Hosting Luar Negeri Terbaik

Berdasarkan data real yang terukur: uptime dan page load time


Catatan Penting:
Kami sedang melakukan monitoring ulang (uptime dan speed test) terhadap semua web host Indonesia yang kami review.
Saat ini, kami belum bisa merekomendasikan hosting Indonesia manapun hingga monitoring ulang selesai dilakukan.
(Sementara Anda bisa mengunjungi website review hosting lainnya yang professional)
Nantikan review terbaru kami yang kemungkinan akan diupdate pada 5 Oktober 2019. Terima kasih! :)

Saya telah menganalisis lebih 20 web hosting yang berbeda, - Menguji semua hal yang dibutuhkan untuk menentukan apakah hosting itu bagus/tidak, seperti uptime, waktu response server, page load time dan juga layanan supportnya.

Sehingga pada akhirnya siapapun Anda baik:

  • Blogger pemula atau berpengalaman
  • Individu yang baru memulai bisnis online
  • pelaku toko online
  • web developer
  • pemilik bisnis kecil menengah/UKM
  • Dan semacamnya.

.... Panduan ini akan membantu Anda untuk menentukan perusahaan web hosting luar negeri terbaik  yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Pertama-tama, mari kita lihat perbandingannya dalam table dibawah ini:

10 web hosting luar negeri terbaik
yang telah saya review:


Earning disclosure: Beberapa layanan web hosting yang tercantum dihalaman ini berisi link affiliasi. Saya sangat menghargai jika Anda menggunakan link affiliasi disini. Terima kasih atas support Anda. Saya sangat menghargainya 🙂

RANK

WEB HOST

BIAYA

UPTIME

LOAD TIME

SUPPORT

RATING

1

$3,95/bln

99,99%

470ms

10/10

2

$3,92/bln*

99,90%

313ms

10/10

3

$2,95/bln*

>99,99%

510ms

9/10

4

$2,95/bln

99,91%

432ms

10/10

5

$1,99/bln*

99,98%

946ms

6/10

6

$2,55/bln

99,94%

490ms

8/10

7

$2,95/bln

99,92%

799ms

8/10

8

$7,95/bln*

99,92%

565ms

8/10

9

$3,95/bln*

99,97%

846ms

7/10

10

eHost (offline)

*Harga berlaku untuk pembelian hosting selama 36 bulan

Bagaimana Proses/Cara Saya Memilih Web Hosting Terbaik tersebut?

Ini adalah pekerjaan yang tidak mudah.

Dengan adanya ratusan perusahaan web hosting yang menawarkan semua jenis hosting yang sama, ini menjadi tantangan bagi saya untuk menemukan yang terbaik diantaranya.

Saya secara manual melakukan pengetesan uptime, page load time, waktu response server dan juga melakukan research terhadap review online yang telah terverifikasi sehingga hasil research ini akan sangat membantu Anda dalam mengambil keputusan.

Nah didalam panduan ini, Anda akan mengetahui bagaimana proses/cara saya menilai kualitas suatu web hosting, sehingga Anda akan mengetahui layanan web hosting yang seperti apa yang Anda butuhkan.

Step: #1 Saya hanya mempertimbangkan perusahaan web hosting yang memiliki reputasi yang bagus berdasarkan review online yang telah terverifikasi

Pertama-tama, saya mengeleminasi perusahaan web hosting yang berumur kurang dari tiga tahun dan juga yang memiliki banyak review negatif di review online yang telah terverifikasi.

Saya tidak mau buang-buang waktu untuk mengetes kualitas suatu web hosting dengan reputasi yang belum terbangun dengan bagus, yang umumnya baru berumur tiga tahun atau kurang, karena biasanya lebih beresiko.

Tentu Anda tidak ingin menggunakan layanan web hosting yang beresiko, bukan?

Selain itu, perusahaan web hosting yang direkomendasikan oleh WordPress.org juga menjadi pertimbangan saya.

