--- title: Document Root description: Folder publik tempat web server mencari index situs — sering public_html. Salah root, file “sudah di-upload” tetap 404. canonical: https://penasihathosting.com/wikihosting/document-root type: wiki locale: id updated: 2026-07-15 author: Willya Randika --- # Document Root Folder publik tempat web server mencari index situs — sering public_html. Salah root, file “sudah di-upload” tetap 404. **Document root** (kadang disebut web root atau `public_html`) adalah folder di server yang menjadi **titik awal file website** untuk sebuah domain. Saat pengunjung membuka `contoh.com`, web server mencari `index.php` atau `index.html` di document root itu — bukan di sembarang folder home. Memahami root mencegah momen klasik: “file sudah di-upload tapi situs masih 404.” Biasanya file masuk folder yang salah. ## Analogi Sederhana Jika akun hosting adalah rumah, document root adalah **ruang tamu yang terlihat dari jalan**. Gudangan (folder di luar root) bisa ada untuk data privat, tapi tamu tidak otomatis melihat isinya lewat URL. Menaruh rahasia di ruang tamu sama dengan menaruhnya di web root yang bisa diunduh. ## Pola Umum di cPanel | Domain | Document root tipikal | | --- | --- | | Domain utama | `public_html/` | | [Addon domain](/wikihosting/addon-domain) | `public_html/namadomain/` atau folder setara | | [Subdomain](/wikihosting/subdomain) | `public_html/sub/` atau path yang Anda pilih | Framework modern (Laravel dan sejenisnya) sering menunjuk root ke subfolder `public/` agar kode aplikasi tidak langsung terekspos. ## Kaitan dengan DNS dan SSL Document root adalah urusan server file. [DNS](/wikihosting/dns) hanya mengarahkan hostname ke mesin yang benar. Keduanya harus cocok: DNS ke server A sementara file di server B = situs kosong atau default page. Sertifikat [SSL](/wikihosting/apa-itu-ssl-tls) juga dipasang per hostname, bukan “sekali untuk semua folder”. ## Yang Perlu Anda Perhatikan - Upload tema/plugin ke **root yang salah** = situs putih atau menampilkan konten domain lain - Jangan taruh kredensial atau backup sensitif di dalam document root yang bisa diunduh - Path di [FTP/SFTP](/wikihosting/ftp-sftp) harus sama dengan root yang dipakai vhost - Setelah migrasi, samakan path di konfigurasi CMS (URL siteurl, dll.) - Permission folder yang terlalu longgar atau terlalu ketat sama-sama bikin error ## FAQ Sering bisa di panel Domains modern. Pastikan DNS dan SSL tetap menunjuk hostname yang sama. Di banyak host, `www` adalah symlink atau alias ke `public_html`. Cek di File Manager agar tidak mengedit salinan yang salah. Sering file masuk folder home, bukan document root domain itu. Cocokkan path dengan pengaturan domain. Biasanya di document root WordPress atau satu level di atas `public` pada setup custom. Jangan publish file itu ke URL publik.