Port Checker
Cek apakah port tertentu terbuka dari internet pada domain atau IP publik. Berguna untuk troubleshooting web server, SSH, email, firewall, cPanel/WHM, dan service hosting lainnya.
Maksimal 10 port per pemeriksaan. Tool ini hanya mengizinkan target publik, bukan localhost atau private IP.
Apa yang akan dicek?
- Apakah port terbuka, tertutup, timeout, atau error
- Service umum seperti HTTP, HTTPS, SSH, SMTP, cPanel, dan database
- IP publik hasil resolve target
- Warning jika ada port sensitif yang terbuka ke publik
Apa Itu Port Checker?
Port Checker adalah tool untuk mengecek apakah port TCP tertentu pada domain atau IP publik dapat diakses dari internet. Tool ini berguna untuk memastikan service di server Anda benar-benar terbuka dan reachable dari luar, bukan hanya berjalan secara lokal.
Ini sangat membantu saat troubleshooting firewall, security group, reverse proxy, mail server, SSH, cPanel, atau service custom lain di hosting dan VPS.
Use Case Umum
- Website: memastikan port
80dan443terbuka untuk HTTP/HTTPS. - SSH: mengecek port
22atau port custom SSH setelah hardening server. - Email: memverifikasi port
25,465,587,993, atau995. - Panel Hosting: mengecek port seperti
2083atau2087untuk cPanel/WHM. - Troubleshooting Firewall: memastikan service tidak terblokir oleh firewall host, cloud security group, atau provider network policy.
Mengapa Port Bisa Tertutup?
- Service belum berjalan atau crash.
- Firewall OS seperti UFW, firewalld, atau iptables memblokir koneksi.
- Cloud firewall/security group belum membuka port terkait.
- Provider hosting memang membatasi port tertentu, terutama untuk email atau database.
- Service hanya bind ke localhost, bukan ke interface publik.
Catatan Keamanan
Tidak semua port yang terbuka adalah hal baik. Beberapa port sensitif seperti database atau cache server sebaiknya tidak dibuka ke publik kecuali memang diperlukan dan sudah diamankan dengan benar.
Tool ini membantu melihat exposure dari luar, sehingga Anda bisa menilai apakah konfigurasi jaringan server sudah sesuai kebutuhan.
FAQ: Pertanyaan Umum
Apa bedanya port terbuka dan service berjalan?
Service bisa saja berjalan lokal, tetapi tetap tidak bisa diakses dari internet jika firewall, NAT, atau binding host tidak benar. Port Checker membantu memverifikasi dari sudut pandang jaringan eksternal.
Kenapa port saya timeout, bukan closed?
Biasanya timeout berarti koneksi tidak dijawab dalam waktu wajar. Ini bisa disebabkan firewall drop, routing issue, atau service yang tidak merespons.
Apakah semua port umum aman dibuka?
Tidak. Port seperti web dan mail memang umum dibuka, tetapi port database, Redis, atau service internal lain sebaiknya dibatasi jika tidak perlu diakses publik.
