Untuk Pemula 

Panduan cPanel Untuk Pemula [Updated 2019]

Ini adalah panduan cPanel terlengkap yang ditulis untuk pemula. Bagian terbaiknya adalah, panduan ini ditulis dengan bahasa yang sederhana agar lebih mudah dipahami bahkan untuk orang "non teknis" sekalipun.


Jadi, bagi Anda yang baru saja belajar membuat website ataupun sekedar ingin belajar tentang cPanel, Anda sudah berada di tempat yang tepat, karena panduan cPanel ini telah mengcover hampir seluruh bagian dari cPanel.

Oleh Willya Randika  | Update terakhir: 24 Maret 2019

cpanel-logo1

Mengapa Membaca Panduan cPanel ini?

Untuk Pemula

Panduan cPanel ini cocok untuk pemula dan bagi yang baru pertama kali membuat blog/website.

Lengkap dan Gratis

Ditulis lengkap dari A sampai Z dan dapat diakses oleh siapa saja secara gratis alias tanpa biaya.

Up-to-date 2019

Panduan lain mungkin masih menggunakan versi cPanel yang lama, tapi tidak untuk panduan ini (2019).

Targetnya adalah...

Anda yang saat ini sama sekali belum memahami sedikitpun tentang cPanel, diakhir panduan ini Anda akan mengerti bagaimana cara menggunakan cPanel, mulai dari:

  • Memahami dasar-dasar tentang cPanel
  • Mengelola domain
  • Mengelola account email
  • Mengelola file-file website
  • Melakukan backup pada website
  • Menginstal aplikasi atau CMS seperti WordPress

Semua ini hanya dalam hitungan (30) menit.

Apa Ilmu atau Manfaat yang Akan Anda Dapatkan?

Sudah siap? Mari kita mulai dari....

1. Perkenalan cPanel (Dasar-dasarnya)

(Jika Anda sudah mengetahui apa itu cPanel dan sudah log in ke cPanel hosting Anda, Anda dapat melewati bagian ini).

Apa itu cPanel?

cPanel adalah kontrol panel dimana Anda dapat mengatur seluruh elemen dari account hosting Anda.

Apabila Anda sudah membaca panduan web hosting yang telah saya tulis sebelumnya, Anda pasti ingat bahwa pada dasarnya web hosting sama seperti komputer.

Maksud saya, akan sangat mudah dipahami apabila Anda menyadari bahwa web hosting sama seperti komputer, yang sama-sama memilki kontrol panel dengan fungsi yang sama, yaitu untuk memudahkan Anda mengatur seluruh elemen pada komputer/hosting Anda.

Mengapa Menggunakan cPanel?

Sebenarnya, ada banyak macam kontrol panel pada hosting, seperti Vdeck, Plesk, sPanel, DirectAdmin,dsb.

Namun yang paling populer dan paling banyak digunakan didunia adalah cPanel.

Karena cPanel dibuat khusus dengan tampilan yang sederhana dan karena terus diupdate secara reguler, terus ada perbaikan baik dari segi kemudahan maupun keamanannya, sebagian besar perusahaan web hosting menggunakan cPanel untuk membantu pelanggan mengelola situs website mereka.

Apa yang Bisa Saya Lakukan Dengan cPanel?

Banyak! Melalui cPanel Anda dapat mengela fasilitas web hosting, seperti....

  • Membuat dan mengelola email account untuk website Anda
  • Menginstal WordPress (Atau CMS lain seperti Joomla, Prestashop, dsb)
  • Backup file website
  • Mengupload file
  • Mengecek pemakaian bandwidth dan disk space

Dan masih banyak lagi, - seperti menginstal aplikasi tertentu, mengecek statistik website,dan merubah pengaturan security website.

Bagaimana Cara Mengakses/Log in ke cPanel?

Jika ini adalah pertama kalinya Anda log in ke cPanel, biasanya penyedia web hosting Anda akan memberikan detail username dan password cPanel Anda melalui email atau sudah disediakan detailnya pada dashboard account hosting Anda.

Jangan khawatir bila Anda kehilangan data username dan password Anda, karena hampir semua penyedia web hosting menyediakan "links" yang mengarah ke cPanel Anda tanpa perlu melakukan log in terlebih dahulu.

Sebagai contoh , disini adalah tempat dimana Anda dapat log in ke cPanel, pada "tab" yang dilingkari merah.

Log in ke cPanel dari account hosting

Semua penyedia web hosting memiliki tampilan yang berbeda-beda, tidak akan sama seperti diatas.

Akan tetapi "link" yang mengarah ke cPanel tersebut akan sangat mudah ditemukan pada dashboard account hosting Anda atau apabila Anda kesulitan menemukannya Anda dapat menghubugi support hosting Anda melalui live chat.

Cara termudah dan tercepat untuk log in ke cPanel adalah dengan mengetik alamat website Anda pada browser dan diikuti dengan :2082 (unsecured) atau :2083 (secured).

Sebagai contoh:

http://www.domainanda.com:2082/ atau https://www.domainanda.com:2083/

Saya biasanya menggunakan :2083 (secured) untuk log in ke cPanel.

2. Perkenalan Dengan Interface/Antar Muka cPanel

Ketika Anda sudah log in ke cPanel, maka Anda akan melihat tampilan cPanel seperti dibawah ini.

fungsi Navigation Bar pada cPanel

Ini adalah tampilan interface cPanel versi terbaru 2018 dan belum ada perubahan di tahun 2019 ini.

Apabila tampilan cPanel Anda berbeda, jangan panik!

Untuk merubah tampilan/theme/style seperti diatas, caranya sangat mudah, cari "Preferences" pada cPanel Anda dan kemudian klik "Change Style".

Mengganti Theme atau Style cPanel

Ada dua pilihan, yaitu "Basic" dan "Retro".

Anda pilih "Basic", sehingga kemudian tampilan cPanel Anda akan berubah ke tampilan yang terbaru dengan design yang lebih kece.

change style cPanel

Kemudian untuk kembali ke tampilan depan atau "homepage", cukup dengan mengklik tombol yang dilingkari merah diatas.

