Review Hostinger Indonesia

Apakah Hosting yang Direkomendasikan oleh CNET ini Layak Untuk Disewa?

Update 7 Januari 2020:

Saya sedang melakukan monitoring ulang terhadap server Hostinger Indonesia. Setelah selesai akan saya update dengan data terbaru

Data dalam review Hostinger Indonesia ini diambil dari hasil data penelitian yang dimulai dari 1 Agustus 2019 - 31 Desember 2019.

Website test: penasihathosting-nh.com (server Indonesia).

Paket hosting yang di uji dalam review ini adalah paket 'Single' (Shared Hosting).

Hostinger pertama kali berdiri pada tahun 2004 di Kaunas, Lithuania.

Pada masa berdirinya, mereka menggunakan nama "Hosting Media" sebagai brand perusahaan.

review Hostinger ID

Tujuh tahun berlalu... Dan ketika mereka telah memiliki lebih dari satu juta pelanggan, mereka merubah nama menjadi Hostinger pada tahun 2011.

Sejak saat itu, mereka terus mengembangkan sayap usaha ke dunia Internasional hingga akhirnya membuka cabang di Indonesia. Beralamat di Yogyakarta, tepatnya di Kabupaten Sleman.

Website mereka juga sudah menggunakan ekstensi khusus badan usaha di Indonesia (.Co.Id) dan bahasa website sudah dirubah dari English menjadi Bahasa.

Bagaimana proses kami mengumpulkan data?

Dalam dunia web hosting, jumlah komisi dapat mempengaruhi penilaian. Itu artinya ada banyak sekali review bias bertebaran di internet.

Mungkin sebelum ini Anda sudah membaca beberapa review Hostinger dan yakin bahwa Hostinger adalah hosting terbaik untuk kebutuhan Anda.

Mungkin yakin karena hosting ini murah, memiliki support yang bagus dan diklaim memiliki server yang responsive, load time atau speed nya cepat. Tetapi, tanpa fakta dan data yang secara statistik dapat dibuktikan, sangat sulit untuk menilai kualitas suatu web hosting.

Kami di Penasihat Hosting memahami permasalahan ini...

Oleh karena itu, kami melakukan serangkaian pengujian terlebih dahulu.

  • Pertama, kami membeli paket "Web Hosting Single" Hostinger. 
  • Kedua, menginstall WordPress dengan pengaturan default yang bisa diakses melalui alamat: http://penasihathosting-hi.com.
  • ketiga, memonitoring web servernya untuk melihat rata-rata uptime dan page load time (sudah dimulai sejak 1 September 2018).
  • Dan terakhir, menguji kualitas layanan supportnya. 


Data statistik (raw data) performance Hostinger dapat dilihat di data uptime dan page speed. Dan Anda juga bisa membaca proses lengkap Penasihat Hosting dalam melakukan review hosting di halaman proses review.

Dan sekarang saya akan membagikan angka-angka (statistik) menarik itu kepada Anda...


Rangkuman Singkat

Logo Hostinger

Rating Keseluruhan:

3.25 / 5 (buruk)

Uptime

Rata-rata uptime server Hostinger Indonesia buruk (server Singapore). Dalam monitoring terakhir, server mengalami dow dengan durasi lebih dari 12 jam!

Speed

Saya sedang melakukan monitoring ulang terhadap speed Hostinger Indonesia. Setelah selesai, saya akan update kembali dalam review ini.

Harga

Harga nya murah hanya jika Anda mau memilih untuk berlangganan dengan durasi yang sangat panjang (4 tahun).

Support

Sama seperti Niagahoster, support Hostinger sudah mengadopsi system conversation. Artinya semua layanan sudah 100% via live chat dan tersedia 24/7. Tetapi hanya tersedia untuk konsumen saja.


Kelebihan Menggunakan Hostinger

Harus saya akui, saya mempunyai harapan tinggi terhadap kualitas Hostinger.

Bukan karena mereka adalah salah satu penyedia hosting yang direkomendasikan oleh Cnet. Tetapi, karena Hostinger adalah layanan hosting dengan 29 juta lebih pengguna dari 178 negara termasuk Indonesia.

