Shared Hosting Luar Negeri Terbaik

Setelah Menganalisis 30+ Shared Hosting Global, Saya Menemukan 3 Hosting Ini Cocok Untuk Meng-Host kan Website Lokal


Last Updated: 8 Maret 2020

Di artikel hosting lokal terbaik ini, saya mengatakan bahwa tidak ada satupun penyedia hosting lokal yang berhasil di semua faktor.

Ada yang gagal di faktor uptime, ada juga yang gagal di faktor speed. Bahkan ada juga yang gagal hanya karena tidak memberikan garansi kepada pelanggan baru.

web hosting terbaik

Saya tidak mengatakan bahwa hosting lokal jelek, tetapi sejujurnya jika tidak ada kesulitan dalam metode pembayaran dan bahasa, maka memilih penyedia hosting luar negeri lebih baik jika Anda menginginkan hosting dengan performa yang lebih baik.


3 Pilihan Penyedia Hosting Luar Negeri Terbaik Penasihat Hosting

Ada banyak sekali pilihan hosting luar negeri di luar sana, tetapi mencari yang terbaik yang cocok untuk kebutuhan Anda itu sulit.

Pertama sekali, untuk website berbahasa Indonesia Anda membutuhkan hosting yang menyediakan server berlokasi di Singapore (karena jaraknya yang dekat dengan Indonesia).

Kemudian, krietria lainnya, seperti reputasi perusahaan, uptime yang stabil, speed yang cepat, support 24/7, dan fitur yang kaya + security yang bisa dihandalkan juga perlu di perhatikan ketika memilih provider hosting terbaik.

Dan diantara banyak nya pilihan yang tersedia, hanya ada tiga penyedia yang bisa saya rekomendasikan kepada Anda, yaitu SiteGround, FastComet dan A2 Hosting.

Pengungkapan: Artikel ini berisi link affiliasi, yang artinya saya akan menerima komisi (mulai dari $50/sale) jika Anda mengklik link dan membeli hosting yang terdaftar disini. Ketika Anda mengklik link affiliasi, Anda tidak akan dikenakan biaya tambahan. Ini membantu saya untuk menjaga agar website ini dapat terus berjalan! Terima kasih atas support Anda. Baca lebih lengkap.


Ketiga penyedia hosting pilihan Penasihat Hosting

Pilihan Kedua

A2 Hosting

A2 Hosting juga hampir punya semua kelebihan seperti yang dimiliki oleh SiteGround.


Tetapi dengan rata-rata kecepatan yang lebih baik dari SiteGround dan FastComet, yaitu 0,718 detik.


Rata-rata uptime nya memang belum se-stabil SiteGround (99,85%), support nya saya pikir 9/10, dan fitur security nya tidak sebanyak yang ditawarkan oSiteGround.


Tetapi Jika kecepatan lah yang Anda cari, Anda perlu mempertimbangkan green hosting yang satu ini.

Pilihan Pertama Penasihat Hosting

Review Layanan Shared Hosting SiteGround

SiteGround punya semua kelebihan yang Anda butuhkan dari penyedia shared hosting:


  • Mulai dari uptime yang stabil (99,98%) 
  • Load time yang cepat (0,841 detik) 
  • Layanan support terbaik (10/10)
  • Security yang dapat diandalkan dan
  • Fitur backup harian otomatis
  • Satu dari tiga penyedia hosting yang direkomendasikan langsung oleh WordPress.org

SiteGround adalah penyedia shared hosting terbaik yang pernah saya review.


Jadi, saya sangat percaya diri merekomendasikannya kepada Anda.

Pilihan Ketiga

Review FastComet Hosting

Rata-rata uptime mereka buruk (99,84%) karena maintenance selama 5 jam yang mereka lakukan.


Meskipun rata-rata kecepatan FastComet cukup bersaing dengan SiteGround, yaitu 0,934 detik, dan harga nya sedikit lebih murah, tetapi secara keseluruhan SiteGround dan A2 Hosting lebih baik.


