Review Qwords

Kami Mereview Dua Pilihan Paket Hosting Qwords: yang Menggunakan cPanel dan yang Menggunakan DirectAdmin. Bagaimana Perbedaan nya? Baca Reviewnya.

Oleh Willya Randika | November 9, 2020 | 17 Komentar

Update Terkahir: 9 November 2020

Qwords termasuk salah satu provider hosting populer di Indonesia. Didirikan pada Juli 2005 oleh Rendy Maulana ketika ia masih kuliah di Institut Teknologi Bandung.

review qwords

Sekarang Qwords telah menjelma sebagai perusahaan web hosting besar karena memiliki jumlah pelanggan terbanyak kelima di Indonesia versi HostAdvice.

Sebuah pencapaian yang luar biasa bukan?

Jika Anda mengetahui bahwa Qwords dulunya hanya berawal dari sebuah ide dimana Rendy Maulana hanya ingin memiliki perusahaan yang dapat mendukung aktivitas teman-teman kuliahnya saja.


Apa yang Qwords Lakukan?

Qwords adalah salah satu web hoster yang perlu diperhitungkan di Indonesia.

Dengan taglinenya "Reliable Fast Web Hosting With Reasonable Price!" agaknya mereka ingin menanamkan persepsi bahwa hosting mereka memiliki server yang cepat dengan dukungan harga yang murah.

Pertanyaannya:

Apakah kecepatan dan harga hosting murah adalah benar-benar kelebihan mereka? Atau hanya perusahaan yang hanya bagus dalam tagline namun buruk dalam kualitas?

Sebenarnya, itulah yang ingin saya cari tahu.

Dalam rangka untuk mencari jawabanya, saya membeli paket hosting "Cloud Web Hosting E" (yang menggunakan cPanel dan DirectAdmin) dan mengetesnya pada sebuah blog WordPress untuk menguji performanya (uptime dan page load time) dan juga layanan supportnya.

Ingin tahu apa yang saya temukan?

Silahkan teruskan membaca review Qwords ini.


Rangkuman Data Hasil Penelitian Qwords

Qwords menawarkan dua pilihan control panel yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan, yaitu cPanel dan DirectAdmin. Fungsi keduanya sama, namun mungkin Anda lebih familiar dengan cPanel, bukan?

Harga nya selisih Rp 10.400/bulan. Tapi, berdasarkan penelitian saya, performa keduanya jauh berbeda.

Saya akan bahas kedua nya dalam review ini.

Tapi, sebelum lebih detail membahas perbedaan keduanya, mari kita lihat dulu rangkuman data hasil penelitian Qwords dibawah ini:

Rangkuman Paket Hosting yang Menggunakan CPANEL (Penelitian sudah berjalan kurang lebih 8 bulan)

SAMPLE

Paket Hosting 'Cloud Web Hosting E' (server Indonesia)

WEBSITE TEST

UPTIME

99,85% (1 Februari 2020 - 30 September 2020)

SPEED

862 ms (1 Februari 2020 - 30 September 2020)

LOAD IMPACT 10 VU

3456,75 ms (September 2020)

SUPPORT

Rating: 5/5 (Tersedia via ticket dan phone)

HARGA

Mulai dari Rp 19.900/bulan (renewal: Rp 16.000/bulan)

GARANSI

30 hari dengan syarat yang sangat ketat = tidak ada garansi

Rangkuman Paket Hosting yang Menggunakan DIRECT ADMIN (Penelitian sudah berjalan kurang lebih 4 bulan)

SAMPLE

Paket Hosting 'Cloud Web Hosting E' (server Indonesia)

WEBSITE TEST

UPTIME

99,64% (4 Juni 2020 - 30 September 2020)

SPEED

1980 ms (4 Juni 2020 - 30 September 2020)

LOAD IMPACT 10 VU

6468,69 ms (September 2020)

SUPPORT

Rating: 5/5 (Tersedia via ticket dan phone)

HARGA

Mulai dari Rp 14.500/bulan (renewal: Rp 16.000/bulan)

GARANSI

30 hari dengan syarat yang sangat ketat = tidak ada garansi


Perbedaan Performance Antara yang Menggunakan Control Panel dan DirectAdmin

Rentang atau waktu penelitian antara kedua control panel memang berbeda dimana yang menggunakan cPanel sudah saya monitoring sejak 1 Februari 2020, sedangkan yang DirectAdmin baru dimulai sejak 4 Juni 2020, tetapi saya percaya ini masih bisa dibandingkan secara apple to apple.

