Review Hostinger Indonesia

Apakah Hosting yang Direkomendasikan oleh CNET ini Layak Untuk Disewa?

Oleh Willya Randika | November 12, 2020 | 15 Komentar

Terakhir diupdate: 11 November 2020

Hostinger pertama kali berdiri pada tahun 2004 di Kaunas, Lithuania.

Pada masa berdirinya, mereka menggunakan nama "Hosting Media" sebagai brand perusahaan.

Review Hostinger Indonesia

Tujuh tahun berlalu... Dan ketika mereka telah memiliki lebih dari satu juta pelanggan, mereka merubah nama menjadi Hostinger pada tahun 2011.

Sejak saat itu, mereka terus mengembangkan sayap usaha ke dunia Internasional hingga akhirnya membuka cabang di Indonesia. Beralamat di Yogyakarta, tepatnya di Kabupaten Sleman.

Website mereka juga sudah menggunakan ekstensi khusus badan usaha di Indonesia (.Co.Id) dan bahasa website sudah dirubah dari English menjadi Bahasa.


Bagaimana proses kami mengumpulkan data?

Dalam dunia affiliasi hosting, jumlah komisi dapat mempengaruhi penilaian. Itu artinya ada banyak sekali review bias bertebaran di internet.

Mungkin sebelum ini, Anda sudah membaca beberapa review Hostinger dan yakin bahwa Hostinger adalah hosting terbaik untuk kebutuhan Anda.

Mungkin yakin karena hosting ini murah, memiliki support yang bagus dan diklaim memiliki server yang responsive, load time atau speed nya cepat. Tetapi, tanpa fakta dan data yang secara statistik dapat dibuktikan, sangat sulit untuk meng-iyakan itu semua.

Kami di Penasihat Hosting memahami permasalahan ini.

Oleh karena itu, saya melakukan serangkaian pengujian terlebih dahulu.

  • Pertama, membeli paket "Web Hosting Single" Hostinger. 
  • Kedua, menginstall WordPress dengan pengaturan default yang bisa diakses melalui alamat: http://penasihathosting-hi.com.
  • ketiga, memonitoring web servernya untuk melihat rata-rata uptime dan page load time
  • Dan terakhir, menguji kualitas layanan supportnya.


Data statistik (raw data) performance Hostinger dapat dilihat di data uptime dan page speed. Dan Anda juga bisa membaca proses lengkap Penasihat Hosting dalam melakukan review hosting di halaman proses review.

Dan sekarang saya akan membagikan angka-angka (statistik) menarik itu kepada Anda...


Rangkuman Data Hasil Penelitian

Karena alasan tertentu, saya melakukan penelitian ulang terhadap Hostinger Indonesia pada tanggal 7 Januari 2020 dan ini adalah update review setelah penelitian berjalan selama kurang lebih 9 bulan.

SAMPLE

Paket Hosting 'SINGLE' (Server Singapore)

WEBSITE TEST

UPTIME

99,32% (7 Januari 2020 - 30 September 2020)

SPEED

1330 ms (7 Januari 2020 - 30 September 2020)

LOAD IMPACT 15 VU

101,11 ms (September 2020)

SUPPORT

Rating: 3,5/5 (100% via live chat hanya untuk klien)

HARGA

Mulai dari Rp 8.900/bulan (renewal: Rp 13.850/bulan)

GARANSI

30 hari tanpa syarat


Kelebihan Menggunakan Hostinger

Harus saya akui, saya mempunyai harapan tinggi terhadap kualitas Hostinger.

Bukan karena mereka adalah salah satu penyedia hosting yang direkomendasikan oleh Cnet. Tetapi, karena Hostinger adalah layanan hosting dengan 29 juta lebih pengguna dari 178 negara termasuk Indonesia.

Sekitar 15.000 orang mendaftar setiap harinya, itu artinya ada 1 klien baru setiap 5 detik.

Sebuah pencapaian yang sangat luar biasa bukan?

Tentu, secara angka kita bisa melihat bahwa Hostinger adalah salah satu yang terbaik di dunia.

