Cara Membuat Website Sendiri Dari Nol (Panduan Pemula)

willya randika

Updated:

Saya menulis panduan cara membuat website ini untuk membantu pemula yang ingin belajar membuat website sendiri tanpa perlu menguasai coding atau mengeluarkan biaya untuk menyewa jasa web designer dan developer.

Saya yakin sebagian besar dari Anda akan berhasil.

Apa yang dibutuhkan? 

  • Anda hanya perlu menginvestasikan beberapa jam dari waktu Anda
  • dan mengikuti panduan yang bagus.

Beberapa jam? Yes, kenyataannya, tidak ada yang bisa membuat website dalam waktu singkat. Tidak realistis bagi pemula untuk dapat membuat website dalam 30 atau 60 menit seperti yang sering dijanjikan oleh beberapa sumber.

Dan panduan bagus? Saya percaya Anda sudah berada di tempat yang tepat saat ini.

Ayo mulai!

Saya membagi proses pembuatan website dalam 6 langkah mudah dan menjadikan setiap langkahnya terpisah agar Anda bisa fokus menyelesaikan setiap proses atau tahapannya satu per satu.

Memilih platform website

Bab 1: Memilih platform website terbaik

Anda akan mempelajari cara memilih platform website terbaik untuk membuat website Anda. Ini termasuk penjelasan tentang kelebihan WordPress sebagai platform yang populer dan gratis. Anda juga akan mengetahui bahwa WordPress mudah digunakan, memiliki komunitas besar, serta dapat menciptakan website yang responsif di berbagai perangkat.

Mulai dari Bab 1
Memilih-nama-domain-dan-hosting

Bab 2: Memilih nama domain dan hosting

Anda akan belajar pentingnya memilih nama domain yang tepat sebagai langkah awal dalam membangun merek Anda. Saya akan memberikan tips dalam menentukan nama domain yang baik untuk website pribadi atau perusahaan Anda. Selain itu, Anda juga akan mempelajari fungsi dan perbedaan antara domain dan hosting, serta bagaimana mendapatkan hosting murah dengan Diskon spesial dari provider hosting yang kami rekomendasikan.

Baca Bab 2
Install WordPress di cPanel

Bab 3: Menginstall WordPress di cPanel

Saya akan memberikan panduan langkah demi langkah dalam menginstal platform WordPress melalui cPanel hosting. Proses instalasi ini cukup sederhana dan tidak memakan waktu lama. Dengan mengikuti panduan tersebut, Anda dapat menginstal WordPress dengan mudah sehingga siap untuk digunakan.

Baca Bab 3
memilih tema wordpress

Bab 4: Memilih tema WordPress

Anda akan belajar tentang berbagai tema WordPress yang tersedia untuk meningkatkan tampilan visual website Anda. Saya juga akan membahas faktor-faktor penting dalam pemilihan tema sesuai dengan kebutuhan dan preferensi desain Anda sendiri.

Baca Bab 4

Bab 5: Melakukan penyesuaian pada tema

Saya akan menjelaskan cara menyesuaikan tema WordPress sesuai dengan keinginan Anda. Mulai dari pengaturan tema hingga modifikasi layout, font, dan warna, Anda akan mempelajari bagaimana membuat website Anda terlihat lebih unik dan sesuai dengan brand Anda.

Baca Bab 5

Bab 6: Membangun halaman website dengan Elementor

Anda akan menggunakan plugin Elementor untuk membangun halaman website dengan mudah dan cepat. Saya akan membahas langkah-langkah dalam menambahkan elemen desain, teks, gambar, serta fungsi interaktif lainnya ke dalam halaman website Anda secara visual.

Baca Bab 6

Dalam panduan ini, setiap langkah akan dijelaskan secara rinci beserta screenshot yang detail untuk memudahkan Anda.