(Spoiler: Ada perbedaan yang jauh antara hosting yang menggunakan cPanel dan DirectAdmin.)

Saya akan bahas semua perbedaan nya mulai dari:

1. Perbedaan Uptime

Pertama, rata-rata yang menggunakan cPanel adalah 99,85%:

Qwords cPanel Uptime Test Report

Begini rata-rata nya dari bulan ke bulan selama 8 bulan terakhir:

BULAN

RATA-RATA UPTIME

DURASI DOWNTIME

JUMLAH DOWNTIME

Februari 2020

99,91%

38 Menit

8x

Maret 2020

99,92%

36 Menit

4x

April 2020

99,90%

44 Menit

8x

Mei 2020

99,90%

43 Menit

6x

Juni 2020

99,57%

3 Jam

11x

Juli 2020

99,97%

14 Menit

2x

Agustus 2020

99,79%

2 Jam

12x

September 2020

99,87%

1 Jam

5x

Sedangkan yang menggunakan DirectAdmin adalah 99,64%

Qwords Direct Admin Uptime Test Report

Begini rata-rata nya dari bulan ke bulan selama 8 bulan terakhir:

BULAN

RATA-RATA UPTIME

DURASI DOWNTIME

JUMLAH DOWNTIME

Juni 2020

99,62%

2 Jam

3x

Juli 2020

99,99%

5 Menit

2x

Agustus 2020

99,74%

2 Jam

13x

September 2020

99,18%

6 Jam

17x

Perbedaan rata-rata keduanya jauh, yaitu 0,21%. Jika kita hitung dalam kalkulator uptime, jumlah nya akan seperti ini:

99,85% artinya website akan down selama 1 jam 5 menit dan 44 detik setiap bulan nya.
99,64% artinya website akan down selama 2 jam 37 menit dan 47 detik setiap bulan nya.

Yang menggunakan cPanel lebih baik, meski belum bisa dikatakan baik, karena dikatakan baik rata-rata nya harus minimal 99,90%.

Adapun yang menggunakan DirectAdmin 100% bisa dikatakan bahwa rata-rata uptime nya buruk.

2. Perbedaan Load Time

Saya cukup terkesan dengan rata-rata load time Qwords (cPanel) yang cukup bagus. Rata-rata nya dalam 8 bulan monitoring terakhir adalah 862ms atau terbaik ke #4 dari 18 provider.

Dilihat dari grafik dibawah, rata-rata nya cenderung stabil di 6 bulan pertama, tetapi mengalami kenaikan yang cukup signifikan (naik berarti melambat) dalam 2 bulan terakhir.

Qwords cPanel Speed Test Report Upd Oct 2020

Rata-rata load time nya dari bulan ke bulan:

BULAN

RATA-RATA LOAD TIME

Februari 2020

844 ms

Maret 2020

1 detik

April 2020

801 ms

Mei 2020

759 ms

Juni 2020

799 ms

Juli 2020

773 ms

Agustus 2020

992 ms

September 2020

1,150 detik

Sedangkan yang menggunakan DirectAdmin rata-rata load time nya sangat lambat, bahkan yang paling lambat dari semua provider yang saya uji.

Rata-rata nya adalah 1,980 detik. Berikut grafiknya:

Qwords DA Speed Test Report Upd Oct 2020

Dan ini detail nya dari bulan ke bulan:

BULAN

RATA-RATA UPTIME

Juni 2020

1,970 detik

Juli 2020

1,980 detik

Agustus 2020

2,180 detik

September 2020

1,640 detik

Kesimpulan nya adalah yang menggunakan cPanel lebih cepat dari yang menggunakan DirectAdmin.

