Panduan dan Review Perbandingan Hosting Terbaik Indonesia 2017

Randika

by WILLYA RANDIKA
Terakhir diupdate: 9 April 2017

Disini saya tidak mengklaim bahwa saya adalah seorang yang ahli dalam web hosting.

Tetapi saya mempunyai pengalaman lebih dari 5 tahun sebagai blogger/internet marketer dan WordPress designer.

Sejauh ini, saya sudah mencoba lebih dari 10 web hosting yang berbeda dan mengetesnya di website klien dan blog saya sendiri.

Jadi, saya pikir pengalaman adalah pertimbangan yang fair untuk menulis panduan hosting terbaik ini.

"Ngomong-ngomong, sebelumnya saya telah menganalisis lebih dari 20 web hosting yang berbeda, kemudian memperhatikan uptime, site speed, dan fitur-fitur yang ditawarkan, serta melakukan pengujian support secara manual , sehingga pada akhirnya saya menemukan 8 terbaik diantaranya."

Rangkuman:

Tabel Perbandingan:
8 Web Hosting Terbaik Indonesia Untuk Tahun 2017

1

2

3

4

5

6

7

8

Visit Site 

Visit Site

rumahweb logo

Visit Site

Visit Site

logo domainesia

Visit Site

Visit Site

Visit Site

Visit Site

Niagahoster

Dewaweb

Rumahweb

Jagoan Hosting

Domainesia

IdCloudhost

BEON

Ardetamedia

PRICE INFORMATION

Price Start From/Month

Rp 14.900

Rp 15.000

Rp 20.000

Rp 5.000

Rp 8.000

Rp 15.000

Rp 69.000

Rp 19.000

Discount

Up to 50%

20%*

25%*

Setup fee

Gratis

Gratis

Gratis

Gratis

Gratis

Gratis

Gratis

Gratis

Domain Registration

Rp 115.000**

Rp 120.000

Rp 115.000

Rp 145.000

Rp 119.000

Rp 125.000

Rp 150.000

Rp 139.000

*Gunakan kode kupon DomaiNesia ini untuk mengaktifkan diskon : PENASIHAT20 
**Gratis domain selamanya bila berlangganan minimal paket pelajar

HOSTING PACKAGE*

Shared Hosting

4

4

4

6

8

6

4

3

Bandwidth

Unlimited

Unlimited

Unlimited

Unlimited

Unlimited

Unlimited

Unlimited

Unlimited

Domain Hosted

1

1

2

1

1

1

1

1

Sub Domain Hosted

Unlimited

Unlimited

Unlimited

Unlimited

Unlimited

Unlimited

Unlimited

Unlimited

Parked Domains

Unlimited

0

2

0

1

0

0

0

Disk Space

500MB

200MB

250MB

100 MB

300MB

500MB

Unlimited

Unlimited

Email Accounts

1

1

Unlimited

1

Unlimited

Unlimited

Unlimited

1

MySQL Database

Unlimited

1

Unlimited

1

Unlimited

Unlimited

Unlimited

Unlimited

Money Back Guarantee (days)

30

90

Tidak ada garansi

30

10

10

60

30

GARANSI UPTIME

99,90%

100%

99,90%

99,90%

99,90%

99,90%

99,90%

99,90%

*Unlimited disini umumnya tidak benar-benar unlimited, melainkan selama space yang dibutuhkan tersedia.
**Score uptime berdasarkan jaminan yang diberikan oleh tiap penyedia hosting, jadi dalam prakteknya mungkin tidak akan sama.