Akan tetapi kuantitas yang luar biasa banyak tersebut tidak bisa dijadikan tolak ukur utama, karena kuantitas tidak selalu berbanding lurus dengan kualitas.

Apakah ini juga berlaku bagi Hostinger?

Anda akan menemukan jawabannya dalam review Hostinger ini.

1. Layanan Support yang Cukup Baik (Rating: 3,5/5)

Saya melakukan pengetesan dengan menghubungi customer support Hostinger melalui chat. 

Ingat, support melalui chat ini hanya tersedia untuk member, jadi Anda tidak akan menemukan layanan chatting ini sebelum berlangganan di Hostinger.

Perlu Anda ketahui bahwa Hostinger Group (termasuk Niagahoster), sudah menerapkan sistem conversation dimana seluruh layanan support ditangani 100% via live chat. 

Mereka tidak lagi menggunakan sistem ticketing dan email karena umumnya klien perlu menunggu lebih lama. 

Pertanyaan nya: Apakah support via live chat mereka lebih cepat? Bagaimana perbandingan nya dengan provider lainnya yang masih menggunakan ticketing?

Jadi, pada bulan September 2020 lalu, saya melakukan pengujian yang agak technical. Saya dengan sengaja membuat error pada website test Hostinger, yaitu error establishing a database connection.

Sebuah error yang sangat mudah untuk diperbaiki dan saya percaya bahkan staff technical support yang masih junior pun bisa menangani nya dengan cepat.

Faktanya, dari 18 provider yang saya uji, 8 diantaranya mampu memperbaiki error dalam waktu 10 menit atau kurang. Bahkan Jetorbit bisa mengatasinya dalam waktu 3 menit.

Bagaimana dengan Hostinger? Begini isi percapakan via live chat saya dengan support Hostinger.

Support Hostinger 1
Support Hostinger 2

Total waktu yang dibutuhkan dari awal chat dimulai hingga error selesai diperbaiki adalah 17 menit. Catatan waktu nya hanya tercepat ke #13 dari 18 provider. 

Jadi, saya pikir support nya biasa saja - hanya 'OK' saja.

2. Berhasil Dalam Pengujian Load Impact dengan 15 Virtual User

Katakanlah website Anda tiba-tiba mendapatkan traffic yang ramai. Mungkin ada salah satu artikel Anda yang menjadi viral, sehingga banyak pengunjung masuk ke website Anda secara bersamaan.

Itu artinya, server hosting akan bekerja extra keras karea resources yang dibutuhkan juga semakin banyak.

Dalam banyak kasus yang saya jumpai di paket shared hosting, server menjadi overload atau loading website menjadi lebih lambat ketika dimasuki oleh banyak pengunjung secara bersamaan.

Dalam penelitian saya, shared hosting hanya mampu handle maksimal di 25 virtual user. Tapi, rata-rata akan stabil di 10-15 virtual user.

Nah, bagaimana dengan Hostinger?

Khusus Hostinger, saya hanya cantumkan data pengujian denga 15 virtual user, karena ada keanehan pada data dengan 10 virtual user dan saya tidak sempat melakukan pengujian ulang.

JUMLAH VIRTUAL USER

ERROS

REQUEST HANDLED
(Higher is Better)

MAX RESPONSE TIMES
(Lower is Better)

15 VU

0

6601

101.11 ms

Pengujian dengan 15 virtual user

Cara membaca grafik nya begini:

  • Garis hijau menunjukan jumlah virtual user. Jumlah nya akan terus bertambah mulai dari 1 hingga 10, kemudian stabil di 10 virtual user dan akan turun kembali ketika test akan berakhir.
  • Garis biru menunjukan average response times. Ideal nya adalah response times tetap stabil walaupun baik ketika jumlah virtual user hanya 1 maupun ketika stabil di angka 10 virtual user.
  • Dan warna ungu menunjukan request made. Ideal nya adalah jumlah nya semakin bertambah seiring meningkatnya jumlah virtual user.
Hostinger Indonesia 15VUs

Jadi, dalam grafik diatas, kita bisa sama-sama melihat rata-rata waktu response server nya bagus, yaitu 101.11 ms. Bahkan rata-rata nya adalah yang paling rendah di antara semua provider yang saya uji (semakin rendah semakin baik).