... Setelah menganalisis lebih dari 20 web hosting yang berbeda, saya menemukan 10 web hosting yang mempunyai reputasi terbaik berdasarkan banyaknya review positif yang telah terverifikasi.

Berikut detailnya.

Step: #2 Saya hanya memilih perusahaan web hosting yang menyediakan layanan support 24/7, - Dengan support yang cepat, efisien, dan "knowledgable"

Dalam rangka untuk mengetahui perusahaan web hosting mana yang paling cepat, ramah, efisien dan 'knowledgable" dalam urusan technical support, saya melakukan pengujian melalui live chat dan tiket bantuan.

Inilah yang saya temukan:

Perusahaan
Web Hosting

Kecepatan
Membalas Pesan

Rating Secara Keseluruhan
(Efisien, Cepat, ramah dan Knowledgable)

20 Detik

41 Detik

59 Detik

50 Detik

2 Menit 48 Detik

4 Menit 11 Detik

30 Detik

32 Menit 45 Detik

10 Menit 5 Detik

Pengujian dilakukan pada rentang waktu 9 November - 7 Desember 2016. Khusus untuk Dreamhost diuji oleh pihak ketiga.

Step: #3 Saya mengeleminasi perusahaan web hosting yang memberikan informasi harga yang ambigu dan tidak menawarkan jaminan uang kembali

Ada sebagian web hosting yang menawarkan harga murah atau sangat murah untuk menarik calon pembeli.

Kemudian si calon pembeli tertarik dan mengisi detail pembelian hosting, lalu tanpa diketahui sebelumnya, ternyata di tahap-tahap terakhir proses checkout, perusahaan web hosting itu dengan sengaja menambahkan biaya wajib yang membuat harga murah tadi menjadi mahal.

Biasanya mereka menyamarkan biaya tersebut dengan sebutan Blast, Flash, Sonic, Expert dan semacamnya yang pada dasarnya enggak penting dan ambigu. 

Selain itu, ada juga sebagian web hosting yang tidak memberikan jaminan uang kembali kepada pelanggannya.

Tentu saja, saya eleminasi semua perusahaan web hosting yang seperti itu dan tidak memasukkannya dalam list perusahaan web hosting luar negeri ini.

... Hingga step #2, saya telah mengumpulkan 10 web hosting dengan reputasi dan support terbaik, nah di step #3 ini, Anda akan melihat perbandingan harga dari masing-masing 10 penyedia hosting tersebut.

Berikut perbandingan harga:

Perusahaan
Web Hosting

Harga per Bulan Untuk Pembelian Selama

12 Bulan

24 Bulan

36 Bulan

$3,95 per bulan

$3,95 per bulan

$3,95 per bulan

$4,40 per bulan

$3,92 per bulan

$5,45 per bulan

$4,95 per bulan

$3,95 per bulan

$6,99 per bulan

$5,99 per bulan

$3,25 per bulan

$3,25 per bulan

$3,50 per bulan

$3,95 per bulan

$3,95 per bulan

$3,95 per bulan

$9,95 per bulan

$7,95 per bulan

$7,16 per bulan

$6,36 per bulan

$5,66 per bulan

$3,50 per bulan

$3,25 per bulan

$3,00 per bulan

Seperti yang Anda lihat pada perbandingan harga tiap-tiap hosting diatas, sebagian besar penyedia web hosting memberikan harga termurah hanya apabila Anda mendaftar selama 24 atau 36 bulan saja.

Namun... ada beberapa penyedia web hosting yang memberikan harga yang fair, diantaranya adalah SiteGround, GreenGeeks, MDDHosting dan iPage Hosting.

#4 Minimal uptime 99,90

Ada tiga faktor krusial yang menentukan bagusnya kualitas suatu penyedia web hosting, diantaranya adalah uptime, page load time dan layanan support.

Diantara ketiga faktor tersebut, menurut saya yang paling penting adalah uptime. Bila suatu penyedia hosting memberikan harga yang murah, support yang baik, namun tidak didukung oleh kinerja server yang stabil dan konsisten, maka sama saja tidak bagus.