Mengenal Fungsi-fungsi Dasar Pada cPanel

Search Bar

Dibagian paling atas pada cPanel dibawah "navigation bar", Anda akan menemukan kolom pencarian yang dapat Anda gunakan untuk mencari suatu fungsi, misalnya fungsi "Change Style", kemudian cPanel mencari fungsi tersebut dengan cepat untuk Anda.

search bar pada cPanel

Navigation Bar

Dibagian paling atas sebelah kanan cPanel, Anda akan menemukan "search features", account management, notifications dan log out.

fungsi Navigation Bar pada cPanel
  • Search Features: fungsinya sama dengan search bar yang disebutkan diatas, perbedannya adalah search features ini akan terus muncul ketika Anda membuka halaman manapun pada cPanel.
  • Account Management: dimana Anda akan dengan mudah menemukan pengaturan utama, seperti mengganti password cPanel, mengganti bahasa, mengganti theme/tampilan cPanel, melihat informasi kontak Anda (email yang digunakan pada cPanel) dan juga pengaturan untuk merereset seluruh pengaturan dengan hanya satu kali klik saja.
  • Notifications: sama seperti notifications pada social media, gunanya adalah untuk memberitahu Anda apabila terdapat update tertentu pada cPanel dan informasi lainnya yang berkaitan dengan cPanel.
  • Logout: ini sangat penting, maksud saya apabila Anda sudah selesai menggunakan cPanel, demi alasan keamanan sebaiknya Anda langsung melogout cPanel Anda dengan mengklik logout.

Left Sidebar

Dibagian sebelah kiri tampilan cPanel Anda akan menemukan dua icons. Yang atas adalah icon "home" dan yang bawah icon "user manager".

Fungsi left sidebar pada cPanel
  • Home: adalah icon yang berfungsi untuk kembali pada halaman homepage atau halaman utama cPanel.
  • User Manager: adalah tempat dimana Anda dapat menambahkan atau membuang users dari account Anda. Di halaman user manager ini, Anda juga dapat melihat email apa saja yang sudah Anda buat, dan juga users mana saja yang mempunyai akses ke FTP dan web disk Anda bilamana Anda berbagi account hosting dengan users atau admins lain.

Right Sidebar

Sedangkan dibagian sebelah kanan cPanel, Anda akan menemukan dua features lainnya, yaitu general information dan statistics.

  • General Information: dimana Anda dapat melihat informasi umum pada cPanel Anda, seperti users yang sedang Anda gunakan, domain utama pada cPanel, informasi last login, juga terdapat link yang mengarah ke informasi server hosting Anda.
  • Statistics: dimana Anda akan menemukan informasi terkait resources yang sudah Anda gunakan, seperti jumlah bandwidth yang terpakai, jumlah penggunaan disk/storage, penggunaan CPU, RAM, dll.

Reorganizing cPanel’s Home Page

Anda juga dapat mengorganisir halaman pada cPanel Anda dengan membuka (+) atau menutup (-) bagian-bagian tertentu, bilamana Anda ingin menutup suatu bagian yang tidak Anda gunakan.

Reorganizing cPanel’s Home Page

Anda juga dapat memindahkan (drag and drop) bagian-bagian tertentu keatas dan kebawah sesuai dengan keinginan Anda.

3. Mengupdate Preferences

Ketika Anda log in ke cPanel untuk pertama kalinya, pastikan Anda mengunjungi bagian "preferences" untuk mengupdate informasi kontak dan mengganti password yang Anda gunakan.

Mengupdate preferences cPanel

Mengganti Password

Saya sangat merekomendasikan kepada Anda untuk secara reguler mengganti password setidaknya sekali dalam 3 bulan untuk melindungi atau mencegah website Anda dari hacking.

Pertama-tama klik "password & security" pada bagian preferences.

Kemudian Anda akan melihat halaman dengan tampilan seperti dibawah ini.

Mengganti Password cPanel

Sebelum Anda mengganti password dengan yang password yang baru, pastikan Anda sudah mengetahui password lama Anda. 

Saya sangat merekomendasikan Anda menggunakan "password generator" untuk mendapatkan password yang "super-strong".

menggunakan password generator pada cPanel hosting

Pastikan Anda menyimpan password baru Anda di Notepad atau word file lainnya pada komputer Anda, atau bila Anda agak paranoid terhadap "hacking", jangan pernah menyimpan password Anda dikomputer/laptop karena akan dengan mudah untuk di hack.

Bagaimana Bila Saya Kehilangan Password Lama Saya?

  • Apabila Anda lupa mencatat password Anda, kembali pada dashboard account hosting Anda atau cek email detail account cPanel yang dikirimkan oleh penyedia web hosting Anda setelah Anda membeli hosting.
  • Apabila emailnya sudah terhapus atau Anda tidak dapat menemukan password lama Anda, jangan panik! Hubungi support penyedia web hosting Anda melalui live chat/tiket bantuan dan tanyakan soal password cPanel lama Anda.

Mengupdate Informasi Kontak

Umumnya, email yang Anda gunakan pada saat pendaftaran hosting akan menjadi email utama pada cPanel Anda, namun demi alasan keamanan, saya menyarankan Anda untuk menggunakan email yang berbeda untuk menerima update dari cPanel.

Untuk mengupdate informasi kontak, klik "Contact Information" pada bagian preferences dan Anda akan melihat tampilan seperti dibawah ini.

Mengupdate Contact information pada cPanel

Saya merekomendasikan Anda untuk menceklis semua box yang ada pada "Contact Preferences", agar Anda menerima pemberitahuan bilamana ada sesuatu yang mencurigakan terjadi, seperti orang lain yang mengganti password Anda atau terjadi masalah seperti penggunaan disk space/pemakaian bandwidth yang melebihi kapasitas.

Menambahkan User Baru

Katakanlah Anda mempunyai web developer atau partner bisnis yang membantu Anda dalam pembuatan atau mengelola website, dan membutuhkan akses untuk membuat suatu perubahan dalam cPanel Anda.

Klik "User Manager" pada bagian preferences, lalu Anda akan melihat tampilan seperti dibawah ini.