67 Komentar

  1. komentator
    Imam Sibro M

    Alhamdulillah sangat bermanfaat sekali tutorial ini, pertama kali beli hosting sesuai rekomendasi dari Pak Willya. Biasanya beli domain aja, blog personal di blogspot. Dan setelah mengikuti, ternyata banyak sekali yang berbeda, dan di wordpress ini ternyata jauh lebih flexible.
    terima kasih pak.

    Mau bertanya, kalau AMP untuk landing page itu diaktifkan atau tidak ya pak?

    Btw kalau ada step by step/panduan membuat landing page, akan sangat saya nantikan pak 🙂

    • admin
      Willya RandikaHosting reviewer

      Menurut saya pribadi, tidak perlu menggunakan AMP baik untuk landing page atau model page lainnya.
      Saya ingin sekali bikin.. semoga ada waktu dan kesempatannya ya pak.
      Terima kasih sudah mengikuti panduan cara membuat website saya : )

  2. komentator
    Muhamad Geriyansyah

    Selamat pagi mas,
    1. saya mau bertanya didalam wordpress ini apakah bisa nanti di ganti menjadi tampilan login milik sendiri dan bukan tampilan login wordpress?
    2. Kalau emang bisa nanti apakah bisa admin dipegang 1 orang saja dan untuk customer bisa masuk dengan cara buat id dan pw sendiri?
    3. Dan kalau emang bisa customer buat sendiri, nanti data basenya itu konek nya kemna yah jika menggunakan wordpress

    Karena saya mau mencoba membuat website perusahaan yang bergerak dibidang perumahana

    Terimakasih

    • admin
      Willya RandikaHosting reviewer

      Halo mas,
      1. Bisa saja, tapi menggunakan plugin.
      2. Bisa mas.
      3. Databasenya tetap satu di WordPress. Bisa diakses via PHPMyAdmin nantinya.

      Salam,
      Randika

  3. komentator
    Ahmad

    Halo
    Mas makasih tutotial nya. Tp saya mentok di koneksikan antara tombol yang saya buat dengan isi dr tombol nya. Seperti tombol “beli” untul link nya harusnya kmna aku blm ngerti.

    maaf
    Tlng balas jika berkenan
    Trims

    • admin
      Willya RandikaHosting reviewer

      Halo,
      Salah tempat mas. Panduan yang saya tulis ini bukan panduan untuk website toko online. Saya sudah tulis atau wanti-wanti di awal panduan tentang ini 🙂

  4. komentator
    Angga Prasetya

    Terima kasih banyak mas admin atas artikelnya, sangat bermanfaat sekali bagi saya. sehingga saya dapat membuat website sendiri dengan adanya artikel ini.

  5. komentator
    ROBI RUKMANA

    Halo mas , izin bertanya mas, kenapa saat saya menggunakan elementor, tidak muncul menu menu seperti di tutorial ya mas, dan saya tidak menemukan ocenWP setting pada menu pada step nya. terimakasih mas

    • admin
      Willya RandikaHosting reviewer

      Bisa email saya langsung di [email protected] mas buat dibantu. Mohon maaf, artikelnya belum saya update. Mungkin saya ada perubahan di versi terbaru OceanWP atau Elementor. Tapi, mas bisa kirim email saja dulu ke saya, nanti bisa saya pandu.

  6. komentator
    Niko Febrianta

    Selamat malam Mas Randika
    Saya masih baru banget bikin website sendiri, tadi saya sudah ikutin tutorial nya. Tapi disini saya bingung mau nambahin Page nya mas.
    Contoh : Page Puisi, saya mau manaruh kategori dimana nanti ada cinta, teman, dll. Jadi tuh waktu di klik Puisi muncul kategorinya begitu mas hehe, Disini saya masih bingung gimana caranya mas.
    Kalo di bales makasih banyak mas, sehat selalu, banyak rezeki.
    Terima kasih

    • admin
      Willya RandikaHosting reviewer

      Halo mas Niko,
      Kategorinya mau di taruh di page Puisi ya? Ini mudah kok, di edit saja di bagian page Puisinya, kemudian tambahkan secara manual link sub kategori yang mau dimasukkan.
      Terima kasih banyak doanya ya. Do’a yang sama juga buat masnya.

