badge hosting terbaik

Web Hosting Terbaik 2022

Review web hosting terbaik ini adalah hasil dari penelitian yang dilakukan selama 12 bulan lamanya sejak bulan Oktober 2021. Anda akan mendapatkan review hosting yang jujur berdasarkan data yang telah kami kumpulkan, seperti data rata-rata uptime, response time dan kualitas layanan support.

Ditulis dan diteliti oleh Willya Randika
Last Updated:

412 Komentar

Jika Anda serius ingin membuat website yang profesional, Anda harus memilih web hosting yang handal terlebih dahulu.

Web hosting yang tidak hanya memiliki server yang cepat, namun juga tidak sering down dan didukung oleh layanan support yang baik.

Masalahnya adalah ada puluhan bahkan ratusan penyedia web hosting di luar sana.

Bagaimana Anda dapat menemukan web hosting terbaik diantara ratusan pilihan? Tidak mudah, menghabiskan waktu dan merupakan pekerjaan yang melelahkan.

update penelitian web hosting terbaik 2022

Kami di Penasihat Hosting telah melakukannya sejak 2019 dan ini juga dapat menjadi alasan yang kuat mengapa Anda dapat mempercayai review hosting ini:

1. Membeli 16 web hosting paling populer di Indonesia (jumlahnya mungkin akan terus bertambah)
2. Men-setup situs WordPress untuk tujuan pengetesan dengan konfigurasi yang sama
3. Menguji layanan support
4. Melakukan monitoring uptime dan speed serta pengujian Load Impact K6
5. Mempublikasikan review

Rangkuman Hasil Penelitian Update Nov 2022

Tahukah Anda bahwa ada tiga + satu faktor yang paling menentukan kualitas suatu layanan web hosting, yaitu:

1. Uptime yang stabil (diatas 99,90%).
2. Server hosting yang cepat
3. Dan support yang baik
4. Poin plus nya adalah memberikan garansi selama 30 hari tanpa syarat.

Namun sayangnya, berdasarkan hasil penelitian kami, tidak ada satupun dari 16 provider web hosting Indonesia yang kami review berhasil di empat faktor diatas. Jadi, sejujurnya sulit untuk merekomendasikan provider web hosting lokal manapun saat ini.

Akan tetapi, berdasarkan data yang telah kami kumpulkan, kami bisa menjelaskan mana provider yang lebih baik antara yang satu dengan yang lainnya.

Dan di review ini, saya list 7 provider hosting terbaik pilihan Penasihat Hosting yang dipilih berdasarkan hasil data penelitian selama 12 bulan terakhir + faktor-faktor lainnya, seperti faktor garansi (tentang kebijakan refund), update atau improvement yang dilakukan oleh provider hosting dan fitur-fitur yang ditawarkan.

Berikut informasi tentang proses penelitian kami sejauh ini:

JUMLAH PROVIDER16
LAMA PENELITIANSejak Agustus 2019
YANG DIMONITORINGUptime & Speed
UPDATE SELANJUTNYAJuni 2023
APAKAH KAMI INDEPENDENYes! 100%
HASIL PENELITIAN LENGKAPBaca disini
APAKAH KAMI MENERIMA KONSULTASIHubungi Kami

Note: Dewaweb, Domosquare, Niagahoster dan IDwebhost sudah “menarik diri” dari review Penasihat Hosting. Itu artinya, kami di Penasihat Hosting tidak akan meneliti atau menulis review mereka lagi kedepannya.

Hosting Terbaik Indonesia Pilihan Penasihat Hosting

  1. DomaiNesia (www.DomaiNesia.com)
  2. IdCloudHost (www.IdCloudHost.com)
  3. Dewabiz (www.Dewabiz.com)
  4. Dracoola Multimedia (www.Dracoola.com)
  5. Jetorbit (www.Jetorbit.com)
  6. Kenceng Solusindo (www.KencengSolusindo.co.id)
  7. WarnaHost (www.WarnaHost.com)

Disclosure: Support Anda membantu website ini terus berjalan! Kami menggunakan link affiliasi, dimana kami akan menerima komisi (mulai dari 10% hingga 70%) dari pembelian hosting Anda tanpa ada biaya tambahan dibebankan kepada Anda. Kami bahkan berhasil menegosiasikan harga yang lebih murah untuk beberapa provider. Baca lebih lengkap.

Hosting Terbaik #1: DomaiNesia (www.DomaiNesia.com)

Pilihan web hosting terbaik untuk banyak pengguna.


Pilihan #1 Kami

Berdasarkan penelitian kami, DomaiNesia adalah pilihan yang seimbang bagi Anda yang menginginkan shared cloud hosting dengan:

  • uptime yang stabil,
  • Fitur yang banyak,
  • Harga yang terjangkau,
  • Garansi refund yang adil,
  • dan layanan support yang bisa diandalkan.

Kami menjadikannya sebagai hosting terbaik #1 yang kami rekomendasikan di Penasihat Hosting.

review domainesia
  • Harga mulai Rp 12.250/bulan
  • Masukkan kode kupon: PENASIHATHOSTING untuk mendapatkan diskon 35% (berlaku untuk paket apapun dengan durasi sewa minimal 12 bulan). Diskonnya berlaku lifetime.

Perkenalan

DomaiNesia berdiri tahun 2009 dan mengklaim telah melayani lebih dari 200.000+ pelanggan dari seluruh Indonesia dan mancanegara.

Mereka cukup populer karena menawarkan web hosting yang sudah dalam infrastruktur cloud plus NVMe storage dengan penawaran harga yang cukup bersaing.

Performance & Support

Berdasarkan hasil penelitian selama 12 bulan terakhir ini, saya bisa menyimpulkan bahwa DomaiNesia adalah provider web hosting yang cukup berimbang antara harga dan kualitas. Setidaknya karena empat alasan dibawah ini:

  • Rata-rata uptime yang reliable dengan score 99,948%
  • Harga yang termasuk termurah diantara semua provider yang saya review (mulai dari Rp 12.250/bulan) dan harga renewal yang flat / tidak ada kenaikan harga
  • Layanan support yang cepat dan bisa diandalkan (rating 5/5)
  • Garansi hosting dengan ketentuan yang adil

Berdasarkan alasan-alasan diatas, saya percaya diri merekomendasikan DomaiNesia sebagai best web hosting terbaik di Indonesia (versi Penasihat Hosting).

Sayangnya, DomaiNesia gagal pada pengujian Load Testing. Rata-rata waktu response server mereka terbilang tinggi (tinggi berarti lambat), yaitu 3642,86 ms. Ini membuktikan bahwa spesifikasi hardware server yang digunakan DomaiNesia tidak lah memiliki power yang tinggi.

Saya ingat dalam komunikasi saya dengan mas Willih Angga (CTO di DomaiNesia), beliau mengatakan:

Di DomaiNesia kami percaya bahwa untuk memberikan layanan yang baik bagi pengguna, tidak hanya tentang hardware terbaik dan terkencang yang dipakai, tapi juga kustomisasi dan optimasi yang dilakukan secara default ketika hosting pertama kali di deploy yang dimana kebanyakan orang akan dapatkan (it just works), sehingga customer sudah mendapatkan performa terbaik ketika layanan diaktifkan dan cukup berfokus pada konten yang akan ditampilkan. Di Hosting 3.0 ini juga kami melakukan kustomisasi lebih jauh dari sebelumnya selain optimasi nginx yang lebih cepat dan efisien, fitur-fitur script baru yang mungkin tidak dapat ada di penyedia hosting lain, yang kami kira menjadi satu lagi keuntungan bagi customer kami hingga penggunaan 3x replikasi data yang mungkin tidak semua provider hosting berikan.

Willih Angga (CTO – DomaiNesia)

Update terakhir

Salah satu hal yang sangat saya sukai dari DomaiNesia adalah mereka secara konstan melakukan upgrade dan perbaikan terhadap layanan hostingnya.

Dalam tahun 2022 ini, DomaiNesia cukup banyak melakukan update pada layanannya + revamp pada design halaman websitenya. Salah satunya adalah upgrade paket web hosting dari 2.0 ke 3.0 dan menambah paket hosting WordPress dengan LiteSpeed Enterprise untuk menjawab kebutuhan sebagian pelanggan-pelanggannya.

Itu artinya, Anda dapat memilih paket hosting dengan web server Nginx dan LiteSpeed di DomaiNesia saat ini. Fleksibilitas ini tidak akan banyak Anda temukan di provider hosting lainnya.

Saya juga melihat bahwa control panel cPanel mereka sudah di custom sedemikian rupa untuk tujuan mempermudah pengalaman pengguna.

Sayangnya, di tahun ini juga, saya tidak mendapatkan info bahwa mereka melakukan upgrade terhadap hardware server mereka (itulah sebabnya mengapa waktu response server pada pengujian load testing mereka tergolong buruk).

Faktanya, selama saya menulis review hosting sejak pertengahan 2016, seinget saya tidak pernah satupun provider hosting melakukan upgrade dari sisi hardware (mungkin ada tapi tidak dipublikasikan?). Ibarat mobil, mereka hanya melakukan tune-up secara berkala pada bagian mesinnya, tapi mesin atau mobil itu sendiri tidak diganti / diupgrade.