Menambahkan User Baru pada cPanel Hosting

Dihalaman ini, Anda dapat melihat seluruh account yang telah Anda buat pada cPanel Anda, dan disamping kanan account-account tersebut, terdapat tiga ikon:

  • Ikon kotak surat mengindikasikan bahwa account ini memiliki email account yang terintegrasi dengannya.
  • Ikon truk pengiriman mengindikasikan bahwa account ini memiliki akses ke FTP (file transfer protocol)
  • Ikon disc drive mengindikasikan bahwa account ini dapat menggunakan storage/web disk yang tersedia pada cPanel Anda.

Anda dapat dengan mudah mengedit, menghapus atau mengganti password dari masing-masing account dengan mengklik pilihan-pilihan yang terdapat dibawah nama account.

Untuk menambahkan user baru, klik "Add User" yang terdapat disudut sebelah kanan atas atau yang dilingkari merah pada gambar dibawah ini.

menambahkan user baru pada contact information cPanel

Lalu Anda akan diarahkan ke halaman berikut:

membuat account baru pada cPanel

Dihalaman ini, untuk menambahkan user baru Anda perlu untuk mengisi full name user, username, domain yang terintegrasi dengan user baru tersebut, kemudian contact email address yang mana nantinya sistem akan mengirimkan pemberitahuan, seperti konfirmasi permintaan reset password.

Anda juga diminta untuk membuat password untuk user tersebut, dan pastikan untuk membuat password yang berbeda dengan user-user lainnya dalam account Anda.

Setelah itu, dibawahnya terdapat bagian yang dinamakan "services", yang mana pada bagian ini Anda perlu untuk menentukan pengaturan untuk user baru tersebut, seperti email, FTP dan web disk.

Services email, ftp dan web disk pada cPanel
  • Email memungkinkan Anda untuk mengaktifkan/mendisable email account untuk pengguna/users (meskipun Anda perlu untuk men set account pengguna terlebih dahulu) dan mengatur berapa limit yang diperlukan untuk masing-masing account, misalnya 1024mb.

  • FTP memungkinkan Anda untuk mengaktifkan/mendisable account untuk dapat mengakses File Transfer Protocol, dimana pengguna dapat mengupload file ke website Anda. Andapun dapat memilih didirectory mana pengguna tersebut memiliki akses, dan mengatur berapa limit space yang diperlukan (sama seperti limit email), katakanlah 1024mb.

  • Web Disk ini seharusnya diaktifkan hanya untuk pengguna utama, dalam arti Anda sebagai pemiliki website atau untuk account pengguna "top-level admin". Dimana pengguna yang memiliki akses ke web disk dapat diberikan dua pilihan "permissions", yaitu Read-White (memberikan izin kepada pengguna untuk dapat melakukan apapun termasuk mendelete suatu file dalam directory tertentu), sementara Read-Only (pengguna hanya dapat membaca files dan mendownloadnya).

Ketika Anda sudah selesai mengatur semuanya, klik "Create" atau "Create and Add Another User" yang terdapat disebelah kiri bawah halaman untuk menyimpan pengaturan account baru Anda.

4. Mengelola Domain

Bagian "Domains" pada cPanel memungkinkan Anda untuk mengeloa segal hal yang berhubungan dengan domain, seperti menambahkan domain yang baru Anda beli dari account hosting Anda, menambahkan subdomains, atau redirects domain yang Anda miliki ke domain lainnya.

mengelola domain pada cPanel hosting

Menambahkan Domain 

Untuk menambahkan domain ke cPanel, Anda hanya perlu mengklik "Addon Domains" didalam bagian "Domains" seperti yang terlihat pada screen shoot diatas.

Ngomong-ngomong, Anda hanya dapat menambahkan domain pada cPanel Anda hanya apabila ddidalam paket hosting yang Anda pilih Anda diizinkan untuk menambahkan domain.

addon domains pada cPanel Hosting

Ketika Anda sudah berada pada halaman "Addon Domains" seperti diatas, Anda akan diminta untuk memasukkan new domain name, subdomain dan document root.

  • New domain name adalah nama domain yang ingin Anda daftarkan (masukkan nama domain tanpa menggunakan "www", sebagai contoh penasihathosting.com).
  • Subdomain menciptakan subdomain untuk domain utama pada account cPanel Anda - subdomain tercipta secara otomatis setelah Anda mengetik new domain name dan pengunjung Anda tidak akan pernah tahu bahwa mereka didirect dari subdomain.domainutama.com ke domain baru Anda.
  • Document root adalah lokasi/tempat pada server dimana domain baru Anda diletakkan.

Ketika Anda sudah selesai mengetik nama domain, cPanel secara otomatis akan menyediakan subdomain dan document root. Saya menyarankan Anda tidak mengubah pengaturan otomatis yang dibuat cPanel, baik pada subdomain ataupun document root.

Klik "Add Domain" bila sudah selesai.

Mengedit/Menghapus Domain

Dihalaman yang sama, pada "Addon Domains", Anda akan menemukan bagian "Modify Addon Domain", dimana Anda dapat mengedit document root (tidak direkomendasikan), menghapus/remove domain dan mengatur redirection (mendirect domain ke domain lainnya).

modify addon domain pada cPanel

5. Pengaturan Email Account

Bagian "Email" pada cPanel memungkinkan Anda untuk mengelola segal aspek yang berhubungan dengan email Anda - mulai dari membuat email baru, membuat autoresponders email hingga mengaktifkan  "SpamAssassin" guna mencegah email spam.

Ah, iya.. Berita baiknya, Anda dapat membuat email accounts menggunakan nama domain Anda sendiri seperti "admin@penasihathosting.com", jadi Anda tidak akan lagi menggunakan alamat email yang membosankan 😀

pengaturan email pada cPanel

Membuat Email Account

Klik "Email Accounts" pada cPanel Anda seperti yang terlihat pada screen shoot diatas untuk membuat email account dengan nama domain Anda sendiri.