  7. komentator
    Ajie Sumiardi

    saya gatal ingin mengapresiasi konten singkat namun jelas ini.

    saya penasaran, apakah mungkin website yang dibuat dengan wordpress bisa menambahkan fitur membership dalam website tersebut? dimana ada pengunjung yang mendaftar menjadi member website untuk mengakses konten khusus member website tersebut dan menyimpan database informas mengenai member seperti nama, email, nomer kontak, akun ig dan sejenisnya.

    terimakasih banyak sebelumnya untuk jawabannya.

    tidak tahu bagaimana mas Willy bisa membalas semua komentar di penasihathosting.com ini, semoga waktu dan pengetahuannya terbayar dengan baik.

    • admin
      Willya RandikaHosting reviewer

      Bisa kok mas Ajie. Sekarang ini apa saja bisa di lakukan di WordPress, termasuk menambahkan fitur membership. Ada banyak pilihan plugin membership, tinggal di cari saja yang sesuai dengan kebutuhan nya seperti apa.,

      Terima kasih buat apresiasi dan doa nya, senang sekali bisa berbagi dengan semua.

  8. komentator
    Lewi Bandaso

    Salam, Mas!
    langsung aja, untuk pembuatan situs seperti website yang dimiliki penyedia hosting dimana disitu ada bagian member yang terregristrasi sekaligus memiliki akun dengan saldo(dalam bentuk wallet). saldo ini bisa berkurang jika dipakai untuk pembayaran sewa hosting atau domain. kemudian member bisa mengisi lagi saldo dengan transfer.
    Pertanyaan saya.
    1. apakah mereka menggunakan plugin WP dalam pembuatan website tsb,
    2. plugin apa kiranya yang mereka gunakan.
    Jika mas mau membuat tulisan cara membuat website jenis itu saya kira sangat membantu, karena saya sudah googling belum ada ulasan tersebut.
    Terima Kasih

    • admin
      Willya RandikaHosting reviewer

      Salam mas Lewi.
      Dari yang banyak saya temui, untuk halaman member area atau client nya, mereka bahkan tidak menggunakan WordPress.
      Sebagian besar dari mereka menggunakan WHMCS. Kalau saya jelasin disini bisa panjang dan engga ada kaitan nya juga dengan isi konten ini, jadi sebaiknya mas bisa Googling apa itu WHMCS 🙂

  9. komentator
    fitriyanto

    hai kak. mau nanya nih. adakah tutorial membuat navbar dengan logo seperti di website kakak ini. jadi nanti tidak ada header. headernya hanya navbar dengan logo itu. saya coba-coba bikin tapi belum juga berhasil.

    • admin
      Willya RandikaHosting reviewer

      Hi, mbak nya pakai tema apa? Kalau di OceanWP ini mudah kok caranya.

  10. komentator
    Ario wibisono

    kak.. mau tanya..

    saya beli hosting dan domain di domainesia

    dv certificate saya sudah warna hijau.. tapi kenapa tampilan di browser masih not secure yaa..

    mohon penjelasan nya.. thanks

    • admin
      Willya RandikaHosting reviewer

      Mungkin domain nya belum redirect dari http ke https.
      Ini bisa minta bantuan support DomaiNesia buat bantu di redirect nya mas.

  11. komentator
    Imam

    Salam kenal mas,

    Mas saya diberi amanah untuk membuat web sekolah sederhana (belum akan digunakan e-learning) dengan domain .sch.id saya sudah persiapkan semua persyaratannya, dan ketika mau memilih hosting saya jadi bingung harus memilih hosting yg mana, karena dari review di penasihathosting.com semuanya memiliki kekurangan selain kelebihannya juga.