Kelebihan dan Kekurangan

10 Kelebihan

Rata-rata uptime yang stabil dengan score 99,948%

Support yang cepat dan bisa diandalkan (rating 5/5)

Memiliki ketentuan garansi yang adil (Anda bisa mengajukan refund apapun alasannya dalam 30 hari pertama)

Paket ‘Starter’ memiliki jumlah resources yang cukup untuk membangun website WordPress baru

Harga hosting flat atau tidak ada kenaikan harga ketika perpanjangan

Terdapat 5 pilihan lokasi server yang dapat Anda pilih sesuai kebutuhan (Indonesia, Singapura, Amerika, Inggris dan Jepang)

Memiliki 2 pilihan web server yang juga bebas Anda pilih sesuai keinginan: Nginx atau LiteSpeed Enterprise

Gratis migrasi hosting dan domain gratis jika memilih paket hosting tertentu

Memiliki panduan atau pengetahuan dasar yang lengkap

Sudah menggunakan fitur JetBackup di cPanel (one-click untuk kebutuhan backup dan restore data)

4 Kekurangan

Waktu response server yang lebih lambat dari rata-rata semua provider yang diuji berdasarkan pengujian load testing

Dashboard atau client area yang kurang responsif (terasa agak lambat dari pengujian atau pengalaman saya)

Penjelasan yang ambigu tentang backup harian (Hint: Website Anda sebenarnya hanya di backup setiap 2-3 hari sekali, bukan setiap hari/harian)

Harga hosting terbaru DomaiNesia saat ini (hosting 3.0) dengan termin pembayaran secara bulanan naik mulai 25% dibandingkan harga sebelumnya (hosting 2.0)

Rangkuman



Harga mulai
Rp12.250 – Rp157.500/bulan (Paket Web Hosting Nginx)

Rata-rata Uptime / Response Server

99,948% /

3642,86 ms

Rating Support
5 / 5

Bandwidth / Disk Space
Unlimited / Mulai 0,6GB

Garansi

30 hari dengan ketentuan yang adil

Baca review detail Domainesia

Produk

  • Shared Cloud Hosting (Nginx)
  • Shared Cloud WordPress Hosting (LiteSpeed)
  • Email Hosting, dan
  • Unmanaged Cloud VPS
  • Reseller Domain

IDCloudHost (www.IDCloudHost.com)

Dalam 12 bulan terakhir, rata-rata uptime IdCloudHost mengesankan!


Saya tidak pernah mengatakan bahwa IDCloudHost memiiliki uptime yang stabil sebelumnya.

Seingat saya tidak pernah. Sejak tahun 2017 atau 2018.

Tapi, saya sekarang berani mengatakan bahwa uptime mereka stabil berdasarkan data monitoring selama 12 bulan terakhir.

Sayangnya, mereka gagal pada faktor support.

Saya merekomendasikannya hanya ketika Anda tidak peduli dengan layanan support nya yang berdasarkan pengujian saya lambat dan tidak bisa diandalkan.

review idcloudhost
  • Harga mulai Rp 14.167/bulan
  • Masukkan kode kupon: PENASIHATHOSTING untuk mendapatkan diskon 40% (Paket cloud hosting dengan durasi billing berapapun).

Perkenalan

IDCloudHost berdiri pada April 2015 dan telah memiliki tiga kantor yang tersebar di Pekanbaru, Jakarta dan Sukabumi. Mereka bahkan mengklaim telah memiliki lebih dari 300.000+ pelanggan yang tersebar dari seluruh Indonesia dan mancanegara (sebuah pencapaian yang luar biasa, bukan?).

Mereka adalah provider web hosting dengan perkembangan yang bagus dan cepat. Mereka banyak meluncurkan produk-produk baru sehingga membuatnya menjadi salah satu provider dengan produk terlengkap.

Pertanyaannya, bagaimana kualitas IDCloudHost?

Performance & Support

Sebelum September 2021, saya selalu mengatakan bahwa IDCloudHost adalah salah satu provider hosting dengan uptime terburuk. Yes, terburuk!

Tetapi, saya senang menemukan fakta data terbaru bahwa rata-rata uptime mereka stabil selama 12 bulan terakhir (data bulan Oktober 2021 – Oktober 2022), yaitu 99,961%. Bahkan yang terstabil ke #1 dari semua provider yang diuji.

Saya cukup penasaran tentang apa yang IdCloudHost lakukan untuk memperbaiki catatan rata-rata uptimenya, maka saya menanyakan langsung ke mas Alfian Pamungkas Sakawiguna selaku CEO IdCloudHost. Berikut jawaban beliau:

Data Center utama kami sejak 2020 berada di Bogor https://youtu.be/95pcd6daZbg kendala utama data center di indonesia adalah fiber cut, Di awal kami sudah memikirkan untuk backup jaringan tetapi pernah terjadi Primary dan Backup sama-sama cut, hari ini koneksi dari data center kami ke Jakarta / Telkom / APJII / IIX / OPENIXP total ada 6 jalur berbeda, kami Juga pernah mengalami 4 link mati secara bersamaan tetapi karena ada 2 backup lainnya semua membuat uptime di sisi user terjaga. Untuk Cloud VPS kami saat ini sudah menggunakan teknologi shared storage. ketika ada HV / Server yang mati maka bisa menyalakan VPS / Cloud VPS di server yang tidak mati, hal ini juga yang membuat minimalisir downtime untuk pelanggan VPS.

IDCloudHost hari ini mempunyai server di beberapa lokasi berikut :

  1. DCI
  2. IDC
  3. BaliFiber DC
  4. Atria DC
  5. Bogor DC
  6. Network Only di Cyber (APJII)
  7. Network Only Telkom DC Karet (membuat koneksi dari jaringan indihome lancar)
  8. Telin 3 Singapore
  9. Epsilon DC Singapore
Alfian Pamungkas Sakawiguna (CEO – IdCloudHost)

Lalu, bagaimana dengan kecepatan server hosting nya? Dalam pengujian load testing yang saya lakukan, rata-rata waktu response server mereka cukup bagus dengan nilai 1653.4 ms atau tercepat ke #5 dari 16 provider hosting yang diuji (apakah salah satunya karena mereka telah menggunakan Teknologi Non-Volatile Memory Express (NVMe)?)

Sayangnya, layanan support nya sangat buruk. Dari pengujian terakhir per September 2022 lalu, mereka tidak mau atau mungkin tidak bisa membantu memperbaiki error yang sengaja saya buat. Response support mereka juga lambat. Benar-benar tidak dapat diandalkan. Dari 16 provider, hanya IdCloudHost, ArdHosting dan CloudKilat (unmanaged hosting) yang saya beri rating 0.

Nampaknya juga IdCloudHost tidak menaruh perhatian penuh terhadap kualitas layanan supportnya, karena jika dibandingkan dua pengujian sebelumnya pada tahun 2019 dan 2020:

  • Pengujian support tahun 202: Mereka berhasil memperbaiki error dalam waktu 22,3 menit
  • Tahun 2021: Berhasil memperbaiki error dalam waktu 105 menit yang mana sangat sangat lama
  • Tahun 2022: Tidak mau memperbaiki error sama sekali!

Update terakhir

IdCloudHost adalah salah satu provider dengan produk terlengkap. Apa saja yang Anda butuhkan; mulai dari shared hosting, VPS, Dedicated Hosting, hingga hosting khusus WordPress bahkan produk object storage yang kompatibel dengan protokol S3 mereka juga sediakan. Bulan November 2022 lalu, mereka juga menambahkan layanan Bare Metal Server di Data Center Tier-4 DCI Indonesia.

Update terakhir dari IdCloudHost?

Update terakhir yang dapat kami sampaikan, kami sudah membeli total 2000 server (investment strategy untuk 2023) berikut ada cuplikan servernya di akhir video https://youtu.be/8FQFN7K8_44

Alfian Pamungkas Sakawiguna (CEO – IdCloudHost)

Itu semua tidak mengherankan apalagi setelah mendengar mereka mendapatkan pendanaan sekitar $US5 Juta dari Init 6 pada tahun 2021 lalu.

Selain itu, saya sangat kecewa dengan update kebijakan baru IDCloudHost yang mana mereka saat ini tidak lagi memberikan garansi refund untuk semua produk mereka. Itu artinya, jika Anda kecewa dengan layanan mereka, Anda tidak bisa meminta uang Anda kembali. Pastikan Anda tahu kebijakan ini sebelum memutuskan apapun.

Kelebihan dan Kekurangan

6 Kelebihan

Rata-rata uptime yang mengesankan dengan score 99,961% dalam 12 bulan terakhir

Harga hosting yang terbilang murah dan ada pilihan untuk berlangganan secara bulanan dengan struktur harga yang adil

Gratis migrasi hosting dan gratis domain untuk paket tertentu

Sudah menggunakan fitur JetBackup untuk backupnya dan memiliki akses file backup hingga 10 file

Memiliki halaman panduan yang bermanfaat untuk pengguna pemula

Menjalankan banyak program sosial untuk membantu banyak orang

Memiliki produk yang sangat lengkap. Saya pikir mereka adalah provider hosting dengan produk terlengkap saat ini.

