Mohon maaf, review individual ini tidak up-to-date dengan data terbaru.
Kemungkinan akan mulai di update kembali pada 10 Januari 2020.

A2 Hosting Review

Hosting Tercepat Untuk Kategori Shared Hosting

Mungkin Anda tidak pernah mendengar nama A2 Hosting

Begitu juga dengan saya pada awalnya.

Karena meskipun mereka telah lama berdiri sejak tahun 2001 (awalnya bernama Inquinet, lalu rebranding pada tahun 2003 menjadi A2 Hosting), mereka tidak sepopuler Bluehost dan SiteGround.

​Akan tetapi, A2 Hosting adalah satu dari sedikit penyedia hosting yang terus mengembangkan dan menerapkan teknik-teknik canggih terbaru untuk mengoptimalkan kinerja server hosting.

More...

Tidak heran bila A2 Hosting mengklaim bahwa dapat mempercepat kecepatan server hingga 20x lebih cepat.

Sebagai tambahan, A2 Hosting juga menjamin 99,9% uptime serta layanan support terbaik yang tersedia selama 24 jam.

Jadi, apa yang menarik disini?

Sebuah perusahaan hosting yang mengklaim sebagai yang tercepat dengan jaminan uptime yang bagus serta didukung oleh layanan support terbaik? Ataukah hanya perusahaan yang bagus dalam arti 'bahasa marketing', tetapi buruk dalam hal kualitas?

Mari kita cari tahu.

Dalam rangka untuk mengetes sebagus apa kualitas A2 Hosting, saya menggunakan blog WordPress 'default' yang telah dihostkan di A2 Hosting menggunakan paket shared hosting A2 yang termurah, yaitu "Lite".

Jadi, teruskan membaca untuk menemukan hasil tesnya...

Review a2 hosting

Kelebihan Menggunakan A2 Hosting

A2 Hosting memiliki banyak sekali kelebihan. 

Mereka sangat percaya diri dengan kecepatan server mereka, lalu bagaimana dengan uptimenya? Apakah juga sama mengesankannya?

Mari kita lihat detailnya...

#1 Penyedia Hosting Tercepat

A2 Hosting mengklaim bahwa hosting mereka 20x lebih cepat daripada pesaing, masih ingat?

Saya pikir mereka sangat berani membuat klaim tersebut.  

Pertama,  A2 telah melakukan pencegahan dengan menggunakan teknik-teknik yang mengesankan untuk membuat kinerja hosting mereka tetap dalam performa yang terbaik dan stabil, seperti membatasi jumlah pengguna dalam server shared hosting.

Kedua,  beberapa web hosting lainnya menawarkan SSD (Solid State Drive) hosting, tapi hanya menghostkan OS atau database MYSQL Anda saja, tidak dengan file-file Anda.

Tetapi A2 Hosting menggunakan SSD untuk segala sesuatunya, sehingga membuat kemampuan server meningkat.

Itulah sebabnya A2 Hosting lebih cepat daripada pesaing-pesaingnya.​

Sebagai informasi tambahan, Prestashop telah melakukan penelitian dan menemukan bahwa A2 Hosting lebih cepat daripada pesaing-pesaingnya.

Ini menarik.

Karena itu, saya mengetes sendiri kecepatan server A2 dengan menggunakan tools Pingdom dan membandingkannya dengan hosting lainnya.

Hasilnya?

Sangat mengesankan.

Seperti Anda lihat digambar diatas, hanya membutuhkan waktu 331ms atau 0,3 detik untuk server A2 Hosting membuka suatu halaman website.

Meskipun saya menggunakan paket shared hosting A2 yang termurah, yang tidak termasuk fitur turbo server (20x lebih cepat), tetapi page load time A2 tetap yang tercepat bila dibandingkan pesaingnya di kategori shared hosting.​


#2 Uptime Yang Bagus - 99,92%

Hosting yang cepat saja tidak cukup bila kita menginginkan pilihan hosting yang terbaik.

Satu hal yang paling penting adalah uptime.

Karena uptime sering dijadikan pertimbangan utama untuk mengetahui seberapa bagus kualitas dari sebuah hosting.​

​Bagaimana dengan uptime A2 Hosting?

