Shared Web Hosting Terbaik

Review Uptime, Speed, Load Impact, Support dan Lain-lain

Oleh Willya Randika | July 22, 2020 261 Komentar


Updated: 22 July 2020
*Update singkat penyesuaian review pada provider hosting Niagahoster

Jika Anda serius ingin membuat website yang professional, Anda perlu memilih web hosting yang handal terlebih dahulu.

Web hosting yang tidak hanya memiliki server yang cepat, namun juga tidak sering down dan didukung oleh support yang baik.

Masalahnya adalah ada puluhan bahkan ratusan penyedia hosting di luar sana.

Web Hosting Terbaik

Jadi, inilah yang saya lakukan untuk menemukan shared web hosting terbaik:

  1. Membeli 18+ web hosting (shared hosting) populer Indonesia (dan jumlahnya mungkin akan terus bertambah).
  2. Men-setup website WordPress untuk tujuan pengetesan
  3. Menguji layanan support
  4. Melakukan monitoring uptime dan load time serta pengujian dengan LoadImpact
  5. Mempublikasikan review (biasanya update setiap 2 atau 3 bulan sekali)

Jika Anda ingin melihat data yang lebih detail, Anda bisa membaca lengkap data hasil penelitian, atau melihat rangkumannya dalam tabel perbandingan hosting.


Penyedia Hosting Pilihan Penasihat Hosting

Sudah 10 bulan sejak saya melakukan monitoring terhadap performa 18+ perusahaan hosting populer di Indonesia.

Dan setelah melihat hasil penelitian, ternyata tidak ada satupun penyedia hosting lokal yang berhasil di semua faktor penilaian.

Harus diakui bahwa kualitas hosting lokal masih kalah dengan 'luar' punya.

Provider Pilihan Kami

Tapi, jika Anda masih tertarik untuk melihat daftar penyedia hosting yang mendekati score bagus, saya sudah merangkumnya lengkap berserta kelebihan dan kekurangan nya.

Disclosure: Support Anda membantu website ini terus berjalan! Saya menggunakan link affiliasi, dimana saya akan menerima komisi (mulai dari 70%) dari pembelian hosting Anda. Tenang saja, Anda tidak akan dikenakan biaya tambahan, bahkan saya berhasil menegosiasikan harga yang lebih murah untuk beberapa web host. Terima kasih! Baca lebih lengkap.


Tiga Rekomendasi Hosting Pilihan Penasihat Hosting
Berdasarkan hasil test uptime, load time, support, load impact dan faktor lainnya (garansi, fitur, etc..)

Niagahoster Hosting JPG

Niagahoster: Hosting dengan performace yang bagus, sayang nya mereka memiliki masalah serius di faktor support

Saya merekomendasikan Niagahoster sebagai hosting #1 untuk Anda, karena laporan performance mereka yang paling bagus diantara semua hosting lokal yang saya review.

Selain itu, Niagahoster juga merupakan hosting yang ramah untuk pemula. Mereka sudah menerapkan sistem conversation dimana semua support 100% dilayani via live chat.

Update 22 Juli 2020: Response support Niagahoster sangat lama, yaitu lebih dari 30 menit bahkan terkadang bisa lebih dari 1 jam. Jadi, sangat sulit untuk merekomendasikan Niagahoster saat ini karena mereka belum bisa memberikan support yang baik (lagi) kepada semua pelanggan nya.

Jadi, demi kehati-hatian - sampai mereka berhasil memberikan pengalaman support yang lebih baik lagi, Penasihat Hosting tidak merekomendasikan Niagahoster untuk sementara waktu.


Mulai Rp10.00/bln*

Garansi 30 hari tanpa syarat


Pilihan terbaik untuk penyedia web hosting luar negri

Review Layanan Shared Hosting SiteGround

SiteGround punya semua kelebihan yang Anda butuhkan dari penyedia shared hosting:

  • Mulai dari uptime yang stabil,
  • Load time yang cepat,
  • Layanan support terbaik,
  • Security yang dapat diandalkan dan
  • Fitur backup harian otomatis

Plus, sejak Februari 2020 lalu, mereka bahkan sudah menggunakan infrastuktur dari Google Cloud.

Sayangnya, harga nya mahal (sejak pindah ke Google Cloud) + mereka bukanlah provider lokal. Jadi, support nya hanya menggunakan bahasa Inggris dan metode pembayaran nya hanya menerima Paypal dan Prepaid Master/Visa Card. 


Mulai $6.99/bln

Garansi 30 hari tanpa syarat
(Diskon 54% tanpa perlu memasukkan kode promo)


Pilihan upgrade: Cloudways - Managed Cloud Hosting VPS

Cloudways Manged Cloud Hosting

Jika website Anda memiliki traffic yang tinggi, katakanlah lebih dari 30.000 pengunjung per bulannya, maka saya menyarankan Anda untuk meng-upgrade hosting Anda ke level yang lebih tinggi lagi, yaitu Cloud Hosting VPS.

Untuk pemula, rekomendasi saya adalah Cloudways.

Selain karena performance nya yang jauh lebih baik dari dua pilihan di samping, juga harga nya yang lebih murah dari managed VPS lainnya.

Saya sangat percaya diri merekomendasikan Cloudways kepada Anda semua.


Mulai $10/bln

Tidak ada kontrak. Anda bisa berhenti kapan saja Anda mau.
(Diskon 30% selama 2 bulan dengan kode promo: PHCW30)



Penelitian:


Review Singkat Provider Hosting Pilihan Penasihat Hosting

Saya menyarankan Anda untuk membaca review secara lengkap terlebih dahulu agar Anda memahami apa yang akan Anda dapatkan ketika mendaftar.

Saya menulis review secara detail, untuk itu Anda pasti akan selalu menemukan kelebihan dan kekurangan masing-masing provider.

Dari 18+ perusahaan hosting Indonesia yang saya review, Niagahoster adalah yang terbaik dari sisi performa nya.

  • Rata-rata uptime yang stabil (diluar maintenance),
  • Rata-rata load time yang cukup cepat,
  • Berhasil dalam test load impact dengan response times yang rendah

Sayang nya, pada update terbaru di 22 Juli 2020, saya mendapati bahwa mereka memiliki masalah yang serius di support.

Pilih Niagahoster Hosting

3,67 of 5 Stars

Mungkin Anda sudah mengenal Niagahoster, karena mereka cukup populer belakangan ini, padahal jika Anda tahu bahwa mereka baru berdiri di tahun 2014, tetapi sudah masuk perusahaan hosting peringkat tiga dengan market share terbesar di Indonesia.

Saya pikir Niagahoster serius untuk menjadi hosting terbaik di Indonesia.