Karena bagusnya suatu web hosting itu terletak pada kemampuan/performance servernya.

Jadi, saya telah mengumpulkan data rata-rata uptime  dari masing-masing penyedia web hosting yang telah dimonitoring menggunakan layanan dari Pingdom.com (tool monitoring uptime terbaik sejauh ini) selama 12 bulan.

Berikut detailnya:

BlueHost

>99,99%

Siteground

99,99%

iPage Hosting

99,98%

Hostgator

99,97%

MDDHosting

99,94%

GreenGeeks

99,92%

InMotion Hosting

99,91%

A2 Hosting

99,90%

Dreamhost

99,90%

Sumber data/Referensi berdasarkan pengujian yang telah dilakukan oleh HostingFacts

Anda mungkin bertanya-tanya - Mengapa tidak ada satupun web hosting dengan 100% uptime?

Pada kenyataannya, bahkan website seperti Google, Facebook, dan Amazon pun pernah mengalami down dari waktu ke waktu.

Jadi angka 100% hanyalah ada dalam mitos.

Saya pribadi tidak akan khawatir terhadap perbedaan uptime diatas, yang terpenting adalah minimal 99,94%.

SiteGround, Bluehost dan HostGator adalah yang terbaik dalam hal uptime.

#5 Server yang handal

Page load time adalah faktor krusial lainnya yang perlu Anda perhatikan ketika memilih suatu web hosting.

Karena salah-salah memilih hosting, mau seoptimal apapun Anda mengoptimasi kecepatan website Anda, itu akan sia-sia.

Sebab itulah Anda jangan memilih web hosting asal-asalan.

Nah, disini saya sudah mengetes waktu loading tiap-tiap perusahaan web hosting yang saya rekomendasikan dengan menggunakan tools Pingdom.

Dan inilah hasilnya:

A2 Hosting

313ms

InMotion Hosting

432ms

Siteground

470ms

MDD Hosting

490ms

BlueHost

510ms

DreamHost

565ms

GreenGeeks

799ms

HostGator

846ms

iPage

1964ms


Perlu Anda ketahui bahwa page load time adalah salah satu faktor penting dalam algoritma Google dalam merangking website Anda di mesin pencarian.

#6 Fitur-fitur yang ditawarkan

Setelah pada akhirnya saya mengumpulkan 10 web hosting terbaik dari step #1 hingga step #5, kemudian saya melihat semua fitur-fitur yang ditawarkan oleh masing-masing web hosting, seperti:

  • Gratis domain
  • Termasuk gratis biaya migrasi / transfer website
  • Kemudahan dalam mengoperasikan panel hosting
  • Adanya tools pendukung, seperti Softaculous yang dapat menginstal aplikasi CMS seperti WordPress hanya dalam 1 klik
  • Termasuk disk space dan bandwidth yang unlimited
  • Penggunaan SSD (solid state drive) pada web hosting - perlu diketahui bahwa penggunaan SSD akan membuat load time website lebih cepat daripada penggunaan hard disk tradisional
  • Termasuk back up otomatis
  • Dapat menghost kan banyak domain / unlimited domain tanpa dikenakan biaya di paket shared hosting manapun yang dipilih
  • Menawarkan penggunaan teknologi yang ramah lingkungan, "green hosting"

Berikut rating saya terhadap 10 web hosting berdasarkan fitur-fitur yang ditawarkan:

Perusahaan
Web Hosting

Rating Berdasarkan
Fitur-Fitur yang Ditawarkan

BlueHost

A2 Hosting

InMotion Hosting

DreamHost

iPage Hosting

HostGator

Kesimpulan

Setelah mempertimbangkan enam hal, mulai dari reputasi perusahaan, harga, fitur, uptime, page load time hingga customer supportnya, saya sampai pada kesimpulan dan agar tidak membingungkan Anda untuk menemukan penyedia hosting mana yang terbaik, saya mengurutkannya dibawah ini mulai dari yang terbaik.

