Review ArdHosting

Uptime dan Speed nya Bagus, tapi Support nya Memiliki Keterbatasan

WIllya-Randika

By Willya Randika / Hosting Reviewer
Last Updated: October 19, 2021 / 5 Komentar


Pengungkapan: Saya akan menerima one-time comission sebesar 20% jika Anda membeli melalui link referral yang ada di review ini. Terima kasih atas support Anda. Baca lebih lengkap..

ArdHosting adalah salah satu provider tertua di Indonesia.

Mereka sudah berdiri sejak tahun 2000.

Usianya bahkan 2 tahun lebih tua daripada Rumahweb yang mungkin lebih Anda kenal dan lebih populer di kalangan blogger.

Di tahun 2021 ini, mereka bahkan masih merupakan provider hosting dengan market share terbesar ke-6 di Indonesia versi Host Advice.

Review Ard Hosting

Harus diakui bahwa mereka sudah sangat berpengalaman.

Tapi, seperti review saya yang sudah-sudah, provider hosting yang paling berpengalaman belum tentu yang terbaik.

Apakah berlaku juga untuk ArdHosting? Mari kita cari tahu.

Dalam review ArdHosting ini, saya akan membahas banyak hal tentang ArdHosting, termasuk kelebihan dan kekurangan mereka, dan juga akan membandingkan nya dengan ke 20 provider hosting Indonesia lainnya yang saya review.

Sehingga hasil review ini akan membantu Anda dalam mengambil keputusan.

Sebagai informasi, saya telah menyewa paket hosting "UKM INDO - A" dan men-setup blog WordPress untuk tujuan pengetesan. Kemudian saya monitoring uptime, speed + load impact nya menggunakan alat Pingdom, GT Metrix dan Load Impact K6, serta menguji support mereka.

Rangkuman Data Hasil Penelitian

RATING KAMI

3,5/5

SAMPLE:

Paket 'UKM INDO-A' (Paket minimal yang kami rekomendasikan)

WEBSITE TEST:

www.phproject-ah.com (Shared Hosting)

UPTIME SCORE:

99,93% (3 Juni 2020 - 31 Agustus 2021)

SPEED (TTFB):

181ms (September 2021)

LOAD IMPACT 10 VU:

535ms (September 2021)

SUPPORT RATING:

Rating: 1/5 (Tersedia via email dan phone)

HARGA:

Mulai dari Rp 21.667/bulan (renewal: Rp 21.667/bulan)

GARANSI:

7 hari dengan syarat-syarat tertentu

Alternatif Terbaik Selain ArdHosting

Pilihan Pertama

Review DomaiNesia

Seimbang antara harga yang terjangkau dengan performa yang cukup baik

Pilihan yang seimbang untuk Anda yang membutuhkan shared hosting dengan performa yang cukup baik, fitur yang banyak, support yang baik dan bisa diandalkan, namun dengan harga yang lebih terjangkau.

Pilihan Kedua

Review WarnaHost

Pilihan hosting dengan harga termurah, tapi dengan performa yang cukup baik

Jika Anda menginginkan harga hosting yang murah, semurah Rp 125.000/tahun. Tapi tetap menginginkan hosting yang reliable dengan dukungan layanan support baik, maka Anda perlu mempertimbangkan WarnaHost cPanel.

Pilihan Upgrade Terbaik

Managed Cloud VPS Hosting terbaik dengan harga yang lebih murah

Ingin upgrade ke VPS seperti Digital Ocean, Linode, Vultr, UpCloud, Google Cloud dan lainnya tapi tidak bisa mengelolanya sendiri? Coba RunCloud. Mengelola hosting hampir sama mudahnya seperti mengelola hosting di cPanel.

Kelebihan Menggunakan ArdHosting

Sama seperti semua review yang telah saya publikasikan, saya selalu berkomitmen untuk memberikan Anda informasi yang tidak bias dan transparan.

Semua review juga sangat mengandalkan data yang relevan dan metrik yang dapat dihitung untuk menentukan kualitas suatu layanan web hosting.

