Shared Hosting Luar Negeri Terbaik

Setelah Menganalisis 30+ Shared Hosting Global, Saya Menemukan 2 Hosting Ini Cocok Untuk Meng-Host kan Website Lokal

WIllya-Randika

By Willya Randika / Hosting Reviewer
Last Updated: August 6, 2021 / 79 Komentar



Di artikel hosting lokal terbaik, saya mengatakan bahwa tidak ada satupun penyedia hosting lokal yang berhasil di semua faktor.

Ada yang gagal di faktor uptime, ada juga yang gagal di faktor speed.

Bahkan ada juga yang gagal hanya karena tidak memberikan garansi kepada pelanggan baru.

Hosting luar negeri terbaik

Saya tidak mengatakan bahwa hosting lokal jelek, tetapi sejujurnya jika tidak ada kesulitan dalam metode pembayaran dan bahasa, maka memilih penyedia hosting luar negeri adalah pilihan yang lebih baik jika Anda menginginkan hosting dengan performa yang lebih tinggi.

2 Pilihan Penyedia Shared Hosting Luar Negeri Terbaik

Ada banyak sekali pilihan hosting luar negeri di luar sana, tetapi mencari yang terbaik dan yang cocok sesuai kebutuhan itu sulit.

Pertama sekali, untuk website berbahasa Indonesia, Anda membutuhkan hosting yang menyediakan server berlokasi di Singapore (karena jaraknya yang dekat dengan Indonesia).

Kemudian, kriteria lainnya seperti reputasi perusahaan, uptime yang stabil, speed yang cepat, support 24/7, dan fitur yang kaya + security yang bisa dihandalkan juga perlu di perhatikan ketika memilih provider hosting terbaik.

Dan diantara banyak nya pilihan yang tersedia, hanya ada dua penyedia yang bisa saya rekomendasikan kepada Anda, yaitu FastComet dan A2 Hosting.

Kedua penyedia hosting pilihan Penasihat Hosting

Pilihan Pertama

Review FastComet Hosting

Sebetulnya, sebagian besar rata-rata uptime FastComet bagus, namun dikarenakan maintenance yang mereka lakukan pada bulan Desember 2019 selama 5 jam membuat rata-rata Uptime mereka menjadi menurun.


Unggul dari segi Kecepatan dibanding A2 Hosting, yaitu 0,683 detik. 


Kelebihan FastComet yang tidak dimiliki A2 Hosting adalah mereka memiliki data center yang lebih banyak, yaitu 11 data center yang tersebar di seluruh dunia.

Pilihan Kedua

Review A2 Hosting

A2 Hosting juga hampir punya semua kelebihan seperti yang dimiliki oleh FastComet.


Tetapi dengan rata-rata Uptime A2 Hosting diatas FastComet yaitu 99,95% sedangkan FastComet 99,92%.


Support nya saya pikir 9/10, dan fitur security nya tidak sebanyak yang ditawarkan oleh SiteGround.

Bagaimana Proses/Cara Saya Memilih Web Hosting Terbaik tersebut?

Ini adalah pekerjaan yang tidak mudah.

Dengan adanya ratusan perusahaan web hosting yang menawarkan semua jenis hosting yang sama, ini menjadi tantangan bagi saya untuk menemukan yang terbaik diantaranya.

Saya melakukan pengetesan uptime, page load time, waktu response server dan juga melakukan research terhadap review online yang telah terverifikasi sehingga hasil research ini akan sangat membantu Anda dalam mengambil keputusan.

Nah di dalam bagian ini, saya akan menerangkan bagaimana proses saya melakukan research yang menuntun saya untuk menemukan dua penyedia hosting terbaik (A2 Hosting dan FastComet).

Penelitian:

Step #1: Saya hanya mempertimbangkan perusahaan web hosting yang memiliki reputasi yang bagus berdasarkan review online yang telah terverifikasi

Pertama-tama, saya mengeleminasi perusahaan web hosting yang berumur kurang dari tiga tahun dan juga yang memiliki banyak review negatif di review online yang telah terverifikasi, seperti HostingFacts.com.

Saya tidak mau buang-buang waktu untuk menguji kualitas web hosting dengan reputasi yang belum terbangun dengan bagus, yang umumnya baru berumur tiga tahun atau kurang, karena biasanya lebih beresiko.