Mereka membuat custom dashboard mereka sendiri yang berbeda dengan yang lainnya, blog mereka juga rutin di update dan konten nya pun berkualitas. 

Mereka juga sudah menerapkan sistem conversation sehingga semua support dapat dilayani 100% via live chat. Itu artinya tidak ada sistem ticketing dimana umumnya klien perlu menunggu lebih lama.

Jadi, bagaimana dengan performance Niagahoster?

Pertama, load time mereka adalah yang tercepat (0,770 detik), dan rata-rata uptime nya meskipun masih bisa lebih baik lagi (99,89%), tetapi sebenarnya secara keseluruhan bagus, hanya pada bulan Oktober 2019 saja mereka melakukan maintenance hingga 6 jam yang membuat rata-rata nya jatuh.

Selain itu, dalam test load impact update Maret 2020, Niagahoster mencatatkan hasil yang paling baik. Tidak ada error terjadi dan waktu response times nya pun paling rendah ke #2 dari 18 (lebih rendah lebih baik).

Namun, ada beberapa kekurangan yang perlu Anda perhatikan, seperti harga hosting yang lebih mahal, backup website hanya dilakukan 1x seminggu, tidak bisa memilih lokasi server, dan lain-lain.

Baca review lengkap Niagahoster

Kelebihan:

  • Page load time yang cukup cepat (0,770 detik)
  • Secara keseluruhan, rata-rata uptime nya stabil
  • Hasil test terbaik dalam pengujian load impact
  • Tampilan dashboard yang ramah dengan fitur yang banyak
  • Pilihan paket hosting yang fleksibel
  • Memiliki panduan atau pengetahuan dasar yang lengkap (+video tutorial)
  • Garansi 30 hari tanpa syarat
  • Gratis domain dan gratis migrasi hosting

Kekurangan:

  • Niagahoster sudah menerapkan sistem conversation dimana support ditangani 100% via live chat. Updated: Tetapi, saat ini mereka memiliki masalah yang serius dimana response support yang sangat lama (lebih dari 30 menit bahkan bisa 1 jam lebih)
  • Paket 'Bayi' memiliki keterbatasan
  • Fitur backup memiliki keterbatasan
  • Harus berlangganan dengan durasi yang lama (lebih dari 3 tahun) untuk mendapatkan harga hosting termurah (Rp 10.000/bulan)
  • Tidak bisa melakukan downgrade pada paket hosting
  • Tidak bisa memiih lokasi server pada saat melakukan pemesanan hosting. Server akan di acak (Jakarta atau Singapore)

Pilihan hosting yang lebih murah?

Jika Anda pernah mengunungi Penasihat Hosting sebelumnya, Anda akan menyadari bahwa ada beberapa provider yang hilang dalam rekomendasi Penasihat Hosting, seperti Jetorbit dan DomaiNesia.


Sebelumnya, saya mengatakan bahwa mereka berdua adalah contoh perusahaan hosting yang mampu menjaga keseimbangan antara harga dan kualitas. Tetapi, data hasil penelitian terakhir menunjukan bahwa mereka mengalami penurunan kualitas, sehingga saya tidak berani untuk merekomendasikan nya kembali.


Ini sejalan dengan komitmen Penasihat Hosting dimana kami HANYA merekomendasikan hosting yang bagus berdasarkan hasil penelitian yang telah kami lakukan.


Akan tetapi, jika Anda mencari hosting dengan biaya yang lebih murah dan bisa di sewa secara bulanan, mungkin pilihan berikut cocok untuk Anda.

Dracoola

3,67 of 5 Stairs

Dracoola Multimedia

Dracoola adalah hosting yang tidak neko-neko.


Tidak ada biaya tersembunyi, harga hosting yang ditawarkan pun adil dan flat, bahkan jika Anda memutuskan untuk berlangganan secara bulanan pun harga nya masih sama.


Tidak ada permainan harga mereka lakukan untuk memaksa konsumen untuk membeli paket yang lebih mahal.


Menurut saya, Dracoola adalah hosting yang paling unik.


Kelebihan utamanya? Support yang baik. Sayangnya, mereka memiliki server dengan rata-rata uptime yang buruk. 

Hasil Monitoring

Score

Rata-rata uptime

99,75%

Rata-rata load time

0,944 detik

Load impact (max resp. times)

0,716 detik

Support

8/10

Review DomaiNesia

3,34 of 5 Stairs

DomaiNesia

Sebelum review terbaru pada tahun 2020, Penasihat Hosting selalu merekomendasikan DomaiNesia sebagai salah satu hosting terbaik.


Namun, dalam data monitoring terakhir, menunjukan performa mereka menurun, seperti server yang lebih sering mengalami downtime dan rata-rata load time nya pun tidak secepat yang mereka klaim.


Beluma ada yang istimewa selain penawaran harga hosting yang murah, ada pilihan sewa secara bulanan dan jumlah resources yang besar bahkan pada paket termurah nya, yaitu paket 'Extra'.

Hasil Monitoring

Score

Rata-rata uptime

99,89%

Rata-rata load time

1,090 detik

Load impact (max resp. times)

2,000 detik

Support

7/10

review Jagoan Hosting

2,83 of 5 Stairs

Jagoan Hosting

Saya punya berita baik dan buruk bagi Anda yang tertarik dengan Jagoan Hosting:


Berita baiknya: Pertama, Jagoan Hosting adalah pilihan hosting dengan harga termurah dalam daftar ini. Kedua, rata-rata load time mereka termasuk yang tercepat (0,769 detik).


Berita buruknya: Rata-rata uptime Jagoan Hosting sangat buruk (99,59%), itu artinya website yang ditempatkan di server Jagoan Hosting akan sering mengalami downtime.


Plus, mereka juga gagal dalam test load impact.

Hasil Monitoring

Score

Rata-rata uptime

99,59%

Rata-rata load time

0,790 detik

Load impact (max resp. times)

4,300 detik

Support

7/10


Jika Anda mencari penyedia shared hosting yang berhasil di semua faktor.

  • Mulai dari uptime server yang stabil (99,98%)
  • Load time yang cepat
  • Support terbaik (salah satu yang terbaik di dunia)
  • Fitur security yang dapat diandalkan
  • Fitur backup otomatis harian (fitur yang jarang ada pada penyedia hosting lokal)
  • WordPress friendly

Maka SiteGround adalah pilihan yang terbaik nya dan mungkin yang Anda cari-cari selama ini.

Review SiteGround

5 of 5 Stars

SiteGround adalah penyedia hosting global yang populer.

Mereka sudah berdiri sejak tahun 2004 dan telah mengumpulkan setidaknya 2.000.000 domain dari seluruh dunia dan memiliki 4 data center, salah satunya adalah di Singapore (dekat dengan Indonesia).