Jadi, setelah meninjau ArdHosting kembali selama 15 bulan terakhir, saya dapat menyimpulkan beberapa kelebihan ArdHosting berikut ini:

1. Rata-rata Uptime yang Stabil (99,93%)

Saya tidak menemukan ada informasi terkait jaminan uptime yang diklaim oleh ArdHosting, tapi dalam penelitian selama 15 bulan ini, ternyata ArdHosting memiliki rata-rata uptime yang baik dan stabil.

Dari 21 provider hosting yang kami uji, ArdHosting adalah yang paling stabil ketiga dengan score rata-rata uptime sebesar 99,93%. Mereka hanya kalah dari WarnaHost cPanel (99,97%) dan DomaiNesia (99,95%).

ArdHosting Uptime Report

Berikut rata-rata nya dari bulan ke bulan:

BULAN MONITORING

RATA-RATA UPTIME

DURASI DOWNTIME

JUMLAH DOWNTIME

Juni 2020

99,97%

13 Menit

8x

Juli 2020

99,99%

4 Menit

3x

Agustus 2020

>99,99%

2 Menit

2x

September 2020

99,63%

3 Jam

51x

Oktober 2020

99,91%

38 Menit

23x

November 2020

99,98%

7 Menit

5x

Desember 2020

99,92%

33 Menit

24x

Januari 2021

99,84%

1 Jam

39x

Februari 2021

99,95%

22 Menit

9x

Maret 2021

99,97%

14 Menit

2x

April 2021

>99,99%

2 Menit

2x

Mei 2021

>99,99%

1 Menit

1x

Juni 2021

99,86%

1 Jam

10x

Juli 2021

99,95%

23 Menit

15x

Agustus 2021

99,97%

14 Menit

5x

Dari rincian data uptime diatas, bisa dibilang server ArdHosting cukup stabil secara keseluruhan, karena mereka hanya gagal 3x, yaitu bulan September 2020, Januari dan Juni 2021.

2. Speed nya Diatas Rata-Rata

Untuk mengetahui seberapa baik speed hosting ArdHosting yang saya gunakan, saya melakukan pengujian menggunakan metrik TTFB atau time to first byte yang dimonitoring dengan GTMetrix.com.

TTFB ini berkaitan erat dengan masalah dari sisi server. Tinggi atau rendah nya nilai TTFB merupakan sinyal yang bisa dijadikan sebuah acuan untuk mengukur bagus atau tidaknya performa sebuah server hosting.

Bahasa mudahnya, bisa dikatakan bahwa TTFB adalah kecepatan response suatu server hosting.

Oleh karena itu, TTFB merupakan metrik yang paling tepat untuk dijadikan perbandingan dalam mengukur kecepatan hosting.

Ada berbagai alat yang bisa digunakan untuk mengukur TTFB, tapi saya menilai bahwa GTMetrix Pro adalah yang paling tepat setidaknya karena dua alasan:

  • Terdapat lokai server Singapore (dekat dengan Indonesia), sehingga hasil TTFB nya lebih akurat
  • Bisa dimonitoring secara berkala dengan interval setiap 1 jam sekali

TTFB dimonitoring selama 8 hari mulai tanggal 28 September - 15 September, berikut grafiknya:

Ngomong-ngomong, dalam konfigurasi semua website test, saya tidak menggunakan cache sama sekali, itu artinya pengujian ini murni untuk mengukur kecepatan server hosting.

TTFB ArdHosting

Jika dilihat dari grafik diatas, rata-rata TTFB ArdHosting cukup stabil, hanya ada satu kali terjadi kenaikan TTFB (naik berarti buruk/melambat) yang signifikan pada tanggal 13 September, tapi secara keseluruhan bisa dibilang stabil.

Saya mungkin akan menampilkan data yang lebih panjang lagi pada update selanjutnya, tapi 8 hari adalah waktu yang sudah cukup untuk melakukan penilaian untuk saat ini.

Rata-rata

Tertinggi

Terendah

181ms

1167ms

135ms

Dari 22 provider yang saya uji, rata-rata TTFB ArdHosting adalah yang tercepat ke-1 dengan nilai 181ms dimana rata-rata 22 provider adalah 455ms.

Sayangnya, hasil TTFB yang bagus ini tidak diiringi dengan baiknya hasil test Load Impact yang akan saya bahas nanti pada poin kekurangan.