Sekitar 15.000 orang mendaftar setiap harinya, itu artinya ada 1 klien baru setiap 5 detik.

Sebuah pencapaian yang luar biasa bukan?

Tentu, secara angka kita bisa melihat bahwa Hostinger adalah salah satu yang terbaik di dunia.

Akan tetapi kuantitas yang luar biasa banyak tersebut tidak bisa dijadikan tolak ukur utama, karena kuantitas tidak selalu berbanding lurus dengan kualitas.

1. Layanan Support yang Cepat dan Baik (8/10)

Saya melakukan pengetesan dengan menghubungi customer support Hostinger melalui chat. 

Ingat, support melalui chat ini hanya tersedia untuk member, jadi Anda tidak akan menemukan layanan chatting ini sebelum berlangganan di Hostinger.

Support dijawab oleh Mas Moeh kurang dari 5 menit.

Seperti biasa, dalam tes saya hanya menanyakan beberapa pertanyaan dasar seperti bagaimana cara menambahkan addon domain, melihat nameserver, membuat account email, dsb.

Supportnya cepat, ramah dan sangat membantu. Mas Moeh istilahnya tidak menyeret customer ke halaman lain seperti halaman tutorial untuk menyelesaikan pertanyaan yang saya tanyakan.

Umumnya, kebanyakan support web hosting tidak seperti itu, jadi saya pikir nilai 8/10 layak diberikan kepada Hostinger.

2. Menggunakan Control Panel Sendiri (Bukan cPanel)

Hostinger membangun control panel hosting mereka sendiri yang menurut saya terlihat sederhana dan mudah digunakan.

Di control panel ini, Anda juga dapat mentrack order akun hosting Anda dengan mudah, seperti perpanjangan, upgrade ataupun mengubah domain.

Jika Anda terbiasa menggunakan cPanel, Anda mungkin akan merasa aneh ketika pertama kali melihat control panel buatan Hostinger.

Tapi, untuk advanced user, saya rasa ini tidak akan menjadi masalah yang berarti.

Memiliki control panel sendiri

3. Garansi 30 Hari Tanpa Syarat

Jika Anda tidak puas dengan layanan Hostinger, uang Anda akan dikembalikan penuh selama 30 hari pertama.

Sementara beberapa penyedia hosting lainnya di Indonesia mempunyai ketentuan khusus terkait garansi, di Hostinger Anda bisa mengklaim garansi tanpa syarat apapun.

4. Gratis Migrasi Hosting dan Gratis Domain Pada Paket Tertentu

Katakanlah Anda sudah memiliki hosting ditempat lain, dan berencana untuk pindah ke Hostinger, ini yang dinamakan migrasi hosting.

Nah, Hostinger akan menawarkan Anda migrasi hosting secara gratis. 

Selain itu, ketika Anda minimal paket web hosting Premium dengan durasi pembelian 12 bulan, Anda akan mendapatkan gratis satu nama domain.

5. Garansi uptime dengan klaim credit 5% dari biaya monthly hosting fee pada bulan itu (cek status uptime Hostinger)

Saya pikir Hostinger adalah salah satu penyedia hosting yang paling adil di Indonesia.

Hostinger tidak hanya memberikan garansi 30 hari tanpa syarat, tetapi mereka bahkan akan memberikan Anda credit 5% dari biaya hosting bulanan Anda ketika uptime server website Anda dibawah garansi yang mereka janjikan (99,90%).

Anda bisa mengecek uptime server di halaman ini: https://stats.hostinger.com/

Saya sudah menanyakannya langsung ke customer support Hostinger dan mereka telah mengkonfirmasi bahwa ini benar.

Klaim 5% credit uptime Hostinger

Jika melihat halaman stats uptime Hostinger dari bulan Januari ke July, sebenarnya ada banyak server yang rata-rata uptime nya di bawah 99,90%, misalnya seperti yang saya kotaki warna merah pada gambar dibawah.