Kelebihan FastComet yang tidak dimiliki kedua pesaingnya adalah mereka memiliki data center yang lebih banyak, yaitu 11 data center yang tersebar di seluruh dunia.


Bagaimana Proses/Cara Saya Memilih Web Hosting Terbaik tersebut?

Ini adalah pekerjaan yang tidak mudah.

Dengan adanya ratusan perusahaan web hosting yang menawarkan semua jenis hosting yang sama, ini menjadi tantangan bagi saya untuk menemukan yang terbaik diantaranya.

Saya secara manual melakukan pengetesan uptime, page load time, waktu response server dan juga melakukan research terhadap review online yang telah terverifikasi sehingga hasil research ini akan sangat membantu Anda dalam mengambil keputusan.

Nah di dalam bagian ini, saya akan menerangkan bagaimana proses saya melakukan research yang menuntun saya untuk menemukan tiga penyedia terbaik (SiteGround, A2 Hosting dan FastComet).


Penelitian:

Step #1: Saya hanya mempertimbangkan perusahaan web hosting yang memiliki reputasi yang bagus berdasarkan review online yang telah terverifikasi

Pertama-tama, saya mengeleminasi perusahaan web hosting yang berumur kurang dari tiga tahun dan juga yang memiliki banyak review negatif di review online yang telah terverifikasi, seperti HostingFacts.com.

Saya tidak mau buang-buang waktu untuk menguji kualitas web hosting dengan reputasi yang belum terbangun dengan bagus, yang umumnya baru berumur tiga tahun atau kurang, karena biasanya lebih beresiko.

Anda tidak ingin menggunakan layanan web hosting yang beresiko, bukan?

Selain itu, perusahaan web hosting yang direkomendasikan oleh WordPress.org juga menjadi pertimbangan saya.

Terakhir, saya tidak juga tidak ingin buang-buang uang dan waktu untuk memilih perusaan hosting EIG Group, karena reputasi mereka yang buruk.

Dan setelah menganalisis lebih dari 30+ web hosting yang berbeda, saya menemukan 9 web hosting yang mempunyai reputasi terbaik + non EIG Group.

9 Perusahaan Web Hosting Global Dengan Reputasi Terbaik

InMotion Hosting

DreamHost

MDD Hosting

GreenGeeks

InternServer

Hostinger


Step #2: Saya hanya memilih perusahaan web hosting yang menyediakan server yang berlokasi di Singapore

Untuk meng-host kan website berbahasa Indonesia atau website dengan target pengunjung Indonesia, Anda membutuhkan server yang lokasi nya dekat dengan pengunjung website Anda.

Sejauh yang saya tahu tidak ada provider luar yang memiliki server di Indonesia (denger-denger karena sewa server nya yang mahal), jadi opsi yang paling dekat adalah Singapore.

Diantara 9 provider diatas, ternyata hanya ada 3 yang menyediakan server di Singapore, yaitu SiteGround, A2 Hosting dan FastComet.

3 Perusahaan Hosting Global yang Memiliki Server di Singapore

Setelah itu, saya membeli hosting di ketiga provider diatas dan menginstall blog WordPress yang saya set secara default (tidak ada plugin optimisasi apapun) untuk tujuan pengujian atau pengetesan.

Detailnya sebagai berikut:

SiteGround: http://penasihathosting-sg.com (Paket StartUp)
A2 Hosting: http://penasihathosting-a2.com (Paket Lite)
FastComet: http://penasihathosting-fc.com (Paket FastCloud)

Step #3: Saya hanya memilih perusahaan hosting dengan yang menggaransi uptime minimal 99,90%

Ada tiga faktor krusial yang menentukan bagusnya kualitas suatu penyedia web hosting, diantaranya adalah uptime, page load time dan layanan support.

Diantara ketiga faktor tersebut, menurut saya yang paling penting adalah uptime. Bila suatu penyedia hosting memberikan harga yang murah, support yang baik, namun tidak didukung oleh kinerja server yang stabil dan konsisten, maka sama saja tidak bagus.

