FTP/SFTP
FTP (File Transfer Protocol) adalah protokol standar untuk mengirim dan mengambil file dari server hosting. SFTP (SSH File Transfer Protocol) adalah versi yang lebih aman — mengenkripsi semua data yang ditransfer termasuk kredensial login Anda.
Keduanya digunakan untuk tujuan yang sama: mengakses dan mengelola file di server hosting dari komputer lokal Anda.
Analogi Sederhananya
Bayangkan server hosting Anda adalah gudang besar. FTP dan SFTP adalah truk pengangkut yang memungkinkan Anda mengirim atau mengambil barang dari gudang tersebut. Bedanya, FTP mengangkut barang secara terbuka — siapa pun di jalan bisa melihat isinya. SFTP mengangkut barang dalam kontainer terkunci yang hanya bisa dibuka oleh pengirim dan penerima.
Perbedaan FTP dan SFTP
| FTP | SFTP | |
|---|---|---|
| Enkripsi | Tidak ada | Ya, penuh |
| Port default | 21 | 22 |
| Keamanan | Rentan disadap | Aman |
| Kecepatan | Sedikit lebih cepat | Sedikit lebih lambat |
| Dukungan hosting | Universal | Hampir universal |
| Rekomendasi | Tidak disarankan | Direkomendasikan |
FTP mengirimkan username, password, dan isi file dalam bentuk teks biasa yang bisa disadap. Gunakan selalu SFTP untuk akses file di server — terutama pada jaringan publik atau WiFi.
Apa yang Bisa Dilakukan dengan FTP/SFTP?
FTP dan SFTP digunakan untuk berbagai kebutuhan pengelolaan server:
- Upload file HTML, CSS, JavaScript, atau gambar ke server
- Download file dari server ke komputer lokal sebagai backup manual
- Edit file konfigurasi seperti
wp-config.phpatau.htaccess - Mengelola permission file dan folder di server
- Memindahkan atau mengganti nama file dalam jumlah banyak sekaligus
- Mengakses server saat File Manager di cPanel tidak bisa digunakan
FTP Client yang Umum Digunakan
FTP dan SFTP tidak bisa diakses langsung dari browser — Anda memerlukan aplikasi khusus yang disebut FTP client:
Selain aplikasi terpisah, beberapa code editor seperti VS Code juga mendukung koneksi SFTP langsung lewat ekstensi.
Informasi yang Dibutuhkan untuk Koneksi
Untuk terhubung ke server via FTP/SFTP, Anda membutuhkan empat informasi berikut — biasanya tersedia di dashboard atau email welcome hosting Anda:
| Parameter | Contoh |
|---|---|
| Host | ftp.namadomain.com atau IP Address server |
| Username | Username cPanel atau FTP account khusus |
| Password | Password akun FTP |
| Port | 21 untuk FTP, 22 untuk SFTP |
FTP Account vs SFTP via SSH
Di shared hosting, ada dua cara mengakses server via protokol ini:
FTP Account biasa — Dibuat melalui cPanel, bisa dibatasi aksesnya ke folder tertentu. Cocok untuk diberikan ke developer atau desainer tanpa memberikan akses penuh ke server.
SFTP via SSH — Menggunakan kredensial SSH dan memberikan akses lebih luas ke server. Biasanya tersedia di paket hosting yang sudah mengaktifkan SSH access. Lebih aman dan lebih fleksibel, tapi membutuhkan sedikit pemahaman teknis.
Jika Anda perlu memberikan akses file ke pihak ketiga seperti developer freelance, buat FTP account terpisah dengan akses terbatas ke folder tertentu saja — bukan akses penuh ke seluruh akun hosting Anda.
Yang Perlu Anda Perhatikan
- Selalu gunakan SFTP, bukan FTP — Hampir semua hosting modern mendukung SFTP. Tidak ada alasan untuk tetap menggunakan FTP yang tidak terenkripsi, terutama jika Anda mengelola website bisnis.
- Jangan simpan password FTP di client tanpa enkripsi — Beberapa FTP client menyimpan password dalam format yang mudah dibaca. Pastikan Anda menggunakan fitur enkripsi penyimpanan kredensial jika tersedia.
- Permission file perlu diperhatikan saat upload — File yang diupload lewat FTP terkadang memiliki permission yang salah. File PHP umumnya butuh permission
644dan folder755. Permission yang terlalu terbuka seperti777adalah celah keamanan. - FTP bukan solusi untuk migrasi besar — Untuk memindahkan ratusan file sekaligus, menggunakan SSH dengan perintah
rsyncatau fitur backup/restore di cPanel jauh lebih efisien dibanding FTP.
FAQ
Apakah FTP/SFTP tersedia di semua paket hosting?
FTP tersedia di hampir semua paket shared hosting. SFTP biasanya juga tersedia, meski sebagian hosting budget terkadang membatasi akses SSH — yang merupakan dasar dari SFTP. Cek spesifikasi paket hosting Anda atau tanyakan langsung ke support sebelum membelinya.
Apa bedanya SFTP dengan SCP?
Keduanya menggunakan koneksi SSH dan menawarkan transfer file terenkripsi. Perbedaannya ada di fitur: SFTP mendukung operasi file yang lebih lengkap seperti melihat daftar file, mengganti nama, dan mengatur permission secara interaktif. SCP lebih sederhana dan hanya untuk transfer file satu arah.
Kenapa koneksi FTP saya selalu gagal atau timeout?
Beberapa penyebab umum: firewall hosting memblokir koneksi dari IP Anda, port 21 diblokir oleh ISP atau jaringan lokal, atau mode transfer yang salah. Coba beralih ke mode Passive di pengaturan FTP client Anda — ini menyelesaikan sebagian besar masalah koneksi FTP di balik firewall atau router.
Apakah saya masih perlu FTP jika hosting sudah punya File Manager di cPanel?
Tidak selalu. Untuk kebutuhan sehari-hari, File Manager di cPanel sudah mencukupi. FTP/SFTP lebih berguna ketika Anda perlu mentransfer banyak file sekaligus, mengintegrasikan akses server ke dalam workflow development, atau mengakses server dari code editor.
Disclaimer: Artikel WikiHosting disusun untuk tujuan edukasi dan referensi. Teknologi hosting terus berkembang, sehingga beberapa informasi teknis mungkin berubah seiring waktu.
