HTTP Compression Checker

Cek apakah website mengirim gzip atau Brotli (br) secara real-time. Analisis content-encoding, vary, cache-control, content-type, dan kualitas kompresi untuk audit performa website.

Masukkan URL untuk mengecek apakah response memakai Brotli, gzip, atau belum terkompresi.

Apa yang akan dicek?

  • Apakah response memakai Brotli, gzip, atau belum terkompresi
  • Apakah Vary: Accept-Encoding ikut dikirim
  • Content type, content length, cache control, dan redirect final
  • Skor kualitas kompresi dengan rekomendasi singkat

Apa Itu HTTP Compression Checker?

HTTP Compression Checker adalah tool untuk mengecek apakah server website Anda mengirim response terkompresi seperti gzip atau Brotli (br). Kompresi membantu mengurangi ukuran transfer data dan mempercepat loading halaman, terutama untuk file HTML, CSS, JavaScript, dan JSON.

Tool ini cocok untuk audit performa cepat setelah deploy, migrasi server, perubahan CDN, atau tuning web server seperti Nginx, Apache, LiteSpeed, dan reverse proxy.

Apa yang Dicek?

Content-Encoding

Tool melihat apakah response memakai gzip, br, atau tidak terkompresi sama sekali.

Vary Header

Header Vary: Accept-Encoding penting agar cache/proxy membedakan response terkompresi dan tidak.

Content-Type

Tool menilai apakah jenis konten memang termasuk tipe yang biasanya layak dikompresi, seperti HTML, CSS, JS, JSON, XML, atau SVG.

Compression Quality

Anda akan mendapat skor sederhana dan rekomendasi apakah setup kompresi sudah sehat atau masih perlu perhatian.

Mengapa Compression Penting?

  • Performa: Response yang lebih kecil biasanya lebih cepat diunduh browser.
  • Bandwidth: Kompresi membantu mengurangi transfer data, terutama pada website dengan traffic tinggi.
  • Core Web Vitals: Pengiriman resource yang lebih ringan dapat membantu improve pengalaman pengguna.
  • Hosting efficiency: Sangat berguna untuk shared hosting, VPS, dan setup CDN agar resource lebih hemat.

Gzip vs Brotli

gzip

Masih sangat umum dan kompatibel luas di banyak server dan browser. Sudah bagus untuk sebagian besar website.

Brotli (br)

Biasanya menghasilkan kompresi lebih efisien daripada gzip untuk text-based assets. Sangat baik jika tersedia di production.

Kapan Tool Ini Berguna?

  • Sesudah menyalakan Brotli atau gzip di server/CDN.
  • Setelah migrasi hosting untuk memastikan performa baseline tetap bagus.
  • Saat audit cache dan response headers untuk optimasi performa.
  • Untuk membandingkan perilaku domain utama, subdomain, staging, dan website client.

FAQ: Pertanyaan Umum

Apakah semua file harus dikompresi?

Tidak. Kompresi paling berguna untuk konten berbasis teks. File yang sudah terkompresi seperti JPEG, PNG, ZIP, atau MP4 biasanya tidak banyak mendapat manfaat tambahan.

Kalau tidak ada Content-Encoding, apakah pasti buruk?

Tidak selalu, tetapi untuk HTML, CSS, JS, dan JSON biasanya itu sinyal ada optimasi performa yang belum aktif.

Apakah CDN bisa memengaruhi hasil?

Ya. Banyak CDN atau reverse proxy yang menambahkan compression di edge walaupun origin server tidak melakukannya langsung.