Karena bagusnya suatu web hosting itu terletak pada ke-stabilan servernya, tanpa mendeskreditkan faktor kecepatan tentunya.

Jadi, saya telah melakukan monitoring uptime (menggunakan Pingdom.com) selama 3 bulan, sejak 1 November 2019 - 31 Januari 2020 terhadap server uptime SiteGround, FastComet dan A2 Hosting.

Berikut detailnya:

Web Host (shared)

RATA-RATA UPTIME (seMakin besar semakin bagus)

99,98%
99,85%
99,84%

Anda mungkin bertanya-tanya - Mengapa tidak ada satupun web hosting dengan 100% uptime?

Pada kenyataannya, bahkan website seperti Google, Facebook, dan Amazon pun pernah mengalami down dari waktu ke waktu.

Jadi angka 100% hanyalah ada dalam mitos.

Saya pribadi tidak akan khawatir terhadap perbedaan uptime diatas, yang terpenting adalah minimal 99,90%.

Da mengapa rata-rata uptime FastComet buruk? Karena FastComet melakukan maintenance selama 5 jam pada bulan Desember 2019 sehingga rata-rata nya menjadi jatuh.

Step #4: Server yang handal

Page load time adalah faktor krusial lainnya yang perlu Anda perhatikan ketika memilih suatu web hosting.

Karena salah-salah memilih hosting, mau seoptimal apapun Anda melakukan optimasi kecepatan website Anda, itu akan sia-sia.

Sebab itulah Anda jangan memilih web hosting asal-asalan.

Nah, disini saya sudah menguji load time ketiga provider menggunakan Pingdom.

Dan inilah hasilnya.

Web Host (shared)

RATA-RATA SPEED (seMakin KECIL semakin bagus)

718ms
841ms
934ms

A2 Hosting menjadi yang tercepat dalam pengujian yang saya lakukan dengan rata-rata speed 718ms, diikuti oleh SiteGround 834ms dan FastComet 934ms.

Step #5: Ketersediaan Support 24/7

Uptime dan speed adalah dua hal, tetapi support yang baik adalah satu hal lainnya.

Idealnya adalah support bisa ditangani langsung via live chat, tidak menggunakan tiket yang umumnya membutuhkan waktu lebih lama untuk mendapatkan response.

Jadi, bagaimana support ketiga provider yang saya review ini?

Web Host (shared)

Live chat

ticket

rating

24/7

24/7

100% via live chat dan 24/7

Opsional dan 24/7

24/5

24/7

#6 Fitur-fitur yang ditawarkan

Setelah pada akhirnya saya mengumpulkan 3 web hosting terbaik dari step #1 hingga step #5, kemudian saya melihat semua fitur-fitur yang ditawarkan oleh masing-masing web hosting, seperti:

  • Gratis domain
  • Termasuk gratis biaya migrasi / transfer website
  • Kemudahan dalam mengoperasikan panel hosting
  • Adanya tools pendukung, seperti Softaculous yang dapat menginstal aplikasi CMS seperti WordPress hanya dalam 1 klik
  • Termasuk disk space dan bandwidth yang unlimited
  • Penggunaan SSD (solid state drive) pada web hosting - perlu diketahui bahwa penggunaan SSD akan membuat load time website lebih cepat daripada penggunaan hard disk tradisional
  • Termasuk back up harian otomatis
  • Menawarkan penggunaan teknologi yang ramah lingkungan, "green hosting"
  • Menawarkan fitur-fitur security yang dapat di andalkan

Berikut rating saya terhadap 10 web hosting berdasarkan fitur-fitur yang ditawarkan:

Web Host (shared)

rating


Kesimpulan

Setelah mempertimbangkan enam hal, mulai dari reputasi perusahaan, harga, fitur, uptime, page load time hingga customer supportnya, saya sampai pada kesimpulan.