Tetapi ada juga yang performa nya sangat bagus, seperti yang saya kotaki warna hijau.

Stats Uptime Hostinger

Tergantung di server nomor berapa website Anda ditempatkan, jika rata-rata uptime server Anda dibawah 99,90% jangan lupa di klaim credit 5% nya ya πŸ™‚

6. Ada Halaman Pengetahuan Dasar dan Tutorial yang Lengkap

Hostinger mempunyai halaman khusus tentang pengetahuan dasar atau tutorial web hosting, domain dan informasi umum yang sangat berguna bagi para pelanggan.

Saya sudah memeriksanya dan kelihatannya memang lengkap.

halaman pengetahuan dasar Hostinger

Kekurangan Menggunakan Hostinger

Sejauh ini, pengalaman saya dengan support Hostinger sangat baik. Mereka memiliki team support yang ramah, response yang cepat, dan tidak berbelit-belit dalam menyelesaikan masalah.

Saya juga sangat mengapresiasi Hostinger memberikan garansi 30 hari tanpa syarat dan jaminan uptime 99,90%, bahkan Anda bisa mengklaim jika garansi uptime tidak seperti yang dijanjikan.

Hostinger pun secara transparan membagikan halaman status servernya. Jadi, tidak ada yang ditutup-tutupi disini.

Tapi dari segala kelebihan yang saya jelaskan diatas, ada beberapa aspek negatif yang harus Anda ketahui sebelum memutuskan apakah Hostinger adalah pelabuhan Anda berikutnya.

Dan sayangnya karena aspek-aspek negatif inilah yang membuat kualitas Hostinger menjadi buruk, setidaknya pada saat review Hostinger ini saya publikasikan.

1. Server Sering Sekali Mengalami Downtime (99,60%)

Hostinger menggaransi uptime 99,90% setiap bulannya, tetapi dari hasil monitoring yang saya lakukan, ternyata hasil nya masih di bawah apa yang di garansikan.

Rata-rata uptime Hostinger Indonesia selama 5 bulan terakhir:

BULAN

RATA-RATA UPTIME

TOTAL DOWNTIME

JUMLAH DOWNTIME

Agustus 2019

99,94%

29 menit

14x

September 2019

99,92%

34 menit

5x

Oktober 2019

99,98%

11 menit

5x

November 2019

99,82%

1 jam

2x

Desember 2019

98,36%

12 jam

8x

Note: Pada 16 Oktober 2019, saya request untuk memindahkan server website test Hostinger saya dari Belanda ke Singapore.

  • Saya baru sadar bahwa pada saat pembelian hosting, ternyata website test Hostinger saya tidak di tempatkan di server Singapore (yang dekat dengan Indonesia), tetapi ada di Belanda. Ingat: Di Hostinger, konsumen tidak bisa memilih lokasi server pada saat melakukan pemesanan hosting.
  • Saya request untuk memindahkan nya ke Singapore agar dekat dengan Indonesia.

Sebenarnya, jika melihat data rata-rata uptime pada 3 bulan pertama, catatan Hostinger sangat bagus dimana rata-ratanya diatas 99,90%.

Tetapi, sepertinya kestabilan server di Singapore jauh berbeda dengan server yang ada di Belanda sana, karena catatan uptime nya buruk, apalagi di bulan Desember server mengalami downtime selama 12 jam!

Average Uptime of Hostinger Indonesia

Data rata-rata uptime lengkap bisa dilihat disini.

Itu artinya mungkin Anda bisa mengklaim credit sebesar 5% dari biaya hosting bulanan Anda setiap bulannya πŸ™‚ karena mereka tidak berhasil menjaga servernya tetap stabil di angka 99,90%.

Tapi menurut saya 5% tidaklah sebanding dengan kerugian yang akan Anda dapatkan ketika website Anda akan down dengan rata-rata 2 jam 59 menit setiap bulannya.

Jadi, saya pikir Hostinger sangat gagal dalam hal ini.