Dan penting untuk Anda ketahui bahwa saya sudah me-review lebih dari 30+ penyedia hosting baik dalam negeri maupun luar negeri, dan untuk kategori shared hosting, SiteGround adalah yang terbaik.

Mereka bahkan sudah menggunakan infrastruktur dari Google Cloud di semua paket hosting nya. Itu artinya, website Anda akan di host di server yang dibuat dan dikelola langsung oleh Google.

Sayangnya, SiteGround bukanlah penyedia hosting lokal. Jadi untuk bisa menyewa hosting di SiteGround, Anda membutuhkan account PayPal atau bisa juga menggunakan VCN atau Prepaid MasterCard yang dikeluarkan oleh Bank BNI Syariah.

Baca review lengkap SiteGround

Kelebihan:

  • Rata-rata Uptime yang Mengesankan (99,99%)
  • Rata-rata page load time yang cepat (0,845 detik)
  • Terbaik dalam test load impact dengan rata-rata response times yang sangat rendah, yaitu 0,198.26 detik
  • Menggunakan infrastuktur yang dibuat dan dikelola langsung oleh Google, yaitu Google Cloud Platform
  • Bagaimana Dengan Supportnya? Saya pikir 10/10
  • Menawarkan 'Auto' Managed WordPress Hosting
  • Menawarkan Data Center di Singapura
  • Ada Jaminan Uang Kembali Tanpa Syarat
  • Gratis Fitur Backup Otomatis Harian
  • Fitur Security yang Dapat Diandalkan
  • Memiliki Halaman Pengetahuan Dasar yang Lengkap
  • Harga Hosting Yang Bersaing

Kekurangan:

  • Metode Pembayaran di SiteGround hanya menerima PayPal
  • Ada "Setup Fee" Untuk Pembayaran Bulanan
  • Keterbatasan Pada Paket StartUp

Pilihan Upgrade: Cloudways dan Kinsta


Apakah Anda memiliki masalah seperti ini:

  • Lelah dengan keterbatasan pada shared hosting (read: sering kena limit)
  • Load website yang lambat meskipun sudah menggunakan segala cara untuk meningkatkan kecepatannya
  • Hosting yang sering sekali down dan membuat pendapatan Anda terus menurun dari hari ke hari
  • Ingin hosting dengan performa yang tinggi yang ditunjang oleh infrastuktur terbaik di dunia
  • Ingin hosting dengan security yang lebih baik
  • Tidak mau repot-repot mengurus server dan hanya ingin fokus pada pengembangan website saja

Maka tidak ada solusi terbaik selain melakukan upgrade hosting Anda ke yang lebih tinggi, yaitu Cloud Hosting VPS.

Saat ini, rekomendasi saya ada dua, yaitu Cloudways dan Kinsta.

(Spoiler: Apakah Anda merasa bahwa speed website Penasihat Hosting cepat bahkan dengan konten yang sangat panjang ini? Faktanya, saya meng-hosting kan Penasihat Hosting di Cloud Hosting VPS).

Saya tidak akan menjelaskan panjang lebar tentang kedua hosting ini, karena ini bukan lah tempat yang tepat, jadi saya sarankan Anda langsung membaca review kedua nya.

Kinsta

High-Performance WordPress Managed Cloud Hosting

Avg. Uptime: 99,98%

Avg. Resp Times: 0,537 detik

Support: 10/10
Cost: Mulai $30/bln

Cloudways

Best Managed Cloud Hosting (Not Only for WordPress)

Avg. Uptime: 99,99%

Avg. Resp Times: 0,616 detik

Support: 8/10
Cost: Mulai $10/bln


TABEL PERBANDINGAN HOSTING TERBAIK INDONESIA UPDATE JUNI 2020

PENYEDIA WEB HOSTING

HARGA MULAI
(harga/12-bln)

RATA-RATA UPTIME

Rata-rata
Speed

LOAD IMPACT (MAX resp. times)

Rating
Support

Garansi 

(Full Refund)

Rp 21.250/bln

99,89%

0,770 detik

0,543 detik

6/10

30 hari
tanpa syarat

Rp 20.833/bln

99,75%

0,944 detik

0,716 detik

8/10

14 hari

Rp 15.750/bln

99,93%

1,060 detik

0,476 detik

6.5/10

'Tidak ada'
(lihat ketentuan)

Rp 12.000/bln

99,59%

0,790 detik

4,300 detik

7/10

Jogja Host

Rp 17.910/bln

99,72%

1,150 detik

4,190 detik

7/10

30 hari
tanpa syarat

Rp 16.500/bln

99,89%

1,090 detik

2,000 detik

7/10

Rp 14.166/bln

99,63%

1,020 detik

8,480 detik

7/10

30 hari
tanpa syarat

Rp 27.083/bln

99,82%

1,020 detik

5,900 detik

7/10

Rp 16.666/bln

99,71%

0,776 detik

2,460 detik

8/10

Rp 21.305/bln

99,44%

1,000 detik

Belum ada data

8/10

30 hari
tanpa syarat

Rp 15.000/bln

99,68%

1,480 detik

5,620 detik

5/10

30 hari
tanpa syarat

Rp 16.583/bln

99,21%

1,070 detik

6,070 detik

8/10

Rp 24.900/bln

98,97%

1,420 detik

16,900 detik

7/10

30 hari
tanpa syarat

Rp 19.900/bln

99,12%

1,570 detik

7,070 detik

6/10

tidak ada

Monitoring ulang dilakukan untuk lima provider berikut, yaitu ArdHosting, Qwords, ArdetaMedia, Rumah Hosting dan Rumahweb. Insya Allah akan di update 3-4 bulan kedepan.


RANGKUMAN HASIL PENELITIAN

Penasihat Hosting adalah website yang independen. 

Dan review hosting yang saya publikasikan disini dapat dibuktikan secara statistik.

Semua ada datanya, lengkap.

Jadi, tidak seperti website review hosting professional lainnya, di Penasihat Hosting saya benar-benar membeli semua web host yang saya review dan melakukan penelitian.

rangkuman hasil penelitian

Please Note:

  1. Data baru berikut dikumpulkan berdasarkan data penelitian selama 10 bulan yang dimulai dari 1 Agustus 2019 - 31 Mei 2020 (dan insya Allah akan terus akan berlanjut).