3. Rata-rata Waktu Response yang Rendah Dalam Pengujian Load Impact dengan 10 Virtual User

Apa itu Load Impact?

Umumnya, apalagi di shared hosting, ketika server menerima traffic yang ramai biasanya performance (load time) akan mengalami penurunan, bahkan di beberapa kasus server bisa overload sehingga menyebabkan banyak error terjadi atau bahkan mengalami down.

Nah, saya ingin menguji seberapa baik server shared hosting nya ArdHosting (pada paket UKM-A) ketika menerima traffic yang ramai.

Bagaimana cara mengujinya? Dengan menggunakan alat Load Impact.

Saya melakukan pengetesan dengan mengirimkan 10 virtual user (atau bisa disebut 10 pengunjung).

Ngomong-ngomong, sama seperti pengujian TTFB, saya juga tidak mengaktifkan cache pada pengujian load impact ini.

ArdHosting Load Impact Report

Cara membaca grafik:

  • Garis biru menunjukan average response times
  • Garis ungu menunjukan request made, dan
  • Garis hijau menunjukan jumlah virtual user

Ideal nya adalah average response times tidak meningkat seiring bertambahnya jumlah virtual user. Dalam grafik diatas, terlihat memang ada sedikit peningkatan, tapi tidak menunjukan bahwa performa mengalami perlambatan yang signifikan

Tetapi, Load impact juga memberikan catatan adanya masalah performance, yaitu througput limit detected. Itu artinya server mengalami overload sehingga menyebabkan response times menjadi meningkat.

Hanya saja, peningkatan waktu responsenya tidak signifikan dalam kasus ArdHosting.

Faktanya, 8/22 provider yang saya uji mengalami masalah yang sama.

4. Memiliki Fitur Backup Harian

Untuk menjamin kenyamanan pelanggan dalam meletakkan data website di sever, ArdHosting menawarkan fitur layered backup local maupun remote yang akan membackup data website Anda secara harian dan dua harian.. seperti nya begitu.

Data backup nya tersedia hingga 7 account backup dengan rincian sbb:

  • Data backup hari ini
  • 2 hari yang lalu
  • 4 hari yang lalu
  • 7 hari atau 1 minggu yang lalu
  • 9 hari yang lalu
  • 11 hari yang lalu
  • 14 hari atau 2 minggu yang lalu

Jika dibandingkan dengan 22 provider lainnya yang saya uji, data account backup ArdHosting termasuk yang terbanyak. Rata-rata provider hosting lainnya justru hanya menyediakan backup mingguan dan tidak tersedia harian atau dua harian seperti ArdHosting.

Backup di ArdHosting

Anda mungkin tidak perlu repot-repot melakukan backup sendiri secara manual.

Tapi untuk berjaga-jaga, saya selalu menyarankan Anda untuk membackup website Anda sendiri di layanan hosting manapun bahkan yang menawarkan cloud backup sekalipun.

Kekurangan dari fitur backup nya adalah Anda perlu mendownload file backup secara manual dan mengupload nya juga secara manual.

Mereka belum menggunakan fitur JetBackup dimana pelanggan dapat melakukan proses backup/restore dengan hanya 1-2 klik saja (tidak perlu mendownloadnya secara manual), seperti yang sudah dilakukan oleh Niagahoster, DomaiNesia dan Jetorbit.

5. Paket 'UKM-A' memiliki jumlah sumber daya yang lebih dari cukup untuk membangun website baru

Dengan paket UKM-A, Anda dapat:

  • Menghostkan 6 website
  • Gratis 1 domain selama satu tahun
  • Control panel cPanel
  • 500MB disk space
  • Unmetered bandwidth
  • Unlimited akun email
  • Free SSL

Jumlah tersebut sudah mencukupi bahkan lebih untuk membangun website baru.

6. Gratis Migrasi Hosting dan Gratis Domain di Semua Paket Hosting

Sama seperti kebanyakan layanan hosting lainnya, ArdHosting juga menawarkan migrasi hosting secara gratis alias tanpa biaya.

Berita baik lainnya adalah Anda akan mendapatkan gratis satu domain  .com/ .net/ .org/ .biz/ .info/ .web.id/ .or.id walaupun Anda membeli paket hosting yang termurah sekalipun (UKM A di Linux Shared Hosting).