    Yang saya ingin tanyakan pada mas Willya,
    1. Pilihan saya sih antara 2 developer : domainesia atau niagahoster, mana yang sebaiknya saya pilih ?
    2. Sebaiknya saya pilih paket hosting umum atau yang spesial untuk wordpress (karena nantinya saya akan pakai wp, tetapi tidak tertutup kemungkinan juga memakai cms lainnya) ?
    3. Apakah saya harus memakai Sertifikat SSL Gratis atau memakai yang berbayar?

    Terima kasih mas atas bantuannya, semoga Mas Willya dan penasihathosting.com selalu diberkahi.

    • admin
      Willya RandikaHosting reviewer

      Salam kenal mas Imam,

      1. Kedua nya bagus. DomaiNesia harga nya lebih murah dan support nya lebih baik. Adapun Niagahoster harga nya lebih mahal, tetapi performance nya lebih baik.
      2. Saran saya yang umum saja.
      3. Pakai yang gratis tidak masalah kok mas. Kalau pun nanti membutuhkan yang berbayar, nanti SSL nya bisa di ganti di kemudian hari.

      Sama2, terima kasih juga buat doa nya ya 🙂

  12. komentator
    iyus

    hallo mas

    jd ini saya pengguna baru bngd, udh cek websitenya domaninesia, kan ada 2 pilhan paket hosting super dan hosting wordpress ,saran nya lebih baik pilih yg mana ya ?

    terima kasih

  13. komentator
    hanny liany

    Terima kasih atas panduannya mas. Saya sudah selesai sampai tahap menginstall WordPress Menggunakan Fitur One Click Installation (Install dengan 1x klik). Akan tetapi ketika the software was installed successfully dan saya mencoba untuk klik URL nya, tidak berfungsi dan ada tulisan “This site can’t provide a secure connection” domain saya uses an unsupported protocol. Bagaimana solusi untuk ini mas? Mohon bantuannya

    • admin
      Willya RandikaHosting reviewer

      Apakah sudah di install SSL nya mas sebelum install WordPress? Coba email saya di randi(at)penasihathsoting.com

  14. komentator
    TEDDY PRIYADI

    Terimakasih atas Panduanya, saya telah membeli Hosting dan Domain di Domainesia dan telah memasukkan kode kupon: PENASIHATHOSTING, Panduanya sangat bermanfaat sekali mulai dari pemilihan hosting sampai setting di WP, sampai di sini saya jeda dulu, sebelum masuk ke tema di WP, karena saya membeli hosting untuk tujuan onlineshop, kiranya dapatkah merekomendasikan tema WP untuk tujuan tersebut, sebelum saya membuat Landing Page untuk Adsnya.

    • admin
      Willya RandikaHosting reviewer

      Terima kasih mas Teddy sudah mengikuti panduan ini dan memebeli hosting nya menggunakan kode referral kami.
      Untuk tema toko online, menurut saya OceanWP juga bagus kok. Nanti mas nya bisa instal plugin WooCommerce untuk toko online nya.

  15. komentator
    serena

    hai kak, mau nanya saya udah punya domain nih mau beli hosting dari link kak, tpi pas mau masukin domain saya gak mau katanya udah terdftar. itu gimna ya kak?

    • admin
      Willya RandikaHosting reviewer

      Kalau domain sudah terdaftar, artinya sudah ada orang yang ambil domain tsb dan kita tidak bisa beli domain itu. Jadi, mesti cari nama domain yang lain nya atau coba menggunakan ekstensi yang berbeda.

      • komentator
        serena

        makasih kak, mau nanya lagi, saya udah instal wordpressnya lewat domainesia trus kalo mau masuk ke website saya itu gimana ya kak?

        • admin
          Willya RandikaHosting reviewer

          Ada di langkah 3 dalam panduan diatas.