Tidak ada error terjadi dan juga tidak ada masalah performance. Faktanya, dari 18 provider yang saya uji, hanya ada 7 provider yang stabil dalam pengujian dengan 15 virtual user. Hostinger adalah salah satunya.

3. Garansi 30 Hari Tanpa Syarat

Jika Anda tidak puas dengan layanan Hostinger, uang Anda akan dikembalikan penuh selama 30 hari pertama.

Sementara beberapa penyedia hosting lainnya di Indonesia mempunyai ketentuan khusus terkait garansi, di Hostinger Anda bisa mengklaim garansi tanpa syarat apapun.

4. Gratis Migrasi Hosting dan Gratis Domain Pada Paket Tertentu

Katakanlah Anda sudah memiliki hosting ditempat lain, dan berencana untuk pindah ke Hostinger, ini yang dinamakan migrasi hosting.

Nah, Hostinger akan menawarkan Anda migrasi hosting secara gratis. 

Selain itu, ketika Anda minimal paket web hosting Premium dengan durasi pembelian 12 bulan, Anda akan mendapatkan gratis satu nama domain.

5. Garansi uptime dengan klaim credit 5% dari biaya monthly hosting fee pada bulan itu (cek status uptime Hostinger)

Saya pikir Hostinger adalah salah satu penyedia hosting yang paling adil di Indonesia.

Hostinger tidak hanya memberikan garansi 30 hari tanpa syarat, tetapi mereka bahkan akan memberikan Anda credit 5% dari biaya hosting bulanan Anda ketika uptime server website Anda dibawah garansi yang mereka janjikan (99,90%).

Anda bisa mengecek uptime server di halaman ini: https://stats.hostinger.com/

Saya sudah menanyakannya langsung ke customer support Hostinger dan mereka telah mengkonfirmasi bahwa ini benar.

Klaim 5% credit uptime Hostinger

Jika melihat halaman stats uptime Hostinger dari bulan Januari ke July, sebenarnya ada banyak server yang rata-rata uptime nya di bawah 99,90%, misalnya seperti yang saya kotaki warna merah pada gambar dibawah.

Tetapi ada juga yang performa nya sangat bagus, seperti yang saya kotaki warna hijau.

Stats Uptime Hostinger

Tergantung di server nomor berapa website Anda ditempatkan, jika rata-rata uptime server Anda dibawah 99,90% jangan lupa di klaim credit 5% nya ya 🙂

6. Ada Halaman Pengetahuan Dasar dan Tutorial yang Lengkap

Hostinger mempunyai halaman khusus tentang pengetahuan dasar atau tutorial web hosting, domain dan informasi umum yang sangat berguna bagi para pelanggan.

Saya sudah memeriksanya. Ada ratusan tutorial tentang hosting, domain, cPanel dan lain-lain yang berkaitan dengan website Anda.

halaman pengetahuan dasar Hostinger

Kekurangan Menggunakan Hostinger

Ada beberapa aspek negatif yang perlu Anda ketahui sebelum memutuskan apakah Hostinger layak menjadi pelabuhan Anda berikutnya.

Dan sayangnya, aspek-aspek negatif inilah yang membuat kualitas Hostinger menjadi buruk, setidaknya pada saat review Hostinger ini saya publikasikan.

1. Rata-rata Uptime yang Buruk (99,32%)

Hostinger menggaransi uptime 99,90% setiap bulannya, tetapi dari hasil monitoring yang saya lakukan, ternyata hasil nya masih di bawah apa yang di garansikan.

Dalam 9 bulan monitoring ini, rata-ratanya adalah 99,32% atau terburuk ke #15 dari 18 provider.

Hostinger Indonesia Uptime Test Report

Data rata-rata uptime lengkap bisa dilihat disini.