Perusahaan
Web Hosting

Rating Secara Keseluruhan

*Harga berlaku untuk pembelian hosting selama 36 bulan

  • Katanya, meski hosting di singapore, tapi MENG-AKTIFKAN CLOUDFLARE, sama aja kayak memindahkan server ke Amerika (jadi jauh, ms/loadtime meningkat). Apa benar begitu, mas Wilya?

    • Maksudnya adalah IP Adress website kita saja yang pindah pak menjadi IP Address Amerika. Tapi kalau ms/load time meningkat itu tidak benar, sebab pengunjung yang datang nantinya tetap akan di serve dari server terdekat. Misalnya, ada pengunjung website Bpk dari Indonesia masuk, nanti akan dilayani dari server CloudFlare yang dari Singapore, begitu juga ketika ada pengunjung dari Amerika datang, maka akan dilayani dari server yang di Amerika. Intinya akan di layani dari server terdekat. Beginilah secara singkat cara CDN bekerja.

  • Assalamu’alaikum mas Willya.
    Saya mau bertanya.
    Saya sudah membuat website yang berbasis video conference, trus beli hosting lokal kok down terus. Kira-kira hosting luar yang cocok untuk video conference apa mas?
    Terimakasih.
    Wassalam.

    • Wa’alaykumsalam mas Oji.
      Jika mas ada budget lebih, bisa mempertimbangkan untuk menggunakan VPS seperti di DO atau Vultr (untuk pilihan unamanged),
      Atau Cloudways (untuk managed hosting).
      Atau WPX Hosting dan KINSTA (untuk managed WordPress hosting).

      Jika terbatas budget, saya rasa Siteground sudah cukup kuat.

  • Mas, saya mau tanya. saya mau pindah hosting ke siteground. karena hosting sekarang yang saya gunakan sangat lemot, untuk ukuran shared host. Pilihan saya di siteground, namun kawan saya merekomendasikan di hawckhost. yang ingin saya tanya pernah review hosting hacwkhost ngga mas menegenai uptime dan kehandalan server dari perusahaan hawckhost. Terimakasih atas jawabannya.

    • Maaf, tidak pernah mas. Saya pernah pakai hosting di Hawkhost, tapi belum pernah monitoring performance nya.

  • Mas saya ingin beli hosting untuk web internasional.hosting apa yg performanya bagus dan terbaik.agar pengunjung saya dari seruluh dunia mudah mengakses nya?

  • Salam mas Willya,

    Mau konsultasi, saya rencana mau sewa hosting di A2 Hosting krn saya lihat cukup baik melalui info review mas Willya.

    pertanyaan saya adalah apakah berpengaruh dalam hal kecepatan akses pembaca blog saya ke website saya nantinya. 90% pengujung blog saya dari indonesia. Soalnya A2 hosting ini adanya di Amerika, klu tidak salah.

    Makasih.

    • Salam mas Subhan,

      Untungnya si A2 Hosting menyediakan server yang berlokasi di Singapore mas, jadi tidak terlalu berpengaruh kok karena jarak Singapore dan Indonesia juga dekat. Dan kebetulan Penasihat Hosting lokasi servernya juga berada di SG.

  • Salam kenal.
    Selamat sore mas Willya, terimakasih pencerahannya yang semakin membuka mata saya sebagai pemula dengan semakin banyaknya yang belum saya ketahui mengenai web design, Saya sedang coba membuat online web store/ Reseller menggunakan fasilitas gratis yang disediakan wix.com, kemudian saya disarankan untuk menghubungkannya ke domain saya ( yang belum saya miliki ) yang dapat juga membelinya di wix.com dengan harga yang cukup mahal buat saya yang betul betul mau memulai/ pemula.
    Setelah tanya satu dua teman yang ( sedikit ) mengerti mengenai web, ada yang menyarankan saya untuk menyewa web hosting dan ada yang menyarankan untuk sekalian menyewa VPS dengan alasan kalau nyewa web hosting seperti sewa tempat kos tapi kalau sewa VPS seperti sewa tanah kosong yang kita bebas membuat apapun didalamnya.
    Untuk itu saya mohon saran mas Willya, apa yang mesti saya pilih untuk memudahkan usaha saya yang baru mau dimulai ini.
    Apakah sewa hosting/ VPS sudah termasuk Domain ?
    Bagaimana dengan Fasilitas VPS gratis yang disediakan Google Cloud ? Cukup baguskah untuk dicoba sebagai pemula ?
    Terima kasih atas sarannya.
    Salam

    Etten JH.