Visit Site 

Visit Site

rumahweb logo

Visit Site

Visit Site

logo domainesia

Visit Site

Visit Site

Visit Site

Visit Site

Niagahoster

Dewaweb

Rumahweb

Jagoan Hosting

DomaiNesia

IdCloudhost

BEON

Cell content

PILIHAN SERVER

Jakarta dan Singapura

Jakarta, Singapura dan Los Angeles
( USA)

Jakarta, US dan Singapore

Surabaya dan USA

Jakarta, Singapura, Tokyo dan Dallas (USA)

Jakarta, Singapura dan London

Surabaya dan USA

Jakarta

HELP & SUPPORT

24/7 Phone Support

Live Chat

Knowledgbase

Video Tutorials

FREE Website Transfer

Support Quality*

90%

85%

70%

95%

90%

80%

95%

70%

* Score kualitas support (support quality) adalah berdasarkan pengalaman dari penulis

SECURITY

Site Backup

Shared SSL

Rp

SSH

Rp

Rp

Rp

Rp

Rp

Anti Spam

SSD

* Rp maksudnya adalah pengguna harus membayar untuk fitur tersebut atau memilih paket hosting tertentu
Catatan: Jika kosong / tidak ada keterangan maka web hosting tidak menyediakan fitur tersebut

RATING PENULIS

9.4
/10

9.1
/10

8.9
/10

8.5
/10

8
/10

7.9
/10

7.8
/10

7.0
/10

Visit Site

Visit Site

rumahweb logo

Visit Site

Visit Site

logo domainesia

Visit Site

Visit Site

Visit Site

Visit Site

Niagahoster

Dewaweb

Rumahweb

Jagoan Hosting

DomaiNesia

IdCloudhost

BEON

Ardetamedia

Pelajari mengapa saya merekomendasikan Niagahoster sebagai partner hosting Anda di review Niagahoster ini.

Panduan:
Bagaimana Cara Memilih Layanan Web Hosting Terbaik

Dipanduan ini, Anda akan tidak hanya akan mempelajari bagaimana cara memilih penyedia web hosting yang benar dan baik, tetapi juga memilih paket hosting yang sesuai dengan kebutuhan website Anda.

Bagaimana cara saya memilih 7 penyedia web hosting terbaik diatas?

Semua akan saya jelaskan dalam panduan ini, step by step​.

Berita baiknya, bagi Anda yang masih bingung ketika memilih paket hosting (karena kita tahu setiap penyedia web hosting menawarkan paket/jenis hosting yang berbeda-beda), Anda akan mengerti tentang kebutuhan Anda dan tidak akan pernah bingung lagi dalam memilih paket hosting.

Semua ini hanya dalam hitungan menit.

"Salah satu kesalahan yang paling buruk adalah ketika Anda memilih web hosting secara acak tanpa melalui pemikiran, pertimbangan dan penelitian tentang penyedia web hosting yang akan Anda pilih"

Daftar Isi

Siap? Mari kita mulai dari step 1.

Step 1: Apa yang Harus Saya Pilih : Shared Hosting, VPS, atau Dedicated Hosting?

Hal pertama yang harus Anda pikirkan adalah tipe web hosting.

Ada empat tipe web hosting, yaitu shared hosting, VPS, dedicated hosting dan cloud hosting. 

Saya sudah jelaskan didalam bab empat tipe web hosting ini.  

Anda boleh membacanya lagi untuk memastikan tipe web hosting yang mana yang Anda butuhkan.

.... Saran saya jika Anda masih bingung,  ambillah tipe shared hosting terlebih dahulu,  karena Anda bisa upgrade account hosting Anda kapanpun ketika Anda membutuhkan resource yang lebih besar.

Step 2: Berapa banyak Bandwidth dan Data Penyimpanan yang Saya Butuhkan ?

Bandwidth

Bandwidth menggambarkan ukuran data yang dapat dikirimkan dari web hosting server ke komputer pengunjung website .

Agar lebih mudah dimengerti, bayangkan website Anda  memiliki 100 kunjungan/100 page views setiap harinya dan ukuran halaman di dalam website Anda adalah sebesar 100kb.

Nah untuk mengetahui berapa jumlah bandwidth yang Anda gunakan, cukup dengan mengkalikan jumlah kunjungan/page views per bulannya dengan ukuran halaman rata-rata website.

Dari contoh yang saya berikan tadi, bandwidth yang Anda gunakan adalah sebesar 300 MB ( 100 kunjungan x 100kb rata-rata ukuran halaman website x 30 hari)

Mungkin sampai sini anda akan bertanya,

"Wah repot sekali ya harus ngitung-ngitung bandwidth segala sebelum milih paket hosting, padahal website aja belum jadi?"