Rata-rata uptime Hostinger Indonesia dari bulan ke bulan:

BULAN

RATA-RATA UPTIME

TOTAL DOWNTIME

JUMLAH DOWNTIME

Januari 2020

96,84%

19 Jam

6x

Februari 2020

>99,99%

1 Menit

1x

Maret 2020

99,98%

8 Menit

6x

April 2020

99,99%

3 Menit

2x

Mei 2020

99,94%

25 Menit

8x

Juni 2020

99,38%

4 Jam

28x

Juli 2020

99,16%

6 Jam

178x

Agustus 2020

98,29%

13 Jam

60x

September 2020

100,00%

-

-

Note: Pada 16 Oktober 2019, saya request untuk memindahkan server website test Hostinger saya dari Belanda ke Singapore.

  • Saya baru sadar bahwa pada saat pembelian hosting, ternyata website test Hostinger tidak di tempatkan di server Singapore (yang dekat dengan Indonesia), tetapi ada di Belanda. Ingat: Di Hostinger, konsumen tidak bisa memilih lokasi server pada saat melakukan pemesanan hosting.
  • Saya request untuk memindahkan nya ke Singapore agar dekat dengan Indonesia.
  • Mereka tidak memiliki server yang berlokasi di Indonesia

Jika dilihat dari tabel diatas, permasalahan nya adalah server mereka hanya tidak stabil. Terkadang bagus sekali bahkan bulan September 2020 lalu rata-rata nya 100% (sangat jarang terjadi), tapi terkadang buruk sekali, seperti misalnya pada bulan Januari dan Agustus 2020 dimana server mengalami down lebih dari 10 jam.

2. Server yang Kurang Responsive (Rata-rata Load Time nya 1330 ms)

Server yang saya gunakan di Hostinger Indonesia adalah server yang lokasi nya di Singapore, masih ingat?

Dan server test speed yang saya gunakan juga lokasi nya di Singapore.

Secara logika, harus nya rata-rata speed Hostinger bisa lebih baik dari 18 penyedia hosting Indonesia lainnya yang lokasi server nya di Indonesia.

Tapi, ternyata speed nya hanya 1 Detik. Menurut saya hanya 'OK' saja, tidak cepat, tapi tidak lambat juga.

Hostinger Speed Report

Begini rata-rata nya dalam 5 bulan terakhir monitoring:

BULAN

RATA-RATA SPEED
(SEMAKIN KECIL SEMAKIN BAGUS)

Januari 2020

0,639 detik

Februari 2020

0,754 detik

Maret 2020

0,864 detik

April 2020

1,09 detik

Mei 2020

1,43 detik

Juni 2020

1,72 detik

Juli 2020

2,12 detik

Agustus 2020

1,94 detik

September 2020

0,785 detik

3. Harus Log In Untuk Melakukan Live Chat dengan Support

Perlu Anda ketahui bahwa opsi live chat Hostinger hanya tersedia jika Anda masuk/log in ke akun Hostinger Anda.

Itu artinya, jika Anda bukan pelanggan Hostinger, Anda tidak dapat berkomunikasi via live chat untuk menanyakan satu atau beberapa hal tentang layanan mereka.

Saya pikir akan lebih masuk akal jika Hostinger dapat membuat opsi live chat supportnya tersedia untuk semua orang.


4. Harga Paket Hostingnya Murah, Tetapi Jika Anda Memilih dan Mau Berlangganan dengan Durasi yang Panjang

Harga paket hosting di Hostinger memang sangat murah, yaitu mulai dari Rp 8.900/bln, tetapi harga ini hanya bisa Anda dapatkan jika Anda mau berlangganan langsung selama 48 bulan.

Perhatikan gambar dibawah ini:

paket shared hosting di Hostinger

Seperti yang Anda lihat, harga hosting mereka tidaklah flat, tetapi semakin murah jika Anda berlangganan dengan durasi yang lebih lama.

Ini adalah trik yang sudah umum digunakan oleh sebagian besar provider hosting di dunia, yaitu seperti 'memaksa' konsumen untuk memilih paket yang lebih tinggi dengan tawaran harga yang jauh lebih murah tetapi dengan durasi yang lebih lama.

Sebagai contoh, untuk mendapatkan harga promo seperti yang mereka tunjukan dihalaman depan website Rp 8.900/bln, Anda perlu berlangganan dengan durasi 4 tahun.