    • Salam kenal mas Etten, untuk pemula saran saya mulai dari shared hosting terlebih dahulu, apalagi mas mau membuat website baru yang sebenarnya belum membutuhkan resources yang besar. Soal domain, ini harganya murah kok, harganya tergantung provider yang mas pilih, mulai dari 99rb – 150rb per tahunnya. Namun saat ini sudah banyak juga hosting yang menawarkan paket hosting include free domain. Selengkapnya mas bisa baca di https://penasihathosting.com/hosting-terbaik

      Kalau Google Cloud saya belum pernah mencobanya, jadi saya tidak tahu, mas bisa tanyakan ke ahlinya dalam hal ini.

  • Salam mas….
    Saya beli hosting di siteground dan domain idwebhost kemudian di siteground dapat free cloudflare, sudah saya cek di cloudflare bahwasannya domain saya sudah aktif mas… Tapi nameserver domain saya masih ada nameserver dari siteground trus dari cloudflare saya tidak dapat nameserver kan biasanya dapat mas misalnya xxx.ns1.cloudflare.com tu kan diletakkan di domain kita ya mas nah ni maslahnya saya tidak dapat nameserver dari cloudflare. Apa karna terhubung atau masuk dipelayanan siteground yang free cloudflare tu mas?… Krna saya berlangganan yang GrowBig mas…

    Trimaksih… Mhon bimbingannya mas

    • Salam, coba ditanyakan langsung ke CS nya Siteground langsung mas, apakah sudah otomatis aktif atau harus diintegrasikan secara manual. Karena saya disini juga tidak bisa bantu cek, tidak tahu alamat domainnya.

  • Salam mas,
    Mas kalau Saya beli hosting siteground dan domain di niagahoster, Saya mau fokus blog Ingres, bagus ndak mas??? Domain lumayan jg harga di siteground , thank mas

    • Salam mas, saya engga ngerti apa itu blog Ingres mas. Tapi domain di Niagahoster dan hosting di Siteground ini bisa kok, nanti diarahkan saja nameserver domainnya ke NS Siteground.

  • saya sudah beralih hosting ke Siteground setelah transfer itu saya masih menggunakan WordPress yang lama otomatis yang terdaftar di Siteground WordPress yang lama itu mz, kemudian saya masuk ke admin wordpress disarankan untuk update wordpres 5.0 itu bagaimana mz apakah berpengaruh ke hosting saya yang di Siteground?

    • Saya kurang paham maksud menggunakan WordPress yang lama, tetapi kalau hanya update WordPress ke 5.0 tidak akan berpengaruh kok, pastikan saja demi keamanan website mas Sodikin di backup dulu sebelum update.

      • Sebelum transfer website mz… wordpress 4.9.9 yg saya pake trus saya transfer website ke siteground otomatis wordpress 4.9.9 yg waktu di backup tu mz… trus saya update wordpresa 5.0.1 pengaruh gak mz dengan siteground saya?…

        Antara wordpress yg lama (versi 4.9.9) dengan worpress 5.0.1

          • Mz… saya mau tanya lagi mz… ini saya kan sudah pindah ke siteground (Growbig termasuk free cloudflare) pertanyaan saya mz… apakah saya harus masuk ke cloudflare trus add site seperti biasanya mz ketika tergabung ke cloudflare yg nantix akan mendapatkan NS cloudflare

            Tadinya saya mendapatkan email bahwasannya website saya sudah aktif cloudflare melalui siteground.com keeaokan harix saya dapt email dri cloudflare untuk menambahkan site otomatis dapet NS dong… nah bagaimana solusix?… apa yg harus saya lakukan mz?…

            Trmkasih

          • Coba email saya langsung di randi(at)penasihathosting(dot)com dan email saya alamat domainnya, nanti akan saya bantu cek mas.

