Review Hostinger Indonesia

Apakah Hosting yang Direkomendasikan oleh CNET ini Layak Untuk Dibeli?

Untuk memastikan bahwa review Hostinger ini valid, saya melakukan serangkaian pengujian terlebih dahulu.

 

  • Pertama, saya membeli paket "Web Hosting Premium" Hostinger. 
  • Kedua, saya install WordPress dengan pengaturan default yang bisa diakses melalui alamat: http://penasihathosting-hi.com.
  • ketiga, saya monitoring servernya untuk melihat rata-rata uptime dan page load time (sejak September 2018).
  • Dan terakhir, saya uji kualitas layanan supportnya. Sehingga hasil review ini dapat memberikan Anda gambaran yang jelas tentang kualitas Hostinger.

Apa itu Hostinger?

Hostinger pertama kali berdiri pada tahun 2004 di Kaunas, Lithuania. Pada masa berdirinya, mereka menggunakan nama "Hosting Media" sebagai brand perusahaan.

Tujuh tahun berlalu... Dan ketika mereka telah memiliki lebih dari satu juta pelanggan, mereka merubah nama mereka menjadi Hostinger pada tahun 2011.

Sejak saat itu, mereka terus mengembangkan sayap usaha ke dunia Internasional hingga akhirnya Hostinger membuka usaha di Indonesia. Mereka beralamat di Yogyakarta, tepatnya di Kabupaten Sleman.

Website mereka juga sudah menggunakan ekstensi khusus badan usaha di Indonesia (.Co.Id) dan bahasa website sudah dirubah dari English menjadi Bahasa.

Apa yang Hostinger Lakukan?

review Hostinger ID

Hostinger adalah salah satu web hosting yang populer di Indonesia.

Jika Anda dahulu pernah menggunakan hosting gratis, kemungkinan besar Anda sudah sangat mengenal hosting yang satu ini, karena Hostinger saat itu mungkin adalah pelopor hosting gratis pertama di Indonesia.

Saya pikir hosting gratis adalah salah satu strategi marketing yang jitu untuk memperkenalkan produk.

Strategi mereka berhasil, Hostinger mudah dikenal oleh webmaster di Indonesia, terutama para blogger yang sedang belajar membuat website sendiri, termasuk saya πŸ˜›

Namun sayang, persepsi "hosting gratis" agaknya sudah melekat dalam brand Hostinger, khususnya di kalangan blogger.

Imbasnya adalah layanan premium mereka tidaklah terlalu menarik.

.... setidaknya itulah pemikiran saya ketika itu.

Tapi, tenang saja, dalam review Hostinger ini saya tidak akan membahas layanan hosting gratis, tentu saja sebagai pelaku bisnis, Anda menginginkan hosting premium yang memiliki server yang stabil dan cepat, bukan?

Kelebihan Menggunakan Hostinger

Harus saya akui, saya mempunyai harapan tinggi terhadap kualitas Hostinger.

Bukan karena mereka adalah salah satu penyedia hosting yang direkomendasikan oleh Cnet. Tetapi, karena Hostinger adalah layanan hosting dengan 29 juta lebih pengguna dari 178 negara termasuk Indonesia.

Sekitar 15.000 orang mendaftar setiap harinya, itu artinya ada 1 klien baru setiap 5 detik.

Sebuah pencapaian yang luar biasa bukan?

Tentu, secara angka kita bisa melihat bahwa Hostinger adalah salah satu yang terbaik di dunia.

Akan tetapi kuantitas yang luar biasa banyak tersebut tidak bisa dijadikan tolak ukur utama, karena kuantitas tidak selalu berbanding lurus dengan kualitas.

Apakah Hostinger juga demikian? Sayangnya IYA.

Sebelum kita masuk ke dalam kesimpulan "iya" tadi, mari kita lihat terlebih dahulu kelebihan-kelebihan Hostinger berikut ini.

1. Layanan Support yang Cepat dan Baik

Saya melakukan pengetesan dengan menghubungi customer support Hostinger melalui chat. 

Ingat, support melalui chat ini hanya tersedia untuk member, jadi Anda tidak akan menemukan layanan chatting ini sebelum Anda berlangganan di Hostinger.

Support dijawab oleh Mas Moeh kurang dari 5 menit.

Seperti biasa, dalam tes saya hanya menanyakan beberapa pertanyaan dasar seperti bagaimana cara menambahkan addon domain, melihat nameserver, membuat account email, dsb.

Supportnya cepat, ramah dan sangat membantu. Mas Moeh istilahnya tidak menyeret customer ke halaman lain seperti halaman tutorial untuk menyelesaikan pertanyaan yang saya tanyakan.

Umumnya, kebanyakan support web hosting tidak seperti itu, jadi saya pikir nilai 8/10 layak diberikan kepada Hostinger.

