SSL/TLS

Updated: 29 November 2025
By Willya Randika

Apa itu SSL/TLS?

SSL/TLS adalah teknologi keamanan yang digunakan untuk mengamankan komunikasi data antara browser pengunjung dan server website. Saat SSL/TLS aktif, data yang dikirim—seperti form login, informasi pribadi, atau transaksi—akan dienkripsi sehingga tidak mudah dibaca atau dimodifikasi oleh pihak ketiga.

Dalam praktik modern, istilah SSL masih sering digunakan, tetapi teknologi yang benar-benar dipakai saat ini adalah TLS (Transport Layer Security). Saya akan menggunakan istilah SSL/TLS di artikel ini karena itulah istilah yang paling umum dipahami.

SSL dan TLS: Apa Bedanya?

Secara teknis:

  • SSL (Secure Sockets Layer) adalah versi lama
  • TLS (Transport Layer Security) adalah pengembangannya dan menjadi standar saat ini

Namun bagi pengguna hosting dan website:

  • Keduanya merujuk pada fungsi yang sama
  • Tidak perlu diperlakukan sebagai dua teknologi terpisah

Jika Anda melihat istilah “SSL Certificate”, hampir bisa dipastikan yang dimaksud adalah TLS modern.

Apa Fungsi SSL/TLS dalam Hosting?

Dalam konteks hosting, SSL/TLS berperan sebagai:

  1. Pengaman data transmisi Data yang dikirim antara server dan pengunjung tidak bisa dibaca sembarangan.
  2. Verifikasi identitas website Sertifikat SSL membantu browser memastikan bahwa website benar-benar milik domain tersebut.
  3. Syarat HTTPS HTTPS tidak bisa aktif tanpa SSL/TLS.
  4. Faktor kepercayaan & SEO Browser modern menandai website tanpa SSL sebagai “Not Secure”. Mesin pencari juga memprioritaskan website HTTPS.

SSL/TLS ≠ HTTPS

Ini salah satu miskonsepsi paling umum.

  • SSL/TLS → teknologi enkripsi
  • HTTPS → protokol HTTP yang berjalan di atas SSL/TLS

Artinya:

  • SSL/TLS adalah fondasi
  • HTTPS adalah hasilnya

Website tidak bisa menggunakan HTTPS tanpa SSL/TLS, tetapi SSL/TLS sendiri bukanlah protokol HTTP.

Sertifikat SSL: Apa yang Sebenarnya Diverifikasi?

Sertifikat SSL berfungsi untuk membuktikan bahwa:

  • Server memang berhak menggunakan domain tersebut
  • Browser bisa mempercayai identitas server

Jenis validasi yang umum:

  • DV (Domain Validation) – hanya memverifikasi kepemilikan domain
  • OV (Organization Validation) – memverifikasi organisasi
  • EV (Extended Validation) – validasi paling ketat (kini semakin jarang digunakan)

Untuk sebagian besar website, DV sudah lebih dari cukup.

Apakah SSL Mengamankan Server Sepenuhnya?

Tidak.

SSL/TLS hanya mengamankan data yang sedang dikirim, bukan:

  • File di dalam server
  • Keamanan login server
  • Serangan malware dari dalam

SSL/TLS adalah lapisan keamanan komunikasi, bukan solusi keamanan total.

Let’s Encrypt dan SSL Gratis

Let’s Encrypt adalah otoritas sertifikat yang menyediakan SSL/TLS gratis dan otomatis.

Hal penting yang perlu diluruskan:

  • SSL gratis ≠ SSL lemah
  • Tingkat enkripsi Let’s Encrypt sama kuatnya dengan SSL berbayar

Perbedaan utama biasanya ada pada:

  • Masa berlaku
  • Dukungan teknis
  • Jenis validasi

Dampak SSL/TLS terhadap Performa

SSL/TLS modern:

  • Tidak membuat website lambat secara signifikan
  • Sudah dioptimalkan oleh browser & server modern

Dengan konfigurasi yang baik, perbedaan performa antara HTTP dan HTTPS nyaris tidak terasa.

Hubungan SSL/TLS dengan DNS dan Bandwidth

SSL/TLS tidak berdiri sendiri:

  • DNS menentukan ke mana domain mengarah sebelum SSL bekerja
  • Bandwidth menentukan seberapa banyak data terenkripsi yang bisa dikirim

SSL/TLS mengenkripsi data, tetapi bandwidth tetap terpakai sesuai ukuran transfer data.

Istilah Terkait yang Perlu Diketahui

  • HTTPS
  • Certificate Authority (CA)
  • Encryption
  • Handshake
  • Public Key / Private Key

Istilah-istilah ini sering muncul saat membahas SSL/TLS, meskipun tidak selalu perlu dipahami secara teknis.

Kesimpulan Singkat

SSL/TLS adalah standar keamanan dasar untuk website modern. Dalam dunia hosting, perannya bukan untuk mengamankan server sepenuhnya, melainkan melindungi komunikasi data antara website dan pengunjung.

Memahami posisi SSL/TLS dengan benar membantu Anda membuat keputusan yang lebih rasional saat memilih hosting, sertifikat, dan konfigurasi website.

Disclaimer: Artikel WikiHosting disusun untuk tujuan edukasi dan referensi. Teknologi hosting terus berkembang, sehingga beberapa informasi teknis mungkin berubah seiring waktu.