HTTP Headers Checker
Cek HTTP response headers website secara real-time. Analisis security headers, cache headers, compression, server info, content type, dan redirect langsung dari URL target.
Masukkan URL yang ingin dicek untuk melihat response headers, security headers, cache directives, dan redirect.
Apa yang akan ditampilkan?
- HTTP status code dan response time
- Security headers penting seperti CSP, HSTS, dan X-Frame-Options
- Cache, compression, content type, dan server headers
- Redirect chain jika URL mengarah ke lokasi lain
Apa Itu HTTP Headers Checker?
HTTP Headers Checker adalah tool untuk melihat header respons yang dikirim server saat sebuah URL diakses. Header ini berisi banyak informasi penting seperti status response, jenis konten, aturan cache, kompresi, kebijakan keamanan, dan detail server.
Tool ini berguna untuk audit cepat setelah deploy, migrasi hosting, konfigurasi CDN, atau hardening security headers tanpa perlu membuka browser DevTools atau menjalankan command line manual.
Apa Saja yang Dicek?
Security Headers
Tool mengecek header penting seperti Content-Security-Policy, Strict-Transport-Security, X-Frame-Options, X-Content-Type-Options, Referrer-Policy, dan Permissions-Policy.
Cache & Compression
Anda bisa melihat apakah server mengirim Cache-Control, ETag, Last-Modified, dan Content-Encoding seperti gzip atau br.
Server & Delivery Info
Berguna untuk melihat header seperti Server, X-Powered-By, Content-Type, dan indikasi edge/CDN dari response target.
Redirect Target
Jika URL melakukan redirect, tool menampilkan chain redirect dan URL final. Ini membantu debugging canonical domain, force HTTPS, atau redirect migration.
Mengapa HTTP Headers Penting?
- Keamanan: Security headers membantu mengurangi risiko clickjacking, MIME sniffing, mixed content, dan injeksi script.
- Performa: Cache dan compression headers memengaruhi kecepatan loading website dan efisiensi bandwidth.
- SEO & indexing: Redirect, canonical domain, dan status response ikut memengaruhi crawling dan indexing.
- Debugging hosting: Header sering mengungkap apakah request melewati CDN, reverse proxy, cache layer, atau server origin langsung.
Header Penting yang Perlu Dipahami
Content-Security-Policy (CSP)
Mengatur dari mana browser boleh memuat script, style, image, dan resource lain. Sangat penting untuk mengurangi risiko XSS.
Strict-Transport-Security (HSTS)
Memaksa browser memakai HTTPS untuk kunjungan berikutnya. Umum dipakai setelah SSL dikonfigurasi dengan benar.
Cache-Control
Menentukan apakah dan berapa lama response boleh di-cache oleh browser atau CDN. Penting untuk performa sekaligus freshness konten.
Content-Encoding
Menunjukkan apakah response dikompresi, misalnya dengan gzip atau Brotli. Ini membantu mengurangi ukuran transfer data.
Kapan Tool Ini Paling Berguna?
- Sesudah migrasi domain atau server untuk memastikan redirect dan header tetap benar.
- Saat mengaudit hardening security header pada website production.
- Ketika ingin memastikan CDN atau reverse proxy benar-benar mengirim cache/compression headers.
- Saat troubleshooting mixed response antara domain utama,
www, staging, dan subdomain. - Sebelum publish website untuk sanity check basic technical SEO dan security response.
FAQ: Pertanyaan Umum
Apakah tool ini mengecek request browser yang sama persis dengan pengunjung?
Tidak persis sama. Tool ini melakukan request dari server kami untuk audit cepat. Hasilnya sangat berguna, tetapi beberapa header bisa berbeda tergantung lokasi, CDN edge, atau user agent pengunjung.
Mengapa ada header yang terlihat kosong atau tidak ada?
Tidak semua server mengirim semua header. Sebagian header memang opsional, sebagian lagi baru muncul pada response type tertentu, dan sebagian bisa disembunyikan oleh proxy/CDN.
Apakah header yang hilang selalu berarti website tidak aman?
Tidak selalu. Namun, header keamanan yang hilang bisa menjadi sinyal bahwa konfigurasi hardening masih bisa ditingkatkan, terutama untuk website production yang menerima traffic publik.