Anda tidak ingin menggunakan layanan web hosting yang beresiko, bukan?

Selain itu, perusahaan web hosting yang direkomendasikan oleh WordPress.org juga menjadi pertimbangan saya.

Terakhir, saya juga tidak ingin buang-buang uang dan waktu untuk memilih perusaan hosting EIG Group, karena reputasi mereka yang buruk.

Dan setelah menganalisis lebih dari 30+ web hosting yang berbeda, saya menemukan 9 web hosting yang mempunyai reputasi terbaik + non EIG Group.

9 Perusahaan Web Hosting Global Dengan Reputasi Terbaik

InMotion Hosting

DreamHost

SiteGround

MDD Hosting

GreenGeeks

InternServer

Hostinger


Step #2: Saya hanya memilih perusahaan web hosting yang menyediakan server yang berlokasi di Singapore

Untuk meng-host kan website berbahasa Indonesia atau website dengan target pengunjung Indonesia, Anda membutuhkan server yang lokasi nya dekat dengan pengunjung website Anda.

Sejauh yang saya tahu tidak ada provider luar yang memiliki server di Indonesia (dengar-dengar karena sewa server nya yang mahal), jadi opsi yang paling dekat adalah Singapore.

Diantara 9 provider diatas, ternyata hanya ada 3 yang menyediakan server di Singapore, yaitu SiteGround, A2 Hosting dan FastComet.

3 Perusahaan Hosting Global yang Memiliki Server di Singapore

SiteGround

Setelah itu, saya membeli hosting di ketiga provider diatas dan menginstall blog WordPress yang saya set secara default (tidak ada plugin optimisasi apapun) untuk tujuan pengujian atau pengetesan.

Updated: Karena SiteGround sudah menghentikan layanannya untuk beberapa negara termasuk Indonesia, maka saya tidak memasukkan nya kembali dalam review ini.

Detailnya sebagai berikut:

A2 Hosting: http://penasihathosting-a2.com (Paket Lite/StartUp)
FastComet: http://penasihathosting-fc.com (Paket FastCloud)

Step #3: Saya hanya memilih perusahaan hosting yang menggaransikan uptime minimal 99,90%

Ada tiga faktor krusial yang menentukan bagusnya kualitas suatu penyedia web hosting, diantaranya adalah uptime, page load time dan layanan support.

Diantara ketiga faktor tersebut, menurut saya yang paling penting adalah uptime. Bila suatu penyedia hosting memberikan harga yang murah, support yang baik, namun tidak didukung oleh kinerja server yang stabil dan konsisten, maka sama saja tidak bagus.

Karena bagusnya suatu web hosting itu terletak pada ke-stabilan servernya, tanpa mendiskreditkan faktor kecepatan tentunya.

Jadi, saya telah melakukan monitoring uptime (menggunakan Pingdom.com) selama 20 bulan, sejak 1 November 2019 - 30 Juni 2021 terhadap server uptime FastComet dan A2 Hosting.

Berikut detailnya:

Web Host (shared)

RATA-RATA UPTIME (seMakin besar semakin bagus)

99,95%
99,92%

Anda mungkin bertanya-tanya - Mengapa tidak ada satupun web hosting dengan 100% uptime?

Pada kenyataannya, bahkan website seperti Google, Facebook, dan Amazon pun pernah mengalami down dari waktu ke waktu.

Jadi angka 100% hanyalah ada dalam mitos.

Saya pribadi tidak akan khawatir terhadap perbedaan uptime diatas, yang terpenting adalah minimal 99,90%.

Step #4: Server yang Cepat

Server yang cepat adalah faktor krusial lainnya yang perlu Anda perhatikan ketika memilih provider hosting.

Karena salah-salah memilih hosting, mau se-optimal apapun Anda melakukan optimasi kecepatan website Anda, itu akan sia-sia.

Karena itu jangan memilih web hosting secara asal.

Nah, disini saya sudah menguji rata-rata waktu response serer kedua provider menggunakan Pingdom.

Dan inilah hasilnya.

Web Host (shared)

RATA-RATA WAKTU RESPONSE SERVER (seMakin KECIL semakin bagus)

683 ms
1166 ms

FastComet menjadi yang tercepat dalam pengujian yang saya lakukan dengan rata-rata 683ms. Adapun A2 Hosting dibawah nilai yang ideal, yaitu hanya 1166ms.