  2. Tidak ada yang benar-benar ' hosting terbaik ' disini. Plus, saya menyadari bahwa hosting memiliki sifat yang kompleks. Akan tetapi, saya bisa memberitahukan kepada Anda mana hosting yang lebih baik dari yang lain berdasarkan penelitian yang saya lakukan.
  3. Tipe hosting yang di review disini adalah shared hosting (hanya cocok untuk website/blog dengan traffic low to medium). Jika Anda ingin meng-host kan website ber traffic tinggi, saran saya adalah cloud hosting atau Cloud VPS. Untuk pemula, Anda bisa menggunakan managed cloud VPS, seperti Cloudways.

Paket Hosting yang Digunakan Dalam Penelitian

Saya membeli paket hosting termurah dari setiap provider hosting dengan minimun storage 400MB dan harga dibawah Rp 30.000/bulannya (mengacu pada harga 12 bulan)

Dan pilihan lokasi server nya di Indonesia, kecuali Hostinger yang ada di Singapore (note: karena mereka tidak memiliki server di Indonesia).

Berikut informasi harga lengkap masing-masing penyedia hosting.

Paket Hosting yang Digunakan Dalam Penelitian

Hanya ada 19 perusahaan web hosting yang terdaftar dalam update kali ini.

Mengapa beberapa perusahaan hilang?

Kemungkinannya jika itu adalah perusahaan hosting besar atau yang sudah terkenal, mereka menarik diri atau menolak untuk bertasipasi lagi, dan jika itu adalah perusahaan yang lebih kecil atau masih baru, maka peluangnya masih kecil untuk tampil dalam review ini atau saya masih membutuhkan waktu untuk mempertimbangkannya.

PROVIDER

Harga bulanan

Harga 12 bulan

Harga 24 bulan

Harga 36 Bulan

Rp 35.000/bln

Rp 30.000/bln

tidak ada pilihan untuk 24 bulan

tidak ada pilihan untuk 36 bulan

tidak ada pilihan untuk bulanan

Rp 20.833/bln

Rp 20.833/bln

Rp 20.833/bln

tidak ada pilihan untuk bulanan

Rp 16.666/bln

Rp 16.666/bln

Rp 16.666/bln

Rp 20.000/bln

Rp 16.500/bln

Rp 16.000/bln

tidak ada pilihan untuk 36 bulan

Rp 25.000/bln

Rp 20.833/bln

tidak ada pilihan untuk 24 bulan

tidak ada pilihan untuk 36 bulan

tidak ada pilihan untuk bulanan

Rp 15.000/bln

Rp 13.500/bln

Rp 12.000/bln

Rp 96.024/bln

Rp 23.435/bln

Rp 17.429/bln

Rp 9.612/bln

tidak ada pilihan untuk bulanan

Rp 24.900/bln

Rp 19.900/bln

Rp 9.900/bln

Rp 15.000/bln

Rp 14.166/bln

Rp 14.166/bln

Rp 13.888/bln

tidak ada pilihan untuk bulanan

Rp 27.083/bln

Rp 23.958/bln

Rp 22.222/bln

Rp 15.000/bln

Rp 12.000/bln

Rp 12.000/bln

Rp 12.000/bln

tidak ada pilihan untuk bulanan

Rp 14.900/bln

tidak ada pilihan untuk 24 bulan

tidak ada pilihan untuk 36 bulan

Rp 18.500/bln

Rp 15.750/bln

Rp 15.450/bln

Rp 15.150/bln

tidak ada pilihan untuk bulanan

Rp 19.900/bln

tidak ada pilihan untuk 24 bulan

tidak ada pilihan untuk 36 bulan

tidak ada pilihan untuk bulanan

Rp 21.250/bln

Rp 21.224/bln

Rp 10.000/bln

Rp 27.500/bln

Rp 14.500/bln

Rp 14.500/bln

Rp 14.500/bln

Rp 35.000/bln

Rp 25.000/bln

tidak ada pilihan untuk 24 bulan

tidak ada pilihan untuk 36 bulan

Rp 16.000/bln

Rp 16.000/bln

tidak ada pilihan untuk 24 bulan

tidak ada pilihan untuk 36 bulan

tidak ada pilihan untuk bulanan

Rp 16.583/bln

tidak ada pilihan untuk 24 bulan

tidak ada pilihan untuk 36 bulan

Diskusi Tentang Harga Paket Hosting

Sebenarnya sulit untuk membuat perbandingan apple-to-apple antara penyedia hosting yang satu dengan yang lainnya karena hosting memiliki sifat yang kompleks, sehingga sulit untuk mengurutkannya mulai dari yang terbaik (rank 1) hingga rank terburuk.

Jadi, saya membeli paket hosting termurah dengan minimal storage 400MB (jumlah storage minimal yang saya rekomendasikan untuk membuat website baru) dan dengan harga kurang dari Rp 30.000/bulannya (mengacu pada harga hosting 12 bulan).

Yang perlu Anda ketahui adalah bahwa shared hosting hanya cocok untuk blog atau website dengan traffic low to medium (biasanya yang kurang dari 30.000/bulan nya).

Kapan Anda perlu upgrade hosting ke Cloud VPS?

Dari pengalaman saya, jika website sudah mendapatkan traffic lebih dari 25.000 per bulannya, maka sudah saatnya untuk upgrade hosting ke Cloud VPS. Angka 25.000 bukanlah sebuah tolak ukur, pastikan Anda selalu memeriksa penggunaan resources (CPU, RAM, I/O, dll) pada cPanel hosting Anda. 

Jika penggunaan sudah sering diatas 80%, Anda perlu mempertimbangkan untuk upgrade hosting Anda ke paket hosting yang lebih tinggi atau lebih baik upgrade ke Cloud VPS untuk mendapatkan performance yang lebih baik.

Baca panduan dan review saya tentang managed cloud hosting terbaik.


Test #1 - Monitoring Uptime

Uptime menunjukan total waktu ketika website Anda online dan berjalan sebagaimana mestinya (tidak 'down').

Sementara downtime berarti waktu dimana website Anda offline atau tidak bisa diakses oleh pengunjung atau pelanggan potensial Anda.

Untuk mengukur uptime, saya menggunakan Pingdom.com. Anda bisa melihat data raw penelitiannya di live statistics page ini.

Tahukah Anda?

Score 99,00% dalam waktu uptime adalah score yang sangat buruk.

Rata-rata uptime 99,00% menunjukan bahwa website Anda akan mengalami downtime selama 7 jam 18 menit dan 17,5 detik dalam 1 bulan.

Bisa dibayangkan berapa banyak potensi pendapatan yang hilang karena website Anda tidak bisa diakses?

Maka memilih web hosting dengan rata-rata uptime yang bagus menjadi faktor pertama yang harus Anda pertimbangkan.

