DreamHost Review: Apakah Lebih Baik Dari SiteGround dan HostGator?


DreamHost adalah perusahaan hosting yang sudah sangat lama berdiri, yang didirikan oleh beberapa mahasiswa dari Claremont College, California pada tahun 1998.

DreamHost mengklaim mempunyai lebih dari 400.000 pengguna aktif dan menghostkan lebih dari 1.500.000 website dari seluruh dunia (sebuah pencapaian yang fantastis dan hanya kalah dari BlueHost dan HostGator).

More...

Tidak hanya itu, DreamHost juga diposisikan sebagai layanan web hosting terbaik versi PCMag selama dua tahun berturut-turut ​dan merupakan satu dari empat web hosting yang secara resmi direkomendasikan oleh WordPress.org.

​DreamHost bahkan berani memberikan jaminan uang kembali selama 97 hari dan uptime 100% (atau uang Anda akan direfund).

Dengan semua pencapaian dan klaim tersebut, DreamHost tidak memberikan harga murah ataupun jarang memberikan harga diskon kepada pelanggannya.

Harga mereka $7,95 per bulannya (atau 2x harga rata-rata web hosting lainnya).

dreamhost reviews

Pertanyaannya.... Apakah kualitas Dreamhost benar-benar sebagus itu?

Ini menarik.

Untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan tersebut, saya telah mengetes kualitas hosting DreamHost dengan menggunakan blog WordPress default yang telah dihostkan di paket shred hosting DreamHost.

Berikut hasil temuan saya.

Host: DreamHost

Type: Shared Hosting

Performance

Uptime

Support

Price

Kelebihan Menggunakan DreamHost

Seperti klaim yang telah dilakukan oleh DreamHost dihalaman resminya, bahwa kelebihan mereka adalah pada jaminan uptime 100%, jaminan dukungan pelanggan terbaik dan garansi uang kembali selama 97 hari.

Berikut detail dari kelebihan DreamHost.​

#1 Rata-rata Uptime yang Mengesankan

DreamHost adalah satu dari sedikit, mungkin satu-satunya web hosting luar negri terbaik yang berani menjamin uptime 100%.

Meskipun menurut data selama ini, baik hasil research yang telah saya lakukan maupun research yang telah terverifikasi lainnya mengatakan bahwa mustahil untuk mencapai uptime 100%.

Untuk itu, HostingFacts melakukan monitoring server hosting DreamHost dan menemukan fakta bahwa DreamHost gagal untuk mencapai rata-rata 100%.

Dalam kurun waktu 12 bulan, rata-rata uptime DreamHost adalah 99,98% atau mengalami down selama 1 jam.

Pencapaian ini masih kalah dengan rata-rata uptime A2 Hosting yang 99,99%, yang artinya DreamHost tidaklah sesempurna yang mereka klaim, namun 99,98% tetap merupakan rata-rata yang mengesankan mengingat hanya beberapa penyedia hosting yang dapat mencapainya.

rata-rata uptime dreamhost

Referensi: HostingFacts.com


#2 Page Load Time Diatas Rata-rata

Bagaimana dengan performance server DreamHost?

Well, setelah saya lakukan pengujian menggunakan tools Pingdom, page load timenya adalah 565ms, yang mana hasil ini bukanlah yang terbaik, tetap masih kalah dengan SiteGround, A2 Hosting dan InMotion Hosting (terbaik ke-4).

Namun hasil ini masih tetap bagus atau diatas rata-rata sebagian besar hosting lainnya.​


#3 Bagaimana Dengan Supportnya? Saya Pikir 9,5/10

Sama seperti A2 Hosting, DreamHost juga tidak mengoutsource karyawannya yang bekerja sebagai tim support....Jadi, karyawan support DreamHost ya karyawan tetap DreamHost.

Sepengalaman saya untuk perusahaan hosting yang sama sekali tidak mengoutsource karyawannya yang bekarja dibagian support, adalah sangat bagus, dan itu juga berlaku untuk DreamHost.

DreamHost menyediakan support selama 24/7 dengan waktu tunggu yang umumnya kurang dari 5 menit bila Anda menghubingi via live chat.

