Loncat ke konten utama

Docker

Diperbarui: 29 Oktober 2026
By Willya Randika

Docker adalah platform container yang mengemas aplikasi beserta dependensinya ke dalam image, lalu menjalankannya sebagai container yang terisolasi. Di hosting, Docker dipakai untuk menjalankan aplikasi, database, queue, atau tool internal dengan environment yang konsisten.

Istilah inti

IstilahArti
ImageTemplate read-only berisi aplikasi dan dependensi
ContainerInstance berjalan dari image
VolumePenyimpanan persisten di luar siklus container
NetworkJaringan virtual antar-container
DockerfileResep untuk membangun image
ComposeDefinisi beberapa container dalam satu file

Alur dasar

docker build -t app-saya .
docker run -d --name app -p 3000:3000 app-saya

Untuk data yang harus bertahan, pasang volume:

docker run -d -v app-data:/var/lib/app app-saya

Yang perlu diperhatikan

  • Container bukan VM. Isolasi lebih ringan; jangan anggap sebagai batas keamanan penuh.
  • Data harus di volume. File di dalam container hilang saat container dihapus.
  • Resource limit penting. Tanpa batas CPU/RAM, satu container bisa menghabiskan VPS.
  • Update image rutin. Image lama menyimpan celah keamanan.
  • Butuh RAM dan disk. VPS kecil dengan banyak container bisa cepat kehabisan resource.
  • Port dan reverse proxy. Biasanya container mendengarkan di port internal, lalu Nginx/Caddy meneruskan traffic HTTPS.

Setiap container memakai RAM dan disk. Di VPS 1–2 GB, jalankan hanya layanan yang benar-benar perlu, batasi memory, dan pantau disk image. Gunakan docker system prune secara berkala, tetapi jangan hapus volume yang masih dipakai. Untuk produksi, simpan image di registry dan deploy dengan versi yang jelas, bukan latest. Pisahkan database dari container aplikasi bila memungkinkan, dan jangan expose Docker socket ke publik. Catat port, volume, dan environment variable yang dipakai; uji healthcheck, siapkan rollback image, dan pantau penggunaan RAM. Simpan catatan upgrade, pantau log, dan periksa disk secara berkala.

FAQ

Apakah Docker bisa menggantikan VPS?

Tidak. Docker adalah cara mengemas dan menjalankan aplikasi; VPS adalah mesin tempat container berjalan.

Apakah data di container hilang saat restart?

Data di filesystem container bisa hilang saat container dihapus. Gunakan volume untuk data yang harus bertahan.

Apakah Docker aman untuk produksi?

Bisa, asalkan image diperbarui, container tidak berjalan sebagai root, resource dibatasi, dan akses jaringan diatur.

Disclaimer: Artikel WikiHosting disusun untuk tujuan edukasi dan referensi. Teknologi hosting terus berkembang, sehingga beberapa informasi teknis mungkin berubah seiring waktu.