Membuat Email Accounts

Kemudian Anda hanya perlu mengisi form-form yang telah disediakan, dari atas sampai bawah:

  • Di kolom "Email", masukkan alamat email atau nama email yang Anda inginkan - sebagai contoh "Admin@" atau "namaAnda@"
  • Pilih nama domain dari kolom pilihan drop down. Bila Anda belum menambahkan domain pada cPanel, Anda perlu menambahkannya terlebih dahulu
  • Tulis password pada kolom "Password" dan "Password (Again)" - pastikan Anda membuat password yang strong - Saya menyarankan Anda untuk menggunakan password generator.
  • Terakhir berapa space yang Anda perlukan untuk email yang Anda buat pada "Mailbox Quota", katakanlah 1024mb. Perlu Anda ketahui bahwa space pada email ini akan mengurangi space pada account hosting Anda, jadi mungkin Anda tidak akan memberikan orang lain akses yang unlimited.
  • Klik "Create Account"

Ketika Anda telah membuat email baru, Anda akan menemukan bahwa email yang baru Anda buat akan terdaftar pada list email accounts dibawah ini:

Daftar Email Accounts yang Telah dibuat dicPanel

Pada daftar email accounts diatas, Anda dapat mengatur segala hal yang berhubungan dengan email account Anda, termasuk password, quota, delete dan mail client.

Mengakses Webmail

Jadi, sekarang Anda sudah membuat email dengan nama domain Anda sendiri, bukan?

Lalu bagaimana cara log in/akses ke webmailnya?

Cara termudah dan tercepat untuk mengakses ke webmail adalah dengan cara mengetik pada internet browser Anda:

http://namadomainanda.com/webmail

Tampilan log in webmailnya seperti dibawah ini, kemudian masukkan alamat email dan password yang sudah Anda buat sebelumnya.

mengakses webmail

Setelah Anda sukses melakukan log in, Anda akan diarahkan kehalaman webmail dan dihadapkan dengan tiga pilihan webmail dibawah ini:

memilih aplikasi webmail pada cPanel

Jika ini pertama kalinya Anda mengkases webmail, mungkin Anda akan bingung memilih satu dari tiga aplikasi Webmail diatas, namun faktanya Anda dapat menggunakan ketiganya secara bergantian atau memilih salah satunya dan mensetnya secara default.

Aplikasi Webmail mana yang harus saya pilih?

Well, jawabannya benar-benar tergantung dari aplikasi mana yang paling membuat Anda merasa nyaman dengan fungsi, fitur dan tampilan yang disediakan. 

Tapi satu hal yang pasti, ketiga aplikasi webmail tersebut mereka menawarkan fitur-fitur dasar, seperti: Compose Email, Forwarding, Junk Mail, Address Book, Trash, Folders, Marked as Read/Unread dan lain-lainnya.

Agar Anda tidak bingung, berikut perbedaan ketiganya:

Website Aplikasi

Antar Muka
/Interface

Tersedia dalam 
tampilan mobile

Tidak tersedia dalam 
tampilan mobile

Tidak tersedia dalam tampilan mobile

Fitur-fitur

  • Attachments
  • Folder manipulation (delete, copy, move, dsb)
  • Display HTML
    Spell check
  • Message flags
  • Mail filters
  • Search mail
  • Address book
  • Calender
  • Task list
  • Event reminders
  • News feed
  • Notes
  • Attachments
  • Folder manipulation (delete, copy, move, dsb)
  • Display HTML
    Spell check
  • Drag & drop organization
  • Search mail
  • Address book
  • Dapat menggunakan plugin tertentu untuk menambah fitur-fitur tambahan
  • Attachments
  • Folder manipulation (delete, copy, move, dsb)
  • Text-only
  • Message flags
  • Search mail
  • Address book

Direkomendasikan untuk

Pengguna yang benar-benar memerlukan fitur yang lengkap dan dapat mengakses email melalui mobile/phone.

Pengguna yang menginginkan tampilan webmail yang  user-friendly dengan fitur tambahan yang tersedia.

Penguna yang memerlukan tampilan webmail sederhana yang mana hanya digunakan untuk membaca dan mengirim email.

Forwarding Email Anda ke Alamat Email yang Lain

Katakanlah Anda ingin email yang diterima oleh emailanda@domainanda.com diteruskan/forward ke alamat email lain yang Anda miliki - seperti emailanda@gmail.com.

Pertama-tama, klik "Forwarders" pada cPanel Anda, kemudian klik "Add Forwarders" untuk sampai kehalaman dibawah ini:

Menambahkan email forwarders

Disini Anda perlu memasukkan alamat email yang sudah Anda buat sebelumnya (emailanda@domainanda.com) pada kolom "Address to Forward" dan memilih destinasi forwardnya pada kolom "Forward to Email Address".

Perlu Anda ketahui bahwa pengaturan forwarding email ini hanya untuk forwarding saja, maksudnya ketika Anda membalas pesan dari emailanda@gmail.com, artinya pesan dibalas dari email tersebut, bukan dari email yang Anda buat pada cPanel (emailanda@domainanda.com).

Mengatur Spam Filters

Pada umumnya, cPanel memberikan Anda sebuah tool untuk memfilters email-email spam, yaitu "Apache SpamAssassin™", Namun mungkin Anda akan menjumpai tool lain seperti SpamExperts Pro pada cPanel Anda.

Pada dasarnya kedua tool tersebut memiliki fungsi yang sama, namun biasanya "SpamExperts Pro" hanya diberikan apabila Anda berlangganan paket hosting tertentu, 

Karena umumnya cPanel menggunakan "Apache SpamAssassin™", maka kali ini saya akan menjelaskan pengaturan tool tersebut saja.

Pertama-tama, klik "Apache SpamAssassin™" pada bagian "Email" tampilan depan cPanel Anda.

mengatur email spam pada cpanel

Kemudian Anda akan diarahkan kehalaman dibawah ini:

pengaturan Apache SpamAssasin pada cPanel

Dihalaman tersebut, Anda akan dihadapkan pada beberapa pilihan:

  • Pada umumnya, dicPanel terbaru pengaturan "Apache SpamAssassin™" secara otomatis sudah diaktifkan, namun apabila Anda melihat belum diaktifkan, maka akan muncul tombol berwarna biru yang bertuliskan "Enable Apache SpamAssassin™", yang mana Anda harus mengklik tombol tersebut untuk mengaktifkan spam filters.
  • Klik tombol "Auto-Delete Spam" apabila Anda ingin tidak hanya menandai email-email yang spam, namun juga menghapus secara otomatis email-email spam tersebut.
  • Anda juga dapat mengatur seberapa sensitif filter spam pada skala 1-10, dimana skala 1 adalah paling liberal dan skala 10 menjadi paling konservatif.