Sejauh ini, rata-rata uptime dari A2 hosting adalah 99,90%, yang mana hasil ini bagus (uptime bagus harus minimal 99,90%).

uptime a2 hosting

referensi: HostingFacts.com


#3 Bagaimana Dengan Supportnya? Saya Pikir 10/10

Hosting yang cepat, dan skor uptime yang mengesankan tidaklah cukup sebagai faktor yang menentukan bagusnya suatu web hosting.

A2 Hosting berbasis di United States (US) dan mereka tidak pernah mengoutsource karyawan yang dipekerjakan dalam posisi customer support.

A2 Hosting menawarkan layanan support melalui email, live chat, telephone dan tiket bantuan.

Mereka tersedia selama 24/7/365, jadi Anda tidak perlu khawatir kapanpun Anda menemui masalah dengan website Anda, mereka siap membantu Anda.

Saya mecoba untuk menghubungi customer support A2 melalui live chat untuk memberikan review yang fair dan tidak bias.

Pesan saya dibalas dalam waktu 1 menit, mereka juga sangat ramah, dan membantu. Begini isi percakapan saya dengan support A2 Hosting, saya menanyakan berapa lama biasanya tim migrasi hosting A2 untuk memindahkan website dari hosting lama ke hosting A2.


#4 Kompatibel Dengan Berbagai CMS yang Populer

Menginstal CMS / platform seperti WordPress, Drupal, Joomla, Prestashop, Magento, dsb di A2 Hosting sangat mudah, hanya memerlukan 1 kali klik dan prosesnya pun juga sangat cepat hanya beberapa detik saja atau selambat-lambatnya 1 menit.


#5 Gratis Migrasi Hosting

A2 Hosting akan membantu Anda memigrasi atau mentransfer website/blog Anda dari hosting lama Anda ke hosting mereka tanpa biaya, - Gratis!

​Perlu diketahui bahwa migrasi hosting memerlukan kehati-hatian dan agak rumit prosesnya untuk pemula, serta memakan waktu bila website/blog Anda memiliki banyak halaman, tetapi A2 Hosting memberikan jasa ini secara gratis kepada Anda.

Sebagai informasi bahwa di Bluehost, jasa migrasi hosting ini tidaklah gratis, Anda akan dikenakan biaya sebesar $149,99.


#6 Menawarkan Data Center di Singapura

Berita baik bagi Anda yang memutuskan untuk mendaftarkan website berbahasa Indonesia atau website dengan target negara Indonesia, Malaysia dan Brunei, A2 Hosting menyediakan pilihan server di Singapura.

Sebagai informasi tambahan, A2 Hosting memberikan pilihan server dikota-kota berikut:

  • USA – South field, Michigan
  • Europe – Amsterdam
  • Asia – Singapore.

Beberapa foto data center A2Hosting yang saya ambil dari website resmi A2:

Data center A2Hosting 2

#7 Jaminan Uang Kembali Selama 30 Hari

Jangan khawatir bila Anda mengalami pengalaman yang tidak menyenangkan selama menggunakan A2 Hosting dalam 30 hari pertama, karena A2 menjamin uang Anda akan kembali.

Tapi perlu dicatat bahwa biaya pendaftaran domain, biaya SSL certificate, biaya setup dedicated server tidak dapat dikembalikan.

[pullquote]“Refunds are issued for hosting when a request to cancel a hosting package is submitted via our cancellation form within 30 days of account signup. Domain registrations, dedicated server setup fees and SSL certificates are not refundable. Refunds requested for remaining months on canceled prepaid packages must be submitted within 120 days of payment. Customers who desire a refund on a prepaid account will be re-billed at the regular price as opposed to the discount. Only the difference between the prepaid amount and the re-billed regular price will be refunded. [/pullquote]


Kekurangan Menggunakan A2 Hosting

Tidak ada web hosting yang sempurna, dari berbagai hosting yang sudah saya review, mustahil untuk tidak menemukan kekurangan, begitu juga dengan A2 Hosting.

Berikut beberapa kekurangan yang saya temukan di A2 Hosting.

#1 Harga Yang Lebih Mahal Dari Rata-rata

harga hosting A2 Hosting

Harga hosting A2 sedikit lebih mahal dari pesaingnya (SiteGround dan GreenGeeks), yaitu  $3,92/bulannya.

