Shared Hosting Luar Negeri Terbaik

Setelah Menganalisis 30+ Shared Hosting Global, Saya Menemukan 3 Hosting Ini Cocok Untuk Meng-Host kan Website Lokal

Oleh Willya Randika | June 13, 2020 66 Komentar


Last Updated: Juni 2020

Di artikel hosting lokal terbaik ini, saya mengatakan bahwa tidak ada satupun penyedia hosting lokal yang berhasil di semua faktor.

Ada yang gagal di faktor uptime, ada juga yang gagal di faktor speed. Bahkan ada juga yang gagal hanya karena tidak memberikan garansi kepada pelanggan baru.

web hosting terbaik

Saya tidak mengatakan bahwa hosting lokal jelek, tetapi sejujurnya jika tidak ada kesulitan dalam metode pembayaran dan bahasa, maka memilih penyedia hosting luar negeri adalah pilihan yang lebih baik jika Anda menginginkan hosting dengan performa yang lebih tinggi.


3 Pilihan Penyedia Hosting Luar Negeri Terbaik Penasihat Hosting

Ada banyak sekali pilihan hosting luar negeri di luar sana, tetapi mencari yang terbaik yang cocok untuk kebutuhan Anda itu sulit.

Pertama sekali, untuk website berbahasa Indonesia Anda membutuhkan hosting yang menyediakan server berlokasi di Singapore (karena jaraknya yang dekat dengan Indonesia).

Kemudian, krietria lainnya seperti reputasi perusahaan, uptime yang stabil, speed yang cepat, support 24/7, dan fitur yang kaya + security yang bisa dihandalkan juga perlu di perhatikan ketika memilih provider hosting terbaik.

Dan diantara banyak nya pilihan yang tersedia, hanya ada tiga penyedia yang bisa saya rekomendasikan kepada Anda, yaitu SiteGround, FastComet dan A2 Hosting.

Pengungkapan: Artikel ini berisi link affiliasi, yang artinya saya akan menerima komisi (mulai dari $50/sale) jika Anda mengklik link dan membeli hosting yang terdaftar disini. Ketika Anda mengklik link affiliasi, Anda tidak akan dikenakan biaya tambahan. Ini membantu saya untuk menjaga agar website ini dapat terus berjalan! Terima kasih atas support Anda. Baca lebih lengkap.


Ketiga penyedia hosting pilihan Penasihat Hosting

Pilihan Kedua

Review A2 Hosting

A2 Hosting juga hampir punya semua kelebihan seperti yang dimiliki oleh SiteGround.


Tetapi dengan rata-rata kecepatan yang lebih baik dari SiteGround dan FastComet, yaitu 0,718 detik (Updated: A2 Hosting memang lebih cepat dari kedua pesaingnya, tapi data penelitian kami yang terakhir menunjukan performa mereka kurang stabil).


Rata-rata uptime nya memang belum se-stabil SiteGround (99,90%), support nya saya pikir 9/10, dan fitur security nya tidak sebanyak yang ditawarkan oleh SiteGround.

Pilihan Pertama Penasihat Hosting

Review Layanan Shared Hosting SiteGround

SiteGround punya semua kelebihan yang Anda butuhkan dari penyedia shared hosting:


  • Mulai dari uptime yang stabil (99,99%) 
  • Load time yang cepat (0,845 detik) 
  • Layanan support terbaik (10/10)
  • Security yang dapat diandalkan dan
  • Fitur backup harian otomatis
  • Satu dari tiga penyedia hosting yang direkomendasikan langsung oleh WordPress.org

SiteGround adalah penyedia shared hosting terbaik yang pernah saya review.


Jadi, saya sangat percaya diri merekomendasikannya kepada Anda.

Pilihan Ketiga

Review FastComet Hosting

Rata-rata uptime mereka buruk (99,88%) karena maintenance selama 5 jam yang mereka lakukan.


Meskipun rata-rata kecepatan FastComet cukup bersaing dengan SiteGround, yaitu 0,966 detik, dan harga nya sedikit lebih murah, tetapi secara keseluruhan SiteGround dan A2 Hosting lebih baik.


