Cloudflare
Cloudflare adalah layanan proksi DNS plus CDN plus keamanan yang menaruh jaringannya di depan server origin Anda. Setelah nameserver domain diarahkan ke Cloudflare, pengunjung sering menyentuh edge Cloudflare dulu — bukan langsung IP hosting.
Paket gratis sudah cukup untuk banyak situs kecil hingga menengah di Indonesia, asalkan mode SSL dan aturan cache dikonfigurasi dengan benar. Cloudflare tidak menggantikan hosting: file dan database tetap di server Anda, sementara Cloudflare duduk di depan sebagai perisai dan akselerator lalu lintas HTTP menuju website Anda.
Banyak pemilik situs mengaktifkannya untuk mengurangi beban origin, menyembunyikan IP server, dan mendapatkan sertifikat edge dengan cepat. Hasilnya bagus hanya jika konfigurasi dasar tidak saling bertentangan.
Apa yang Biasa Diaktifkan
- CDN aset statis melalui cache edge
- Sertifikat SSL di edge plus opsi Flexible, Full, atau Strict
- Proteksi DDoS dasar dan WAF tergantung paket
- Page Rules atau Cache Rules untuk mengontrol cache
- DNS hosting di antarmuka Cloudflare
Mode Proxy
| Ikon | Arti |
|---|---|
| Proxied oranye | Lalu lintas lewat Cloudflare |
| DNS only abu | Hanya DNS; pengunjung ke origin langsung |
Email MX tidak di-proxy seperti HTTP; biarkan record mail sesuai provider. Salah meng-proxy layanan non-HTTP bisa merusak email atau aplikasi khusus.
Yang Perlu Anda Perhatikan
- SSL Flexible bisa menimbulkan redirect loop atau origin tidak terenkripsi; utamakan Full strict jika origin punya sertifikat valid
- Cache lama menghasilkan konten basi; pelajari cara purge
- Sembunyikan IP origin; jangan bocorkan di subdomain DNS only yang tidak perlu
- Aturan bot dan firewall yang agresif bisa memblokir pengunjung sah
- Tetap jaga keamanan aplikasi di origin, termasuk backup dan update CMS
FAQ
Apakah Cloudflare menggantikan hosting?
Tidak. File dan database tetap di hosting atau VPS Anda. Cloudflare duduk di depan.
Wajib bayar?
Tidak untuk fitur inti CDN, DNS, dan SSL dasar. Paket berbayar untuk WAF advanced, image pipeline, dan sejenisnya.
Website lebih lambat setelah Cloudflare?
Bisa karena rule cache salah atau fitur yang bentrok tema. Uji dengan proxy off sementara untuk isolasi.
Bagaimana menghubungkan domain?
Biasanya ganti nameserver di registrar ke nilai Cloudflare, lalu tunggu propagasi.
Disclaimer: Artikel WikiHosting disusun untuk tujuan edukasi dan referensi. Teknologi hosting terus berkembang, sehingga beberapa informasi teknis mungkin berubah seiring waktu.