Dan tentang perbedaan ini, seorang Marketing Qwords pernah memberikan pernyataan sebagai berikut:

Jawaban dari marketing Qwords

Beliau mengatakan bahwa user hosting pada paket cPanel E lebih sedikit (mungkin karena harga nya lebih mahal), dan itu adalah salah satu sebabnya mengapa yang menggunakan cPanel lebih baik hasil performance nya.

Saya kira seharusnya mereka melakukan load balancing pada paket hosting yang menggunakan DirectAdmin agar load time nya sebagus yang menggunakan cPanel.

3. Perbedaan Load Impact

Sebelumnya, Anda sudah membaca tentang load time dimana load time artinya adalah waktu yang dibutuhkan sebuah server hosting untuk membuka halaman secara penuh.

Pengujian load time sendiri dilakukan setiap 15 menit sekali atau dalam interval 15 menit.

Nah, bagaimana misalnya jika website Anda dimasuki banyak pengunjung dalam waktu yang bersamaan.

Katakanlah ada 10 pengunjung yang masuk bersamaan ke website Anda.

Tentu semakin banyak pengunjung yang masuk, maka semakin banyak sumber daya hosting yang digunakan dan dalam banyak kasus bisa membuat load time menjadi lebih lambat.

Itulah sebabnya saya melakukan pengujian load impact.

Singkatnya, dengan pengujian ini Anda dapat melihat bagaimana response server hosting Qwords ketika meng-handle banyaknya pengunjung yang datang secara bersamaan.

Apakah load time tetap stabil atau justru semakin melambat seiring bertambahnya jumlah pengunjung yang masuk.

Dan alat terbaik untuk mengujinya adalah load impact.

Tabel hasil pengujian load impact

JUMLAH VIRTUAL USER

ERROS

REQUEST HANDLED
(Higher is Better)

MAX RESPONSE TIMES
(Lower is Better)

10 VU cPanel

0

1096

3456.75 ms

10 VU DirectAdmin

0

656

6468.69 ms

Saya akan jelaskan cara membaca tabel diatas mulai dari:

Pengujian dengan 10 virtual user (cPanel)

Perhatikan grafik dibawah ini:

  • Garis biru menunjukan rata-rata waktu response (semakin rendah semakin bagus)
  • Garis ungu menunjukan request handled (semakin tinggi semakin bagus)
  • Garis hijau menunjukan jumlah virtual user (jumlah nya akan terus bertambah, kemudian stabil di angka 10)
Qwords cPanel 10VUs

Idealnya adalah rata-rata waktu response stabil atau tidak ikut naik seiring bertambahnya jumlah virtual user, tetapi seperti yang Anda lihat pada grafik diatas, rata-rata waktu response nya justru meningkat. 

Itu adalah indikasi yang buruk.

Alat load impact juga mendeteksi adanya masalah performance, yaitu throughput limit. Indikasinya adalah server mengalami overload sehingga membuat waktu response menjadi tinggi.

2. Pengujian dengan 10 virtual user (DirectAdmin)

Hasil pengujian load impact pada paket hosting DirectAdmin lebih buruk dari yang cPanel.

Rata-rata waktu response nya tinggi, bahkan yang paling tinggi (tinggi berarti buruk) dari 18 provider hosting yang saya uji, yaitu 6468,69 ms.

Seperti yang Anda lihat pada grafik dibawah, rata-rata waktu response nya (yang garis biru) terus meningkat seiring meningkatnya jumlah virtual user. 

Qwords dg Direct Admin 10VUs

Kesimpulan nya adalah server cloud web hosting E, baik yang cPanel maupun yang DirectAdmin tidak mampu untuk meng-handle 10 virtual user (pengunjung) yang datang secara bersamaan.

Keduanya sama-sama gagal di faktor load impact.

4. Perbedaan Harga

Selisih antar kedua nya adalah Rp 10.400/bulan atau Rp 124.800/tahun.

Perbedaan harga

Kelebihan Lainnya Menggunakan Qwords

1. Layanan Support yang Bagus dan Cepat. Saya Pikir 5/5

Support Qwords cepat, pesan saya ditanggapi kurang dari 5 menit.

Tetapi, seperti kebanyakan support provider Indonesia lainnya, Qwords juga tidak melakukan pendekatan yang "lebih melayani". 