Dan agar tidak membingungkan Anda untuk menemukan penyedia hosting mana yang terbaik, saya mengurutkannya mulai dari yang terbaik dalam tabel dibawah ini:

Rank

Web Host

Price

Performance (Uptime/Speed)

Support Rating

Money Back Guarantee

Rating

Monthly

12-Month

24-Month

36-Month

1

$3.95 + $14.95 setup

$3.95

$3.95

$3.95

99,98%
0,936 detik

10/10

30 hari tanpa syarat

2

$4.90

$4.40

$3.92

$3.92

99,93%
0,744 detik

9/10

45 hari tanpa syarat

3

$3.45

$3.46

$3.46

$3.46

99,79%
0,961 detik

8/10

45 hari tanpa syarat

Catatan:


  • Saya buat website untuk traffic US UK Eropa Asia juga. Nah di pilhan data center di siteground harus saya pilih yg mana mas ? Mohon pencerahannya . soalnya saya pemula .

    • Pertama, tentukan di mana yang paling dominan atau paling banyak visitornya, misal paling banyak di US, berarti pilih lokasi server di US.
      Kemudian, install CDN di website mas, seperti Cloudflare agar juga bisa diakses lebih cepat di region lainnya.

  • Hostinger kenapa ga masuk mas ? Saya baca sebuah review termasuk yg murah dan performanya juga cukup. Btw saya sedang menyoroti Magento buat ecommerce, tp rencananya grow up. Any advice?

    • Murah, tapi performanya belum tahu bagus atau tidak. Lagipula ketika order tidak bisa memilih lokasi server.
      Saran saya SiteGround atau kalau mau lebih bagus lagi performanya, pilih Cloudways.

  • Terimakasih infonya, Lebih bagus lagi jika dibahas juga untuk size inodesnya pak, pengalaman menggunakan siteground selalu mentok max inodesnya walau space masih banyak, entah karena inodes di siteground kecil, atau memang rata-rata hosting luar seperti itu

  • mas saya mau tanya, saya mau beli A2 hosting, apakah jangan recommended? Dan untuk server nya kok ada yang Michigan dan Arizona bagusnya yang mana ya mas untuk pemilihan servernya, target saya pengunjung luar negri US. makasih mas

  • Mas Willya, yg ehost kenapa masih dimuat jika memang sudah offline?

    Kalau boleh request, coba juga review hosting namecheap shared (atau easywp, layanan namecheap untuk wordpress versi managed). Saya lihat jarang orang/blog/web Indonesia yg review hosting tsb terutama yg easywp. Padahal untuk domain saya duga sih banyak yg pakai namecheap.

    Juga review wordpress versi .com, saat ini saya pakai wordpress dotcom untuk website utama saya. Meski menurut saya bagus dan sesuai kebutuhan saya, tapi penasaran juga kalau dibandingkan dengan layanan hosting2 shared yang ada di sini.

    Tapi itu hanya penasaran saya saja, terlepas dari itu website mas Willya telah menjadi salah satu pertimbangan saya jg untuk memilih hosting Indonesia untuk web saya yg lain.

    Terima kasih atas review di web ini.

  • Halo, saya ingin tanya.
    1. Apakah ada perbedaan antara ambil hosting di luar negeri seperti (Siteground/A2 Hosting) dengan di dalam negeri.
    2. Lalu jika saya punya 3 Domain, sebaiknya Hosting apa yang saya pakai? (1 Domain saya saat ini memiliki rata-rata pengunjung 75K per bulan, 2 lagi masih dalam pengembangan)
    3. Jadi Hosting apa yang kira-kira sebaiknya dipakai dan dikembangkan jika nanti 2 Domain lainnya sudah tinggi juga pengunjungnya.
    Terima kasih

    • Halo mas Niko,
      Saran saya jika website mas rata-rata traffic nya sudah 75k per bulan, mas HARUS dan WAJIB upgrade paket hosting ke VPS.
      Mungkin masnya bisa email saya langsung di randi(at)penasihathosting.com, nanti saya bisa bantu carikan hosting sesuai kebutuhan dan budget mas.