  • Hello master, mohon pencerahannya saya pernah punya blog wordpress tentang prediksi angka pengeluaran tapi di suspen terus karena sewa di indonesia, boleh minta saran mas pilih hosting luar negri apa yang cocok buat saya dan bagaimana cara memesannya?? Terima kasih

    • Boleh dijelaskan lebih detail ttg konten webnya mas? Saya kurang paham dg blog ttg prediksi angka pengeluaran. Tapi di shared hosting memang memiliki keterbatasan2, saran saya mas perlu mempertimbangkan upgrade paket hostingnya ke VPS.

  • Mau tanya mz….
    Saya sudah punya website dulu beli domain di idwebhost kemudian saya ingin website saya tembus ke luar negeri cz saya bergerak di bidang tour and travel. Hosting mana yg bisa saya pake ya mz agar bisa tembus eropa. Kebetulan saya masih pemula dan baru kali ni buat website dan apakah website saya bisa ditransfer ke tempat hosting yang baru tu mz jadi biar gak nulis artikel paket lagi. Trmkasih

    • Berarti saat ini visitor sebagian besar masih Indonesia ya? Saran saya Host di Sitegroundsaja dengan memilih server Singapore. Nanti websitenya di koneksikan dengan Cloudflare agar lebih ringan loadingnya ketika di akses di Eropa.

      • iya mz… masih Indonesia pengunjungnya mz….
        untuk Cloudflare sudah saya gunakan itu mz…
        apakah masih perlukah saya menggunakan Host di Siteground mz?…….

        mohon bimbingannya mz…

          • Mz… Mhon infox mz… Saya sudah pindah hosting ke Siteground, untuk megetahui bahwasannya tu sudah berhasil apa tidaknya darimanax ya mz?…. Trus juga mz… Ada cara menganti hosts file di windows -> system32 -> …. -> sampai degan host gtu mz… Tolong dijelaskan mz… Trmaksih

          • Kalau file2 website sudah dipindahkan ke Siteground dan domain sudah diarahkan ke nameserver nya Siteground, kemudian website sudah live, maka artinya sudah berhasil pindah. Pertanyaan kedua kurang paham saya.

  • mau tanya mas. saya mau bikin situs yang target marketnya luar negri. Kan ada hosting lokal yang servernya di US. Kalau dibandingkan yang asli US bagus mana? Kalau hosting lokal tapi server US, apakah trafik langsung ke US atau ke hosting lokal dulu terus diarahkan ke server US?

    • Saya belum pernah bandingkan mas, tapi menurut pengalaman saya si lebih bagus hosting luar seperti Siteground atau A2 Hosting. Kalau pakai hosting lokal server US sama saja kok cara kerjanya, traffic nanti dilayani langsung dari server di US.

  • waah tulisan2nya sangat mencerahkan, ada pengalaman pake hosting namecheap gak mas? penasaran dengan tawaran paketnya. btw kalo misal situs untuk dropshipping target market internasional apa cukup dengan hosting local dan minimal space berapa MB/GB? ..terima kasih

    • Belum pernah pakai Namecheap nih mas. Kalau target internasional harus pilih hosting dengan lokasi server di luar juga mas, misalnya di US. Saran saya pilih Siteground paket Starter.

  • Gan, mohon untuk sarannya. Jika saya mau membeli hosting yang sanggup menampung sampai pengunjung per hari atau per kondisi tertentu sampai 1 juta pengunjung perhari. Kira kira pakai hosting apa? kemudian apakah itu share hosting atau cloud hosting? dan sarannya apakah penyedia hosting apa, luar atau dalam negeri.