Kelebihan FastComet yang tidak dimiliki kedua pesaingnya adalah mereka memiliki data center yang lebih banyak, yaitu 11 data center yang tersebar di seluruh dunia.


Bagaimana Proses/Cara Saya Memilih Web Hosting Terbaik tersebut?

Ini adalah pekerjaan yang tidak mudah.

Dengan adanya ratusan perusahaan web hosting yang menawarkan semua jenis hosting yang sama, ini menjadi tantangan bagi saya untuk menemukan yang terbaik diantaranya.

Saya secara manual melakukan pengetesan uptime, page load time, waktu response server dan juga melakukan research terhadap review online yang telah terverifikasi sehingga hasil research ini akan sangat membantu Anda dalam mengambil keputusan.

Nah di dalam bagian ini, saya akan menerangkan bagaimana proses saya melakukan research yang menuntun saya untuk menemukan tiga penyedia terbaik (SiteGround, A2 Hosting dan FastComet).


Penelitian:

Step #1: Saya hanya mempertimbangkan perusahaan web hosting yang memiliki reputasi yang bagus berdasarkan review online yang telah terverifikasi

Pertama-tama, saya mengeleminasi perusahaan web hosting yang berumur kurang dari tiga tahun dan juga yang memiliki banyak review negatif di review online yang telah terverifikasi, seperti HostingFacts.com.

Saya tidak mau buang-buang waktu untuk menguji kualitas web hosting dengan reputasi yang belum terbangun dengan bagus, yang umumnya baru berumur tiga tahun atau kurang, karena biasanya lebih beresiko.

Anda tidak ingin menggunakan layanan web hosting yang beresiko, bukan?

Selain itu, perusahaan web hosting yang direkomendasikan oleh WordPress.org juga menjadi pertimbangan saya.

Terakhir, saya tidak juga tidak ingin buang-buang uang dan waktu untuk memilih perusaan hosting EIG Group, karena reputasi mereka yang buruk.

Dan setelah menganalisis lebih dari 30+ web hosting yang berbeda, saya menemukan 9 web hosting yang mempunyai reputasi terbaik + non EIG Group.

9 Perusahaan Web Hosting Global Dengan Reputasi Terbaik

InMotion Hosting

DreamHost

MDD Hosting

GreenGeeks

InternServer

Hostinger


Step #2: Saya hanya memilih perusahaan web hosting yang menyediakan server yang berlokasi di Singapore

Untuk meng-host kan website berbahasa Indonesia atau website dengan target pengunjung Indonesia, Anda membutuhkan server yang lokasi nya dekat dengan pengunjung website Anda.

Sejauh yang saya tahu tidak ada provider luar yang memiliki server di Indonesia (denger-denger karena sewa server nya yang mahal), jadi opsi yang paling dekat adalah Singapore.

Diantara 9 provider diatas, ternyata hanya ada 3 yang menyediakan server di Singapore, yaitu SiteGround, A2 Hosting dan FastComet.

3 Perusahaan Hosting Global yang Memiliki Server di Singapore

Setelah itu, saya membeli hosting di ketiga provider diatas dan menginstall blog WordPress yang saya set secara default (tidak ada plugin optimisasi apapun) untuk tujuan pengujian atau pengetesan.

Detailnya sebagai berikut:

SiteGround: http://penasihathosting-sg.com (Paket StartUp)
A2 Hosting: http://penasihathosting-a2.com (Paket Lite)
FastComet: http://penasihathosting-fc.com (Paket FastCloud)

Step #3: Saya hanya memilih perusahaan hosting dengan yang menggaransi uptime minimal 99,90%

Ada tiga faktor krusial yang menentukan bagusnya kualitas suatu penyedia web hosting, diantaranya adalah uptime, page load time dan layanan support.

Diantara ketiga faktor tersebut, menurut saya yang paling penting adalah uptime. Bila suatu penyedia hosting memberikan harga yang murah, support yang baik, namun tidak didukung oleh kinerja server yang stabil dan konsisten, maka sama saja tidak bagus.

Karena bagusnya suatu web hosting itu terletak pada ke-stabilan servernya, tanpa mendeskreditkan faktor kecepatan tentunya.