2. Rata-rata Page Load Time yang Lambat (1,88 Detik)

Saya sedang melakukan monitoring ulang terhadap server Hostinger Indonesia. Setelah selesai akan saya update dengan data terbaru

Pikirkan hal ini:

Website dengan delay 1 detik saja dapat mengurangi hal-hal berikut:

  • mengurangi tingkat konversi 7%
  • mengurangi page views sebear 11%
  • dan mengurangi tingkat kepuasan pelanggan sebesar 16%

3. Harus Log In Untuk Melakukan Live Chat dengan Support

Perlu Anda ketahui bahwa opsi live chat Hostinger hanya tersedia jika Anda masuk/log in ke akun Hostinger Anda.

Itu artinya, jika Anda bukan pelanggan Hostinger, Anda tidak dapat berkomunikasi via live chat untuk menanyakan satu atau beberapa hal tentang layanan mereka.

Saya pikir akan lebih masuk akal jika Hostinger dapat membuat opsi live chat supportnya tersedia untuk semua orang.

4. Gagal Dalam Test Load Impact

Pada update terbaru kali ini, saya memasukkan Load Impact sebagai faktor baru dalam pengujian. 

Sebelumnya, apa itu Load Impact? 

Anda ingin kecepatan website Anda sama cepat nya baik ketika website Anda menerima kunjungan dari 1, 2 pengunjung saja maupun ketika ramai seperti 25 hingga 50 pengunjung yang datang bersamaan, bukan?

Bagaimana Anda dapat mengetahui apabila server atau hosting yang akan Anda beli mampu menahan pengunjung yang banyak tsb? Disinilah peran Load Impact.

Dengan Load Impact, Anda bisa mengetahui bagaimana response times (speed) server ketika menerima pengunjung yang banyak.

Dan dalam test Load Impact ini, saya mencoba menguji server Hostinger Indonesia (shared hosting) dengan mengirimkan 25 hingga 50 pengunjung.

Berikut laporannya:

Test Ke

DATE TEST (Jumlah Virtual User)

ERROS

REQUEST HANDLED
(Higher is Better)

MAX RESPONSE TIMES
(Lower is Better)

MAX REQUEST RATE
(Higher is Better)

1

Agustus 2019 (50 VU)

3

46927

1,1 detik

113,33 requet/detik

2

November 2019 (50Vu)

Performance issue: A throughput limit has been detected

3

November 2019 (25VU)

Performance issue: A throughput limit has been detected

Test Ke-1 dan Ke-2 Dengan 50 Virtual User

Saya mulai melakukan test di bulan Agustus 2019 dengan mencoba menguji server Hostinger dengan 50 virtual user.

Test di mulai dengan 1 user, kemudian terus meningkat hingga stabil di 50 user dan berlangsung selama 10 menit.

Pada test pertama, Hostinger berhasil menyelesaikan test dengan tidak ada masalah performance, meskipun ada 3 error terjadi.

Sedangkan pada test kedua, dengan jumlah virtual user yang sama pada bulan November 2019, ternyata serve Hostinger kesulitan menyelesaikan test dengan baik.

Perhatikan garis biru pada grafik dibawah, Anda bisa melihat bahwa waktu response server mulai meningkat seiring bertambah nya jumlah user (garis hijau). Load Impact menyimpulkan ada permasalahan performance dimana indikasi nya adalah system mengalami overload sehingga menyebabkan waktu response server menjadi tinggi.

Hostinger Indonesia 50Vus

Test Ke-3 Dengan 25 Virtual User

Nah, agar hasil pengujian nya lebih akurat, di bulan November 2019 juga saya melakukan test ketiga dengan jumlah virtual user yang lebih sedikit, yaitu 25.

Ternyata system juga mengalami overload pada pengujian ini yang menyebabkan waktu response server juga tinggi.

Ini adalah indikasi yang buruk. Faktanya, dari 18 provider hosting yang melakukan test load impact dengan 25 virtual user ini, hanya ada 3 provider yang gagal dan Hostinger adalah salah satunya.