Maksudnya, support disini terkesan umum saja, yang tidak terlalu mengerti jika Anda menanyakan pertanyaan yang agak technical.

Misalnya, jika saya menanyakan nameserver, mereka akan memberikan saya link ke panduan yang telah mereka tulis dan saya perlu mengecek sendiri nameservernya, alih-alih mereka menjawab langsung, begitupun ketika saya menanyakan bagaimana cara menambahkan add on domain.

Dan sejujurnya, support seperti ini sudah menjadi standar baku di hampir semua provider Indonesia. Beberapa perusahaan hosting internasional seperti Siteground justru melakukan pendekatan yang lebih melayani.

chat-Qwords-1
chat-Qwords-2
chat-Qwords-3

Updated 9 November 2020:

Saya melakukan pengujian support kedua pada bulan September 2020. Kali ini pengujian nya lebih technical dan perlu Anda ketahui bahwa untuk masalah technical perlu dikirim melalui tiket, tidak bisa melalui live chat.

Jadi, saya dengan sengaja membuat error establishing a database connection pada website test Qwords.

Dari 18 provider yang saya uji, rata-rata mereka dapat memperbaiki error dalam waktu 22,3 menit.

Bagaimana dengan Qwords? Pengujian dilakukan tanggal 30 September pukul 11:12 pagi.

Tes Support Qwords

Ternyata, tiket saya mendapatkan balasan hanya dalam waktu 5 menit saja. Bukan balasan dari sistem, melainkan balasan tiket beserta kabar baik bahwa error pada website test Qwords saya telah diperbaiki.

Saya pikir rating 4/5 layak diberikan untuk Qwords! Mengapa tidak 5/5? Tenang, Anda akan menemukan jawaban nya pada poin 3 di kekurangan Qwords dibawah sini 🙂

2. Memiliki Dokumentasi atau Panduan yang Cukup Lengkap Untuk Penggunanya

Ketersediaan manual yang lengkap adalah cerminan dari layanan hosting yang bagus. Idealnya adalah provider hosting memiliki panduan atau dokumentasi lengkap tentang layanan mereka plus panduan terkait domain, hosting, cPanel dan hal-hal yang berkaitan dengannya.

Untungnya, di Qwords Anda akan menemukannya di halaman http://kb.qwords.com/.

Ada ratusan panduan yang dapat Anda pelajari. Saya sudah memeriksanya dan kelihatannya cukup lengkap.

Halaman Knowledge Base Qwords

3. Gratis Migrasi Hosting

Sama seperti hampir semua provider lainnya, Qwords juga menawarkan layanan gratis migrasi hosting dan proses migrasi ini biasanya akan selesai hanya dalam 1x24 jam.

4. Jumlah Sumber Daya yang Cukup Besar pada Paket Termurah Qwords (Cloud Web Hosting E)

Anda akan mendapatkan jumlah sumber daya yang memadai untuk mebangun website baru. Jumlah storage 1GB, unlimited bandwidth, dan dapat membuat 3 account email, 3 database dan 3 sub domains.

Paket Cloud Web Hosting E

Kekurangan Lainnya Menggunakan Qwords

Qwords memiliki beberapa kekurangan lainnya (selain performa yang telah kita bahas sebelumnya), yang perlu Anda perhatikan.

1. Garansi 30 Hari Uang Kembali Tidak Berlaku Untuk Layanan Hosting yang Sudah Aktif

Saya senang mendapatkan pemberitahuan lewat email bahwa sejak bulan Februari 2019 lalu, Qwords memberlakukan garansi 30 hari uang kembali untuk akun baru dengan pemesanan hosting minimal 1 tahun.

Sebelumnya, sama seperti Masterweb dan Rumahweb, Qwords tidak memberlakukan garansi dengan alasan apapun. 

(Jika Anda tahu padahal mereka bertiga adalah pemain terbesar di Indonesia).

Kemudian saya mengunjungi website Qwords untuk membaca apa-apa saja syarat dan ketentuan garansinya.