Jadi, saya telah melakukan monitoring uptime (menggunakan Pingdom.com) selama 7 bulan, sejak 1 November 2019 - 31 Mei 2020 terhadap server uptime SiteGround, FastComet dan A2 Hosting.

Berikut detailnya:

Web Host (shared)

RATA-RATA UPTIME (seMakin besar semakin bagus)

99,99%
99,90%
99,88%

Anda mungkin bertanya-tanya - Mengapa tidak ada satupun web hosting dengan 100% uptime?

Pada kenyataannya, bahkan website seperti Google, Facebook, dan Amazon pun pernah mengalami down dari waktu ke waktu.

Jadi angka 100% hanyalah ada dalam mitos.

Saya pribadi tidak akan khawatir terhadap perbedaan uptime diatas, yang terpenting adalah minimal 99,90%.

Da mengapa rata-rata uptime FastComet buruk? Karena FastComet melakukan maintenance selama 5 jam pada bulan Desember 2019 sehingga rata-rata nya menjadi jatuh.

Step #4: Server yang handal

Page load time adalah faktor krusial lainnya yang perlu Anda perhatikan ketika memilih suatu web hosting.

Karena salah-salah memilih hosting, mau seoptimal apapun Anda melakukan optimasi kecepatan website Anda, itu akan sia-sia.

Sebab itulah Anda jangan memilih web hosting asal-asalan.

Nah, disini saya sudah menguji load time ketiga provider menggunakan Pingdom.

Dan inilah hasilnya.

Web Host (shared)

RATA-RATA SPEED (seMakin KECIL semakin bagus)

845ms
965ms
1140ms

SiteGround menjadi yang tercepat dalam pengujian yang saya lakukan dengan rata-rata speed 845ms, diikuti oleh FastComet 966ms dan A2 Hosting 1140ms.

Step #5: Ketersediaan Support 24/7

Uptime dan speed adalah dua hal, tetapi support yang baik adalah satu hal lainnya.

Idealnya adalah support bisa ditangani langsung via live chat, tidak menggunakan tiket yang umumnya membutuhkan waktu lebih lama untuk mendapatkan response.

Jadi, bagaimana support ketiga provider yang saya review ini?

Web Host (shared)

Live chat

ticket

rating

24/7

24/7

100% via live chat dan 24/7

Opsional dan 24/7

24/5

24/7

#6 Fitur-fitur yang ditawarkan

Setelah pada akhirnya saya mengumpulkan 3 web hosting terbaik dari step #1 hingga step #5, kemudian saya melihat semua fitur-fitur yang ditawarkan oleh masing-masing web hosting, seperti:

  • Gratis domain
  • Termasuk gratis biaya migrasi / transfer website
  • Kemudahan dalam mengoperasikan panel hosting
  • Adanya tools pendukung, seperti Softaculous yang dapat menginstal aplikasi CMS seperti WordPress hanya dalam 1 klik
  • Termasuk disk space dan bandwidth yang unlimited
  • Penggunaan SSD (solid state drive) pada web hosting - perlu diketahui bahwa penggunaan SSD akan membuat load time website lebih cepat daripada penggunaan hard disk tradisional
  • Termasuk back up harian otomatis
  • Menawarkan penggunaan teknologi yang ramah lingkungan, "green hosting"
  • Menawarkan fitur-fitur security yang dapat di andalkan

Berikut rating saya terhadap 10 web hosting berdasarkan fitur-fitur yang ditawarkan:

Web Host (shared)

rating


Kesimpulan

Setelah mempertimbangkan enam hal, mulai dari reputasi perusahaan, harga, fitur, uptime, page load time hingga customer supportnya, saya sampai pada kesimpulan.