4 tahun tidaklah sebentar. Mungkin inilah yang dinamakan komitmen besar 🙂

Karena Anda tidak benar-benar tahu apakah Anda akan selalu menyukai Hostinger selama 4 tahun kedepan.

5. Ada Fitur Backup Harian dan Mingguan, Tetapi Hanya Tersedia Pada Paket Bisnis Saja

Hostinger menawarkan fitur backup secara harian dan mingguan, tetapi fitur ini memiliki keterbatasan dimana fitur backup harian hanya tersedia pada paket Bisnis saja. Adapun paket 'Premium' hanya tersedia backup secara mingguan.

Bagaimana dengan paket termurah nya atau 'Single'? Website Anda tidak akan di backup baik secara mingguan apalagi harian.

Fitur-fitur pada paket shred hosting Hostinger

Bagaimana jika Anda berlangganan paket Single atau Premium dan menginginkan website Anda di backup secara harian?

Anda harus rela membayar nya dengan harga sebagai berikut:

Biaya backup di Hostinger

Selain itu, Hostinger membatasi backup untuk jumlah storage dibawah 10GB. Jika lewat dari 10GB, maka Hostinger tidak bertanggung jawab.

6. Paket "Single" Memiliki Keterbatasan Sumer Daya

Paket "Single" hanya diperuntukkan untuk kebutuhan 1 website saja dengan storage 10GB, bandwidth 100GB dan hanya bisa membuat 1 akun email dan 1 database MySql saja.

Tetapi jika Anda bertujuan untuk membuat web personal atau web portofolio yang tidak membutuhkan banyak sumber daya, saya pikir keterbatasan ini tidak akan menjadi masalah buat Anda.

Selain itu, seperti yang sudah saya singgung pada poin sebelumnya, bahwa di paket 'Single', website Anda tidak akan di backup secara otomatis oleh system, kecuali Anda mau membayar untuk mendapatkan fitur backup nya.


7. Tidak Memiliki Server yang Berlokasi di Indonesia

Hostinger Indonesia hanya menyediakan server yang berlokasi di Amerika Serikat, United Kingdom, Belanda, Lituania, Singapura, dan Brazil.

Mereka meskipun sudah berkantor di Indonesia, tapi tidak memiliki server di Indonesia. Tapi Anda bisa memilih server yang berlokasi di Singapore karena jaraknya tidak terlalu jauh dengan Indonesia.

Please note: Anda tidak bisa memilih lokasi server pada saat melakukan pemesanan hosting. Anda bisa request untuk di pindahkan ke server Singapore ketika hosting Anda aktif. Biasanya proses nya memakan waktu beberapa jam saja tergantung dari jumlah storage website Anda.

8. Tidak Menggunakan cPanel

Hostinger membangun control panel hosting mereka sendiri yang menurut saya terlihat sederhana dan mudah digunakan.

Di control panel ini, Anda juga dapat mentrack order akun hosting Anda dengan mudah, seperti perpanjangan, upgrade ataupun mengubah domain.

Memiliki control panel sendiri

Jika Anda terbiasa menggunakan cPanel, Anda mungkin akan merasa aneh ketika pertama kali melihat control panel buatan Hostinger.

Tapi, untuk advanced user, saya rasa ini tidak akan menjadi masalah yang berarti.

Bagaimana jika Anda ingin menggunakan cPanel? 

Anda harus membayar untuk bisa menggunakan cPanel. Tergantung dari tipe cPanel yang Anda pilih (Silver/Gold). Harga nya saya bisa bilang mahal banget. Mungkin karena dampak dari kenaikan lisensi cPanel juga. 

Menurut saya engga worth it sama sekali menggunakan cPanel di Hostinger.

Harga cPanel hosting di Hostinger

Rangkuman Paket Hosting Hostinger dan Informasi Lainnya yang Perlu Anda Ketahui

Rangkuman penawaran paket hosting di Hostinger:

Hostinger menawarkan 3 jenis web hosting, mulai dari web hosting umum, web hosting cloud dan web hosting VPS.

