Document Root
Document root (kadang disebut web root atau public_html) adalah folder di server yang menjadi titik awal file website untuk sebuah domain. Saat pengunjung membuka contoh.com, web server mencari index.php atau index.html di document root itu — bukan di sembarang folder home.
Memahami root mencegah momen klasik: “file sudah di-upload tapi situs masih 404.” Biasanya file masuk folder yang salah.
Analogi Sederhana
Jika akun hosting adalah rumah, document root adalah ruang tamu yang terlihat dari jalan. Gudangan (folder di luar root) bisa ada untuk data privat, tapi tamu tidak otomatis melihat isinya lewat URL. Menaruh rahasia di ruang tamu sama dengan menaruhnya di web root yang bisa diunduh.
Pola Umum di cPanel
| Domain | Document root tipikal |
|---|---|
| Domain utama | public_html/ |
| Addon domain | public_html/namadomain/ atau folder setara |
| Subdomain | public_html/sub/ atau path yang Anda pilih |
Framework modern (Laravel dan sejenisnya) sering menunjuk root ke subfolder public/ agar kode aplikasi tidak langsung terekspos.
Kaitan dengan DNS dan SSL
Document root adalah urusan server file. DNS hanya mengarahkan hostname ke mesin yang benar. Keduanya harus cocok: DNS ke server A sementara file di server B = situs kosong atau default page. Sertifikat SSL juga dipasang per hostname, bukan “sekali untuk semua folder”.
Yang Perlu Anda Perhatikan
- Upload tema/plugin ke root yang salah = situs putih atau menampilkan konten domain lain
- Jangan taruh kredensial atau backup sensitif di dalam document root yang bisa diunduh
- Path di FTP/SFTP harus sama dengan root yang dipakai vhost
- Setelah migrasi, samakan path di konfigurasi CMS (URL siteurl, dll.)
- Permission folder yang terlalu longgar atau terlalu ketat sama-sama bikin error
FAQ
Bisa ganti document root?
Sering bisa di panel Domains modern. Pastikan DNS dan SSL tetap menunjuk hostname yang sama.
public_html vs www?
Di banyak host, www adalah symlink atau alias ke public_html. Cek di File Manager agar tidak mengedit salinan yang salah.
Kenapa 403/404 padahal file sudah di-upload?
Sering file masuk folder home, bukan document root domain itu. Cocokkan path dengan pengaturan domain.
Di mana letak wp-config.php?
Biasanya di document root WordPress atau satu level di atas public pada setup custom. Jangan publish file itu ke URL publik.
Disclaimer: Artikel WikiHosting disusun untuk tujuan edukasi dan referensi. Teknologi hosting terus berkembang, sehingga beberapa informasi teknis mungkin berubah seiring waktu.