Terakhir Anda juga dapat memblacklist atau melindungi email-email tertentu dengan cara mewhitelistnya pada pengaturan "Configure Apache SpamAssassin™".

Tapi untuk saat ini (pertama kali) tinggalkan saja pengaturan tersebut, Anda belum membutuhkannya.

6. Mengelola File-file Website

Bagian "Files" pada cPanel memungkinkan Anda untuk mengupload file, membackup website Anda, mengelola File Transfer Protocol (FTP) Anda dan juga melihat pemakaian disk.

Ngomong-ngomong, FTP adalah cara lain untuk mengelola file website Anda, yang mana dengan FTP Anda juga dapat mengupload file website.

Jadi, saya akan menjelaskan tentang mengelola files ini dengan dua cara, yaitu menggunakan "File Manager" dan "FTP".

Mengelola Files pada cPanel hosting

Menggunakan File Manager

File Manager pada cPanel memungkinkan Anda untuk mengelola seluruh file website Anda tanpa perlu menggunakan aplikasi FTP atau aplikasi lainnya yang perlu Anda download terlebih dahulu pada komputer Anda.

Pertama-tama, klik "File Manager", kemudian Anda akan diarahkan kehalaman dibawah ini:

menggunakan file manager pada cPanel hosting

Disinilah tempat dimana seluruh file website Anda disimpan, jadi pastikan Anda berhati-hati ketika membuat suatu perubahan.

Root Folder dan Sub-Folder

Pada dasarnya, File Manager ini tidak jauh berbeda dengan file manager pada komputer.

Pertama, disebelah kiri Anda dapat menemukan root folder (/home/....) dan sub folder, seperti yang ditandai oleh kotak merah dibawah ini:

file manager pada cPanel

Selected Foler / Folder yang Dipilih

Kemudian pada sisi sebelah kanan, Anda dapat melihat konten-konten, seperti folder dan text, yang mana akan terlihat ketika Anda memilih/mengklik sub-folder pada sisi sebelah kiri.

sebelah kanan pada file manager cPanel

Mengetahui hal-hal diatas, (sekali lagi) sama halnya dengan file manager pada komputer, Anda juga dapat membuat folder baru dan mengupload file.

Membuat Folder Baru

Folder membantu Anda membuat file-file website Anda terorganisir dan membuat struktur website Anda mudah dimengerti.

Untuk membuat folder baru, klik tombol "+ Folder" disebelah atas kiri tampilan "File Manager" Anda, seperti terlihat dibawah ini:

Membuat folder baru pada cpanel

Kemudian akan muncul pop-up seperti dibawah ini dan Anda akan diminta untuk memasukkan nama folder dan juga dimana folder tersebut Anda letakkan.

create new folder pada cPanel

Setelah selesai, klik "Create New Folder".

Mengupload File Menggunakan File Manager

Untuk menambahkan sebuah file - sebagai contoh, file Word/PDF yang Anda ingin orang dapat mendownloadnya dari website Anda - pertama-tama Anda perlu menentukan dimana akan Anda letakkan file tersebut.

Sebagai contoh, digambar dibawah ini saya memilih "etc".

cara upload file di file manager cPanel

Lalu, klik tab "Upload" seperti yang dilingkari merah berikut ini:

cara upload file di cPanel

Terakhir Anda akan diminta untuk memilih file yang akan Anda upload atau drag saja filenya ke halaman upload seperti yang terlihat dibawah ini:

upload file di file manager cPanel

Menggunakan FTP Account 

Sebenarnya, jika Anda sudah membuat account cPanel, Anda seharusnya dapat langsung menggunakan username dan password cPanel Anda untuk log in ke FTP Anda.

NAMUN - Bagaimana bila Anda ingin memberikan seseorang izin untuk dapat mengupload file menggunakan FTP client (seperti FileZilla sebagai contoh).

Tentu Anda tidak ingin memberikan username dan password cPanel Anda bukan?

Karena itu Anda membutuhkan username dan password baru yang akan digunakan oleh orang lain selain Anda agar dapat mengkases FTP Anda.

Pertama-tama, klik "FTP Accounts" pada cPanel Anda.

klik FTP Accounts pada cPanel

Dan Anda akan diarahkan kehalaman "FTP Accounts" seperti dibawah ini:

membuat FTP Accounts pada cPanel

Kemudian ikuti langkah-langkah berikut:

1. Membuat Login

Untuk membuat account FTP baru, pertama-tama masukkan informasi login pada kolom "Login". Nama log in ini akan digunakan oleh pengguna lain, jadi pastikan Anda membuat nama yang mudah diingat.

Kemudian pilih domain mana yang ingin Anda buat untuk account FTP ini dari kolom pilihan/dropdown list, dan masukkan password.

(Sekali lagi) pastikan Anda selalu membuat password yang aman, gunakan angka, kombinasi huruf besar dan kecil, letters, dll atau agar mudah gunakan password generator dan jangan lupa untuk menyimpannya.

2. Tetapkan "Home Directory"

Kolom "Directory" disini maksudnya adalah akses tingkat tertinggi FTP Account baru yang Anda buat, katakanlah Anda memasukkan public_html pada kolom "directory", itu artinya FTP Account yang Anda buat memiliki akses ke directory /home/$user/public_html hingga ke sub-directoriesnya.

directory FTP Accounts

3. Tetapkan Quota

Terakhir, Anda perlu menetapkan berapa quota atau space yang diperlukan untuk FTP account yang baru Anda buat. Quota ini bisa limited/terbatas dan bisa juga unlimited.

Mengelola FTP Accounts

Sekarang Anda dapat mengelola seluruh FTP accounts Anda pada bagian dibawah ini, seperti mengganti password, mengganti quota, menghapus FTP account dan mengatur FTP client.

mengelola account FTP

7. Backup File Website Anda

Apabila Anda pernah kehilangan handphone atau komputer/laptop, Anda pasti merasa kesal, sakit hati, galau atau apapun rasa yang Anda rasakan, tapi disamping kehilangan barang berharga, Andapun kehilangan data penting didalamnya yang mungkin belum Anda backup.