4 Kekurangan

TIDAK ADA GARANSI REFUND

Layanan support yang lambat dan tidak bisa diandalkan (rating 0/5). Saya juga menemukan cukup banyak pengguna yang melaporkan hal yang sama di kolom komentar review IdCloudHost.

Saya pikir Dashboard mereka terasa agak lambat atau kurang responsif, sama seperti DomaiNesia. Sebagian pengguna juga mengeluhkan hal yang sama.

Menurut saya, Anda tidak membutuhkan paket hosting Advanced Pro dan semua paket Corporate. Ambil paket VPS jika Anda sudah di level corporate.

Rangkuman



Harga mulai
Rp15.000-Rp245.000/bulan (Paket Cloud Hosting)

Rata-rata Uptime / Response Server

99,961% /

1653,4 ms

Rating Support

0 / 5

Bandwidth / Disk Space
Unlimited / Mulai 1GB

Garansi

TIDAK ADA GARANSI REFUND

Baca review detail IdCloudHost

Produk

  • Hampir semua yang Anda butuhkan, Anda akan mendapatkannya di IdCloudHost.

Dewabiz (www.Dewabiz.com)

Jika Anda mencari shared hosting dengan speed tertinggi, maka Dewabiz lah jawabannya.


Dewabiz memiliki kecepatan server yang mengesankan.

Rata-rata waktu response servernya adalah yang paling cepat diantara semua provider shared hosting lokal yang saya review sejauh ini.

  • Harga mulai Rp 9.900/bulan
Review Dewabiz

Perkenalan

Dewabiz adalah salah satu wajah baru dalam industri web hosting di Indonesia. Ikut meramaikan pasar pada tahun 2016 dan mengklaim telah memiliki lebih dari 10.000 pelanggan aktif.

Sebuah pencapaian yang cukup bagus, bukan? Apa kelebihan mereka? Dalam penelusuran saya, tidak ada yang unik sih. Fitur-fiturnya juga mirip standar industri, seperti:

  • LiteSpeed Enterprise
  • Control panel cPanel
  • Malware protection by Imunify360
  • JetBackup
  • Free SSL
  • Anti DDOS

Hanya saja, saya menemukan bahwa mereka menggunakan spesifikasi hardware yang lumayan punya power jika dibandingkan dengan pesaing-pesaingnya, yaitu mereka menggunakan model CPU Intel Xeon E5-2630v3 dengan clock speed 2.4Ghz-3.2Ghz dan RAM DDR4 2400Mhz ECC.

Hasilnya? Kecepatan server hosting mereka menjadi lebih cepat, bahkan yang tercepat ke #1.

Performance & Support

Sayangnya, rata-rata waktu response server yang mengesankan tersebut tidak dibarengi dengan rata-rata uptime yang bagus pula. Kenyataannya, dalam monitoring kami selama 12 bulan terakhir, rata-rata uptime mereka sangat buruk, yaitu 99,69%.

Bagaimana dengan layanan supportnya? Dalam pengujian kami, supportnya lambat. Mereka memang berhasil memperbaiki error yang sengaja kami buat, tetapi durasi perbaikannya lama, yaitu 20 menit atau hanya tercepat ke #7 dari 16 provider yang diuji.

Update terakhir

Saya cukup terkejut mengetahui bahwa tidak banyak update dilakukan oleh Dewabiz. Apakah tidak ada publikasi atau memang tidak ada? Faktanya, saya juga tidak banyak menjumpai banyak update atau upgrade dilakukan oleh provider hosting lainnya.

Saya pikir Dewabiz harus menaruh perhatian yang serius terhadap kestabilan server mereka. Dalam monitoring yang kami lakukan, website test Dewabiz saya kerap mengalami HTTP Error 500 Internal Server Error dengan frekuensi yang cukup sering.

Untuk saat ini, saya kira saya bisa menyimpulkan bahwa Dewabiz boleh dibilang provider yang hanya bagus di hardware, tapi minim improvement dari sisi software.

Kelebihan dan Kekurangan

5 Kelebihan

Provider shared hosting dengan catatan waktu response server terendah atau tercepat ke #1 berdasarkan penelitian kami

Layanan supportnya baik dan ada peningkatan kecepatan response (2022) dibandingkan satu tahun yang lalu (2021)

Gratis migrasi hosting dan gratis domain untuk paket tertentu dengan termin berlangganan hosting minimal 1 tahun

Terdapat 3 lokasi server yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan (Jakarta, United States dan United Kingdom)

Sudah menggunakan JetBackup sehingga memudahkan kegiatan backup dan restore

Menawarkan garansi refund 30 hari dengan ketentuan yang cukup adil

Memiliki produk yang sangat lengkap. Rasanya, apa yang Anda butuhkan, pasti Anda akan mendapatkannya; mulai dari shared hosting murah, hingga dedicated server dan bare metal server tersedia di Dewabiz

5 Kekurangan

Rata-rata uptime yang buruk (99,69%)

Harus berlangganan 3 tahun untuk mendapatkan harga termurahya (Rp 9.900)

Fitur backup memiliki keterbatasan dimana website hanya di backup 1x dalam seminggu

Rangkuman



Harga mulai
Rp9.900-Rp145.000/bulan (Paket Hosting Murah)

Rata-rata Uptime / Response Server

99,69% /

411,84 ms

Rating Support
3,5 / 5

Bandwidth / Disk Space
Unlimited / Mulai 1GB

Garansi

30 hari (dengan ketentuan tertentu)

Baca review detail Dewabiz

Produk

  • Hampir semua yang Anda butuhkan, Anda akan mendapatkannya di Dewabiz.

Dracoola Multimedia (www.Dracoola.com)


Provider hosting yang sudah sangat senior ini sebenarnya adalah pilihan hosting yang bagus dengan rata-rata waktu response yang rendah pada pengujian Load Testing, dan penawaran harga yang adil & tergolong murah.

Hanya saja, rata-rata uptime mereka belum bisa dikatakan stabil.

review dracool
  • Harga mulai Rp 16.667/bulan

Perkenalan

Provider web hosting Indonesia yang satu ini agak nyentrik. Mereka menggunakan nama Dracoola sebagai brand perusahaan. Didirikan pada tanggal 19 April 2003, dan cukup populer di kalangan blogger.

Dracoola adalah provider hosting yang apa adanya, tidak neko-neko. Tidak ada yang mereka janjikan seperti kebanyakan penyedia web hosting lain nya yang suka mengklaim sesuatu yang tidak ada buktinya, seperti uptime 99.99%, support terbaik, speed 10x lebih cepat dan lain-lain sebagainya.

Sebenarnya klaim-klaim tersebut tidak salah, karena proporsi nilai seperti itu dapat membantu pelanggan non-teknis untuk dapat memahami apa saja yang akan mereka dapatkan, meskipun, well, dalam prakteknya bertolak belakang.

Performance & Support

Dalam pengujian terakhir, saya menemukan fakta bahwa rata-rata waktu response server Dracoola termasuk cepat, bahkan tercepat ke #2. Hanya kalah dari Dewabiz sebagai provider hosting tercepat.

Hanya saja, berdasarkan pengujian terakhir juga, untuk pertama kalinya sejak review Dracoola saya publikasikan pada Desember 2018 lalu, layanan support mereka sepertinya terlihat ada penurunan.

Dan sama seperti update-update hasil penelitian Penasihat Hosting sebelumnya, rata-rata uptime Dracoola juga belum terlihat stabil di tahun 2022 ini.

Update terakhir

Sejak Dracoola melakukan upgrade infrastruktur ke lingkungan cloud pada bulan Desember 2020 lalu, saya tidak mendapatkan informasi update terbaru seputar layanan mereka. Versi cPanel yang mereka gunakan saat ini (November 2022) juga tidak up-to-date. cPanel mereka masih berada di versi 86.0.40 (versi ini di release bulan Februari 2020), artinya tidak ada perhatian khusus nyaris selama 2,5 tahun terakhir!

Saya benar-benar ingin melihat perubahan besar yang berfokus pada upgrade dan perbaikan sistem dari Dracoola. Setidaknya adalah perbaikan dari sisi design website yang tidak mendapatkan kepedulian sejak 14 tahun lalu. Saya percaya mereka harus melakukan perombakan besar-besaran.