          Mbak nya masuk menggunakan link ini:
          ketik: http://domainanda.com/wp-admin/

          (ganti “domainanda.com” dengan nama domain mbak).

          Kemudian masukkan username dan password yang telah dibuat pada saat instalasi WordPress nya.

  16. komentator
    Abdul Aziz

    Terimakasih banyak, sangat bermanfaat sekali. semoga rezekinya ditambah dan ilmunya bermanfaat

  17. komentator
    Laila

    Terimakasih banyak sudah berbagi yang sangat dibutuhkan banyak orang. Saya sangat menghargai konten yang Anda buat. Salam positif..

  18. komentator
    Yusak SK

    Terima Kasih, Saya sangat menghargai Panduan Terbaik yang selama ini baru diemui di blog Anda, saya ingin belajar dan tetap belajar hingga dapat membagi Ilmu seperti Anda terhadap orang lain. Harapan saya Semoga Pendidikan IT secara Formal maupun Non-formal dapat teraplikasi disemua tingkatan Kehidupan Masyarakat. … Salam Teknologi Indonesia …

  19. komentator
    klian

    artikel yg bagus kak, sangat membantu buat pemula seperti saya.
    tp maaf kak, pas saya pasang template kok keluarnya “get started” yah kak, saya klik get started masuk ke halaman home elementor. apakah ada yg salah?

    • admin
      Willya RandikaHosting reviewer

      Tidak ada yang salah kok, itu sudah benar. Sekarang harus bikin account Elementor dulu sebelum bisa gunain template2 nya. Ikuti saja step-step nya.
      Kebetulan panduan ini belum saya update, jadi belum saya sertakan kalau ada update juga dari Elementor.

  20. komentator
    Andri

    mantap
    Bagaimana kalau kita punya sub menu, dan menu utama kita tidak menuju kemana-mana contoh
    Kontak
    —Email
    —HP
    kalau kita klik Kontak tidak ada yang terjadi, karena kalau kita pakai pages, begitu di klik Kontak maka akan dibawa ke halaman Kontak.
    Terima kasih

  21. komentator
    Abdullah

    Mantap artikelnya
    Kalau mau bikin sub menu seperti apa caranya mas, misal
    HOME, PROFIL, KONTAK
    di dalam PROFIL begitu kita Klik muncul menu dibawahnya misal
    PROFIL
    —VISI MISI
    —STRUKTUR
    Terima kasih

    • admin
      Willya RandikaHosting reviewer

      Pertanyaan bagus, karena saya belum bahas ini dalam panduan diatas.
      Ada dua cara, tapi cara yang paling mudah adalah:
      1. Buka Appearance > Menu
      2. Pilih menu yang mau di edit
      3. Kemudian tambahkan misal halaman: VISI MISI, dan STRUKTUR.
      4. Dan perhatikan bahwa menu ini bisa di drag & drop, jadi menu VISI MISI dan STRUKTUR bisa di drag posisinya ke bagian bawah menu PROFIL dan agak ke kanan. perhatikan contoh berikut:

  22. komentator
    rizkyalmiraj

    MAAF MAS MAU TANYA APABILA KITA UDH MENGERJAKAN SEMUA BAGIAN DI PAGE HOME TAPI MASIH KURANG DAN INGIN MENANMBAH LG HALAMAN NYA JD HALAMAN KE 2, 3 , DAN SETERUS NYA ITU BAGAIMANA YA ?

    • admin
      Willya RandikaHosting reviewer

      Caranya sama dengan yang di page home kok mas.
      1) Tambahkan page baru, misal page about, page contact, dll
      2) Edit halaman tersebut dengan Elementor

  23. komentator
    Priant Taruh

    Makasih mas, saya baru saja beli tema GP pakai affiliate link dari PH. Cuman tadi setelah masuk ke GP saya masuk lagi ke bagian discount dari pihak GP.

    Saya sudah coba di blog saya maniso.id dan hasilnya cepat banget!