Web Host (shared)

RATA-RATA UPTIME
(seMakin besar semakin bagus)

99,93%
99,89%
99,88%
99,85%
99,75%

Jogja Host

99,72%
99,71%
99,68%
99,63%
99,59%

Hostinger Indonesia

99,44%
99,25%
99,21%
99,12%
98,97%

Sedang dilakukan monitoring ulang

Sedang dilakukan monitoring ulang

Qwords

Sedang dilakukan monitoring ulang

Score rata-rata ideal uptime adalah diatas 99,90% (hijau).
Dibawah 99,90% (merah) berarti buruk.

Diskusi hasil monitoring uptime

Hampir semua penyedia web hosting diatas menggaransi uptime 99,90%, tapi faktanya hanya ada satu yang berhasil mempertahankan servernya tetap online dalam waktu yang ideal (berita buruk bagi dunia hosting lokal, bukan?)

Dari hasil penelitian dalam 10 bulan terakhir ini, ternyata hanya Jetorbit satu-satunya provider yang paling stabil dengan rata-rata uptime 99,93% (Updated 9 Juni 2020: JetOrbit mengalami penurunan performa. Lihat penjelasan lengkap nya disini).

Disusul Niagahoster dan DomaiNesia dengan rata-rata 99,89% dan 99,88%.


Test #2 - Monitoring Page Laod Time

Page load time menunjukan waktu yang dibutuhkan server hosting untuk memuat halaman website. 

Dampaknya jika website Anda lambat, juga langsung berpengaruh kepada traffic dan pendapatan.

Faktanya, orang-orang tidak mau menunggu lebih dari 2 detik hingga website termuat.

Test Monitoring Speed

Untuk mengukur kecepatan masing-masing web host, saya menggunakan alat monitoring Site24x7 dengan lokasi server test di Singapore.

Update 7 Januari 2020: Kenapa saya tidak lagi menggunakan server Jakarta untuk memonitoring page load time (speed)?

  1. Jarak yang sangat pendek antara web server monitoring dengan web server hosting. Ideal nya untuk mengukur kecepatan, web server monitoring memiliki jarak yang agak jauh supaya hasil data nya lebih adil dan akurat.

  2. Web server Jakarta yang digunakan oleh Site24x7 mengalami masalah sejak bulan November 2019 lalu dan belum selesai diperbaiki (masalah high load pada server sehingga menyebabkan waktu response menjadi tinggi, akibatnya data yang di sajikan menjadi kurang akurat). 

Web Host (shared)

RATA-RATA Load time

(seMakin kecil/rendah semakin bagus)

0,770 Detik
0,776 Detik
0,790 Detik
0,944 Detik
1,00 Detik
1,020 Detik
1,060 Detik
1,070 Detik
1,090 Detik

Jogja Host

1,150 Detik
1,220 Detik
1,420 Detik
1,480 Detik
1,570 Detik

Sedang dilakukan monitoring ulang

Sedang dilakukan monitoring ulang

Sedang dilakukan monitoring ulang

Sedang dilakukan monitoring ulang

Score rata-rata load time yang ideal adalah dibawah 1,000 detik (hijau).
Dibawah 1 detik (merah) berarti buruk.

Diskusi hasil monitoring page load time

Memilih hosting dengan rata-rata uptime yang bagus saja tidak cukup, Anda juga memerlukan hosting terbaik dengan konfigurasi server yang bagus, yang tentunya memiliki kecepatan yang cepat guna menunjang aktifitas bisnis Anda.

Rekomendasi dari hasil pengujian saya adalah dibawah 1 detik.

Dan ada 4 penyedia hosting yang mampu menjaga kecepatannya stabil dibawah 1 detik dalam 8 bulan terakhir ini, yaitu Niagahoster, Jagoan Hosting, Dapur Hosting, dan Dracoola.

Tahukah Anda?

Hosting adalah salah satu yang paling berdampak besar pada kecepatan website.

Karena pada saat seseorang mengunjungi website Anda, informasi kunjungan tersebut dikirim dari hard drive penyedia hosting ke browser pengunjung Anda. Ini adalah hambatan pertama yang ditemui.

Akibatnya jika Anda memilih hosting yang lambat adalah apapun cara optimasi yang Anda lakukan tidak akan berpengaruh banyak, karena penyedia hosting Anda hanya dapat memberikan kecepatan pada batasan tertentu saja.


Test #3 - Load Impact (Faktor Baru*)

*Updated Oktober 2019: Penambahkan faktor Load Impact sebagai faktor utama.

Pada test ke #2, Anda sudah melihat hasil pengukuran page load time (speed) dari masing-masing penyedia hosting.

Pengukuran dalam test ke #2 dilakukan setiap 15 menit sekali. Artinya alat monitoring melakukan pengetesan page load time (speed) dalam interval 15 menit dengan 1x request.

Test Load Impact

Pertanyaannya:

Bagaimana jika terjadi banyak request, seperti tiba-tiba website Anda menerima banyak pengunjung. Misalnya ada 15 atau 25 pengunjung yang online secara bersamaan dalam waktu 10 menit.

Idealnya, Anda ingin kecepatan website Anda sama cepatnya baik ketika pengunjung pertama datang maupun ketika pengunjung misalnya ke-25 datang, bukan?

Nah, disinilah tugas Load Impact.

Pada test ini, saya mencoba mengirimkan 15 hingga 25 virtual user yang akan menjelajahi setiap website test dan Anda akan bisa melihat bagaimana response setiap server dalam meng-handle nya.

Apakah load time website tetap stabil ataukah semakin melambat seiring bertambahnya jumlah virtual user.

Rangkuman nya dalam tabel dibawah ini:

WEB HOST

ERROS

REQUEST HANDLED
(Higher is Better)

MAX RESPONSE TIMES
(Lower is Better)

MAX REQUEST RATE
(Higher is Better)

Performance Issue

Niagahoster Bayi

0

10.9K

0,543 detik

24 request/detik

-

Jetorbit Merkurius

0

9.8K

0,476 detik

23 request/detik

-

Dracoola Dusk-id

0

9.1K

0,716 detik

21 request/detik

-

DomaiNesia Extra

0

5.5K

2 detik

13 request/detik

Jagoan Hosting ID FAME

0

3.5K

4.3 detik

8 request/detik

Jogja Host Basic

0

3K

4.19 detik

7 request/detik

indowebsite Cloud Student

0

2.3K

5.9 detik

5 request/detik

IdCloudHost Starter

0

1.6K

8.48 detik

4 request/detik

Masterweb Lucky

30

2.1K

7.7 detik

5 request/detik

Exabytes Indonesia

408

3.4K

5.62 detik

10 request/detik

Qwords Paket E

818

7.7K

0,982 detik

19 request/detik

IDwebhost Charming

881

5.8K

16.9 detik

20 request/detik

Warna Hosting Cloud Personal

1041

2.8K

6.07 detik

7 request/detik

Dapur Hosting Paket B

1.8K

5.3K

2.46 detik

12 request/detik

ArdHosting UKM A

Sedang dilakukan monitoring ulang

Hostinger Indonesia Single

Sedang dilakukan monitoring ulang

Rumah Hosting Paket Hemat Large

Sedang dilakukan monitoring ulang

ArdetaMedia Hello

Sedang dilakukan monitoring ulang

*Klik link nama penyedia web hosting untuk melihat hasil test LoadImpact.