Tapi gratis domain ini tidak berlaku di paket shared hosting yang menggunakan Windows.

Kekurangan Menggunakan ArdHosting

Dengan lebih dari 20 tahun pengalaman dalam industri web hosting, ternyata belum bisa membuat ArdHosting sempurna, ini mungkin wajar bahkan bagi perusahaan dalam bidang apapun.

Ada beberapa kekurangan ArdHosting dalam catatan saya.

Mari kita bahas satu per satu.

1. Adanya Keterbatasan Dalam Layanan Support nya

Untuk menguji seberapa baik layanan support ArdHosting, saya melakukan pengetesan hingga tiga kali, melalui live chat dan melalui email.

Karena pembahasan ini terlalu panjang, maka saya sembunyikan konten nya dalam tiga buah toggle. Silahkan klik satu per satu untuk membaca ketiga pengujian support nya.

Pengujian Pertama (Melalui Live Chat)

Pertama, support melalui live chat.

Seperti yang sudah-sudah, saya hanya menanyakan 1-2 pertanyaan yang sederhana, seperti bagaimana cara menambahkan domain (add on) di cPanel.

Saya menilai bahwa support mereka tergolong standar, maksudnya hampir sama dengan support layanan hosting Indonesia pada umumnya yang tidak banyak membantu.

Alih-alih membantu hingga masalah selesai, mereka hanya mengirimkan sebuah link menuju panduan yang telah mereka tulis dan saya perlu membaca panduan tersebut untuk menyelesaikan masalah saya sendiri.

Perlu Anda ketahui bahwa support seperti ini tidaklah bagus.

Layanan hosting internasional seperti Siteground justru melakukan pendekatan yang lebih melayani.

Karena tidak semua client adalah orang yang mengerti hal-hal berbau teknis, bukan? Maka tugas technical support disini harusnya menuntun client hingga masalah beres.

Itulah definisi support yang baik menurut saya. Disini ArdHosting belum mencapai level tersebut.

Dan tanggal 8 Januari 2020, saya cek sekitar jam 7 pagi hari, ternyata tidak ada satupun support yang online, baik itu billing, sales, bahkan tecnical support pun tidak online.

Seperti yang Anda lihat pada screenshoot dibawah ini:

Support ArdHosting tidak benar benar 24:7

Seharusnya support mereka tersedia 24/7. Mungkin mereka sedang away sehingga tidak terlihat dalam jendela live chat.

Ngomong-ngomong, support mereka hanya tersedia melalui live chat dan email.

Pengujian Kedua (Easy Technical Test Via Email)

Updated 26 Oktober 2020

Saya melakukan pengujian kembali, kali ini lebih teknis. Tujuan nya adalah untuk mengetahui sebarapa baik dan cepat support ArdHosting dalam memperbaiki error pada website klien.

Jadi, saya dengan sengaja membuat error pada website test ArdHosting, yaitu error establishing a database connection.

Error ini mudah diperbaiki. Saya percaya staf technical support yang masih baru pun bisa memperbaikinya tanpa ada masalah.

Ternyata, staf support ArdHosting membalas email saya dan langsung memperbaiki error dalam durasi 11 menit.

(Upss... mohon maaf saya tidak mencantumkan screenshoot email nya, karena kecerobohan saya, email nya terhapus secara permanen).

Cukup cepat, karena rata-rata dari 18 provider adalah 22,38 menit. Tapi bukan yang tercepat. Yang tercepat adalah Jetorbit (3 menit) dan DraCoola (4 menit).

New Updated! Pengujian Ketiga (Medium Technical Test Via Email/Tiket)

Update 15 September 2021

Agar review ini lebih up-to-date, maka saya melakukan review ulang pada 15 September 2021.

Berbeda dengan pengujian sebelum ini, kali ini levelnya medium, jadi saya rasa staf teknis pemula mungkin akan sedikit kesulitan dalam memperbaiki error yang sengaja saya buat.

Saya sengaja membuat critical error 500 pada website test WordPress saya, kemudian mengirimkan ticket/email kepada technical support ArdHosting yang dibalas 1 jam 23 menit kemudian (sangat lama).