Saya beritahu Anda:

Dalam standar industri web hosting, idealnya adalah garansi uang kembali diberlakukan untuk konsumen tanpa syarat apapun atau kalaupun ada syarat, pada umumnya tidak memberatkan konsumen.

Misalnya konsumen yang merasa tidak puas dengan layanan hostingnya, mungkin karena pada saat masa garansi servernya sering mengalami downtime atau speed yang lambat, support yang tidak membantu, dsb.

Pada intinya, konsumen perlu mencoba layanan hostingnya terlebih dahulu, baru jika merasa tidak puas, maka bisa mengajukan refund.

Saya kira wajar-wajar saja jika konsumen mencoba hosting yang baru saja dibelinya, jika konsumen merasa tidak cocok karena alasan tertentu, maka bisa mengajukan refund.. Intinya adalah garansi diberikan sebagai perlindungan untuk konsumen.

Saya yakin Anda pun akan setuju.

Tapi tidak di Qwords. 

Di Qwords, pembatalan layanan untuk hosting yang sudah aktif, maksudnya jika Anda sudah memesan hosting di Qwords, kemudian menggunakannya walaupun hanya 1 hari saja, Anda tidak akan bisa mengajukan refund dengan alasan apapun.

Jadi, boleh dibilang sebenarnya tidak ada garansi di Qwords. Meskipun mereka sebenarnya memberlakukan garansi 30 hari uang kembali.

Untuk memastikan hal ini, saya sudah menanyakannya langsung ke customer support Qwords.

tentang garansi di Qwords

2. Keterbatasan Dalam Fitur Backup

Qwords adalah satu dari sedikit penyedia hosting yang menyediakan fitur backup otomatis secara harian dan mingguan kepada pelanggannya.

Tetapi, fitur backup ini memiliki beberapa keterbatasan.

Pertama, hanya tersedia 3 file backup yang bisa Anda akses. Misalnya, ketika saya melihat file backup pada tanggal 6 November 2020, yang tersedia hanya ada tiga, yaitu:

  • Backup tanggal 5 November (backup hari kemarin)
  • Backup tanggal 1 November (kemungkinan backup awal bulan)
  • Dan backup tanggal 29 Oktober (mingguan)
File backup di cPanel Qwords

Kedua, tidak seperti beberapa provider lainnya seperti DomaiNesia dan Niagahoster yang sudah menggunakan JetBackup, dimana website Anda akan di backup secara otomatis dan ketika Anda membutuhkan file backup, Anda tidak perlu repot-repot mendownload nya secara manual, alih-alih, Anda dapat melakukan restore hanya dengan 1-2 klik saja.

Di Qwords, proses backup dan restore masih dilakukan secara manual.

Ketiga, jika Anda menggunakan control panel DirectAdmin, maka Anda perlu melakukan backup secara manual atau mandiri, karena sistem tidak akan melakukan backup secara otomatis (seperti pada cPanel yang terdapat 3 file backup pada penjelasan sebelumnya). 

3. Keterbatasan Pada Layanan Support dan Mahal nya Biaya Extended Support

Qwords membagi layanan support nya menjadi dua jenis.

  1. Standar support, dan
  2. Extended support

Standard support gratis, tapi layanan nya terbatas. Anda bisa membaca ketentuan nya secara lengkap disini.

Namun, sejujurnya saya tidak begitu paham bahkan setelah membaca ketentuan nya soal apa saja yang termasuk dalam layanan standar supportnya.

Mengapa?

Karena mereka mau memperbaiki error pada website WordPress test Qwords saya secara gratis, tetapi masalah-masalah yang lebih mudah atau kecil dari itu seperti pembuatan account email, add on domain, atau bahkan hanya mengganti tema cPanel saja dimasukkan dalam extended support dengan harga nya mahal, mulai dari Rp 75.000 per tindakan.

3. Banyak Penawaran Add-ons pada Saat Pembelian Hosting yang Menurut Saya Tidak Terlalu Penting

Qwords memberikan 3 pilihan add ons atau layanan tambahan yang sifatnya opsional. Jika Anda mau, Anda bisa ambil, tapi jika tidak maka tidak masalah.

Dan menurut saya, sebaiknya add ons nya tidak perlu Anda ambil. 