Hostinger Indonesia 25Vus


5. Harga Paket Hostingnya Murah, Tetapi Jika Anda Memilih dan Mau Berlangganan dengan Durasi yang Panjang

Harga paket hosting di Hostinger memang sangat murah, yaitu mulai dari Rp 8.739/bln, tetapi harga ini hanya bisa Anda dapatkan jika Anda mau berlangganan langsung selama 48 bulan.

Perhatikan gambar dibawa ini:

paket hosting single Hostinger

Seperti yang Anda lihat, harga hosting mereka tidaklah flat, tetapi semakin murah jika Anda berlangganan dengan durasi yang lebih lama.

Ini adalah trik yang sudah umum digunakan oleh sebagian besar provider hosting di dunia, yaitu seperti 'memaksa' konsumen untuk memilih paket yang lebih tinggi dengan tawaran harga yang jauh lebih murah tetapi dengan durasi yang lebih lama.

Sebagai contoh, untuk mendapatkan harga promo seperti yang mereka tunjukan dihalaman depan website Rp 8.739/bln, Anda perlu berlangganan dengan durasi 4 tahun.

4 tahun tidaklah sebentar. Mungkin inilah yang dinamakan komitmen besar πŸ™‚

Karena Anda tidak benar-benar tahu apakah Anda akan selalu menyukai Hostinger selama 4 tahun kedepan.

6. Ada Fitur Backup Harian dan Mingguan, Tetapi Hanya Tersedia Pada Paket Bisnis Saja

Hostinger menawarkan fitur backup secara harian dan mingguan, tetapi fitur ini memiliki keterbatasan dimana fitur backup harian hanya tersedia dalam paket Bisnis saja, sedangkan backup mingguan bisa dirasakan di semua paket.

keterbatasan di Hostinger

7. Tidak ada Free SSL Pada Paket "Single" dan "Premium"

SSL Let’s Encrypt adalah Free Open Certificate Authority yang menyediakan fasilitas Sertifikat SSL/TLS gratis bagi masyarakat umum.

Artinya SSL Let's Encrypt ini sudah benar-benar gratis dari sananya. 

Pertanyaannya kenapa fasilitas SSL gratis ini tidak disediakan disemua paket hosting di Hostinger?

Saya pikir harusnya juga ditawarkan gratis untuk semua paket, jadi saya memasukkan poin ini sebagai kekurangan.

Tidak ada free SSL pada paket tertentu

Yang perlu Anda ingat adalah Hostinger membatasi backup untuk jumlah storage dibawah 10GB. Jika lewat dari 10GB, maka Hostinger tidak bertanggung jawab.

8. Paket "Single" Memiliki Keterbatasan Sumer Daya

Paket "Single" hanya diperuntukkan untuk kebutuhan 1 website saja dengan storage 10GB, bandwidth 100GB dan hanya bisa membuat 1 akun email dan 1 database MySql saja.

Tetapi jika Anda bertujuan untuk membuat web personal atau web portofolio yang tidak membutuhkan banyak sumber daya, saya pikir keterbatasan ini tidak akan menjadi masalah buat Anda.

9. Tidak Memiliki Server yang Berlokasi di Indonesia

Hostinger Indonesia hanya menyediakan server yang berlokasi di Singapore (SG), United States (US) dan United Kingdom (UK) saja. 

Mereka meskipun sudah berkantor di Indonesia, tidak memiliki server di Indonesia. Tapi Anda bisa memilih server yang berlokasi di Singapore karena jaraknya tidak terlalu jauh dengan Indonesia.

Please note: Anda tidak bisa memilih lokasi server pada saat melakukan pemesanan hosting. Anda bisa request untuk di pindahkan ke server Singapore ketika hosting Anda aktif. Biasanya proses nya memakan waktu beberapa jam saja tergantung dari jumlah storage website Anda.

Rangkuman Paket Hosting Hostinger dan Informasi Lainnya yang Perlu Anda Ketahui

Rangkuman penawaran paket hosting di Hostinger:

Hostinger menawarkan 3 jenis web hosting, mulai dari web hosting umum, web hosting cloud dan web hosting VPS.

