125.000/tahun (dengan cPanel). Dibandingkan 16 provider lainnya, harga hosting murah WarnaHost ini adalah yang paling murah.
Saya yakin Anda tidak akan menemukan paket hosting yang lebih murah dari WarnaHost Hemat cPanel ini dimanapun. Jika ada, kemungkinan besar kualitasnya tidak sebaik WarnaHost.
Control Panel | Hemat | Starter | Pro |
---|---|---|---|
Direct Admin | Rp 100.000/tahun | Rp 150.000/tahun | Rp 300.000/tahun |
cPanel | Rp 125.000/tahun | Rp 200.000/tahun | Rp 330.000/tahun |
Bagusnya lagi, saya pikir WarnaHost mungkin satu dari sedikit provider yang menawarkan hosting murah, tapi dengan jumlah resources yang banyak.
Misalnya pada paket ‘Hemat’, Anda akan mendapatkan:
- 1000 MB SSD storage
- “Unlimited bandwidth”
- 512 MB RAM,
- Bahkan bisa meng-host kan “unlimited” website.
4. Garansi Hosting 30 Hari
WarnaHost memberikan Anda garansi 30 hari. Ini bagus, jadi Anda bisa melakukan ‘test drive’ terlebih dahulu dalam waktu yang relatif panjang.
Tidak ada ketentuan tertentu selain garansi yang hanya berlaku untuk order pertama saja. Jadi, saya pikir garansi nya bisa Anda klaim tanpa syarat apapun.
5. Gratis Migrasi Hosting
Bagi Anda yang bukan orang ‘technical’, Anda tidak perlu khawatir ketika ingin memindahkan file website Anda dari hosting lama ke WarnaHost, karena mereka akan bantu memindahkan nya untuk Anda secara gratis alias tanpa biaya.
Kekurangan Menggunakan WarnaHost
Setidaknya, ada 6 kekurangan WarnaHost dalam catatan saya.
1. Rata-rata uptime buruk (99,725%) dalam 13 bulan terakhir
Secara keseluruhan, dari hasil monitoring sejak Januari 2021, saya bisa bilang bahwa sebenarnya rata-rata uptime WarnaHost cukup bagus. Lebih banyak stabilnya daripada tidaknya.
Tapi, tidak cukup hanya lebih banyak stabilnya daripada tidaknya, bukan?
Coba perhatikan data rata-rata WarnaHost dalam rentang Januari 2021 – Maret 2022 berikut ini:
BULAN | RATA-RATA UPTIME |
---|---|
Januari 2021 | 99,99% |
Februari 2021 | 100,00% |
Maret 2021 | 99,98% |
April 2021 | 99,99% |
Mei 2021 | 99,99% |
Juni 2021 | 99,99% |
Juli 2021 | 100,00% |
Agustus 2021 | 99,85% |
September 2021 | - |
Oktober 2021 | 99,99% |
November 2021 | 99,97% |
Desember 2021 | 99,50% |
Januari 2022 | 99,64% |
Februari 2022 | 99,97% |
Maret 2022 | 99,96% |
Dan bandingkan dengan data terbaru Oktober 2021 – Oktober 2022:
BULAN | RATA-RATA UPTIME |
---|---|
Oktober 2021 | 100% |
November 2021 | 99,97% |
Desember 2021 | 99,5% |
Januari 2022 | 99,54% |
Februari 2022 | 99,97% |
Maret 2022 | 99,79% |
April 2022 | 99,95% |
Mei 2022 | 99,22% |
Juni 2022 | 99,90% |
Juli 2022 | 99,97% |
Agustus 2022 | 99,92% |
September 2022 | 99,188% |
Oktober 2022 | 99,51% |
Seperti yang saya katakan sebelumnya, tidak cukup dengan uptime yang lebih banyak stabilnya saja. Apabila hosting Anda mengalami downtime dengan frekuensi sering dan untuk waktu yang lama dalam sebulan, tentu akan menimbulkan kerugian yang besar bagi Anda. Itu sebabnya, uptime selalu menjadi faktor pertama yang perlu menjadi pertimbangan Anda dalam memilih hosting.