Diskusi Hasil Test LoadImpact 

Pada update sebelumnya, total virtual user yang saya gunakan berjumlah 50, tetapi pada update bulan ini hanya 25. 

Apa alasannya? Karena pada test ke-2 dengan total 50 virtual user ternyata sudah sangat serius membuat server overload atau banyak error terjadi selama berlangsung nya test. 

Pada test dengan 25 virtual users update Maret 2020, ternyata hanya ada 3 web host yang sukses menjalankan test tanpa ada error, yaitu Niagahoster (pengujian terbaik), Jetorbit, dan Dracoola.


Test #4 - Support Penyedia Hosting

Saya belum melakukan test ulang lagi terhadap semua support dari 19 provider hosting Indonesia yang saya review, jadi data yang dipublikasikan disini menjadi tidak akurat.

Anda akan melihat data update test support terbaru kemungkinan pada update selanjutnya di bulan September 2020.


test support

Uptime dan speed adalah dua hal.

Tetapi kecepatan dan kualitas support dari penyedia hosting adalah satu hal lainnya.

Hanya dengan support yang baik, bahkan pemula sekalipun akan memberikan testimonial yang positif, meski tidak mengetahui seberapa baik uptime dan speed hosting yang mereka gunakan.

Maksud saya, mereka bisa dengan mudah mengatakan ini hosting terbaik hanya karena menerima layanan support yang baik.

Idealnya adalah penyedia hosting harus melayani klien selama 24/7. 

Alasannya sederhana;

  • Pertama, Anda tidak akan pernah tahu kapan website Anda kena masalah.
  • Kedua, bagaimana jika di hari libur penyedia hosting tidak membuka layanannya? Atau di tengah malam?

Tentu, Anda akan kehilangan potensi pendapatan yang akan Anda terima pada saat website Anda tidak bisa diakses.

(Lagi-lagi soal duit)

Saya pribadi ragu memilih penyedia web hosting tanpa adanya dukungan pelanggan selama 24/7.

Dan yang menjadi poin plus adalah support harus dilayani via LIVE CHAT, bukan melalui ticket dan email yang umumnya membutuhkan waktu lebih lama untuk mendapat respons.

Diskusi hasil test support hosting

Di kebanyakan kasus, ketika saya menanyakan hal teknis seperti bagaimana cara menambahkan addon domain di cPanel, cara menginstall SSL, dll... CS hanya mengirimkan sebuah link menuju panduan yang telah ditulis sebelumnya.

Alih-alih menerangkan dan memastikan masalah selesai, saya disuruh untuk membaca panduannya dan menyelesaikan masalah sendiri. 

Sebenarnya support seperti itu tidak salah, hanya saja itu bukanlah support baik, apalagi ditujukan untuk pengguna baru yang tidak mengerti hal-hal teknis.

Saya pikir support yang bagus adalah ketika support mengatakan "Saya bisa melakukannya untuk Anda, no worry!" atau "Anda tidak perlu khawatir, saya bisa bantu menginstall SSL pada domain Anda dalam satu atau dua menit".. Kira-kira seperti itu.

Sayangnya, dari 19 penyedia web host, tidak ada satupun yang saya temui bisa melakukan support seperti itu.

Khusus Hostinger dan Niagahoster, mereka mendapatkan rating 8/10 karena layanan support mereka sudah 100% via live chat, artinya Anda tidak perlu mengirimkan tiket yang biasanya membutuhkan waktu lebih lama hingga mendapat respons.

Dan support terburuk adalah Exabytes Indonesia. Sangat sulit untuk menggapai support mereka via live chat, jadi saya berikan nilai 5/10. Semoga ada perbaikan pada update mendatang.


Tentang Garansi Pembelian Hosting

Karena web hosting bukanlah produk fisik yang bisa Anda pegang atau Anda rasakan sebelum membelinya.

Maka garansi diperlukan untuk melindungi konsumen just in case layanan hosting yang digunakan mengecewakan atau tidak sesuai dengan ekspektasi.

Standar garansi dalam industri web hosting adalah 30 hari.

tentang garansi hosting
Idealnya adalah garansi diberikan tanpa syarat apapun, konsumen dapat mengklaim garansi jika tidak puas dengan layanan hosting yang digunakannya. Apapun sebabnya bahkan jika tanpa sebab sekalipun (no question asked).

Beberapa perusahaan hosting terbaik di dunia saat ini, seperti SiteGround, A2 Hosting dan FastComet juga memberikan garansi tanpa syarat.

Penasaran provider lokal mana saja yang juga seperti itu? Selengkapnya dalam tabel dibawah ini:

Web Host (shared)

garansi (full refund)

100 hari tanpa syarat

30 hari tanpa syarat

Jogja Host

30 hari tanpa syarat

30 hari tanpa syarat

30 hari tanpa syarat

30 hari tanpa syarat

30 hari tanpa syarat

60 hari  (lihat ketentuan)

30 hari (lihat ketentuan)

30 hari (lihat ketentuan)

30 hari (lihat ketentuan)

30 hari dengan aturan yang ketat (lihat ketentuan)

15 hari (lihat ketentuan)

14 hari

10 hari (lihat ketentuan)

7 hari (lihat ketentuan)

Tidak ada garansi

Tidak ada garansi

Qwords

Tidak ada garansi

Diskusi tentang garansi hosting

Ada enam penyedia hosting yang adil dalam urusan garansi, jadi saya acungi dua jempol untuk Niagahoster, Hostinger Indonesia, Exabytes Indonesia, IDwebhost, IdCloudHost dan Jogja Host

Mereka percaya diri memberikan konsumen garansi 30 hari tanpa syarat! Anda bisa mengkalim nya kapanpun dalam 30 hari pertama.

Jadi, Anda sebagai konsumen pun akan merasa aman karena uang Anda bisa kembali (full refund) jika Anda merasa tidak puas dengan layanan hosting yang Anda gunakan dalam 30 hari pertama.

Note: Keenam penyedia hosting tersebut mungkin akan menanyakan alasan pembatalan.