Step #5: Ketersediaan Support 24/7

Uptime dan speed adalah dua hal, tetapi support yang baik adalah satu hal lainnya.

Idealnya adalah support bisa ditangani langsung via live chat, tidak menggunakan tiket yang umumnya membutuhkan waktu lebih lama untuk mendapatkan response.

Jadi, bagaimana support kedua provider yang saya review ini?

Web Host (shared)

Live chat

ticket

rating

24/7

24/7

24/5

24/7

#6 Fitur-fitur yang ditawarkan

Setelah pada akhirnya saya mengumpulkan 2 web hosting terbaik dari step #1 hingga step #5, kemudian saya melihat semua fitur-fitur yang ditawarkan oleh masing-masing web hosting, seperti:

  • Gratis domain
  • Termasuk gratis biaya migrasi / transfer website
  • Kemudahan dalam mengoperasikan panel hosting
  • Adanya tools pendukung, seperti Softaculous yang dapat menginstal aplikasi CMS seperti WordPress hanya dalam 1 klik
  • Termasuk disk space dan bandwidth yang unlimited
  • Penggunaan SSD (solid state drive) pada web hosting - perlu diketahui bahwa penggunaan SSD akan membuat load time website lebih cepat daripada penggunaan hard disk tradisional
  • Termasuk back up harian otomatis
  • Menawarkan penggunaan teknologi yang ramah lingkungan, "green hosting"
  • Menawarkan fitur-fitur security yang dapat di andalkan

Berikut rating saya terhadap 2 web hosting berdasarkan fitur-fitur yang ditawarkan:

Web Host (shared)

rating

Kesimpulan

Setelah mempertimbangkan enam hal, mulai dari reputasi perusahaan, harga, fitur, uptime, page load time hingga customer supportnya, saya sampai pada kesimpulan.

Dan agar tidak membingungkan Anda untuk menemukan penyedia hosting mana yang terbaik, saya mengurutkannya mulai dari yang terbaik dalam tabel dibawah ini:

Rank

Web Host

Monthly

12

24

36

Performance

Support

Garansi

1

$2.95

$2.95

$2.89

2.95

99,89%
0,961 detik

8/10

45 hari

2

$10.99

$6.99

$4.39

$2.99

99,94%
0,744 detik

9/10

45 hari


  • Mz… tadi saya sempet baca per tanggal 21 nov 2020 sideground memberhentikan layanannya khususnya di Indonesia, bagaimana ni mz klw saya saya sudah terlanjur sewa di hosting tersebut?….
    Biasanya bisa live chat untuk tanya2 ni sekarang gak ada mz di layanan hosting tersebut…. mohon sarannya mz… apakah saya harus pindah hosting?….
    Trimakasih

      • Expired pada Desember 2021, trus mengenail menu live chat tu sudah tidak ada mz otomatis tidak ada layanan live chat support padahal sebelumnya ada mz… malah pelayanannya baik bwanget fastrespon jadi klw butuh bantuan langsung ditangani website tersebut. Trus klw sudah bgini gimana mz?… krna sempet down jga sich gak secepat kemaren2 loading website saya… jadi saya masuk ke siteground.com untuk minta bantuan ternyta sudah gak ada… saya aktifin DNSnya malah eror website saya gak bisa….

        • Menu live chat dan tiket masih ada kok. Mbak bisa akses melalui halaman ini: https://my.siteground.com/support/contact (log in terlebih dahulu).
          Maksudnya adalah mereka tidak menerima order hosting baru dari client baru asal Indonesia, tetapi client lama masih bisa renew atau order hosting baru di SiteGround dan masih di layani untuk support nya.

          Saya juga salah paham awalnya, tetapi sudah konfirmasi dengan menanyakan nya langsung melalui tiket barusan:

          Itu sebab nya, saya tidak bisa merekomendasikan SiteGround kembali kepada customer baru.

  • mohon saran. saya ingin membuat website company profile yang target market saya adalah usa, eropa, dan timur tengah. saran dari admin saya harus pilih hosting apa? dan apakah berpengaruh hosting di indonesia dengan hosting dr luar negri utk segmentasi target market?

