Review ArdHosting

Uptime dan Support nya Bagus, tapi Speed nya lambat

Oleh Willya Randika | October 26, 2020 | 5 Komentar

Update Terakhir: 26 Oktober 2020

ArdHosting mungkin salah satu provider tertua di Indonesia. Mereka sudah berdiri sejak tahun 2000. Usianya bahkan 2 tahun lebih tua daripada Rumahweb yang mungkin lebih Anda kenal.

review ArdHosting

Hingga tahun 2020 ini, mereka masih termasuk perusahaan hosting dengan market share terbesar di Indonesia versi HostAdvice (posisi 6).

Dan harus kita akui bahwa mereka sudah sangat berpengalaman.

Tapi, seperti review saya yang sudah-sudah, perusahaan hosting yang paling berpengalaman belum tentu yang terbaik.

Apakah berlaku juga untuk ArdHosting? 

Mari kita cari tahu.

Selain itu, dalam review ArdHosting ini saya juga akan membahas beberapa aspek yang berbeda dari paket hosting mereka dan menyajikannya dengan data-data valid agar isi review ini menjadi lebih kuat sehingga dapat membantu Anda dalam mengambil keputusan.

Untuk memulainya, saya telah menyewa paket hosting "UKM INDO - A" dan men-setup blog WordPress untuk tujuan pengetesan. Kemudian saya monitoring uptime dan load timenya menggunakan alat Site24x7 dan Pingdom.


Rangkuman Data Hasil Penelitian

Karena alasan tertentu, saya melakukan monitoring ulang terhadap server ArdHosting pada tanggal 3 Juni 2020. Jadi, berbeda dengan data hasil penelitian pada provider lainnya yang sudah berjalan 14 bulan, monitoring ArdHosting baru berjalan selama 4 bulan.

SAMPLE

Paket Hosting 'UKM INDO-A'

WEBSITE TEST

UPTIME

99,90% (3 Juni 2020 - 30 September 2020)

SPEED

1070 ms (3 Juni 2020 - 30 September 2020)

LOAD IMPACT 10 VU

1257,27 ms (September 2020)

SUPPORT

Rating: 4/5 (Tersedia via email dan phone)

HARGA

Mulai dari Rp 21.667/bulan (renewal: Rp 16.000/bulan)

GARANSI


Kelebihan Menggunakan ArdHosting

Sama seperti semua review yang telah saya publikasikan, saya selalu berkomitmen untuk memberikan Anda informasi yang tidak bias dan transparan.

Semua review juga sangat mengandalkan data yang relevan dan metrik yang dapat dihitung untuk menentukan kualitas suatu layanan web hosting.

Setelah meninjau ArdHosting kembali selama 4 bulan terakhir ini, saya dapat menyimpulkan beberapa kelebihan ArdHosting berikut ini:

1. Rata-rata Uptime yang Cukup Stabil (99,90%)

ArdHosting adalah hosting dengan server yang cukup stabil. Rata-rata uptime mereka dalam 4 bulan pengujian ini adalah 99,90%.

99,90% adalah score yang bagus.

Karena faktanya, dari 18 provider hosting Indonesia yang saya review, hanya ada empat provider yang memiliki rata-rata uptime 99,90% atau lebih.

Laporan Uptime Update Oktober 2020

Berikut rata-rata nya dari bulan ke bulan:

BULAN

RATA-RATA UPTIME

DURASI DOWNTIME

JUMLAH DOWNTIME

Juni 2020

99,97%

13 Menit

8x

Juli 2020

99,99%

4 Menit

3x

Agustus 2020

>99,99%

2 Menit

2x

September 2020

99,63%

3 Jam

51x

Sebenarnya masih terlalu dini untuk menyebutkan bahwa rata-rata uptime ArdHosting cukup stabil, karena monitoring sendiri masih berjalan 4 bulan. Berbeda dengan sebagian besar provider lainnya yang sudah jalan 14 bulan.

Tapi jika melihat data 4 bulan ini, sebenarnya rata-rata nya bagus, hanya gagal pada bulan September 2020.

Insya Allah review ini akan saya update 3 atau 4 bulan lagi dan kita bisa sama-sama melihat bagaimana rata-rata uptime nya. Apakah stabil seperti pada 3 bulan awal monitoring atau buruk seperti bulan September 2020.