Yang sangat disayangkan adalah perusahaan hosting besar dan sudah sangat senior seperti Rumahweb, Masterweb dan Qwords tidak memberikan garansi pembelian hosting sama sekali.

Pertanyaannya: apakah mereka tidak percaya diri dengan kualitas yang mereka miliki?

Siapa yang tahu?

Itu adalah pertanda yang buruk.

Saya pribadi ragu memilih hosting yang tidak ada garansinya. Garansi adalah hak konsumen dan yang namanya hak harus dilindungi bukan? πŸ™‚

Bahkan perusahaan hosting terbesar di dunia (read: Bluehost) yang melayani lebih dari 2 juta konsumen saja masih memberikan garansi selama 30 hari.

Tentang Garansi di Jetorbit dan Qwords

Sebenarnya Jetorbit dan Qwords memberikan garansi selama 30 hari. Tapi setelah saya membaca ketentuannya, ternyata mereka memiliki aturan yang sangat ketat.

Dimana untuk Jetorbit, garansi hanya berlaku apabila website Anda mengalami downtime selama 7 jam 18 menit dan 17,5 detik atau uptime kurang dari 99% dalam 30 hari pertama yang dimonitoring menggunakan UptimeRobot.com.

Sedangkan untuk Qwords, garansi hosting hanya untuk hosting yang belum aktif saja. Jadi, apabila hosting sudah Anda bayar, kemudian aktif dan Anda gunakan, maka seketika itu garansi hangus.

Jadi, saya mengambil kesimpulan bahwa kedua perusahaan ini tidak berniat baik untuk memberikan garansi hosting kepada konsumen.


  • Terima kasih mas Willya Randika untuk review yang saya sangat bagus ini.
    Saya baru di dunia website dan perhostingan nih, boleh tanya sedikit?
    Mas Willya untuk tes pagespeednya menggunakan apa ya? apa website yang dites kosongan?
    Sedikit cerita, Saya baru baru ini bikin website portal berita menggunakan dewaweb (cloudhosting) kemudian pindah ke NusantaraHost (shared hosting). Saya coba tes pagespeed melalui GTmetrix, pageloadnya sampai 3.3 detik dari server hongkong. apa karna servernya yang jauh jadi pageloadnya tinggi, atau memang server hostingannya yang kurang bagus? soalnya saya ngerasa loading ke wp-admin nya cukup lama, beda dengan frontpage websitenya yang kemungkinan karna saya cache ke cloudflare (?)
    Kalau untuk awal-awal website portal berita, kira-kira spesifikasi hosting yang diperlukan seperti apa ya mas? (cpu, besaran ram, dsb)
    alasan saya pindah hosting karna di hostingan sebelumnya, paket hostingan saya cuman memberikan RAM 500MB, dan sering banget mentok ketika mau posting artikel dan nambah gambar. tapi setelah pindah ke yang baru, RAM dan CPU ga pernah mentok, cuman tetap lambat. Seperti load ke servernya lambat, namun saat sudah connect baru cepat download data2nya.
    jadi saya bingung untuk memilih hostingan yang sesuai untuk website portal berita.

    • Menggunakan Site24x7. ‘Kosongan’ si engga kok, ada artikel dengan 2 gambar.
      Well, sebenarnya di Dewaweb itu tipe hosting nya masih shared kok, karena masih berbagi resources dengan pengguna lainnya, begitupun cloud hosting di IDCloudHost, Indowebsite, dll kecuali mereka menyebutkan itu VPS. Jadi, menurut saya lebih tepatnya di bilang shared hosting on the cloud.

      Soal page speed website, mungkin panduan ini bisa membantu: https://penasihathosting.com/mempercepat-loading-website/
      Dan saya engga tau gimana performance nya Nusantara Host karena belum saya review πŸ™‚
      Denger-denger mereka masih satu group dengan Jogja Host dan ArdetaMedia, CMIIW.

      • Oh jadi istilah yang tepat itu hosting on the cloud ya buat tipe kaya dewaweb gitu.
        Sepertinya betul satu group dengan Jogja host dan ArdetaMedia. Saya pernah baca review di website lain kalau tidak salah bilang begitu.
        Kalau untuk spesifikasi yang sesuai untuk wordpress portal berita gimana mas? apakah hostingan dengan RAM 1 atau 2 GB itu cukup? CPU yang direkomendasikan atau lain sebagainya mungkin?

        • Harus nya cukup dengan paket yang rendah sekalipun untuk website yang belum ada traffic nya. Tapi persoalan performance baik load time maupun uptime, bukankah itu yang saya bahas dalam artikel ini? πŸ™‚ Hanya saja, saya tidak punya review tentang Nusantara Host ataupun Dewaweb.

          • Iya betul sih mas, untuk saat ini trafficnya pun masih puluhan saja.
            terima kasih atas masukannya mas willya.

  • terimakasih mas willya
    saya mau bertanya

    kalau saya pindah server ke cloudways
    sementara cloudways tidak ada email service seperti yang ada di Cpanel..
    mereka pake third party

    apakah bisa email saya saya host di niagahoster misalkan??
    pake SMTP dan IMAP..

    • Saran saya gunakan layanan third party nya Cloudways untuk kebutuhan email karena lebih bagus, Untuk transactional email bisa menggunakan Elastic, sedangkan mailbox menggunakan Rackspace. Harga nya juga lebih terjangkau, yaitu $1/account. Atau boleh juga menggunakan layanan lainnya, seperti G Suite, Zoho, Namecheap Private Mail, dll.

      Saya tidak bilang layanan hosting email dari Niagahoster jelek. Tapi, menurut saya provider hosting yang juga menyediakan layanan email hosting cenderung setengah hati di layanan email nya. Maksud nya, untuk urusan email hosting, serahkan saja ke provider yang memang ahli di bidang nya, seperti layanan yang saya sebutkan tadi.

      Dan kalau bisnis bapak tergantung pada email, jangan gunakan email gratisan dari cPanel. Kalau ada temen saya nanya, saya akan jawab: That’s just stupid!

  • hi, terima kasih artikelnya semoga bermanfaat. reviewnya bagus.
    saya punya hosting di beberapa provider. namun saya merasa ada yang point2 yang berlebihan pada salah satu provider. misalkan. cara mengukur speed website. saya lihat di pengukuran pingdom juga ada alat ukur speed test. kenapa tidak pakai pingdom? apa karena memang terlihat jelek di salah satu provider kalau pakai pingdom.
    kemudian di pengukuran uptime. disitu ada provider yang diberikan disclaimer ada maintenance sehingga uptime jelek. padahal saya kira di sebagian provider lain juga ada kegiatan maintenance. namun saya tidak menemukan disclaimer sama sekali pada pengukuran uptimenya.