  • Web Hosting Terbaik (Single, Premium dan Bisnis): Harga mulai dari Rp 8.739/bln. Jika Anda baru memulai, jenis web hosting inilah yang perlu Anda ambil. Sumber dayanya memadai untuk membangun website baru dan cocok untuk kategori website dengan tingkat kunjungan rendah ke medium. 
Paket Hostinger
  • Web Hosting Cloud (Startup, Professional dan Enterprise): Harga mulai Rp 81.395/bln. Diklaim memilki performa 3x lebih cepat dan resources yang dedicated, artinya Anda seperti memiliki ruang tersendiri seperti pada web hosting jenis VPS. Ini adalah layanan managed cloud hosting dimana server akan dikelola oleh tim Hostinger, sementara Anda bisa fokus dalam pengelolaan website saja.
  • Web Hosting VPS: Harga mulai Rp 57.699/bln. Ini adalah layanan unmanaged VPS dimana Anda perlu memiliki pengetahuan untuk bisa mengelola server sendiri. Saya tidak menyarankannya untuk pemula.

Informasi penting lainnya:

  • Pilihan server: Singapore
  • Metode pembayaran: Transfer bank (BCA, BNI, Mandiri dan BRI), Kartu kredit, PayPal, Doku Wallet dan ATM Bersama, Prima, Alto.
  • Aktifasi acount: Akun akan langsung aktif setelah pembayaran terkonfirmasi
  • Control Panel yang digunakan: cPanel Control Panel yang telah dikustomisasi
  • Gratis 1 domain: Jika membeli minimal paket "Web Hosting Premium"
  • Instalasi aplikasi (WordPress, Joomla, Drupal, dll): Dapat di instal dengan sangat mudah, sudah ada tool Softaculous di cPanel.

Apakah Saya Merekomendasikan Hostinger Kepada Anda?

Jika Anda telah membaca review saya yang sudah-sudah, Anda sudah mengerti bahwa ada tiga indikator utama yang menentukan kualitas suatu layanan hosting, diantaranya adalah uptime, page load time dan support.

Sejauh ini, saya terkesan dengan support Hostinger (8/10). Namun sayang sekali rata-rata uptime (99,60%) mereka masih sangat jauh dari harapan.

Plus ada nya beberapa keterbatasan-keterbatasan yang membuat saya ragu merekomendasikannya kepada Anda, seperti fitur backup harian hanya tersedia pada paket 'Bisnis' saja, dan bahkan fitur SSL hanya tersedia mulai paket 'Premium' saja.

Saat ini, saya tidak merekomendasikan Hostinger Indonesia kepada Anda.

Kelebihan:

  • Layanan support yang cepat dan baik (8/10)
  • Menggunakan control panel sendiri (bukan cPanel, tetapi HPanel atau Hostinger Panel)
  • Garansi 30 hari tanpa syarat
  • Gratis migrasi hosting dan gratis domain pada paket tertentu
  • Garansi uptime dengan klaim credit 5% dari biaya monthly fee apabila uptime dibawah 99,90%
  • Memiliki halaman pengetahuan dasar dan tutorial yang lengkap

Kekurangan:

  • Rata-rata uptime yang buruk (99,60%)
  • Gagal dalam test Load Impact
  • Harga paket hosting nya murah, tetapi jika Anda memilih dan mau berlangganan dengan durasi yang panjang (4 tahun!)
  • Ada fitur backup harian dan mingguan, tetapi hanya tersedia pada paket Bisnis saja
  • Tidak ada free SSL pada paekt "Single" dan "Premium"
  • Paket "Single" memiliki keterbatasan sumber daya
  • Tidak memiliki server yang berlokasi di Indonesia + tidak bisa memilih lokasi server pada saaat melakukan pemesanan hosting
Apakah Anda punya pertanyaan terkait layanan Hostinger Indonesia? Atau Anda memiliki pengalaman selama menggunakan layanan mereka? Tertarik untuk membagikannya agar bermanfaat untuk orang banyak. Silahkan bagikan dengan menulis nya pada kolom komentar di bawah ya. Positif atau negatif yang penting jujur dan transparan πŸ™‚
  • Mas, ini mungkin data yang lama dan perlu diperbaharui. Karena dari pengalaman saya menggunakan hostinger (hosting VPS), load page sangat cepat dan uptime sesuai. Cuma itu saja sekedar masukan saya mas. Makasih

    • Well, ini review shared hosting nya Hostinger mas, bukan VPS.
      Lagipula sudah saya kasih warning di awal artikel bahwa review ini belum update dengan data terbaru.