Don't worry!

Penjelasan diatas hanya menggambarkan perhitungan bandwidth saja, namun pada kenyataannya Anda tidak perlu repot-repot menghitung secara tepat berapa bandwidth yang Anda butuhkan.

Yang terpenting adalah Anda tetap mempunyai bandwidth yang cukup bilamana website Anda secara mendadak menerima pengunjung yang membeludak. 

Bahkan banyak perusahaan web hosting yang menawarkan unlimited bandwidth kepada penggunanya. 

Ngomong-ngomong, ketujuh web hosting yang saya rekomendasikan dalam panduan ini juga menawarkan bandwidth yang unlimited.

Apakah bandwidth yang unlimited benar-benar unlimited?

Secara teknis, mustahil untuk memiliki bandwidth yang tidak terbatas / unlimited.

Dalam prakteknya, bandwidth yang unlimited cenderung memiliki "suatu ketentuan" .

Anda bisa mendapat peringatan dari penyedia web hosting ketika Anda terlalu banyak menarik resources/sumber daya.

Dari sekian banyak ketentuan (*) yang saya perhatikan dari banyak layanan web hosting yang pernah saya gunakan ada istilah "More bandwidth than you’ll ever use".

Maksudnya adalah mungkin saja bandwidthnya terbatas.

Yang terpenting adalah Anda tidak perlu bayar lagi ketika pemakaian bandwidth melebihi batas normal.

Dalam kasus saya, hosting saya pernah tersuspend karena kasus ini, tapi secara otomatis selang beberapa menit normal kembali.

Saran saya,  jika Anda memang benar-benar mengharapkan bandwidth yang unlimited,
Anda sebaiknya membaca terms and conditions atau Anda bisa menanyakan langsung via live chat ke penyedia web hosting yang Anda pilih  agar Anda mengerti dan paham bagaimana mereka mendefinisikan arti dari unlimited tersebut. 

Namun jika Anda sedang membangun website baru, toko online baru, blog pribadi atau website Anda tidak memiliki terlalu banyak pengunjung per bulannya,  persoalan bandwidth ini tidak akan membuat Anda pusing, karenatidak membutuhkan resource yang banyak.

Storage / Disk Space/ Data Penyimpanan

Disk Space adalah seberapa banyak  kapasitas data penyimpanan yang Anda miliki di server Anda untuk menyimpan file/data website.

Misalnya disk space yang diberikan oleh penyedia web hosting adalah sebesar 500 MB, maka Anda dapat menyimpan data website di hosting maksimal sebesar 500 MB.

Mirip dengan bandwidth, banyak penyedia web hosting menawarkan unlimited disk space sehingga Anda tidak perlu pusing in case Anda Anda menyimpan banyak data di website (photo, video, dll).

Tapi sekali lagi,  Anda harus tanyakan ke penyedia layanan hosting yang kalau Anda ingin menyimpan data dengan ukuran yang tidak normal.

Misalnya jika Anda serius ingin upload banyak foto dan video dengan ukuran 500 GB !!!

Saran saya di step ini adalah jadilah customer yang cerdas, jangan hanya melihat layanan web hosting hanya dari iklan mereka yang unlimited, unlimited, dan unlimited saj.

Tetapi ada poin yang lebih penting, yaitu uptime, security, after sales, dan page load time yang akan saya bahas pada step selanjutnya 🙂

Step 3: Performance & reliability: uptime, security & page load time

Uptime, Uptime, Uptime

Apa itu uptime?

Uptime adalah total waktu yang dimiliki oleh server. 

Biasanya nilai uptime diukur dengan persentase, misalnya 99,99%,98%, dsb. 

Uptime sering dijadikan patokan seberapa bagus layanan hosting dapat menjaga sistem mereka tetap berjalan normal tanpa adanya gangguan.

Semakin tinggi nilai persentase uptime, maka semakin bagus pula kualitas hosting tersebut. 