Agar tragedi tersebut tidak terjadi pada website Anda, cPanel telah membuat segalanya menjadi mudah dengan menyediakan fitur bakcup, sehingga Anda dapat mengembalikan file website Anda bilamana Anda kehilangan sebuah file atau seluruh file website Anda.

Bagaimana caranya?

Pertama-tama, klik "Backup Wizard" pada cPanel Anda seperti terlihat dibawah ini (Anda juga dapat mengklik "Backup", tetapi  agar lebih mudah prosesnya, maka pilihlah "Backup Wizard").

klik backup wizard

Kemudian Anda akan diarahkan kehalaman berikut ini:

klik tombol backup

Dari sini, klik tombol "Backup" untuk memulai proses backup file website Anda. 

Kemudian Anda akan dihadapkan pada pilihan dimana Anda harus memilih antara membackup keseluruhan file (full backup) atau partial backup (Home Directory, MySQL Databases, Email Forwarders & Filters).

Demi kemudahan Anda kedepannya, pilihlah full backup dan simpan ditempat yang aman seperti di HDD external atau Flashdisk Anda, atau bila Anda tidak terlalu paranoid terhadap keamanan, Anda boleh menyimpannya dikomputer/laptop Anda.

full backup

Terakhir, Anda diminta untuk memilih tempat/destinasi backup, yang mana Anda cukup pilih "Home Directory".

klik tombol generate backup

Anda juga dapat memasukkan alamat email apabila Anda ingin menerima email pemberitahuan ketika proses backup telah selesai dilakukan dan untuk menyelesaikan proses backup, klik tombol "Generate Backup".

8. Mengecek Disk Space

Tidak peduli apapun yang dikatakan oleh penyedia hosting kepada Anda, disk space TIDAK akan pernah unlimited. Selalu ada batasan dalam penggunaannya, dan sebagai webmaster baru, Anda perlu mengetahui berapa banyak space yang Anda pakai.

Juga penting mengecek disk space Anda secara periodik untuk melihat bagian mana dari website Anda yang paling banyak mengambil space, jadi Anda tahu diman yang perlu dicompress atau menghpaus file yang tidak perlu bilamana Anda kehabisan space.

Klik "Check Disk Space" pada cPanel yang dilingkari merah dibawah ini:

check disk space pada cPanel

Kemudian Anda akan diarahkan ke halaman "Disk Usage" seperti berikut:

cek penggunaan disk space pada cpanel

Halaman ini memberikan Anda informasi tentang bagian-bagian yang berbeda dari file manager Anda dan menunjukan berapa banyak pemakaian disk dari tiap bagian-bagian tersebut.

Anda juga dapat melihat total pemakaian disk pada table pertama, sebagai contoh pada gambar diatas menunjukan total penggunaan disk adalah 752,94 MB.

(Satu lagi) yang terpenting, bar biru yang full (seperti terlihat pada bagian pertama digambar diatas) bukan menunjukan bahwa Anda telah menggunakan semua space Anda - semua data disajikan relatif dari yang terbesar.

9. Menginstal Aplikasi (Seperti WordPress)

Bab terakhir yang ingin saya tunjukan kepada Anda adalah bagaimana cara menginstal WordPress, langsung dari cPanel Anda.

(Pssst.. cara ini hanya membutuhkan 1 klik dan waktu 1-2 menit saja).

Pertama-tama, klik "Softaculous Apps Installer" pada cPanel Anda, biasanya terletak dibagian "Software".

menginstal wordpress dicPanel

Lalu pada halaman berikutnya seperti dibawah ini, Anda dapat menemukan banyak sekali aplikasi yang dapat Anda instal, tidak hanya WordPress, namun ada juga Prestashop, Joomla, dll.

Softaculous instal CMS

Akan sangat memakan waktu apabila saya memberikan tutorial cara menginstal semua aplikasi ini, namun sekarang saya akan menunjukan satu diantaranya, yaitu WordPress.

Selanjutnya, klik WordPress yang terletak sebelah kiri atas ditengah-tengah screen - dan klik "install".

Anda akan melihat tampilan seperti dibawah ini:

cara instal WordPress

Demi kemudahan, saya akan tunjukan caranya langkah demi langkah, Anda dapat mengikuti dari langkah 1 hingga langkah 12 dengan detail sebagai berikut:

  1. Pilih protocol yang ingin Anda gunakan. Jika Anda TIDAK memiliki SSL yang sudah terkonfigurasi pada website Anda (dan saya yakin Anda sudah tahu kalau Anda memilikinya), pilih protokol sebagai http://
  2. Pilih domain yang ingin Anda instal WordPress didalamnya. Pastikan Anda tidak memilih domain yang sudah terinstal WordPress sebelumnya.
  3. Anda perlu hati-hati dalam langkah ini. Jika Anda hanya berencana untuk menambahkan WordPress pada website yang sudah ada, Anda perlu menambahkan "wp" atau "blog" pada kolom "directory" (www.domainanda.com/blog).

    Namun apabila Anda berencana menggunakan WordPress diseluruh blog/website Anda, maka kosongkan kolom ini (www.domainanda.com)
  4. Masukkan judul blog Anda tanpa www atau http://
  5. Masukkan deskripsi blog Anda
  6. Masukkan admin username blog Anda, saya sangat merekomendasikan untuk memilih username yang unik, jangan pernah memasukkan nama "admin", karena akan dengan mudah di hack oleh orang lain.
  7. Masukkan admin password Anda dengan kata yang unik, seperti "wd&8452df!10" atau gunakan "Generate Password" yang terletak disamping kanan kata "hide" yang berlogo kunci.