    Terima kasih.

    • Serius 1 juta per hari? Saran saya sewa dedicated hosting saja di Siteground mulai dari paket Entry Level. Kalau target pengunjungnya Indonesia, ambil server Asia-Pacifik saja.

  • Mas tolong bantuannya.

    Saya bingung milih server yang cocok untuk site saya. Adapun site yang akan dibuat khusus untuk program kesehatan.

    Dan rencananya akan digratiskan program tersebut. Kemudian untuk penangan server yang cocok untuk site tersebut jika dikemudian hari harus menangani kunjungan atau permintaan sekitar 1 juta pengunjung perhari, baik tiba-tiba misalnya ada bencana alam atau lainnya. Kira-kira yang paling cocok pakai server apa adan itu Apakah share hosting atau cloud?
    Terima kasih.

    • Boleh mulai dari shared hosting terlebih dahulu. Nanti kalau beneran sampe 1 juta per hari, bisa di upgrade ke Dedicated Hosting.

  • Mas, saya pingin punya website perusahaan sendiri yang bergerak di bidang Tour and Travel. Clients saya semuanya berasal dari eropa dan usa yang suka ikut tour ke indonesia. Hosting yang mana yang disarankan untuk saya beli agar diakses lebih cepat oleh calon orang-2 dari luar negeri?

  • untuk perbandingan harga, quality, speed, diantara web hosting lokal & web hosting luar negeri, lebih baik yang mana mas?

    • Tergantung, terutama Siteground dan A2 Hosting lebih baik dari web hosting lokal berdasarkan data yang ada. Tp yang pasti hosting luar lebih mahal lo ya.

  • mas kenapa hwkhost yang banyak direkoemndasikan oleh teman-teman gak ada? dan akhir” ini sering downtime dan balasan tiket cukup lama bahkan hampir 1 jam?

    • Kenapa banyak direkomendasikan teman-teman? Karena harganya murah, betul ga?
      Jujur saya tidak punya datanya Hawkhost dan bukan merupakan hosting yang popular juga dibanding yang saya rekomendasikan disini.
      Lebih baik pilih yang memang sudah bagus, ada datanya, jelas dan sudah terbukti 🙂

  • Halo Mas Will.
    Thx atas artikelnya sangat informatif sekali.

    Boleh minta nasihat, saya mau beralih dari siteground ke hawk host karena selama ini saya merasa siteground growbog 20GB kemahalan dan banyak sisa space tidak terpakai sekitar 10Gb. Apakah mas willya punya pengalaman pakai hosting hawk ini. thx

    • Halo Mas,
      Saya puya pengalaman sekitar 12 bulan pakai Hawk Host, itu sudah lama ketika awal-awal bikin blog dengan target Internasional tahun 2015/16. Dulu saya belum mengerti byk soal hosting, saya pilih Hawk Host karna harganya murah dan direkomendasikan temen saya. Yang saya ingat si support nya lumayan baik meskipun rasanya agak lama waktu tunggu balasnya (ticket support). Kalau uptime dan load timenya saya tidak punya data, jadi tidak bisa kasih rekomendasi.

      Kalau mas nya ngerasa kemahalan bayar $14,95/month dg asumsi kyknya mas hosted byk blog ya? Menurut saya worthed kok mengingat uptime dan load timenya sangat stabil, apalagi supportnya bagus sekali. Saya pribadi tidak pernah kecewa dengan Siteground. Tapi, kalau masnya mmg mau pindah, saran saya coba dulu saja trial 1 bulan.

  • Tolong rekomendasinya, hosting luar yang metode pembayarannya mudah, bisa tranfer lewat bank nggak perlu kartu kredit…

    • A2Hosting bisa pakai transfer bank kok mas Asas. Nanti mereka akan kirim invoice beserta informasi bank account mereka. Setelah transfer, account A2 Hosting mas Asas tidak bisa langsung aktif, mereka akan konfirmasi terlebih dahulu kalau mereka sudah menerima transferan dari mas.

  • >