2. Layanan Support yang Baik (Rating: 4/5)

Untuk menguji seberapa baik layanan support ArdHosting, saya melakukan pengetesan dua kali, melalui live chat dan melalui email.

Pertama, support melalui live chat.

Seperti yang sudah-sudah, saya hanya menanyakan 1-2 pertanyaan yang sederhana, seperti bagaimana cara menambahkan domain (add on) di cPanel.

Saya menilai bahwa support mereka tergolong standar, maksudnya hampir sama dengan support layanan hosting Indonesia pada umumnya yang tidak banyak membantu.

Alih-alih membantu hingga masalah selesai, mereka hanya mengirimkan sebuah link menuju panduan yang telah mereka tulis dan saya perlu membaca panduan tersebut untuk menyelesaikan masalah saya sendiri.

Perlu Anda ketahui bahwa support seperti ini tidaklah bagus.

Layanan hosting internasional seperti Siteground justru melakukan pendekatan yang lebih melayani. Sebelum menutup chat mereka akan memastikan bahwa masalah Anda telah selesai dan dalam prosesnya akan membantu Anda step by step hingga selesai.

Karena tidak semua client adalah orang yang mengerti hal-hal berbau teknis, bukan? Maka tugas technical support disini harusnya menuntun client hingga masalah beres.

Itulah definisi support yang baik menurut saya. Disini ArdHosting belum mencapai level tersebut.

Dan tanggal 8 Januari 2020, saya cek sekitar jam 7 pagi hari, ternyata tidak ada satupun support yang online, baik itu billing, sales, bahkan tecnical support pun tidak online.

Seperti yang Anda lihat pada screenshoot dibawah ini:

Support ArdHosting tidak benar benar 24:7

Seharusnya support mereka tersedia 24/7. Mungkin mereka sedang away sehingga tidak terlihat dalam jendela live chat.

Ngomong-ngomong, support mereka hanya tersedia melalui live chat dan email. Tidak ada tiket.

Updated 26 Oktober 2020

Saya melakukan pengujian kembali, kali ini lebih teknis. Tujuan nya adalah untuk mengetahui sebarapa baik dan cepat support ArdHosting dalam memperbaiki error pada website klien.

Jadi, saya dengan sengaja membuat error pada website test ArdHosting, yaitu error establishing a database connection.

Error ini mudah diperbaiki. Saya percaya staf technical support yang masih baru pun bisa memperbaikinya tanpa ada masalah.

Ternyata, staf support ArdHosting membalas email saya dan langsung memperbaiki error dalam durasi 11 menit.

(Upss... mohon maaf saya tidak mencantumkan screenshoot email nya, karena kecerobohan saya, email nya terhapus secara permanen).

Cukup cepat, karena rata-rata dari 18 provider adalah 22,38 menit. Tapi bukan yang tercepat. Yang tercepat adalah Jetorbit (3 menit) dan DraCoola (4 menit).

3. Memiliki Fitur Backup Harian

Untuk menjamin kenyamanan pelanggan dalam meletakkan data website di sever, ArdHosting menawarkan fitur layered backup local maupun remote yang akan membackup data website Anda secara harian dan dua harian.. seperti nya begitu.

File backup harian tersedia hingga 3 hari kebelakang, kemudian tersedia juga backup secara 2 harian seperti terlihat pada screenshoot account backups dibawah ini:

Bagusnya lagi, data backup nya tersedia hingga 7 file backup.

Backups ArdHosting

Anda mungkin tidak perlu repot-repot melakukan backup sendiri secara manual.

Tapi untuk berjaga-jaga, saya selalu menyarankan Anda untuk membackup website Anda sendiri di layanan hosting manapun bahkan yang menawarkan cloud backup sekalipun.

Kekurangan dari fitur backup nya adalah Anda perlu mendownload file backup secara manual dan mengupload nya juga secara manual.

Mereka belum menggunakan fitur JetBackup dimana klien dapat melakukan proses backup/restore dengan hanya 1-2 klik saja seperti yang sudah dilakukan oleh Niagahoster, DomaiNesia dan Jetorbit.

