Loncat ke konten utama

Colocation

Diperbarui: 29 Oktober 2026
By Willya Randika

Colocation adalah layanan menyewa ruang di data center untuk menempatkan server milik sendiri. Anda membawa perangkat keras. Data center menyediakan rak, daya, pendingin, jaringan, keamanan fisik, dan sering juga remote hands. Berbeda dengan dedicated server, hardware sepenuhnya milik Anda dan Anda yang menentukan spesifikasinya.

Yang biasanya termasuk

Biasanya Anda mendapat ruang 1U atau 2U, circuit daya, port jaringan, dan blok IP kecil. Keamanan fisik seperti akses biometrik dan CCTV juga disediakan. Remote hands sering termasuk beberapa jam per bulan, tapi tarif di luar jam gratis berbeda.

Konfirmasi ukuran rak, batas berat, watt yang tersedia, kuota bandwidth, dan metode penagihan. Bandwidth bisa memakai kuota bulanan atau 95th percentile. Pahami keduanya sebelum memilih paket.

Hardware yang perlu disiapkan

Server perlu rails yang sesuai ukuran rack. PSU redundant membantu, tapi pastikan konektor daya cocok. Siapkan kabel jaringan dan SFP yang sesuai port switch, lalu beri label perangkat, IP, dan port.

Akses out-of-band seperti IPMI, iDRAC, atau iLO harus aman. Pasang firewall dan patch OS sebelum server dikirim. Kirim server dalam kondisi teruji.

Kalau hardware rusak di lokasi, remote hands bisa memasang disk atau RAM pengganti. Diagnosis dan keputusan tetap di tangan Anda.

Biaya yang sering terlewat

Daya melebihi kuota circuit, bandwidth burst, remote hands di luar jam gratis, cross-connect, penggantian disk atau PSU, asuransi, dan pengiriman. Colocation bisa lebih murah daripada cloud untuk beban stabil dan hardware yang sudah dimiliki, tapi tidak cocok kalau tim tidak punya kemampuan operasi server.

Bandingkan dengan dedicated server yang sudah mencakup hardware. Pikirkan juga uptime dan backup offsite.

Yang sering salah

Menganggap colocation sebagai layanan managed adalah kesalahan umum. Provider mengurus fasilitas, bukan aplikasi atau OS Anda. Tanpa remote access, troubleshooting bisa memerlukan kunjungan fisik. Satu PSU, satu switch, atau satu uplink juga tetap titik kegagalan.

Colocation berkaitan dengan dedicated IP, bandwidth hosting, dan RAM server.

FAQ

Apakah colocation lebih murah dari cloud?

Bisa, untuk beban stabil dan hardware yang sudah ada. Untuk beban kecil atau yang berubah cepat, cloud sering lebih murah karena tidak ada hardware menganggur.

Apakah provider colocation mengelola OS?

Umumnya tidak. Mereka menyediakan fasilitas dan jaringan. OS, aplikasi, patch, dan keamanan adalah tanggung jawab Anda, kecuali ada layanan managed tambahan.

Apa itu remote hands?

Layanan teknisi data center untuk tindakan fisik seperti reboot, memasang disk, atau memeriksa kabel. Jam gratis dan tarifnya berbeda per provider.

Disclaimer: Artikel WikiHosting disusun untuk tujuan edukasi dan referensi. Teknologi hosting terus berkembang, sehingga beberapa informasi teknis mungkin berubah seiring waktu.