Jika dirata-ratakan dalam 13 bulan terakhir, uptime mereka adalah 99,725%. Tergolong buruk.
2. Layanan Support Mengalami Penurunan Kecepatan Response
Sama seperti pengujian support pada provider lainnya, saya melakukan beberapa kali pengujian untuk mengetahui bagaimana kualitas layanan support dari WarnaHost.
Dan agar review WarnaHost ini lebih up-to-date, maka saya melakukan pengujian ulang atau kali ketiga pada bulan September 2021.
Karena kontennya cukup panjang, maka saya bagi menjadi tiga bagian dalam toggle dibawah ini:
Saya melakukan pengetesan terhadap layanan support WarnaHost melalui live chat. Perlu diketahui bahwa support via live chat belum tersedia 24 jam, baru tersedia mulai jam 9 pagi sampai 10 malam.
Jadi, pesan saya ditanggapi oleh Kang Ivan. Setelah menanyakan beberapa pertanyaan teknis, saya menilai supportnya sangat baik, pertanyaan saya juga dijawab dengan cepat dan sangat jelas.

Berbeda dengan kebanyakan support pada penyedia hosting lainnya dimana ketika Anda menanyakan hal-hal berbau teknis, mereka hanya akan mengirimkan Anda sebuah link panduan dan Anda perlu menyelesaikan masalah Anda sendiri.
Tapi di WarnaHost, Anda akan mendapatkan support yang tidak seperti ‘robot’, tapi lebih melayani.
Sebenarnya, support adalah faktor yang sangat sulit untuk di uji, karena kasus atau masalah konsumen berbeda-beda.
Pengujian yang saya lakukan pun hanya pengujian yang sederhana. Berbeda dengan pengujian uptime dan speed yang angka nya pasti.
Tapi pengujian support berbeda.
Jadi, saya tidak bisa menjamin sepenuhnya bahwa support yang akan Anda terima akan sama bagus dan cepat nya dengan hasil pengujian yang saya lakukan.
Pada pengujian pertama, pengujian yang saya lakukan sederhana sekali, hanya menanyakan beberapa pertanyaan dasar. Namun, pada pengujian kedua ini, saya coba melakukan pengujian yang sifatnya agak teknis.
Bagaimana cara nya?
Saya dengan sengaja membuat error pada website test WarnaHost, yaitu error establishing a database connection. Sebuah error yang faktanya mudah untuk diatasi bahkan oleh staf teknis yang masih baru atau junior sekalipun.
Saya percaya error ini dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari 10 menit.
Saya mengirimkan tiket mengeluhkan website saya muncul error pada 28 September 2020 pukul 12:19 pm.
Kemudian 6 menit setelahnya saya mendapatkan balasan untuk memastikan apakah user database dan password sudah benar.
Begini percakapan melalui tiket nya:

Mereka memberikan solusi dari error yang sengaja saya buat sebelumnya. Harus saya akui, solusinya benar, tapi saya ingin mereka yang memperbaiki nya sendiri, karena tidak semua orang paham hal-hal yang berbau teknis, bukan?
Maka ketika mereka meminta diberikan izin untuk mengakses kontrol panel untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut, saya meng-iyakan nya.

Dan 5 menit setelah nya, error pada website test WarnaHost saya sudah berhasil diatasi.
Total waktu dibutuhkan adalah 11 menit.
Poin plus nya adalah mereka meminta izin untuk mengakses halaman cPanel dan saya temukan mereka satu dari dua provider yang meminta izin terlebih dahulu untuk mengakses cPanel klien. Saya pikir privasi sangat dijaga di WarnaHost.
Agar review ini lebih akurat, pada update terakhir di bulan September 2021, saya melakukan pengujian ulang terhadap support WarnaHost.
Ini penting dilakukan guna mendapatkan informasi terkait perkembangan WarnaHost dari waktu ke waktu. Tidak ada yang tahu, bisa saja mereka saat ini mengalami masalah dalam layanan supportnya, bukan?
Maka update penting dilakukan.