Begini isi percakapannya:

Test Support ArdHosting

Pertama, balasan support nya sekarang lama.

Saya cek di status ketersediaan support pada jam pengujian dilakukan (pukul 14:26), ternyata staf technical support nya tidak tersedia. Mungkin ini yang menyebabkan balasan tiket/email nya menjadi lama.

Ketersediaan support ArdHostign setengah 3 siang

Kedua, mereka tidak bisa membantu memperbaiki error yang sengaja saya buat tersebut dan diminta untuk menghubungi pihak web developer.

Pada lain kesempatan, rekan saya pernah juga menguji staf technical support mereka untuk meminta dibantu melakukan redirect dari http ke https, tapi juga tidak bisa dilakukan karena tidak termasuk dalam scope atau ruang lingkup layanan support mereka.

Pengujian teknis ArdHosting

Faktanya, dari 21 provider yang saya uji, hanya ada lima provider yang tidak bisa membantu memperbaiki error diatas, yaitu Niagahoster dan Hostinger, ArdetaMedia, CloudKilat (wajar karena memang layanan mereka unmanaged) dan ArdHosting.

Jadi, karena alasan inilah saya tidak bisa merekomendasikan ArdHosting kepada semua orang. Mereka tidak cocok untuk pengguna pemula.

2. Garansi Hanya Berlaku Selama 7 Hari

Umumnya, layanan hosting memberikan garansi pembelian hosting selama 30 hari, tapi di ArdHosting garansi hanya berlaku selama 7 hari saja.

Dan ada ketentuan khusus dimana garansi akan hangus jika Anda sudah menggunakan lebih dari 50% resource bandwidth.

Anda bisa membaca ketentuan nya secara lengkap disini.

3. Terdapat Biaya-Biaya yang Dikenakan Untuk Beberapa Layanan Tertentu

ArdHosting mengenakan biaya untuk beberapa layanan seperti:

  • Downgrade paket hosting akan dikenakan biaya sebesar Rp 50.000
  • Biaya Untuk Pergantian Server (Switch Server): Rp 50.000
  • Biaya penggantian main domain pada hosting: Rp 50.000

Saya memasukkan ini sebagai kekurangan karena seharusnya layanan-layanan diatas bisa ditawarkan secara gratis alias tanpa biaya.

Oleh karena itu, pada saat Anda melakukan pembelian hosting perhatikan betul bahwa Anda telah memilih lokasi server yang benar, nama domain yang benar dan paket hosting yang benar agar tidak dikenakan biaya untuk penggantian nantinya.

4. Tidak ada opsi berlangganan secara bulanan di Paket UKM (Minimal per 1 tahun)

ArdHosting tidak menyediakan opsi untuk berlangganan secara bulanan, tiga bulanan atau enam bulanan pada paket UKM.

Minimun kontrak nya adalah 12 bulan.

minimun kontrak 1 tahun

Rangkuman Paket Hosting Ard dan Informasi Lainnya yang Perlu Anda Ketahui

Rangkuman Paket Hosting ArdHosting

ArdHosting menawarkan berbagai pilihan paket hosting untuk segala kebutuhan, mulai dari paket hosting pemula, untuk UKM, Corporate, Unlimited hosting, Email Hosting dan WordPress hosting.

paket hosting UKM ArdHosting

Selain itu, juga ada paket hosting untuk reseller, paket cloud hosting untuk performa yang lebih bagus, VPS (virtual private server) dan yang paling tinggi adalah dedicated server hosting.

Jadi, apapun kebutuhan Anda, ArdHosting menawarkan segalanya.

Saran saya untuk Anda yang baru memulai, Anda dapat memilih paket hosting UKM 500 atau 1000 terlebih dahulu, tidak perlu langsung memilih paket corporate ataupun unlimited hosting, karena website baru belum membutuhkan resource yang besar dan belum mendapat traffic yang tinggi.