4. Paket 'UKM-A' memiliki jumlah sumber daya yang lebih dari cukup untuk membangun website baru

Dengan paket UKM-A, Anda dapat:

  • Menghostkan 5 website
  • Gratis 1 domain
  • Control panel cPanel
  • 500MB disk space
  • Unmetered bandwidth
  • Unlimited akun email
  • Free SSL

Jumlah tersebut sudah mencukupi bahkan lebih untuk membangun website baru. Tidak lupa juga bahwa Anda mendapatkan penawaran spesial yaitu gratis 1 domain selama 1 tahun.

5. Gratis Migrasi Hosting dan Gratis Domain di Semua Paket Hosting

Sama seperti kebanyakan layanan hosting lainnya, ArdHosting juga menawarkan migrasi hosting secara gratis alias tanpa biaya.

Berita baik lainnya adalah Anda akan mendapatkan gratis satu domain  .com/ .net/ .org/ .biz/ .info/ .web.id/ .or.id walaupun Anda membeli paket hosting yang termurah sekalipun (UKM A di Linux Shared Hosting).

Tapi gratis domain ini tidak berlaku di paket shared hosting yang menggunakan Windows.


Kekurangan Menggunakan ArdHosting

Dengan 20 tahun pengalaman dalam industri web hosting belum bisa membuat ArdHosting sempurna, ini wajar bahkan bagi perusahaan di bidang apapun di dunia.

Saya akan bahas satu per satu yang menjadi kekurangan mereka.

1. Rata-rata Load Time nya Buruk. Terus Melambat Dalam 4 Bulan Monitoring Terakhir

Parameter untuk menentukan cepat atau lambat nya load time dari 18 provider hosting yang saya uji adalah 1 detik. Jika dibawah 1 detik, maka saya katakan cepat, sebaliknya jika diatas 1 detik maka akan saya katakan lambat.

Bagaimana rata-rata load time ArdHosting setelah 4 bulan pengujian? Berikut grafiknya:

ArdHosting Speed Test Report Upd Oct 2020

Seperti yang Anda lihat, grafik nya terus meningkat (meningkat berarti melambat atau buruk) sejak awal monitoring dilakukan pada tanggal 3 Juni 2020 hingga 30 September 2020.

Rata-rata dari bulan ke bulan nya begini:

BULAN

PAGE LOAD TIME

Juni 2020

0,831 Detik

Juli 2020

0,975 Detik

Agustus 2020

1,29 Detik

September 2020

1,36 Detik

Sejauh ini yang bisa saya katakan adalah rata-rata load time ArdHosting lambat.

2. Gagal Dalam Pengujian Load Impact dengan 10 dan 15 Virtual User

Apa itu Load Impact?

Umumnya, apalagi di shared hosting, ketika server menerima traffic yang ramai biasanya performance (load time) akan mengalami penurunan, bahkan di beberapa kasus server bisa overload sehingga menyebabkan banyak error terjadi atau bahkan mengalami down.

Nah, saya ingin menguji seberapa baik server shared hosting nya ArdHosting (pada paket UKM-A), ketika menerima traffic yang ramai.

Bagaimana cara mengujinya? Jawabannya adalah menggunakan alat Load Impact.

Saya melakukan dua kali pengetesan dengan mengirimkan 10 hingga 15 virtual user. Anda bisa melihat laporannya pada tabel dibawah ini:

JUMLAH VIRTUAL USER

ERROS

REQUEST HANDLED
(Higher is Better)

MAX RESPONSE TIMES
(Lower is Better)

10 VU

0

2145

1257.27 ms

15 VU

0

1954

2708.89 ms

Saya akan jelaskan mulai dari:

1. Pengujian dengan 10 virtual user

Cara membaca grafik:

  • Garis biru menunjukan average response times
  • Garis ungu menunjukan request made, dan
  • Garis hijau menunjukan jumlah virtual user

Ideal nya adalah average response times tidak meningkat seiring bertambahnya jumlah virtual user, tetapi seperti yang Anda lihat pada grafik dibawah, average response times mengalami peningkatan seiring bertambahnya jumlah virtual user. 

ArdHosting 10VUs

Itu adalah indikasi yang buruk.

Load impact juga memberikan catatan adanya masalah performance, yaitu througput limit detected. Itu artinya server mengalami overload sehingga menyebabkan response times menjadi meningkat.