    Dan JANGAN LUPA untuk menyimpan passwordnya.
  8. Masukkan admin email, Anda dapat menggunakan alamat email apapun disini termasuk email dengan nama domain Anda sendiri yang mungkin sudah Anda buat pada bab 5.
  9. Pilih bahasa, saya sarankan gunakan English saja.
  10. Aktifkan/ceklist box pada langkah 10 ini untuk memastikan Anda menginstal plugin "Limit Login Attempts", yang mana untuk mencegah brute force attacks atau orang lain yang mencoba log in ke WordPress Anda berkali-kali dengan tujuan hacking.
  11. Anda juga bisa mengirimkan detail instalasi WordPress (username, password, dll) ke email dengan cara memasukkan alamat email pada langkah 11 ini.
  12. Pastikan sekali lagi semua langkah 1 sampai 11 telah terisi dengan benar, setelah itu klik tombol "instal" dan hanya dalam hitungan detik WordPress telah terinstal diwebsite/blog Anda.

Untuk log in ke WordPress, gunakan alamat dibawah ini:

http://www.domainanda.com/wp-admin

Congratulations! Sekarang Anda sudah dapat membangun website Anda sendiri.

Sekarang Anda Sudah Siap!

Saya berharap panduan cPanel ini dapat bermanfaat untuk Anda dan pada akhirnya Anda sudah memiliki pengetahuan yang cukup dan dapat mengelola fungsi-fungsi penting pada cPanel.

Apabila Anda membutuhkan bantuan lebih lanjut, Anda dapat meninggalkan komentar dibawah ini, saya akan dengan senang hati untuk menjawabnya, namun pastikan yang Anda tanyakan tidak ada jawabannya dalam panduan ini.

Yang terpenting, pastikan Anda membaca lagi tutorial cPanel ini apabila Anda ragu-ragu ketika ingin melakukan suatu perubahan dalam cPanel Anda, karena perubahan yang salah bahkan dapat mengacaukan website Anda.

  • Assalammualaikum mas Wilya,
    saya mau tanya,file2 saya tiba2 tidak bisa disimpan setelah diedit pada cpanel. Database phpmyadmin juga tidak bisa dibuka, ada error “phpMyAdmin – Error
    Error during session start; please check your PHP and/or webserver log file and configure your PHP installation properly. Also ensure that cookies are enabled in your browser.
    session_start(): open(SESSION_FILE, O_RDWR) failed: Read-only file system (30)
    session_start(): Failed to read session data: files (path: ).

    Pada home cpanel jg ada warning “The system failed to create the file “/home/bscatalo/.cpanel/datastore/.tmp.510e0.MOUNTS_CACHE__proc_mounts” with permissions “0600” (as EUID: 50551, EGID: 50554 50554) because of the following error: Read-only file system”.

    Saya sudah hapus cookies,history,cache tapi ttp muncul warning tsb. Gimana ya mas supaya normal kembali?
    Terima kasih

    • Wa’alaykumsalam mas Freddy. Kalau persoalan seperti ini, sebaiknya mas hubungi support penyedia hosting mas. Dengan keterbatasan saya, tidak bisa bantu error ini. Saya juga tidak punya akses langsung dan tidak bisa ngecek file log nya. Saran saya mas langsung saja hubungi support penyedia hosting mas.

  • Maaf min, untuk mengedit CMS pakai template lain seperti boostrep gmna ya? Apa di Cpanel bisa? Kemudian kalau bisa langkahnya gimna?. Terimakasih

  • Sangat membantu kami yang awam. Mungkin suatu saat saya akan bertanya kepada mas🙂.dan Semoga kebaikan mas dalam memberikan ilmu kepada kami ini,mas dan keluarga mendapat Kesehatan dan rejeki berlimpah, amin.

  • Assalamu’alaikum. Min, mau tanya. Kalau mau upload tulisan semacam berita, atau video ke web, apakah melalui Cpanel ? atau harus lewat yang lain.

  • Terma kasih mas atas panduannya ,
    Saya mau tanay jika kita ingin menggunakan databasenya untuk di project hybrid android, dengan database di cPanel bisa tidak?

  • Kalau tampilan template berubah bug di versi mobile sama plugin add this ga work kenapa ya?

    Padahal ane udah hapus chache w3 karena js di blok ke render.
    Jadi fungsi css sama html ke blok.

    Udah 3 hari belum nemu solusinya

    Bantuannya gan

  • kak saya mau tanya boleh dong?
    gini, saya kan diamanati oleh perusahaan baru untuk membuat website. nah saat itu saya langsung beli paketan website, hosting dan domain. Apakah saya harus install wordpress juga terlebih dahulu? atau langsung upload file saja di pengelola file nya?
    mohon pencerahannya.

  • Artikel yg bagus
    Tanya Gan,, misalnya saya mau bikin web demo dulu dengan wordpress,, apakah diinstall di luar folder public-html atau didalam folder public-html,, terus kalau sudah oke tinggal pindahin aja atau harus install wordpress lagi di public-html ( kalau sebelumnya diluar folder public_htmL)

    tq Gan

    • Saran saya sebaiknya si bikin di localhost aja dulu web demonya. Biar nanti gampang tinggal di migrasi ke hosting online.

      Atau kalau tetap mau langsung, Instal web demonya di dalam folder public_html saja tapi dibikin folder baru, misal nama foldernya “Demo”, jadi nanti instal WordPress nya di folder tersebut sehingga URL nya akan jadi seperti ini misal “www.namadomainanda.com/demo”. Kalau mau dengan cara seperti ini, nanti harus install WordPress baru lagi juga di folder utama (public_html) dan database baru juga buat website utama, tidak bisa asal di pindahin aja isi foldernya.

  • Admin, tanya dong. Saya punya website. Saya mau mengganti tamplate, merubah logo web, dan halaman. Ada di cPanel tidak ya opsi untuk itu. Saya masih awam karena pemula. Terima kasih sebelumnya.

  • mas saya mau bertanya kan saya di anjurkan untuk memantau email di cpanel dan terkadang di email tersebut ada beberapa item yg sering hilang, kadang data yg sudah di simpan di bagian draft suka hilang dan kadang kita mengirim email si penerima masuknya bukan di inbox dia masuknya di spam adakah yg harus saya atur di cpanel ini mas ? mohon infonya dong mas ? kalau ada nomer Whatsapp nya boleh saya minta saya mau bertanya banyak
    terimakasih

    • Coba kontak penyedia hosting masnya buat dibantu kenapa setiap email masuknya ke spam. Ada banyak faktor, boleh jadi IP Adress mas ke blacklist, atau pernah spamming kemudian dilaporkan oleh banyak penerima email, dll. Boleh kontak saja via email ya 🙂

  • Selamat siang bang, artikelnya sangat bermanfaat buat saya.

    saya ada pertanyaan nih bang, maklum newbie. pada umumnya saya menaruh file web pertama saya seluruhnya difolder public_html dan sudah beroperasi sekarang, saya ada rencana tambah domain baru dengan web berbeda. itu nanti filenya saya taruh didalam public_html (buat folder tersendiri) juga atau diluar folder public_html atau gimana ya? thanks in advance !