2. Menggunakan Control Panel Sendiri (Bukan cPanel)

Hostinger membangun control panel hosting mereka sendiri yang menurut saya terlihat sederhana dan mudah digunakan.

Di control panel ini, Anda juga dapat mentrack order akun hosting Anda dengan mudah, seperti perpanjangan, upgrade ataupun mengubah domain.

Jika Anda terbiasa menggunakan cPanel, Anda mungkin akan merasa aneh ketika pertama kali melihat control panel buatan Hostinger.

Tapi, untuk advanced user, saya rasa ini tidak akan menjadi masalah. 

Memiliki control panel sendiri

3. Garansi 30 Hari Tanpa Syarat

Jika Anda tidak puas dengan layanan Hostinger, uang Anda akan dikembalikan penuh selama 30 hari pertama.

Sementara beberapa penyedia hosting lainnya di Indonesia mempunyai ketentuan khusus terkait garansi, di Hostinger Anda bisa mengklaim garansi tanpa syarat apapun.

4. Ada Fitur Backup Harian dan Mingguan

Hostinger menawarkan fitur backup secara harian dan mingguan, tetapi fitur ini memiliki keterbatasan dimana fitur backup harian hanya tersedia dalam paket Bisnis saja, sedangkan backup mingguan bisa dirasakan di semua paket.

Yang perlu Anda ingat adalah Hostinger membatasi backup untuk jumlah storage dibawah 10GB. Jika lewat dari 10GB, maka Hostinger tidak bertanggung jawab.

5. Gratis Migrasi Hosting dan Gratis Domain Pada Paket Tertentu

Katakanlah Anda sudah memiliki hosting ditempat lain, dan berencana untuk pindah ke Hostinger, ini yang dinamakan migrasi hosting.

Nah, Hostinger akan menawarkan Anda migrasi hosting secara gratis. 

Selain itu, ketika Anda minimal paket web hosting Premium dengan durasi pembelian 12 bulan, Anda akan mendapatkan gratis satu nama domain.

6. Garansi uptime dengan klaim credit 5% dari biaya monthly hosting fee pada bulan itu (cek status uptime Hostinger)

Live statistic page uptime Hostinger

Saya pikir Hostinger adalah salah satu penyedia hosting yang paling adil di Indonesia.

Hostinger tidak hanya memberikan garansi 30 hari tanpa syarat, tetapi mereka bahkan akan memberikan Anda credit 5% dari biaya hosting bulanan Anda ketika uptime server website Anda dibawah garansi yang mereka janjikan (99,90%).

Anda bisa mengecek uptime server di halaman ini: https://stats.hostinger.com/

Saya sudah menanyakannya langsung ke customer support Hostinger dan mereka telah mengkonfirmasi bahwa ini benar.

7. Ada Halaman Pengetahuan Dasar dan Tutorial yang Lengkap

Hostinger mempunyai halaman khusus tentang pengetahuan dasar atau tutorial web hosting, domain dan informasi umum yang sangat berguna bagi para pelanggan.

Saya sudah memeriksanya dan kelihatannya memang lengkap.

Kekurangan Menggunakan Hostinger

Sejauh ini, pengalaman saya dengan support Hostinger sangat baik. Mereka memiliki team support yang ramah, response yang cepat, dan tidak berbelit-belit dalam menyelesaikan masalah.

Saya juga sangat mengapresiasi Hostinger memberikan garansi 30 hari tanpa syarat dan jaminan uptime 99,90%, bahkan Anda bisa mengklaim jika garansi uptime tidak seperti yang dijanjikan.

Hostinger pun secara transparan membagikan halaman status servernya. Jadi, tidak ada yang ditutup-tutupi disini.

Tapi dari segala kelebihan yang saya jelaskan diatas, ada beberapa aspek negatif yang harus Anda ingat sebelum memutuskan penyedia hosting Anda berikutnya.

Dan sayangnya karena aspek-aspek negatif inilah yang membuat kualitas Hostinger benar-benar buruk (menurut penelitan Penasihat Hosting), setidaknya pada saat review Hostinger ini kami publikasikan.

1. Server Sering Sekali Mengalami Downtime (#15 dari 20)

Hostinger menggaransi uptime 99,90% setiap bulannya, tetapi dari hasil monitoring yang saya lakukan, hasilnya masih jauh dari harapan.

Begini laporannya dari sejak awal saya monitoring menggunakan alat Site24x7 dengan interval 1 menit:

BULAN

UPTIME

RESPONSE TIME

September 2018

99,66%

697ms

Oktober 2018

99,36%

866ms

November 2018

99,77%

993ms

Desember 2018

99,49%

944ms

Januari 2019

99,95%

950ms

Februari 2019

99,20%

1079ms

Maret 2019

99,67%

944ms

Rata-rata uptime Hostinger dalam 3 bulan ini: 99,59%.  Artinya server mereka mengalami downtime selama 2 jam, 59 menit dan 42 detik.

rata-rata uptime Hostinger update hingga Maret 2019

Data rata-rata uptime lengkap bisa dilihat disini.