Jika diteruskan, ini bahkan bisa menyebabkan server mengalami down.

Faktanya, 7/18 provider yang saya uji mengalami masalah yang sama.

2. Pengujian dengan 15 Virtual User

Secara logika, pengujian dengan 15 virtual user tentu hasil nya akan lebi buruk, karena 10 virtual user saja sudah mampu membuat kegaduhan pada server sehingga menyebabkan response times menjadi meningkat.

Ternyata benar.

Pada pengujian 15 virtual user, average response times meningkat lebih dari 2x lipat dan muncul masalah yang sama, yaitu throughput limit detected.

ArdHosting 15VUs

3. Garansi Hanya Berlaku Selama 7 Hari

Umumnya, layanan hosting memberikan garansi pembelian hosting selama 30 hari, tapi di ArdHosting garansi hanya berlaku selama 7 hari saja.

Dan ada ketentuan khusus dimana garansi akan hangus jika Anda sudah menggunakan lebih dari 50% resource bandwidth.

Anda bisa membaca ketentuan nya secara lengkap disini.

4. Terdapat Biaya-Biaya yang Dikenakan Untuk Beberapa Layanan Tertentu

ArdHosting mengenakan biaya untuk beberapa layanan seperti:

  • Downgrade paket hosting akan dikenakan biaya sebesar Rp 50.000
  • Biaya Untuk Pergantian Server (Switch Server): Rp 50.000
  • Biaya penggantian main domain pada hosting: Rp 50.000

Saya memasukkan ini sebagai kekurangan karena seharusnya layanan-layanan diatas bisa ditawarkan secara gratis alias tanpa biaya.

Oleh karena itu, pada saat Anda melakukan pembelian hosting perhatikan betul bahwa Anda telah memilih lokasi server yang benar, nama domain yang benar dan paket hosting yang benar agar tidak dikenakan biaya untuk penggantian nantinya.

5. Tidak ada opsi berlangganan secara bulanan di Paket UKM. Minimal per 1 tahun

ArdHosting tidak menyediakan opsi untuk berlangganan secara bulanan, tiga bulanan atau enam bulanan pada paket UKM.

Minimun kontrak nya adalah 12 bulan.

minimun kontrak 1 tahun

6. Website Tidak Menggunakan SSL (Not Secure)

Menurut saya agak aneh ketika suatu layanan web hosting yang bahkan menjual SSL Certificate dan menawarkan free SSL kepada pelangganan nya malah tidak menggunakan SSL pada websitenya.

SSL/HTTPS ini sangat penting untuk melindungi data privasi pelanggan (sumber).

Dan penggunaan SSL/HTTPS dapat membantu melindungi informasi pelanggan dengan mengenkripsi perjalanan data antara browser dan server web (dalam hal ini server layanan web hosting).

Jadi, saya pikir sudah seharusnya ArdHosting mempertimbangkan untuk segera menginstall SSL pada website resmi mereka untuk menambah kepercayaan dan keamanan data pelanggan.

ArdHosting tidak menggunakan SSL

Rangkuman Paket Hosting Ard dan Informasi Lainnya yang Perlu Anda Ketahui

Rangkuman Paket Hosting ArdHosting:

ArdHosting menawarkan berbagai pilihan paket hosting untuk segala kebutuhan, mulai dari paket hosting untuk UKM, Corporate, Unlimited hosting, Email Hosting dan WordPress hosting.

paket hosting UKM ArdHosting

Selain itu, juga ada paket hosting untuk reseller, paket cloud hosting untuk performa yang lebih bagus, VPS (virtual private server) dan yang paling tinggi adalah dedicated server hosting.

Jadi, apapun kebutuhan Anda, ArdHosting menawarkan segalanya.

Saran saya untuk Anda yang baru memulai, Anda dapat memilih paket hosting UKM 500 atau 750 terlebih dahulu, tidak perlu langsung memilih paket corporate ataupun unlimited hosting, karena website baru belum membutuhkan resource yang besar dan belum mendapat traffic yang tinggi.