Kali ini pengujian sedikit lebih sulit meskipun masih merupakan error yang umum terjadi pada website WordPress.
Saya sengaja membuat critical error 500. Kemudian mengirimkan tiket untuk dibantu memperbaiki error yang terjadi.

Sama seperti pada pengujian kedua, mereka meminta izin untuk akses ke cPanel klien untuk melihat log error.
Tidak butuh waktu lama sampai mereka menemukan error dan memperbaikinya. Total waktu yang dibutuhkan dari awal saya mengirimkan tiket hingga error selesai diperbaiki adalah 18 menit.
Termasuk cepat, meski bukan yang tercepat.
Saya pikir sampai review ini saya update, layanan support mereka masih bagus dan bisa diandalkan.
Kami di PenasihatHosting melakukan pengujian ulang satu kali dalam setahun. Tujuannya adalah untuk mengetahui jika ada peningkatan dalam kualiats atau penurunan.
Setelah pengujian ketiga dilakukan, kami melakukan pengujian kembali. Masih sama, yaitu pengujian teknis dan masih tergolong mudah untuk diperbaiki meskipun agak tricky. Pengujian kali ini berhubungan dengan gambar yang broken di WordPress.
Saya mengirimkan ticket meminta bantuan tanggal 9 November 2022, pukul 15:50 dan mengeluhkan permasalahan gambar yang broken. Kemudian, tiket mendapatkan balasan sekaligus berita perbaikan masalah pukul 16:59. Total waktu yang dibutuhkan adalah 1 jam dan 9 menit.

Dari pengujian saya, terlihat penurunan kecepatan response pada WarnaHost. Penjelasan mereka adalah karena antrian tiket sedang banyak. Betul alasannya bisa diterima, tapi kita sedang membandingkan dan mereview layanan mereka, jadi saya pikir adil untuk mengatakan bahwa support mereka mengalami penurunan kecepatan response dibandingkan pengujian tahun-tahun sebelumnya.
Mengingat jumlah customer yang mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, saya pikir mungkin sudah seharusnya mereka menambah amunisi baru dalam jajaran customer service mereka. Owner WarnaHost, Kang Ivan pernah mengatakan sulit untuk mencari SDM di Palu, Sulawesi Tengah dan memiliki rencana pindah ke Jogja.. Mungkin saja ini alasan dibaliknya.
3. Paket Hosting cPanel Tidak Menggunakan LiteSpeed Web Server
Jika Anda tidak menggunakan LSCache sebelumnya, maka kekurangan ini bisa Anda abaikan. Tapi, jika saat ini website Anda menggunakan LiteSpeed Cache, maka tidak menggunakan LiteSpeed tentu adalah masalah besar, bukan?
LiteSpeed Web Server sangat populer saat ini. Faktanya, dari semua provider yang saya review, hanya 3 provider yang tidak menggunakan LiteSpeed.
Mengapa mereka begitu populer? Salah satunya karena mereka membangun software caching sendiri, yang powerfull dan memiliki banyak fitur untuk mengoptimasi kecepatan website Anda. Apalagi LSCache itu gratis dan merupakan alternatif terbaik selain plugin caching berbayar seperti WP Rocket.
Selain itu, software cachenya atau LiteSpeed Cache tersedia untuk banyak CMS, mulai dari WordPress, Joomla, Drupal, Prestashop, Magento hingga Laravel.
Jadi saya pikir, merupakan pilihan yang aman dan akan disukai oleh banyak pengguna kedepannya jika paket hosting murah cPanel nya WarnaHost juga mengimplementasikan LiteSpeed Web Server seperti pada paket hosting murah DirectAdmin nya.
4. Adanya Batasan Dalam Fitur Backup
Sebagian besar web host akan melakukan backup website pelanggan seminggu sekali, sebagian yang lain akan di backup setiap hari, dan ada juga dimana pelanggan harus membayar untuk fitur backup harian.
Sayangnya, di WarnaHost backup oleh sistem hanya bekerja setiap bulan sebanyak dua kali (kecuali layanan cloud hosting bisnis/semi-dedicated yang akan di backup setiap 3 hari sekali dan paket hosting unlimited akan dibackup sekali seminggu).