Pertama, add ons extended support nya mahal. Untuk 3 kasus yang lebih kompleks harga nya Rp 200.000 (up to 3 kasus) atau untuk satu kasus harga nya Rp 75.000.

Add ons Support Qwords

Kedua, add ons backup biaya nya sangat mahal dan layanan backup menggunakan CD dan USB ini sudah old school banget. Zaman sekarang semuanya sudah beralih ke teknologi cloud, bukan?

Jika Anda pengguna WordPress, Anda bisa memanfaatkan plugin backup seperti UpDraftPlus yang bisa memindahkan file backup Anda ke account cloud backup Anda seperti Dropbox dan Google Drive secara gratis alias tanpa biaya.

Add ons Backup

Ketiga, ada layanan add ons lainnya seperti hosting insurance sebesar 240.000/tahun. Well, ini tidak masuk akal, karena kerugian yang Anda terima karena website yang down misalnya lebih dari 1 jam saja tidak bisa dihargai oleh uang sebesar 240.000/tahun.

Jadi, sangat tidak worth it.

Saya bahkan baru menemukan ada yang namanya hosting insurance setelah mereview lebih dari 30 provider baik lokal maupun internasional.

Add ons Lainnya Qwords

Rangkuman Paket Hosting Qwords dan Informasi Lainnya yang Perlu Anda ketahui

Rangkuman penawaran paket hosting di Qwords:

Qwords menawarkan banyak sekali paket web hosting yang mungkin bisa membuat Anda bingung, mulai dari paket cloud hosting yang memiliki 5 sub paket dimana setiap sub paket nya juga memiliki sub paket lagi sekitar 3-4 pilihan, hingga pilihan paket hosting VPS dan Dedicated Server.

Untuk pemula dengan website yang tidak memiliki banyak traffic (kurang dari 1000/hari), saya menyarankan untuk memilih (shared) Cloud Hosting - Value Performance.

Paket Value Performance

Informasi penting lainnya yang perlu Anda ketahui:

  • Pilihan server: Jakarta, Surabaya, USA dan Singapore
  • Control Panel yang digunakan: cPanel dan DirectAdmin
  • Gratis domain: Jika Anda membeli minimal paket Cloud Web Hosting L Plus dengan durasi 1 tahun
  • Instalasi aplikasi (WordPress, Joomla, Drupal, dll): Dapat di instal dengan sangat mudah, sudah ada tool Softaculous di cPanel dan DirectAdmin.

Apakah Saya Merekomendasikan Qwords?

Saya tidak merekomendasikan Qwords, baik yang menggunakan cPanel maupun yang menggunakan DirectAdmin.

Karena hasil pengujian performa nya tidak bagus, baik yang menggunakan cPanel maupun DirectAdmin.

Dan jika dilihat dari sisi harga dan kualitas, ada provider yang lebih baik yang bisa Anda pilih seperti DomaiNesia dan Niagahoster.

5 KELEBIHAN

  • Rata-rata load time yang cukup cepat (0,862 detik) untuk paket hosting yang menggunakan cPanel
  • Paket termurah nya, yaitu 'Cloud Web Hosting E' memiliki jumlah sumber daya yang lebih dari cukup untuk membangun website baru
  • Layanan support yang baik (rating: 4/5) dengan response ticket yang cepat
  • Harga hosting yang tergolong murah (DirectAdmin) dan untuk mendapatkan harga Rp 14.500 tidak perlu berlangganan langsung selama 3 tahun
  • Gratis migrasi hosting

6 KEKURANGAN

  • Rata-rata uptime nya buruk (yang menggunakan cPanel: 99,77% dan yang DirectAdmin: 99,64%)
  • Rata-rata load time yang sangat lambat pada paket hosting yang menggunakan DirecAdmin (1980 ms)
  • Gagal pada pengujian load impact, baik yang menggunakan cPanel maupun DirecdtAdmin
  • Memiliki aturan garansi yang sangat ketat = tidak ada garansi
  • Sistem backup nya masih tradisional dimana klien perlu men download backup dan melakukan restore secara manual. Mereka belum menggunakan JetBackup
  • Banyak penawaran add-ons pada saat pembelian hosting yang menurut saya tidak penting dan tidak perlu Anda pilih, seperti asuransi uptime dan layanan backup CD/DVD.
  • Terimakasih admin reviewnya

    sy hanya mau meng info kan dulu sy pernah host di qwords
    setiap mau menanyakan hal di chat memang costumernya kaya gaptek tidak mengerti dan disuruh mengatasi ke teknisi, ticket supportnya juga sama aja