Informasi Penting Lainnya yang Perlu Anda Ketahui:

  • Pilihan server: Singapore, Indonesia dan USA. 
  • Metode pembayaran: Transfer bank dan PayPal (ArdHosting memiliki rate sendiri jika Anda menggunakan PayPal)
  • Aktifasi acount: Anda harus konfirmasi pembayaran terlebih dahulu sebelum account hosting dan domain Anda diaktifkan: http://ardhosting.com/payment-confirmation.php
  • Control Panel yang digunakan: cPanel Control Panel
  • Gratis domain: Apapun paket hosting yang Anda pilih kecuali paket hosting Windows
  • Instalasi aplikasi (WordPress, Joomla, Drupal, dll): Dapat di instal dengan sangat mudah, sudah ada tool Softaculous di cPanel.

Apakah Saya Merekomendasikan ArdHosting?

Masih terlalu dini untuk mengatakan apakah saya merekomendasikan ArdHosting atau tidak, karena rentang penelitian masih 4 bulan.

Tapi, jika Anda bertanya kepada saya, berdasarkan penelitian terbaru sejauh ini, saya akan bilang tidak.

Rata-rata uptime mereka memang stabil di 99,90%, kemudian support nya juga bagus. Hanya saja, grafik load time nya terus meningkat (meningkat berarti melambat) yang mana bukan indikasi yang bagus.

Karena untuk menunjang kebutuhan bisnis online, Anda membutuhkan dua hal. Server yang stabil dan server yang cepat.

6 KELEBIHAN

  • Rata-rata uptime yang cukup stabil (99,90%)
  • Paket 'UKM-A' memiliki jumlah sumber daya yang lebih dari cukup untuk membangun website baru
  • Layanan support yang baik (rating: 4/5), tetapi hanya tersedia via live chat dan email. Mereka tidak lagi menggunakan sistem ticket.
  • Gratis migrasi hosting
  • Gratis 1 domain untuk 1 tahun
  • Harga renewal nya flat mengikuti siklus pembayaran.

7 KEKURANGAN

  • Speed nya hanya lambat. Terjadi peningkatan load time dalam monitoring 4 buan terakhir (1,070 detik)
  • Rata-rata waktu response yang cukup tinggi (rendah lebih baik) pada pengujian load impact dengan 10 virtual user, yaitu 1257,27 ms
  • Sistem backup nya masih tradisional dimana klien perlu men-download dan me-restore backup secara manual (belum menggunakan JetBackup)
  • Tempo waktu garansi hanya 7 hari dan dengan syarat-syarat tertentu
  • Tidak ada opsi berlangganan secara bulanan. Minimal per 1 tahun
  • Adanya biaya-biaya (extra fee) untuk beberapa tindakan yang seharusnya bisa gratis.
  • Website resmi ArdHosting tidak menggunakan SSL (not secure)
  • Pengalaman saya membeli reseller hosting di ardhosting awalnya sangat bagus, nyaman dan cepat. Karena merasa bagus saya pindahkan client saya ke hosting reseller ardhosting, tapi baru beberapa bulan saya pindahkan semua ada salah satu client komplin karena emailnya selalu masuk spam. Saya cek semua client saya dengan IP yang sama memang masuk spam. Sya kontak support Ardhosting malah disuruh membeli Dedicated IP. Padahal saya cek di MXTools itu IP nya di blok dan parahnya diblok sangat banyak muali dari Spamhaus DBL, BARRACUDA dan lainya. Saya coba pastikan ke Ardhosting bahwa itu IP di blok tetapi tidak terselesaikan. Dari itu saya pindahkan semua client saya ke hosting yang lain.

    Dari segi harga untuk reseller hosting, kecepatan, jujur saya puas di Ardhosting. Mungkin jika ada masalah yang lebih ke teknis itu yang kurang nyaman.

  • Paket apa yg lebih direkomendasi untuk ardhosting?
    Paket ukm (500mb) : 280.000/thn
    Atau
    Paket ecommerce (2GB) : 238.800/thn
    Kok harganya beda jauh ya kak?
    Padahal paket ecommerce tidak dalam promo/diskon…

    • Kalau dilihat dari spesifikasi keduanya yang tertera dalam tabel harga nya sih tidak jauh, kecuali storage pada paket ECOMM lebih besar.
      Tapi, saya engga tahu berapa jumlah RAM, CPU, dll yang tidak terlihat pada tabel.
      Saran saya, soal ini langsung ditanyakan saja ke support ArdHosting via email atua live chat.

  • {"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}
    >