Itu artinya, Anda menggunakan layanan hosting murah dan WordPress hosting dengan resiko Anda sendiri. Anda bisa kehilangan data Anda kapan saja, jadi pastikan Anda tahu akan hal ini dan mengatasi nya dengan melakukan backup mandiri.

Selain itu, beberapa provider seperti DomaiNesia, Niagahoster, Indowebsite, dan lain-lain telah menggunakan fitur JetBackup pada cPanelnya, dimana klien dapat membackup dan merestore file website dengan hanya 1-2x klik saja. Sayangnya, di WarnaHost fitur JetBackup belum tersedia, jadi klien benar-benar perlu melakukan kegiatan backup dan restore secara manual.
5. Tidak Ada Pilihan Berlangganan Hosting Secara Bulanan Pada Paket Hosting Murah
Sayangnya, Anda diharuskan berlangganan langsung selama 1 tahun kedepan jika Anda memilih untuk berlangganan paket hosting murah WarnaHost, baik yang DirectAdmin maupun yang cPanel.
6. Client Area yang Kurang Response atau Agak Lambat
Dari pengujian saya, agaknya client area WarnaHost kurang responsive. Maksudnya terasa agak lambat ketika berpindah dari satu menu ke menu yang lainnya. Saya pikir perlu adanya improvement dari sisi ini untuk meningkatkan pengalaman user experience yang baik.
Informasi Lainnya yang Perlu Anda Ketahui
WarnaHost menawarkan 9 pilihan paket hosting mulai dari paket hosting murah, hosting bisnis, hosting khusus WordPress hingga Dedicated Server.
- Pilihan server: Jakarta (IIX) dan United States (US). Dapat dipilih sesuai kebutuhan pada saat memesan hosting.
- Aktifasi acount: instant activation
- Control Panel yang digunakan: cPanel dan DirectAdmin (Tergantung paket hosting yang Anda pilih)
- Gratis domain: Jika membeli paket Bisnis
- Instalasi aplikasi (WordPress, Joomla, Drupal, dll): Dapat di instal dengan sangat mudah dengan tool Softaculous yang ada di semua control panel.
Apakah Saya Merekomendasikan WarnaHost?
Dalam update review WarnaHost kali ini, ditemukan dua penurunan dari WarnaHost, yaitu:
- Rata-rata uptime WarnaHost buruk berdasarkan hasil monitoring 13 bulan terakhir
- Layanan supportnya mengalami penurunan kecepatan response. Artinya supportnya bisa dikatakan lambat.
Adapun performanya, tidak ada perubahan yang signifikan. Begitu juga soal harga yang tidak ada kenaikan.
Sangat sulit merekomendasikan provider dengan rata-rata uptime yang buruk. Jadi, saya tidak merekomendasikannya saat ini.
Saya pakai warnahost sejak 4 Feb 2023, dan betul uptimenya parah… Disini saya pakai shared hosting cpanel 1 GB. Dalam sebulan terakhir aja uptimenya 96% (via uptime robot) aduh. Untung cuma dummy, web wordpress sederhana belum ada konten. Dan untungnya lagi web client tidak dihost disini…
Dalam seharian ini (saat komentar ini dibuat) uptime web saya diangka 58%
Saya tanya deh, ke cs via WA (untung dibales cepat biasanya lama bahkan gak dibales) katanya “servernya terpantau normal”. Saya cek lagi web saya, eh tiba-tiba bisa dibuka… Entahlah… Jadi kesimpulannya, saya tidak merekomendasikan warnahost ini…
Mending ke shared hosting sebelah Domainesia yang emang uptimenya 99.9% dalam 2 tahun terakhir saya gunakan untuk web client. IDCloudhost juga cukup lumayan uptimenya dalam 1 bulan terakhir (masih baru).
sudah coba Warna Host. supportnya sangat lama bahkan ketika saya menulis komentar ini 24 jam lebih tiket saya blm dibalas. padahal hanya ingin klaim theme gratis yg mereka janjikan di awal. janji palsu ternyata..
ya udahlah.. murah gini.
