Loncat ke konten utama

Block Storage

Diperbarui: 29 Oktober 2026
By Willya Randika

Block storage adalah volume disk virtual yang dipasang ke server, lalu diformat dengan filesystem (ext4, XFS, dan sejenisnya). Dari sisi aplikasi, ia terlihat seperti disk biasa: Anda bisa membuat folder, menulis file, dan memasang database.

Kegunaan

KebutuhanCocok?
Data VPS tambahanYa
Database produksiYa, dengan backup
Snapshot sebelum upgradeYa
Berbagi file antar-serverTidak tanpa cluster filesystem
Aset publik skala besarObject storage lebih tepat

Alur pemasangan

  1. Buat volume di panel provider.
  2. Pasang ke VPS (/dev/vdb, misalnya).
  3. Format filesystem.
  4. Mount ke folder (/mnt/data).
  5. Tambahkan ke /etc/fstab agar tetap terpasang setelah reboot.

Yang perlu diperhatikan

  • Satu volume biasanya satu server. Multi-attach butuh filesystem khusus.
  • Snapshot bukan backup offsite. Simpan salinan di lokasi lain.
  • IOPS menentukan performa. Disk murah bisa lambat untuk database.
  • Resize butuh dua langkah. Perbesar volume, lalu perbesar filesystem.
  • Uji restore. Snapshot yang belum pernah dipulihkan belum terbukti.
  • Latency berbeda dari disk lokal. Untuk database sensitif, ukur IOPS dan latency sebelum produksi.

Jangan hanya melihat kapasitas. Untuk database, IOPS dan latency lebih penting daripada ukuran disk. Mulai dari volume yang cukup, pantau penggunaan, lalu perbesar sebelum penuh. Jika aplikasi menulis banyak file kecil, uji performa filesystem sebelum produksi. Dokumentasikan mount point, pantau inode, dan uji restore snapshot secara rutin. Hindari swap di volume jaringan, backup volume secara rutin, catat ukuran dan IOPS di runbook, serta uji resize filesystem. Periksa latency dari aplikasi, uji beban kecil, dan pantau disk. Ukur hasilnya.

Perintah dasar setelah volume terpasang:

lsblk
sudo mkfs.ext4 /dev/vdb
sudo mkdir -p /mnt/data
sudo mount /dev/vdb /mnt/data
df -h /mnt/data

Tambahkan baris /dev/vdb /mnt/data ext4 defaults,nofail 0 2 ke /etc/fstab agar volume tetap terpasang setelah reboot.

FAQ

Apa beda block storage dan object storage?

Block storage bekerja seperti disk yang dipasang ke server. Object storage diakses lewat API HTTP dan tidak diformat sebagai filesystem.

Apakah block storage bisa dipakai untuk database?

Ya, dan ini salah satu penggunaan umum. Pastikan IOPS, backup, dan latensi sesuai kebutuhan database.

Apakah snapshot sama dengan backup?

Tidak sepenuhnya. Snapshot biasanya tersimpan di infrastruktur provider yang sama. Backup idealnya disalin ke lokasi terpisah.

Disclaimer: Artikel WikiHosting disusun untuk tujuan edukasi dan referensi. Teknologi hosting terus berkembang, sehingga beberapa informasi teknis mungkin berubah seiring waktu.