  • Katanya, meski hosting di singapore, tapi MENG-AKTIFKAN CLOUDFLARE, sama aja kayak memindahkan server ke Amerika (jadi jauh, ms/loadtime meningkat). Apa benar begitu, mas Wilya?

    • Maksudnya adalah IP Adress website kita saja yang pindah pak menjadi IP Address Amerika. Tapi kalau ms/load time meningkat itu tidak benar, sebab pengunjung yang datang nantinya tetap akan di serve dari server terdekat. Misalnya, ada pengunjung website Bpk dari Indonesia masuk, nanti akan dilayani dari server CloudFlare yang dari Singapore, begitu juga ketika ada pengunjung dari Amerika datang, maka akan dilayani dari server yang di Amerika. Intinya akan di layani dari server terdekat. Beginilah secara singkat cara CDN bekerja.

  • Assalamu’alaikum mas Willya.
    Saya mau bertanya.
    Saya sudah membuat website yang berbasis video conference, trus beli hosting lokal kok down terus. Kira-kira hosting luar yang cocok untuk video conference apa mas?
    Terimakasih.
    Wassalam.

    • Wa’alaykumsalam mas Oji.
      Jika mas ada budget lebih, bisa mempertimbangkan untuk menggunakan VPS seperti di DO atau Vultr (untuk pilihan unamanged),
      Atau Cloudways (untuk managed hosting).
      Atau WPX Hosting dan KINSTA (untuk managed WordPress hosting).

      Jika terbatas budget, saya rasa Siteground sudah cukup kuat.

  • Mas, saya mau tanya. saya mau pindah hosting ke siteground. karena hosting sekarang yang saya gunakan sangat lemot, untuk ukuran shared host. Pilihan saya di siteground, namun kawan saya merekomendasikan di hawckhost. yang ingin saya tanya pernah review hosting hacwkhost ngga mas menegenai uptime dan kehandalan server dari perusahaan hawckhost. Terimakasih atas jawabannya.

    • Maaf, tidak pernah mas. Saya pernah pakai hosting di Hawkhost, tapi belum pernah monitoring performance nya.

  • Mas saya ingin beli hosting untuk web internasional.hosting apa yg performanya bagus dan terbaik.agar pengunjung saya dari seruluh dunia mudah mengakses nya?

  • Salam mas Willya,

    Mau konsultasi, saya rencana mau sewa hosting di A2 Hosting krn saya lihat cukup baik melalui info review mas Willya.

    pertanyaan saya adalah apakah berpengaruh dalam hal kecepatan akses pembaca blog saya ke website saya nantinya. 90% pengujung blog saya dari indonesia. Soalnya A2 hosting ini adanya di Amerika, klu tidak salah.

    Makasih.

    • Salam mas Subhan,

      Untungnya si A2 Hosting menyediakan server yang berlokasi di Singapore mas, jadi tidak terlalu berpengaruh kok karena jarak Singapore dan Indonesia juga dekat. Dan kebetulan Penasihat Hosting lokasi servernya juga berada di SG.

  • Salam kenal.
    Selamat sore mas Willya, terimakasih pencerahannya yang semakin membuka mata saya sebagai pemula dengan semakin banyaknya yang belum saya ketahui mengenai web design, Saya sedang coba membuat online web store/ Reseller menggunakan fasilitas gratis yang disediakan wix.com, kemudian saya disarankan untuk menghubungkannya ke domain saya ( yang belum saya miliki ) yang dapat juga membelinya di wix.com dengan harga yang cukup mahal buat saya yang betul betul mau memulai/ pemula.
    Setelah tanya satu dua teman yang ( sedikit ) mengerti mengenai web, ada yang menyarankan saya untuk menyewa web hosting dan ada yang menyarankan untuk sekalian menyewa VPS dengan alasan kalau nyewa web hosting seperti sewa tempat kos tapi kalau sewa VPS seperti sewa tanah kosong yang kita bebas membuat apapun didalamnya.
    Untuk itu saya mohon saran mas Willya, apa yang mesti saya pilih untuk memudahkan usaha saya yang baru mau dimulai ini.
    Apakah sewa hosting/ VPS sudah termasuk Domain ?
    Bagaimana dengan Fasilitas VPS gratis yang disediakan Google Cloud ? Cukup baguskah untuk dicoba sebagai pemula ?
    Terima kasih atas sarannya.
    Salam

    Etten JH.