Betul, berdsaarkan pengujian support terakhir kami per September 2022 lalu, support WarnaHost memang mengalami penurunan kecepatan response.
Ane akhirnya nyobain pake warna host yg paket cpanel 125.000 setaun, abis liat review disini. Ane coba2 optimize pake plugin2 free ini hasilnya om:
https://prnt.sc/62YcCygtDyUB
https://prnt.sc/qbjlDT00OCbx
google page speed insight score nya 99
pingdome grade nya A/94 load time 413ms
ane test 10 virtual user pake free trial, avarage respond time nya 26ms tapi ane takut salah nyetting test nya atau gimana, bisa diperiksa sama om willya?
website:
Setelah websitenya dioptimasi, maka wajar/normal jika hasil test speed + load impact nya bagus.
Selamat siang penasihat hosting..
mohon bantuan nya..
saya berniat untuk membuka “penerbitan jurnal” dengan menggunakan OJS 3.
untuk hosting yang sesuai untuk web penerbitan jurnal yang spesifikasi paket yang mana ya min?
terima kasih
Halo, mohon maaf baru bisa membalas, kami baru mulai bekerja normal kembali hari ini.
Saya tidak tahu apa itu OJS 3, tapi untuk website baru, spesifikasi pada paket hosting murah “Hemat” mestinya sudah cukup.
Bang. cukup gak paket hemat warnahost untuk aplikasi kasir?
atau cukup gak saya kasih lebih dari 1 aplikasi kasir?
Terima Kasih
Aplikasi kasirnya web based application?
Iya. Web base. Source Code
Sejujurnya saya kurang paham bagaimana cara kerjanya, jadi paling aman saya jawab tidak tahu. Jika tidak yakin, mas nya bisa coba dulu. Ingat mereka menawarkan garansi 30 hari.
Sebagai alternatif, bisa coba hosting di provider yang menyediakan pembayaran secara bulanan.
Salah satu server di warnahost melakukan restore data tanpa pemberitahuan. Akhirnya, banyak program yang telah saya edit hilang sia2 dan kembali ke awal. Sudah capek2 pusing kepala, kurang tidur mikirin coding. Eh, direstore sepihak. Sad but true.
Hallo, mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, namun saya sudah informasikan di tiket terkait hal ini.
Secara SOP tidak mungkin staf melakukan restore data kecualui permintaan user, dan juga tidak mungkin sistem melakukan restore sendiri jika tidak ada tindakan dari user. Dan terkait user beranggapan bahwa ini disebabkan karena error SSL/HTTPS ini juga sudah di jelaskan di tiket.
Tidak ada hubungannya error HTTPS/SSL dengan data hilang, error HTTPS/SSL hanya karena SSL tidak otomatis melakukan renewal sehingga tidak bisa di akses melalui SSL karena belum diperpanjang.
Pada intinya kita sudah informasikan bahwa dari sisi kita tidak ada yang melakukan perubahan apapun, klien warnahost tidak hanya 1-2 klien tapi ribuan dan tidak mungkin melakukan pengecekan atau akses ke setiap akun klien dan tim teknis warnahost hanya 2 staf sejak 6 tahun terakhir masih orang yang sama termasuk saya salah satunya sebagai owner.
Setiap data yang dikelola klien, klien sendiri yang bertanggung jawab atas hal apapun diluar masalah server, jika server maintenance atau ada hal apapun terkait server akan selalu diberitahukan melalui email. Kita juga memiliki backup setiap server seharusnya bisa menjadi solusi anda juga diwajibkan backup rutin untuk meminimalisir segala hal terkait data yang ada banyak kemungkinan terjadi dan ini sudah tertera pada kebijakan layanan.
Hallo Bang Willy, sebelumnya saya ucapkan terima kasih sudah mengulas keseluruhan dari layanan warna hosting, dari yang di tuliskan di atas saya tidak memungkiri pada server yang digunakan penasihathosting memang pada 2019 beberapa kali trouble, jadi disini saya coba sedikit jelaskan perihal uptime yang buruk. Karena untuk performa website biasanya tergantung dari setiap websitenya juga meskipun server kita sudah di optimasi secara keseluruhan jadi saya tidak akan menjelaskan hal ini ^_^
1, pada pertengahan tahun 2019 saat itu memang kita beberapa kali memiliki masalah pada network datacenter.