Sama seperti prosedur harga di Bluehost, A2 Hosting juga memiliki prosedur yang menyediakan harga termurah bila Anda mendaftar dalam jangka waktu yang lama.

Prosedurnya adalah Anda harus mendaftar selama 24 bulan untuk mendapatkan harga $3,92/bulan.

Namun jika Anda berencana untuk mendaftar selama 12 bulan, maka harganya menjadi $4,4/bulannya.​

Begini hitung-hitungannya bila Anda mendaftar selama 12 bulan.

Memang harga lebih mahal dari rata-rata, tapi sangat worthed karena server mereka sangat stabil dan kecepatan servernya adalah yang tercepat.


#2 Paket  Shared "Lite"  Memiliki Keterbatasan

Perlu diperhatikan bahwa didalam paket ' Lite' / paket termurah dari A2 Hosting, memiliki fitur-fitur yang terbatas.

Paket Lite A2 Hosting hanya untuk 1 website, 5 database​ dan tidak termasuk "turbo (up to 20x faster).

Bila Anda menginginkan fitur turbo, maka Anda perlu beralih ke paket premium / yang lebih mahal, yaitu paket Turbo.​

Namun....

Anda tidak perlu khawatir bila mendaftar di paket "Lite" , karena seperti pengujian yang telah saya lakukan, paket "Lite" dari A2 masih memiliki kecepatan yang tercepat bila dibandingkan dengan paket shared hosting pesaingnya.


Apakah Saya Merekomendasikan A2 Hosting?

Tentu saja, saya tidak akan ragu untuk merekomendasikan A2 kepada Anda.

Meskipun mungkin Anda baru mengenal A2 Hosting, yang saya yakini karena mereka tidak melakukan kampanye/iklan yang besar seperti pesaingnya, tetapi mereka mempunyai kualitas yang sudah terbukti bagus.

Memang A2 Hosting bukanlah pilihan yang termurah.

Namun....

Bila kecepatan dan uptime, serta layanan support yang baik yang menjadi bahan pertimbangan Anda dalam memilih hosting, maka A2 Hosting adalah pilihan yang terbaik.

  • Blue host atau ini ya? Kalau a2 ini 99.90 uptimenya, idcloudhost berapa? saya kecewa, selalu ada downtime terus di idcloudhost, bahkan kemaren sampe 6 jam 🙁

    • Ini mas Gamal yang komentar memiliki website yang weekly visit nya 35k? Kalau mas nyari layanan shared hosting engga ada yang kuat mas, WAJAR down terus. Sudah saat nya pindah ke VPS atau Dedicated Server.

  • hallo mas Willya Randika salam kenal saya ada rencana untuk pindah hosting dan membaca review mas Willya Randika dan mulai tertarik, pertanyaan saya selain hosting theme apa yang mendukung supaya loading website kita sangat cepat, saya memakai landing page dengan halaman artikel yang sangat panjang dengan banyak image berukuran besar hosting yang sekarang saya pakai hawkhost dirasa masih sangat berat loadingnya

  • Halo,

    Saya ingin bertanya mengenai rekomendasi Hosting, Antara a2hosting , rumah web atau niagahoster. Web yang Saya ingin buat adalah blog pribadi, namun mencakup banyak Foto, seperti semi fotografi, namun non komersial.

    Saya sempat membandingkan dan sudah mengkerucut kepada 2 pilihan, yaitu a2 Hosting dan rumah web, karena paket promo yang mereka tawarkan, di mana di sini Saya mencari yang Unlimited space (karena akan lumayan mencakup banyak Foto), harga nya yang masuk anggaran, estimasi Rp 70rb / bulan ( dengan asumsi perhitungan berlangganan 2 tahun termasuk promo dan non promo, kemudian melihat cost perbulan nya). free SSL dan free Transfer Domain (btw, Saya belum pernah bikin blog sebelumnya, namun domisili Saya Saat ini sedang tidak berada di Indonesia). Untuk target pembacanya, bebas tidak harus berpusat di Indonesia.

    untuk niaga hoster, setelah dihitung pembiayaan seperti di atas, jg dan mirip dengan 2 jasa di atas, terkecuali dengan charge tambahan jika melakukan pembayaran melalui PayPal.
    * pembayaran yang Saya ingin lakukan melalui PayPal.