  • Web Hosting Terbaik (Single, Premium dan Bisnis): Harga mulai dari Rp 8.900/bln. Jika Anda baru memulai, jenis web hosting inilah yang perlu Anda ambil. Sumber dayanya memadai untuk membangun website baru dan cocok untuk kategori website dengan tingkat kunjungan rendah ke medium. 
Paket Hostinger
  • Cloud Hosting Indonesia (Startup, Professional dan Enterprise): Harga mulai Rp 89.000/bln. Diklaim memilki performa 3x lebih cepat dan resources yang dedicated, artinya Anda seperti memiliki ruang tersendiri seperti pada web hosting jenis VPS. Ini adalah layanan managed cloud hosting dimana server akan dikelola oleh tim Hostinger, sementara Anda bisa fokus dalam pengelolaan website saja. 

    Ngomong-ngomong, meskipun namanya cloud hosting Indonesia, faktanya mereka tidak memiliki server di Indonesia.

  • WordPress Hosting (Starter, Premium, dan Bisnis): Ini adalah hosting khusus WordPress dengan harga mulai dari Rp19.900/bulan.

Informasi penting lainnya:

  • Pilihan server: Amerika Serikat, United Kingdom, Belanda, Lituania, Singapura, dan Brazil.
  • Aktifasi acount: Akun akan langsung aktif setelah pembayaran terkonfirmasi
  • Control Panel yang digunakan: hPanel atau Hostinger Panel
  • Gratis 1 domain: Jika membeli minimal paket "Web Hosting Premium"
  • Instalasi aplikasi (WordPress, Joomla, Drupal, dll): Dapat di instal dengan sangat mudah, sudah ada tool Softaculous di cPanel.

Apakah Saya Merekomendasikan Hostinger Kepada Anda?

Jika Anda telah membaca review saya yang sudah-sudah, Anda pasti mengerti bahwa ada tiga indikator utama yang menentukan kualitas suatu layanan hosting, diantaranya adalah uptime, page load time dan support.

Sejauh ini, support Hostinger bisa dibilang cukup baik (rating: 3,5/5). Namun, sayang sekali rata-rata uptime nya buruk dan rata-rata speed nya juga lambat.

PLUS ada nya beberapa keterbatasan-keterbatasan yang membuat saya ragu merekomendasikannya kepada Anda, seperti fitur backup harian hanya tersedia pada paket 'Bisnis' saja, tidak menggunakan cPanel, tidak tersedia server di Indonesia (server bahkan diacak dan bisa terlempar ke server Belanda), dan lain-lain.

Saat ini, saya tidak merekomendasikan Hostinger Indonesia kepada Anda.

6 KELEBIHAN

  • Layanan Support yang Cukup Baik (Rating: 3,5/5)
  • Berhasil Dalam Pengujian Load Impact dengan 15 Virtual User
  • Garansi 30 Hari Tanpa Syarat
  • Gratis Migrasi Hosting dan Gratis Domain Pada Paket Tertentu
  • Garansi Uptime Dengan Klaim Credit 5% Dari Biaya Monthly Hosting Fee Pada Bulan Itu (Cek Status Uptime Hostinger)
  • Ada Halaman Pengetahuan Dasar dan Tutorial yang Lengkap

8 KEKURANGAN

  • Rata-rata Uptime yang Buruk (99,32%)
  • Server yang Kurang Responsive (Rata-rata Load Time nya 1330 ms)
  • Harus Log In Untuk Melakukan Live Chat dengan Support
  • Harga Paket Hostingnya Murah, Tetapi Jika Anda Memilih dan Mau Berlangganan dengan Durasi yang Panjang
  • Ada Fitur Backup Harian dan Mingguan, Tetapi Hanya Tersedia Pada Paket Bisnis Saja
  • Paket "Single" Memiliki Keterbatasan Sumer Daya
  • Tidak Memiliki Server yang Berlokasi di Indonesia
  • Tidak Menggunakan cPanel
  • Hostinger sangat buruk, sangan sering jika ingin login ke hpanel tp tidak bisa hanya loading dan muter2 tidak jelas. Ujungnya kesel sendiri. Sudah hampir seminggu seperti ini, mau update website jadi tidak bisa. Semua pekerjaan jadi tertunda.