    Dulu sy sewa paket termurah 1gb tapi lupa paket apa, lalu sy upgrade ke paket lebih tinggi 10gb karena storagenya udah banyak, tapi malah sering down atau susah di akses web saya dan suruh upgrade lagi padahal storage belum sampai 2gb, dan situs sy sudah menghasilkan perbulannya dan mungkin sy jadi sukses sekarang, tapi malah menurun dan sekarang tidak usaha online lagi karena awal mulanya dari situ (:

  • Servicenya payah sekarang ga kayak dulu awal awal saya hosting, saya ada uang deposit dan minta untuk dibayarkan hosting A, terus deposit saya disembunyikan karena untuk hosting A sesuai perjanjian, sewaktu jatuh tempo tidak dibayarkan malah ditagihkan lagi. jangan hosting di Qwords, KAPOK!
    Parahnya customer service-nya bener-bener tidak paham teknis.

    • Halo Pak Basuki, deposit memang tidak bisa digunakan secara otomatis spesifik ke produk tertentu, secara otomatis akan mendebet Semua tagihan yang terbaru.

      Proses yang bapak inginkan adalah proses manual, dan memang proses manual tidak bisa otomatis, perlu ada orang yang mencatat secara manual dan membayarkan. Sehingga perlu kami hapus dari sistem Sisi user nominal deposit bapak, namun di sisi akunting kami tetap tersedia.

      Mohon maaf atas ketidaknyamanannya ya.

      Bapak tidak perlu khawatir mengenai deposit Manual bapak, dan bisa ditanyakan secara manual kepada tim kami melalui support Ticket.

  • QWORDS parah, seenaknya menghilangkan fitur tanpa pemberitahuan. ketika dikomplain, mereka menyarankan untuk upgrade. cara cari uang yg tidak etis

    • Halo MAK
      untuk setiap perubahan selalu ada informasi yang kami sampaikan ke end user, mohon cek kembali email email yang sudah kami kirimkan.
      Terima kasih

  • Saya pelanggan Qwords sejak 2013, dan entah kenapa saya tidak segera memutuskan untuk pindah…

    Seperti kata Mas Willya, customer service-nya bener-bener tidak paham teknis. Ini menyusahkan banget karena untuk Qwords melakukan banyak pembatasan untuk WordPress (saya lupa persisnya tapi ini sempat membuat plugin JetPack dan beberapa lain dari Automattic bermasalah). Dan untuk side project saya yang menggunakan PHP agak jadul, Qwords juga tidak mau support.

    Soal lambatnya jangan ditanya, parah banget sih kalau ini…

    Awalnya saya pikir ya sudah lah ya, toh meski customer service-nya gaptek dan website-nya lambat, harganya masih lumayan. Toh website saya juga nggak serame itu.

    Eh ternyata dari tahun ke tahun harganya terus menerus naik. Awal langganan itu dulu namanya Premium A, cuma 400rb. Sekarang tiba-tiba jadi 660ribu! Nama paketnya berubah jadi Cloud L. Saya gak tau apakah ini paketnya sekadar ubah nama atau ada juga yang dikurang dan tambahin. Gak pernah ada pemberitahuan. Tapi memang kenaikan harganya sedikit-sedikit, jadi nggak terlalu sadar.

    Qwords jelek banget deh emang. Nyesel saya gak pindah dari dulu.

      • Iya mas. O iya, matur nuwun sanget review-review-nya ya. Membantu sangat buat saya yang mau nyari-nyari hosting. Udah lama gak update. Hehe.