Itu artinya mungkin Anda bisa mengklaim credit sebesar 5% dari biaya hosting bulanan Anda setiap bulannya πŸ™‚ karena mereka tidak berhasil menjaga servernya tetap stabil di angka 99,90%.

Tapi menurut saya 5% tidaklah sebanding dengan kerugian yang akan Anda dapatkan ketika website Anda down selama 2 jam 59 menit setiap bulannya.

Jadi, saya pikir Hostinger sangat gagal dalam hal ini.

2. Kecepatan Server yang Saaaaangat Lambat (#18 dari 20)

Hostinger mengirimkan rata-rata waktu kecepatan load halaman sebesar 1,922ms (hampir 2 detik) yang mana hanya lebih baik dari Masterweb dan Exabytes dari 20 web hosting Indonesia yang saya review sejauh ini (rank #18/20).

Artinya, mereka tidak hanya memiliki server dengan uptime yang buruk saja, tetapi kecepatan load halaman nya pun buruk.

Pikirkan hal ini:

Website dengan delay 1 detik saja dapat mengurangi hal-hal berikut:

  • mengurangi tingkat konversi 7%
  • mengurangi page views sebear 11%
  • dan mengurangi tingkat kepuasan pelanggan sebesar 16%

Lalu bagaimana jika 2 detik? Anda tahu jawabannya.. πŸ™‚

rata-rata uptime Hostinger update hingga Maret 2019

Rata-rata page load time Hostinger:

BULAN

AVERAGE SPEED

September 2018

1664ms

Oktober 2018

1976ms

November 2018

2082ms

Desember 2018

1873ms

Januari 2019

1934ms

Februari 2019

1949ms

Maret 2019

1776ms

Mungkinkah mereka melakukan over selling? Yang jelas ini bukanlah pertanda yang bagus bagi penyedia hosting sekelas Hostinger.

3. Harus Log In Untuk Melakukan Live Chat dengan Support

Perlu Anda ketahui bahwa opsi live chat Hostinger hanya tersedia jika Anda masuk/log in ke akun Hostinger Anda.

Itu artinya, jika Anda bukan pelanggan Hostinger, Anda tidak dapat berkomunikasi via live chat untuk menanyakan satu atau beberapa hal tentang layanan mereka.

Saya pikir akan lebih masuk akal jika Hostinger dapat membuat opsi live chat supportnya tersedia untuk semua orang.

4. Harga Paket Hostingnya Murah, Tetapi Jika Anda Memilih dan Mau Berlangganan dengan Durasi yang Panjang

Hostinger tidak menawarkan hosting dengan biaya bulanan, minimal Anda bisa berlangganan secara 3 bulanan.

Perhatikan gambar dibawah:

Harag Hosting di Hostinger

Seperti yang Anda lihat, harga hosting mereka tidaklah flat, tetapi semakin murah jika Anda berlangganan dengan durasi lebih lama.

Sebagai contoh, untuk mendapatkan harga promo seperti yang mereka tunjukan dihalaman depan website Rp 8.739/bln, Anda perlu berlangganan dengan durasi 4 tahun.

4 tahun tidaklah sebentar. Mungkin ini yang dinamakan komitmen besar πŸ™‚

Karena Anda tidak benar-benar tahu apakah Anda akan selalu menyukai Hostinger selama 4 tahun kedepan.

Tapi, sejauh yang saya tahu, teknik seperti ini sayangnya sudah menjadi standar dalam industri web hosting di dunia.

5. Tidak ada Free SSL Pada Paket "Single" dan "Premium"

SSL Let’s Encrypt adalah Free Open Certificate Authority yang menyediakan fasilitas Sertifikat SSL/TLS gratis bagi masyarakat umum.

Artinya SSL Let's Encrypt ini sudah benar-benar gratis dari sananya. 

Pertanyaannya kenapa fasilitas SSL gratis ini tidak disediakan disemua paket hosting di Hostinger?

Saya pikir harusnya juga ditawarkan untuk semua paket, jadi saya memasukkan poin ini sebagai kekurangan.

Tidak ada free SSL pada paket tertentu

6. Paket "Single" Memiliki Keterbatasan Sumer Daya

Paket "Single" hanya diperuntukkan untuk kebutuhan 1 website saja dengan storage 10GB, bandwidth 100GB dan hanya bisa membuat 1 akun email dan 1 database MySql saja.

Tetapi jika Anda bertujuan untuk membuat web personal atau web portofolio yang tidak membutuhkan banyak sumber daya, saya pikir keterbatasan ini tidak akan menjadi masalah buat Anda.