    • Salam kenal mas Etten, untuk pemula saran saya mulai dari shared hosting terlebih dahulu, apalagi mas mau membuat website baru yang sebenarnya belum membutuhkan resources yang besar. Soal domain, ini harganya murah kok, harganya tergantung provider yang mas pilih, mulai dari 99rb – 150rb per tahunnya. Namun saat ini sudah banyak juga hosting yang menawarkan paket hosting include free domain. Selengkapnya mas bisa baca di https://penasihathosting.com/hosting-terbaik

      Kalau Google Cloud saya belum pernah mencobanya, jadi saya tidak tahu, mas bisa tanyakan ke ahlinya dalam hal ini.

  • Salam mas….
    Saya beli hosting di siteground dan domain idwebhost kemudian di siteground dapat free cloudflare, sudah saya cek di cloudflare bahwasannya domain saya sudah aktif mas… Tapi nameserver domain saya masih ada nameserver dari siteground trus dari cloudflare saya tidak dapat nameserver kan biasanya dapat mas misalnya xxx.ns1.cloudflare.com tu kan diletakkan di domain kita ya mas nah ni maslahnya saya tidak dapat nameserver dari cloudflare. Apa karna terhubung atau masuk dipelayanan siteground yang free cloudflare tu mas?… Krna saya berlangganan yang GrowBig mas…

    Trimaksih… Mhon bimbingannya mas

    • Salam, coba ditanyakan langsung ke CS nya Siteground langsung mas, apakah sudah otomatis aktif atau harus diintegrasikan secara manual. Karena saya disini juga tidak bisa bantu cek, tidak tahu alamat domainnya.

  • Salam mas,
    Mas kalau Saya beli hosting siteground dan domain di niagahoster, Saya mau fokus blog Ingres, bagus ndak mas??? Domain lumayan jg harga di siteground , thank mas

    • Salam mas, saya engga ngerti apa itu blog Ingres mas. Tapi domain di Niagahoster dan hosting di Siteground ini bisa kok, nanti diarahkan saja nameserver domainnya ke NS Siteground.

  • saya sudah beralih hosting ke Siteground setelah transfer itu saya masih menggunakan WordPress yang lama otomatis yang terdaftar di Siteground WordPress yang lama itu mz, kemudian saya masuk ke admin wordpress disarankan untuk update wordpres 5.0 itu bagaimana mz apakah berpengaruh ke hosting saya yang di Siteground?

    • Saya kurang paham maksud menggunakan WordPress yang lama, tetapi kalau hanya update WordPress ke 5.0 tidak akan berpengaruh kok, pastikan saja demi keamanan website mas Sodikin di backup dulu sebelum update.

      • Sebelum transfer website mz… wordpress 4.9.9 yg saya pake trus saya transfer website ke siteground otomatis wordpress 4.9.9 yg waktu di backup tu mz… trus saya update wordpresa 5.0.1 pengaruh gak mz dengan siteground saya?…

        Antara wordpress yg lama (versi 4.9.9) dengan worpress 5.0.1

          • Mz… saya mau tanya lagi mz… ini saya kan sudah pindah ke siteground (Growbig termasuk free cloudflare) pertanyaan saya mz… apakah saya harus masuk ke cloudflare trus add site seperti biasanya mz ketika tergabung ke cloudflare yg nantix akan mendapatkan NS cloudflare

            Tadinya saya mendapatkan email bahwasannya website saya sudah aktif cloudflare melalui siteground.com keeaokan harix saya dapt email dri cloudflare untuk menambahkan site otomatis dapet NS dong… nah bagaimana solusix?… apa yg harus saya lakukan mz?…

            Trmkasih

          • Coba email saya langsung di randi(at)penasihathosting(dot)com dan email saya alamat domainnya, nanti akan saya bantu cek mas.