Dari 7 web hosting yang saya rekomendasikan, umumnya mereka menjanjikan uptime 99,9%.

Kalau kita lihat persentasenya nyaris sempurna, bahkan dewaweb menggaransi uptime 100%.

Tapi terkadang nilainya itu menyesatkan, saya akan kasih tahu bagaimana cara menghitung waktu uptime dan downtime.

Misalnya, web hosting niagahoster menggaransi uptime 99,98%.

Artinya ada 0,002% waktu downtime. 0,002% kita kalikan 24 jam/hari.


Itu berarti ada 0.048 jam / 2,88 menit per harinya / 20,16 menit per minggu waktu downtime.

Berikut perhitungan lebih rincinya:

  • 98% uptime = 28.8 menit/hari atau 3.4 jam/minggu atau 14.4 jam/bulan atau 7.3 hari/tahun
  • 99% uptime = 14.4 menit/hari atau 1.7 hjam/minggu atau 7.2 jam/bulan atau 3.65 hari/tahun
  • ​99.5% uptime = 7.2 menit/hari atau 0.84 jam/minggu atau 3.6 jam/bulan atau 1.83 days/tahun
  • 99.9% uptime = 1.44 menit/hari atau 0.17 jam/minggu atau 0.72 jam/bulan atau 8.8 jam/tahun
Pertanyaannya adalah mengapa uptime ini sangat penting?

Bayangkan Anda mempunya toko online dengan pendapatan Rp 10.000.000 per bulannya.

Kemudian Anda menggunakan layanan hosting dengan uptime 98%, yang artinya website Anda kehilangan waktu online sebanyak 2% atau 14,4 jam per bulannya.

Karena Anda kehilangan waktu 14,4 jam online per bulannya, Anda bisa saja kehilangan sekitar Rp 200.000 - Rp 300.000 per bulannya atau Rp 2.400.000 per tahunnya, karena customer yang tidak bisa membuka website Anda pada saat website Anda down yang akhirnya tidak jadi membeli produk Anda.

Nah, jika Anda mulai berpikir untuk menggunakan layanan web hosting yang menggaransi uptime 100% saja agar anda tidak kehilangan pelanggan atau menurunnya pendapatan, saya rasa itu adalah pemikiran yang bagus.

Tapi menurut saya, 100% adalah angka yang hanya ada dalam mitos.

100% uptime tidak pernah benar-benar ada, bahkan website besar seperti Facebook, Youtube, Google pernah mengalami down.

Meskipun penyedia web hosting menggaransi uptime 100%, kenyataannya adalah terkadang terjadi hal-hal yang diluar kemampuan yang bisa mengakibatkan server mengalami down.

Saran saya gunakanlah hanya layanan web hosting yang menawarkan garansi uptime minimal 99,94%.

Jika anda menggunakan layanan web hosting terbaik yang di rekomendasikan dalam panduan ini, Anda mungkin tidak akan mengalami terlalu banyak masalah downtime.

Security

Jika Anda menggunakan layanan dedicated server,  saya rasa poin security disini tidak akan menjadi masalah buat Anda.

Karena biasanya para hacker jahat hanya menargetkan tipe web hosting shared dan VPS  dengan meng upload sesuatu yang jahat ke sebuah website  dan bisa memberikan efek negatif ke website yang lain pada server yang sama.

Dan ini jelas tidak mungkin pada dedicated server hosting.

Kemudian bagaimana caranya agar Anda bisa mengetahui bahwa web hosting yang Anda gunakan aman sebelum memutuskan menggunakan layanan web hosting tersebut?

Kebanyakan penyedia web hosting akan memberitahu tools apa yang mereka miliki sebagai tindakan pencegahan dari serangan berbahaya.

Seperti halnya pada penyedia web hosting niagahoster dan domainesia.

Mereka mempunya Bitninja smart server secuirty yang diklaim dapat mencegah serangan hacker jahat, anti serangan DDOS dan anti spammer.

Selain itu, fitur-fitur seperti backup, shared sll, ssh juga harus kita perhatikan.