  • Aku mau nanya boleh?

    Gini bang, Aku diamanatin ngurus web untuk himpunan mahasiswa. Udah ada domainnya (aaaaaaaaa.(nama kampus).ac.id)

    Sehabis baca postingan ini, Aku ngerti step-stepnya. Cuman karena ini semua udah dikasih gitu aja ke Aku & Aku masih awam banget (Suka pakeknya blogger gratisan aja) . Lebih baik mulai dari mana ya?

    • Pertanyaannya ini mas nya mau ngapain dulu? Kalau ditanya mulai dari mana, maka tujuannya mau kemana, bukan begitu? 🙂

  • Terimakasih gan informasinya. Ada pertanyaan, saya mempunyai beberapa domain (addon domain) dalam satu hosting. Apakah bisa misalnya satu website menggunakan wordpress dan website yang lain menggunakan cms lainnya. Terimakasih jawabannya.

    • Bisa banget mas Farel :). Tapi pastikan directory/lokasi file website untuk domain yang satunya lagi dibedakan ya. DIbikin folder tersendiri saja, jangan ditempat yang sama dengan domain yang satunya lagi.

    • Maksudnya cPanelnya mau dikosongin mas? Ini masnya tinggal chat aja penyedia hosting mas, mudah kok.

  • bapak saya mau tanya cara mengedit halaman awal domainesia. agar muncul pilihan menu bagaimana y?
    saya belum tahu apa-apa tentang website.

    • Aduh saya tidak bisa kasih solusi dengan penjelasan sedikit seperti itu. Bpk bangun website pakai platform apa? WordPress, Joomla atau apa? Kalau menggunakan WordPress atau jika tidak saya sarankan menggunakan WordPress saja karena cocok buat pemula. Bagaimana cara-caranya, silahkan ikuti panduan ini ya: https://guruwebsite.com

  • Permisi Om, sebelumnya terimakasih panduan pengenalan cPanelnya. Saya mahasiswa tingkat 1 yang kebetulan diamanahi untuk mengedit-edit website sebuah event, website sudah ada dari beberapa periode event sebelumnya. Nah saya ingin mengganti/menambah konten di website tersebut. Tapi saya tidak tahu apa-apa, ini belajari dari nol. Adakah saran dimana saya bisa belajar yang mudah dipahami pemula?
    Dengan tidak membuat kacau website yang sudah ada (masih bisa aktif). Terimakasih

  • maaf, setelah website diupload pada hosting dan menggunakan sub domain, sewaktu site nya dibuka yang muncul text sepertinya ini You are not authorised to view this resource. solusinya gimana ya, mohon pencerahannya

    • Boleh dijelaskan lebih detail ini Bpk upload website apa? websitenya menggunakan CMS kah (WordPress, joomlah, dsb)? Kalau bisa kasih link domainnya bisa lebih mudah saya ngeceknya pak. Tapi kalau sifatnya private bisa kontak saya langsung via email.

    • Kalau sudah terinstall tidak bisa dibatalkan, tapi bisa dihapus. Ke bagian “Softaculous” -> “Pilh WordPress” -> Terus scroll kebawah hingga menemukan detail installan WordPressnya”. Nah dibagian ini Anda bisa hapus atau diganti saja directory nya, yang sebelumnya “domainsaya.com/wp” dihapus saja “/wp” nya pak.

  • Bagaimana kalo ada pesan seperti ini, Saya ingin membuat email lebih dari 25 (You are using your maximum allotment (25) of email accounts. If you want more, contact your service provider) ?

    • Artinya paket hosting yang Anda gunakan saat ini max hanya dapat membuat 25 akun email saja. Kalau mau bikin lebih banyak lagi, silahkan kontak saja provider hostingnya atau upgrade paket hosting Anda.

    • Tidak ada. cPanel sudah terinstal jika Anda menggunakan shared hosting, kecuali menggunakan VPS unmanaged dimana user harus menginstal semuanya sendiri.

  • Gan mau nanya, setelah selesai buat akun baru dan saya coba kok masih blm bisa ya?

    keteranganya The login is invalid.

    mohon pencerahanya gan. thx

    • Maksudnya Mas Fajar bikin akun baru apa ya? Dan dicoba apanya? Dicoba login kah? Boleh dijelaskan secara jelas permasalahannya disini ya supaya saya lebih mudah mengerti dalam memberikan solusi.

  • bagaimana cara mengatasi Forbidden You don’t have permission to access on this server.

    Additionally, a 403 Forbidden error was encountered while trying to use an ErrorDocument to handle the request. gmana untuk memperbaikinya di cpanel.terimakasih

    • Apa Anda bisa lebih spesifik, error tersebut muncul diseluruh halaman website apa dihalaman tertentu saja?
      Kemudian error tersebut terjadi setelah Anda melakukan perubahan apa dalam cPanel?

      Tapi,jika websiteya dibangun menggunakan WordPress, sering kali bisa diatas dengan cara-cara berikut:
      1). Pertama-tama coba di deactive seluruh plugin dari cPanel. Jika setelah itu errornya hilang, Anda bisa aktifkan lagi satu per satu pluginnya untuk mengetahui plugin mana yang menyebabkan error.
      2). Sering kali 403 forbidden itu disebabkan dari file .htacces yang corupt, jadi coba dihapus dulu file .htaccessnya, nanti bisa di generate lagi file .htacess yang baru dari dashboard WordPress (Settings>Permalinks>klik save changes).

      Kalau tidak menggunakam WordPress, saran terbaik saya sebaiknya Anda menghubungi penyedia hosting Anda.

  • >