  • Hello master, mohon pencerahannya saya pernah punya blog wordpress tentang prediksi angka pengeluaran tapi di suspen terus karena sewa di indonesia, boleh minta saran mas pilih hosting luar negri apa yang cocok buat saya dan bagaimana cara memesannya?? Terima kasih

    • Boleh dijelaskan lebih detail ttg konten webnya mas? Saya kurang paham dg blog ttg prediksi angka pengeluaran. Tapi di shared hosting memang memiliki keterbatasan2, saran saya mas perlu mempertimbangkan upgrade paket hostingnya ke VPS.

  • Mau tanya mz….
    Saya sudah punya website dulu beli domain di idwebhost kemudian saya ingin website saya tembus ke luar negeri cz saya bergerak di bidang tour and travel. Hosting mana yg bisa saya pake ya mz agar bisa tembus eropa. Kebetulan saya masih pemula dan baru kali ni buat website dan apakah website saya bisa ditransfer ke tempat hosting yang baru tu mz jadi biar gak nulis artikel paket lagi. Trmkasih

    • Berarti saat ini visitor sebagian besar masih Indonesia ya? Saran saya Host di Sitegroundsaja dengan memilih server Singapore. Nanti websitenya di koneksikan dengan Cloudflare agar lebih ringan loadingnya ketika di akses di Eropa.

      • iya mz… masih Indonesia pengunjungnya mz….
        untuk Cloudflare sudah saya gunakan itu mz…
        apakah masih perlukah saya menggunakan Host di Siteground mz?…….

        mohon bimbingannya mz…

          • Mz… Mhon infox mz… Saya sudah pindah hosting ke Siteground, untuk megetahui bahwasannya tu sudah berhasil apa tidaknya darimanax ya mz?…. Trus juga mz… Ada cara menganti hosts file di windows -> system32 -> …. -> sampai degan host gtu mz… Tolong dijelaskan mz… Trmaksih

          • Kalau file2 website sudah dipindahkan ke Siteground dan domain sudah diarahkan ke nameserver nya Siteground, kemudian website sudah live, maka artinya sudah berhasil pindah. Pertanyaan kedua kurang paham saya.

  • mau tanya mas. saya mau bikin situs yang target marketnya luar negri. Kan ada hosting lokal yang servernya di US. Kalau dibandingkan yang asli US bagus mana? Kalau hosting lokal tapi server US, apakah trafik langsung ke US atau ke hosting lokal dulu terus diarahkan ke server US?

    • Saya belum pernah bandingkan mas, tapi menurut pengalaman saya si lebih bagus hosting luar seperti Siteground atau A2 Hosting. Kalau pakai hosting lokal server US sama saja kok cara kerjanya, traffic nanti dilayani langsung dari server di US.

  • waah tulisan2nya sangat mencerahkan, ada pengalaman pake hosting namecheap gak mas? penasaran dengan tawaran paketnya. btw kalo misal situs untuk dropshipping target market internasional apa cukup dengan hosting local dan minimal space berapa MB/GB? ..terima kasih

    • Belum pernah pakai Namecheap nih mas. Kalau target internasional harus pilih hosting dengan lokasi server di luar juga mas, misalnya di US. Saran saya pilih Siteground paket Starter.

  • Gan, mohon untuk sarannya. Jika saya mau membeli hosting yang sanggup menampung sampai pengunjung per hari atau per kondisi tertentu sampai 1 juta pengunjung perhari. Kira kira pakai hosting apa? kemudian apakah itu share hosting atau cloud hosting? dan sarannya apakah penyedia hosting apa, luar atau dalam negeri.

    Terima kasih.