    • Yang saya butuhkan dalam penelitian ini bukan hanya sekedar alat untuk mengukur, tetapi alat yang bisa memonitoring load time dari hari ke hari, bulan ke bulan bahkan tahun ke tahun. Pingdom tidak punya itu, data retention mereka untuk monitoring load time terbatas hanya selama 7 hari saja, tapi mas bisa cek rata-rata response times masing-masing provider di halaman live statistics Pingdom yang sudah saya share. Misalnya untuk provider Dracoola: http://stats.pingdom.com/fvcwvtbg21vs/5359717/history Dan jika mas lebih percaya dengan data dari Pingdom, maka silahkan di bandingkan menggunakan rata-rata response times Pingdom.

      Saya juga kasih catatan untuk provider hosting yang melakukan maintenance, misalnya coba cek review IdCloudHost, WarnaHost dan hosting luar negeri seperti FastComet. Tapi, mengapa saya ‘garis bawahi’ di provider hosting yang mas maksud? Adalah karena berdasarkan data 10 bulan monitoring terakhir, mereka hanya 1x gagal pada bulan dimana mereka melakukan maintenance server.

      Penasihat Hosting independen, tidak berpihak kepada provider tertentu. Saya bahkan sudah pernah melakukan review ulang terhadap semua provider di pertengahan tahun 2019 lalu dan tidak merekomendasikan satu hosting pun ketika itu. Juga, di review update September 2019 hingga update Juni 2020 lalu, saya selalu kasih disclaimer bahwa tidak ada satupun provider hosting yang berhasil di semua faktor penilaian. Jadi, tidak ada yang benar-benar terbaik dalam hasil penelitian saya, tapi saya bisa kasih penjelasan mana yang lebih baik antara hosting yang satu dengan hosting yang lain nya.

  • Saya sepertinya sudah ada 3x baca postingan ini. Sungguh referensi yang bagus. Saat ini sekolah sedang mencari hosting MOODLE.. pak.. Bisakah bapak buatkan review untuk hosting MOODLE. Mudah2an ini juga bermanfaat buat yang lain. Terima kasih.

    • Saran saya untuk hosting moodle adalah cloud hosting. Bpk bisa ambil yang managed cloud hosting kalau tidak punya team di sekolah yang bisa mengelola nya. Karena untuk moodle pasti membutuhkan resources yang cukup tinggi dan tidak akan berjalan lancar jika di berada di lingkungan shared hosting.

      Saran terbaik saya untuk managed cloud hosting adalah Cloudways: https://penasihathosting.com/review-cloudways/

  • Mas.. Untuk portal berita enaknya pake apa ya mas? Terus platformnya enak mana .blogger atau wordpress? Terima kasih

  • baguss artikel review hosting terbaiknya
    1. mau tanya, sy punya akun di niagahoster tapi sudah lama gak aktif, rencana mau beli paket hosting dan domain lagi disana, apakah punya kode promo dan apa bisa bisa dipakai promonya?

    2. Lalu pertanyaan kedua paket apa buat permulaan yang cocok hanya untuk menulis ringan artikel review?

    terimakasih sebelumnya

    • 1. Kalau sudah punya account kayaknya engga bisa pakai kode promo lagi mas. Tapi mungkin bisa dicoba kode promo ini: PENASIHATHOSTING
      2. Paket ‘Bayi’ cukup kok.

  • Terimakasih mas atas artikelnya. Sangat menambah pengetahuan saya tentang share hosting. Oh iya, kalo menurut mas share hosting buat WooCommerce yang di indonesia yang cepet pakai provider apa ya? Ada sarannya?

  • Terimakasih review hosting nya mas,
    Saya masih baru di dunia per hostingan, saya belum mengerti tentang uptime di penjelasan mas bagian berikut

    “Rata-rata uptime 99,00% menunjukan bahwa website Anda akan mengalami downtime selama 7 jam 18 menit dan 17,5 detik dalam 1 bulan.”

    Setiap 1 bulan website akan down selama 7 jam (pada uptime 99%) apa nanti ada pemberitahuan ke pelanggan jika server akan down? Atau saya salah mngartikannya?

    • Betul, jika provider hosting uptime nya 99%, maka rata-rata tiap bulan website akan down sekitar 7 jam. Sayangnya, setiap ada down tidak akan diberitahu oleh provider hosting, kecuali jika ada maintenance pada server yang biasanya di infokan via email.

  • wah lengkap banget informasinya, tapi saya jadi kebingungan mau pilih yang mana???
    Untuk bisnis yang berisi company profile eye catching sebaiknya pilih web hosting yang mana ya mas?

    • Sebaiknya pilih Niagahoster atau SiteGround jika bisa.
      Kalau mau security dan performance yang lebih baik, maka pilih Cloudways.

      • Hmmm… setelah sy baca review anda yg terbaru, sy tertarik pakai cloudways, trus skrg mau tanya kalo sy build website dr wp, apakah sy bs dapatkan domain di cloudways jg? (sy blm pny domain yg berbayar).

        • Tidak bisa, domainnya harus beli terpisah mbak. Sebaiknya dibaca dulu review Cloudways nya, saya sudah tulis lengkap dan detail πŸ™‚

  • Nice artikel Mas Willya. Setelah membaca artikel ini saya memutuskan untuk berlangganan layanan Niagahoster. Tapi pertanyaannya nih:
    1. Saya sudah ada domain di Rumahweb dan ingin menggunakan domain yang sama untuk hosting di Niagahoster apakah bisa?
    2. Platform yang saya gunakan sebelumnya Blogger + domain dr rumahweb itu, kalau saya pindah ke wordpress + self hosting niagahoster paket pelajar apakah mencukupi? Isi web saya teori2 perkuliahan

    • 1. Bisa kok, nanti tinggal di rubah nameserver nya saja
      2. Tergantung traffic blog mas. Menurut saya paket Pelajar hanya untuk website dengan traffic low to medium (atau kurang dari 25.000/bulan)

  • Kalau saya punya VPS di singapura, dan domain beli di indonesia, dan mayoritas pengunjung web dari indonesia, untuk mendapatkan kecepatan yang terbaik, apakah saya harus pakai NS dari penyedia domain atau pakai cloudflare. terima kasih

    • Tergantung, mas nya sewa VPS di provider mana? Tapi, di banyak kasus menggunakan Cloudflare DNS bisa lebih cepat.
      Saya pernah menggunakan VPS di Digital Ocean + Cloudflare DNS untuk Penasihat Hosting sebelum pindah ke kinsta, tapi hanya gunakan DNS nya, tidak dengan CDN nya.

  • {"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}
    >