Kelebihan dan Kekurangan

6 Kelebihan

Sukses dalam pengujian load testing 10 virtual user dengan rata-rata waktu response terendah ke #2 (rendah lebih baik), yaitu 513.07 ms

Provider web hosting yang apa adanya, transparan. Penawaran harga hosting yang murah dengan harga renewal yang flat mengikuti siklus pembayaran

Gratis migrasi hosting

Ada pilihan siklus pembayaran hosting secara bulanan dan tiga bulanan dengan struktur harga yang adil (Hint: Anda akan mendapatkan diskon 2 bulan jika berlangganan langsung 1 tahun)

Dashboard atau client area yang responsif dan ringan, meskipun masih memiliki UI dan UX yang tidak ramah pengguna

Memiliki dua lokasi server yang bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan Anda (Indonesia dan USA)

8 Kekurangan

Rata-rata uptime yang buruk dengan score 99,817%

Layanan support nya sepertinya mengalami penurunan kualitas (lambat dan kurang tepat dalam memahami permasalahan) berdasarkan pengujian terakhir di bulan September 2022

Garansi hosting yang pendek hanya 14 hari dan memiliki ketentuan yang tidak jelas

UI/UX yang tidak friendly untuk pengguna

Sistem backup nya masih tradisional dimana klien perlu men-download dan me-restore backup secara manual (belum menggunakan JetBackup)

Masih menggunakan cPanel versi 86.0.40 (sudah sangat tidak update) yang di release bulan Februari 2020 atau 2,5 tahun yang lalu!

Bandwidth pada paket ‘DAWN-id” masih dibatasi 50 GB saja (tidak ‘unlimited’)

Paket ‘DAWN-id’ memiliki sumber daya yang terbatas, seperti jumlah storage hanya 300MB

Rangkuman



Harga mulai
Rp12.500 – Rp100.000/bulan

Rata-rata Uptime / Response Server

99,817% /

513,07 ms ms

Rating Support
3 / 5

Bandwidth / Disk Space
Mulai 50GB – Unmetered / Mulai 300MB – 3GB

Garansi

14 hari (dengan ketentuan yang tidak jelas)

Baca review detail Dracoola Multimedia

Produk

  • Shared Cloud Hosting (LitesSpeed)

Jetorbit (www.Jetorbit.com)


Rata-rata total uptime Jetorbit selama 12 bulan terakhir ini memang masih buruk, tapi dibandingkan sejak bulan Februari 2019 lalu, ada perbaikan yang benar-benar jelas terlihat.

Dari 12 bulan, mereka gagal 4x dengan catatatan uptime di 9 bulan lainnya cukup mengesankan.

  • Harga mulai Rp 12.650/bulan
review jetorbit

Perkenalan

Jetorbit berdiri pada tahun 2012 dan beralamat di Yogyakarta, tepat nya di kabupaten Sleman. Sama seperti 6 penyedia layanan web hosting lainnya yang juga berkantor pusat di Yogyakarta (Sepertinya memang kota ini tidak hanya dikenal sebagai kota pelajar saja).

Performance & Support

Pada update sebelumnya (April 2022 lalu), saya mengatakan bahwa rata-rata uptime Jetorbit telah banyak improvement.

Waktu itu, rata-rata nya adalah 99,93%. Enam bulan setelahnya, sebenarnya rata-rata uptimenya boleh dibilang stabil, permasalahannya adalah mereka gagal pada bulan Oktober lalu dimana rata-rata uptimenya jatuh di 99,70%. Itulah yang menyebabkan rata-rata uptime total pada update kali ini menjadi buruk (99,872%).

Bagaimana dengan performance server nya? Masih sama seperti pengujian sebelumnya, yaitu masih belum bisa diandalkan dan sepertinya memang tidak ada improvement dari sisi ini.

Kemudian layanan supportnya, dalam pengujian terbaru bulan September 2022 lalu, mereka berhasil menyelesaikan error yang sengaja kami buat dalam waktu 16 menit atau tercepat ke #6 dari 16 provider yang diuji. Hasil yang tidak terlalu bagus, tapi tidak jelek juga.

Update terakhir

Baru-baru ini, mereka mempersembahkan produk baru, yaitu Unmanaged Cloud VPS yang diklaim cepat dan handal + scalable. Menggunakan teknologi 100% NVme storage dan didukung oleh Cloud Panel yang inovatif. Merupakan alternatif dari produk serupa dari provider lainnya seperti VPSBox.id, IdCloudHost dan Dewabiz.

Bagaimana dengan update dari sisi perbaikan sistem, server / hardware atau optimasi dari sisi software? Well, sama seperti hampir semua provider, saya juga tidak menemukan informasi terkait di halaman Blog mereka. Jadi, saya berasumsi bahwa tidak ada update atau perbaikan apapun dalam tahun 2022 ini. Tapi, yang pasti atau setidaknya, yang terlihat adalah catatan rata-rata uptime mereka terlihat ada perbaikan meski belum bisa dikatakan stabil.

Kelebihan dan Kekurangan

7 Kelebihan

Layanan support yang ‘OK’ dan bisa diandalkan (rating: 3,5/5) berdasarkan pengujian terakhir

Harga hosting yang tergolong murah

Memiliki 3 server yang dapat Anda pilih sesuai kebutuhan, yaitu Indonesia, Singapore dan United States

Sudah menggunakan JetBackup sehingga kegiatan backup dan restore dapat dilakukan dengan dengan mudah dan otomatis

Gratis migrasi hosting dan gratis domain untuk paket tertentu

Memiliki halaman panduan atau knowledge base yang berguna untuk pengguna. Saya sudah memeriksanya dan kelihatannya lengkap

Saya suka dengan halaman checkout Jetorbit yang hanya satu halaman saja. Tidak seperti kebanyakan provider lainnya yang membutuhkan beberapa step atau halaman. Secara UX bagus sekali.

6 Kekurangan

Rata-rata uptime yang masih bisa lebih baik lagi (99,872%)

Rata-rata waktu response server nya tinggi (tinggi berarti lambat) pada pengujian load testing dengan 10 virtual user, yaitu 3075,73 ms

Sudah tidak menyediakan pilihan berlangganan hosting secara bulanan, tiga bulanan atau 6 bulanan untuk hosting murah dibawah paket Venus

Untuk mendapatkan harga termurah (Rp 15.153/bulan), Anda harus berlangganan langsung selama 3 tahun

Memiliki aturan garansi yang sangat ketat = tidak ada garansi

Fitur backup memiliki keterbatasan, yaitu hanya bekerja 1x dalam seminggu

Rangkuman



Harga mulai
Rp12.650-Rp84.000/bulan (Paket Hosting Murah)

Rata-rata Uptime / Response Server

99,872% /

3075,73 ms

Rating Support
3,5 / 5

Bandwidth / Disk Space
Unlimited / Mulai 300 MB

Garansi

30 hari (dengan kebijakan refund yang tidak masuk akal = tidak ada garansi)

Baca review detail Dewabiz

Produk

  • Shared Hosting
  • WordPress Hosting
  • Unlimited Hosting
  • Reseller Hosting
  • Cloud VPS Managed, dan
  • Dedicated Server

Kenceng Solusindo (KencengSolusindo.co.id)


Rata-rata waktu response server nya memang cukup rendah atau tercepat ke #6 dibandingkan semua provider berdasarkan pengujian saya.

Hanya saja, mereka gagal di 2 faktor penting: yaitu rata-rata uptime yang buruk dan layanan support yang tergolong lambat.

  • Harga mulai Rp 16.000/bulan
review kenceng solusindo

Perkenalan

Kenceng Solusindo masih tergolong pemain baru dalam industri web hosting Indonesia. Berdiri pada tahun 2016 dan berkantor pusat di Mojokerto, Jawa Timur. Mengklaim telah memiliki ribuan pelanggan sejauh ini.

Apa kelebihan mereka? Saya suka dengan nama brand mereka, sepertinya ingin menanamkan persepsi untuk pelanggan barunya bahwa mereka adalah solusi dari hosting yang kenceng.

Tapi, darimana datangnya kepercayaan diri dari penamaan brand kenceng ini? Apakah mereka memiliki hardware dengan power yang tinggi? Atau optimasi software yang mumpuni? Mereka mengatakan telah menggunakan hardware terkini, yaitu server generasi terbaru.

Performance & Support

Pertanyaannya, apakah benar Kenceng Solusindo menggunakan server generasi terbaru? Dalam peninjauan saya, pada paket hosting “Personal M” yang saya gunakan, saya menilai tidak masuk dalam kategori terkini, karena mereka masih menggunakan model CPU Intel Xeon E5-2660 v2 @ 2.20Ghz (32 Core) dengan RAM 128GB DDR3 1300Mhz.

Tentu idealnya adalah sudah menggunakan CPU dengan frekuensi lebih dari 3.0Ghz dan RAM DDR4 minimal 2300 ECC.

Dari hasil pengujian load testing pun, mereka hanya tercepat ke #6 dengan rata-rata waktu response server 1797,06 ms. Masih diatas rata-rata dari nilai semua provider, tapi bukan yang tercepat dan tidak bisa dikatakan kenceng juga.

Bagaimana dengan uptimenya? Rata-ratanya adalah 99,758% dan tergolong buruk. Layanan supportnya? Rating yang kami berikan hanya 1/5. Berdasarkan pengujian terakhir, mereka membutuhkan waktu 45 menit untuk memperbaiki error yang sengaja kami buat. Memang bukan yang terlambat, tapi 45 menit untuk hanya memperbaiki error yang sederhana saya pikir tidak bisa diterima.

Update terakhir

Sejak 24 Januari 2021, saya tidak melihat ada update dari Kenceng Solusindo. Terakhir, mereka menambahkan Imunify360 sebagai proteksi terhadap server guna melindungi server dan akun pengguna dari malware dan serangan, seperti eksploitasi WordPress dan serangan brute force.