    • Serius 1 juta per hari? Saran saya sewa dedicated hosting saja di Siteground mulai dari paket Entry Level. Kalau target pengunjungnya Indonesia, ambil server Asia-Pacifik saja.

  • Mas tolong bantuannya.

    Saya bingung milih server yang cocok untuk site saya. Adapun site yang akan dibuat khusus untuk program kesehatan.

    Dan rencananya akan digratiskan program tersebut. Kemudian untuk penangan server yang cocok untuk site tersebut jika dikemudian hari harus menangani kunjungan atau permintaan sekitar 1 juta pengunjung perhari, baik tiba-tiba misalnya ada bencana alam atau lainnya. Kira-kira yang paling cocok pakai server apa adan itu Apakah share hosting atau cloud?
    Terima kasih.

    • Boleh mulai dari shared hosting terlebih dahulu. Nanti kalau beneran sampe 1 juta per hari, bisa di upgrade ke Dedicated Hosting.

  • Mas, saya pingin punya website perusahaan sendiri yang bergerak di bidang Tour and Travel. Clients saya semuanya berasal dari eropa dan usa yang suka ikut tour ke indonesia. Hosting yang mana yang disarankan untuk saya beli agar diakses lebih cepat oleh calon orang-2 dari luar negeri?

  • untuk perbandingan harga, quality, speed, diantara web hosting lokal & web hosting luar negeri, lebih baik yang mana mas?

    • Tergantung, terutama Siteground dan A2 Hosting lebih baik dari web hosting lokal berdasarkan data yang ada. Tp yang pasti hosting luar lebih mahal lo ya.

  • mas kenapa hwkhost yang banyak direkoemndasikan oleh teman-teman gak ada? dan akhir” ini sering downtime dan balasan tiket cukup lama bahkan hampir 1 jam?

    • Kenapa banyak direkomendasikan teman-teman? Karena harganya murah, betul ga?
      Jujur saya tidak punya datanya Hawkhost dan bukan merupakan hosting yang popular juga dibanding yang saya rekomendasikan disini.
      Lebih baik pilih yang memang sudah bagus, ada datanya, jelas dan sudah terbukti 🙂

  • Halo Mas Will.
    Thx atas artikelnya sangat informatif sekali.

    Boleh minta nasihat, saya mau beralih dari siteground ke hawk host karena selama ini saya merasa siteground growbog 20GB kemahalan dan banyak sisa space tidak terpakai sekitar 10Gb. Apakah mas willya punya pengalaman pakai hosting hawk ini. thx

    • Halo Mas,
      Saya puya pengalaman sekitar 12 bulan pakai Hawk Host, itu sudah lama ketika awal-awal bikin blog dengan target Internasional tahun 2015/16. Dulu saya belum mengerti byk soal hosting, saya pilih Hawk Host karna harganya murah dan direkomendasikan temen saya. Yang saya ingat si support nya lumayan baik meskipun rasanya agak lama waktu tunggu balasnya (ticket support). Kalau uptime dan load timenya saya tidak punya data, jadi tidak bisa kasih rekomendasi.

      Kalau mas nya ngerasa kemahalan bayar $14,95/month dg asumsi kyknya mas hosted byk blog ya? Menurut saya worthed kok mengingat uptime dan load timenya sangat stabil, apalagi supportnya bagus sekali. Saya pribadi tidak pernah kecewa dengan Siteground. Tapi, kalau masnya mmg mau pindah, saran saya coba dulu saja trial 1 bulan.

  • Tolong rekomendasinya, hosting luar yang metode pembayarannya mudah, bisa tranfer lewat bank nggak perlu kartu kredit…

    • A2Hosting bisa pakai transfer bank kok mas Asas. Nanti mereka akan kirim invoice beserta informasi bank account mereka. Setelah transfer, account A2 Hosting mas Asas tidak bisa langsung aktif, mereka akan konfirmasi terlebih dahulu kalau mereka sudah menerima transferan dari mas.

  • >