    • Saran saya pilih hosting dengan lokasi server di US, kemudian mas bisa menggunakan CDN agar load time website mas lebih cepat di akses dari beberapa region yang mas sebutkan. Yang sangat berpengaruh adalah lokasi server, jadi walaupun mas pilih provider Indonesia, asalkan mereka menyediakan server di luar, seperti US, maka tidak mengapa. Tapi, saya belum review kualitas server luar negeri yang dikelola oleh provider lokal, jadi yang bisa saya sarankan saat ini adalah SiteGround dan A2 Hosting.

  • Oh iya mz… minta saran dong sesuai penhalamannya mz willya… untuk server eropa yang bagus mana ya mz… kan klw asia tu singapura mz… klw eropa mana yg terbaik ya mz?….

  • Mz… saya mau tanya… saya sudah pake siteground untuk website saya… saya pilih asia… bagaimana klw saya ingin pengunjung saya dari eropa mz?… jadi pindah servernya gtu ke eropa apa yg harus saya lakukan?….

    Maf saya pemula mz…

  • Saya buat website untuk traffic US UK Eropa Asia juga. Nah di pilhan data center di siteground harus saya pilih yg mana mas ? Mohon pencerahannya . soalnya saya pemula .

    • Pertama, tentukan di mana yang paling dominan atau paling banyak visitornya, misal paling banyak di US, berarti pilih lokasi server di US.
      Kemudian, install CDN di website mas, seperti Cloudflare agar juga bisa diakses lebih cepat di region lainnya.

  • Hostinger kenapa ga masuk mas ? Saya baca sebuah review termasuk yg murah dan performanya juga cukup. Btw saya sedang menyoroti Magento buat ecommerce, tp rencananya grow up. Any advice?

    • Murah, tapi performanya belum tahu bagus atau tidak. Lagipula ketika order tidak bisa memilih lokasi server.
      Saran saya SiteGround atau kalau mau lebih bagus lagi performanya, pilih Cloudways.

  • Terimakasih infonya, Lebih bagus lagi jika dibahas juga untuk size inodesnya pak, pengalaman menggunakan siteground selalu mentok max inodesnya walau space masih banyak, entah karena inodes di siteground kecil, atau memang rata-rata hosting luar seperti itu

  • mas saya mau tanya, saya mau beli A2 hosting, apakah jangan recommended? Dan untuk server nya kok ada yang Michigan dan Arizona bagusnya yang mana ya mas untuk pemilihan servernya, target saya pengunjung luar negri US. makasih mas

  • Mas Willya, yg ehost kenapa masih dimuat jika memang sudah offline?

    Kalau boleh request, coba juga review hosting namecheap shared (atau easywp, layanan namecheap untuk wordpress versi managed). Saya lihat jarang orang/blog/web Indonesia yg review hosting tsb terutama yg easywp. Padahal untuk domain saya duga sih banyak yg pakai namecheap.

    Juga review wordpress versi .com, saat ini saya pakai wordpress dotcom untuk website utama saya. Meski menurut saya bagus dan sesuai kebutuhan saya, tapi penasaran juga kalau dibandingkan dengan layanan hosting2 shared yang ada di sini.

    Tapi itu hanya penasaran saya saja, terlepas dari itu website mas Willya telah menjadi salah satu pertimbangan saya jg untuk memilih hosting Indonesia untuk web saya yg lain.

    Terima kasih atas review di web ini.

  • Halo, saya ingin tanya.
    1. Apakah ada perbedaan antara ambil hosting di luar negeri seperti (Siteground/A2 Hosting) dengan di dalam negeri.
    2. Lalu jika saya punya 3 Domain, sebaiknya Hosting apa yang saya pakai? (1 Domain saya saat ini memiliki rata-rata pengunjung 75K per bulan, 2 lagi masih dalam pengembangan)
    3. Jadi Hosting apa yang kira-kira sebaiknya dipakai dan dikembangkan jika nanti 2 Domain lainnya sudah tinggi juga pengunjungnya.
    Terima kasih

    • Halo mas Niko,
      Saran saya jika website mas rata-rata traffic nya sudah 75k per bulan, mas HARUS dan WAJIB upgrade paket hosting ke VPS.
      Mungkin masnya bisa email saya langsung di randi(at)penasihathosting.com, nanti saya bisa bantu carikan hosting sesuai kebutuhan dan budget mas.

  • {"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}
    >