    Apakah anda ada saran, untuk Hosting web yang sebaiknya Saya gunakan? a2hosting, rumahweb atau niaga hoster?

    Terima kasih

    • Halo,

      Pertama saya beritahu bahwa tidak ada penawaran storage yang unlimited di hosts manapun meskipun mereka tulis unlimited, karena sepengalaman saya pasti selalu ada batasan, sebaiknya mas tanyakan dulu atau dibaca terms and condition tentang ‘unlimited’ di hosts yang mas pilih nanti. Mereka biasanya punya definisi sendiri tentang ‘unlimited’ yang mereka tawarkan.

      Saran saya untuk blog pribadi dan saya asumsikan ini adalah blog baru yang belum memiliki banyak traffic, maka pilih paket bayi atau Pelajar saja sudah cukup di Niagahoster. Kalau Rumahweb saya belum bisa rekomendasikan, baca Baca reviewnya disini. Sedangkan A2 Hosting juga merupakan pilihan yang bagus, tapi biayanya sedikit lebih besar dari budget mas.

      • Halo mas,

        Terima kasih masukannya, kemarin Saya sempat baca2 ulasan anda mengenai rumah web, hosterniaga , a2 Hosting dan domainesia. Nah menurut anda Antara domainesia dan niagahoster, lebih baik Yang mana dari sisi anggaran dan Service (dan paket nya yg disarankan untuk domainesia, kira-kira Yang mana ya?)? karena Saya sempat liat jg, kalau domainesia dpt diskon 25% selamanya jika pake kode Kupon anda (tidak berlaku jika pindah paket).

        Terima kasih

  • kecewa dengan a2hosting, saya ambil paket shared hosting yang turbo, dengan menambah beberapa fitur seperti dedicated ip, performance plus, barracuda spam firewall tapi kuota space yang saya dapatkan cuma 50GB.

    Terima kasih.

  • Halo Pak Willya,
    Saya masih pemula tentang website dan elemen2nya.. hehe..
    Namun rencana saya mau coba buat sendiri website tanpa bantuan jasa pembuat website.
    Nah, yang saya perlukan pertama kali adalah Domain dan Hosting.
    Untuk Domain, kemungkinan sy pilih .com
    Namun untuk Hosting, sy masih awam yang mana penyedia hosting yang bagus (cepat dan biaya perpanjangan tidak mahal).
    Mungkin ada saran dari Bapak, hosting yang mana yg bagus untuk saya yg pemula ini, dan paket yg mana yg harus sy ambil, apakah lite, atau yg lainnya.

    O yah, sebagai gambaran…
    Untuk website saya nanti, saya akan menggunakan WP untuk design webnya.
    Dan saya juga akan menggunakan Adwords agar lebih mudah ditemukan di mesin pencari (google), dan website tersebut, nantinya sy akan selalu update (tambahkan foto2 terbaru), jadi mungkin akan berpengaruh terhadap time loading dr website tersebut karena banyak foto/video.

    Olehnya, mungkin ada saran dari Bapak untuk Hosting yang cocok untuk saya!

    satu lagi Pak…
    Saat ini saya telah memiliki website yg dulunya dibuatkan oleh jasa pembuat web. www. wakilaotorentmakassar.com
    Sekarang sudah hampir 1 tahun dan sudah harus segera diperpanjang lagi kontraknya.
    Kemungkinan kalo cocok, saya akan pindahkan ke hosting yang menurut Bapak bagus, dan tentunya kalau proses pemindahannya bisa gratis lebih bagus. hehehehe…

    Mohon pencerahan dari Bapak.

    Terima kasih

    • Halo Pak Didi,

      Saran saya, kalau target pengunjungnya Indonesia, sebaiknya pilih hosting dengan server Singapore atau Jakarta.

      A2 Hosting ini sudah bagus dan merupakan pilihan yang paling cepat diantara semua web hoster yang saya review. Untuk permulaan, boleh mulai dari Paket Lite terlebih dahulu. ATAU boleh juga pilih Siteground paket Starter,, supportnya sangat bagus disana dan friendly banget buat WP.

      Untuk migrasi sendiri baik di A2 Hosting ataupun Siteground gratis kok pak.