      • Betul mas, Sampai awal desember ini web saya di hostinger juga masih lambat load page-nya. Kalo down server saya perhatikan waktunya sering terjadi pas seputaran magrib. Kebetulan situs saya berupa portal berita, jadi berasa betul kalau pas mau update berita tiba2 down.

  • saya adalah pengguna hostinger premium, itupun karena saya dijanjikan hadiah ketika saya pertama kali melakukan kerjasama blogpost atau tepatnya placement.

    Terkesan lambat sih dan memang untuk saat ini saya memutuskan untuk belum memperpanjang….masih pertimbangan, lagian saya cek memang lamban loadingnya…

    Ulasan ini lengkap dan tentu saja membuat kita bisa menentukan pilihan sendiri.

    terima kasih

  • Yang lebih parah lagi, yang unlimited itu di ubah dengan seenaknya. Seperti inodes, Jumlah website, Akun email. Katanya sudah jadi kebijakan mereka. Yah klo gitu, mudah saja mereka tiap waktu mengubah kebijakan dan mulai membatasi-membatasi fasilitas yang dijanjikan. Padahal diawal tawarannya tidak seperti itu. Yah gimana coba kalau yang sudah terlanjur berlangganan dan masa garansi sudah lewat. Kan para pelanggan bisa sangat dirugikan jika alasannya itu sudah kebijakan mereka.

    Saya pikir mungkin sulit ya bagi mereka mengedit homepage websitenya. Fitur-fitur unlimited itu apa susahnya sih di ganti jadi angka ? Masa pas berlangganan semuanya yang unlimited itu jadi angka ? Kan itu sulap namanya.

    • Benar mas.. Tiba2 aja nggak bisa nambah add-ons domain padahal di depan katanya unlimited. Kemudian kapasitas storage yang tahun pertama unlimited tiba2 berubah jadi 20gb di parameternya.

    • Iya benar, mereka semena-mena namanya ini.
      Kalau memang mereka mau mengubah kebijakan, harusnya hanya berlaku untuk pelanggan baru saja, sedangkan untuk pelanggan lama minimal sampai masa kontrak nya habis dulu.

    • Saya tidak tahu, karena server yang saya test disini adalah yang di Singapore.
      Tapi kalau target pengunjung Anda dari Indonesia, maka memilih server yang berlokasi di USA atau UK bukanlah pilihan yang bagus.
      Sebaiknya pilih yang dekat, minimal di Singapore.

  • Hostinger itu kayak ada hubungannya sama Niagahoster, saya pernah memakai dua hosting ini, ketika saya chat di panel Hostinger malah kelihatan CEO Niagahoster. kemudian di Instagram Niagahoster juga ketika opening kantor baru saya lihat ada orang dan logo Hostingernya. Sepertinya kayak ada hubungan Ayah dan Anak. πŸ˜€

    • Mereka masih satu perusahaan. Sama seperti ArdetaMedia dengan JogjaHost, Masterweb dengan Exabytes, BEON dengan Jagoan Hosting.

      • apakah review ini masih berlaku sampai waktu saat ini? jika satu perusahaan, apakah layanan niagahoster juga sama dg hostinger? sebab sy coba transfer dana utk daftar di niagahoster, melalai virtual Account tidak masuk/diterima. boleh sarannya, jadi hosting terbaik yang mana di indonesia. trims

        • Review Hostinger ini belum saya update dengan data terbaru. Saran saya jika ada masalah dalam pembayaran, mas Suryo bisa kontak support Niagahoster langsung via live chat.

  • >