Jika Anda pemilik toko online, fitur seperti SSL saya rasa penting sekali ada dalam website Anda untuk menjaga keamanan informasi data yang bersifat pribadi seperti email pelanggan, informasi kartu kredit, transaksi keuangan, alamat, password dan data yang krusial lainnya.

Jadi apa itu SSL (Secure Socket Layer) ?

SSL adalah metode teknologi terbaru untuk mengenkripsi komunikasi antara pengguna dengan website Anda secara aman, mencegah penyadapan dan pencurian data penting yang dikirimkan ke website.

Intinya dengan adanya SSL ini,
Anda dapat memastikan bahwa website dan pelanggan Anda aman.

Nah, bagusnya lagi beberapa penyedia web hosting memberikan free shared SSL kepada pelanggannya,

Seperti pada penyedia web hosting niaga hoster, domainesia, IdCloudHost dan BEON dan beberapa lainnya bisa dibeli terpisah.

Untuk lebih jelasnya mengetahui apa perbedaan free sll dan yang berbayar silahkan Anda tanyakan kepada penyedia web hosting yang Anda pilih.

Kembali ke poin kita tentang security website.

Jika Anda tidak bisa menemukan fitur-fitur seperti yang saya sebutkan diatas pada penyedia web hosting, saya pribadi pasti akan berhati-hati.

Karena semua penyedia web hosting yang bagus seperti yang saya rekomendasikan dalam panduan ini sangat baik dalam masalah keamanan.

Tapi bukan berarti website anda akan aman dari gangguan serangan berbahaya ketika menggunakan web hosting dengan security yang bagus, tentu saja banyak hal-hal lain yang yang bisa mempengaruhi diluar kemanan dari web hosting tadi.

Misalnya, password yang Anda buat, plugin-plugin yang Anda instal bahkan bisa jadi dari template website yang Anda gunakan.

Namun (sekali lagi),

Pencegahan adalah strategi yang sangat bijak daripada ketika website anda mengalami masalah baru Anda meningkatkan keamanan website Anda,  dan menggunakan layanan web hosting yang aman adalah sebuah langkah awal yang bagus.

Page Load Time, Site Speed / Kecepatan Website

Mengapa site speed penting?

Pada 2009, sebuah penelitian oleh Akamai.com melaporkan bahwa 47% pengguna mengharapkan waktu loading website dalam 2 detik atau kurang - dan 40% pengguna tidak akan kembali ke website yang dia kunjungi kalau waktu load websitenya lebih dari 3 detik.

Pada tahun 2010, The Gomez menemukan fakta bahwa 75% dari pengguna akan langsung meng-close sebuah situs belanja online karena waktu loading website nya yang lambat dan 88% diantaranya tidak akan kembali lagi ke situs web tersebut.

Pada tahun 2013, Radware melakukan riset dan menemukan bahwa di Inggris 67% dari pengguna mengatakan bahwa waktu loading website yang lambat adalah faktor utama kenapa mereka tidak jadi berbelanja

Bergerak ke tahun 2016, kita hidup di zaman mobile, bahkan di Negara Indonesia tercinta kita ini, sudah banyak perusahaan mobile broadband yang memfokuskan diri mereka pada sebuah kata "superfast" .

Ini artinya kebutuhan akan kecepatan menjadi sesuatu yang sangat vital.

Jika website Anda lambat, Anda bisa kehilangan banyak customer.

Bahkan Anda bisa kehilangan sekian pendapatan jikalau loading website Anda lambat.

"Pada tahun 2006, situs Amazon melaporkan bahwa peningkatan site speed sebesar 100 milidetik atau 0,1 detik meningkatkan 1% pendapatan mereka"

"Amazon juga melaporkan bahwa mereka dapat kehilangan $1,6 Milyar setiap tahunnya jika website mereka melambat satu detik"

Sumber: http://www.fastcompany.com/1825005/how-one-second-could-cost-amazon-16-billion-sales

Server website tempat Anda meng-host kan website Anda akan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap site speed website Anda karena dua alasan:

  1. Pertama adalah lokasi fisik server website Anda akan menentukan jarak pengunjung website Anda.

    Misalnya, jika mayoritas pengunjung website Anda berbasis di Indonesia, maka akan lebih cepat untuk meng host kan website Anda di server Indonesia.
  2. Kedua adalah kualitas hardware dan software dari server Anda juga akan mempengaruhi site speed website Anda.