  • Saya punya pengalaman buruk dengan Hostinger dan Niagahoster dimana Cloud VPS saya hari ini down lebih dari 12 jam dan hingga sekarang! 🙁

  • Mas, ini mungkin data yang lama dan perlu diperbaharui. Karena dari pengalaman saya menggunakan hostinger (hosting VPS), load page sangat cepat dan uptime sesuai. Cuma itu saja sekedar masukan saya mas. Makasih

    • Well, ini review shared hosting nya Hostinger mas, bukan VPS.
      Lagipula sudah saya kasih warning di awal artikel bahwa review ini belum update dengan data terbaru.

      • Betul mas, Sampai awal desember ini web saya di hostinger juga masih lambat load page-nya. Kalo down server saya perhatikan waktunya sering terjadi pas seputaran magrib. Kebetulan situs saya berupa portal berita, jadi berasa betul kalau pas mau update berita tiba2 down.

  • saya adalah pengguna hostinger premium, itupun karena saya dijanjikan hadiah ketika saya pertama kali melakukan kerjasama blogpost atau tepatnya placement.

    Terkesan lambat sih dan memang untuk saat ini saya memutuskan untuk belum memperpanjang….masih pertimbangan, lagian saya cek memang lamban loadingnya…

    Ulasan ini lengkap dan tentu saja membuat kita bisa menentukan pilihan sendiri.

    terima kasih

  • Yang lebih parah lagi, yang unlimited itu di ubah dengan seenaknya. Seperti inodes, Jumlah website, Akun email. Katanya sudah jadi kebijakan mereka. Yah klo gitu, mudah saja mereka tiap waktu mengubah kebijakan dan mulai membatasi-membatasi fasilitas yang dijanjikan. Padahal diawal tawarannya tidak seperti itu. Yah gimana coba kalau yang sudah terlanjur berlangganan dan masa garansi sudah lewat. Kan para pelanggan bisa sangat dirugikan jika alasannya itu sudah kebijakan mereka.

    Saya pikir mungkin sulit ya bagi mereka mengedit homepage websitenya. Fitur-fitur unlimited itu apa susahnya sih di ganti jadi angka ? Masa pas berlangganan semuanya yang unlimited itu jadi angka ? Kan itu sulap namanya.

    • Benar mas.. Tiba2 aja nggak bisa nambah add-ons domain padahal di depan katanya unlimited. Kemudian kapasitas storage yang tahun pertama unlimited tiba2 berubah jadi 20gb di parameternya.

    • Iya benar, mereka semena-mena namanya ini.
      Kalau memang mereka mau mengubah kebijakan, harusnya hanya berlaku untuk pelanggan baru saja, sedangkan untuk pelanggan lama minimal sampai masa kontrak nya habis dulu.

    • Saya tidak tahu, karena server yang saya test disini adalah yang di Singapore.
      Tapi kalau target pengunjung Anda dari Indonesia, maka memilih server yang berlokasi di USA atau UK bukanlah pilihan yang bagus.
      Sebaiknya pilih yang dekat, minimal di Singapore.

  • Hostinger itu kayak ada hubungannya sama Niagahoster, saya pernah memakai dua hosting ini, ketika saya chat di panel Hostinger malah kelihatan CEO Niagahoster. kemudian di Instagram Niagahoster juga ketika opening kantor baru saya lihat ada orang dan logo Hostingernya. Sepertinya kayak ada hubungan Ayah dan Anak. 😀

    • Mereka masih satu perusahaan. Sama seperti ArdetaMedia dengan JogjaHost, Masterweb dengan Exabytes, BEON dengan Jagoan Hosting.

      • apakah review ini masih berlaku sampai waktu saat ini? jika satu perusahaan, apakah layanan niagahoster juga sama dg hostinger? sebab sy coba transfer dana utk daftar di niagahoster, melalai virtual Account tidak masuk/diterima. boleh sarannya, jadi hosting terbaik yang mana di indonesia. trims

        • Review Hostinger ini belum saya update dengan data terbaru. Saran saya jika ada masalah dalam pembayaran, mas Suryo bisa kontak support Niagahoster langsung via live chat.

  • {"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}
    >