--- title: Addon Domain description: Domain tambahan di satu akun hosting yang sama. Satu paket, beberapa website — dengan document root, email, dan batasan resource yang perlu Anda pahami. canonical: https://penasihathosting.com/wikihosting/addon-domain type: wiki locale: id updated: 2026-07-15 author: Willya Randika --- # Addon Domain Domain tambahan di satu akun hosting yang sama. Satu paket, beberapa website — dengan document root, email, dan batasan resource yang perlu Anda pahami. **Addon domain** adalah domain tambahan yang Anda jalankan di **satu akun hosting** yang sama dengan domain utama. Tiap domain bisa punya website sendiri, folder sendiri, dan biasanya juga email sendiri — tetap berbagi resource akun (disk, [bandwidth](/wikihosting/bandwidth-hosting), [inode](/wikihosting/inode), CPU). Fitur ini umum di [cPanel](/wikihosting/cpanel) shared hosting. Namanya bisa berbeda di panel lain, tapi idenya sama: banyak domain, satu paket. ## Analogi Sederhana Anggap akun hosting Anda sebuah rumah dengan satu meteran listrik. Domain utama adalah rumah utama. Addon domain seperti bangunan lain di halaman yang sama dengan **alamat berbeda**. Tamu yang ke alamat B tidak otomatis masuk ke ruang tamu alamat A — tapi kalau listrik rumah (resource) habis, semua bangunan ikut terdampak. ## Cara Kerjanya Secara garis besar, saat pengunjung membuka domain addon: 1. [DNS](/wikihosting/dns) domain itu mengarah ke server hosting Anda 2. Server mengenali nama host (virtual host) 3. Permintaan diarahkan ke **document root** (folder) khusus domain itu 4. File di folder itulah yang dilayani sebagai website Di cPanel, menambahkan addon domain biasanya juga membuat: - Folder baru (document root) - Subdomain teknis internal (sering disembunyikan dari alur harian Anda) - Opsi akun email untuk domain tersebut Pastikan nameserver atau A record domain addon sudah mengarah ke hosting yang sama sebelum menguji di browser. ## Addon Domain vs Parked Domain vs Subdomain | Jenis | Fungsi singkat | Kapan dipakai | | --- | --- | --- | | **Addon domain** | Website terpisah di folder sendiri | Proyek/brand berbeda di satu akun | | **Parked / alias domain** | Domain lain menampilkan isi domain utama | Domain cadangan, typo domain, brand redirect | | **Subdomain** | Prefiks di domain yang sudah ada (`blog.domain.com`) | Bagian situs, staging, app terpisah | Kalau Anda hanya ingin `domainbaru.com` menampilkan situs yang sama dengan domain utama, yang Anda butuhkan seringkali **alias/parked** atau redirect — bukan addon penuh. ## Manfaat dan Batasannya **Manfaat** - Satu tagihan hosting untuk beberapa situs kecil - Email per domain (`nama@brandlain.com`) - Isolasi file per document root (lebih rapi daripada campur di satu folder) **Batasan** - Resource **tetap bersama** — satu situs berat bisa menekan situs lain di akun yang sama - Banyak provider membatasi jumlah addon domain per paket - Backup, SSL, dan update CMS tetap harus dikelola **per situs** - Untuk trafik besar atau isolasi ketat, [VPS](/unmanaged-vps) / akun terpisah lebih sehat ## Setup Singkat di cPanel Langkah tipikal (label menu bisa sedikit berbeda): 1. Login [cPanel](/wikihosting/cpanel) 2. Buka **Domains** / **Addon Domains** 3. Isi nama domain baru 4. Tentukan document root (atau terima default) 5. Simpan, lalu pastikan DNS domain mengarah ke server 6. Pasang [SSL/TLS](/wikihosting/apa-itu-ssl-tls) (Let's Encrypt) untuk domain itu 7. Upload file atau install CMS ke folder document root Domain yang DNS-nya belum propagasi tidak akan “hidup” meski addon sudah ditambahkan di panel. Cek [domain propagation](/wikihosting/domain-propagation) jika hasilnya beda-beda antar jaringan. ## Yang Perlu Anda Perhatikan - **Jangan anggap multi-site di shared sebagai isolasi penuh** — tetangga Anda di akun yang sama adalah… website Anda yang lain - **Pantau inode dan disk** — banyak CMS + cache + email cepat menguras [inode](/wikihosting/inode) - **SSL per domain** — centang/issue sertifikat untuk setiap addon; HTTPS domain A tidak otomatis untuk domain B - **Hak akses FTP** — bila perlu, buat akun [FTP/SFTP](/wikihosting/ftp-sftp) yang hanya ke folder addon, bukan seluruh home directory - **Baca ToS provider** — sebagian melarang “reseller gelap” atau terlalu banyak situs bisnis di satu akun shared ## FAQ Tergantung paket. Ada yang 1–2 domain, ada yang “unlimited” dengan fair use. Cek spesifikasi paket atau tanya support sebelum memindahkan banyak situs ke satu akun. Tidak secara otomatis. Yang memperlambat adalah total beban: traffic, script berat, dan limit resource akun. Dua situs ringan biasanya aman; satu situs WordPress penuh plugin berat plus toko online di akun yang sama sering jadi masalah. Addon cocok untuk situs kecil/menengah dengan risiko rendah. Pisahkan hosting (atau naik ke VPS) jika butuh isolasi keamanan, performa lebih predictable, atau tim/klien berbeda yang tidak boleh saling mempengaruhi. Umumnya DNS belum mengarah dengan benar, document root masih kosong, atau Anda menguji terlalu cepat saat propagasi belum selesai. Pastikan file site ada di folder yang tepat dan SSL/DNS sudah settle. Tidak otomatis. Anda membuat mailbox (atau forwarder) khusus untuk domain addon di bagian Email accounts. Pengaturan [SMTP](/wikihosting/smtp)/IMAP mengikuti domain tersebut.