2, Downtime pernah 1x lebih dari 30menit kejadianya karena power tidak melakukan backup secara langsung saat pemadaman berlangsung saat itu sehingga downtime dalam beberappa menit, (masalah sudah teratasi setelah itu)
3, Ini terkait saat perpindahan dari cPanel ke Directadmin dan bisa dibilang masa yang rumit karena kita juga harus menyesuaikan yang biasa menggunakan cPanel dan berpindah ke Directadmin setelah ada kenaikan yang signifikan dari lisensi cPanel. Ini membuat beberapa kali melakukan pergantian web server mulai dari apache, nginx, litespeed hingga openlitespeed dan terakhir kita gunakan litespeed saat ini dan masih dalam masa penelitian kita juga karena sebelumnya menggunakan litespeed memiliki masalah teknis.
4, ini yang terakhir pada pertengahan Januari kita memiliki masalah pada server yang awal mulanya server shutdown otomatis, dan log menunjukan masalah pada salah satu hardware board yang digunakan, sudah dicoba diperbaiki dan diganti tapi dalam beberapa hari selanjutnya terulang sehingga saya putuskan untuk mengganti keseluruhan server menggunakan server cadangan yang kita miliki seadanya karena bersifat urgent, dan tentu saja ini server sementara kedepannya kita akan upgrade ke spek yang yang sesuai kebutuhan agar terciptanya kenyamanan setiap pengguna warnahost. sekedar informasi bahwa setiap maintenance kita selalu mengirimkan informasi akan ada maintenance terjadwal.
Oh iya, untuk interval uptimerobot kita juga menggunakan interval per 1 menit dengan target server Singapura.
Untuk server-server lainnya seperti yang digunakan cpanel saat ini masih memiliki kestabilan uptime di atas 99.9% termasuk server US yang memiliki uptime paling stabil diluar maintenance.
Hanya itu saja penjelasan saya, semoga kedepannya warnahost memiliki uptime yang tidak stabil pada server Bugis.
Sukses selalu untuk Bang Willy (penasihathosting)
Salam,
Kang Ivan
Yang benar semoga kedepannya warnahost memiliki uptime yang stabil pada server Bugis.
Salam,,,Mengenai ulasan warnahost memang agak bingung atau entah gimana mesti sebutnya hehe, saya pengguna warnahost dari 2017 dengan penggunaan server berbeda yaitu indo sama usa, untuk indo sendiri uptime mereka kurang bagus sama seperti yang mas randika sebutkan di atas tapi di beberapa server indo lainnya lumayan bagus, dari versi saya dengan beberapa provider uptime service berbeda-beda hasilnya, untuk server indo sendiri ada yang uptimenya 99.95, ada yang 99.80, ada juga yang 99.99 tiap bulannya, kalau untuk server usa nya hampir rata uptime nya 99.99 bahkan taun 2018 sendiri mereka hampir 100% tiap bulannya, hanya di bulan oktober yang gagal uptime turun ke 99.97.
Dari segi lain yang saya rasakan yaitu supportnya, meskipun nda 24 jam tapi respon mereka di waktu normal sangat cepat respon, saya jarang kontak ke live chat tapi sering ke tiket karna biasanya di respon sama ownernya langsung, kalau di live chat kadang dilayani sama salesnya jari kurang puas dapat jawabannya kalau masalah troubleshot, terus dari optimasi servernya yang saya rasakan yaitu efek ke website benar-benar bisa di rasakan, saya juga pengguna litespeed + nginx nya, dari pengalaman saya beberapa case di web malah yang nginx lebih cepat load time nya, padahal web yang di server litespeednya sudah di optimasi sedemikian rupa, makanya saya di awal agak bingung. Tapi overall saya sampai saat ini masih menggunakan warnahost.