Dan agar tidak membingungkan Anda untuk menemukan penyedia hosting mana yang terbaik, saya mengurutkannya mulai dari yang terbaik dalam tabel dibawah ini:

Rank

Web Host

Price

Performance (Uptime/Speed)

Support Rating

Money Back Guarantee

Rating

Monthly

12-Month

24-Month

36-Month

1

$3.95 + $14.95 setup

$3.95

$3.95

$3.95

99,98%
0,936 detik

10/10

30 hari tanpa syarat

2

$4.90

$4.40

$3.92

$3.92

99,93%
0,744 detik

9/10

45 hari tanpa syarat

3

$3.45

$3.46

$3.46

$3.46

99,79%
0,961 detik

8/10

45 hari tanpa syarat

Catatan:



  • Oh iya mz… minta saran dong sesuai penhalamannya mz willya… untuk server eropa yang bagus mana ya mz… kan klw asia tu singapura mz… klw eropa mana yg terbaik ya mz?….

  • Mz… saya mau tanya… saya sudah pake siteground untuk website saya… saya pilih asia… bagaimana klw saya ingin pengunjung saya dari eropa mz?… jadi pindah servernya gtu ke eropa apa yg harus saya lakukan?….

    Maf saya pemula mz…

  • Saya buat website untuk traffic US UK Eropa Asia juga. Nah di pilhan data center di siteground harus saya pilih yg mana mas ? Mohon pencerahannya . soalnya saya pemula .

    • Pertama, tentukan di mana yang paling dominan atau paling banyak visitornya, misal paling banyak di US, berarti pilih lokasi server di US.
      Kemudian, install CDN di website mas, seperti Cloudflare agar juga bisa diakses lebih cepat di region lainnya.

  • Hostinger kenapa ga masuk mas ? Saya baca sebuah review termasuk yg murah dan performanya juga cukup. Btw saya sedang menyoroti Magento buat ecommerce, tp rencananya grow up. Any advice?

    • Murah, tapi performanya belum tahu bagus atau tidak. Lagipula ketika order tidak bisa memilih lokasi server.
      Saran saya SiteGround atau kalau mau lebih bagus lagi performanya, pilih Cloudways.

  • Terimakasih infonya, Lebih bagus lagi jika dibahas juga untuk size inodesnya pak, pengalaman menggunakan siteground selalu mentok max inodesnya walau space masih banyak, entah karena inodes di siteground kecil, atau memang rata-rata hosting luar seperti itu

  • mas saya mau tanya, saya mau beli A2 hosting, apakah jangan recommended? Dan untuk server nya kok ada yang Michigan dan Arizona bagusnya yang mana ya mas untuk pemilihan servernya, target saya pengunjung luar negri US. makasih mas

  • Mas Willya, yg ehost kenapa masih dimuat jika memang sudah offline?

    Kalau boleh request, coba juga review hosting namecheap shared (atau easywp, layanan namecheap untuk wordpress versi managed). Saya lihat jarang orang/blog/web Indonesia yg review hosting tsb terutama yg easywp. Padahal untuk domain saya duga sih banyak yg pakai namecheap.

    Juga review wordpress versi .com, saat ini saya pakai wordpress dotcom untuk website utama saya. Meski menurut saya bagus dan sesuai kebutuhan saya, tapi penasaran juga kalau dibandingkan dengan layanan hosting2 shared yang ada di sini.

    Tapi itu hanya penasaran saya saja, terlepas dari itu website mas Willya telah menjadi salah satu pertimbangan saya jg untuk memilih hosting Indonesia untuk web saya yg lain.

    Terima kasih atas review di web ini.

  • Halo, saya ingin tanya.
    1. Apakah ada perbedaan antara ambil hosting di luar negeri seperti (Siteground/A2 Hosting) dengan di dalam negeri.
    2. Lalu jika saya punya 3 Domain, sebaiknya Hosting apa yang saya pakai? (1 Domain saya saat ini memiliki rata-rata pengunjung 75K per bulan, 2 lagi masih dalam pengembangan)
    3. Jadi Hosting apa yang kira-kira sebaiknya dipakai dan dikembangkan jika nanti 2 Domain lainnya sudah tinggi juga pengunjungnya.
    Terima kasih

    • Halo mas Niko,
      Saran saya jika website mas rata-rata traffic nya sudah 75k per bulan, mas HARUS dan WAJIB upgrade paket hosting ke VPS.
      Mungkin masnya bisa email saya langsung di randi(at)penasihathosting.com, nanti saya bisa bantu carikan hosting sesuai kebutuhan dan budget mas.

  • {"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}
    >