      Semoga membantu ya.

      • Ok Pak, Trima kasih atas masukannya.
        Btw, target saya masih dalam wilayah Indonesia saja, namun sy tidak tahu yg mana saja hosting yg servernya di Singapore ataupun yg di Jakarta. Hehehe..

        Kalau PenasehatHosting sendiri apakah menjual jasa SEO untuk website?

        Untuk mingrasi hosting, caranya gimana Pak?

        Trims

  • Hi Pak Randika,

    Maaf mau tanya, A2Hosting hanya ada shared hosting, tidak ada cloud hosting ya?
    Mohon sarannya juga pal, lebih baik A2Hosting atau Hawk Host

    Terima Kasih.

    • Hi Pak Stefanus, A2 Hosting juga menyediakan cloud hosting kok, tapi unmanaged, jadi perlu pengetahuan khusus untuk configure servernya nanti. Saya pribadi prefer A2 hosting daripada Hawk Host.

  • Halo pak. Thanks reviewnya, Hari ini saya pindah dari hostgator ke A2. Saya pengguna hostgator sudah 10 tahun lebih tapi tahun ini terasa banget banyak gangguannya terutama soal malware. Saya pengguna reseller di hostgator, dan rencana migrasi ke reseller A2, dari segi harga dan kebutuhan sepertinya A2 lebih pas untuk saya. Sukurlah bisa gratis migrasinya. Semoga servernya stabil dan lebih baik dari hostgator.
    Btw, jika tak keberatan mau nanya, cara ngilangin Form Website dari kolom komentar ini gimana ya? Saya juga mau form komentar isinya cuma nama dan email saja kayak punya mas ini 🙂

    • Yap, A2 Hosting menawarkan gratis migrasi hosting juga meskipun Bpk ambil reseller hostingnya.
      Ah, kebetulan saya pakai plugin Thrive Comment dan di pengaturannya ada pilihan untuk mendisable “form website” 🙂

  • Hay pak Randika.
    Boleh saya minta saran dari bapak ?
    Saya dengan teman2 saya berencana membangun situs seperti ebay , saya hanya memiliki anggaran sekitar 6jt pertahun untuk sewa hostingnya , sedangkan untuk biaya software dan iklanya sudah ada tersendiri !!
    Menurut bapak.. saya harus sewa hosting dimana, untuk target pelanggan amerika ? Dan berapa besar spec hosting untuk tahap awal membangun situs seperti itu .?
    Trimakasih ..

    • Hay Pak Agus,
      Karena Bpk dan rekan baru memulai membangun website, saya sarankan untuk memulai dari paket shared hosting terlebih dahulu, nanti ketika kebutuhannya semakin meningkat, paket hostingnya dapat diupgrade secara bertahap. Ini dimaksudkan agar tidak boros dalam hal biaya, karena website baru tentu belum memiliki visitor yang banyak -> otomatis tidak memerlukan sumber daya yang juga banyak. Untuk target pelanggan di Amerika, saya sarankan memilih A2 Hosting atau Siteground dengan lokasi server di Amerika juga. Kebetulan kedua hosting tersebut memiliki server yang stabil dan cepat load timenya. Untuk specnya Bpk tidak perlu ambil pusing, jika Bpk memilih Siteground, boleh mulai dari Paket “Startup” terlebih dahulu atau Paket “Lite” di A2 Hosting.

  • Pak Randika.. saya liat dari review Bpk dua terbaik adalah Siteground dan A2..

    kalau budget terbatas apakah lebih baik a2 yg paket lite.. karena saya baru pemula dalam hal ini dan beda paket hanya di database dan tidak unlimited website yang lainnya sama kan Pak..

    atau tetap pilih siteground paket startup karena hanya beda 5000 jika dirupiahkan…
    bagaimana menurut bapak.. terimakasih

    • Halo Pak Jaya. Paket Lite A2 dan Startup Siteground si tidak jauh berbeda pak, tapi harganya lebih mahal A2 jika bpk bayarnya 1 tahun. Karena bpk baru memulai, jadi mau ambil yang manapun sebenarnya tidak akan jadi persoalan. Saran terbaik saya pilih SiteGround saja pak, karena support mereka lebih friendly dan sangat cocok untuk yang baru memulai.