    Btw, makasih buat postingannya mas jadi ada gambaran untuk pengaturan kedepannya.

    • admin
      Willya RandikaHosting reviewer

      Sama2 mas, saya juga notice mas sudah order via affiliate saya dan saya apresiasi sekali.

      • komentator
        Priant Taruh

        Maaf mas nanya lagi, menurut mas lebih bagus mana ya fokus ke satu topik/niche atau banyak topik (gado-gado)?

        • admin
          Willya RandikaHosting reviewer

          Kalau menurut saya bagus nya satu niche, kecuali mungkin mas punya banyak writer d team mas.

  24. komentator
    qobaii

    bang maap mau tanya, sy pernah buat pakai wix. apakah wix worthit? minusnya dimana? sy blm pernah pakai yg abang saranin diatas. menurut sy wix lbh mudah dragndrop kaya potosop. maap bang newbie. trimakasih banyak sblumnya

    • admin
      Willya RandikaHosting reviewer

      Saya engga pernah pakai WIX, jadi saya engga tahu wort it atau engga.

      Di artikel ini saya menyarankan menggunakan plugin Elementor untuk membangun halaman website di WordPress. Sama seperti WIX, Elementor juga drag and drop kok, tetapi gratis (meski ada versi yang berbayarnya).
      Sedangkan biaya WIX lebih mahal sekitar $12,50 per bulan untuk paket entrepreneur nya dan $8 per bulan untuk personal use. Dengan WordPress + plugin Elementor, Anda hanya mengeluarkan uang kurang dari Rp 50.000/bulannya + website 100% sepenuhnya milik Anda. Kalau WIX, tidak 100% milik Anda.

  25. komentator
    Tamwil

    Saya sering dengar page builder Elementor, SiteOrigin dan Beaver Builder.
    – minta rekomendasinya mas, dari salah satu page builder diatas, menurut mas Willya sendiri, mana yang paling RINGAN dan paling BANYAK FITURnya untuk kategori sama-sama FREE.
    – Mas Willya sendiri menggunakan plugin apa saja untuk websitenya?

    Tambahan: Untuk theme GeneratePress, rasanya masih non-amp ya mas.

  26. komentator
    Lewi Bandaso

    Setiap artikel mas Willya selalu komplit dan terarah, jadi mudah memahami, Semoga sukses selalu,
    tentang ulasan diatas, ada satu hal yang masih mengganjal, yaitu footer yang ada tulisan “Ditenagai oleh generate press” bagaimana cara mengganti kalimat tersebut? terima kasih.

    • admin
      Willya RandikaHosting reviewer

      Sukses selalu juga buat mas Lewi 🙂
      Sayangnya, credit atau tulisan “ditenagai oleh GeneratePress” tersebut hanya bisa diganti apabila mas beli versi premiumnya.

  27. komentator
    Reza

    Artikel yang bagus.
    Saya ingin bertanya, adakah tutorial tentang bagaimana membuat section yang bergambar, seperti tiap bab pembahasan dalam artikel ini?
    Mohon pencerahannya. Terimakasih.

    • admin
      Willya RandikaHosting reviewer

      Bisa dibuat menggunakan Elementor.
      Caranya mudah sekali kok:
      1. Tambahkan 2 kolom terlebih dahulu di dalam section
      2. Kemudian tambahkan ‘text’ di sisi sebelah kiri dan ‘image’ di sebelah kanan

      • komentator
        Reza

        Tema generatepress yang saya instal, tidak ditemukan fitur section di blok postingan. Apa yang harus saya terapkan agar bisa menggunakannya?

        • admin
          Willya RandikaHosting reviewer

          Memang tidak ada fitur section. Maksud section disini bukan sebuah fitur, tapi section/bab/bagian dalam sebuah artikel.

          Di Elementor, nanti section nya bisa di stretch untuk meregangkan section nya.

Comments are closed.