Ini sekedar cerita pengalaman saya saja di web penasihathosting, setiap user pastinya memiliki pengalaman berbeda-beda. Sukses selalu penasihathosting.com
Selamat malam, mas Willya. Saya mau tanya kelebihan pake SSD Storage dibanding yg nggak itu apa ya? Karena dua website terbaik di review Anda tidak menggunakan SSD ini, tapi toh performanya bagus. Tapi banyak yg bilang, kalau bisa pilih yg SSD. Saya agak awam, jadi bingung. Mohon masukannya. Terima kasih banyak. Review2 Anda jernih dan sangat membantu.
Halo Bu Sri. Kelebihannya adalah SSD diklaim lebih cepat dari HDD pada umumnya. Tapi SSD itu hanya satu dari sekian teknologi yang digunakan untuk meningkatkan kecepatan website. Bagaimana cara penyedia hosting mengatur jaringan server, infrastruktur yang digunakan, itu semua mempengaruhi, jadi bukan hanya dari SSD saja.
Tidak ada jaminan juga yang udah pakai 100% SSD lebih cepat dari yang lain. Thats why, saya di Penasihat Hosting melakukan penelitian untuk mencari hosting dengan performa yang terbaik 🙂
Ngomong-ngomong, dua penyedia hosting terbaik di review saya menggunakan SSD kok, yang satu sudah 100%, yang satu belum.
Wah terima kasih banyak atas jawabannya, mas. Oh ya ya, Niagahoster sama Domainesia udah pake SSD ya? Soalnya pas tak baca2 speknya kok gak dicantumin.
Anyway, saya boleh minta sedikti advis ya, Mas Willya. Saat ini website saya saya host di inmotion hosting. Langganan dua tahun saya udah mau habis, jadi sudah akan dapat harga yg normal (bukan promo lagi) dan tahu sendiri kan mahalnya kek apa. Mana dalam dollars pula. Tapi harus aku akui, support mereka sangat bagus. Secara kemampuan teknis maupun profesionalitas dan keramahan serta ke-helpful-lan luar biasa. Jadi, aku agak ragu juga mau ganti ke hosting dalam negeri. Apakah support mereka akan sebaik hosting luar ini? Masalahnya, aku nih ya awam banget. Jadi kadang utk hal sepele saja masih perlu bantuan support. Menurut mas gimana aku seharusnya?
Atau ganti aja ke hosting luar lainnya, manfaatin harga promo? Tapi capek kan bolak balik migrasi dan belajar baru lagi. Hosting saya berakhir tgl 29 April besok. Terima kasih banyak atas jawabannya, mas. Sukses terus buat Anda.
Website mbak berbahasa Inggris? Atau target pengunjungnya mayoritas international? Atau targetnya Indonesia dan memilih lokasi server Singapore di InMotion Hosting?
Kalau terbatas budget, saran saya manfaatin harga promo saja dan pindah ke hosting yang lebih baik, yaitu Siteground (saya yakin supportnya lebih baik dari InMotion). Dapat free migration juga.
Untuk tahun berikutnya semoga penghasilan dari websitenya jauh lebih bagus dan bisa mengcover biaya hosting nya 🙂
Reviewnya yang bagus mas, saya sudah masuk 2 tahun menggunakan warnahost, selama ini yang saya rasakan bukan hanya support via live chat saja yang cepat, lewat tiket kadang saya jam 2 pagi mereka masih bisa membalas tiket. Kecepatan servernya juga oke, kebetulan saya pakai server US dan Jakarta untuk website organisasi saya dari WH ini dan hasilnya seperti tidak ada perbedaan antara website yang berlokasi di Jakarta dan US.
Jadi buat yang sedang mencari hosting murah dan support bagus bisa mempertimbangkan ke warnahost.
Kebetulan lainnya saya masih satu pulau (Sulawesi) dengan ownernya dan pernah berjumpa ketika bencana di Palu kemarin ketika menjadi relawan karna saya datang dari Manado.
Sukses selalu mas Willya Randika, salam dari Manado
Terima kasih atas review nya mas Roby.
Sukses selalu juga buat mas.