  • Pak Randika mohon masukkannya, mana hosting yang lebih baik antara siteground dan a2 hosting? saya sudah baca review yg bpk tulis malah jadi bingung 😀 . Awalnya saya mau pilih siteground, cuma mau cari second opinion biar mantap, nah ketemu blog bpk.

    Sudah tahun kedua saya pindah dr wp.com ke self hosted, setelah pindah trafik saya makin anjlok sampai 60% pdhl saya sudah beli theme premium. Belum lama ini baru tahu penyebabnya kalau server saya yg lelet, dulu pilih hosting ini karena baca review teman2 bloger. Sebenarnya saya baru perpanjang kontrak server lelet ini utk 1 thn kedepan, baru jalan 2 bulan, namun setelah saya pikir2 lagi sepertinya lebih baik pindah kehilangan duit sedikit drpd trafik makin hancur 😀 .

    • Halo Bu Nella.

      A2 Hosting memiliki server yang sedikit lebih cepat dari Siteground (A2 Hosting 392ms, Siteground 483ms).

      Tapi, Siteground lebih bagus dalam hal supportnya. Support Siteground sangat cepat baik ketika kita menggunakan live chat dan tiket bantuan. Bahkan satu-satunya web hosting yang merekomendasikan untuk menggunakan live chat ketika kliennya ingin minta bantuan adalah Siteground. Dari pengalaman saya si customer care mereka kurang dari 2 menit sudah merespon.

      Kalau uptimenya, berdasarkan data terakhir menunjukan Siteground lebih bagus, yaitu 99,98%.
      Jadi, kalau kita lihat berdasarkan data terakhir SiteGround lebih baik, Bu.

      Kalau boleh tahu dulu di WP.com domainnya masih menggunakan subdomain ya bu (namadomain.wordpress.com)? Lalu pindah ke self hosted baru menggunakan nama domain sendiri (namadomain.com)? Jika benar seperti itu, tidak heran traffic langsung anjlok, karena pasti rankingnya juga drop di SERP. Jadi, kalau saya bisa ambil kesimpulan kemungkinan masalahnya bukan hanya karena server hosting lelet saja.

      • Terima kasih pak Randika untuk reply yang cepat. Saya di wp.com sudah 5 tahun pakai TLD. Sebulan setelah pindah ke self hosted saya ganti permalink menjadi dari yg ada angka begini: 2017/12/07/sample-post/ ke model /sample-post/ katanya kan yg terakhir tsb spy postingan2 kita bagus di mesin pencari dan evergreen gitu.

        Pada htacces sudah saya tambahkan kode redirect 301. Hosting pakai one.com pernah coba pakai atau review one.com ga pak?.

        Nah ko tragis deh trafik saya dari dulunya sblm pindahan sekita 3rb-4rb/hari, saat ini jadi cuma 1000 an saja 🙁 . Saya ga tahu apakah mesin pencari butuh waktu lama buat index ulang? sdh setahun soalnya. Trafik tuh jadi salah satu semangat ngeblog hehe 😀 .

        Mohon pencerahannya pak, apakah saya sebaiknya balik ke permalink lama?.
        Nanti kalau pindah hosting saya beli dari affiliate pak Randika. Semoga bisa bayar pakai paypal krn ga punya cc.

        Salam,
        Nella (ibu 2 anak)

        • Oh, astaga.. maaf bu, saya kira bpk 🙁

          Idealnya si buat SEO bagusnya memang pakai yang model /sample-post bu, alih-alih pakai yang “angka”.

          Saya tidak pernah pakai one.com, jadi saya tidak bisa review atau kasih pendapat.

          Kalau saya jadi ibu si, dari awal setelah pindah ke self hosted saya tidak akan berani ganti permalink, karena sangat beresiko traffik anjlok.

          Sebagai contoh, blognya si Nel Patel, quicksprout.com, permalinknya hingga saat ini tidak pernah diganti, masih model seperti ini: 2017/12/15/how-to-use-surveys-and-interviews-to-generate-more-money-for-your-business/.

          Saya yakin si memang sangat beresiko, tapi karena sudah satu tahun berlalu, saya pikir yasudah dibiarkan saja seperti itu permalinknya model /sample-post.