    • Halo Dipa, ini kami sudah lama melihat reviewnya, tapi tidak ada nama DIPA di database kami, apakah menggunakan nama lain? dan bisakah diinformasikan nama domainnya? karena meskipun dari tahun 2018 kami masih memiliki track data mengenai jika terjadi downtime

      mengenai penyesuaian paket, wajar saja jika dilakukan karena memang premium A didesain pada tahun 2010, dan cloud L didesain pada tahun 2014, dan sekarang pun sudah berubah menjadi Cloud L Plus, karena adanya inflasi dan kenaikan biaya servis (staff, lisensi, pendukung lainnya)

      Untuk Customer Service kami sudah banyak sekali perubahan dan perbaikan. Serta mengenai masalah JETPACK, ini masalah umum yang terjadi karena jetpack sendiri tidak reliable networknya, serta sering terblok oleh firewall karena recursive request UDP.

      Semoga memperjelas ya dan kami tunggu informasi soal nama domainnya apa.

  • Kualitas sangat buruk. Saya sangat kecewa dengan qwords.

    Sering down dan pelayanan ticket supportnya juga tidak bagus.

    Kalau saya dianggap bohong.

    Silakan admin situs penasihat hosting email ke saya.

    Dan saya akan paparkan semua bukti kalau saya memang menggunakan layanan qwords.

    Mulai dari chat di ticket suport dan seluruh printscreen situs saya yang selalu down.

    Nanti biar di publish disini jika adminnya berkenan.

    Terima kasih

    • Halo Mas Dewa, terima kasih sudah share pengalamannya dengan Qwords. Semoga keluhannya di dengar oleh representative Qwords yang mungkin datang berkunjung kesini ya.

  • Waduh…sy baru aja langganan nih paket bisnisnya..

    Gmn ya..apes bgt deh klo tau kyk gini.

    Iya sih cs nya payah bgt…tanya teknis,,,malah dikasih url suruh pelajarin.

    Dah gtu mau minta tlong ke teknisnya, malah suruh bayar 40 ribu utk sekali tolong.

    Waduh..di mwn aja gratis lho..

    Sy kira mwn payah,,ternyata msh ada yg lbh parah ya.

    Btw sy user kedua hosting tsb ya..bukan mau jatuhin atau lebihin satu sama lain.

    • Halo Ahmad, untuk layanan service kami, bantuan teknis ada dua, bantuan teknis GRATIS untuk hal yang TIDAK bisa dilakukan dari sisi AHMAD, lalu bantuan teknis BERBAYAR yang dimana hal tersebut bisa dilakukan dari sisi AHMAD, namun ahmad tidak mau melakukan hal tersebut sendiri.
      Konsep ini dinamakan Manage Service, dan di Qwords dikategorikan sebagai Extended Support.

      Dikarenakan hal ini bisa menyita waktu tim support kami (sementara bisa dilakukan sendiri oleh AHMAD), dan ada biaya yang dikeluarkan, wajar sekali jika kami mencharge layanan ini, sebagai gantinya, Ahmad mendapatkan pelayanan yang lebih memuaskan.

      Untuk harga layanan Extended Support kami termasuk cukup murah, sebab banyak provider lain mencharge sekitar Rp.600.000 per Jam untuk bantuan sejenis.

  • Hati-hati loh Mas. Jangan menulis review Qwords sembarangan nanti owner-nya si Rendy ngamuk loh. Denger-denger owner Qwords mudah emosi kalau melihat review negatif perusahaannya. Sudah banyak korban review di blog dan forum.

    • Ini menarik, saya tidak tahu siapa Anda, tapi jika Anda benar-benar membaca review ini, seharusnya Anda tidak boleh bilang bahwa review ini ditulis sembarangan. Review saya pakai data: saya beli hostingnya – saya monitoring uptime dan load timenya serta menguji layanan supportnya.

      Sayang disayangkan jika bener yang Anda katakan kalau owner Qwords tidak dapat menerima review negatif, karena justru dari review inilah mereka bisa tahu kekurangannya dan seharusnya berusaha untuk memperbaikinya.

    • Halo Royani, dulu Owner Qwords memang suka marah jika orang melakukan false review, untuk masalah hal ini Mas Willya sudah banyak berkoordinasi dengan Qwords

  • {"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}
    >