    Ada 2 hal yang saya pertimbangkan dalam site speed ini, yaitu web hosting yang sudah menggunakan SSD dan adanya fitur web accelerator seperti CloudFlare. 

Step 4: Web Hosting yang Bagus Sangat Penting Untuk SEO

Sebagai permulaan,  beberapa tahun yang lalu Google mengumumkan bahwa site speed / kecepatan website memainkan peranan yang penting dalam algoritma peringkat mereka. 

Seperti yang dibahas sebelumnya bahwa kualitas web hosting sangat mempengaruhi hal ini.

Hosting yang bagus sangat penting untuk SEO. Kecepatan website penting untuk memaksimalkan tingkat konversi, tapi juga merupakan faktor yang penting dalam mesin pencarian Google, sehingga memiliki hosting yang bagus adalah sebuah langkah awal yang harus diperhatikan. Plus, Anda juga harus memastikan bahwa lokasi server hosting anda berada pada negara target pengunjung Anda, misalnya jika Anda ingin website Anda memiliki peringkat yang bagus di google.co.au, maka Anda harus mempertimbangkan untuk memilih web hosting dari Australia, karena jika tidak, website Anda mungkin akan memiliki masalah dalam mesin pencarian geografis yang benar. Jadi pastikan server hosting Anda berada pada lokasi yang sama dengan target pengunjung website Anda

Kevin Gibbons, MD
BlueGlass

Hal ini jelas menunjukan bahwa web hosting yang memiliki performance & reability yang bagus tidak hanya akan meningkatkan tingkat konversi website Anda,  

tetapi juga akan memberikan pengalaman yang menyenangkan untuk pengguna plus website Anda akan siap untuk memiliki peringkat yang bagus dalam mesin pencarian.

Step 5: Pelayanan Pelanggan (Customer Service) dan Jangka Waktu Kontrak Sewa Hosting

Pelayanan Pelanggan

Ada tiga faktor penting yang selalu saya perhatikan dari pelayanan pelanggan web hosting yang bagus, diantaranya yaitu layanan 24/7, keramahan kepada pelanggan dan masalah yang terselesaikan dengan cepat.

Saya pribadi tidak akan memilih penyedia web hosting tanpa adanya layanan 24/7.

Alasannya adalah kita tidak tahu kapan ada masalah dengan website kita.

Boleh jadi pada malam hari, tengah malam, atau waktu shubuh. Jadi saya harus memastikan bahwa adanya layanan 24/7 via live chat, lebih bagus lagi kalau ada layanan via phone 24/7.

Nah bagusnya semua web hosting terbaik yang saya rekomendasikan dalam panduan ini mempunyai layanan 24/7 via live chat, bahkan beberapa diantaranya ada layanan via phone 24/7

Jangka Waktu Kontrak

Kebanyakan jangka waktu kontrak web hosting adalah 6 atau 12 bulan.

Pada dasarnya, lamanya waktu jangka kontrak bukanlah suatu masalah,

karena hosting bukanlah sesuatu yang harus kita ganti setiap saaat, tapi ini akan menjadi masalah ketika kita salah memilih hosting untuk website kita.

Misalnya sebelumnya kita sudah meng host kan website kita di tempat A,

kemudian kita menemukan hosting yang lebih bagus di tempat B,
lalu setelah di tempat B kita menemukan yang lebih bagus lagi di tempat C.

Ini adalah suatu pemborosan kalau kita sering mengganti hosting setiap bulannya.

Untuk itulah maka panduan ini saya buat, agar Anda tidak salah memilih hosting, tidak berganti-ganti provider dan melakukan pemborosan.

Pada akhirnya, memilih web hosting yang tepat adalah sebuah langkah awal yang pasti  harus kita perhatikan.

Leave a Comment:

Add Your Reply