7. Tidak Memiliki Server yang Berlokasi di Indonesia

Hostinger Indonesia hanya menyediakan server yang berlokasi di Singapore (SG), United States (US) dan United Kingdom (UK) saja. 

Mereka meskipun sudah berkantor di Indonesia, tidak memiliki server di Indonesia. Tapi Anda bisa memilih server yang berlokasi di Singapore karena jaraknya tidak terlalu jauh dengan Indonesia.

Rangkuman Paket Hosting Hostinger dan Informasi Lainnya yang Perlu Anda Ketahui

Rangkuman penawaran paket hosting di Hostinger:

Hostinger menawarkan 3 jenis web hosting, mulai dari web hosting umum, web hosting cloud dan web hosting VPS.

  • Web Hosting Terbaik (Single, Premium dan Bisnis): Harga mulai dari Rp 8.739/bln. Jika Anda baru memulai, jenis web hosting inilah yang perlu Anda ambil. Sumber dayanya memadai untuk membangun website baru dan cocok untuk kategori website dengan tingkat kunjungan rendah ke medium. 
Paket Hostinger
  • Web Hosting Cloud (Startup, Professional dan Enterprise): Harga mulai Rp 81.395/bln. Diklaim memilki performa 3x lebih cepat dan resources yang dedicated, artinya Anda seperti memiliki ruang tersendiri seperti pada web hosting jenis VPS. Ini adalah layanan managed cloud hosting dimana server akan dikelola oleh tim Hostinger, sementara Anda bisa fokus dalam pengelolaan website saja.
  • Web Hosting VPS: Harga mulai Rp 57.699/bln. Ini adalah layanan unmanaged VPS dimana Anda perlu memiliki pengetahuan untuk bisa mengelola server sendiri. Saya tidak menyarankannya untuk pemula.

Informasi penting lainnya:

  • Pilihan server: Singapore
  • Metode pembayaran: Transfer bank (BCA, BNI, Mandiri dan BRI), Kartu kredit, PayPal, Doku Wallet dan ATM Bersama, Prima, Alto.
  • Aktifasi acount: Akun akan langsung aktif setelah pembayaran terkonfirmasi
  • Control Panel yang digunakan: cPanel Control Panel yang telah dikustomisasi
  • Gratis 1 domain: Jika membeli minimal paket "Web Hosting Premium"
  • Instalasi aplikasi (WordPress, Joomla, Drupal, dll): Dapat di instal dengan sangat mudah, sudah ada tool Softaculous di cPanel.

Apakah Saya Merekomendasikan Hostinger Kepada Anda?

Review Hostinger ini saya publikasikan setelah pengujian selama 4 bulan. Mungkin 4 bulan belumlah waktu yang lama untuk mengukur kualitas sebuah layanan web hosting, jadi saya akan update review ini dari bulan ke bulan.

Jika Anda telah membaca review saya yang sudah-sudah, Anda sudah mengerti bahwa ada tiga indikator utama yang menentukan kualitas suatu layanan hosting, diantaranya adalah uptime, page load time dan support.

Sejauh ini, saya terkesan dengan support Hostinger (8/10). Namun sayang sekali rata-rata uptime (99,65%) dan page load time (1,950ms) mereka sangat jauh dari harapan.

Jadi, saya tidak merekomendasikan Hostinger kepada Anda.


Catatan dan batasan review:

-Saya menginstal blog WordPress dengan pengaturan default dalam pengujian ini: www.penasihathosting-hi.com.

-Review ini berdasarkan pengalaman saya menggunakan paket "Web Hosting Premium" Hostinger dengan pilihan lokasi server di Singapore.

-Faktanya, saat ini Hostinger tidak memiliki server yang berada di Indonesia, jadi ini membuat perbedaan dengan ke 19 web hosting Indonesia lainnya yang saya review.

-Reference: https://hostingfacts.com/hosting-reviews/hostinger/

Apakah Anda memiliki pengalaman bersama Hostinger? Tertarik untuk membagikannya? Positif ataupun negatif asalkan jujur dan transparan, silahkan ketik dalam kolom komentar dibawah ya.
Summary
Review Date
Reviewed Item
Hostinger Indonesia
Author Rating
11stargraygraygraygray
  • Hostinger itu kayak ada hubungannya sama Niagahoster, saya pernah memakai dua hosting ini, ketika saya chat di panel Hostinger malah kelihatan CEO Niagahoster. kemudian di Instagram Niagahoster juga ketika opening kantor baru saya lihat ada orang dan logo Hostingernya. Sepertinya kayak ada hubungan Ayah dan Anak. πŸ˜€

    • Mereka masih satu perusahaan. Sama seperti ArdetaMedia dengan JogjaHost, Masterweb dengan Exabytes, BEON dengan Jagoan Hosting.

  • >