Informasi Penting Lainnya yang Perlu Anda Ketahui

  • Pilihan server: Singapore, Indonesia dan USA. 
  • Metode pembayaran: Transfer bank dan PayPal (ArdHosting memiliki rate sendiri dan bisa berubah setiap saat jika Anda menggunakan PayPal)
  • Control Panel yang digunakan: cPanel Control Panel
  • Gratis domain: Apapun paket hosting yang Anda pilih kecuali paket hosting Windows
  • Instalasi aplikasi (WordPress, Joomla, Drupal, dll): Dapat di instal dengan sangat mudah, sudah ada tool Softaculous di cPanel.

Apakah Saya Merekomendasikan ArdHosting?

Rata-rata uptime ArdHosting adalah salah satu yang paling stabil dengan score 99,93%, kemudian speed nya juga diatas rata-rata dengan TTFB 226ms.

Sayangnya, support mereka memiliki keterbatasan. Dari pengujian 'critical error 500', hanya ada 5 dari 21 provider yang tidak mau membantu memperbaiki error tersebut, dan salah satunya adalah ArdHosting.

Critical error 500 adalah error yang umum ditemui di website WordPress, jadi saya menyimpulkan bahwa ArdHosting tidak cocok untuk semua pengguna, khususnya pemula.

Itu artinya, saya hanya merekomendasikan ArdHosting apabila Anda tidak peduli dengan keterbatasan pada support nya.

Kunjungi www.ArdHosting.com (affiliate link)


8 KELEBIHAN

  • Rata-rata uptime yang stabil (99,93%)
  • Server dengan speed tercepat atau rank 1 dari 22 provider dengan rata-rata 181ms
  • Catatan waktu response server nya rendah pada pengujian load impact 10VU
  • Memiliki fitur backup harian
  • Paket 'UKM-A' memiliki jumlah sumber daya yang lebih dari cukup untuk membangun website baru
  • Gratis migrasi hosting dan gratis domain di semua paket hosting, kecuali paket "Pemula"
  • Gratis 1 domain untuk 1 tahun
  • Harga renewal nya flat mengikuti siklus pembayaran.

4 KEKURANGAN

  • Adanya keterbatasan dalam layanan supportnya
  • Tempo waktu garansi hanya 7 hari dan dengan syarat-syarat tertentu
  • Tidak ada opsi berlangganan secara bulanan. Minimal per 1 tahun
  • Adanya biaya-biaya (extra fee) untuk beberapa tindakan yang seharusnya bisa gratis.

Punya pertanyaan terkait Review ArdHosting?
Atau tertarik untuk membantu orang banyak dengan membagikan pengalaman Anda bersama ArdHosting

Silahkan kirimkan melalui kolom komentar yang ada dibawah.

  • Pengalaman saya membeli reseller hosting di ardhosting awalnya sangat bagus, nyaman dan cepat. Karena merasa bagus saya pindahkan client saya ke hosting reseller ardhosting, tapi baru beberapa bulan saya pindahkan semua ada salah satu client komplin karena emailnya selalu masuk spam. Saya cek semua client saya dengan IP yang sama memang masuk spam. Sya kontak support Ardhosting malah disuruh membeli Dedicated IP. Padahal saya cek di MXTools itu IP nya di blok dan parahnya diblok sangat banyak muali dari Spamhaus DBL, BARRACUDA dan lainya. Saya coba pastikan ke Ardhosting bahwa itu IP di blok tetapi tidak terselesaikan. Dari itu saya pindahkan semua client saya ke hosting yang lain.

    Dari segi harga untuk reseller hosting, kecepatan, jujur saya puas di Ardhosting. Mungkin jika ada masalah yang lebih ke teknis itu yang kurang nyaman.

  • Paket apa yg lebih direkomendasi untuk ardhosting?
    Paket ukm (500mb) : 280.000/thn
    Atau
    Paket ecommerce (2GB) : 238.800/thn
    Kok harganya beda jauh ya kak?
    Padahal paket ecommerce tidak dalam promo/diskon…

    • Kalau dilihat dari spesifikasi keduanya yang tertera dalam tabel harga nya sih tidak jauh, kecuali storage pada paket ECOMM lebih besar.
      Tapi, saya engga tahu berapa jumlah RAM, CPU, dll yang tidak terlihat pada tabel.
      Saran saya, soal ini langsung ditanyakan saja ke support ArdHosting via email atua live chat.

  • {"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}