          Updated: Oia, mungkin Ibu boleh coba 301 redirect url yang lama ke url yang baru, ini cukup membantu untuk link juice.

          Ngomong2, apa ibu sudah cek posisi artikel di SERP, apakah banyak yang turun posisinya setelah ganti permalink?

          Salam,
          Randika

          • Hai pak Randika, akhirnya saya pilih A2 sbg hosting baru. Karena yg siteground paket tengah tuh cuma sampai 25rb visitor, blog saya lebih sedikit sih, paket lebih tinggi lebih mahal lagi hehe 😀 . Sdh hari kedua proses pindahannya, kata support A2 klo sdh selesai dikabarin. Saya pilih paket turbo dg pemikiran klo hasil monetasi blog tidak cukup buat perpanjang thn depan, bisa downgrade ke paket Swift dg hanya menambah biaya 25 usd. Saya pilih windows plan. Thn depan biaya perpanjangnya klo dirupiahkan 3,3 juta muahal ya hehe, semoga blog saya trafiknya bisa naik lagi spt dulu waktu di wp.com .
            Mengenai permalink nasi sudah menjadi bubur hehe .. tadinya saya galau apa mau balik ke awal saja, atas saran pak Randika ya saya teruskan saja spt skrg.
            Mengenai cek SERP, pusing saya alias males hehe karena cek berdasarkan keyword sih. Saya hanya lihat di dasbor bagian top post and pages yang dulu muncul disitu judul2nya setahun belakangan sdh ga ada lagi. Klo cek dari judul di google ya ada postingan2 saya. Kalau cek dari keyword sudah banyak yg tidak di page one lagi.
            Btw semoga hasil saya daftar A2 masuk ke affiliate pak Randika ya, soalnya waktu saya beli theme premium, maunya masuk ke teman saya eh ko nyasar ke orang tidak dikenal.

          • Hai Bu Nella. A2 paket turbo memang pilihan terbaik untuk web dengan traffic tinggi, jd saya pikir ibu tidak salah pilih. Saya ucapkan selamat dan semoga betah di A2 :).
            Oh, apa ada alasan khusus Ibu pilih windows plan, alih2 pakai linux? Apakah karna sudah terbiasa menggunakan Plesk daripada cPanel? Soal harga si tahun depan memang jadi normal lagi, tapi in case jika mau downgrade ke paket SWIFT sebenarnya masih OKE kok, dan jangan lupa Ibu bisa nambah beberapa website lagi di paket Turbo 😀

            Soal SERP, saran saya si bisa di tracking menggunakan tool SERPLAB (freemium, tapi free plannya lumayan powerfull). Tinggal masukin saja keyword2 yang mau ditrack, nanti tinggal kita liat saja posisi keywordnya naik, tetap atau turun setiap harinya. Eh, BTW kalau mau ngomongin SEO ada baiknya via email kali ya Bu, soalnya agak OOT di artikel review hosting A2 🙂

            Iyap, terima kasih banyak, saya sangat menghargai sekali Ibu Nella menggunakan link affiliate saya dan saya konfirmasi sudah masuk kok terdaftar di affiliasi saya :).

  • A2hosting emang bagus, saya sudah setahun pakai paket turbo dan web ga pernah down

    Bulan depan mau perpanjang semoga dapet diskon

  • Misal kontrak 2th, kalau sudah 2th harga balik lagi ke normal ya?
    9.31 USD monthly – was $18.99

    Jadi nanti balik ke $18.99?

    Soalnya saya pernah terjebak oleh harga murah diawal di salah satu tempat hosing, waktu renewal ya ampun mahal banget, mana ngga ada kupon untuk renewal.

    • Betul pak, kalau sudah 2 tahun balik ke harga normal lagi.
      Tapi setahu saya si masih bisa nego kok nanti pas mau renewal. Dihubungi aja tim sales-nya via chat, umumnya kalau Anda bilang budget kurang atau ingin pindah ke tempat lain, mereka mau kok kasih diskon renewal.

      Hmm bukan terjebak pak, tapi memang semua provider hosting begitu.
      harga diskon atau promo biasanya hanya untuk pada saat pertama kali pembelian saja. Untuk tahun kedua dan seterusnya harga kembali normal.

  • >