Jika dibandingkan update pada bulan November 2021 lalu, pun tidak ada perubahan baik dari spesifikasi paket hosting, harga maupun hal lainnya.

Kelebihan dan Kekurangan

6 Kelebihan

Rata-rata waktu response nya cukup rendah (semakin rendah semakin bagus) dengan nilai 1797,06 ms pada pengujian load testing

Garansi hosting 30 hari dan memiliki kebijakan refund yang sangat adil dan tidak merugikan dibandingkan semua provider di Indonesia

Harga hosting yang juga sangat adil (tidak ada permainan harga mereka lakukan untuk memaksa konsumen memilih durasi sewa hosting yang lebih panjang untuk mendapatkan harga yang lebih murah)

Jumlah sumber daya hosting yang lebih dari cukup pada paket termurahnya

Menyediakan dua pilihan control panel hosting, yaitu DirectAdmin (pilihan yang lebih murah) dan cPanel (pilihan yang lebih populer, lebih mahal dan lebih stable)

Memiliki halaman panduan / knowledge base yang cukup lengkap dan dapat bermanfaat untuk pengguna pemula

4 Kekurangan

Rata-rata uptime yang buruk (99,758%)

Layanan support yang lambat (rating 1/5)

Fitur backup nya memiliki keterbatasan (Hints: backup hanya satu kali dalam seminggu, belum menggunakan JetBackup dan file backup hanya dipegang oleh Administrator)

Terlalu banyak pilihan pada Paket Hosting Bisnis (Hint: Menurut saya, Anda tidak membutuhkan paket diatas paket “Binis M”

Rangkuman



Harga mulai
Rp16.000-Rp880.000/bulan (Paket Cloud Hosting cPanel)

Rata-rata Uptime / Response Server

99,757% /

1797,06 ms

Rating Support

1 / 5

Bandwidth / Disk Space
Unmetered / Mulai 750 MB

Garansi

30 hari (dengan kebijakan refund yang sangat adil dan tidak merugikan)

Baca review detail Kenceng Solusindo

Produk

  • Shared cloud hosting (cPanel dan DirectAdmin)
  • Reseller Hosting
  • Alibaba Mail
  • VPS
  • Colocation Server, dan
  • Dedicated Server.

WarnaHost (www.WarnaHost.com)


Pilihan hosting yang paling budget-friendly (mulai dari Rp 100.000/tahun) dengan penawaran jumlah storage yang lebih dari cukup untuk membangun website baru.

  • Harga mulai Rp 100.000/tahun
review warnahost

Perkenalan

Dari daftar 7 hosting terbaik ini, WarnaHost adalah satu-satunya yang berlokasi di luar pulau jawa, tepatnya di Sulawesi Tengah, Kota Palu. Didirikan pada tahun 2010 dan sudah melayani lebih dari 5000+ pelanggan dan mengelola lebih dari 75+ server.

Pada paket web hosting murahnya, Anda bisa memilih untuk menggunakan salah satu control panel antara DirectAdmin dan cPanel.

Berdasarkan penelitian kami, yang cPanel memiliki performance lebih bagus. Secara keseluruhan lebih bagus uptimenya dan lebih bagus speednya.

Performance & Support

WarnaHost adalah provider yang paling budget friendly diantara semua provider yang saya review sejauh ini. Tapi, bagaimana performanya?

Mereka bagus di satu faktor, tapi tidak di faktor lainnya.

Rata-rata uptime mereka mengalami penurunan kestabilan jika melihat data dalam 12 bulan terakhir. Terlepas dari insiden kebakaran Gedung Cyber Desember 2021 lalu, rata-rata uptime mereka memang tidak stabil sepanjang tahun ini.

Score rata-rata nya adalah 99,725% atau hanya terstabil ke #10 dari 16 provider.

Kabar baiknya adalah mereka berhasil pada faktor load testing. Dalam pengujian terakhir, rata-rata waktu response server mereka cukup ‘OK’ dengan nilai 1983,67 ms atau tercepat ke #8 dari 16 provider.

Yang paling disayangkan adalah hasil dari pengujian support nya. Saya pikir mereka saat sekarang ini kesulitan dalam menghandle jumlah ticket yang masuk. Error yang sengaja saya buat baru terselesaikan dalam waktu 49 menit yang mana terlalu lama untuk hosting dengan kualitas layanan support sekelas WarnaHost.

Jika melihat pengujian tahun-tahun sebelumnya, mereka berhasil memperbaiki error dalam waktu 11 menit (tahun 2020) dan 18 menit (2021).

Update terakhir

WarnaHost cukup sering melakukan perbaikan dari sisi design website mereka kalau saya perhatikan sejak tahun 2021 lalu. Tapi, apakah mereka juga cukup sering dalam perbaikan atau upgrade sistem atau layanan mereka?

Saya tidak menemukan berita terbaru di hal pengumuman atau blog mereka. Mungkin sama dengan provider-provider lainnya yang tidak banyak publikasi.. atau memang tidak ada?

Setidaknya, harga paket hosting murah cPanel mereka masih termurah sampai saat ini. Spesifikasinya juga tidak berkurang. Namun sayangnya, pada saat review ini saya update, paket hosting ‘Hemat’ mereka sedang out of stock.

Kelebihan dan Kekurangan

7 Kelebihan

Sukses dalam pengujian load testing 10 virtual user dengan rata-rata waktu response cukup ‘OK’, yaitu 1983,67 ms (terbaik ke #8 dari 16 provider)

Harga hosting dengan cPanel WarnaHost adalah yang termurah diantara provider yang kami review

Jumlah sumber daya pada paket termruahnya sudah lebih dari cukup untuk membangun website baru

Gratis migrasi hosting

Garansi hosting 30 hari yang mana bisa Anda klaim tanpa syarat apapun

Memiliki dua lokasi server yang bisa Anda pilihsesuai kebutuhan (Indonesia dan USA)

Terdapat dua pilihan web server, yaitu Nginx (pada paket hosting murah) dan LiteSpeed Enterprise (paket WordPress Hosting dan paket Unlimited)

6 Kekurangan

Rata-rata uptime yang tidak stabil (99,725%)

Mengalami penurunan kecepatan layanan support dibandingkan 1 dan 2 tahun sebelumnya

Tidak menggunakan LiteSpeed Web Server pada paket hosting murah cPanel

Adanya batasan-batasan dalam fitur backup (Hints: pada paket hosting ‘Hemat’, website Anda hanya akan dibackup satu kali setiap bulan. Selain itu, belum menggunakan JetBackup untuk kebutuhan backup dan restore data)

Tidak ada opsi berlangganan hosting secara bulanan, tiga bulanan dan enam bulanan pada paket hosting murah

Client area atau dashboard yang menurut saya agak sedikit lambat

Rangkuman



Harga mulai
Rp10.416-Rp27.500/bulan (Paket Hosting Murah)

Rata-rata Uptime / Response Server

99,757% /

1797,06 ms

Rating Support

1 / 5

Bandwidth / Disk Space
Unlimited / Mulai 1 GB

Garansi

30 hari tanpa syarat

Baca review detail WarnaHost

Produk

  • Shared Hosting Murah
  • Shared Hosting Unlimited
  • Cloud Hosting NVMe
  • WordPress Hosting
  • Cloud VPS Unmanaged dan Managed, dan
  • Dedicated Server

TABEL PERBANDINGAN 22 PROVIDER WEB HOSTING TERBAIK INDONESIA 2022

Untuk mendapatkan diskon, masukkan kode kupon: PENASIHATHOSTING pada saat checkout.

Perusahaan HostingPer 12 BulanPerforma (Uptime/Speed)Load TestingRating SupportGaransi uang kembaliRATING KESELURUHANLihat Penawaran*
DracoolaRp16.667

99,817%

513,07 ms

3

14 hari dengan syarat★★★★VISIT SITE
DewabizRp20.833

99,69%

411,84 ms

3,5

30 hari tanpa syarat★★★VISIT SITE
DomaiNesiaRp14.000

99,948%

3642,86 ms

5

20 hari tanpa syarat★★★35% OFF
IdCloudHostRp14.167

99,961%

1653,4 ms

0

10 hari dengan syarat★★★40% OFF
Kenceng SolusindoRp16.000

99,758%

1797,06 ms

1

30 hari tanpa syarat★★★VISIT SITE
JetorbitRp15.750

99,872%

3075,73 ms

3,5

30 hari dg
syarat yg ketat
★★★20% OFF
Jagoan HostingRp15.000

99,873%

2172,1 ms

1

30 hari dengan syarat★★★10% OFF
JogjaHostRp16.500

98,678%

2153 ms

5

30 hari tanpa syarat★★★VISIT SITE
WarnaHost (cPanel)Rp10.417

99,725%

1983,67 ms

1

30 hari tanpa syarat★★VISIT SITE
RumahwebRp17.900

96,666%

1599,27 ms

4

Tidak ada★★VISIT SITE
Dapur HostingRp16.667

99,747%

3235,11 ms

1

30 hari tanpa syarat★★VISIT SITE
IndowebsiteRp50.000

99,345%

4007,09 ms

5

30 hari dengan syarat★★VISIT SITE
ArdHostingRp21.667

98,165%

1428,95 ms

0

7 hari dengan syarat★★VISIT SITE
CloudKilatRp18.333

99,513%

1908,85 ms

1

Tidak ada garansi★★VISIT SITE
Qwords (cPanel)Rp34.500

99,573%

7813,75 ms

3

30 hari dg syarat yg ketat★★VISIT SITE

Pertanyaan-pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu shared hosting?

Sesuai dengan namanya, shared hosting adalah sebuah layanan hosting dimana account hosting Anda akan ditempatkan dalam satu server yang sama bersama-sama dengan account hosting lainnya.

Shared hosting adalah tipe hosting yang paling populer, karena selain merupakan pilihan yang tepat buat pemula, juga menawarkan harga hosting yang murah.

Kelebihan lainnya adalah Anda tidak perlu repot-repot melakukan perawatan teknis pada server, karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab si penyedia hosting yang bersangkutan. Itu artinya Anda bisa fokus mengurus website Anda saja.

Yang perlu diketahui adalah shared hosting memiliki sumber daya yang terbatas, karena seperti yang kami jelaskan diawal, di shared hosting Anda berbagi dalam satu server yang sama.

Itu artinya, jika ada salah satu dari pengguna server menggunakan terlalu banyak sumber daya, seperti menerima traffic yang tinggi atau ada yang melakukan spamming email maka akan berpengaruh ke website Anda. Akibat nya adalah website Anda bisa ikutan berkurang performa nya atau bahkan mengalami down.

Apa Perbedaan Antara Web Hosting dan Domain?

Sederhananya, web hosting adalah rumah bagi website, sedangkan domain adalah alamatnya.

Untuk membuat website, Anda membutuhkan keduanya. Untuk membuat pengunjung bisa berkunjung ke rumah (website) Anda, Anda membutuhkan alamat (domain).

Penjelasan lengkapnya, Anda bisa membaca panduan hosting yang telah kami tulis secara komprehensif ini.

Apa perbedaan shared hosting dengan virtual private server (VPS)?

VPS masih mirip dengan shared hosting, Anda masih berbagi dalam satu server yang sama.

Hanya saja Anda mendapatkan sumber daya yang lebih besar dan pasti ukurannya, baik CPU, RAM, disk space maupun bandwidthnya, tanpa di bagi-bagi dengan pengguna lain nya. Ibarat nya Anda sedang menyewa sebuah kamar khusus/private room dari sebuah ruangan yang luas (ruangan diartikan sebagai server).

VPS terbagi menjadi dua, ada yang unmanaged VPS dan ada yang managed VPS.

UnManaged VPS berarti VPS yang Anda sewa, Anda sendiri yang mengurus nya. Pihak hosting tidak berkewajiban memberikan support kepada Anda. Sedangkan managed VPS berarti VPS yang Anda sewa, pihak hosting lah yang mengelola nya, sama seperti pada shared hosting.

Apa itu cloud hosting?

Cloud hosting adalah salah satu kemajuan terbaru di bidang teknologi web hosting. Dengan cloud hosting, memungkinkan beberapa server virtual di tempatkan di atas (‘awan’) beberapa tumpukan server fisik.

Itu artinya, beberapa tumpukan server fisik tersebut terkumpul secara terpusat mirip seperti pada konsep cluster. Bahkan mereka akan bekerja bersama-sama dalam menjalankan tugas. Misalnya, jika salah satu server mati, maka akan di gantikan dengan server lainnya yang masih aktif. Ini membuat sistem bisa terus berjalan dan downtime tidak terjadi.

Kosep nya sangat berbeda dengan teknolgi tradisional yang masih menggunakan satu server fisik saja dimana jika server mati maka matilah sistem.

Tujuan nya memang untuk meningkatkan performa server secara keseluruhan. Uptime meningkat, dan load time pun menjadi lebih cepat.

Apa perbedaan shared hosting dengan cloud hosting?

Cloud hosting bukanlah sebuah tipe produk, melainkan sebuah teknologi atau biasa juga disebut juga sebuah lingkungan. Sementara shared hosting, VPS dan dedicated hosting, maka itulah yang dinamakan tipe produk atau tipe web hosting.

Beberapa provider lokal banyak yang sudah menggunakan teknologi cloud hosting, sebut saja IDCloudHost, Indowebsite, dan DomaiNesia. Tapi yang perlu Anda perhatikan adalah tipe web hosting nya, apakah itu shared, VPS atau dedicated.

Biasanya provider hosting hanya menyebutnya sebagai cloud hosting saja. Jika tidak disebutkan, maka kemungkinan besar tipe hosting nya adalah shared.

Jadi, menurut kami lebih tepat nya dinamakan sebagai Shared Hosting on The Cloud. Kalau sudah menggunakan SSD, maka namanya menjadi SSD Shared Hosting on The Cloud.

Apakah storage dan bandwidth unlimited benar-benar unlimited?

Secara teknis mustahil untuk mendapatkan bandwidth yang unlimited, karena dalam prakteknya bandwidth yang unlimited pasti memiliki ketentuan-ketentuan.

Anda bisa mendapatkan peringatan dari provider hosting Anda ketika menggunakan terlalu banyak sumber daya.

Dari sekian banyak ketentuan yang kami perhatikan ada istilah yang namanya more bandwidth than you’ll ever use. Maksudnya adalah bandwidthnya pasti ada batasan nya.

Namun jika Anda sedang membangun website baru atau website Anda belum menerima banyak pengunjung, persoalan bandwidth ini tidak akan membuat Anda pusing, karena belum membutuhkan resource yang banyak.

Tetapi, jika Anda berencana untuk menyimpan data yang banyak, katakanlah 100GB, 200GB, maka kami pikir ini tidak bisa di lakukan di lingkungan shared hosting. Anda memerlukan hosting dengan sumber daya yang pasti, seperti pada VPS.

Berapa traffic yang direkomendasikan di shared hosting?

Tergantung dari spesifikasi atau paket yang Anda pilih, tapi menurut kami, shared hosting hanya akan stabil performa nya untuk blog atau website dengan traffic low to medium (biasanya yang kurang dari 25.000/bulan nya).

Angka 25.000 bukanlah sebuah tolak ukur, pastikan Anda selalu memeriksa penggunaan resources (CPU, RAM, I/O, dll) pada cPanel hosting Anda.

Kami tidak mengatakan bahwa shared hosting tidak mampu menampung tingkat kunjungan di atas itu, tapi performa nya tentu saja akan berbeda.

Kalau Anda benar-benar serius di bisnis online Anda dan menginginkan web hosting terbaik untuk menunjang bisnis Anda, maka Anda perlu upgrade ke VPS. Bahkan juga tidak ada salah nya jika Anda memutuskan untuk langsung memilih VPS sedari awal memulai.

Apakah website e-larning bisa berjalan baik di lingkungan shared hosting?

Tidak.

Anda membutuhkan VPS dengan spesifikasi tertentu sesuai kebutuhan Anda. Kami menyarankan Anda untuk mengkonsultasikan nya kepada developer Anda.

Tinggalkan Komentar

Gunakan nama asli Anda dalam berkomentar. Anonim dan nama website hampir dipastikan tidak saya approve.

412 Komentar

  1. Salam bro Willya,

    Tambahan buat dewabiz, berdasarkan pengalaman saya
    Hampir 3 tahun memakai hosting Dewabiz, saya pakai paket hosting Business Pro dengan kupon diskon 75% recuring.

    Awalnya sangat puas dengan performa server mereka dan yang saya sukai settingan servernya ga ketat banget (PHP, apache).

    Saya sampai merekomendasikan ke customer2 saya yg kesulitan install script2 di hosting mereka karena ketatnya settingan server mereka

    Bermula tanggal 22 Des 2022, saya cek akun dewabiz karena saya belum mendapat invoice perpanjangan hosting. Ternyata list service hosting saya kosong, tapi saya masih bisa akses web dan cPanel. Saya tanyakan ke chat support, akhirnya mereka buatin invoice untuk perpanjangan, setelah saya bayar service hosting muncul lagi di list (alasan mereka karena saya telat bayar).

    Lah…gimana mau bayar kalau invoice aja ga ada?
    Lagian kalau telat bayar, hosting saya masih ada di list dengan status terminate
    Ya udah, saya ga mau debat disini, saya anggap kesalahan sistem

    Tanggal 23 Des 2022, saya dapat invoice hosting saya. Saya komplain lagi dan akhirnya invoice tersebut di hapus oleh mereka.

    Bencana di tanggal 24 Des 2022,
    bangun pagi subuh liat HP dapat 2 email , invoice lagi dan email pemberitahuan hosting saya terminate. Duar… web saya down, saya cek di akun hosting saya statusnya Terminate

    Langsung komplain ke chat support, mereka cek lama banget
    Ga sabar, langsung saya buat Tiket Support
    Dapat respon, kalau akun saya direstore dan ga tahu kapan selesainya, katanya di sisi mereka juga ga ada estimasinya

    Beberapa kali saya tanyakan status restore nya, ga dijawab oleh mereka sampai sekarang belum ada kepastian

    Saya anggap ini kesalahan di sisi sistem Dewabiz, dan dilengkapi dengan keteledoran staff nya.

    Disini saya hanya berbagi pengalaman tentang Dewabiz, kesimpulan saya dari segi profesionalisme SDM mereka memang mengecewakan.

    Semoga bermanfaat buat rekan2 semua
    Thanks

    Reply
    • Update tanggal 25 Des 2022

      Setelah saya berondong reply tiket menanyakan perkembangan akun saya, akhirnya pada jam 10.30 pagi dapat balasan tiket.

      Mereka menawarkan akun hosting saya dipindah ke server Jakarta, karena sebelumnya di lokasi US proses restorenya lambat. Saya setuju aja, dengan alasan biar cepet kelar

      Proses restore dimulai, dan saya disuruh menunggu dan akan diinfo kalau sudah selesai

      Tanggal 26 Des 2022, jam 8.30 saya cek udah ada kemajuan, web udah bisa online tapi masih kosong isinya hanya file cgi-bin aja. Karena memang belum ada info dari pihak support.

      Jadi kemungkinan masih proses restore dan belum selesai
      Semoga aja bisa kelar hari ini juga. Aaminn

      Reply
      • Menurut saya, prosesnya terlalu lama. Terhitung sudah 2 hari sejak 24 Des. Karena web down 2 hari itu kerugiannya besar. Ini juga membuktikan mereka tidak ada offsite backup atau backup cadangan/sekunder pd server dan HD yang lain, seperti yang dilakukan Jetorbit dan DomaiNesia. Jika ada, prosesnya pasti tidak akan memakan waktu lama.

      • Iya mas, menurut saya juga lama
        Benar sekali, 2 hari web down merugikan saya
        Saran mas Willya, apakah saya pindah hosting aja?
        Kebetulan saya backup webnya

      • Kalau mas tanya saya, saya sih akan pindah. 2 hari web saya down sudah sangat tidak bisa di tolerir. Tp, keputusan ada di mas nya.
        Semoga Dewabiz dengan segera memperbaiki sistemnya agar tidak terulang lagi kedepannya.
        Sebagai tambahan, seharusnya Dewabiz juga memberikan kompensasi atas kelalaian atau kesalahan mereka.
        Dan semoga juga ada representatif Dewabiz yang membaca komentar ini.

  2. Selamat buat IDCloudHost yang tampaknya membaik di sisi shared hosting sepanjang 2022 ini. Latencynya juga better. Untuk 2023 saya berharap nama-nama baru bermunculan dalam pengujian.

    Reply
    • Edited: Karena permintaan salah satu provider yang tidak ingin namanya disebut dikomentar ini.
      FYI: Hostingan ID dan Biznet GIO sudah masuk list. Insya Allah bulan Juli 2023 mendatang review nya akan naik.
      Kalau mas Iqbal punya saran terkait provider tertentu, boleh mengirimkannya langsung ke email saya di randi@penasihathosting.com

      Reply
      • Kalau saya pribadi sih asumsinya tidak akan jauh2 mas. Kalau bahasa review “hampir gagal disemua faktor penting”, seakan2 provider memang tidam becus dalam hal performa padahal tools yang mas gunakan juga tidak dengan perbandingan tools internal masing2 provider. Coba deh temen2 bandingkan review domainesia dan provider yang diambil sistem referral memiliki kesamaan hasil review. Selain itu aoakah penasihat hosting memang kelasnya lebih tinggi dari provider sehingga kalimat “menerima review apa adanya” menjadi sebuah keharusan trus satu lagi, apakah hanya paket dasar yang direview sementara paket yang termahal tidak dijadikan review? Kalo demikian belum menggambarkan seluruh layanan provider tersebut. Salam, Nofa.

      • Saya tidak mengerti hampir semua pertanyaan mas Nofa nih. Mungkin bisa dijelaskan lebih rinci lagi.
        Sepertinya soal bahasa itu tergantung dari sudut pandang masing-masing. Saya tidak pernah mengatakan seakan-akan kami lebih tinggi. Saya bahkan terbuka sekali kalau ada yang mau membandingkan data, bahkan dari provider yang bersangkutan sekalipun.
        Tentang pertanyaan terakhir: Apakah perlu ya membeli semua paket nya? Tidak bisakah menjadikan yang termurah sebagai sample dalam penelitian? Kira-kira apa yang akan membedakan jika diteliti antara paket termurah dan termahal menurut mas Nofa? (kita berbicara soal paket shared hosting ya sesuai yang saya review).

      • Ok, mas saya paham situasinya.

        Alasan saya berharap melihat nama-nama lainnya adalah karena kebetulan saya terkadang hobi mencoba beberapa layanan web hosting (saya pikir ini bukan kebiasaan bagus karena saya jadi tidak benar-benar fokus mengerjakan konten/web/blog). Kadang saya sengaja memilih layanan yang tidak terlalu populer serta murah meriah, dan ada juga yang bikin saya takjub karena kualitasnya yang cukup memukau (dengan harga murah tersebut dan nama yang belum besar/populer tersebut). Maka saya jadi antusias jika membaca review layanan webhosting2 tersebut.

    • Mohon maaf untuk semua pengunjung. Insya Allah update nya saya rilis hari ini atau besok paling telat.
      Update: hasil penelitian terbaru sudah rilis.

      Reply
  3. Sekelas Hosting terkenal dan iklannya dimana-mana seperti Niagahosterpun tidak masuk rekomendasi, apakah memang tidak di review atau tidak recomend? karena iklan yang muncul di perangkat saya selalu Niagahoster dan Idcloudhost

    Reply
    • Saya sudah menjawab pertanyaan ini sebelumnya. Coba scroll sedikit kebawah. Sepertinya perlu saya sticky agar tidak ada yang bertanya hal yang sama berulang-ulang.

      Reply
  4. mau tanya kak, saya berencana migrasi dari blogger ke wordpress. ada beberapa pertanyaan:

    misal kapasitas SSD 4GB bayarnya ada opsi per tahun & per bulan, apakah 4GB itu akan direset tiap bulan atau setiap tahun? atau justru tidak direset sama sekali karena sudah ada data2?

    lalu, jumlah postingan di Blogger saya sudah hampir 1200, ini recommended buat migrasi kah atau mending buat blog baru?

    terima kasih

    Reply
    • 4GB SSD itu permanent mas. Tidak di reset2 tiap bulan. Kecuali mas upgrade paket, maka jumlah storagenya tetap 4 GB permanent.

      Reply
  5. Halo kak, saya dulu pernah mengikuti saran dari web ini untuk hosting. dan saat itu web ini merekomendasikan niagahoster, dan akhirnya saya memilih mereka.
    Tapi kenapa sekarang niagahoster tidak ada di daftar? apa sudah tidak recomded?

    Reply
    • Kami sudah lama tidak merekomendasikan Niagahoster lagi mas. Dan mengapa Niagahoster sekarang sudah tidak ada lagi dalam daftar adalah karena mereka memilih untuk “menarik diri” dari review kami. Sama seperti Dewaweb dan Domosquare tahun 2019 lalu.

      Reply
      • wah sayang banget ya, padahal dulu 3tahun lalu saya order niagahoster karna di review di web ini

        ohya by the way katanya bakalan ada update lagi ya di bulan november ini ? kira kira di tanggal berapa ya? terimakasih

      • Saya dan tim saat ini sedang mengerjakan updatenya dibelakang layar. Kemungkinan akan naik update reviewnya di minggu ke empat.

      • saat update coba skalian sertakan fitur bahasa progam dari provider yang di gunakan bang 🙏 kemaren saya di Jogjahos kgk Nemu node.js nemunya di hostnic dan idcloudhost , domenesia juga paketnya bukan terendah yang ada node nya. mungkin faktor tersebut juga bisa jdi pertimbangan pembaca tentang apa saja yang nanti mereka butuhkan dari provider tersebut

  6. Di Domainesia garansi uang kembalinya tidak bisa balik ke rekening bank, hanya bisa ke balance akun Domainesia. Refund-nya juga hanya untuk layanan hosting saja. Ini memang semua penyedia web hosting begitu atau hanya Domainesia saja ya? Agak mengganggu sih bagi saya meskipun sejauh ini saya pake mereka support & service-nya sangat bagus.
    Btw kapan ada update review-nya Mas?

    Reply
  7. Sebagai managed shared hosting, Domanesia terlalu ekstra keras melindungi servernya sehingga banyak sekali traffic + bot yang diblokir, dan user tidak bisa melakukan apa-apa untuk mengontrol. Yandexbot dan PetalBot salah satunya. Walau [mungkin] mereka melakukan ini untuk niat baik, untuk alasan keamanan, tapi tetap saja terlalu annoying. Pengalaman saya menggunakan layanan shared hosting lain, tidak pernah ketemu yang sekeras itu memblokir traffic. Pastinya akan berpengaruh ke SEO dan SERP. Jadi, kalau ada yang pindah ke Domainesia dan merasakan traffic turun agak drastis, inilah sebabnya.