Ngomong-ngomong, DreamHost juga menyediakan support melalui email dan Twitter. Kekurangannya hanyalah tidak menyediakan support melalui telephone.​


#4 Memiliki Forum yang Aktif

Menurut saya, ini adalah salah satu kelebihan DreamHost yang tidak banyak dimiliki oleh web hosting lainnya. DreamHost memiliki forum aktif yang sebagai tambahan informasi bagi pelanggan DreamHost.

Saya sudah melihat-lihat forumnya dan sepertinya sangat membantu pengguna.


​#5 Menawarkan Jaminan Uang Kembali 97 Hari

DreamHost adalah satu-satunya perusahaan hosting yang berani memberikan Anda jaminan uang kembali selama 97 hari untuk apapun paket hosting yang Anda pilih, termasuk shared hosting.

Tapi tidak hanya itu.

DreamHost juga akan memberikan Anda credit 'free service' selama satu hari untuk setiap jam dari layayanan yang mengalami gangguan.

Misalnya ketika server mereka mengalami down, maka Anda dapat meminta credit karena gangguan server tersebut. Menarik bukan? 🙂


#6 Mendapatkan Gratis Domain dengan Privacy

Sebagian besar web hosting umumnya hanya memberikan penawaran gratis satu domain saja (tidak dengan "domain privacy").

Namun tidak untuk DreamHost.

Anda akan mendapatkan gratis satu domain ​sekaligus dengan 'Domain Privacy"nya selama satu tahun.


Kekurangan Menggunakan DreamHost

Pada dasarnya, DreamHost adalah termasuk pilihan hosting terbaik dengan segala kelebihan yang dimilikinya.

Namun ada beberapa faktor vital yang mana sebagian pengguna akan berpikir terlebih dahulu untuk membeli paket hostingnya.

Apa saja itu? Mari kita tinjau kekurangannya berikut ini.​

#1 Harga Hosting yang Mahal

Well, saya pikir harga $5per bulan saja sudah lebih dari cukup bagi kebanyakan web hosting.

Namun tidak untuk DreamHost.

Harga paket shared hosting mereka adalah $7,95 per bulan bila Anda mendaftar sela 36 bulan, dan $9,95 per bulan untuk jangka waktu 12 bulan.​


#2 Bukan Pilihan Hosting Untuk Pemula

Pada dasarnya, harga hosting DreamHost yang mahal cocok bagi Anda yang berencana untuk menghostkan lebih dari 1 website. Mungkin 3-4 website dengan traffic "low to medium" masih kompatibel, atau 1-2 website dengan traffic yang high lebih dari 100.000 kunjungan unik setiap bulannya.

Kebanyakan web hosting membagi paket shared hosting menjadi 3 sampai 5 paket, mulai dari paket terkecil untuk hanya 1 website sampai banyak paket terbesar yang dapat menghostkan banyak website.​

Tapi tidak bagi DreamHost.

DreamHost menawarkan satu paket untuk segala kebutuhan, yang artinya untuk pemula yang hanya memiliki satu website sederhana harus membayar sama dengan professional yang sudah memiliki website dengan tingkat kunjungan yang high/lebih dari 100.000 kunjungan per bulannya.


#3 Tidak Menggunakan cPanel

Sementara hampir sebagian besar web hosting menggunakan cPanel sebagai control panel web hosting, tapi tidak untuk DreamHost.

DreamHost menggunakan control panel yang mereka kembangkan sendiri, yang artinya bagi sebagian besar pengguna yang sudah terbiasa menggunakan cPanel mungkin agak merasa kesulitan pada awalnya.


Apakah Saya Merekomendasikan DreamHost?

DreamHost mungkin bukanlah pilihan hosting dengan harga termurah yang Anda cari.

Juga bukan pilihan yang cocok untuk pemula.

Namun DreamHost memiliki rata-rata uptime yang stabil, performance server yang diatas rata-rata, serta jaminan uang kembali selama 97 hari, serta cocok bagi Anda yang berencana untuk menghostkan banyak website.

Jadi, mengingat segala kelebihan dan kekurangannya, saya pikir DreamHost patut dipertimbangkan sebagai partner hosting Anda.

N/B: Bila Anda ingin melihat penyedia web hosting yang lebih baik dari DreamHost, silahkan kunjungi halaman penyedia web hosting terbaik luar negri berikut ini.

Leave a Comment: