15 Hal yang Membuat Suatu Web Host Lebih Bagus Dari yang Lain

Bingung mencari penyedia hosting yang bagus? Pertimbangkan 15 hal penting dibawah ini:


Last Updated: September 2017 by Willya Randika

Pernahkah Anda kecewa terhadap suatu penyedia web hosting?

Mungkin karena server hosting sering down dan kinerja server yang lambat atau bisa saja karena support-nya yang tidak bagus?

Web Host Yang Bagus

Atau ceritanya adalah ini pertama kalinya bagi Anda menghost-kan sebuah website dan saat ini Anda sedang mencari referensi tentang apa yang biasanya orang lihat sebelum memilih suatu penyedia web host?

Apapaun cerita Anda, saya yakin Anda akan menyukai artikel ini, karena ketika Anda berhasil membacanya hingga akhir, Anda akan mendapatkan pemahaman yang kuat tentang apa saja hal-hal penting yang harus diperhatikan ketika memilih suatu peneydia web hosting.

... Dahulu, ketika pertama kali membangun website, saya juga kebingungan memilih penyedia web hosting yang tepat untuk kebutuhan bisnis saya.

Bahkan saya sempat beberapa kali salah memilih penyedia hosting hanya karena fokus mencari penyedia hosting dengan harga yang termurah saja, tapi mengabaikan faktor penting lainnya karena malas mencari tahu.

Jika Anda pernah mengalami apa yang saya alami dahulu, tenang saja - Anda tidak sendiri.

Faktanya, banyak pemula yang seperti itu.

Nah, supaya Anda tidak salah memilih penyedia web host, hari ini saya akan bagikan kepada Anda tentang "15 hal yang perlu Anda pertimbangkan ketika memilih web hosting".

Catatan:

Bagi banyak orang, memilih web hosting mungkin masih merupakan tugas yang ribet, terutama bagi yang tidak mempunyai basic tentang web hosting.

Mungkin nanti Anda akan menemui kesulitan ketika memahami tentang beberapa hal penting seperti uptime dan kinerja server.

Banyak orang tidak menyadari tentang betapa pentingnya memahami hal-hal tersebut, hanya dikarenakan ingin membuat websitenya online secepat mungkin. 

Jadi, demi kebaikan Anda, saya menyarankan untuk membaca artikel ini hingga akhir supaya Anda mendapatkan pemahaman yang kuat.

Ngomong-ngomong, Anda dapat menghubungi saya jika Anda memiliki pertanyaan terkait hosting, domain dan WordPress.


PERFORMANCE


1. Uptime minimal 99,94%

Saya sangat menyarankan Anda untuk memilih hanya hosting yang sudah terbukti dapat menjaga server mereka tetap online minimal 99,94% dalam satu bulan.

Hampir semua web hosting terbaik di Indonesia menggaransi minimal 99,90% uptime, tapi apakah Anda menyadari bahwa 99,90% itu berarti website Anda akan offline selama 10 menit per minggu atau 40 menit per bulan?

Sejujurnya saya belum mengecek uptime keseluruhan server web hosting terbaik Indonesia yang sudah saya list, tapi berdasarkan review hosting terbaik luar negeri yang sudah saya review, faktanya masih banyak hosting yang uptimenya dibawah 99,90%.

2. Kecepatan load halaman dibawah 500ms

Pada dasarnya, kecepatan suatu website tergantung dari struktur keseluruhan website.

Kenyataannya, ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi kecepatan website, tapi jika server hosting Anda lambat (dibawah 500ms), Anda dapat kehilangan banyak pengunjung dan pelanggan yang stress karena website Anda berjalan seperti kura-kura.

Provider hosting dibawah ini terbukti memiliki load time dibawah 500ms (0,5 detik):

1. A2Hosting (Review) (~313ms)
2. SiteGround (Review) (~460ms)
3. Niagahoster (Review) (~457ms) - Khusus penyedia hosting Indonesia

3. Storage/disk space dan bandwidth unlimited

Apakah Anda suka dengan kuota yang terbatas? Saya si tidak 🙂

Bahkan paket internet saja jika ada kuotanya saya terkadang sebal dan bisa hemat-hemat menggunakannya takut habis sebelum periode habis.

Saya yakin bukan hanya saya yang begitu 😛

Well, paket internet berbeda dengan paket hosting. Hampir semua penyedia hosting menawarkan bandwidth dan storage/disk space yang unlimited.

... Tapi saya rasa saya harus mengatakan ini:

"Bahwa sebenarnya resources yang unlimited itu sendiri memiliki "batasan" yang kalau Anda menggunakannya melebihi batas maksimun, website Anda bisa terkena suspend"

So, jadilah pengguna yang cerdas, jika Anda bingung dengan aturan storage dan bandwidth yang unlimited, silahkan tanyakan langsung atau baca terms and condition di penyedia hosting yang Anda pilih.


HARGA HOSTING


4. Harga hosting yang masuk akal

Harga paket shared hosting yang masuk akal biasanya ada dibawah Rp 50.000/bulan atau lebih murah dari harga satu gelas ice capucino ukuran large di Starbucks.

Untuk hosting luar negeri, biasanya harga dibawah $5 per bulannya. Bahkan jauh lebih murah dari biaya sekali makan direstoran bintang 5 bukan? 😀

5. Tidak ada biaya setup hosting (setup fee)

Ohiya, ada beberapa penyedia hosting saya temukan meminta biaya (setup fee) ketika membeli hosting.

Jangan mau bayar! Karna hampir semua penyedia hosting yang bagus tidak membebankan setup fee kepada customernya.

Setup fee adalah biaya konyol yang seharusnya tidak ada.

6. Harga perpanjangan hosting (renewal) dicantumkan secara transparan

Sekarang ini, hampir semua penyedia hosting memberikan diskon yang besar ketika Anda pertama kali melakukan pembelian hosting.

Tapi (sekali lagi), diskon hanya berlaku untuk pembelian pertama saja, tidak berlaku ketika Anda melakukan perpanjangan hosting.

Penyedia hosting yang bagus biasanya transparan soal harga.

Mereka akan mencamtumkan berapa harga normal yang harus Anda bayarkan ketika melakukan perpanjangan hosting.

Intinya, jangan sampai Anda harus membayar 3x lebih mahal.

7. Gratis domain (!!)

Untuk pemula, domain gratis ini sangat menggiurkan.

Jika ada penyedia hosting yang memberikan Anda gratis domain, maka jangan ragu untuk memilihnya!

Tapi pastikan juga bahwa just in case dalam skenario terburuknya dikemudian hari Anda ingin pindah hosting, domain gratis tersebut bisa Anda pointing kan ke hosting baru dan bisa juga ditransfer ke provider domain yang lain.

8. Garansi pengembalian uang minimal 30 hari

Tidak ada yang tahu, mungkin setelah membeli hosting, kemudian menggunakannya, tiba-tiba Anda merasa kecewa terhadap layanan provider hostingnya.

Jadi, pastikan Anda hanya memilih hosting yang memberikan garansi minimal 30 hari. 

Ohiya, jangan lupa membaca klausul tentang pengembalian uangnya ya. Yang saya ketahui dari kebanyakan aturan garansi adalah hanya biaya hostingnya saja yang bisa dikembalikan, tapi tidak dengan biaya domain.

REPUTASI PERUSAHAAN


9. Umur penyedia hosting lebih dari tiga tahun

Saya pribadi tidak mau membuang-buang untuk megetes kualitas suatu web hosting yang reputasinya belum terbangun dengan bagus dan yang berumur kurang dari tiga tahun, karena biasanya lebih beresiko. 

Saya yakin tentu Anda tidak ingin menggunakan layanan hosting yang beresiko, bukan?

10. Memiliki banyak customer reviews yang positif

Cara terbaik untuk mengetahui apakah suatu web host bagus atau tidak adalah dengan membaca review dari pelanggan web host tersebut.

Pelanggan yang happy, biasanya akan menjelaskan pengalaman baik mereka minimal di social media web host tersebut. Tapi umumnya, Anda bisa dengan mudah menemukan review yang detail di blog-blog yang membahas tentang hosting.

Yang perlu diingat adalah carilah review berdasarkan pelanggan yang benar-benar telah menggunakan hosting tersebut! Karena review yang baik adalah review dari pengguna ke pengguna. 

Sedangkan pelanggan yang kecewa, mereka biasanya lebih terdorong untuk memberitahukan banyak orang yang intinya adalah jangan pakai hosting itu, jelek pokoknya!

Ada dua cara termudah mengetahui review hosting, yaitu:

  • Ketik di Google: Review [nama web hosting], dan
  • Cari social media web host tersebut (Facebook, Twitter, Instagram).


SUPPORT & ADD-ONS


11. Layaan support tersedia 24/7

Idealnya adalah penyedia hosting memberikan layanan support selama 24/7 melalui live chat, karena sistem layanan support melalui tiket dan email terkadang tidak bisa diandalkan, - umumnya Anda harus menunggu lebih lama.

Tapi permasalahan Anda akan cepat diatasi jika penyedia hosting menawarkan layanan support melalui live chat.

Jika support adalah prioritas utama Anda dalam memilih hosting, maka saya sangat merekomendasikan SiteGround. Support mereka adalah yang terbaik di bumi, engga tau deh kalau di planet lain siapa 😛

12. Nama penyedia hosting beserta alamatnya harus ada, lengkap.

Jangan pernah membeli hosting dari provider yang bahkan alamat bisnisnya saja tidak ada.

Saya jamin lebih beresiko.

Pilihlah provider yang sudah jelas-jelas terbukti bagus, tidak hanya berdasarkan reputasi yang sudah mereka bangun, tetapi juga mereka percaya diri mencantumkan alamat bisnisnya.

13. Harus menggunakan cPanel

cPanel adalah control panel yang paling populer dan paling banyak digunakan di dunia. 

Jika penyedia web hosting yang Anda pilih tidak menawarkan cPanel, saya yakin akan lebih beresiko.

Penyedia web hosting paling populer di dunia, seperti BlueHost, HostGator, dan SiteGround menggunakan cPanel dalam hosting mereka.


14. Memiliki knowledgebase/tutorial yang lengkap

Dari kebanyakan penyedia hosting yang bagus, saya selalu menemukan adanya knowledgebase (pengetahuan dasar) yang lengkap untuk kebutuhan pengguna pemula yang belum mengerti dasar-dasar penggunaan hosting, domain, dsb.

Penyedia hosting yang seperti itu biasanya sangat concern terhadap kepuasan pelanggan mereka. 


15. Ada pilihan upgrade paket hosting

Cepat atau lambat, saya percaya bisnis Anda akan tumbuh semakin besar. Pengunjung website Anda kian bertambah seiring berjalannya waktu dan akan tiba saatnya dimana paket shared hosting tidak lagi cukup untuk menampung kebutuhan website Anda.

So, ketika itu terjadi... bukan, sebelum itu terjadi, saya sangat menyarankan Anda untuk meng-upgrade paket hosting Anda, dan virtual private server (VPS) adalah jawabannya!

Demi kemudahan, Anda tidak perlu berganti penyedia hosting ke provider lainnya. Anda dapat dengan mudah upgrade hosting ke VPS dari penyedia hosting yang sudah Anda gunakan jikalau Anda benar-benar puas dengan layanan mereka.

So, itulah 15 hal penting yang harusnya Anda pertimbangkan ketika memilih suatu penyedia web host. 

Jika masih ada keraguan dalam hati Anda untuk memilih satu yang terbaik, jangan segan-segan untuk mengunjungi kedua halaman rekomendasi hosting saya dibawah ini:

  1. Rekomendasi hosting terbaik Indonesia (update setiap bulan)
  2. Rekomendasi hosting luar negeri terbaik (update setiap bulan)

Leave a Comment:

Asep Zefhy says October 15, 2017

Selalu mencerahkan artikelnya, informatif dan enak dibaca.. ditunggu tulisan-tulisan berikutnya mas Randika..

Satu hal yang ingin saya tanyakan, apakah hosting lokal masuk dalam kategori web host bagus?

Terima kasih

Reply
    Randika PH says October 15, 2017

    hosting lokal (Indonesia) bagus jika Mas Asep pilih server hostingnya di lokal juga, apalagi kalau target pengunjung websitenya Mas Asep juga lokal.

    Pertama karena lokasi servernya dekat dengan target pengunjung, maka load time/waktu akses website mas jadi lebih cepat dibanding server hosting yang berlokasi di luar lokal.

    Kedua bagus untuk SEO. Website yang dihostkan di server lokal akan mendapat rank yang lebih bagus di mesin pencarian lokal. Misalnya sebuah website server hostingnya berlokasi di Indonesia, maka akan mendapatkan rank yang lebih bagus di hasil pencarian Google.Co.Id.

    Alasannya sederhana. Karena setiap website itu mempunyai alamat IP yang secara langsung berhubungan dengan lokasi geografis websitenya. Jadi, memilih hosting dengan server lokal akan memudahkan Mas Asep untuk menargetkan pengunjung lokal, dan pada akhirnya akan meningkatkan rank di mesin pencarian Google.Co.Id.

    Akan tetapi, masalahnya adalah tidak semua hosting lokal itu bagus. Karena alasan itulah saya membuat rekomendasinya di artikel hosting terbaik Indonesia ini sebagai referensi terbaik:)

    Reply
Add Your Reply