    Reply
    • Saya yakin tidak ada pengaruhnya ke SEO di mesin pencari Google karena memblock traffic dari bot Yandex, Petal, Baidu (juga misalnya) dan lain-lain. Kecuali mungkin untuk website yang memang dioptimasi untuk search engine tersebut (Baidu, Yandex, Petal). Begitu juga impact nya ke traffic, pun seharusnya tidak ada pengaruhnya. Jika memang ada pengaruhnya, mungkin mas Billy bisa memberikan kita link terkait agar bisa menjadi masukan buat tim DomaiNesia dan juga agar pengguna lainnya menjadi aware.

      Reply
      • Untuk mengetest Yandex, buka Tools > Server Response Check di Yandex Webmaster, di situ akan terlihat halaman blokir oleh Domainesia. Atau periksa log visitors dan AWStats di Cpanel, cari misalnya user-agent DotBot-nya Moz, Yandexbot, dll, ada kah? Betul tidak akan mempengaruhi SERP di Google, tapi ada orang yang ingin atau tidak keberatan situsnya diindex oleh Yandex, Petal, atau Baidu. Pilihan ini harusnya tetap ada di tangan user. But then again, yang namanya managed hosting harus terima konsekuensi tunduk pada policy layanan hosting-nya. Kalau tidak sreg, pilihannya ya cari layanan lain. Tergantung masing-masing user aja.

      • Maksud saya, link terkait (referensi) tentang pengaruh blockir Bot tsb. Karena mas Billy sampai menjelaskan bahwa pindah ke DomaiNesia pasti traffic turun agak drastis. Atau apakah ini hanya teori atau pendapat mas Billy saja? Karena jika betul, tentu harus dipertimbangkan lagi kedepannya oleh tim DomaiNesia. Mungkin coba saya forward komplainnya mas Billy ke Mas Willih Angga dari tim DomaiNesia. Semoga bisa mendapatkan klarifikasi dari beliau.

      • Saya sudah dapat klarifikasi dari Mas Willih Angga, berikut penjelasan beliau:

        “Kami beberapa waktu yang lalu terkena serangan DDoS dari Rusia sehingga kami mengambil tindakan untuk memblokir akses IP yang berasa dari Rusia.
        Terkait Petalbot, bot tersebut masuk ke daftar bot jahat kami dikarenakan ditemukannya banyak request dengan user agent petalbot dalam waktu singkat, dimana sebelumnya tidak ada request tersebut sehingga kami blokir. Untuk saat ini akses Petalbot maupun Yandex telah kami buka kembali.”

        “Terkait Petalbot memang dari reputasi di internet juga termasuk Bad Bot, sehingga cukup wajar untuk di blokir dari banyak provider, bahkan dari Mixpanel pun juga melakukan blokir terhadap Petalbot. Link referensi: https://www.google.com/search?client=firefox-b-d&q=petalbot+user+agent+reputation“.

  8. setelah membaca semua artikel ini, jadi faham ttg provider hosting…
    ini penelitian yang luar biasa, salut dan super menurut saya.

    oh ya mohon izin pak Willya Randika… kalau boleh artikel ini aku buat konten di youtube aku ya, mksh.

    Reply
  9. Halo Bung Willya Randika,

    Sebelumnya terima kasih ya penelitiannya yang sangat bagus dan pastinya berguna ini.

    Mau tanya Bung Willya, apakah website Harunstudio.com (sebelumnya penasehathosting.com) ini menggunakan google cloud platform (GCP) ya?

    Dan apakah benar menggunakan Closte?

    Kalau iya. Boleh tahu kah biaya per bulannya berapa?

    Karena agak cukup komplek ya cara perhitungan mereka. 🙂

    Untuk website penasihathosting.com saja ya dan pastinya dengan visitor dari Indonesia atau masuk ke Asia Pacific kali ya?

    Terima kasih ya Bung Willya.

    Reply
    • Halo Bung Benedictus,

      Semua betul. Nah, untuk biaya ini agak kompleks. Semua tergantung seberapa banyak kita menggunakan resources hosting, mulai dari disk, CPU, memory, bandwidth, CDN, dan lain-lain.
      Saran saya coba saja dulu 1 bulan dan lihat berapa banyak biaya yang dibutuhkan. Kalau kasus saya, dibandingkan sebelumnya menggunakan Kinsta (hemat 70%) dan RunCloud + Vultr HF (hemat 30%).

      Reply
      • Wah terima kasih Bung Willya Randika atas responnya.

        Saya mau kutip jawaban kamu yang ini, “Kalau kasus saya, dibandingkan sebelumnya menggunakan Kinsta (hemat 70%) dan RunCloud + Vultr HF (hemat 30%).”

        Dan adalah pertanyaan lanjutan. 😀

        Kalau dengan kondisi seperti yang saya miliki, seperti:
        – Saya menggunakan Vultr yang $12/mo dan non panel (custom NGINX)
        – Kapasitas 1 websitenya 1.2 GB (WP)
        – Untuk plugin hampir sama dengan website HarunStudio.com ini. GP Premium, GB Pro, NovaShare, The SEO Framework, FluentForm, etc.

        Apakah ada ada penghematan kah Bung Willya?

        Lalu untuk CDN menggunakan Google kan harganya lumayan kan ya, nah di HarunStudio.com (sebelumnya PenasehatHosting.com) ini tetap menggunakan CDN Google yang sudah di sediakan Closte atau pakai dari luar ya?

        Karena saya takjub banget melihat TTBF website HarunStudio.com ini… #GOKIL

        Terima kasih. #AngkatTopi

      • Jawaban saya ini hanya prediksi saja, karena sebenarnya ada beberapa faktor lain yang perlu di perhatikan. Itu sebabnya, saya menyarankan untuk mencoba 1 bulan dulu untuk melihat berapa biaya yang dibutuhkan untuk website nya Bung Benedictus.

        Kemungkinannya iya ada penghematan sekitar 20-40%, dengan catatan:
        1. Tidak menggunakan Google CDN nya.
        2. Tidak menggunakan Google DNS nya (opsinya bisa menggunakan CloudFlare DNS atau jika domainnya sudah di register di Google Domain, maka tidak perlu pindah DNS Zone ke Closte)
        3. Delete staging site ketika tidak digunakan (jika staging site tidak digunakan, tetap akan consume memory dan CPU, jadi pasti kena charge juga).

        Untuk selebihnya, bisa email saya saja di randi(at)penasihathosting.com, karena pertanyaan ini OOT. Hehe..

        Ngomong2, HarunStudio.com, sebelumnya PenasihatHosting.com, tidak menggunakan Google CDN dari Closte lagi. Pertimbangannya adalah biaya yang tinggi jika di custom alamat sub domain CDN nya.

  10. Update terbarunya kira kira November tanggal berapa ya Mas ?

    soalnya mw perpanjang di hosting yg skrg, tapi pake harga normal nih hehe jadi ada rencana mw pindah hosting lagi, apa semua hosting begitu kah?

    saya baru nanya di 2 pelayanan hosting, dua duanya begitu, kalo pas beli pertama diskonnya gede, trus pas perpanjangan harganya normal, kalo mw pake harga diskon (harga baru) harus order ulang, dan migrasinya harus dilakukan sendiri, sedangkan saya awam wkwk gangerti kayak gitu

    Ohya btw, makasih ya mas atas review dan penjelasannya kebantu banget

    Reply
    • Yang diskon nya recurring perpanjangan tetap coba ke warnahost ada paket wordpress hosting sebelumnya cloud hosting, itu harganya flat, saya sudah 2 tahun berlangganan paket cloud giga lumayan gak menguras kantong saat renewal.

      Reply
  11. Kalau ane sih.. pilih hosting yang bisa menjelaskan spesifikasi hostingnya seperti domainesia #bukannyabelaya minusnya spacenya limit gak suka bagian space disk nya domainesia nih ane haha, kebanyakan hosting suka main kucing2an dimana detail seperti INODES/VMEM/EP/IOPS/EP/NPROC -nya di abaikan gak di jelaskan di bagian paketnya, hosting luar aja suka ada detail trsbt, suka males ngontak ke bagian CS yang ada di halaman hosting suka lama di bales, yang ane pikirkan “mereka paasti tanya lagi ke bagian divisi lainnya” , kenapa spesifikasi hosting perlu di jelaskan setidaknya seperti INODES diakan itungnya persatu file di hosting, kalau INODES hostingnya full , space masih gede ribet juga tapi kebanyakan orang sih ngeblog beda fungsi hehe…., ada juga hosting ga support cloudflare kan lucu, mau hemat Bandwith + menambah pengaman web, malah gak support #jadicurhat, btw terima kasih mas @penasehathosting sudah meripiu, jadi mempermudah dalam memilah wekwekwek..

    btw minta di pantau donk ini hoster.co.id, pengen tau performanya

    terima kasih sekali lagi mas @penasehathosting….

    Reply
  12. menurut pandangan/pendapat mas willya sendiri dari 22 hosting yang pernah mas test, kira kira 3 hosting paling recommended apa ya selain domainesia. klu bisa dilihat dari speed juga

    Reply